Gresik Aman, Orang Tua dan Anak-anak Nyaman Rayakan Tahun Baru di Kawasan Heritage Bandar Grissee

GRESIK,1minute.id – Perayaan tahun baru di Kabupaten Gresik berlangsung kondusif. Tidak ada pesta kembang api seperti tahun sebelumnya di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS). Pusat keramaian beralih ke kawasan heritage, Bandar Grissee. Di sepanjang Jalan Basuki Rahmat, Gresik itu warga tumplek-blek. Orang tua bersama anak-anak mereka menikmati suasana pergantian tahun secara nyaman dan aman.

“Alhamdulillah, malam tahun baru 2024 berjalan aman di Kabupaten Gresik. Ini merupakan hasil kerja keras dari semua pihak, termasuk masyarakat,” kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom pada Senin dini hari , 1 Januari 2024. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji bersama pejabat utama (PJU) memantau dan melakukan dialog bersama warga yang di temui di kawasan destinasi baru untuk keluarga itu. Orang tua bersama anak-anak menikmati malam tahun baru dengan suka cita tanpa terganggu suara konvoi kendaraan bermotor dengan knalpot yang memekakkan telinga. 

Kapolres Adhitya Panji Anom didampingi Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung upaya Polres Gresik dalam menjaga kamtibmas. Ia berharap, masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban di tahun 2024. “Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di tahun 2024. Semoga tahun 2024 menjadi tahun yang damai dan sejahtera bagi kita semua,” imbuh mantan Kapolres Blitar itu.

Untuk memberikan suasana perayaan tahun baru yang kondusif ini, Polres Gresik bersama TNI dan organisasi kemasyarakatan lainnya terus melakukan patroli di sejumlah tempat berkumpulnya masyarakat. Selain itu, Polres Gresik juga melakukan imbauan kepada masyarakat agar menjaga keamanan dan ketertiban di malam tahun baru. Imbauan ini disampaikan melalui berbagai media, seperti media sosial, media massa, dan sebagainya. (yad)

Gresik Aman, Orang Tua dan Anak-anak Nyaman Rayakan Tahun Baru di Kawasan Heritage Bandar Grissee Selengkapnya

Polres Gresik Warning Tindak Tegas Konvoi dan Knalpot Brong Rayakan Tahun Baru 

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik memwarning perayaan pergantian tahun 2023 menuju 2024 nanti malam tidak melakukan konvoi dan knalpot brong. Selain itu, melarang penggunaan petasan.

“Masyarakat Gresik meninginkan perayaan tahun baru aman, nyaman dan kondusif. Kami akan lakukan penindakan bila ada konvoi dan memakai knalpot brong,” ujar Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom dalam Rilis Akhir tahun di Mapolres Gresik pada Jumat, 29 Desember 2023.

Agenda Akhir tahun itu, AKBP Adhitya Panji Anom didampingi oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kasdim 0817/Gresik Kapt Siari, Kasi Pidum Kejari Gresik Bram Prima Putra dan perwakilan dari Pengadilan Negeri Gresik menambahkan, untuk larangan petasan sudah ada aturan. 

“Saya menghimbau kepada masyarakat Gresik untuk tidak membeli petasan. Kalau kembang api masih diperbolehkan,” kata perwira dua melati di pundak itu.

Kapolres Adhitya kemudian menjlentrehkan hasil penindakan yang telah dilakukan oleh Satuan Polisi Lalu lintas (Satlantas) Gresik untuk menciptakan suasana kamseltibcarlantas alias keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah Hukum Polres Gresik. 

Dalam kurun waktu Januari sampai 29 Desember 2023, korp sabuk putih telah melakukan penindakan mobile 23.918 pengendara, Statis 54.686 pengendara. “Dan menyita barang bukti knalpot brong 100 biji,” tegasnya. (yad)

Polres Gresik Warning Tindak Tegas Konvoi dan Knalpot Brong Rayakan Tahun Baru  Selengkapnya

Aparat Hadir Ditengah Warga, Tahun Baru Aman dan Kondusif 

GRESIK,1minute.id – Pergantian Tahun di Kota Santri-sebutan lain Kabupaten Gresik berlangsung aman dan kondusif. Dalam pengamanan tahun baru ini, Polres Gresik menyiagakan 600 personil. 

“Alhamdulillah berkat kerja sama semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat, sampai berakhirnya pergantian Tahun 2023, situasi kamtibmas di Kabupaten Gresik aman terkendali, tutup,”  kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis pada Minggu, 1 Januari 2023.

Patroli keamanan dilakukan oleh forkopimda di sejumlah titik keramaian. Mulai Gelora Joko Samudro (G-JOS) di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas ; Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik ; Alun-alun Kota Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. Dan, destinasi anyar yakni Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik. 

AKBP Nur Azis memimpin langsung patroli keamanan itu bersama Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi, Asisten Setkab Gresik Suyono ke sejumlah tempat keramaian itu.  Pencabutan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tempat favorit di perkotaan itu ramai warga. Nur Azis yang alumnus Akpol 2002 menyempatkan berdialog bersama warga yang ditemuinya.

