Turunkan Mobil Incar untuk Penindakan Pelanggaran Lalin

GRESIK, 1minute.id – Mobil patroli Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik sedang parkir di Jalan Raya Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Gresik. Sebuah alat pendeteksi kecepatan dan perilaku pengemudi dipasang di bagian kap mobil sedan itu.

Alat pendeteksi kecepatan dan perilaku pengguna jalan bernama INCAR (Integrated Node Capture Attitude Record). Hampir sepekan ini, Satlantas Polres Gresik mengoperasikan Mobil Incar itu. Inovasi baru dari Korp Sabuk Putih-sebutan lain-Satlantas Polres Gresik dalam melakukan penindakan pelanggar lalu lintas secara elektronik. 

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosi mengatakan, Operasi Patuh Semeru 2021, selain melakukan sosialisasi protokol kesehatan (Prokes) untuk mencegah persebaran Covid-19 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Juga, dilakukan penindakan terhadap pengendara yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. 

“Petugas melakukan patroli penindakan dengan menggunakan mobil INCAR,”ujar Kasatlantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosi pada Sabtu  25 September 2021. Petugas mengendarai mobil Incar melakukan patroli di sejumlah ruas jalan protokol. Antara lain di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo ; Jalan R.A Kartini ; Jalan Veteran dan Jalan Mayjend Sungkono. Kemudian, bergerak lagi menuju Jalan Panglima Sudirman ;  Jalan Pahlawan ; Jalan Dr Soetomo serta Jaksa Agung Suprapto.

Patroli dipimpin oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Gresik Iptu Darwoyo dan personil anggota lainnya.  “Mobil Incar itu patroli di Jalan rawan macet,”kata Engkos. Selain, patroli dilakukan sebagai upaya preventif dan represif. “Penindakan dilakukan kepada pengendara yang ugal-ugalan sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas,”tegasnya. (yad)

Turunkan Mobil Incar untuk Penindakan Pelanggaran Lalin Selengkapnya

Tetap Waspada Covid-19, Operasi Patuh untuk Membiasakan Prokes

GRESIK,1minute.id – Operasi Patuh Semeru 2021 memasuki hari kelima pada Sabtu, 25 September 2021. Ops digelar mulai 20 September sampai 3 Oktober 2021. Ada empat sasaran dalam operasi yang dilakukan oleh Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ini. 

Empat sasaran itu, antara lain memakai masker, dan tidak berkerumun. Nah, tadi pagi sekitar pukul 07.00, Kasatlantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosi memimpin Operasi Patuh Semeru (OPS) di dua lokasi. Diawali dari Terminal Bunder Gresik dengan sasaran awak, dan penumpang bus antaranya dalam provinsi yang transit di Terminal itu.

Di Terminal Bunder ini, sejumlah anggota korp Sabuk Putih itu membagi-bagikan masker kepada sopir maupun penumpang. Serta pengendara motor dan mobil. “Maskernya di pakai ya Bu,”kata Iptu Yani, Kanit  Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Gresik kepada seorang penumpang bus.

Yani juga mengingatkan penumpang untuk menjaga jarak. Setelah Terminal Bunder, anak buah AKBP Muchamad Nur Azis, Kapolres Gresik itu meluncur menuju Pangkalan Ojek konvensional di Desa Giri ,Kecamatan Kebomas.  Di Pangkalan Ojek juga sosialisasi tentang protokol kesehatan (Prokes).

Kasatlantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosi mengatakan operasi ini ditekankan untuk pencegahan dan memutuskan mata rantai penyebaran corona virus disease 2019. Meski, Kabupaten Gresik memasuki level 1 atau zona hijau. Tetap harus waspada.

“Covid-19 masih belum berakhir. Masayarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dengan pola hidup sehat,”kata Engkos. Prokes dengan 5M yakni Memakai masker ; Menjaga jarak ; Mencuci tangan menggunakan sabun ; Mengurangi mobilitas apabila tidak urgentdan Menghindari kerumunan.”Selain mencegah persebaran, juga sosialisasi Keselamatan dan tertib Berlalu Lintas,”imbuhnya. (yad)

Tetap Waspada Covid-19, Operasi Patuh untuk Membiasakan Prokes Selengkapnya

Bripka Nuki Seputro, Catat Rekor Terbanyak Donor Plasma Konvalesen di Gresik

GRESIK,1minute.id – Nama Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Nuki Seputro patut dicatat sebagai Pahlawan Covid-19. Sebab, Nuki, begitu panggilan akrab, anggota Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Gresik itu berhasil membunuh rasa takut dengan rasa kemanusiaan. 

