New Normal, Gubernur Khofifah Inginkan Memakai Masker sebagai Gaya Hidup

GRESIK, 1minute.id – Wabah korona masih menghantui masyarakat di Jawa Timur. Gerakan Jatim Bermasker terus diintensifkan. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan ventilator untuk 17 rumah sakit rujukan di Gresik, Lamongan dan Jombang.

Penyerahan bantuan ventilator itu secara simbolis di Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik, Kamis 17 September 2020.

“Kami berharap memang bantuan ventilator ini tidak digunakan,”kata Gubernur Khofifah. Sebab, tambahnya, ventilator hanya dibutuhkan kepada penderita kasus Covid yang sangat membutuhkan bantuan pernafasan. “Semoga kasus Covid di Gresik dan beberapa daerah di Jawa Timur tidak sampai membutuhkan ventilator,”imbuh Gubernur pertama di Jawa Timur ini.

Gubernur Khofifah sempat memuji keseriusan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan forkopimda Gresik dalam pencegahan penyebaran Covid. “Gresik merupakan satu-satunya Kabupaten yang paling aktif dan tepat waktu dalam mengupdate data Covid. Gresik juga menjadi perhatian masyarakat secara nasional maupun dunia akan keseriusan pencegahan Covid terutama dalam pelaksanaan Operasi yustisi,”katanya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ketika memberikan bantuan ventilator secara simbolis di kantor Pemkab Gresik, Kamis 17 September 2020 

Operasi yustisi digelar secara nasional. Untuk mengingatkan dan memberikan sanksi tegas kepada masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah. Di era kehidupan normal baru, tambahnya, berharap memakai masker sebagai gaya hidup. “Ketika belum memakai masker akan terasa kurang komplit. Bahkan, ke depan kalau bisa masker sebagai dresscode,”tegasnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto pada kesempatan itu membeberkan perkembangan penyebaran kasus korona di Gresik. Menurut Bupati Sambari, akhir-akhir ini penyebaran Covid sudah semakin menurun.

“Sampai Rabu kemarin, jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Gresik mencapai 2.989 kasus dan 190 orang melaksanakan isolasi mandiri,”kata Sambari. 

“Saya sudah minta bantuan TNI dan Polri untuk memberikan pengawasan ekstra agar mereka yang sedang melaksanakan isolasi mandiri ini tidak berkeliaran dan menularkan ke yang lain,”imbuhnya. (*)

New Normal, Gubernur Khofifah Inginkan Memakai Masker sebagai Gaya Hidup Selengkapnya

Pol PP Menindak, Bila Melawan Protokol Kesehatan akan Dijerat Pidana

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto ketika memimpin Operasi Yustisi, Selasa 15 September 2020

GRESIK,1minute.id–Operasi yustisi penegakan protokol kesehatan semakin intensif dilakukan aparat. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memimpin patroli gabungan untuk melakukan tindakan kepada pelanggar penerapan dan protokol kesehatan pencegahan penularan korona, Selasa 15 September 2020.

Sasaran operasi adalah tempat kerumunan massa. Di kafe, warkop atau di ruang terbuka hijau ini dimulai pukul 20.00. Pasalnya, tempat-tempat itu ditengarai pengunjung kerap tidak memakai masker. 
Puluhan petugas gabungan itu berangkat dari Mapolres Gresik di Jalan Basuki Rahmat, Gresik.

Petugas kemudian menyusuri sejumlah tempat nongkrong. Diantaranya, kafe Yuyun di Jalan Raya Desa Roomo  ; kafe Gresik Seru di Jalan Panggang, Desa Suci dan Pits Stop Cafe di Desa Suci. Semuanya berada di Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik.
Dalam patroli itu petugas menyita dua kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) pengunjung yang tidak memakai masker.

Sementara itu, di Jalan Sumatera Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), petugas gabungan kembali menggelar operasi yustisi, Rabu 16 September 2020. Puluhan pengendara terjaring tidak memakai masker. Operasi selama 60 menit itu, selesai pukul 10.30.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto berdialog dengan masyarakat dalam Operasi Yustisi Penegakan Protokol Kesehatan, Selasa 15 September 2020 ( foto : chusnul cahyadi / 1minute.id )

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dilakukan secara humanis. “Kita kedepankan rekan-rekan dari Satuan Polisi Pamong Praja untuk melakukan penindakan administratif maupun denda,”ujar Kapolres Arief Fitrianto didampingi Kasat Sabhara Polres Gresik AKP Yudi Prasetyo, Selasa malam.

