Keselamatan Pemudik Prioritas Utama, Satlantas Polres Gresik Lakukan Rampcheck Moda Darat

GRESIK,1minute.id – Puncak arus mudik lebaran Idul Fitri 1446 hijriah diperkirakan mulai Kamis besok, 27 Maret 2025. Untuk memastikan kelancaran dan keselamatan pemudik Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik menggelar rampcheck serta pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi bus angkutan umum. 

Kegiatan yang menjadi bagian dari Operasi Ketupat Semeru 2025 ini berlangsung di Terminal Kelas B Bunder, Gresik pada Rabu, 26 Maret 2025. Dalam kegiatan ini, Satlantas Polres Gresik sinergi bersama  Dinas Perhubungan atau Dishub Gresik,  Dinas Kesehatan Gresik, Dokkes Polres Gresik, CPM Gresik, serta tim medis dari RS Bhayangkara Bojonegoro. 

Tujuan utamanya adalah memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan serta memastikan para sopir dalam keadaan sehat dan bebas dari pengaruh zat berbahaya.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna, menegaskan pentingnya kegiatan ini guna mendukung keselamatan para pemudik. “Rampcheck ini dilakukan untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan dan surat-suratnya lengkap. Selain itu, pemeriksaan kesehatan sopir juga dilakukan agar mereka benar-benar siap mengemudi tanpa terpengaruh zat berbahaya,” ujar AKP Rizki.

Dalam kegiatan ini, beberapa prosedur dilakukan, antara lain:

✔ Rampcheck kendaraan oleh Dishub untuk memastikan kelayakan operasional bus.

✔ Pemeriksaan kesehatan sopir, termasuk pengecekan tekanan darah dan tes urine untuk mendeteksi penggunaan zat adiktif atau alkohol.

✔ Sosialisasi keselamatan kepada penumpang dengan pembagian brosur tentang mudik aman.

✔ Pemasangan stiker hotline 110, sebagai layanan bagi masyarakat yang ingin melaporkan sopir ugal-ugalan atau membahayakan keselamatan di jalan.

Dalam kegiatan rampcheck ini, sebanyak 22 unit bus diperiksa, yang terdiri dari 3 unit Bus Antar Kota Antar Provinsi atau AKAP ; 15 unit bus antar kota dalam Provinsi atau AKDP dan 4 unit bus Trans Jatim. 

Dan Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh kendaraan dalam kondisi laik jalan dan memiliki dokumen yang lengkap. Sementara itu, dari hasil tes urine terhadap 22 sopir bus, tidak ditemukan indikasi penggunaan narkoba atau alkohol.

“Dari Hasil Pemeriksaan Semua Bus Laik Jalan, Sopir Bebas Narkoba,” tegas AKP Rizki. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pemudik dapat menikmati perjalanan yang lebih aman dan nyaman. Satlantas Polres Gresik juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika menemukan sopir yang berkendara secara membahayakan.

“Keselamatan adalah prioritas utama. Mari bersama-sama menjaga keamanan di jalan agar mudik tahun ini berjalan dengan lancar dan selamat sampai tujuan,” harap AKP Rizki. (yad)

Keselamatan Pemudik Prioritas Utama, Satlantas Polres Gresik Lakukan Rampcheck Moda Darat Selengkapnya

Perlintasan Rel KA di Cerme, Gresik jadi Potensi Kemacetan saat Mudik Lebaran

GRESIK,1minute.id – Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik bersama Ditlantas Polda Jawa Timur menggelar pemetaan daerah rawan kecelakaan atau blackspot dan rawan kemacetan alias troubelspot di wilayah hukum Polres Gresik pada Senin, 10 Maret 2025. Persiapan menghadapi arus mudik Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna, menjelaskan bahwa pemetaan ini bertujuan untuk mengidentifikasi titik-titik rawan yang dapat menghambat kelancaran arus mudik. 

Tim gabungan melakukan survei langsung di sejumlah lokasi, termasuk Jalan Raya Duduksampean yang masuk kategori blackspot serta perlintasan sebidang palang pintu rel Kereta Api atau KA Cerme, yang menjadi salah satu titik troubelspot.

Kegiatan ini dihadiri Tim Subdit Kamsel Ditlantas Polda Jatim yang dipimpin AKP Darwoyo, serta perwakilan dari berbagai instansi, seperti Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik, Jasa Raharja, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang atau DPUTR Gresik, hingga perwakilan PT KAI Daops 8 Cerme.