Sebab, Nuki rela melakukan donor plasma konvalesen untuk membantu masyarakat yang sedang berjuang untuk bisa hidup karena terpapar corona virus disease 2019 (Covid-19). Ia tidak hanya sekali. Tapi, kurun waktu antara Februari hingga Juli 2021, Nuki sudah sembilan kali donor plasma konvalesen di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Gresik untuk donor darah plasma.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memberikan apresiasi kepada anggotanya memiliki empati tinggi kepada masyarakat itu. “Reward diberikan sebagai apresiasi setinggi – tingginya atas kinerja dan sebagai motivasi bagi anggota yang lain.  Karena kedepan tugas kita tidak semakin ringan namun semakin berat,”kata alumnus Akpol 2001 itu pada Senin, 2 Agustus 2021. 

Bagaiamana reaksi Bripka Nuki Seputro mendapatkan  reward dari pimpinannya itu. “Sangat senang. Niat Saya melakukan donor plasma semata-mata ingin menolong sesama,”ujar Nuki. Ia menceritakan saat berjuang hidup karena terpapar corona virus disease 2019. 

Selama beberapa pekan dirawat ia mendapatkan banyak pertolongan dari para sahabatnya. Pertolongan itu berupa motivasi hingga donor plasma. Ia pun bisa melewati masa kritis hingga akhirnya sembuh.  Namun, Covid-19 belum berakhir. Bahkan, masyarakat terpapar virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu semakin banyak.

Jiwa Nuki terpanggil untuk menolong sesama. “Dimasa pandemi ini pasti banyak yang membutuhkan donor plasma kovalesen. Hati Saya terpanggil ingin membatu dengan cara donor plasma konvalesen,”katanya. 
Ia pun pergi ke kantor PMI Gresik untuk menjadi pendonor plasma konvalesen. Tidak hanya sekali. Sejak Februari hingga Juli 2021 anak buah AKP Yanto Mulyanto, Kasatlantas Polres Gresik ini telah melakukan donor plasma konvalesen sebanyak 9 kali.

Nuki pun tercatat sebagai pendonor plasma terbanyak di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik. Ia mengaku keluarga sangat mendukungnya. “Tidak ada kekhawatiran karena Saya niatnya membantu sesama dan saya anggap ini sebagai ibadah serta saya siap membantu donor darah plasma kepada siapa saja yang membutuhkan,”katanya. (yad)

Bripka Nuki Seputro, Catat Rekor Terbanyak Donor Plasma Konvalesen di Gresik Selengkapnya

Relaksasi, Kuliner Setigi Dibuka, Angkutan Logistik dan Ojol Boleh Lewat Penyekatan


GRESIK,1minute.id – Hore…!  Driver online tidak perlu memutar akibat penyekatan. Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Gresik memberikan kelonggaran bagi driver online. Relaksasi ini diberikan di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 jilid 2. 

Dalam akun instagram @satlantasresgresik menyatakan ojek online dan angkutan logistik boleh melewati titik-titik penyekatan. Kabar menggembirakan bagi driver online diunggah 10 jam lalu ketika naskah berita ini ditulis. Unggah telah mendapatkan puluhan like itu.

Sebelumnya, di PPKM Darurat sejumlah driver online wadul ke Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Mereka diterima di Ruang Dhurung Bawean di Kompleks Kantor Bupati. Dalam pertemuan itu, Muhammad Burhanudin, koordinator driver online meminta aparat yang melakukan penyekatan di jalan protokol untuk memberikan dispensasi kepada sopir online. 

“Antar dan jemput penumpang harus memutar karena belum ada kenaikkan tarif. Mohon untuk dilonggarkan,”kata Burhanuddin waktu itu. Sebab, mereka mengaku merugi bila harus putar-putar jalan alternatif. Kini, memasuki PPKM level 4 perpanjangan aparat mulai melonggarkan kebijakan tentang penyekatan.

Para ojol pun kini tidak perlu memutar mencari jalan “tikus” untuk antar  jemput penumpang. Disisi lain, pasar kuliner di destinasi wisata Selo Tirta Giri (Setigi) kembali dibuka mulai hari ini, pada Senin, 26 Juli 2021. “Mulai hari ini pasar kuliner Setigi dibuka tapi untuk warga lokal. Warga Gresik,”kata Abdul Halim dalam instagramnya @abdhalim_12.

