Festival Damarkurung 2023 di Kampung Asu , Khazanah Baru Hadirkan Goresan 250 Siswa Sekolah Dasar 

GRESIK,1minute.id – Damarkurung Festive 2023 digelar di Kampung Asu Jalan HOS Cokroaminoto, Kelurahan Bedilan, Kecamatan/Kabupaten Gresik. Sebanyak 250 Damarkurung karya siswa sekolah dasar yang dipajang dalam festival seni Damarkurung terbesar tahun ini.

Festival Damarkurung ini digelar sampai Minggu, 9 April 2023. Ratusan lukisan hasil goresan tangan bocah-bocah dari tiga sekolah  di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Yakni, SD Negeri Bedilan mewakili kawasan pesisir ; SD Setiabudi mewakili multikultural dan SD Petrokimia Gresik mewakili kawasan elit.  Goresan tangan siswa dari tiga sekolah ini itu menambahkan khazanah baru tentang imajinasi dalam lukisan berbentuk kubus yang dipopulerkan mastro pelukis Damarkurung almarhumah Masmundari itu.

Menurut kurator Festival Damarkurung Novan Effendy, sebanyak 520 karya yang terkumpul dari tiga lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. “Yang kami pajang hanya 250 karya,” ujar Novan Efendi ditemui wartawan 1minute.id di lokasi Festival Damarkurung di Kampung Asu pada Jumat malam, 7 April 2023.

Ia mengatakan, ratusan karya lainnya tidak bisa dipajang bukan karena hasil lukisan mereka jelek sehingga tidak layak untuk ditampilkan. “Karya mereka tidak bisa dipajang karena proses kreatif mereka belum rampung,” katanya. Pihaknya,memberikan batasan waktu selama 14 hari kepada semua siswa dari tiga sekolah itu untuk menyelesaikan 2 lembar lukisan. “Nah, selama 14 hari, hasil dikumpulkan. Ada yang belum selesai menggambar,” terangnya. 

Ratusan karya ini memiliki kekhasan masing-masing. Siswa SD Bedilan memiliki karakter lukisan cenderung liar, tidak punya aturan, warna sangat mencolok, dan garisnya sangat kasar. Kemudian, siswa di SD Setiabudi, mereka dari kelas sosial menengah, gambar cenderung rapi, topik yang diambil aktual . Ia mencontohkan saat ini, lagi viral tentang es krim china. “Sehingga ikon-ikon itu tampak dalam karya, warna lebih pastel (soft) dan ada penambahan lagi warna di tambahi kerlap-kerlip,” terangnya. 

KURATOR : Novan Effendy, kurator Damarkurung Festive 2023 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Kemudian, hasil gambar siswa SD Petrokimia Gresik yang tergolong kawasan elit objek gambar rumah, sekolah, tempat ibadah dan pabrik. “Ada menceritakan betapa pabrik itu sangat penting bagi mereka. Sehingga, ikon digambarkan oleh mereka. Itu kadang-kadang bagi orang dewasa terlewatkan,” terang Novan Effendy. 

Damarkurung kurung yang menggantung di sebuah gang sempit banyak bangunan kuno itu memanjang sekitar 100 meteran. Nyala damarkurung itu berwarna beda. Ada yang berwarna kekuningan dan warna putih. “Itu menunjukkan perubahan dalam nyala lampion karena teknologi lampu,” ujarnya. Selain itu, Damarkurung yang dipajang sebagai menggunakan bahan daur ulang.  “Ada seratus Damarkurung menggunakan bahan daur ulang,” ujarnya.

Dalam buku Grissee Kota Bandar cetakan kedua Damarkurung , salah satu ikon Gresik telah menjadi aset nasional. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menetapkan Damarkurung sebagai Warisan Budaya dan Tak Benda (WBTB). (yad)

Festival Damarkurung 2023 di Kampung Asu , Khazanah Baru Hadirkan Goresan 250 Siswa Sekolah Dasar  Selengkapnya

Perayaan Paskah Kondusif, Aparat Polres Gresik Lakukan Pengamanan Setiap Gereja

GRESIK,1minute.id – Perayaan Paskah di Kota Gresik berlangsung kondusif pada Jumat, 7 April 2023. Umat kristiani menjalankan ibadah dengan khidmat. Aparat kepolisian resor Gresik melakukan pengamanan cukup ketat di semua tempat ibadat umat Kristiani. Sebelumnya, aparat kepolisian melakukan sterilisasi sejumlah gereja.

