SIG Latih 40 UMKM dari 3 Kabupaten Platform Media Sosial Untuk Meningkatkan Penjualan Produk

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui Program SIG Mandiri menggelar workshop Penguatan Kapabilitas Literasi Digital dan Kemasan Produk UMKM binaan di Hotel AstonInn.

Workshop dan pelatihan yang diikuti 40 pelaku UMKM dari Kabupaten Gresik, Lamongan dan Bojonegoro itu gelar dua hari mulai Kamis, 14 Juli 2022. Pelatihan 40 UMKM ini, SIG bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Gresik  (UMG).

Materi pelatihan diantaranya penggunaan platform media sosial Instagram sebagai bentuk penerapan literasi digital bagi UMKM, packaging produk, pengelolaan informasi produk, pembelajaran dan praktik foto produk menggunakan smartphone, hingga penerapan aplikasi editing visual untuk menunjang pemasaran di media digital.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, era digital saat ini dengan kemajuan  teknologi dan internet, setiap orang dapat terkoneksi dengan cepat dan mudah. Selayaknya pelaku UMKM memanfaatkan media sosial untuk pemasaran produknya.

“Kalau produk dan kemasannya sudah bagus, maka harus ditunjang dengan digital marketing juga. Misalnya foto yang bagus untuk promosi itu seperti apa, lalu perlu disisipkan karakter tulisan yang menarik agar lebih memikat, semua kita ajarkan di sini,”kata Edy Saraya.

Menurutnya, pelaku UMKM yang mampu menerapkan digital marketing dengan tepat bisa mencapai potensi pertumbuhan pendapatan lebih besar. Inilah pentingnya mempelajari digital marketing, karena bisnis yang tidak menerapakan hal tersebut akan tertinggal dari kompetitornya. 

“Para pelaku UMKM dapat memanfaatkan momentum besar penggunaan media sosial untuk mengembangkan bisnisnya, sehingga produk yang dipasarkan tidak hanya dikenal di kawasan lokal saja, namun bisa menjangkau pasar yang lebih luas,”ujar Edy Saraya.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perindag Kabupaten Gresik Malahatul Fardah mengapresiasi pelatihan yang diselenggarakan oleh SIG dalam upaya meningkatkan kompetensi UMKM, khususnya di Kabupaten Gresik. Harapannya, UMKM  mampu naik kelas. 

“Semoga dengan adanya kerja sama antara SIG dan UMG melalui pelatihan digital ini, UMKM yang menerapkan metode tradisional menjadi modern, lalu menjadi nasional, dari nasional nantinya diharapkan mampu go global,”jelas Malahatul Fardah.

M. Anhar Khusnani, salah pelaku UMKM bidang handicraft senang. Sebab, pemilik usaha songkok berlabel Songkok Lukis Sekaone. “Dengan adanya pelatihan ini, kami sebagai pelaku UMKM dapat mendalami pembelajaran mengenai media digital khususnya untuk kebutuhan promosi produk agar lebih menarik, sehingga mampu menaikkan penjualan dan omzet tentunya,” ungkap Anhar Khusnani. (yad)

SIG Latih 40 UMKM dari 3 Kabupaten Platform Media Sosial Untuk Meningkatkan Penjualan Produk Selengkapnya

SIG dan YDBA Kolaborasi Dukung Peningkatan PenggunaanP3DN Melalui Pembinaan UMKM

GRESIK,1minute.id – Dalam rangka mendukung program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menjalin kerjasama dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA). Kerjasama dalam Pembinaan dan Fasilitasi Pemasaran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). 

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian yang dilakukan oleh Direktur Utama SIG Donny Arsal, Ketua Pengurus YDBA Sigit Prabowo Kumala dan Sekretaris Pengurus YDBA, Ida R. M. Sigalingging yang didampingi oleh Direktur Operasi SIG Yosviandri dan Advisor YDBA, Tonny Sumartono di Hotel Sheraton, Jakarta, pada Kamis, 7 Juli 2022.

Kerjasama ini meliputi pemberian pelatihan dan pendampingan kepada UMKM binaan YDBA agar mampu menghasilkan produk yang sesuai dengan standar quality, cost, delivery (QCD). Selain itu juga memberikan kesempatan UMKM menjadi rantai pasok perusahaan. Dalam hal ini SIG akan membeli produk UMKM Binaan YDBA berupa spare part guna mendukung kebutuhan operasional perusahaan.