Namun, Halim tetap mengingatkan masyarakat yang mampir di kuliner Setigi tetap menjaga protokol kesehatan. “Bertahan secara ekonomi semoga menambah imun meningkat,”imbuh Kepala Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik ini. (yad)

Relaksasi, Kuliner Setigi Dibuka, Angkutan Logistik dan Ojol Boleh Lewat Penyekatan Selengkapnya

Edukasi Sambil Bawa Manusia dan Korban Covid-19, Nang Omah Wae


GRESIK,1minute.id – Manusia corona kembali menghampiri pengendara. Pagebluk corona virus disease 2021 itu tidak sendiri. Virus  corona membawa tiga orang korbannya yang telah menjadi mayat.

Teatrikal yang dilakukan anggota Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik itu untuk mengedukasi masyarakat selama PPKM Darurat tidak keluar rumah. Sosialisasi dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto itu dilakukan di dua titik yakni simpang empat Sidomoro di Jalan Kapt. Dulhasim dan Jalan Panglima Sudirman.

TEATRIKAL : Satlantas Polres Gresik menggelar sosialisasi menghadirkan manusia hingga mayat korban corona di Jalan Kapt.Dulhasim, Gresik pada Jumat, 9 Juli 2021 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Kanit Turjawali Satlantas Polres Gresik Iptu Darwoyo melalui megapon meminta para masyarakat tidak keluar rumah selama masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Sebab, pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19) mengalami lonjakan. “Rumah sakit sudah banyak yang penuh. Kalau memang tidak penting jangan keluar rumah,”teriak Darwoyo kepada pengendara pada Jumat sore, 9 Juli 2021.

Perwira dua balok itu menambahkan, corona nyata ada. Ratusan orang terpapar. Bahkan, diantaranya meninggal dunia. Data Satgas Covid-19 Gresik korban meninggal karena corona telah mencapai 377 orang pada Jumat, 9 Juli 2021.

TUTUP : Rumah Sakit Semen Gresik memasang banner tentang kondisi IGD yang penuh pada Jumat, 9 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Teatrikal yang dilakukan oleh petugas dengan membawa manekin yang dibungkus kain kafan serta mayat hidup (polisi berkostum mayat) dan manusia corona membuat pengendara terutama perempuan bergidik. “Kaget…! Semoga corona berakhir,”ucap Rahma, pengendara motor.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan, teatrikal untuk mengedukasi masyarakat bahwa corona virus disease 2019 nyata ada. “Ayo jaga diri. Dan, jaga keluarga, orang-orang tercinta,”kata Yanto Mulyanto.

Terkait penyekatan yang dilakukan di sebelas titik jalan utama di Kota Santri, perwira tiga balok di pundak itu mengatakan, penyekatan dilakukan untuk membatasi pergerakan masyarakat. “Tujuannya, membatasi aktivitasi masyarakat. Nang omah wae,”ujarnya. (yad)

Edukasi Sambil Bawa Manusia dan Korban Covid-19, Nang Omah Wae Selengkapnya

PPKM Darurat, Sebelas Ruas Jalan Utama Ditutup, Pengendara Cari Jalan Alternatif


GRESIK,1minute.id – Mobilitas masyarakat semakin terbatas. Sebab, petugas gabungan dari TNI, Polri, Pol PP dan Dinas Perhubungan Gresik menambah sembilan menjadi sebelas  ruas jalan dilakukan penutupan. Bila sebelumnya hanya jalan Veteran dan RA Kartini, Kecamatan Kebomas.

Pada Jumat, 9 Juli 2021, petugas memperluas pembatasan aktivitas dengan menutup sembilan ruas jalan lainnya. Data Satlantas Polres Gresik sebanyak sebelas ruas jalan itu adalah Jalan Kapt Dulasim ( Simpang Burgud) ; Panglima Sudirman ; Pahlawan ; Jaksa Agung Suprapto ;  Simpang 4 Kebomas ( Jl Kartini – Jl Dr Sutomo) ; Simpang 3 Putat ( Depan KFC) ; Simpang 3 Suling ( Jl Basuki Rahmat) dan Simpang 5 KIG ( Noto Prayitno). Dan, Jalan Veteran dan R.A Kartini yang sebelumnya sudah ditutup oleh petugas.