Hasil diskusi dan survei lapangan untuk mengidentifikasi kendala serta merumuskan solusi bersama. Beberapa rekomendasi yang dihasilkan antara lain Penambahan rambu peringatan di titik rawan kecelakaan. Peningkatan penerangan jalan umum (PJU) di daerah rawan kecelakaan. Pemangkasan dahan pohon yang menghalangi visibilitas pengendara.

Selain itu, khusus untuk perlintasan sebidang rel KA di Cerme, Ditlantas Polda Jatim akan mengangkat permasalahan ini dalam Forum Koordinasi Lalu Lintas (FKLL) Jawa Timur, agar menjadi perhatian di tingkat yang lebih tinggi.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sinergis antar instansi untuk memastikan jalur mudik 2025 lebih aman, nyaman, dan bebas hambatan bagi para pemudik,” tegas Kasatlantas Polres Gresik. (yad)

Perlintasan Rel KA di Cerme, Gresik jadi Potensi Kemacetan saat Mudik Lebaran Selengkapnya

Jelang Mudik Lebaran, Satlantas Polres Gresik Survei Jalur Blackspot, Troublespot Jalan Duduksampeyan, Ini Temuannya

GRESIK,1minute.id – Arus mudik Idul Fitri biasanya mulai terasa pada H-7. Akan tetapi, Satuan Polisi Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik melakukan survei antisipasi jalur blackspot dan troublespot di Jalan Raya Duduksampean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 6 Maret 2025.

Survei dilakukan bersama Dinas Perhubungan atau Dishub Gresik, Jasa Raharja, Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional atau BBPJN Jatim-Bali, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang atau DPUTR Gresik, dan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Sunan Ampel atau UNESA Surabaya.

Kegiatan ini dihadiri antara lain Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna ini bertujuan memastikan kelancaran serta keselamatan arus mudik di jalur nasional Duduksampean, dengan mengidentifikasi titik-titik rawan kecelakaan serta mencari solusi terhadap hambatan yang ada.

Dari hasil survei, ditemukan beberapa titik yang memerlukan perhatian khusus, di antaranya Tikungan Jalan Raya Desa Ambeng-ambeng, merupakan jalur blackspot yang membutuhkan pemasangan speed trap serta penambahan rambu-rambu lalu lintas. 

Kemudian Jembatan Mandepo, ditemukan kondisi aspal bergelombang serta gundukan yang berpotensi membahayakan pengendara. Dibutuhkan perataan aspal untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jalan.Terakhir, Jembatan Pandanan, ditemukan lubang besar hingga rangka besi terlihat, yang sangat membahayakan pengendara.

Sebagai langkah awal, Satlantas Polres Gresik telah memberikan tanda cat putih pada aspal yang rusak guna meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan. Selain itu, koordinasi dengan instansi terkait juga dilakukan agar perbaikan segera dilakukan sebelum puncak arus mudik.Kapolres Gresik

 AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Rizki Julianda Putera Buna, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi agar jalur mudik di wilayah Gresik dapat aman, nyaman, serta bebas hambatan.

“Kami berharap masyarakat tetap berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. Jika menemukan kondisi jalan yang berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada pihak terkait agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegasnya. Dengan adanya survei ini, diharapkan arus mudik Lebaran 2025 di wilayah Gresik, khususnya di Jalan Raya Duduksampean, dapat berjalan lancar. (yad)

Jelang Mudik Lebaran, Satlantas Polres Gresik Survei Jalur Blackspot, Troublespot Jalan Duduksampeyan, Ini Temuannya Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik Peduli, Melanggar Jam Operasi Ditilang, Sopir dapat Takjil

GRESIK,1minute.id – Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik menggelar penertiban kendaraan angkutan barang yang melanggar aturan jam operasional di Tempat Khusus Parkir Ngawen, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Selasa, 4 Maret 2025. 

Kegiatan ini dilakukan untuk menegakkan Surat Edaran Kepala Dishub Kabupaten Gresik yang mengatur pembatasan waktu operasional kendaraan berat guna mengurangi kemacetan dan meningkatkan keselamatan lalu lintas.

