Wabup Gresik Apresiasi Pameran Media Pembelajaran dan Deklarasi Anti Narkoba 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 39 SD/MI Muhammadiyah  memamerkan media pembelajaran yang biasa diterapkan saat belajar mengajar. Tiap sekolah pun memiliki cara masing-masing. Pameran yang digelar di Iconmall itu mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

Pameran media pembelajaran siswa itu rangkaian kegiatan yang diadakan oleh Forum Silaturahmi dan Komunikasi Kepala Sekolah Muhammadiyah (Foskam SD/MI) Gresik “Tentunya kami sangat mengapresiasi kegiatan ini,” kata Wabup Aminatun Habibah pada  Selasa, 17 Januari 2023.

Setelah membuka, Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu menyempatkan keliling melihat media pembelajaran yang dipamerkan oleh peserta.  Selain pameran media pembelajaran numerasi, Aksi Foskam SD/MI Gresik ini menggelar kegiatan itu diisi diskusi dan deklarasi anti narkoba dengan dihadiri stekholder pendidikan seperti Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Kementerian Agama (Kemenag).

Kepala Dispendik Gresik S Hariyanto mendukung apa yang dilakukan Foskam SD/MI Gresik. Dia berharap, lembaga sekolah menjadi garda terdepan pencegahan sekaligus benteng peredaran narkoba. “Sebelumnya juga kami deklarasi anti narkoba di Masjid Agung, nah ini ditindaklanjuti oleh teman teman di lembaga naungan Muhammadiyah,” kata Hariyanto.

Ia berharap, aksi ini bisa dilakukan lembaga lain sehingga anak-anak terhindar dari segala bentuk penyalahgunaan narkoba. “Ini jadi benteng, semiga lembaga lain mengikuti,” tutupnya menanggapi usai meninjau pameran adu kreativitas puluhan sekolah di Gresik terkait media pembelajaran numerasi.

Untuk di ketahui, peredaran narkoba di Kabupaten Gresik cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Data yang dihimpun dari Satuan Reserse Narkoba (Reskoba) Polres Gresik Periode Januari-Desember 2022 telah mengamankan 276 tersangka penyalahgunaan narkotika dan zat terlarang lainnya. Barang bukti yang diamankan yakni sabu-sabu 230,46 gram. Bila harga serbuk kristal seharga Rp 1 juta per gram mencapai Rp 230 juta lebih. Sedangkan, ganja sebanyak 582,79 gram dan pil koplo sebanyak 12.972 butir.  (yad)

Wabup Gresik Apresiasi Pameran Media Pembelajaran dan Deklarasi Anti Narkoba  Selengkapnya

Menyambut Imlek, Warga Tionghoa di Gresik Sucikan Patung Dewa 

GRESIK,1minute.id – Kesibukan warga Tionghoa menyambut Tahun Baru Imlek 2574 Kongzili mulai terasa. Di Tempat Ibadat Tri Dharma (TITD) Kim Hin Kiong, puluhan jemaat mulai melakukan bersih-bersih pada Selasa, 17 Januari 2023. Mereka mensucikan rupang atau patung dewa mereka. 

Suasana klenteng berada di Jalan Setia Budi, Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik lebih ramai dari biasanya. Kegiatan mensucikan dewa itu dimulai pukul 08.00 WIB. Tan Sutanto, Ketua TITD Kim Hin Kiong Gresik tampak di tengah-tengah umat yang sedang  mensucikan dewa dan membersihkan tempat sembayang yang berdiri pada 1 Agustus 1153 Masehi itu. Mereka terlihat bahagia.

Menurut Tan Sutanto, pihaknya tidak membatasi umat yang mau mensucikan para dewa yang jumlahnya ratusan itu. Karena pikiran jemaat masing-masing itu berbeda. Ada jemaat yang menganggap ikut memegang dan mensucikan dewa membawa berkah. Bisa memegang dewa langsung bisa membawa rezeki, membawa kebahagiaan rumah tangganya, bisa umur panjang. Monggo yang mau ikut mensucikan dewa. “Yang penting niatnya baik,” kata Tan Sutanto ditemui 1minute.id di sela bersih klenteng pada Selasa, 17 Januari 2023.

