Setubuhi Pelajar hingga Hamil, Lelaki 59 Tahun Asal Sidayu, Gresik Ditangkap Polisi

GRESIK,1minute.id –  Tindak pidana asusila terhadap anak kembali terjadi di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik. Terduga pelaku berinisial S. Lelaki 59 tahun itu tinggal di Kecamatan Sidayu.

Korban seorang anak berusia 16 tahun. Ia masih pelajar Sekolah Menengah Atas. Korban adalah tetangga pelaku itu saat ini sedang hamil. Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik telah menangkap pelaku pada Jumat, 5 Desember 2025. 

Penangkapan dipimpin oleh Kanit PPA Ipda Hendri Hadiwoso dilakukan sehari setelah orang tua korban melaporkan tindakan yang tidak patut dilakukan oleh semua lelaki itu ke Polres Gresik. Korban melapor pada Kamis, 4 Desember 2025. Respon cepat anak buah AKP Arya Widjaja, Kasatreskrim Polres Gresik ini patut mendapatkan apresiasi. 

“Tersangka kami amankan di rumahnya,” ujar Ipda Hendri di Mapolres Gresik pada Senin, 8 Desember 2025. Menurut keterangan polisi, korban berinisial AK, 16 tahun. Ia berstatus pelajar. Sedangkan, tersangka adalah tetangga korban. 

Polisi menerima laporan  pada Kamis, 4 Desember 2025. Penyidik dari Unit PPA Satreskrim Polres Gresik langsung melakukan pemeriksaan intensif terhadap saksi korban dan sejumlah saksi lainnya. Berdasarkan keterangan saksi dan bukti yang meyakinkan. Sehari kemudian, tetapnya 20 jam polisi menjemput terduga pelaku berinisial S, 59 tahun dirumahnya.

Kasus ini, bermula sejak September 2025. Korban yang saat itu diminta ibunya berbelanja di warung milik pelaku tiba-tiba dipeluk dari belakang, ditarik ke kamar, lalu disetubuhi. Aksi bejat tersebut dilakukan berulang dengan modus yang sama. Pelaku juga memberikan uang setelah kejadian untuk membungkam korban. Hingga akhirnya korban mengalami kehamilan, orang tua melapor, dan kasus ini terbongkar.

Polisi turut mengamankan beberapa pakaian korban, kerudung abu-abu, Bra warna krem, celana dalam putih, baju terusan hijau, celana panjang hitam, Singlet putih. “Pelaku dijerat Pasal 81 Ayat (2) Jo Pasal 76D UU Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” terang Ipda Hendri. 

Polres Gresik melalui Unit PPA mengimbau para orang tua agar semakin peka dan peduli terhadap kondisi anak. Beberapa hal penting yang ditekankan. Mulai dari bangun komunikasi terbuka dengan anak agar mereka berani bercerita tanpa rasa takut. Ajarkan batasan tubuh, termasuk bagian mana yang tidak boleh disentuh orang lain. Waspadai perubahan perilaku seperti mudah takut, menarik diri, murung, atau perubahan prestasi sekolah.

“Segera laporkan kepada kepolisian bisa melalui layanan darurat Hotline Lapor Cak Roma di nomor 0811-8800-2006 jika melihat, mendengar, atau mengalami tindakan yang mencurigakan dan berpotensi menjadi tindak pidana,” tegasnya. (yad)

Setubuhi Pelajar hingga Hamil, Lelaki 59 Tahun Asal Sidayu, Gresik Ditangkap Polisi Selengkapnya

Seribu Biopori Organik, Ubah Wajah  Randuboto, Sidayu jadi Desa Zero Waste

GRESIK,1minute.id – Sehat dimulai dari desa. Di Kabupaten Gresik semakin banyak desa melakukan pengolahan sampah dari rumah. Terbaru, Desa Randuboto, Kecaamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Pengolahan sampah di desa yang dipimpin oleh Andi Sulandra ini diberi label Biopori Organik. Pemerintah mengajak warga untuk membuat biopori atau sumur resapan. “Sekarang lebih kurang seribu biopori yang telah dibuat warga,” ujar Andi Sulandra pada Sabtu, 18 Januari 2025..