Akan tetapi, tambah alumnus Akpol 2001 itu, bila ada perlawanan dalam pelanggaran protokol kesehatan akan dilakukan penindakan sesuai kitab undang-undang hukum pidana (KUHP). “Akan kami terapkan Pasal 212, 214, 216 ayat 1 dan Pasal 218 KUHP,”tegas mantan Kapolres Ponorogo itu. (*)

Pol PP Menindak, Bila Melawan Protokol Kesehatan akan Dijerat Pidana Selengkapnya

Bagikan 50 Ribu Masker, Cegah Penularan Covid-19

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto membagikan masker kepada pengendara di depan gerbang kantor Bupati Gresik, Selasa 15 September 2020. 

GRESIK,1minute.id-Vaksin korona belum ada di pasaran. Pasien terkonfirmasi coronavirus disease (Covid-19) masih terus bertambah. Memakai masker harus menjadi gaya hidup masyarakat di era kenormalan baru (new normal).

Gresik Bermasker semakin digalakkan Pemkab Gresik. Bahkan, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto turun sendiri membagikan alat pelindung itu kepada pengendara di depan kantor Bupati Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kebomas, Selasa 15 September 2020.

Pemkab Gresik menyiapkan 50 ribu masker untuk masyarakat. Tujuannya menekan penyebaran wabah dari Wuhan, Tiongkok itu. Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengatakan pembagian masker kali ini merupakan bagian dari pembagian masker terdahulu.

“Kalau dahulu kami bagikan melalui camat, anggota TNI, Polri serta berbagai organisasi kemasyarakatan. Kali ini kami melibatkan ASN Pemkab Gresik,”kata Bupati Sambari didampingi Kepala Bagian humas dan protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi, Selasa 15 September 2020.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto bersama anggota TNI,Polri dan ASN Pemkab Gresik usai membagikan masker di gerbang kantor Bupati, Selasa 15 September 2020

Pembagian masker untuk masyarakat dilakukan serentak di tiga titik untukmembantu TNI, Polri dan Satpol PP. Tiga titik itu tersebar  di Jalan Dokter Wahidin Sudirohusodo ; Simpang empat Segoromadu Jalan Veteran dan di depan Pasar Baru di Jalan Gubernur Suryo. “Hari ini kami sediakan 10 ribu masker untuk dibagikan ke masyarakat,”tegasnya.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi menambahkan, sebulan terakhir perkembangan kesembuhan Covid-19 di Gresik menunjukkan perbaikan dibanding yang terkonfirmasi positif.

Data,  Senin, 14 September 2020 ada penambahan kesembuhan 35 orang sehingga menjadi 2.468 orang. Sedangkan penambahan konfirmasi positif 31 kasus sehingga menjadi 2.955 orang. “Pak Bupati mengapresiasi masyarakat yang sudah memakai masker,”kata Reza. (*)

Bagikan 50 Ribu Masker, Cegah Penularan Covid-19 Selengkapnya

BLP Property Incar Segmen Milenial, Hadirkan Rumah Pantas di Gresik Kota Raya.

Pasangan muda saat membeli rumah GKR di Kantor BLP Property ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id–Kebutuhan rumah hunian untuk milenial dan keluarga muda cukup tinggi. Potensi itu mulai digarap PT Bumi Lingga Pertiwi (BLP Property).  Pengembang perumahan terbesar di Kota Industri ini, menghadirkan kawasan hunian baru di Desa Abar-abir, Kecamatan Bungah, Gresik. Kawasan baru diberi label Gresik Kota Raya (GKR). Luasnya, 130 hektare. GKR, kawasan hunian milenial itu dilaunching Senin 14 September 2020.

Menurut manager marketing BLP Property Ahmad Zainul Arief, salah satu pertimbangan membuka GKR karena Kawasan ini telah berkembang pesat sejak dibukanya Pelabuhan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE). Apalagi menurut rencana di area dekat JIIPE juga akan dibangun exit tol yang menghubungkan Krian, Legundi, Bunder dan Manyar ( tol KLBM).

Selain itu, sejumlah industri juga beroperasi di Gresik. Sehingga, kebutuhan rumah hunian masih cukup tinggi untuk karyawan atau pegawai berusia produktif.
“Keunggulan lainnya, kawasan ini lokasinya strategis karena hanya berjarak 25 menit dari Gresik Kota Baru (GKB) yang kini telah berkembang menjadi salah satu kawasan modern,” kata Zainul Arief, Senin 14 September 2020.