Diantaranya, Gereja St Perawan Maria di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik itu. Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan bahwa sterilisasi dilakukan untuk memastikan lokasi gereja yang akan digunakan untuk pelaksanaan perayaan Paskah terjamin keamanannya.

Dalam kegiatan tersebut, Satuan Samapta Polres Gresik melakukan sterilisasi gereja mulai dari pintu masuk hingga seluruh isi ruangan. Petugas menyisir setiap sudut area gereja untuk dilakukan pemeriksaan, mulai tempat duduk jamaah, dan lainnya.

Dalam penyisiran tidak ditemukan benda-benda yang mencurigakan. Petugas mengimbau kepada pengurus gereja untuk segera melapor ke kepolisian jika menemukan benda atau mencurigai seseorang. “Sterilisasi dan pengamanan di gereja-gereja diharapkan memberi keamanan dan kenyamanan bagi seluruh umat kristiani yang akan menjalankan Paskah,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Samapta Polres Gresik AKP Sugeng Sulistiyono menyampaikan bahwa pihaknya akan menerjunkan satu peleton Dalmas dan Unit Pam Ovit dalam pengamanan rangkaian ibadah Paskah 2023. Selain akan ditempatkan di gereja-gereja, pihaknya juga akan menerjunkan tim mobile untuk melaksanakan patroli. “Kita akan terjunkan personel pengamanan selama rangkaian Paskah,” katanya. (yad)

Perayaan Paskah Kondusif, Aparat Polres Gresik Lakukan Pengamanan Setiap Gereja Selengkapnya

Cara Takmir Masjid Agung Gresik dan YDSF Memakmurkan Masjid, Jemaah Infak Rp 3 Ribu, Bebas Belanja Sayuran

GRESIK,1minute.id – Suasana Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim terasa lebih riuh pada Minggu pagi, 2 April 2023. Pengurus masjid berlokasi di Jalan Raya Dr. Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik bersama YDSF menggelar pasar sayur murah. Gerakan Memakmurkan masjid ini disambut antusias oleh emak-emak.

Ketua Takmir Masjid Agung Gresik Ahmad Misbahul Abidin mengatakan, pasar murah sayuran untuk jemaah dan masyarakat sekitar masjid Agung. ” Para jemaah serta masyarakat sekitar bisa berbelanja aneka sayur secukupnya dengan berinfak cuma minimal Rp 3.000 saja, mau ambil semaunya juga boleh, cuma nanti yang belakangan bisa tidak kebagian,” ujar Misbah pada Minggu, 2 April 2023.

Program ini, katanya, mulai lakukan sebelum Ramadan. Dan, selama bulan puasa Ramadan akan digelar dua kali setiap Minggu. ‘Kami (takmir) berkolaborasi dengan YDSF, remaja masjid dan ibu-ibu warga sekitar,” kata Misbah.

Sebelum belanja sayur secara “prasmanan” Ini, syaratnya, calon peserta harus salat subuh berjamaah, pencerahan akidah yang diasuh oleh Ketua MUI Gresik KH Mansoer Shodiq dan berinfak minimal Rp 3 ribu. Ada 20 lapak. Sayur yang dijual diantaranya bayam, kangkung, buncis, kentang, wortel, kol, gondes, terong, tomat, serta aneka sayuran lainnya. 

Ny Wati, salah satu jemaah bersyukur bisa berbelanja di halaman masjid dengan harga yang cukup murah, ” Saya tadi infak cuma Rp 5.000 dan sayur yang saya bawa kalau membeli di pasar harganya masih diatas Rp 25.000 itupun masih mendapat satu bungkus beras, harapan saya kegiatan seperti ini bisa berlangsung tiap waktu tertentu,” ujar Wati. (yad)

Cara Takmir Masjid Agung Gresik dan YDSF Memakmurkan Masjid, Jemaah Infak Rp 3 Ribu, Bebas Belanja Sayuran Selengkapnya

Wujudkan Mimpi Pelajar Gresik Go-Internasional, Pemkab Gresik, Kadin dan HEY Sosialisasi Kuliah dan Kerja ke Jerman 

GRESIK,1minute.id – Ekspektasi pelajar dan mahasiswa Gresik untuk kuliah sambil kerja ke eropa sangat tinggi. Buktinya, peserta sosialisasi “Kuliah dan Bekerja di Jerman” yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Gresik dengan menggandeng Habibie Education Youth (HEY) di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) membludak pada Sabtu, 1 April 2023. 