Ribuan sumur resapan ini, telah mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat penampungan sampah atau TPS yang selama ini, menjadi biang masalah bau. Lubang biopori ini kemudian diisi dengan sampah organik, seperti sisa makanan dan potongan-potongan tanaman. “Sampah organik yang busuk kita masukkan ke lubang biopori, sedangkan sampah organik kering seperti daun-daun kering kita kumpulkan dalam tong sampah untuk diolah menjadi kompos,” terangnya. 

Proses pembuatan kompos juga dilakukan dengan cara yang sederhana namun efektif. Sampah organik kering yang telah dikumpulkan kemudian dicampur dengan komposer EM4 dan sekam. Setelah melalui proses pengomposan selama sekitar satu bulan, sampah organik tersebut akan berubah menjadi kompos yang berkualitas baik dan dapat digunakan sebagai pupuk tanaman.

“Dalam sebulan bisa menghasilkan 2 kwintal,” katanya. Kompos organik yang ada di biopori organik warga, Andi menerangkan, bisa ditukar dengan pupuk kompos kemasan dari TPS 3 R ( tempat pengolahan sampah reduce. Reuse dan recycle). Kini, pengolahan sampah biopori organik ini telah mengubah wajah desa yang berada di muara Sungai Bengawan Solo itu menjadi lebih bersih. Pemerintah desa atau Pemdes Randuboto mengklain telah mencapai status zero waste. (yad)

Seribu Biopori Organik, Ubah Wajah  Randuboto, Sidayu jadi Desa Zero Waste Selengkapnya

Melongok Dusun Ujung Timur, Randuboto, Gresik; Kawasan Integrasi Dilengkapi Mini Ferry, Rumah Menghadap Muara Bengawan Solo 

GRESIK,1minute.id – Puluhan rumah sudah berdiri rapi di pingir sungai Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Puluhan rumah berdinding tembok batu bata putih itu semuanya menghadap ke arah sungai terpanjang di Pulau Jawa itu.

Rumah dengan dua kamar tidur, ruang tamu, satu kamar mandi ini adalah rumah relokasi bagi warga yang berada di bantaran DAS Bengawan Solo di Dusun Ujung Timur, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu itu. “Sebelum lebaran Idul Fitri diusahakan sudah dilakukan pemasangan atap rumah,” kata Kepala Desa (Kades) Randuboto Andi Sulandra ditemui 1minute.id di Balai Desa pada Kamis lalu, 4 April 2024.

Pada 2023, sebanyak 34 unit rumah yang di bangun dengan anggaran pemugaran dan relokasi sebesar Rp 56,8 juta per unit di tanggung oleh pemerintah itu. Sedangkan, pemerintah desa memberikan subsidi senilai Rp 2 jutaan kepada setiap warga. “Ngomong pindah rumah itu berat. Mereka sudah bertahun-tahun tinggal di rumahnya tentu ada sejarah panjangnya,” terangnya. 

Meski belum kelar seratus persen, program pemugaran dan relokasi di pedukuhan Ujung Timur itu, telah mengubah wajah kampung tersebut. Wajah dusun semakin elok dan tertata rapi. Depan rumah relokasi terdapat jalan lebarnya bisa dua mobil dengan konstruksi batu paving. Mobil dan motor berseliweran masuk ke dusun tersebut menjadi pemandangan lumrah warga setempat. 

Sebab, sejak 20 September 2023, moda transportasi menuju dusun yang berada di seberang DAS Bengawan Solo semakin mudah, aman dan nyaman. Sebelumnya, transportasi menuju dusun menggunakan perahu penyeberangan dari kayu. Sekarang, moda transportasi menggunakan mini ferry yang diberi nama The Minion Ferry Boat Amazon Van Java. Mini ferryyang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)bisa mengakut penumpang dan barang. Bahkan truk engkel pengangkut material bisa lalu lalang ke dusun Ujung Timur itu. 

DIATAS PERAHU : Seorang nelayan Dusun Ujung Timur, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik mengawasi pembangunan rumah hasil relokasi yang menghadap ke muara Sungai Bengawan Solo pada Kamis lalu, 4 April 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Truk engkel pengangkut material bisa masuk pedukuhan itu nyaris tidak pernah terbanyangkan sebelumnya oleh ratusan jiwa warga di Dusun Ujung Timur. Andi Sulandra menceritakan, ketika kali pertama desa ditetapkan sebagai pilot project kawasan Integrasi Minapolitan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik dengan 

program Dana Alokasi Khusus tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (DAK PPKT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak bisa tidur nyenyak. Sebab, akses transportasi menuju pedukuhan hanya menggunakan perahu penyeberangan dari kayu.