Manager marketing BLP Property Ahmad Zainul Arief, saat launching Perumahan GKR

Kawasan GKR terdiri dari tiga sektor. Yakni sektor barat dengan luas 100 hektare. Sedang sektor utara dan timur masing-masing seluas 15 hektare. Jumlah hunian sebanyak 367 unit rumah dengan tipe 36/72 dan tipe 30/60.  

Konsultan Marketing BLP Property Eko Sumargo menambahkan konsep GKR ini adalah Rumah Pantas. “Yakni pantas harga dan pantas kualitasnya,”tegas Eko Sumargo. Dia melanjutkan pantas harga karena rumah di GKR banderol mulai dari harga Rp 150,5 juta. “Sedang pantas kualitas, material serta proses pengerjaannya dapat dipertanggungjawabkan,”ujarnya.

Eko Sumargo melanjutkan BLP Property selama ini telah sukses membangun dan mengembangkan GKB (Gresik Kota Baru) menjadi kota mandiri yang prestisius sejak  1981.  GKB kini telah dihuni lebih dari 40.000 jiwa, berkembang pesat dan memiliki berbagai fasilitas pendidikan, kesehatan, sentra bisnis dan kuliner, mal bahkan hotel berbintang di dalam satu kawasan. 

“Demikian juga dengan PPS yang telah dikembangkan oleh BLP Property hingga menjadi kawasan terpadu paling potensial di Gresik. Di kawasan ini telah dibangun berbagai regency tematik yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat modern,” tambah dia. 

Sementara, Rama dan Riri, pasangan keluarga muda yang membeli rumah di GKR mengatakan jika dirinya memiliki kepercayaan kepada BLP Property. Sebab, BLP telah sukses mengembangkan kawasan perumahan GKB dan Pondok Permata Suci (PPS).

“Kebetulan orang tua saya tinggal di GKB, Saudara saya juga ada yang tinggal di PPS. Jadi sudah tahu kualitas dari BLP Property,”puji Rama. (*)

BLP Property Incar Segmen Milenial, Hadirkan Rumah Pantas di Gresik Kota Raya. Selengkapnya

Pemuda Pancasila Energi Perubahan untuk NIAT

Bakal calon bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai menerima dukungan dari Pemuda Pancasila di rumah pemenangan NIAT di Srembi, Kedanyang, Kebomas, Gresik, Kamis 10 September 2020 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id–Pemuda Pancasila Gresik merapat ke pasangan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT). Deklarasi dukungan PP itu dihelat Rumah Pemenangan NIAT di Srembi, Kedanyang, Kebomas, Kamis 10 September 2020.

Puluhan anak buah Sarjono, Ketua Pemuda Pancasila Gresik tumplek blek di rumah pemenangan NIAT. Apalagi, saat itu dikabarkan La Nyalla Mattaliti, pimpinan pusat PP juga Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) akan hadir memberikan dukungan kepada NIAT.

Prosesi dukungan dengan memasangkan jaket loreng warna hitam dan oranye kepada Yani. “Gus Yani, anggota PP,”teriak massa disambut sorak dan tepuk tangan hadirin.

Cabup Fandi Akhmad Yani mengatakan dukungan Pemuda Pancasila menjadi tambahan darah untuk memenangi Pilbup Gresik. “Mudah-mudahan kami (pasangan NIAT,Red) dan Pemuda Pancasila menjadi pelopor energi perubahan yang ada di Gresik,”kata Yani usai acara deklarasi, Kamis 10 September 2020. 

Untuk memangi kontestasi itu, tambah mantan Ketua DPRD Gresik itu, akan terus melakukan konsolidasi di tingkat bawah. “Menyapa masyarakat untuk mengajak berjuang. Mendorong Gresik tidak hanya lebih baik, tetapi yang terbaik setidaknya di wilayah Jawa Timur,”katanya. (*)

Pemuda Pancasila Energi Perubahan untuk NIAT Selengkapnya

Proyek Underpass Pertama Gresik itu Mulai Dikerjakan

Proyek pembangunan underpass di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kebomas mulai di bangun. Petugas melakukan penutupan jalan nasional itu, Sabtu,5 September 2020. Tahap pertama pembangunan trowongan kali pertama di Gresik ini dianggarkan Rp 4,32 miliar dari APBD Gresik. (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id–Sempat molor karena izin administrasi pemerintah pusat. Proyek pembangunan underpass alias trowongan mulai dikerjakan. Jalan nasional mulai simpang tiga Gresik Kota Baru (GKB) hingga depan kampus Universitas Muhammadiyah Gresik sementara ditutup.