Ada ratusan rupang para dewa disucikan. Untuk mensucikan rupang para dewa itu membutuhkan waktu sampai  2 hari. Di klenteng Kim Hin Kiong Gresik, ada beberapa rupang dewa yang paling dihormati. Diantaranya, Mak Co Thian Sang Sing Bo atau Dewi dan Dewi Kwan in. Rupang Dewa Mak Co Thian Sang Sing Bo diletakkan di bagian tengah altar.

Masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) wabah Covid-19 telah dicabut membuat perayaan tahun baru Imlek 2574 Kongzili di Gresik diperkirakan akan lebih meriah. Tan Sutanto mengatakan untuk ritual sembayang tahun baru Imlek akan dilakukan pada Sabtu, 21 Januari 2023 pukul 24.00 WIB diperkirakan diikuti 50-an jemaat.

Harapannya, tahun ini, lebih maju dari tahun sebelumnya. ” Dengan berakhir Imlek 2573 dan menjalani Imlek 2574 nanti lebih baik lagi. Keharmonisan dalam rumah tangga maupun masyarakat termasuk negara. Toleransi antarumat beragama semakin digalakkan dan NKRI Harga Mati,” tegasnya. (yad)

Menyambut Imlek, Warga Tionghoa di Gresik Sucikan Patung Dewa  Selengkapnya

Tren Kasus Kekerasan Anak di Gresik Meningkat, Polres Gresik Luncurkan Program Sapo Salah

GRESIK,1minute.id – Kasus kekerasan terhadap anak di wilayah hukum Polres Gresik masih tergolong tinggi. Angkanya masih dua digit. Data Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Gresik mencatat ada 32 kasus selama Januari-Desember 2022.

Kekerasan kepada anak itu meliputi kekerasan fisik dan kekerasan seksual. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan 2021. Bagai fenomena gunung es, jumlah kekerasan kepada anak diperkirakan lebih besar lagi karena tidak semua perkara itu terungkap dipermukaan.

Kondisi tersebut membuat miris dan memprihatinkan. Untuk mencegah kekerasan terhadap anak itu, polisi melakukan blusukan ke sekolah-sekolah. Program blusukan bertujuan memberikan pembinaan dan penyuluhan tentang pelecehan seksual dan pencabulan secara verbal maupun fisik di sekolah diberi label Sapo Salah alias Satu Polisi Satu Sekolah. 

Program Sapo Salah ini, kali pertama menyasar siswa SMA Semen Gresik pada Senin, 16 Januari 2023. Sebanyak 130 siswa hadir dalam kegiatan yang mendatangkan dua narasumber yakni Kanit Binmas Polsek Kebomas Iptu Sri Maryani dan Aiptu Jemi N.S. pada kesempatan itu, Iptu Sri Maryani menyatakan, bahwa program Sapo Salah (Satu Polisi Satu Sekolah) untuk memberikan  pembinaan dan penyuluhan terkait maraknya kasus pelecehan seksual secara verbal maupun fisik. 

Tujuannya, kata Yani-panggilan-Iptu Sri Maryani, untuk membina serta mendidik para pelajar agar paham dan mengerti terkait tindakan kejahatan tersebut yang ada di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Bagi pelaku tindak kekerasan, kata Yani, bisa  berakibat berhadapan hukum. Sedangkan, bagi korban, imbuhnya, dampak tindak kejahatan pelecehan Seksual dan pencabulan di lingkungan sekolah akan merasa selalu tidak aman. “Korban merasa ketakutan dan trauma,” ujar Yani.  Pihaknya, dalam upaya pencegahan itu menyediakan layanan laporan dan pendampingan bagi korban serta dukungan sosial.

Untuk diketahui, dunia pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sedang menjadi sorotan masyarakat. Penyebabnya, dugaan kekerasan yang dilakukan oleh oknum kepala salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Tersangka berinisial AN ini menganiaya 15 siswinya. Penganiayaan di bagian belakang kepala itu membuat sejumlah siswa pingsan. 