Gedung berarsitektur mirip rumah Keong itu dipenuhi peserta. Mulai berasal SMA, SMK, Madrasah Aliyah maupun mahasiswa se-Kabupaten Gresik. Gebrakan baru, duet Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah ini untuk mewujudkan mimpi pelajar Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bisa go internasional. 

Program “Kuliah dan Bekerja” ke Jerman ini bagian dari salah program Nawa Karsa, Gresik Cerdas untuk mewujudkan Gresik baru untuk meningkatkan mutu kualitas SDM di Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tampil bagai seorang motivator ulang. Bupati berusia 37 tahun itu  berharap kesempatan emas bisa kuliah sambil kuliah di negeri dengan kesebelasan yang dikenal dengan Tim Panser itu tidak terlewatkan begitu saja. 

“Seandainya Saya pribadi masih seusia kalian, Saya pasti tidak akan melewatkan kesempatan ini. Karena kesuksesan itu tidak akan datang begitu saja, kesuksesan butuh diperjuangkan. Kesuksesan kita raih dari konsistensi melakukan kebiasaan-kebiasaan baik,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dihadapan ribuan pelajar dan mahasiswa.

Bupati millenial ini juga menyinggung perihal bonus demografi yang akan dihadapi Indonesia pada 2045. Dikatakan bahwa bonus demografi bisa menjadi berkah, namun bisa juga menjadi musibah jika tidak disiapkan dengan baik.

Menghadapi bonus demografi, imbuhnya, kita harus mulai berpikir generasi muda seperti apa yang kita siapkan. Harapannya tentu saja adalah generasi muda yang produktif dan berkualitas. “Hari ini (Sabtu, 1 April 2023 Red)?Saya bisa berdiri disini merupakan hasil dari kerja keras pendahulu-pendahulu kita, oleh karenanya saya memiliki tanggung jawab untuk berjuang demi generasi yang akan datang. Salah satunya lewat kegiatan sosialisasi hari ini,” tegas Bupati berusia 37 tahun itu.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan, disamping mewujudkan SDM cerdas, program ini juga menjadi solusi dalam mengatasi angka pengangguran di Gresik.

“Angka pengangguran Gresik masih sebanyak 8%. Ini lebih tinggi sedikit dibandikan Provinsi Jawa Timur yang saat ini di angka 7,8%. Meskipun demikian, kita dari Pemkab Gresik tetap berupaya dalam menangani hal tersebut. Salah satunya dengan program Nawa Karsa Gresik Cerdas,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah itu.

Bu Min juga mengatakan, dengan adanya program kuliah dan kerja di Jerman, dapat meningkatkan kemampuan akademik yang dimiliki oleh anak Gresik. Maka, Bu Min mendorong para ratusan siswa SMA sederajat yang hadir saat itu, untuk berlomba-lomba mengikuti program tersebut.

“Ini menjadi kesempatan dalam menempuh pendidikan di Eropa yang memang dipusatkan di Jerman. Nanti teknis sekolahnya mirip seperti SMK tapi lebih intens. Dengan dua hari teori dan praktek tiga hari di perusahaan sekitarnya. Bahkan kalian juga akan dibayar.” ujar Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.

MEMBLUDAK: Ribuan pelajar SMA sederajat mengikuti sosialisasi Kuliah dan Bekerja di Jerman di WEP Gresik pada Sabtu, 1 April 2023 ( Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)

Menurut Bu Min, program ini dapat berlangsung karena kondisi Jerman yang kekurangan tenaga kerja. Anak muda produktif hanya sebanyak 2% dari total masyarakat Jerman. Sehingga membutuhkan tenaga kerja potensial dari luar negeri. “Saat ini telah terbuka sekitar 20.000 kesempatan untuk bekerja di sana,” tegas Wabup berlatar pendidik itu. 

Pemkab Gresik terus berupaya menekan angka pengangguran. Sebelumnya, Pemkab Gresik menggelar Job Fair dengan membuka lowongan berjumlah 4 ribu lebih pada 53 perusahaan, dan diikuti oleh lebih dari 9 ribu pelamar kerja.

Selain itu, Pemkab Gresik telah membuka beasiswa kuliah untuk warganya. Ada pula Rumah Vokasi yang berfokus dalam pelatihan untuk berkerja, dimana Rumah Vokasi ini adalah yang pertama ada di Indonesia.