Semua kendaraan dari Gresik menuju Lamongan dialihkan melewati jalan alternatif di jalan Sumatra Kompleks Perumahan GKB. Juga, kendaraan dari arah berlawanan, Lamongan menuju Gresik dibelokkan di depan gerbang masuk Kompleks Perumahan Griya Kembangan Asri (GKA).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Gunawan Setijadi mengatakan izin dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) dan Kementrian Perhubungan telah dikantongi. Sebab, Jalan Wahidin Sudirohusodo merupakan jalan nasional.

“Izin sudah dibahas tim dari pusat. Tim dari Jakarta juga turut meneliti. Tidak hanya itu, tim dari Provinsi dan Kepolisian juga dilibatkan,”kata Gunawan Setiaji, Minggu 6 September 2020.

Proyek pembangunan underpass itu, memiliki panjang 8 meter, lebar 15 meter dan kedalaman sekitar 7 meter. Underpass di cor, pengukuran sudah lengkap semua. Namun, pengerjaan dijadwalkan molor dari rencana semula karena terganjal izinnya.

Pembangunan proyek underpass di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kebomas ini dibangun oleh CV Wijaya dengan anggaran Rp 4,23 miliar diperkirakan selesai minggu ketiga Desember 2020. Mundur dari jadwal awal November 2020 karena proses perizinan dari pemerintah pusat. (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Diperkirakan minggu ketiga Desember 2020 sudah selesai,”tambah Gunawan. Akan tetapi, Gunawan buru-buru menambahkan penghujung  2020, pengerjaan underpass itu belum 100 persen tuntas.  DPUTR masih harus melengkapi bagian di samping kanan dan kiri proyek underpass senilai Rp 5 miliar itu.

“Kelengkapan itu akan dibangun lagi tahun depan. Total pembangunan selesai tahun 2021,”ujarnya. Dalam pengamatan di lapangan, proyek pembangunan underpass dikerjakan CV Wijaya. Dalam plakat yang di pasang diperkirakan “mulut” trowongan kali pertama selama Pemkab Gresik itu, mulai dikerjakan 8 Juni hingga 4 Novmber 2020. Anggarannya Rp 4,23 miliar tepatnya Rp 4.237.457.072,27. 

Terpisah, Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan, pihaknya bersama Dishub Gresik telah melakukan dua kali simulasi untuk jalan alternatif selama proyek pembangunan underpass itu. Selama pengerjaan dilakukan pengalihan arus kendaraan. Kendaraan roda dua dan roda empat dari arah terminal Bunder menuju arah Gresik kota melalui jalan alternatif.

“‘Jalur anternatif itu melalui Jalan Sumatera depan perumahan Graha Kembangan Asri (GKA), melewati depan kampus UMG dan putar balik di Bundaran GKB,. Juga, kendaraan dari arah sebaliknya. Melalui jalur alternatif itu”ujarnya. Akan tetapi, kendaraan besar dari arah Surabaya langsung diarahkan menuju Jalan Mayjen Sungkono saat melintas di simpang empat Segoromadu Gresik. (*)

Proyek Underpass Pertama Gresik itu Mulai Dikerjakan Selengkapnya

NIAT Daftar ke KPU, Bawa Modal Awal 418 Ribu Dukungan

Suasana deklarasi pasangan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah di Rumah Pemenangan NIAT di Dusun Srembi, Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Gresik, 2 September 2020

GRESIK, 1minute.id—Rumah pemenangan NIAT riuh, Rabu 2 September 2020. Ratusan masyarakat berkumpul di rumah milik Fandi Akhmad Yani itu. Mereka adalah pimpinan partai pengusung, partai pendukung, relawan dan simpatisan pasangan calon (paslon) bupati Fandi Akhmad Yani dan wakil bupati Aminatun Habibah.