Biaya transportasi material menuju pedukuhan di seberang sungai Bengawan Solo bisa menguras biaya pembangunan. Sangat mahal. Padahal anggaran yang dialokasikan untuk pemugaran dan relokasi sebesar Rp 56,8 juta per unit. “Sempat berfikir sewa ponton. Tapi, biaya sewa sangat mahal,” ujarnya.  Ponton adalah kapal tongkang atau bisa disebut dengan ponton merupakan jenis kapal pengangkut barang yang bentuknya kotak besar terapung. 

Suatu malam, Andi Sulandra bertemu dengan seorang koleganya menyarankan membuat mini ferry. Anggaran besar tapi mini ferry ini memiliki banyak fungsi dan menjadi aset desa. “Saya dan pengurus BUMDes sebagai jaminan untuk melakukan pinjaman,” katanya sambil tertawa. Sempat ketar-ketir tidak bisa melunasi pinjaman investasi mencapai miliaran rupiah. “Alhamdulillah, ada bonus tambahan 2 tahun (dari 6 tahun menjadi 8 tahun) sebagai Kepala Desa. Saya optimis bisa melunasi hutang investasi itu,” ujarnya dengan penuh optimistis sambil membetulkan sarungnya.

The Minion Ferry Boat Amazon Van Java resmi beroperasi sejak 20 September 2023. Pemdes melalui BUMDes menggratiskan semua biaya transportasi truk material barang menuju Dusun Ujung Timur itu. Biaya operasional bisa lebih efisien sehingga kualitas pembangunan rumah relokasi itu maksimal. “Desa berikan subsidi Rp 2 juta untuk relokasi,” tegasnya. (yad)

Melongok Dusun Ujung Timur, Randuboto, Gresik; Kawasan Integrasi Dilengkapi Mini Ferry, Rumah Menghadap Muara Bengawan Solo  Selengkapnya

Lebaran Mini Ferry Randuboto, Gresik, Kapal Penyeberangan Sungai Terbesar di DAS Bengawan Solo Ramai 

GRESIK,1minute.id – Kapal penyeberangan jenis roll on-roll of (Ro-Ro) seakan enggan beristirahat. Pada Kamis, 11 April 2024 atau  memasuki H+2 lebaran Idul Fitri 1445 hijriah, moda transportasi penyeberangan antara Dusun Randuboto-Dusun Ujung Timur, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu semakin ramai.

The Minion Ferry Boat Amazon Van Java, nama kapal penyeberangan yang menghubungkan dua dua dusun yang dipisahkan sungai terpanjang di Pulau Jawa, Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo itu berbeda dengan kapal penyeberangan sungai lainnya. Bila penyeberangan sungai di sepanjang DAS Bengawan Solo menggunakan perahu kayu yang bisa mengangkut penumpang dan sepeda motor alias kendaraan roda dua. 

Nah, kapal penyeberangan antardusun di Desa Randuboto yang dipimpin oleh Andi Sulandra ini berbahan baja. Panjang kapal itu, separuh lebar sungai. Kapal itu bisa memuat ratusan motor dan lebih dari 10 unit mobil. Kapal penyeberangan sungai terbesar di sepanjang DAS Bengawan Solo di Jawa Timur. “Kapal ini, memiliki izin resmi penyeberangan sungai dari Kementerian Perhubungan,” tegas Andi Sulandra ditemui di balai desa (Baldes) Randuboto pada Kamis pekan lalu, 4 April 2024.

Investasi membuat kapal penyeberangan sungai jenis Ro-Ro terbesar itu lumayan besar. Pemerintah Desa (Pemdes) Randuboto melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menggunakan dana pinjaman dengan jaminan kepala dan perangkat desa setempat. Investasinya miliaran rupiah “Untungnya masa kepemimpinan mendapatkan bonus tambahan dua tahun,” selorohnya sambil ngakak.