Menurut Nur Azis, bahwa keamanan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas. “Petugas harus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat saat merayakan malam tahun baru 2023,” katanya.

Sebelumnya, Nur Azis memimpin apel Gelar Pasukan Pengamanan Tahun Baru di halaman Kantor Bupati Gresik pada Sabtu sore, 31 Desember 2022. Dalam apel itu, perwira dengan melati di pundak itu meminta petugas juga harus hadir di titik rawan gangguan keamanan sebagai bentuk pencegahan.Selain itu, potensi gangguan keamanan harus bisa dianalisa dan diantisipasi. Sehingga masyarakat dapat dengan aman merayakan malam tahun baru. Tak hanya itu, petugas juga harus terus melakukan patroli demi memberikan kenyamaan bagi masyarakat.

Kemudian dilanjutkan penggelaran personil di tempat – tempat yang diperkirakan akan menjadi tempat berkumpulnya masyarakat yang akan memperingati detik-detik pergantian tahun, yang rawan terjadinya gangguan kamtibmas.

“Penggelaran personil juga berada di titik titik penggal jalan yang rawan laka dan macet agar arus lalulintas tetap lancar dan tertib, serta sebagai bentuk pencegahan tindak kriminal dan gangguan keamanan pada malam pergantian tahun,” bebernya. Ia mengimbau, agar seluruh masyarakat Gresik, agar tidak melakukan euforia dengan perayaan ataupun pesta yang berlebihan. “Tetap waspada dengan berbagai tindak kejahatan dan gangguan kamtibmas,” tutur dia. (yad)

Aparat Hadir Ditengah Warga, Tahun Baru Aman dan Kondusif  Selengkapnya

Malam Pergantian Tahun, Satlantas Polres Gresik Melakukan Penyekatan Perbatasan, Boleh Melintas Asalkan…

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik akan melakukan penyekatan di sejumlah perbatasan pada malam tahun baru. Penyekatan dilakukan untuk menjaga Kamtibmas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik selama pergantian tahun. 

Kasatlantas Polres Gresik AKP Agung Fitrinsyah mengatakan, pihaknya tidak membatasi mobilitas masyarakat yang hendak merayakan malam pergantian tahun 2022 menuju 2023. Akan tetapi, di sejumlah titik pembatasan wilayah. Titik pembatasan wilayah akan difokuskan di perbatasan Gresik- Surabaya ; Gresik – Lamongan dan Gresik- Mojokerto. 

Di titik pembatasan wilayah itu, jelas alumnus Akpol 2010, masyarakat Gresik yang hendak ke Surabaya atau Lamongan, dan sebaliknya tetap bisa melintas. Namun, nanti akan ada pemeriksaan khusus kendaraan melakukan konvoi, knalpot brong dan yang dicurigai membawa minuman keras atau senjata tajam. 

“Kita sudah koordinasi dengan Satlantas Polresta Surabaya, Lamongan,” kata AKP Agung. Titik penyekatannya, diantaranya,  perbatasan Gresik-Lamongan ada di Kecamatan Duduksampeyan ; perbatasan Gresik-Romokalisari, Surabaya penyekatan dilakukan di simpang empat Nippon Paint. 

“Dua titik penyekatan ini paling krusial,” jelas Agung. Selain itu, di dua tempat itu, pembatasan wilayah juga dilakukan di Gresik Utara yang berbatasan dengan Lamongan dan Gresik Selatan berbatasan dengan Mojokerto.”Akan tetapi, berdasarkan hasil evaluasi data tahun lalu, operasi ketupat dan liburan Natal 2022, kepadatan lalu lintas hanya di dua titik itu,” ujarnya. Meski begitu, Satlantas Polres Gresik tetap melakukan koordinasi dengan Polsek jajaran dan instansi lainnya untuk membantu pembatasan tersebut. 

Untuk kendaraan berat ? AKP Agung Fitransyah mengatakan, Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik telah mengeluarkan surat edaran larangan kendaraan berat berlalu lalang mulai 30 Desember 2022 sampai 1 Januari 2023. “Insya Allah dalam pelaksanaan perayaan tahun baru tidak ada kendaraan berat, khususnya truk yang melintas. Kecuali, kendaraan berat mengangkut logistik seperti alkes (alat kesehatan), BBM tetap boleh melintas,” tegasnya. (yad)

Malam Pergantian Tahun, Satlantas Polres Gresik Melakukan Penyekatan Perbatasan, Boleh Melintas Asalkan… Selengkapnya

Memaksakan Diri Merayakan Tahun Baru di Luar Rumah, Aparat Akan Membubarkan

Jalur penyekatan pengamanan tahun baru dilakukan aparat kepolisian Resor Gresik


GRESIK, 1minute.id – Hujan mulai turun di Kota Santri sekitar pukul 19.25 malam ini.  Mending merayakan tahun baru di rumah. Memaksakan diri merayakan malam pergantian di luar rumah seperti bukan pilihan tepat. 