Ketua Kadin Gresik M. Choirul Rizal yang hadir mengatakan, pihaknya bersama Kadin Gresik akan selalu memberikan support terbaik dalam meningkatkan SDM Gresik. Terutama dalam mengurangi angka pengangguran yang ada.

“Gresik kota industri, tapi pengangguran tetap tinggi. Maka ini juga menjadi langkah solusi dalam mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Gresik,” ucapnya.

Pelatihan untuk persiapan program tersebut akan digelar Kadin Gresik setelah lebaran Idul Fitri. Dalam sosialisasi ini hadir juga CEO Habibie Education Youth Nana Saragih memuji gebrakan Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah yang mensupport program kuliah kerja ini. 

“Kalian punya bupati, wabup, dan ketua Kadin yang hebat. Karena Saya sudah keliling Indonesia dan tidak semua pemerintah daerahnya mau turun tangan dalam hal ini,” tandasnya. (yad)

Wujudkan Mimpi Pelajar Gresik Go-Internasional, Pemkab Gresik, Kadin dan HEY Sosialisasi Kuliah dan Kerja ke Jerman  Selengkapnya

Azzahra, 7 Tahun, Qoriah Tuna Netra Hafiz Hampir 10 Juz, Suara Emasnya Seakan Bisa Menghipnotis Ribuan Anak Yatim Hingga Gubernur Khofifah 

GRESIK,1minute.id – Suara Affreda Kharismah Azzahra sangat merdu. Ribuan pasang mata yang memenuhi lapangan Indoor Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pun senyap. Mereka seakan terhipnotis lantunan ayat suci yang dibacakan oleh bocah perempuan berusia 7 tahun itu. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta undangan lainnya yang menghadiri Safari Ramadan bertajuk Baznas Berbagi Ceria “Santunan dan Pemberian Paket Tas Sekolah bagi 1000 Yatim” terlihat khusus. Mereka nyemak lantunan ayat demi ayat suci bocah tuna netra itu. 

CERIA : Azzahra terlihat begitu bahagia bersama kedua orang tuanya, Solikhin dan Sri Wahyuni di Gedung WEP pada Minggu, 26 Maret 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Siapa Affreda Kharismah Azzahra ? Azzahra adalah anak keempat pasangan suami-istri, Solikhin, 44 dan Sri Wahyuni. Mereka tinggal di Tanjungsari, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. 

“Ini anak keempat yang hidup. Anak pertama, kedua dan ketiga meninggal,” kata SolikhPin kepada 1minute.id dengan suara lirih disela mengikuti Baznas Berbagi Ceria di Gedung WEP Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Minggu, 26 Maret 2023.

Azzahra terlihat manja. Solikhin memangku Azzahra yang duduk bersila beralaskan karpet merah di gedung arsitektur mirip keong itu. Sesekali lelaki yang kerja serabutan mengelus kepada dan mencium kepala anaknya dengan penuh kasih sayang. Azzahra pun tersenyum. “Dia ini anak ceria,” katanya. Azzahra kembali tersenyum. Tangan kanan disodorkan untuk bersalaman kepada wartawan 1minute.idyang duduk di samping kanannya. 

KASIH SAYANG: Sri Wahyuni dengan penuh kasih sayang mrngendong anaknya, Azzahra usai menjadi qiroah di Baznas Berbagi Ceria di WEP pada Minggu, 26 Maret 2023. ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Azzahra lahir prematur. Memasuki usia 4 bulan dokter memvonis kedua mata Azzahra tidak bisa berfungsi normal. Azzahra mengalami kebutaan. Vonis itu membuat Solikhin dan Sri Wahyuni bagai disambar petir di siang bolong. Sebab, Azzahra, anak satu-satunya yang masih hidup. Ketiga kakaknya meninggal. Namun, rasa sayang kedua orang tuanya tetap begitu besar. Mereka merawat Azzahra dengan penuh cinta kasih. Apalagi, Sang Khaliq memberikan keistimewaan lain kepada anak yang murah senyum itu. 

Azzahra memiliki kelebihan dibandingkan anak-anak seusia lainnya. Azzahra memiliki suara merdu. Bocah kelas II SD Negeri 263 Gresik itu memiliki kecerdasan luar biasa. Ia tergolong cepat bisa menghafal alquran. Diusia 7 tahun ini, bocah yang ceria itu sudah hafal nyaris 10 juz. Azzahra pun, satu-satu anak di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang lolos seleksi pencarian bakat, Hafiz Indonesia salah satu stasiun televisi nasional. Ia masuk 22 besar. 