DULU : Sebelum mini ferry beroperasi, penyeberangan antardusun di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik menggunakan perahu. Arus sungai Bengawan Solo yang kuat membutuhkan nyali besar ketika menyeberangi sungai itu (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Mengapa Pemerintah Desa (Pemdes) membuat kapal penyeberangan begitu besar? Andi Sulandra mengatakan, pemerintah desa melakukan investasi yang cukup besar untuk mendukung program pemerintah pusat. Desa Randuboto yang ditetapkan sebagai Kawasan integrasi Minapolitan di pantai utara Kabupaten Gresik. 

Amazon van Java adalah kapal Penyeberangan berbahan baja dengan berat kotor 50 grosstonase (GT). Desa Randuboto sendiri memiliki 4 dusun yaitu: Dusun Randuboto, Tanjungsari, Ujungsari, dan Ujung Timur yang letaknya di seberang sungai Bengawan Solo. Selama ini, transportasi menuju Dusun Ujung Timur yang berada seberang hanya menggunakan perahu tambang. 

Untuk angkutan barang sangat sulit sehingga proses pembangunan di dusun tersebut membutuhkan biaya lebih mahal. Setelah kapal Amazon Van Java resmi beroperasi pembangunan di dusun tersebut akan semakin cepat. Kemudahan transportasi akan berdampak besar untuk percepatan pertumbuhan ekonomi di sana. 

“Kapal ini untuk menunjang program DAK PPKT 2023 kementrian PUPR,” ujar Andhi Sulandra. Wartawan 1minute.id sempat menjajal mini ferry itu. Nyaman dan tidak khawatir kecemplung sungai meskipun saat itu arus DAS Bengawan Solo begitu kuat. Penyeberangan hanya butuh sekedipan mata. Harga tiket untuk penumpang Rp 1 000 ; sepeda motor Rp 2 ribu ; Gerobak Rp 3 ribu, minibus atau pikap Rp 5 ribu dan truk engkel Rp 10 ribu sekali jalan. “Tapi untuk kendaraan truk yang memuat material program DAK PPKT gratis,” tegasnya. 

Desa Randuboto menjadi perhatian publik bahkan pemerintah pusat setelah ditetapkan sebagai pilot project Dana Alokasi Khusus (DAK) Integrasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Desa Randuboto sebagai Kawasan integrasi di bantaran atau Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo semakin terlihat elok. 

Keberhasilan inilah yang membuat perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian PUPR, dan penerima DAK dari 47 Kabupaten/kota di 27 provinsi hadir di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Mereka pun mengunjungi Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu itu pada Kamis, 11 Mei 2023 lalu. Kunjungan peserta kegiatan peningkatan kapasitas pemerintah daerah melalui Horizontal Learning DAK tematik pengentasan permukiman kumuh terpadu ini juga diikuti lebih kurang 1.400 peserta secara online. (yad)

Lebaran Mini Ferry Randuboto, Gresik, Kapal Penyeberangan Sungai Terbesar di DAS Bengawan Solo Ramai  Selengkapnya

Minimalisir Kemacetan dan Laka Lantas, Bupati Gresik Hadirkan TKP Ngawen Bisa Tampung 100 Unit Kendaraan 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berbenah untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di ruas Jalan Deandles di Pantai Utara (Pantura) Gresik. Caranya, menyediakan tempat khusus parkir (TKP) untuk kendaraan berat. TKP Dump truk dan sejenisnya itu berada di Desa Ngawen, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan “kantong” parkir kali pertama yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Gresik itu pada Jumat, 12 Januari 2024. Beroperasi TKP diatas lahan seluas 1,4 hektar yang bisa menampung 100 unit kendaraan ini, diharapkan tidak ada lagi kendaraan berat memarkir di bahu jalan ketika jam sibuk. Yakni,  pagi pukul 05.00-08.00 WIB dan waktu sore pukul 15.00-18.00 WIB.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, tujuan disediakannya TKP tersebut, untuk mengurangi kemacetan. Terutama saat jam sibuk, yakni pada pagi mulai pukul 05.00-08.00 WIB dan waktu sore pukul 15.00-18.00 WIB. Untuk diluar jam tersebut, truk-truk besar baik dalam kota maupun luar kota yang akan parkir tetap dilayani.