Kerjasama ini sejalan dengan Instruksi Presiden (INPRES) No 2 tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi dalam rangka menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Harapannya dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang semakin tinggi, keberadaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga lembaga negara, mulai dari level daerah hingga pusat, dapat menjadi pasar yang kondusif dan ramah bagi produk-produk berkualitas hasil produksi UMKM dalam negeri.

Direktur Utama SIG Donny Arsal mengatakan, SIG sebagai BUMN akan selalu mendukung program yang dicanangkan oleh Pemerintah, terutama dalam mewujudkan kontribusi BUMN untuk Indonesia. Salah satunya yaitu ”Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia”, yang diwujudkan melalui program percepatan P3DN.

”Kolaborasi dengan YDBA kali ini merupakan salah satu bukti keseriusan SIG dalam melaksanaan inisiatif strategis terkait keberpihakan terhadap UMKM dan TKDN untuk substitusi kebutuhan impor, khususnya rantai pasok suku cadang (spare part),” kata Donny Arsal

Lebih lanjut Donny Arsal menyampaikan, YDBA sebagai salah satu Yayasan Astra yang fokus membina UMKM sejak 1980 akan menjembatani SIG untuk dapat menjadi ‘Ayah Angkat’ bagi para pelaku UMKM yang telah terverifikasi kualitas produk dan kredibilitas kinerjanya. Nantinya, UMKM-UMKM binaan ini akan dapat memproduksi sekaligus memasok produknya sesuai dengan kebutuhan operasional SIG.

Direktur Operasi SIG Yosviandri menambahkan, melalui kerjasama ini diharapkan mampu meningkatkan capaian TKDN pada komponen-komponen operasional SIG lewat pasokan produk yang handal secara teknis dan ekonomis, hasil buatan UMKM binaan YDBA, sesuai target operational excellence dan nilai TKDN spare part SIG Group. 

“Sekaligus, kolaborasi ini menjadi wujud implementasi dari kebijakan pemerintah, di mana industri akan dapat tumbuh dan berkembang hanya jika produknya digunakan, baik untuk mencapai skala ekonomi maupun untuk peningkatan kualitas produknya,”kata Yosviandri.

Sedangkan, Ketua Pengurus YDBA Sigit P. Kumala menyampaikan, sejalan dengan semangat YDBA 2022, yaitu Kolaborasi Tumbuh Bersama UMKM, YDBA terus berupaya berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung UMKM Naik Kelas, termasuk dengan SIG. 

Sigit berharap, melalui kolaborasi ini YDBA bersama SIG dapat membentuk tim kecil untuk mengawal pelaksanaan development komponen agar mencapai target QCD, melalui pelaksanaan dan evaluasi pelatihan serta pendampingan teknis yang dilakukan SIG, dan pelatihan serta pendampingan manajemen yang dilakukan YDBA.

Sigit juga menambahkan, kolaborasi ini diharapkan bisa menjadi pelopor bagi BUMN lainnya untuk melibatkan UMKM sebagai bagian dari rantai pasoknya. (yad)

SIG dan YDBA Kolaborasi Dukung Peningkatan PenggunaanP3DN Melalui Pembinaan UMKM Selengkapnya

STIAMAK Barunawati Berbagi Strategi Bisnis Kepada 25 UMKM Pabean Cantikan

SURABAYA,1minute.id – Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi dan Manajemen Kepelabuhan (STIAMAK) Barunawati Surabaya semakin getol berbagi pengetahuan tentang bisnis. Kali ini, kewajiban akademik dalam pengabdian masyarakat (Pengmas) dikemas dalam bentuk sharing session dengan 25 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kecamatan Pabean Cantikan Surabaya.

Tema yang dipilih, Pelatihan Kewirausahaa dan Strategi Bisnis UMKM 2022. “Kami hadir disini dalam rangka melaksanakan kewajiban akademik Tri Dharma perguruan tinggi berupa pengabdian masyarakat,”kata Ketua STIAMAK Barunawati Surabaya Dr. Sumarzen Marzuki, M.MT dalam sambutan pembukaan di hadapan 25 UMKM di Kecamatan Pabean Cantikan Kota Surabaya pada Selasa, 14 Juni 2022.