“Setiap malam, ibunya yang mengajari murotal. Azzahra juga harus setor hafalan kepada guru ngaji,” terangnya. Tampilnya di layar kaca membuat warga Gresik bangga. Sebab, keterbatasan tidak membuat Azzahra patah bersemangat untuk mengaji. “Itu ada anak tuna netra asal Gresik yang suaranya sangat merdu,” kata Endang Ratnawati yang tinggal di Tangerang melalui pesan WhatsApp kepada wartawan  1minute.id pada Sabtu, 25 Maret 2023.

Azzahra tampil di televisi swasta nasional. Solikhin membenarkan anaknya salah satu peserta Hafiz Indonesia. Ia mengaku kepergian ke Jakarta mendapatkan fasilitas dari kepala desa (Kades) Randuboto Andi Sulandra. “Kami difasilitasi antarjemput ke bandara oleh Kepala desa,” ujar pekerja serabutan itu. 

Saat tampil sebagai pembaca alquran di acara Baznas Berbagi Ceria,  Azzahra memakai busana muslim berwarna pink. Ia maju digendong oleh ibunya, Sri Wahyuni. Tubuh Azzahra terlihat mungil ketika duduk di kursi bersama ibunya. Bahkan kakinya terlihat menggantung. Usai melantunkan ayat suci sebagai pembuka Safari Ramadan, Baznas Berbagi Ceria “Santunan dan Pemberian Paket Tas Sekolah bagi 1000 Yatim” ia kembali digendong untuk menuju tempat duduknya berada di pojok barat gedung WEP itu. (Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Azzahra, 7 Tahun, Qoriah Tuna Netra Hafiz Hampir 10 Juz, Suara Emasnya Seakan Bisa Menghipnotis Ribuan Anak Yatim Hingga Gubernur Khofifah  Selengkapnya

4 Perukyat LFNU Gresik Lihat Hilal, Awal 1 Ramadan 1444 H, Kamis Besok 

GRESIK,1minute.id – Marhaban Ya Ramadan. Bulan suci yang paling ditunggu-tunggu umat muslim itu telah tiba. Sebanyak 4 perukyat dari Lajnah Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Gresik telah melihat hilal di Bukit Condrodipo di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu, 22 Maret 2023.

Empat perukyat itu adalah KH Muhammad Shalahudin Kamil, Syamsul Fuad, KH Ahmad Ashar dan Zainal Abidin. Mereka melihat hilal, awal 1 Ramadan 1444 H mulai pukul 17.41 WIB sampai pukul 17.49 WIB dengan ketinggian sekitar 7 derajat. 

Kesaksian keempat perukyat itu kemudian diserahkan Kementerian Agama (Kemenag) Gresik. “Hasil kesaksian empat perukyat dari LFNU Gresik kami serahkan kepada Kementerian Agama. Nanti, kemenag yang menetapkan awal 1 Ramadan 1444 Hijrah,” kata Ketua Tim Rukyatul Hilal LFNU Gresik di Bukit Condro Dipo pada Rabu, 22 Maret 2023.

Muchyidin el Hasan melanjutkan saat melakukan rukyat sempat tertutup awan mendung. Namun, langit kembali cerah. “Hilal terlihat dan ini juga disaksikan oleh perukyat lainnya yang berada di Bukit Condrodipo Gresik,” imbuhnya. 

Ratusan orang memadati Balai Rukyat Condrodipo. Balai Rukyat ini berada di ketinggian 120 meter diatas permukaan laut (mdpl) berada di Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas. Rukyatul Hilal disaksikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua PCNU Gresik KH Mulyadi, dan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik. 

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag)  Gresik M. Ersat mengatakan, dari hasil para perukyat tim Lembaga Falakiyah NU Gresik ada yang melihat hilal. Sehingga, awal bulan puasa diputuskan besok. “Tim perukyat melihat hilal pukul 17.41 sampai 17.49 WIB di kisaran 6 derajat dan terlihat dengan mata telanjang. Posisi hilal miring ke kanan,” katanya pada Rabu, 22 Maret 2023. 