PENYEKATAN PPKM DARURAT : Petugas berjaga di ruas simpang lima Sukorame di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Jumat, 9 Juli 2021 (Foto : Humas Polres Gresik for 1minute.id)

Dalam pengamatan 1minute.id penutupan sebelas jalan protokol ini mengakibatkan ruas jalan alternatif seperti Jalan Proklamasi, Jalan Arif Rahman Hakim semakin padat. Tidak hanya pengendara motor. Tapi, pengendara mobil memilih ruas jalan tersebut untuk berlalu lalang. Sedangkan, Jalan utama yang semakin ramai adalah Jalan Usman Sadar. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto menyatakan, penutupan jalan itu dilakukan dengan harapan masyarakat mengurangi mobilitas selama PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021. “Bila memang tidak penting, tetap stay di rumah saja. Nang omah Wae,”kata Yanto Mulyanto. (yad)

PPKM Darurat, Sebelas Ruas Jalan Utama Ditutup, Pengendara Cari Jalan Alternatif Selengkapnya

PPKM Darurat, Polisi Lakukan Pengalihan Dua Ruas Jalan di Gresik


GRESIK,1minute.id – Memasuki hari kelima masa PPKM Darurat aparat semakin gencar melakukan operasi yustisi. Bahkan, kesatuan polisi lalu lintas (Satlantas) Polres Gresik mulai melakukan penyekatan sejumlah protokol di Kota Santri pada Rabu, 7 Juli 2021.

Penyekatan dilakukan diantaranya di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas. Pengalihan arus di jalan nasional ini dimulai pukul 11.00 hingga 14.00. Semua kendaraan kecuali mobil ambulans dan kendaraan warga sekitar yang diperbokehkan masuk kawasan itu.

Selain Jalan Veteran, korp sabuk putih juga melakukan pengalihan arus lalu lintas Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. Penutupan jalan kabupaten yang terdapat Alun-alun Gresik, masjid Jamik, Kantor DPRD Gresik dan Pendapa Bupati Gresik dimulai pukul 16.00 -04.00. Pada jam tersebut, kawasan Alun-alun di Gresik Kota Lama (GKL) kerap tempat berkumpul masyarakat.

Pengalihan arus di Jalan Veteran dan KH Wachid Hasyim, Gresik ini untuk kali pertama dilakukan aparat kepolisian Polres Gresik sejak wabah Covid-19 mulai awal Maret 2020. Pasalnya, perkembangan Covid-19 semakin mengkhawatirkan. 

Pada PPKM sebelumnya hanya Jalan A.Yani dan Tridharma Petrokimia Gresik yang dilakukan penutupan. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan, penyekatan di sejumlah ruas jalan ini untuk membatasi pergerakan masyarakat selama PPKM Darurat Jawa-Bali pada 3-20 Juli 2021. 

“Kalau tidak keperluan sangat penting, Jangan Kemana-mana, Nang Omah Wae,”kata Yanto Mulyanto pada Rabu, 7 Juli 2021. ( yad)

PPKM Darurat, Polisi Lakukan Pengalihan Dua Ruas Jalan di Gresik Selengkapnya

Nyenggol Bodi Dump Truck, Mahasiswa Terjatuh dan Meninggal

GRESIK,1minute.id – Seorang pengendara motor tergeletak di Jalan Raya Desa Putatlor, Kecamatan Mwnganti, Gresik. Pengendara itu bernama Agil Wahyuningsih, 20 tahun. Mahasiswi asal Desa Kedungmojo, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo itu meninggal akibat kecelakaan. 

Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto melalui Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Suharto mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi pada saat kendaraan sepeda motor yang dikumudikan korban berjalan dari arah selatan menuju utara atau Menganti menuju Cerme.

Saat korban berada di Jalan Raya Putatlor, Kecamatan Menganti hendak mendahului sebelah kanan kendaraan dump truck tronton nomor polisi (nopol) W 8479 UT yang dikemudikan Jainul Mustofa. Diduga terlalu mepet sehingga bodi motor pengendara menabrak bagian belakang truk dan terjatuh. Korban mengendarai motor sendiri.

“Kendaraan truk dan motor korban berjalan searah. Saat mendahului kurang memperhatikan arah depan dengan jelas dan tidak menjaga jarak aman sehingga membentur bodi belakang kanan kendaraan,”ujarnya kepada wartawan pada Jumat, 2 Juli 2021.

Ditambahkan Suharto, akibat kecelakaan lalu lintas tersebut korban meninggal dunia. Saat diperiksa petugas, mahasiswi itu mengalami luka di kepala. Diduga karena jatuh dan kepala korban membentur badan jalan. “Petugas korban lalu di bawa ke RSUD Ibnu Sina, untuk dimintakan Visum Et Repertum jenazah,”katanya. (yad)

Nyenggol Bodi Dump Truck, Mahasiswa Terjatuh dan Meninggal Selengkapnya

Gatot Kaca dan Arjuna Turun Kayangan untuk Mengajak Pemohon SIM Vaksinasi

GRESIK, 1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Gresik punya cara sendiri untuk mendukung pemerintah dalam percepatan vaksinasi kepada masyarakat. Mereka menyediakan gerai vaksin Presisi untuk pemohon surat izin mengemudi (SIM).