Dalam operasi ini, kendaraan yang melanggar diarahkan ke kantong parkir Ngawen dan dikenakan tindakan berupa tilang serta teguran. Selain itu, petugas juga memberikan bimbingan dan penyuluhan (binluh) kepada para sopir mengenai pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Menariknya, di tengah kegiatan penertiban, petugas menunjukkan sisi humanis dengan membagikan takjil kepada para sopir truk yang tengah menjalankan ibadah puasa. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan Ramadan, memberikan sedikit kebahagiaan bagi mereka yang harus tetap bekerja di jalan raya.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas, tetapi juga mempererat hubungan antara petugas dan masyarakat,” ujar Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna.

Lebih lanjut, operasi ini dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali, Ipda Arif Harianto, dengan dukungan dari anggota Kamsel, Tim Khusus Satlantas Polres Gresik, serta petugas Dishub Gresik. Dalam penertiban tersebut, sebanyak 11 kendaraan dikenakan sanksi tilang akibat pelanggaran yang dilakukan. Sepanjang kegiatan, situasi tetap berjalan aman, lancar, dan terkendali. 

“Diharapkan dengan adanya penertiban ini, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas semakin meningkat, serta semangat berbagi dan kepedulian di bulan Ramadan dapat terus terjaga,” tutupnya. (yad)

Satlantas Polres Gresik Peduli, Melanggar Jam Operasi Ditilang, Sopir dapat Takjil Selengkapnya

Pertama, Layanan SIM Keliling Satlantas Polres Gresik Layani Perpanjangan SIM di Pulau Bawean

GRESIK,1minute.id – Antusiasme warga Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur untuk memiliki legalitas administrasi surat izin mengemudi patut mendapatkan apresiasi. Buktinya, puluhan warga menyerbu bus layanan perpanjangan SIM Keliling atau SIMLing yang ada halaman pendapa Alun-alun Kecamatan Sangkapura. 

Untuk kali pertama, warga berada di jarak 180 mil laut atau 3 jam perjalanan menggunakan kapal cepat dan 9 jam KMP Gili Iyang dari pusat pemerintahan Gresik bisa menikmati pelayanan perpanjangan surat izin mengemudi atau SIM tanpa harus ke kantor Satlantas Polres Gresik.

Warga di pulau putri-sebutan lain-Pulau Bawean cukup datang Pendapa Kecamatan Sangkapura. Pelayanan prima alias jemput bola kali pertama di era kepemimpinan AKBP Rovan Richard Mahenu, Kapolres Gresik. Untuk pelayanan ini, Satlantas Polres Gresik memboyong bus layanan SIM keliling alias SIMling.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan bahwa layanan ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat Bawean dalam mengurus perpanjangan SIM tanpa harus menyeberang ke daratan Gresik, yang tentunya memerlukan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

“Kami hadir di sini untuk memberikan kemudahan bagi mereka,” ujar alumnus Akpol 2006 ini. Layanan SIMling dilaksanakan selama dua hari, Kamis dan Jumat, 30-31 Januari 2025. Kurun waktu itu, produksi SIM Keliling mencapai 55 SIM, dengan rincian SIM A sebanyak 22 lembar dan SIM C sebanyak 33 lembar. Sementara itu, penerbitan SIM baru tetap dilakukan di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM atau Satpas Satlantas Polres Gresik.

Dalam pelaksanaan layanan ini, Polres Gresik mengirimkan tim yang terdiri dari personel Regident SIM, petugas psikologi, serta petugas dari Dokes Polri. Selain melayani perpanjangan SIM, tim juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai tata cara perpanjangan SIM melalui layanan SIMling  dan aplikasi digital Korlantas, SINAR. Selain itu, warga juga diberikan pemahaman mengenai mekanisme dan alur penerbitan SIM baru.

Mantan Kasubdit 4/Jatanras Polda Metro Jaya ini juga mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas serta memiliki SIM sebagai bentuk legalitas dan bukti kompetensi dalam berkendara di jalan raya. Langkah inovatif ini mendapat apresiasi dari masyarakat Bawean, yang merasa terbantu dengan kemudahan layanan perpanjangan SIM tanpa harus melakukan perjalanan jauh ke Gresik.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna menambahkan, langkah ini merupakan jemput bola lebih dekat membantu masyarakat. “Langkah Bus SIM keliling di Pulau Bawean untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di Pulau Bawean, memberikan kemudahan dalam pengurusan SIM,” kata Rizki. (yad)

Pertama, Layanan SIM Keliling Satlantas Polres Gresik Layani Perpanjangan SIM di Pulau Bawean Selengkapnya

Operasi Gabungan Serentak di Tiga Titik, Satlantas Polres Gresik Tilang Puluhan Sopir Truk

GRESIK1minute.id –  Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik bersama Dinas Perhubungan atau Dishub Gresik menggelar operasi gabungan untuk menertibkan jam operasional kendaraan angkutan barang dan truk galian C. 