Setelah melihat hilal lanjut Ersat, tim Balai Rukyat Lembaga Falakiyah PCNU Gresik menyerahkan hasilnya ke Kantor Pengadilan Agama Gresik. “Hasil ini langsung kami laporkan ke Kantor Kementerian Agama Provinsi Jatim lalu dilanjutkan ke Kementrian Agama untuk segera diumumkan,” ujarnya. (yad)

4 Perukyat LFNU Gresik Lihat Hilal, Awal 1 Ramadan 1444 H, Kamis Besok  Selengkapnya

104 Mahasiswa Kandidat Dapat Bansos Beasiswa dari Pemkab Gresik, Siapa Saja Mereka!

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 104 mahasiswa asal Gresik berasal dari 12 perguruan tinggi mengikuti sosialisasi bantuan sosial (bansos) di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Senin, 20 Maret 2023. Mereka ini kandidat penerima beasiswa 2023 dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. 

Bansos beasiswa ini disalurkan oleh Bagian Sosial Sekretariat Daerah (Setda) Gresik. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, bantuan sosial beasiswa ini merupakan bentuk support dari Pemerintah Kabupaten Gresik kepada mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di jenjang perguruan tinggi.

“Kita mendengar masukan dari masyarakat, bahwa banyak dari mahasiswa kita yang tidak terakomodir dalam program beasiswa yang ada. Oleh karenanya, ini menjadi tanggung jawab dari Pemerintah Kabupaten Gresik membantu mahasiswa tersebut,” ujar Bu Min-sapaan karib-Wabup Aminatun Habibah.

Program bansos beasiswa ini, lanjutnya, merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah kepada mereka yang telah membawa harum nama Kabupaten Gresik baik di kancah nasional maupun internasional. Pendidikan merupakan jawaban atas semua permasalahan yang ada di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Mudah-mudahan ini menjadi bantuan yang bermanfaat bagi adik-adik semua. Semoga menjadi motivasi untuk belajar lebih baik, menjadi insan-insan berprestasi yang nantinya bisa mengabdikan dirinya kepada Kabupaten Gresik dimanapun berada,” kata Wabup berlatar Pendidik itu.

Sebagai informasi, bantuan sosial beasiswa ini berdasarkan peraturan Bupati Gresik nomor 19 tahun 2023. Dalam Perbup tersebut, bagian Kesra Sekda Gresik didapuk untuk mengelola bantuan sosial beasiswa untuk mahasiswa.

Dalam Perbup nomor 19 tahun 2023 tersebut, terdapat 4 kriteria calon penerima bantuan sosial. Yakni mahasiswa kurang mampu, mahasiswa hafidz Quran, mahasiswa berprestasi, dan mahasiswa difabel. (yad)

104 Mahasiswa Kandidat Dapat Bansos Beasiswa dari Pemkab Gresik, Siapa Saja Mereka! Selengkapnya

Menkumham Tunjuk YLBH Fajar Trilaksana Jalankan Program BPHN Mengasuh di SMP Negeri 22 Gresik

GRESIK,1minute.id – Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia mengadakan Penyuluhan Hukum serentak di berbagai sekolah pada Senin, 20 Maret 2023.

Penyuluhan hukum ini menyasar siswa sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas (SD,SMP dan SMA) se-Indonesia dengan tagline BPHN Mengasuh. Temanya, Mencegah Kenakalan dan Kriminalitas Anak dengan Memahamkan Nihil Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari. 

Di Kabupaten Gresik, penyelenggara teknis BPHN Mengasuh adalah Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Fajar Trilaksana dilaksanakan di UPT SMP Negeri 22 Gresik berlokasi di Jalan Raya Bengawan Solo, Kompleks Perumahan Randuagung, Kecamatan Kebomas.

Kepala UPT SMP Negeri 22 Gresik Sugianto menyampaikan meminta kepada siswa yang mengikuti penyuluhan hukum menyimak dengan baik materi yang bakal disampaikan oleh para pemeteri. Sebab, agenda penyuluhan hukum ini sangat bermanfaat bagi siswa dan sekolah pada umumnya. 

“Kami menyadari semua peraturan dan hukum yang ada termasuk agama pun ada dan diturunkan salah satunya untuk memperbaiki akhlak manusia, dan kita sebagai warga negara Indonesia harus mengakui pula UUD 1945 dan Pancasila harus di tempatkan pada hukum tertinggi,” kata Sugianto dalam sambutan pembukaannya dihadapan 30 siswa perwakilan kelas dan organisasi siswa intra sekolah (OSIS) pada Senin, 20 Maret 2023.