Sumarzen menyampaikan terima kasih atas kerja sama dari pihak Kecamatan Pabean Cantikan dan pelaku usaha UMKM. “Semoga kehadiran kami memberikan manfaat,”tambah Sumarzen.

Dalam pelatihan ini, beberapa materi disampaikan para dosen dan mahasiswa STIAMAK Barunawati Surabaya. Diantaranya, Moh. Fail. Dosen Etika Bisnis ini mengajarkan kepatuhan pada undang-undang dan peraturan bisnis. “Mulai dari rencana bisnis, proses bisnis sampai tercapainya tujuan bisnis,”kata Fail yang juga Kepala Bagian Humas,  Marketing dan Kerja sama STIAMAK Barunawati Surabaya ini.

Menurut mantan Ketua Umum Forum Wartawan Pelabuhan (Forwapel) tersebut, etika bisnis dimulai dari kepribadian masing-masing. Jujur dan bertanggung jawab. “Kegiatan bisnis jangan mengganggu lingkungan. Misalnya kebocoran limbah bau tidak sedap, suara bising atau limbah cair dibuang sembarangan,”kata Fail. Etika bisnis lanjut mantan wartawan Jawa Pos Group tersebut, mengajarkan bisnis yang menguntungkan, menguatkan kepercayaan pelanggan dan barokah. 

Narasumber lain, Kabag Kemahasiswaan Mudayat menyampaikan Strategi Bisnis UMKM. “Modal utama kita, semangat dan berani. Terus berinovasi dan terus berani mencoba hal-hal baru,”kata Mudayat. Strategi marketing, katanya , sanggup belajar dari setiap peristiwa dan setiap masalah. “Memahami kebutuhan pasar, membangun komunikasi pasar dan merawat pasar. Di pasar ada kompetitor. Tapi mereka bukan musuh. Jadi tidak perlu buang energi berhati buruk kepada orang lain,”ujar Mudayat.

Sementara dua mahasiswa masing-masing Muhammad Yusuf Andi Baharuddin dan Fina Idatul Umah menyampaikan materi Digital Marketing. “Digital marketing sekarang ini telah menjadi tren penjualan produk barang dan jasa, praktis, cepat dan efisien,” kata Fina.

Disampaikan juga trik dan tips menjual barang secara online. Mulai dari kecerdasan membikin profil produk, pemilihan medsos, tepat dalam membidik pasar sampai pasang iklan. 

Sementara itu, Camat Pabean Cantikan Muhammad Januar Rizal mengapresiasi pengabdian STIAMAK kepada UMKM di wilayahnya. “Kami sangat senang dengan kegiatan ini. Para pelaku usaha UMKM bisa mendapatkan pengetahuan baru tentang strategi bisnis,”kata Rizal-panggilan akrab Muhammad Januar Rizal. 

Menurut Rizal, pihaknya terus mendorong semua warganya untuk giat berbisnis. Menggali potensi keunggulan di setiap kelurahan di wilayahnya. “Kami terus menggali potensi pada setiap kelurahan. Kami punya kampung sandal di Nyamplungan, ada karya handycraft, batik Bonek dan lain-lain. Kami sedang mencari tempat untuk display dan promo produk karya warga Pabean Cantikan,” katanya. 

Para peserta dan camat Pabean Cantikan menginginkan kegiatan tersebut bisa dilanjutkan dalam bentuk pendampingan UMKM secara langsung. “Akan kami pertimbangkan dan akan kami bicarakan di kampus,” kata Ketua LPPM STIAMAK Barunawati Surabaya Nur Widyawati. (yad)

STIAMAK Barunawati Berbagi Strategi Bisnis Kepada 25 UMKM Pabean Cantikan Selengkapnya

Kunjungan Atase KBRI Tokyo Buka Peluang Ekspor Produk UMKM Gresik ke Jepang 

GRESIK,1minute.id – Produk UMKM Gresik bakal semakin banyak membanjiri pasar internasional. Diantaranya, Jepang. Harapan itu muncul setelah Bupati Gresik Fandi Akhmad menerima kunjungan Atase Keuangan KBRI Tokyo Jepang, Fadli Rinaldi Lubis terkait pemberdayaan dan pengembangan UMKM di Kabupaten Gresik. 