Penyebab dugaan penganiayaan dilakukan oknum guru itu sepele. Siswa membeli makanan di luar kantin sekolah. Kini, oknum kepala sekolah itu harus meringkuk di rumah tahanan (rutan) Polres Gresik. Ia juga telah dipecat dari sekolah. (yad)

Tren Kasus Kekerasan Anak di Gresik Meningkat, Polres Gresik Luncurkan Program Sapo Salah Selengkapnya

Perbaikan Mutu dan Sarpras Pendidikan SMP Negeri 4 Gresik, Bupati  Gresik Launching 9 Buku Karya Siswa dan Gedung Teater

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 4 Gresik memiliki gedung teater. Gedung yang arsitektur mirip Istana Negara itu bernama Gedung Teater Fandi Akhmad Yani. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan gedung teater di dalam sekolah berlokasi di Jalan Proklamasi Gresik pada Senin, 16 Januari 2023.

Selain meresmikan gedung teater, Bupati Fandi Akhmad Yani juga meresmikan musala Baiturrahman dan kantin sekolah. Serta, launching 9 buku karya siswa tentang kearifan lokal. Buku antologi puisi dan cerpen. Judulnya menarik. Diantaranya, ” Pelabuhan Terakhir ; Senja Pantai Grissee dan Ukiran Kota Bandar”.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, salah satu alumni di sekolah berlokasi di Jalan Proklamasi Gresik itu. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani alumnus 2000. Kehadiran Gus Yani di SMP Negeri 4 Gresik itu seakan mengulang memori 26 tahun silam. Selama 3 tahun, mulai 1997 sampai 2000. Gus Yani masih mengenali satu per satu guru. Gus Yani pun dengan santun menyalami dan mencium tangan gurunya tersebut. 

“Saya pernah di didik sini selama 3 tahun, mulai 1997 sampai 2000,” kata Gus Yani didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto dan Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abdul Rahman usai acara peresmian kepada wartawan pada Senin, 16 Januari 2023. Gus Yani mengatakan, sekolah banyak berubah. Banyak renovasi yang telah dilakukan oleh sekolah. Ia berharap renovasi yang dilakukan oleh sekolah bisa menjadi penyemangat peserta didik untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah penggerak itu. 

“Modal mereka, kesuksesan mereka di masa depan ada. Karena intinya kita tidak bisa memilih ditakdirkan menjadi apa. Tetapi kita bisa menentukan, kita bisa menjadi apa tergantung dari kita tergantung kreativitas kita kita punya bakat yang istimewa terus kita dorong serta doa bapak dan ibu menjadi kunci kesuksesan kita,” kata Gus Yani. 

SANTUN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyalami gurunya di SMP Negeri 4 Gresik pada Senin, 16 Januari 2023 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati milenial itu mencontohkan Muhammad Amanatullah, biasa disapa, Aam. Aam juga alumnus SMP Negeri 4 Gresik 2009. Ia menjadi inspirasi anak berkebutuhan khusus. Kedua tangan dan kaki pendek. Aam yang menekuni profesi sebagai pelukis dengan kaki. Sejumlah prestasi telah diraih oleh pelukis yang tergabung dalam Association of Mouth and Foot Painting Artist (AMFPA) itu. “Mas Aam, bisa menjadi motivator dan punya harapan mempunyai galeri. Kita akan komunikasi dengan Dinas Kebudayaan (Disparekrafbudpora) dan Dinas Sosial untuk mewujudkan harapannya,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto mengapresiasi sekolah yang terus membenahi sarana dan prasarana (sarpras) sekolah. Sebab, kata Hariyanto, menuntaskan perbaikan sarpras tidak bisa dibebankan kepada pemerintah seratus persen. ” Karena APBD kita terbatas kita menggalakan program CSS,” kata Hariyanto. Sekolah menjalin sinergi dan kolaborasi dengan perusahaan. “Kalau sekolah membuat proposal tandatangan Saya tidak mendapatkan respon. Nanti akan kita mintakan tandatangan pak Bupati,” ujarnya. 