FOTO BARENG: Pemateri BPHN Mengasuh foto bareng usai penyuluhan hukum di UPT SMP Negeri 22 Gresik pada Senin, 20 Maret 2023 ( Foto: Istimewa)

Di lingkungan sekolah, lanjut Sugianto, sesuai program Kurikulum Merdeka dengan konsep P5 (potensi diri, pemberdayaan diri, peningkatan diri, pemahaman diri, dan peran sosial). “Salah satunya penguatan Nilai Pancasila untuk membentuk karakter yang Pancasilais sehingga terhindar dari pelanggaran  hukum,” terang Sugianto. 

Pemateri BPHN Mengasuh istimewa. Sebab, diisi langsung oleh Direktur YLBH Fajar Trilaksana, Fajar Yulianto, Tim advokat juga Dewan Pembina YLBH Fajar Trilaksana, Kitri Jumiati serta Kepala Sub Bagian Penyuluh pada Bagian Hukum Pemkab Gresik Adi Yulianto. Peserta pun betah dan antusias mengikuti penyuluhan hukum tersebut. 

Sementara itu Direktur YLBH Fajar Trilaksana, Fajar Yulianto mennyampaikan bahwa program dengan tagline BPHN Mengasuh dengan tema “Mencegah Kenakalan dan Kriminalisasi Anak dengan memahami Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari” Ini adalah program Kemenkumham. 

Dijelaskan lebih lanjut oleh Fajar, BPHN mencanangkan program serentak ini atas dasar pemikiran rasa keprihatinan sejumlah kasus yang terus meningkat tentang terjadinya kenakalan anak usia sekolah yang mengarah kepada perbuatan kriminal berikut mengakibatkan ancaman pemidanaan bagi anak. 

Sedangkan, Adi Nugroho memaparkan bahwa benar atas dasar banyaknya kasus anak berhadapan hukum (ABH) mulai anak sebagai Pelaku tindak kriminal, Anak sebagai korban tindak kriminal dan Anak sebagai Saksi atas berbuatan kriminal. Oleh karena itu, perlu penanganan serius dan masif agar menghambat sekaligus upaya preventif agar tercegah tindakan yang melanggar hukum tersebut. 

Adi Nugroho pun menjelaskan secara gamblang perbedaan difinisi kenakalan dan kriminalitas beserta dengan contoh riil di lingkungan sekolah. Ia mencontohkan secara sederhana terkait siswa bolos sekolah, merokok, dan tidak tertib dalam menjalankan peraturan sekolah. “Itu merupakan sebuah kenakalan dan perlu dibina oleh bagian Bimbingan Konseling (BK),” kata Adi Nugroho. 

Lain lagi bila anak melakukan pencurian, perkelahian, bullying, pemerasan, pelecehan seksual. “Maka ini adalah perbuatan kriminal yang akan berhadapan dengan hukum berakibat di penjara,” terangnya.

Untuk menghindar itu semua maka satu jalan keluar secara preventif peningkatan pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila yang terurai dalam butir-butir Pancasila. Karena didalamnya ada pemahaman akan agama, pengakuan persamaan hak derajat, tenggang rasa, tepo sliro dan wajibnya menghormati hak orang lain. “Maka ketika hak orang lain tidak terlanggar maka lingkungan apapun pasti dalam kondisi kondusif dan kesadaran hukum akan tinggi,” katanya. Penyuluhan hukum ini ditutup dengan tanya jawab yang gayeng. (yad)

Menkumham Tunjuk YLBH Fajar Trilaksana Jalankan Program BPHN Mengasuh di SMP Negeri 22 Gresik Selengkapnya

Suasana Tradisi Padusan Menyambut Ramadan di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Marhaban Ya Ramadan. Bulan suci yang paling tunggu-tunggu umat muslim ini kurang hitungan hari. Tradisi menyambut Ramadan mulai terasa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Minggu, 19 Maret 2023. Diantaranya, padusan.

Padusan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berbeda dengan yang lainnya. Padusan atau Megengan di kota berpenduduk 1,2 juta jiwa ini berziarah dan membersihkan makam leluhur atau keluarga jelang Ramadan. Karena itulah, hampir setiap pemakaman Islam dan umum di Gresik banyak dikunjungi warga.

BUAH LANGKA : Buah Kinco atau Kawista menjadi dagangan “wajib” saat Padusan menyambut bulan suci Ramadan di Makam Islam Tlogopojok pada Minggu, 19 Maret 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Yang paling ramai dikunjungi warga Kota Santri ini adalah makam Islam Tlogopojok yang berada di Jalan Gubernur Suryo, Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Dan, Pemakaman Umum Sumur Song di Jalan Panglima Sudirman, Gresik. Dua tempat pemakaman ini cukup luas. Ada ratusan bahkan ribuan orang yang dimakamkan di sana.