“Semoga dengan adanya kantong parkir ini, dapat mengurai kemacetan dan mengurangi angka kecelakaan di jalur utara,” harap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Jumat. 12 Januari 2024.

Dikatakan, kemajuan Kabupaten Gresik terus meningkat, tentu ada dampak positif dan negatif. Dampak positifnya perekonomian terus bangkit, dampak negatifnya salah satunya kemacetan. Apalagi jalan raya Deandels Gresik – Lamongan menjadi jalan alternatif.

Selain itu, lanjut Gus Yani, dampak pembangunan dari kemajuan daerah akan berkembang pesat di jalur wilayah utara. Apalagi banyak proyek strategis nasional (PSN). Untuk itu TKP ini menjadi solusi terkait kepadatan kendaraan utamanya saat jam operasional.

“Saya berharap, Dinas Perhubungan terus konsisten dalam pengawasan jam operasional kendaraan besar agar memberikan kesempatan kepada masyarakat. Utamanya anak-anak sekolah dan aktifitas warga lainnya,” tegasnya.

Menurut dirinya, harmonisasi ini bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap pengusaha dan masyarakat. Dengan tetap mementingkan hak masyarakat. Untuk wilayah selatan tidak perlu kantong parkir karena sudah ada jalan tol.

“Ini masih dalam uji coba, kedepan retribusi parkir khusus ini akan menggunakan digitalisasi agar tidak timbul isu pungutan liar. Karena parkir ini menjadi kontribusi pendapatan daerah,” ungkapnya. Tampak hadir dalam peresmian TKP Ngawen ini adalah Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik Khusaini dan para undangan lainnya. 

Untuk menambah kenyamanan para kru kendaraan berat itu, Pemkab Gresik akan menambah sejumlah fasilitas lainnya. Diantaranya, air bersih melalui sumur bor akan di bangun oleh Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik, toilet dan tempat istirahat para sopir akan dibangun oleh Dinas Perhubungan Gresik. TKP Ngawen bakal mirip rest area yang aman dab nyaman untuk para sopir. 

“Saya menyampaikan banyak terima kasih kepada semua stakeholder. Yang telah membantu dan mensuport terbangunnya TKP di Desa Ngawen ini,” pungkasnya.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan, TKP ini meneruskan Perda lama. Jika tidak disediakan maka akan menimbulkan kemacetan jika di parkir di tepi-tepi jalan. “Truk dari dalam kota ataupun luar kota yang akan parkir di TKP ini akan dikenakan tarif parkir sesuai peraturan daerah yang ada,” tandasnya. (yad)

Minimalisir Kemacetan dan Laka Lantas, Bupati Gresik Hadirkan TKP Ngawen Bisa Tampung 100 Unit Kendaraan  Selengkapnya

Wakil Bupati Gresik Ajak Ansor Promosikan Wisata Religi Kanjeng Sepuh dan Kota Tua Sidayu

GRESIK,1minute.id – Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Gresik Abdul Rokhim melantik Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Sidayu pada Ahad, 25 Juni 2023.

Pelantikan PAC Ansor Sidayu masa khidmat 2023-2025 dibawah komando Ikhsan Minarso ini dipusatkan di Aula Soerjodiningrat UPT SMP Negeri 6 Gresik. Tampak hadir dalam acara tersebut, antara lain, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Anggota DPRD Gresik Mustajab, Bendahara Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Provinsi Jatim Muhammad Muslih Muandar, Rais Syuriah MWCNU Sidayu KH Ma’ruf, pengurus IPNU, IPPNU, dan Fatayat.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam sambutannya mengucapkan, selamat kepada pengurus GP Ansor Sidayu yang telah dilantik bisa melaksanakan amanah dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab. Serta mampu mengemban amanat organisasi dengan sebaik mungkin, demi kemajuan GP Ansor Kecamatan Sidayu.

“Kecamatan Sidayu meninggalkan bukti-bukti sejarah kebesaran sebagai bekas sebuah Kadipaten. “ungkap Bu Min sapaan akrab wabup.

Menurut Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah, Sidayu merupakan Kota tua, jejak sejarah Kabupaten Gresik tertapak jelas di bekas Kadipaten Sedayu yang kini menjadi Kecamatan Sidayu. Berbagai peninggalan masih membekas sebagai ikon sebuah kadipaten di zaman penjajahan Belanda.