Ditempat sama, Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abdul Rahman mengatakan, guna mewujudkan tujuan pendidikan nasional serta mendukung program Bupati Gresik maka UPT SMPN 4 Gresik terus membenahi kualitas pendidikan dengan menyediakan sarana dan prasarana yang ramah anak. “Peresmian gedung teater, mushola Baiturrahman dan kantin adalah salah satu aspek guna terwujudnya cita-cita itu,” kata Arif Abdul Rahman. 

Selain itu, tambahnya, aspek pembelajaran dan kegiatan siswa juga di tingkatkan. Wujud hasil proses itu setidaknya pada tahun 2022 meraih 59 kejuaraan tingkat nasional, propinsi dan kabupaten. “Dan pada tahun 2023 siswa UPT SMPN 4 Gresik juga mampu menelorkan 9 buku karya siswa tentang kearifan lokal Gresik,” tegasnya. (yad)

Perbaikan Mutu dan Sarpras Pendidikan SMP Negeri 4 Gresik, Bupati  Gresik Launching 9 Buku Karya Siswa dan Gedung Teater Selengkapnya

TPA Ngipik Menyerupai Bukit Jadi Habitat  Burung Kuntul Mencari Makan

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 250 ton sampah di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik setiap harinya. Sampah rumah tangga yang terdiri plastik, kertas, dan lainnya telah menyerupai bukit. Bukit sampah di tengah kawasan industri di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

MENJELANG SENJA : Ratusan burung Kuntul mencari makan di bukit sampah, TPA Ngipik di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Sabtu 14 Januari 2023 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bukit sampah ini tentu mengkhawatirkan bila tidak ditangani secara serius. Bisa menimbulkan pencemaran lingkungan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik telah membangun tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) di dalam area TPA Ngipik. TPST Ngipik sudah beroperasi. Meski, kapasitas pengolahan masih belum maksimal. 

HINGGAP DAN TERBANG : Puluhan ekor burung Kuntul hinggap mencari makan kemudian terbang di TPA Ngipik di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Sabtu, 14 Januari 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Sudah (TPST) sudah beroperasi. Sebagian hasil pengelolaan telah digunakan sebagai pupuk,” kata Ngadi, seorang petugas di TPA Ngipik pada Sabtu, 14 Januari 2023.

BUKIT SAMPAH : Mobil pikap melewati “bukit” sampah di TPA Ngipik di Jalan Prof Moh Yamin, Kelurahan Ngipik, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Sabtu, 14 Januari 2023 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Keberadaan TPA Ngipik sebagai orang dianggap sebuah berkah. Mereka mengais rezeki memilah dan memilih berbagai jenis sampah. Terutama sampah kertas dan plastik. Puluhan pemulung mengais rezeki di sana. Mereka mengais rezeki bersama dengan ratusan bahkan ribuan ekor burung kuntul. Pemandangan yang menarik di tengah kekhawatiran menumpuknya sampah tersebut. (yad)

TPA Ngipik Menyerupai Bukit Jadi Habitat  Burung Kuntul Mencari Makan Selengkapnya

Gresik United Kecewa Kompetisi Liga 2 Dihentikan 

GRESIK,1minute.id –  Keputusan rapat exco PSSI yang memutuskan kompetisi Liga 2 dihentikan membuat kaget semua klub. Klub Liga 2 yang mengikuti kompetisi mengaku kecewa kompetisi tidak dilanjutkan. Gresik United, diantaranya.  

“Kalau dibilang kecewa otomatis iya, kami berharap ada solusi bagi pemangku kebijakan sepak bola di tanah air,” ujar Direktur Operasional Gresik United Thoriqi Fajrin pada Jumat, 13 Januari 2023.

Bagi manajemen Gresik United, keputusan yang diambil itu sangat berat. Hal ini karena ibarat klub sudah mengeluarkan tenaga, pikiran serta finansial. Apalagi selama kompetisi Liga 2 digelar klub sudah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. 

“Tim kami sudah onfire, Stadion Gelora Joko Samudro juga sudah dinilai melalui risk assement oleh Mabes Polri. Hasilnya, tidak mengecewakan dan layak dipakai untuk kompetisi liga 1 dan 2. Kalau dihentikan sama saja kami sudah bekerja tapi tak ada hasilnya,” kata Kaji Ricky sapaan akrab Thoriqi Fajrin.