Operasi ini dilaksanakan di tiga titik, yakni Jalan R.A. Kartini, Gresik ; Desa Ngawen, Kecamatan Sidayu, dan Exit Tol Cerme, Gresik pada Jumat, 31 Januari 2025.

Dalam ops gab yang pimpin oleh Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna ini petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan serta penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas. Hasilnya, puluhaan sopir yang melakukan pelanggaran dilakukan penindakan dengan rincian, 25 tilang STNK, 15 tilang SIM, serta 84 teguran kepada pengemudi. 

“Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengemudi truk agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, termasuk larangan melintas di sepanjang Jalan Raya Deandles (Pantura) pada jam operasional tertentu,” tegas Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna. 

Dalam ops gabungan ini, semua perwira korp sabuk putih itu diterjunkan ke lapangan. Ada Kanit Turjawali , Kanit Gakum dan Kanit Kamsel. Selain sopir truk, polisi juga mengingatkan kepada para pengguna jalan lainnya untuk selalu menaati peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

AKP Rizki Julianda Putera menegaskan bahwa operasi gabungan ini merupakan bagian dari upaya Satlantas Polres Gresik dan Dishub untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan lancar, terutama terkait dengan regulasi jam operasional kendaraan angkutan barang di wilayah hukum Polres Gresik. 

“Diharapkan melalui operasi ini, kesadaran para pengemudi semakin meningkat dalam mematuhi peraturan yang berlaku,” kata AKP Rizki. (yad)

Operasi Gabungan Serentak di Tiga Titik, Satlantas Polres Gresik Tilang Puluhan Sopir Truk Selengkapnya

Libur Nataru Tiba, Tidak Ingin Ada Cerita Sedih di Jalan Raya, Satlantas Polres Gresik Tes Urine Sopir Bus

GRESIK,1minute.id – Musim liburan Natal dan Tahun Baru atau Nataru telah tiba. Satuan Polisi Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik menggelar operasi gabungan di terminal Bunder, Gresik pada Selasa, 24 Desember 2024.

Dalam operasi tersebut, setiap bus yang akan berangkat diperiksa secara ketat. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik kendaraan dan kesehatan para sopir. Petugas juga melakukan tes urine secara acak terhadap 21 sopir bus. Hasilnya, para pengemudi bebas dari pengaruh narkoba dan siap bertugas dengan tanggung jawab penuh.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan menyatakan, bahwa operasi ini melibatkan sinergi lintas instansi, seperti Dinas Perhubungan (Dishub) dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK). “Hal ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam menjaga keamanan lalu lintas di Gresik,” tutur AKBP Arief.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Derie Fradesca menegaskan pentingnya keselamatan di jalan raya. “Kami tidak ingin ada lagi cerita sedih di jalan raya. Setiap penumpang berhak sampai di tujuan dengan selamat,” ujar AKP Derie.

Selain tes urine, pemeriksaan fisik juga dilakukan untuk memastikan para sopir dalam kondisi prima. Sosialisasi mengenai keselamatan berkendara turut disampaikan. “Jangan memaksakan diri jika merasa lelah. Istirahat yang cukup sangat penting untuk mencegah kecelakaan,” pesan AKP Derie kepada para pengemudi. (yad)

Libur Nataru Tiba, Tidak Ingin Ada Cerita Sedih di Jalan Raya, Satlantas Polres Gresik Tes Urine Sopir Bus Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik Lakukan Pengendalian Operasional Kendaraan, Puluhan Truk Putar Balik

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik melakukan pengendalian operasional kendaraan barang di terminal Bunder, Gresik pada Minggu, 22 Desember 2024.

Pengendalian operasional kendaraan upaya menciptakan keamanan dan kelancaran lalu lintas selama Operasi Lilin Semeru 2024. Satlantas Polres Gresik AKP Derie Fradesca yang menimpin operasi pengendalian tersebut.