Atase Keuangan KBRI Tokyo tidak datang sendirian.  Ia mengajak salah satu Asosiasi bisnis di Jepang untuk mengenalkan dan memfasilitasi pengembangan bisnis UMKM untuk menembus pasar Jepang. 

Dalam keterangannya, Atase Keungan KBRI Tokyo Fadli Rinaldi Lubis menjelaskan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo melalui kolaborasi dalam UMKM Center terus berkomitmen memfasilitasi pengembangan bisnis UMKM Indonesia untuk dapat menembus pasar Jepang. “Hal ini sebagai upaya mempercepat pemulihan ekonomi nasional pasca-pandemi,”kata Fadli pada Senin, 23 Mei 2022.

Ia melanjutkan, pasar Jepang dikenal dengan standarnya yang tinggi. Oleh karena itu, jika sudah dapat masuk ke pasar Jepang, maka produk Indonesia akan lebih mudah melakukan penetrasi ke pasar internasional. Untuk itu, pemberdayaan UMKM Indonesia khususnya di Kabupaten Gresik ini untuk berkembang di pasar Jepang adalah salah satu prioritas utama KBRI Tokyo,“ tambahnya. 

Ia sengaja mengajak asosiasi pengusaha di Jepang yang akan memfasilitasi UMKM Center ke Kabupaten Gresik untuk melihat secara langsung berbagai macam produk unggulan yang sudah terdaftar dan layak ekspor untuk dipasarkan di Jepang. Produk unggulan diantaranya  hasil pengolahan rotan yang ada di Kecamatan Menganti, Kerang di Kecamatan Ujungpangkah, Mangga dan produk-produk unggulan lainnya. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Gresik Ny. Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada KBRI Jepang yang telah mempercayai dan memfasilitasi UMKM Gresik untuk dapat berkembang hingga menembus pasar Internasional. 

“Kami pemerintah kabupaten Gresik menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya atas perhatian terhadap UMKM kami,” kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. Pemkab Gresik, lanjutnya, berkomitmen mendorong UMKM agar mampu berdaya saing. Berbagai bentuk pelatihan hingga stimulus berupa bantuan pendanaan juga telah disiapkan oleh Pemkab Gresik untuk UMKM. 

“Selain kita dorong UMKM untuk maju, UMKM juga kita fasilitasi stimulus berupa kredit lunak mikro tanpa agunan dan ada juga dengan bunga rendah,” imbuh Gus Yani. 

Selain itu, lanjut Gus Yani, pihaknya juga memberikan pelatihan terhadap UMKM di Gresik terkait dengan sertifikasi maupun legalitas hingga mampu melakukan ekspor. “Kita jalin sinergitas dengan Bea Cukai Gresik untuk sisi legalitas dan sertifikasi hingga menemukan buyer yang cocok untuk UMKM kita,”tegasnya. 

Dirinya berharap, jalinan kerjasama dengan KBRI terkait dengan pengembangan UMKM di Gresik ini terus berlanjut seiring dengan pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi. (yad)

Kunjungan Atase KBRI Tokyo Buka Peluang Ekspor Produk UMKM Gresik ke Jepang  Selengkapnya

4 UMKM Binaan SIG Ramaikan Malang City Expo 2022

GRESIK,1minute.id – Sebanyak empat usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Binaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk meramaikan Hybrid Event Malang City Expo 2022. Pameran UMKM terbesar di Jawa Timur dihelat oleh Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang  di mulai 28 – 31 Maret 2022.

Empat UMKM binaan SIG yang mengikuti pameran adalah “Pipes Collection” kerajinan pipa tulang ikan asal Madura, “Mahardhika Collection” kerajinan kulit asal Sidoarjo, “Risty Art” kerajinan batik asal Rembang, serta “Dona Doni” kerajinan aneka produk berbahan rotan asal Malang.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan keikutsertaan 4 UMKM binaan SIG dalam ajang Malang City Expo 2022 merupakan bagian dari pembinaan UMKM secara berkelanjutan yang dilakukan perusahaan. SIG terus berupaya untuk mendorong UMKM binaan agar  semakin berkembang dan bangkit terutama pasca pandemi Covid-19.

“Melalui ajang pameran ini, diharapkan para pelaku UMKM dapat meningkatkan penjualan produknya. Selain itu juga sebagai momen untuk melakukan promosi dan pemasaran langsung kepada masyarakat, sekaligus membangun link yang lebih luas,” kata Edy Saraya.