Kedatangan mereka ke markas pemenangan NIAT di Dusun Srembi, Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Gresik untuk menghadiri deklarasi paslon tersebut. Deklarasi dihadiri enam pimpinan dan pengurus parpol pengusung. Yakni, Partai Nasdem, PDI-P, PPP, Partai Golkar, Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional. Serta, partai pendukung yang tidak memiliki kursi di parlemen. Diantaranya, PKS dan Perindo.

Ketua DPD Golkar Gresik Ahmad Nurhamim menyatakan, pasangan NIAT setidaknya sudah memiliki modal dukungan 400 ribu lebih pemilih. ”Hitungan matematis dari hasil suara 29 anggota dewan pada Pileg 2019. Belum termasuk suara yang diperoleh Gus Yani (Fandi Akhmad Yani,Red). Jumlahnya  mencapai 18.023,”kata Nurhamim yang didaulat sebagai pemberi sambutan untuk partai pengusung NIAT itu.

Dengan modal tersebut, tambahnya, tim koalisi harus bergerak terstruktur dan sistematis.  ”Modal awal sudah kita pegang, tinggal bagaimana mensolidkan gerakan. Selebihnya tinggal berserah diri kepada sang Pencipta untuk hasil terbaik,”tegas wakil Ketua DPRD Gresik itu.

Cabup Gus Yani menegaskan pihaknya berkomitmen untuk menciptakan Pilkada aman dan damai.  ”Jangan mudah terpancing, kita sudahi berita hoax, isu negatif dan hal lainnya. Mari buktikan bahwa mendukung NIAT memiliki akhlakul karimah untuk perubahan Gresik,”ajak Yani kepada para pendukungnya.

Yani kembali menegaskan tagline paslon yang rencananya mendaftarkan diri ke kantor komisi pemilihan umum (KPU) Gresik, Jumat 4 September 2020 adalah Manut Kiai menuju Perubahan Gresik Baru. Acara deklarasi ditutup dengan penyematan kain surban kepada pasangan NIAT.  Surban itu dikalungkan oleh KH Mahfud Maksum.

KH Mahfud Maksum mengatakan, bersatunya para ulama, partai politik dan masyarakat merupakan nikmat yang harus di syukuri.  ”Karena pilar-pilar tersebut yang lebih tahu apa yang harapkan untuk Gresik kedepan,”jelasnya. Pemangku Pondok Pesantren Ihyaul Ulum, Dukun mengingatkan kepada semuanya untuk  kesungguhan hati mendukung pasangan NIAT. Sehingga, pada 9 Desember hasil maksimal.   ”Dengan catatan semua tim bersungguh-sungguh, InsyaAllah niat kita akan tercapai,”katanya disambut dengan teriakan Amin. (*)

NIAT Daftar ke KPU, Bawa Modal Awal 418 Ribu Dukungan Selengkapnya

Launching Tahapan Pilbup 9 Desember Virtual.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik ketika launching tahapan pilbup di salah satu hotel di Gresik, Selasa 1 September 2020 ( Foto : KPU Gresik )

GRESIK, 1minute.id—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik resmi melaunching tahapan pemilihan bupati (Pilbup) Gresik. Launching tahapan coblosan 9 Desember 2020 itu dilakukan secara virtual dimeriahkan artis Fatin Shidqia Lubis  serta tari jaffin Mandailing asal Pulau Bawean itu dihelat di Hotel Horisson di Jalan Kalimantan, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB).

 Selain launching tahapan, komisi juga meresmikan jingle dan maskot Pilbup 2020 hasil dari kompetisi yang dilakukan Maret 2020. Maskot Pilbup itu bernama Si Marung. Si Marung mengkalaborasikan muatan lokal Gresik. Yakni, Sarung dan Damarkurung. Damarkurung adalah lukisan berbentuk kubus mirip lampu lampion karya maestro lukis almarhuman Mbah Masmundari.

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni mengatakan Pilbup 2020 digelar di tengah pandemi coronavirus disease 2019.  Mulai dari persiapan hingga pelaksanaan nanti. ”Ini manjadi tantangan tersendiri bagi komisioner KPU,”ujar Roni, Selasa 1 September 2020.

Roni mengatakan, KPU Pusat menargetkan tingkat partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilih dalam pemilu masa pandemi korona ini adalah 77, 5 persen.  ”Kami optimistis target itu bisa tercapai,”tegas Roni. Dia merujuk pada partisipasi pemilu 2019 dengan capaian partisipasi 85,18 persen.