Pengendalian operasional kendaraan dilakukan bersama Dishub Gresik ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari Surat Keputusan Bersama (SKB) yang bertujuan membatasi operasional angkutan barang di ruas jalan tol Surabaya-Gresik.

Pembatasan kendaraan angkutan barang selama Nataru 2024/2025 berlaku mulai Jumat, 20 Desember 2024 pukul 00.00 hingga Minggu, 22 Desember 2024 pukul 24.00 waktu setempat. Pemerintah kemudian kembali memberlakukan pembatasan pada Selasa, 24 Desember 2024 pukul 00.00 WIB sampai 24.00 WIB dan Kamis, 26 Desember 2024 pukul 06.00 WIB hingga Minggu, 29 Desember 2024 pukul 24.00 WIB.

Selanjutnya, akan dilakukan pembatasan pada Rabu, 1 Januari 2025 pukul 06.00 WIB sampai 24.00 waktu setempat. Pembarasan ini berlaku untuk mobil barang dengan sumbur tiga atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan, kereta gandengan, serta mobil barang yang mengangkut hasil galiab, hasil tambang, dan hasil bangunan. 

Kendaraan angkut barang yang dikecualikan dari pembatasab dan bisa tetap beroperasi yaitu mobil pengangkut bahan bakar minyak atau gas, hantaran uang, hewan, pakan ternak, dan pupuk, penanganan bencana alam serta barang pokok. 

Akan tetapi, kendaraan jenis inj harus dilengkapi surat muatan yang diterbitkan pemilik barang yang diangkut, berisi keterangan jenis barang , tujuan serta nama dan alamat pemilik barang. Surat muatan tersebut harus ditempel pada kaca depan sebelah kiri angkutan yang digunakan untuk mengangkut barang.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan melalui Kasatlantas Polres Gresik, AKP Derie Fradesca, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pribadi selama libur Natal dan Tahun Baru. 

“Dengan membatasi truk, kami berharap dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas dan memastikan kelancaran arus mudik dan balik,” ujarnya.

Dalam operasi gabungan bersama Dinas Perhubungan atau Dishub Gresik, petugas melakukan pemeriksaan terhadap setiap kendaraan barang yang melintas. Kendaraan yang tidak memenuhi syarat atau tidak termasuk dalam kategori pengecualian akan diminta untuk putar balik.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya para pengemudi truk, untuk mematuhi peraturan yang berlaku. Mari bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan nyaman selama perayaan Natal dan Tahun Baru,” tambah AKP Derie. (yad)

Satlantas Polres Gresik Lakukan Pengendalian Operasional Kendaraan, Puluhan Truk Putar Balik Selengkapnya

Hari Ini Ops Zebra Semeru Mulai Gelar, Kapolres Gresik : Patuhi Jam Operasional Kendaraan Berat

GRESIK,1minute.id – Polisi Resor atau Polres Gresik menggelar Operasi Zebra Semeru 2024 mulai hari ini, Senin, 14 Oktober 2024. Operasi yang mengusung tema “Cipta Kondisi Kamseltibcarlantas Jelang Pelantikan Presiden/Wakil Presiden Terpilih pada Pemilu 2024”, akan berlangsung selama 14 hari atau sampai 27 Oktober 2024 mendatang.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan yang memimpin langsung apel operasi yang bertujuan rmeningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas di halaman Mapolres Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini. 

Dalam apel tersebut, Kapolres AKBP Arief Kurniawan menyoroti sejumlah persoalan yang menjadi penyebab banyaknya kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Gresik. Mantan Kasubdit Regindent Ditlantas Polda Metro Jaya ini antara lain menyebutkan adanya perlintasan kereta api tanpa palang pintu dan dugaan pelanggaran jam operasional kendaraan berat yang lalu lalang di sepanjang Jalan Deandles di Pantai Utara atau Pantura, Kabupaten Gresik.  Jalan Deandles di pantura Gresik mulai Kecamatan Manyar sampai Kecamatan Panceng.

AKBP Arief Kurniawan mengatakan, pesatnya pertumbuhan penduduk yang berdampak pada meningkatnya kebutuhan akan transportasi. Hal ini turut menyebabkan kepadatan volume lalu lintas, sehingga akses jalan menjadi sulit dilalui, menimbulkan ketidaknyamanan, serta meningkatkan risiko kemacetan dan kecelakaan. 