Sementara itu, pemilik usaha kerajinan batik Risty Art Siti Sri Murniyati, menyampaikan apresiasi dan terima kasih karena telah diikutkan dalam acara Malang City Expo. “Terima kasih sekali kepada SIG atas pendampingan dan pembinaan yang diberikan selama ini, serta diikutkan dalam pameran. Ini sangat bermanfaat bagi perkembangan usaha kami,”tutur Siti Sri Murniyati.

Menurutnya, pameran ini memberinya kesempatan bertemu dengan banyak orang yang berpotensi menjadi pelanggan baru. Lebih-lebih para pengunjung berasal dari berbagai daerah, dan banyak yang belum mengetahui produk-produk batik Risty Art. “Semoga para pelaku UMKM dapat semakin berkembang,”ungkap Siti Sri Murniyati.

Malang City Expo bertujuan untuk mendorong meningkatkan pemasaran dan promosi produk UMKM serta salah satu serangkaian acara untuk menyambut ulang tahun ke-108 Kota Malang. Setidaknya ada 50 peserta pameran yang terdiri dari instansi kementerian/lembaga tinggi negara, BUMN, BUMD, pemerintah daerah melalui perangkat daerahnya, pelaku UMKM, IKM, dan UKM, serta lembaga pendidikan tinggi. Pameran dipusatkan Kartini Imperial Buiding, Malang, Jawa Timur. (yad)

4 UMKM Binaan SIG Ramaikan Malang City Expo 2022 Selengkapnya

Lelet Cangkir, UMKM Produk Kopi Sukses Memiliki 300 Reseller Berkat Mentoring dari Semen Gresik

GRESIK,1minute.id – PT Semen Gresik yang merupakan unit usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berkomitmen untuk melakukan pembinaan terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar wilayah operasional perusahaan. Sejumlah kegiatan dilakukan untuk mendukung kinerja UMKM agar usaha UMKM dapat lebih berkembang diantaranya melalui pendampingan, pelatihan serta mentoring.

Manfaat pembinaan tersebut salah satunya dirasakan oleh Vera Damayanti. Pemilik usaha kopi UD Cangkir di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah ini merupakan UMKM binaan PT Semen Gresik. Omzetnya sekitar Rp180 juta per bulan dan mampu membuka lapangan kerja bagi warga yang ada disekitarnya.

Vera Damayanti mengatakan, saat ini UD Cangkir mampu memproduksi 4 ton kopi jenis Robusta dan Arabica setiap bulannya dengan melibatkan 10 orang karyawan. Produknya dijual di berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jakarta, Kalimantan hingga Sumatera dengan melibatkan 300 reseller sebagai mitra penjualan.

UD Cangkir berdiri sejak 1982, berawal dari memperhatikan kebiasaan masyarakat Kabupaten Rembang yang gemar mengkonsumsi kopi, akhirnya muncul ide untuk membuka usaha produksi kopi yang saat itu masih jarang ada usaha kopi. UD Cangkir mulai berproduksi kopi dengan merek “Lelet Cangkir” yang diproduksi dengan kualitas tinggi, yakni diolah menggunakan biji kopi pilihan, tanpa campuran yang diproses secara tradisional menggunakan kayu bakar. 

“Kami berupaya menjaga proses produksi hingga saat ini, agar cita rasa kopi yang dihasilkan tetap terjaga, itu yang membuat produk kami digemari masyarakat,”terang  Vera Damayanti.

Setelah bergabung menjadi mitra PT Semen Gresik, usaha yang berlokasi di Desa Sumberejo No 20, Kabupaten Rembang ini semakin berkembang. “Kami sangat berterima kasih kepada PT Semen Gresik karena telah membantu usaha kami. Banyak manfaat yang telah kami terima, diantaranya mendapatkan pendampingan, pelatihan pemasaran melalui IT, sharing serta konsultasi dengan mentor yang kapan pun bisa dilakukan jika ada masalah dengan usaha yang dijalankan,” tambah Vera Damayanti.