“Meski hanya sebuah kecamatan, Sidayu memiliki alun-alun yang cukup luas dan bangunan-bangunan tua yang cukup megah. Sidayu dulu merupakan kota tua yang pernah jaya,” terang wabup perempuan berlatar pendidik itu. 

Ia mengajak kepada pengurus GP Ansor Sidayu yang baru untuk menjalankan roda organisasi peran Ansor juga harus mengenalkan Sidayu ini sebagai tujuan wisata religi selain Sunan Giri dan Maulana Malik Ibrahim.

“Wilayah Sidayu merupakan peninggalan budaya dan sejarah dari Kanjeng Sepuh yang juga menjadi rujukan sejarah Kabupaten Gresik,” pungkasnya. 

Di tempat sama, Ketua PC GP Ansor Gresik Abdul Rokhim mengajak para pengurus yang baru dilantik untuk segera tancap gas untuk membantu pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sesuai dengan tema “Transformasi Kepemimpinan Menuju Tatanan Organisasi yang Mandiri dan Bermanfaat”.

“Mari bergerak bersama mewujudkan visi misi GP Ansor baik dari sisi kontek kepemudaan, kegamaaan dan kebangsaan,” tegas Kasdul-begitu panggilan akrab-Abdul Rokhim dalam sambutannya. 

Ia berharap, kepengurusan GP Ansor dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah, sehingga kontribusi yang diberikan diharapkan dapat mendukung kemajuan daerah untuk kesejahteraan masyarakat. “Tantangan kita saat ini dan kedepan luar biasa, terus bersinergi dengan pemerintah, aparat, serta sowan ke para kiai dan ulama untuk meminta saran masukan dan doa agar kita tidak salah melangkah, “tuturnya.

Ia juga mengingatkan pada saat ini sedang digalakkan secara serntak nasional dalam rangka aktivasi kartu tanda anggota (KTA) Ansor. “Saya berharap kepengurusan KTA GP Ansor terus digenjot. Mari memaksimalkan dalam pendataan anggota ini sejalan dengan arahan Pimpinan Pusat Ansor,” tandasnya. (yad)

Wakil Bupati Gresik Ajak Ansor Promosikan Wisata Religi Kanjeng Sepuh dan Kota Tua Sidayu Selengkapnya

7 Tiang Listrik, 7 PJU Roboh Diterjang Angin Lesus sepanjang Jalan Deandles Pantura Gresik

GRESIK,1minute.id – Hujan deras disertai angin kencang menerjang pantai utara (Pantura) Gresik pada Selasa sore, 10 Januari 2023. Hembusan angin kencang itu mengakibatkan tujuh tiang listrik dan penerangan jalan roboh. Angin juga merobohkan pohon peneduh di Jalan Raya Daendles, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.

Akibat bencana angin lesus itu, lalu lintas di Jalan Deandles macet dua arah. Kendaran roda empat atau lebih dari Sidayu ke arah Paciran, Lamongan atau sebaliknya macet sepanjang lebih dari 1 kilometer. 

Informasi yang dihimpun sekitar pukul 16.00 WIB hujan deras terjadi hampir merata di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Termasuk, wilayah Kecamatan Sidayu. Hujan belum reda ada angin lesus. Angin menerjang semua yang ada di dekat. Tiang listrik, lampu penerangan jalan, rambu lalu lintas dan pohon tumbang satu per satu mengarah ke jalan raya  nasional itu.

Akibat badan jalan tertutup pohon, lampu penerangan jalan yang roboh. Sedangkan, tiang listrik nyaris roboh. Menurut Camat Sidayu Nuryadi, bencana angin itu tidak menyebabkan korban jiwa. “Data kami ada 7 tiang listrik,   7 penerangan jalan raya dan 2 pohon yang roboh,” terang Nuryadi dikonfirmasi melalui selulernya pada Selasa malam, 10 Januari 2023.