Bahkan, pemohon yang telah mendapatkan vaksin ada jalur fast track SIM. Jalur pelayanan SIM tanpa antri di kantor Satpas Satlantas Polres Gresik.

Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto melalui Kanit Regident Sat Lantas Ipda M Yan Harry Irmanto mengatakan Gerai Vaksinasi gratis ini bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam percepatan vaksinasi kepada masyarakat dalam rangka memperingati HUT ke-75 Bhayangkara diperingati setiap 1 Juli. 

Vaksinasi gratis ini, imbuhnya, digelar sebagai bentuk transformasi Polri yang presisi mendukung percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi nasional menuju Indonesia maju. Pihaknya berharap pandemi segera berakhir dan masyarakat bisa beraktivitas normal kembali.

“Setiap hari kami sediakan sebanyak 100 dosis vaksin. Pemohon yang datang baik pengurusan baru maupun memperpanjang masa berlaku SIM, langsung kami tawari untuk divaksin dan diperiksa kesehatannya,”kata Ipda Yan Harry pada Senin, 28 Juni 2021.

Melalui vaksinasi di layanan Polri, diharapkan paradigma masyarakat terkait vaksinasi bisa berubah. Yakni vaksin aman dan halal, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk ikut disuntik vaksin.

Antusiasme pemojon sangat tinggi. Petugas telah mengantisipasi adanya pemohon SIM yang membludak. Mayoritas mengikuti vaksinasi tersebut, kecuali mereka yang memang tidak diperbolehkan. Seperti sedang hamil, sakit dan beberapa indikator lainnya.

Neneng Bisyaroh, misalnya. Perempuan 32 tahun ini mengaku sangat terbantu adanya vaksinasi gratis untuk pemohon SIM di Satpas Polres Gresik. “Saya dapat kabar itu pagi-pagi sudah datang. Alhamdulillah tidak sampai antri. Vaksin juga tidak sakit dan aman,”imbuh perempuan tinggal di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas ini. Pemohon terasa nyaman, karena petugas pelayanan ada memakai kostum tokoh pewayangan Gatot Kaca dan Arjuna. (yad)

Gatot Kaca dan Arjuna Turun Kayangan untuk Mengajak Pemohon SIM Vaksinasi Selengkapnya

Dua Pekan Operasi Ketupat Semeru, Laka Vatalitas Anjlok 96 Persen


GRESIK,1minute.id – Kerja keras kepolisian resor Gresik membuahkan hasil positif. Jumlah kecelakaan lalu lintas mengakibatkan vatalitas selama Operasi Ketupat Semeru 2021 mengalami 96 persen.

Polres Gresik bertekad akan terus melakukan upaya guna meningkatkan keselamatan berkendara. Hal itu diungkapkan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pada Jumat, 21 Mei 2021. Data dari Polres Gresik Operasi Ketupat Semeru 2021 digelar 6 – 17 Mei 2021 tercatat 24 kejadian. Namun, dampat vatalitasnya menurun drastis dibandingkan periode sama sebelum Operasi Ketupat Semeru 2021.

Rinciannya, korban meninggal dunia (MD) 1 orang, luka berat (LB) 2 orang dan luka ringan (LR) 35 orang. Sebelum pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru periode mulai 24 April hingga 5 Mei 2021 itu tercatat 22 kejadian laka lantas di wilayah hukum Polres Gresik. Rinciannya, meninggal dunia (MD) 29 orang , luka berat (LB) 4 orang dan luka ringan (LR) 4 orang.

“Jumlah kejadian Lakalantas selama Ops Ketupat Semeru bertambah menjadi 24 kejadian. Namun vatalitasnya mengalami penurunan mencapai 96 persen,”kata Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto.

Alumni Akpol 2001 tersebut mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan unsur keselamatan berkendara. “Patuhi tata tertib lalulintas serta taati rambu-rambu ketika berkendara di jalan raya. Serta jangan lalai menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.” imbau mantan Kapolres Ponorogo itu.

Selain itu, perwira dua melati di pundak itu juga menghimbau masyarakat Kota Santri untuk mematuhi protokol kesehatan (Prokes). Sebab, wabah corona belum berakhir. Melakukan prilaku hidup dan bersih (PHBS).

“Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini guna menghindari paparan virus corona,”kata Kapolres Arief Fitrianto. (yad)

Dua Pekan Operasi Ketupat Semeru, Laka Vatalitas Anjlok 96 Persen Selengkapnya