Sementara itu Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengapresiasi usaha kopi UD Cangkir yang dapat terus berkembang seperti saat ini. Menurutnya, Perusahaan akan  mendorong upaya UMKM untuk terus berkembang sehingga dapat membuka peluang lapangan kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, SIG memiliki tempat dan sarana untuk menunjang kegiatan UMKM, yaitu Rumah BUMN (RB) yang beroperasi sejak Agustus 2020 lalu. Rumah BUMN ini menjadi tempat para pelaku UMKM mengikuti pelatihan, pendampingan untuk proses perizinan. Selain itu juga sebagai tempat display produk, berjualan serta pusat oleh-oleh hasil UMKM binaan,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Lelet Cangkir, UMKM Produk Kopi Sukses Memiliki 300 Reseller Berkat Mentoring dari Semen Gresik Selengkapnya

Mempermudah UMKM Kantongi NIB, Bupati Gresik Mendapatkan Apresiasi dari Menteri Investasi/BKPM


GRESIK,1minute.id – Kinerja DPM-PTSP Gresik dalam kecepatan memberikan pelayanan nomor induk berusaha (NIB) menuai apresiasi dari Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. 

Penghargaan diberikan oleh Bahlil Lahadalia kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Graha Institut Teknologi Surabaya (ITS) pada Rabu, 22 Desember 2021. Apresiasi diberikan oleh Kementerian Investasi/BKPM kepada Bupati Fandi Akhmad Yani atas partisipasinya dalam Penerbitan dan Pembagian Nomor Induk Berusaha (NIB) Pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Perorangan. 

Menurut Bahlil Lahadalia, Kementerian Investasi/BKPM melaksanakan percepatan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), Kemenkop UKM melakukan pendampingan dan pembinaan dalam proses NIB.
Saat ini, kata Bahlil, proses pengurusan NIB dilakukan melalui aplikasi Online Single Submission (OSS) Indonesia yang dapat diunduh pada Google Playstore. Artinya, pelaku usaha dapat secara mudah mendapatkan NIB melalui perizinan online dengan menggunakan sistem OSS Berbasis Risiko.

“Jawa Timur merupakan penggerak perekonomian kedua di Indonesia. Sebanyak 70 persen banyak melibatkan dari UMKM,” ujarnya. Penyerahan penghargaan itu dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Kemudian Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Walikota Surabaya Ery Cahyadi, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron, Walikota Mojokerto Ika Puspitasari, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, dan Rektor ITS Prof. Mochamad Ashari. Serta ratusan pelaku UMKM perorangan dari 4 Kabupaten dan 2 Kota di Jawa Timur yang telah mengantongi NIB.

“Kedepan pihaknya menggelar Milenial Job Center dengan menggandeng talenta-talenta IT Jawa Timur untuk melakukan pendampingan pemasaran melalui digital buat UKM,”tambahnya. Bahlil menegaskan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah akan hadir untuk membantu dan memastikan program pendampingan pembiayaan secara nyata kepada pelaku UMKM. “Kami akan lakukan pembersihan terhadap oknum-oknum yang menguntungkan dirinya sendiri dan mengorbankan pelaku UMKM,”tegasnya.

Kemudian pembiayaan kepada UMKM antara lain dilakukan oleh Bank Rakyat Indonesia. BRI akan melakukan 40 persen untuk Ultra Mikro dan UKM kita memastikan yang dibawah Rp 400 juta dengan 13.700 UKM. Pasalnya UKM merupakan Pondasi Bangsa Indonesia dalam usaha dan menciptakan lapangan kerja. “Pelaku UKM merupakan pahlawan dimana 99,6% termasuk dari Mikro yang naik kelas dari Informal ke Formal,”katanya. 

Melalui Nomor Induk Berusaha (NIB) nantinya pelaku UKM akan dilakukan pendampingan sampai pembiayaan untuk membuat komponen di sistem produksi hingga pemasarannya. “Presiden sudah menginstruksikan untuk menaikkan kredit perbankan termasuk porsi KUR (kredit usaha rakyat) untuk pelaku UKM dalam pembenahan dan mengembangkan usahanya agar UMKM bangkit dan terus tumbuh,”pungkasnya. (yad)

Mempermudah UMKM Kantongi NIB, Bupati Gresik Mendapatkan Apresiasi dari Menteri Investasi/BKPM Selengkapnya

Dorong Dekranasda Berani Buat Event Naikkan UMKM Berdikari

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik Pengurus  Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gresik pada Rabu,15 Desember 2021. Pelantikan digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik itu dihadiri oleh Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin.