Selain itu, kecelakaan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu juga masih menjadi permasalahan serius. Kapolres menekankan pentingnya kolaborasi dengan para pemangku kepentingan untuk mengatasi masalah tersebut dengan memasang palang pintu di lokasi rawan.

Operasi Zebra Semeru 2024, yang bertemakan “Cipta Kondisi Kamseltibcarlantas Jelang Pelantikan Presiden/Wakil Presiden Terpilih pada Pemilu 2024”, akan berlangsung selama 14 hari mulai 14 hingga 27 Oktober 2024, imbuhnya, akan difokuskan pada titik-titik rawan kecelakaan, kemacetan, dan pelanggaran lalu lintas, dengan pendekatan preemtif dan preventif pada minggu pertama. “Penegakan hukum represif dilakukan pada minggu kedua,” kata perwira dua melati di pundak itu.

Ia juga mengingatkan kepada anak buahnya menjalan tugas  dengan sungguh-sungguh, menghindari tindakan yang dapat merusak citra Polri. Selain itu, juga mengingatkan anggota untuk tidak lelah memberikan edukasi kepada generasi milenial. Selain edukasi tindakan penegakkan hukum secara elektronik melalui ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement). 

“Jalankan tugas dengan sungguh-sungguh, menghindari tindakan yang dapat merusak citra Polri,” pesan AKBP Arief Kurniawan. Sebelum mengakhiri sambutannya dalam apel yang diikuti okeh Pejabat Utama atau PJU Polres Gresik, Kapolsek jajaran, personel yang terlibat dalam operasi serta  Dinas Perhubungan atau Dishub Gresik itu, mengingatkan perlunya perhatian khusus pada Jalan Deandles Manyar, di mana jam operasional telah disepakati namun masih terjadi pelanggaran oleh sejumlah oknum. 

“Lakukan himbauan dan penegakan hukum dengan harapan terciptanya perubahan yang baik dalam kelancaran lalu lintas dan pengurangan pelanggaran,” tutup AKBP Arief Kurniawan. Bagaimana dengan masa kampanye Pilbup Gresik dan Pilgub Jawa Timur ? 

Situasi lalu lintas yang semakin rentan menjelang Pemilu 2024, khususnya pada tahap kampanye. Ia menyatakan bahwa euforia kampanye sering kali mengabaikan keselamatan berlalu lintas, mengakibatkan tingginya potensi kecelakaan. (yad)

Hari Ini Ops Zebra Semeru Mulai Gelar, Kapolres Gresik : Patuhi Jam Operasional Kendaraan Berat Selengkapnya

Pemkab Gresik Boyong Piala dan Sertifikat WTN dari Kemenhub, Bu Min : Wujud Komitmen Transportasi Tertin dan Aman

GRESIK,1minute.id – Kabupaten Gresik kembali meraih penghargaan Wahana Tata Nugraha atau WTN. Penghargaan itu diberikan oleh Kemeterian Perhubungan karena menganggap Pemkab Gresik berkomitmen mewujudkan transportasi yang tertib,  aman dan berkelanjutan. 

Piagam penghargaan diberikan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam kegiatan bertajuk “Hub Space” yang diselenggarakan di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta Pusat pada Sabtu, 7 September 2024. Kota Industri-sebutan lain-kabupaten Gresik masuk kategori Kota Kecil. 

Wabup Gresik Aminatun Habibah atau Bu Min menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak. Mulai dari pemerintah daerah, kepolisian, pihak swasta, hingga masyarakat.

“Penghargaan ini bukan hanya kebanggaan bagi kami, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus memperbaiki ekosistem transportasi di Gresik agar lebih ramah dan aman serta memadai bagi seluruh lapisan masyarakat. Termasuk diantaranya pemasangan palang pintu perlintasan kereta api sebidang yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Gresik,” ujar Bu Min usai acara.  

Wabup Aminatun Habibah didampingi  Kepala Dinas Perhubungan Gresik Khusaini dan Kasar Lantas Polres Gresik AKB Derie Fradesca. Selain menerima piala juga sertifikat Wahana Tata Nugraha yang diselenggarakan dalam rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional atau Harhubnas yang diperingati setiap 17 September itu. (yad) 

Pemkab Gresik Boyong Piala dan Sertifikat WTN dari Kemenhub, Bu Min : Wujud Komitmen Transportasi Tertin dan Aman Selengkapnya