Pihaknya, imbuhnya, telah berkoordinasi dengan BPBD (badan Penanggulangan bencana daerah) Gresik dan PLN. “Sudah di tangani pihak PLN sebentar lagi akan selesai dan  kendaran berjalan lagi tinggal 2 tiang,” katanya.  Proses evakuasi juga melibatkan masyarakat setempat sehingga bisa cepat tertangani. Selain di Kecamatan Sidayu, angin puting beliung juga menyabu 3 wilayah lain di Kabupaten Gresik. Yakni, Desa Turirejo dan Desa Cermen, Kecamatan Kedamean ;   wilayah Kecamatan Cerme, Menganti dan Sidayu. (yad)

7 Tiang Listrik, 7 PJU Roboh Diterjang Angin Lesus sepanjang Jalan Deandles Pantura Gresik Selengkapnya

Giliran Ekspor Komiditas Mangga, Sinergi Pemkab dan Bea Cukai, Percepatan Desa Devisa

GRESIK,1minute.id – Komiditas pertanian Kota Santri semakin diminati mancanegara. Setelah ekspor kacang hijau ke Filipina. Kini, giliran ekspor mangga asal Desa Gedangan, Kecamatan Sidayu. Mangga Sidayu ini masuk pangsa pasar ekspor ke negeri jiran, Singapura.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas ekspor perdana mangga ke negeri Singa itu pada Kamis, 26 Agustus 2021. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Cukai dan Cukai Tipe Madya Pebean B Gresik Bier Budi Kismulyanto dan Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan ekspor mangga ke Singapura ini patut mendapatkan apresiasi. Sebab, di masa pandemi tidak mudah untuk bisa melakukan ekspor ke luar negeri. “Ekspor perdana ini mampu mendongkrak perekonomian petani Mangga di Kecamatan Sidayu khususnya, dan  Kabupaten Gresik,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Buah mangga ini adalah hasil usaha kecil menengah mikro (UMKM) bekerjasama dengan Dinas Pertanian, Diskoperindag dan kantor Bea Cukai Gresik. “Yang membanggakan mangga ini mampu bersaing dengan mangga dari kabupaten/kota lainnya,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. Ia pun berpesan kepada para petani untuk menjaga kualitas panen. “Sehingga mangga Gedangan bisa menjadi magnet di mancanegara,”tegasnya. 

Ekspor perdana ke Singapura ini menjadi titik awal pertumbuhan perekonomian masyarakat Gresik khususnya petani mangga. Ekspor Mangga ini hasil dari sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab Gresik) dengan Kantor Bea Cukai Gresik. “Karena untuk mempertahankan pangsa pasar di tengah pandemi ini tidaklah mudah.  Pemkab Gresik bekerjasama dengan Bea Cukai Gresik untuk membantu proses ekspor ini sehingga menjadi mudah untuk pengiriman ke Singapura,”ungkap Gus Yani.

Sehari sebelumnya, Gus Yani mengungkapkan komoditas Mangga asal Gresik sangat diminati oleh masyarakat mancanegara. Diantaranya, Tiongkok. Sebab, mangga Gresik cukup lezat. Kondisi tanah kapur dianggap sangat cocok untuk tanaman mangga.

Gus Yani berharap ekspor komoditas pertanian semakin cepat dalam pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 ini. Gus Yani optimistis semakin banyak komoditas pertanian masuk pangsa ekspor akan mempercepat terbentuk Desa Devisa di Gresik. (yad)

Giliran Ekspor Komiditas Mangga, Sinergi Pemkab dan Bea Cukai, Percepatan Desa Devisa Selengkapnya

Pengunjung sebut Mirip Kawasan Malioboro

GRESIK,1minute.id – Masyarakat Gresik tidak perlu jauh-jauh ngelencer ke Malioboro, Jogjakarta. Kini, di Kota Santri ada tempat hangout nyerupai kawasan Malioboro yang sudah kesohor di Jogjakarta itu.

Tempat wisata anyar itu berada di kawasan Desa Kauman, Kecamatan Sidayu, Gresik. Hanya beberapa meter dari Masjid Kanjeng Sepuh di dekat Alun-alun Sidayu. Pemerintah desa setempat menyulap trotoar lebih ciamik. Lantai keramik, dan dihiasi aneka lampu. Bila malam hari semakin elok karena banyaknya lampu hiasan dengan aneka bentuk.