Pelantikan pengurus Dekranasda yang diketuai oleh Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani ini berlangsung khidmat. Meriah karena diselingi peragaan busana dari paguyuban Cak dan Yuk Gresik serta kesenian Tari dengan protokol kesehatan.

Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya dengan berpantun Manuk glatik cucuk e biru, mari di.lantik ojo turu. Ia mengharapkan pasca pelantikan Pengurus Dekranasda Gresik periode 2021-2024 itu bisa semakin memajukan produk UMKM di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. 

OLEH-OLEH SUAMI : Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin dan Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani memilih kopiah untuk suami mereka usai pelantikan pengurus Dekranasda Gresik pada Rabu, 15 Desember 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani optimistis Dekranasda Gresik bisa  semakin memajukan UMKM di Gresik.  “UMKM bergerak terus karena sinergi dengan Kantor Pengawasan Bea Cukai Gresik. Yakin optimistis Dekranasda baru bermanfaat,”tegasnya. 

Ia mendorong pengurus Dekranasda Gresik untuk berani berinovasi dan ekspansi ke luar Kabupaten Gresik untuk mempromosikan produk UMKM. “Pameran di mal-mal, membuat event Dekranasda karena jati diri menumbuhkan UMKM berdikari,”tegasnya. 

Sebab, banyak pelaku usaha, khususnya kerajinan masih kesulitan memasarkan hasil produk. “Itu tanggung jawab kita, bukan hanya Diskoperindag,”katanya.  Kondisi pandemi melandai menjadi momentum untuk melakukan percepatan pemulihan perekonomian. Mendorong UMKM terus bergerak dan naik kelas. 

Analisis Kementerian Kesehatan selama 6 bulan kedepan, perkembangan wabah SARS-CoV-2, virus pembawa Covid-19 masih bisa terkedali. “Mudahan di tahun baru seperti gini terus (Covid-19 terkedali). Alhamdulillah karena harapan masyarakat,”katanya.

Mengapa? Sebab, kecenderungan masyarakat merindukan keramaian. Ia mencontohkan event Gresik Bandeng Fest 2021 menghadirkan bintang tamu Chef Juna di Alun-alun Gresik.

ADIKARYA : Produk UMKM Gresik dalam fashion show usai Pelantikan Pengurus Dekranasda Gresik pada Rabu, 15 Desember 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsim mengatakan, Gresik memiliki potensi luar biasa. Banyak pengerajin tenun dan memiliki ciri khas sendiri-sendiri. “Baju Saya ini baju dari Desa Wedani,”kata Arumi.  Desa Wedani, Kecamatan Cerme adalah salah satu desa Devisa di Indonesia. Mayoritas masyarakat menekuni profesi tenun sarung. Sarung Wedani sudah merambah pasar ekspor tujuan Timur Tengah, Asia dan Eropa.

Ia sependapat dengan Bupati Fandi Akhmad Yani, UMKM butuh stimulasi, motivasi agar bergairah. “Kondisi ekonomi yang sedang lesu karena Covid-19 ini, butuh disemangatkan, digairahkan UMKM,”tegas istri Wagub Jawa Timur Emil Elestianto Dardak itu.
Usai acara, mereka keliling melihat produk UMKM yang sudah ekspor dan potensi ekspor. Produk mulai batik, sarung, songkok hingga mi produk rumahnya. (yad)

Dorong Dekranasda Berani Buat Event Naikkan UMKM Berdikari Selengkapnya

SIG Bekali UMKM Cara Berjualan Menggunakan Platform Digital


GRESIK,1minute.id – Puluhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang berjualan di Pujasera Wisma A Yani, Gresik menjalani pelatihan.

Pelatihan untuk meningkatkan UMKM itu digelar PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG-Mandiri bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Gresik.

Selama 3 hari, mulai Senin hingga Rabu, 21-23 Maret 2021 mendapatkan pelatihan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Warung Legend, Gresik.

Pelatihan meliputi tatacara pelayanan kepada pelanggan, pengemasan produk, pembukuan sederhana, pengelolaan keuangan, pemantapan rohani serta cara berjualan dengan menggunakan platform digital.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan peningkatan SDM bagi UMKM ini sangat penting. Sebab, saat ini teknologi terus berkembang, sehingga UMKM harus ikut berinovasi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.