Pemakaman Islam Tlogopojok yang hari-hari bisa sepi. Saat, padusan berubah 180 derajat. Riuh. Ratusan ribu peziarah mengalir mulai pagi hingga sore. Padusan menjadi momentum warga sekitar untuk membuka lapak. Berjualan mulai kembang untuk nyekar, kuliner hingga mainan. Seperti, nasi kuning wadah perahu karton, endog Bader, Sego Romoo dan Buah Kinco alias Kawista. 

Kinco jarang ditemukan di tempat perbelanjaan pada hari-hari biasa. Karena itu, ada yang menyebutkan buah dengan kelopak keras dengan isi berwarna kecoklatan dan berbiji itu buah khas Padusan. Sedangkan, permainan yang biasa dijual adalah kapal perang tek..tek..tek. Dan, damarkurung. 

KAPAL TEK…TEK : Penjual kapal mainan ini mudah ditemui setiap Padusan di Makam Islam Tlogopojok pada Minggu, 19 Maret 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Menurut Muslimin, 50, padusan atau megengan ini tradisi turun temurun. Padusan disini beda. “Padusan di Gresik melakukan bersih-bersih makam dan kemudian berdoa kepada sang Khaliq,” katanya.  “Nah, selesai dari nyekar di makam leluhur atau kerabat ini, mereka pulang dan mandi untuk mensucikan diri,” imbuhnya. 

Padusan berasal dari bahasa Jawa adus yang berarti mandi. Makna padusan bagi masyarakat Jawa adalah menyucikan diri serta membersihkan jiwa dan raga dalam menyambut datangnya bulan suci. Tujuannya agar saat Ramadan datang, umat Islam dapat menjalani ibadah dalam kondisi suci lahir maupun batin. (yad)

Suasana Tradisi Padusan Menyambut Ramadan di Gresik  Selengkapnya

Fasyen Batik Tenun Khas Gresik Meriahkan Festival Pariwisata Budaya dan Konser Anak Bangsa 

GRESIK,1minute.id – Festival Pariwisata Budaya dan Konser Anak Bangsa di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) semarak pada Sabtu malam, 18 Maret 2023. Semua yang tampil dalam festival sebagai penuntup rangkaian perayaan HUT ke-49 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan Hari Jadi (Harja) ke-536 Kota Gresik ini adalah warga Gresik. 

Diantaranya,  kelompok seni dari Pemkab Gresik menampilkan busana kostum karnival, peragaan busana batik diperagakan oleh Duta Wisata, Cak dan Yuk Gresik dengan diiringi musik yang begitu apik menambah kemeriahan acara tersebut.

Gedung olah raga indoor berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu terus bergerumuruh menirukan lagu-lagu hits yang dinyanyikan oleh Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar itu dengan lagu penutup berjudul Ojo Di Bandingke yang sempat viral ketika dinyanyikan oleh Farel Prayogo itu.

FASYEN BATIK : Seorang model memakai rancangan baju batik tenun khas Gresik dalam Festival Pariwisata Budaya dan Konser Anak Bangsa di Gedung WEP pada Sabtu malam, 18 Maret 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Semua tamu maju dan bernyanyi bersama dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya mengajak untuk wujudkan kolaborasi dalam pelayanan untuk Gresik baru lebih maju. “Jaga selalu Kota Gresik, jaga kebersamaan ketertiban dan kedamaian Kota Gresik,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Selain itu, mantan Ketua DPRD Gresik itu, juga mengajak para milenial di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini ikut bersama-sama membangun Kabupaten Gresik. “Kepada seluruh organisasi kepemudaan dan seluruh masyarakat mari secara bersama-sama membangun Kabupaten Gresik menuju Gresik baru lebih maju,” ujarnya.

Dandim Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar mengaku bangga dengan ada Festival Pariwisata Budaya dan Konser Anak Bangsa ini berlangsung sukses dan meriah. “Sinergitas serta kolaborasi antar stakeholder dalam pelayanan masyarakat akan mendapatkan hasil yang lebih optimal. Mari kita bersama-sama wujudkan,” tegas Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar yang jug koordinator dalam acara ini. (yad)

Fasyen Batik Tenun Khas Gresik Meriahkan Festival Pariwisata Budaya dan Konser Anak Bangsa  Selengkapnya