Sebab, polisi telah menetapkan pemberlakuan jam malam mulai pukul 20.00 atau kurang 35 menit lagi. Selain itu, bahaya corona virus disease 2019 juga semakin mengganas. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama forkopimda mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat Kota Santri agar merayakan malam tahun baru bersama keluarga di rumah saja.

“Kami akan berlakukan jam malam sejak 20.00 hingga 04.00. Jangan berkumpul di luar rumah, apalagi dalam jumlah besar karena potensi penyebaran virus Covid-19 masih mengancam. Lebih baik di rumah saja bersama keluarga,”imbuh Arief, Kamis 31 Desember 2020.

Apabila masyarakat tetap nekat merayakan malam tahun baru di luar rumah yang menimbulkan potensi penyebaran virus Covid-19, Kapolres secara tegas menyatakan siap mengambil tindakan.

“Mengacu ketentuan gubernur, kami berkomitmen apabila ada yang mengadakan kerumunan, perkumpulan, akan kita minta untuk segera membubarkan diri,”tegas alumnus Akpol 2001 ini. 

Sikap tegas petugas itu, kata mantan Kapolres Ponorogo itu didasarkan atas surat edaran nomor 736/24068/013.4/2020 tentang Penerapan Protokol Kesehatan Pembatasan Jam Malam Sebelum dan Sesudah Pelaksanaan kegiatan libur Tahun Baru 2021 di seluruh wilayah Jatim. 

“Pembatasan jam malam diberlakukan untuk mengurangi angka penyebaran Covid-19 di Jawa Timur yang semakin hari terus meningkat,”katanya. 
Arief memastikan, personilnya bersama TNI akan melakukan operasi dan tindakan persuasif di masyarakat jika ada yang berkerumun dan melanggar ketentuan SE Gubernur Jatim itu.

Kapolres pun mengingatkan kembali pentingnya penerapan protokol kesehatan (Prokes). “Vaksin belum diberikan, sehingga protokol kesehatan yang harus dijalankan,”katanya.(*)

Memaksakan Diri Merayakan Tahun Baru di Luar Rumah, Aparat Akan Membubarkan Selengkapnya

Polisi Akan Bubarkan Kerumunan Perayaan Tahun Baru, Mending Rayakan Dirumah


GRESIK,1minute.id – Pagebluk Covid-19 belum berakhir. Bahkan, tren kasus meningkat. Jam malam kembali diberlakukan mulai pukul 20.00 – 04.00, pada Kamis, 31 Desember 2020.

Aparat akan membubarkan semua aktivitas perayaan tahun baru yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa. “Rayakan tahun baru di rumah saja. Jaga keluarga agar terhindar dari Covid-19,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto saat rilis capaian kinerja akhir tahun di Mapolres Gresik, Rabu 30 Desember 2020.

Alumnus Akpol 2001 itu didampingi Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir,  Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, Kasdim 0817 Gresik Mayor Sugeng Riyadi dan Kasi Pidum Kejari Gresik Firdaus, menambahkan pihaknya tidak segan-segan akan membubarkan aktivitas merayakan tahun baru yang berpotensi menimbulkan kerumunan. 

Tindakan tegas itu dilakukan karena ada dasar hukumnya. Perda 22/2020 tentang protokol kesehatan, diantaranya. Serta, maklumat Kapolri Jenderal Idham Aziz. “Lebih baik rayakan tahun baru di rumah bersama keluarga,”kata perwira dua melati di pundak itu. 

Khusus untuk mengantisipasi kerawanan sosial, jelas AKBP Arief, Polres Gresik menggelar operasi cipta kondisi (cipkon) serentak di Polres dan jajaran Polres Gresik. Sasarannya, adalah peredaran minuman berakohol (mihol) maupun penggunaan knalpot brong. 

“Kami intensifkan operasi cipkon untuk memberikan perasaan aman dan nyaman masyarakat,”tegasnya. “Tentu saja harapannya perayaan tahun baru tetap aman,”imbuhnya. 

Sementara itu, capaian kinerja Polres Gresik menunjukkan peningkatan dalam penyelesaian kasus kriminalitas di Kota Giri. “Untuk perkara pembunuhan tahun ini semuanya terungkap. Tidak ada tunggakan perkara,”tegas mantan Kapolres Ponorogo itu. 

Untuk tahun depan, tambahnya, pihaknya akan memprioritaskan penanganan curat, curas dan curanmor (3C). “Perkara 3C menjadi prioritas kami,”katanya. 

Kapolres Arief menyebutkan, kurun waktu Januari hingga Desember 2020, Polres Gresik menerima laporan 1.117 kasus kejahatan. “Sebanyak 893 kasus atau 80 persen telah diungkap,”terangnya. (*)

Polisi Akan Bubarkan Kerumunan Perayaan Tahun Baru, Mending Rayakan Dirumah Selengkapnya