UMKM binaan SIG juga diharapkan dapat terus berinovasi, mulai dalam hal pelayanan, kemasan, tempat dan penyajiannya. “Para pelaku UMKM dilatih untuk bisa menembus ke pasar modern, kemudian go digital, sehingga mampu menangkap peluang penjualan yang lebih luas,”kata Edy Saraya.

Selain memberikan pelatihan, SIG juga melakukan renovasi lokasi penjualan di Pujasera Wisma A. Yani menjadi tempat yang kekinian. Harapannya, dengan penataan ini, bisa meningkatkan kenyamanan bagi pelanggan dan meningkatkan jumlah pengunjung, sehingga dapat menambah pendapatan bagi UMKM.

“Kami ingin pujasera ini menjadi ikon kuliner Kota Gresik, disini pembeli dapat makan maupun bertemu dengan kolega dengan suasana yang nyaman,”imbuh Edy Saraya.

Pelatihan peningkatan SDM untuk UMKM ini disambut baik oleh pedagang. Salah satunya, Siti Mariyani, pemilik usaha warung pecel. “Pelatihan ini dapat menambah wawasan bagi saya dan teman-teman, terutama untuk cara berjualan secara online. Semoga pelanggan kami dapat bertambah sehingga dapat menambah pendapatan,”ujarnya. (*)

SIG Bekali UMKM Cara Berjualan Menggunakan Platform Digital Selengkapnya

Ciptakan Peci dengan Lampu LED, UMKM Mitra Binaan SIG Sukses Ditengah Pandemi


GRESIK,1minute.id – Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) berkepanjangan berdampak di semua sektor usaha.  Diantaranya, usaha mikro kecil menengah (UMKM). Kondisi ini mengharuskan UMKM untuk melakukan inovasi agar bisa bertahan bahkan berkembang. Salah satunya UMKM mitra binaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Ramli Collection yang memproduksi baju koko dan peci yang berada di Jalan Sindujoyo Gresik. Dengan melakukan inovasi, usahanya bisa bertahan.

Muhammad Jefri, pemilik Ramli Collection mengatakan, pandemi Covid-19 yang terjadi sangat memukul usahanya. Permintaan baju koko dan peci menurun. Hal itu tidak menjadi penghalang untuk terus meningkatkan usahanya. Bahkan Jefri semakin terpacu untuk melakukan inovasi dengan menghadirkan produk baru. Yaitu, peci dengan lampu LED untuk anak-anak. Hadirnya produk baru ini disambut baik oleh pasar karena produk ini baru pertama di Indonesia.

“Selain peci dengan lampu LED, baju koko yang kami produksi juga menyesuaikan model kekinian yang digemari oleh milenial,”kata Jefry. Jefry mengeber promosi dan mempermudah sistem traksaksi. Konsumen tidak perlu lagi keluar rumah karena transaksi dilakukan secara online. 

“Konsumen cukup mendownload aplikasi store kami melalui handphone atau melalui platform e-commers kami yang lain,”kata  Muhammad Jefri. Muhammad Jefri mengharapkan adanya dukungan pemerintah dan instansi lain agar para pelaku UMKM tetap bisa bertahan seperti usahanya. Ramli Collection menjadi mitra binaan SIG sejak  2018. 
Selama menjadi mitra, Ramli Collection sudah diajak mengikuti pameran sebanyak tiga kali. “Saya sangat terbantu sekali dalam pemasaran produk,  kini usaha kami sudah dikenal oleh masyarakat luas,”ujarnya bangga.  

Ramli Collection merupakan usaha keluarga yang dirintis sejak 1975. Ramli Collection  memproduksi baju koko dan peci. Bermula dari industri rumahan, kini berkembang dan memiliki workshop untuk produksi. Ramli Collection juga memiliki beberapa toko di Jakarta, Surabaya, Malang, Madura, Sidoarjo, Jember dan beberapa kota di Sumatera. 

Sementara itu, General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, UMKM merupakan usaha berbasis ekonomi masyarakat yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional.
SIG, tambahnya, terus berupaya untuk mendorong UMKM mitra binaan, untuk bertahan bahkan berkembang di masa pandemi Covid-19 saat ini. Salah satunya dengan melakukan inovasi  produk serta memberikan kemudahan bertransaksi bagi konsumennya. (*)

Ciptakan Peci dengan Lampu LED, UMKM Mitra Binaan SIG Sukses Ditengah Pandemi Selengkapnya