Roni optimis bahwa partipisasi Pilkada nanti bisa dicapi. Sebab, apda pemilu pada  2019 lalu, tingkat partisipasi mencapai  85,18 persen. “Ini menjadi modal teman-teman untuk terus mendongkrak partisipasi masyarakat,” jelasnya. Meskipun, begitu komisi tetap bekerja ekstrakeras untuk mencapai target tingkat partisipasi itu. Caranya, KPU di berbagai kegiatan melakukan sosialisasi. Menyakinkan pemilih tidak ragu untuk mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS).

”Kami pastikan semua berjalan aman. Semua tahapan selalu  berkoordinasi dengan tim gugus tugas penangan Covid maupun pihak keamanan,”katanya. Sementara itu, Anggota Devisi Sosialisasi pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat KPU Jatim Gogot Cahyo Baskoro menambahkan, mengapresasi langkah KPU Gresik  melakukan launching secara virtual itu.  ”Ini (launching, Red) kali kedua kedua di Jawa Timur setelah Kota Surabaya secara virtual,”tegas Gogot.

Gogot berharap langkah KPU Gresik ini bisa menjadi inspirasi bagi penyelenggara pemilu lainnya.  ”Apalagi ini pertama kali KPU melakukan pemilihan di era new normal,”ujarnya.

Dia berharap agar seluruh jajaran KPU Gresik mampu menjalankan tugas. Tidak hanya melaksanakan edukasi elektoral atau sosialisasi pemilihan.  ”KPU juga dituntut kampanye publik tentang protokol kesehatan dengan baik,”katanya.  Gogot memiliki harapan besar, pelaksanaan pilkada di 18 kabupaten dan Kota di Jatim tidak sampai melahirkan klaster baru persebaran Covid-19. (*)

Launching Tahapan Pilbup 9 Desember Virtual. Selengkapnya

9 Desember Coblosan. Simak Profil Paslon

Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gresik dekat. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik telah menetapkan jadual tahapan pesta demokrasi 5 tahunan itu. Berdasarkan jadwal KPU tersebut, pendaftaran pasangan calon (paslon) di mulai 4-6 September 2020. Kemudian, penetapan paslon pada 23 September 2020. Sedangkan pengundian nomor urut akan dilakukan komisi pada 24 September nanti.

Pilbup 9 Desember nanti, akan diikuti dua pasangan calon (paslon). Dua paslon itu adalah imkumben Moh Qosim-dr Asluchul Alif (QA) dan Fandi Akhmad Yani- Aminatun Habibah (NIAT).  Apa sepak terjang kedua paslon selama ini.

9 Desember Coblosan. Simak Profil Paslon Selengkapnya

Usai Liburan, ASN Jalani Rapid Test Masal

Suasana rapid test di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Senin, 24 Agustus 2020. ( foto : Humas Pemkab Gresik)

GRESIK, 1minute.id—Libur dan cuti bersama berakhir. Aparat Sipil Negara (ASN) di Pemkab Gresik kembali masuk kerja kembali, Senin, 24 Agustus 2020. Namun, sebelum masuk ke kantor masing-masing ratusan abdi negara itu menjalani rapid test di Ruang Putri Cempo di Kantor Bupati Gresik. Pemkab menyediakan 250 paket alat tes cepat.

Menurut Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, ASN yang menjalani rapid test  untuk mencegah penyebaran corona virus disease 2019. ”Karena mereka selama libur dan cuti bersama melakukan perjalanan luar kota,”ujar Bupati Sambari didampingi Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno pada Senin, 24 Agustus 2020.

Sekda Abimanyu menambahkan, seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala bagian , serta ASN yang melakukan perjalanan keluar kota selama masa libur dan cuti bersama beberapa  waktu lalu.    ”Rapid tes ini sesuai perintah Bupati. Semua pejabat eselon dua dan tiga diharuskan melaksanakan rapid test secara mandiri dan mengumpulkan hasil rapid test tersebut. Juga, harus mendata para stafnya yang berpergian keluar kota untuk mengumpulkan hasil rapid test.”tegasnya.

ASN yang belum melakukan rapid test masal, kata Abimanyu, bisa melaksanakan rapid test secara mandiri.  Sebab, Pemkab menyiapkan 250 paket rapid test untuk ASN.   ”Jumlah terbatas maka para pimpinan tersebut harus menentukan, siapa yang harus diikutkan rapid test ini,”ujarnya. (*)

Usai Liburan, ASN Jalani Rapid Test Masal Selengkapnya