Desain lampu yang berwarna-warni. Kemudian trotoar yang luas dan dipasang beberapa kursi, membuat pengunjung betah berlama-lama menghabiskan waktu. Warga pun ramai berdatangan, bahkan berasal dari luar desa Kauman. Mereka berswafoto di area wisata tersebut. 

MIRIP MALIOBORO : Trotoar di Desa Kauman, Kecamatan Sidayu, Gresik yang semakin ciamik. Pengunjung menyebut mirip kawasan Malioboro, Jogjakarta ( foto : ist )

Banyaknya pengunjung yang datang, dimanfaatkan pedagang sekitar berjualan makanan khas pesisir Gresik seperti bonggolan dan lain sebagainya. 

Menurut Nurul Mufidah, salah satu warga setempat mengatakan hiasan lampu di trotoar jalan itu mulai ramai dikunjungi masyarakat sejak bulan suci Ramadan. “Bahkan, ibu-ibu hampir tiap hari membagikan takjil di sini sambil berswafoto,”kata Nurul Mufidah pada Senin, 31 Mei 2021.

Sekarang semakin banyak kunjungan. Bahkan, para peziarah ke Makam Kanjeng Sepuh menikmatinya. “Dagangan masyarakat pun semakin ramai,”kata Nurul. Geliat ekonomi khususnya makanan khas Sidayu seperti bonggolan semakin banyak dikenal masyarakat.

Kepala Desa Kauman Muhammad Fatih mengaku mengubah kawasan yang dulunya berdiri adalah pertokoan. Kemudian diubah mirip dengan kawasan Malioboro. “Gratis, disini menjadi ikon desa. Untuk wisatawan lokal tidak perlu jauh-jauh ke Jogjakarta,”katanya kepada wartawan. 

Pihaknya juga memberikan fasilitas angklung dari seniman Gresik di trotoar tersebut. Sehingga membuat suasana semakin ramai. Dengan adanya ikon ini, kata Fatih, omzet para pedagang mengaku semakin laris karena banyaknya wisatawan. 

“Setiap akhir pekan atau malam minggu ada musik angklung. Omzet pedagang meningkat hampir diatas 90 persen. Biasanya sore belum habis sekarang sore sudah habis,”imbuhnya. (yad)

Pengunjung sebut Mirip Kawasan Malioboro Selengkapnya

Asumsi Ajak Masyarakat ikut Lawan Covid dengan Memakai Masker

 GRESIK,1minute.id – Wabah corona belum berakhir. Tidak ada yang bisa memastikan virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu kapan berakhir. 
Memakai masker menjadi salah satu cara mencegah penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Asosiasi UMK Sidayu (Asumsi)  melihat masyarakat banyak tidak memakai masker. Mereka tergerak untuk membantu pemerintah dengan membagikan 500 masker pada Senin, 1 Februari 2021.

Pembina Asumsi M. Khoirudin mengatakan, pembagian masker ini karena melihat masyarakat tidak memakai masker di sekitar Pasar Sidayu. Pengendara, pengunjung dan pedagang.  Program Asumsi membagikan seribu masker dalam dua periode.

“Tahap pertama hari ini kami bagikan 500 masker. Urunan anggota Asumsi,”kata Khoirudin melalui Whatsapp pada Senin, 1 Februari 2021. 

Wabah corona sejak Maret 2020 itu menjadikan anggota asosiasi usaha kecil menengah (UKM) di Kecamatan Sidayu merasakan dampaknya. Omzet menurun. Untuk mengatasi wabah di era global ini, tidak bisa mengharapkan dari pemerintah. Masyarakat harus ikut berjuang mengenyahkan Covid-19. 

“Semua harus dimulai dari diri sendiri,  Dan mulai lah dari lingkungan terdekat. Jika semua dilakukan serentak, kita pasti bisa mengenyahkan Covid-19 dari bumi Indonesia tercinta,”katanya. 

Sementara itu, data Satgas Covid-19 hari ini mencatat ada penambahan jumlah 14 kasus konfirmasi terakumulasi menjadi 4.813 kasus. Sedangkan, jumlah sembuh bertambah 18 kasus menjadi 4.174 kasus. Kasus meninggal dunia tetap terakumulasi  320 kasus. (*)

Asumsi Ajak Masyarakat ikut Lawan Covid dengan Memakai Masker Selengkapnya