Dihentikannya kompetisi Liga 2 berdampak juga pada pemain. Mereka yang mencari nafkah disitu otomatis harus menganggur tanpa ada kompetisi. Tidak hanya itu, perekonomian dari sepak bola dipastikan berhenti.

Mengenai 20 klub Liga 2 yang menginginkan kompetisi tidak lanjut versi Exco PSSI. Ini sangat bertentangan dengan semangat klub. Pasalnya, hampir sebagian besar home based (stadion tuan rumah) sudah dinilai, dan tentunya mengeluarkan biaya tidak sedikit karena operasional tim risk assement biayanya ditanggung oleh klub.

Kekecewaan itu tidak hanya dialami manajemen Gresik United tapi juga pemain. Mereka mengaku sangat kecewa keputusan yang dikeluarkan oleh Exco PSSI. Ini karena profesi pemain bola sangat bergantung pada kompetisi.

Ironisnya lagi, saat pertemuan owner klub Liga 2 pada 14 Desember 2022 di Hotel Sultan Jakarta. Perwakilan Gresik United yang diwakili Thoriqi Fajrin tetap menyetujui kompetisi dilanjutkan. Anehnya, saat ada persetujuan kompetisi dihentikan dirinya merasa tidak menandatangani  surat tersebut.

“Saya memang menandatangani kompetisi liga 2 tetap lanjut dengan sistem buble jika sarana dan prasarana stadion masih perlu perbaikan,” ungkap Kaji Ricky. Soal ada tandatangan kompetisi dihentikan lanjut dia, itu yang menjadi permasalahan karena sampai saat ini masih dicari siapa yang menandatangi surat itu. “Saya masih kroscek siapa yang menandatangani surat penghentian liga 2 tidak dilanjutkan,” pungkasnya. (yad)

Gresik United Kecewa Kompetisi Liga 2 Dihentikan  Selengkapnya

Sosok Ibu Sangat Istimewa dan Mulia,  Wabup Gresik :  Ikhlas, Pahala Melebihi Laki-laki

GRESIK,1minute.id – “Pendidikan seorang anak dan keharmonisan keluarga berawal dari seorang ibu, maka kemuliaan inilah yang menjadikan pahala kita lebih banyak dibanding laki-laki. Akan tetapi, untuk mencapai kemuliaan itu, maka kita seorang ibu juga dituntut untuk selalu ikhlas dalam menjalaninya,” tutur Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah mengawali sambutan dalam Tahlil Akbar dan Peringatan Hari Ibu di Masjid Jama’atul Ikhwan, Kelurahab Kemuteran, Gresik pada Minggu, 8 Januari 2023.

Penyelenggara acara itu adalah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Gresik. Acara itu dihadiri seluruh PAC Muslimat NU dan Pimpinan Ranting (PR) Muslimat NU Kemuteran, Gresik. Bu Min melanjutkan, untuk menjadi seorang ibu yang ikhlas dibutuhkan sebuah komitmen yang serius. Tidak mudah terpengaruh dengan emosi, menjadi hal yang penting untuk diperhatikan.

“Jangan sampai jadi ibu yang durhaka pada anaknya, seperti kasus ibu yang merebut menantu tempo hari. Itu perbuatan yang sangat tercela, lebih-lebih bagi seorang ibu,” Bu Min yang juga Ketua Bu Nyai Gresik itu.

Maka, Bu Min mengharapkan, dengan diperingatinya Hari Ibu, menjadi sebuah motivasi dan pengingat kepada seluruh anggota Muslimat NU untuk menjadi wantita yang berkualitas. Baik di bidang rohani, sosial, kesehatan, dan perekonomian.

“Maka saya dan pak bupati juga terus membantu perkembangan Muslimat NU di Gresik. Seperti usulan penyediaan lahan kantor, jaminan kesehatan menggunakan Universal Health Coverage (UHC), dan dukungan kepada UMKM lewat Bank Gresik,” ujarnya.

Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Gresik Hj. Aliyah Ghozali menambahkan dirinya bersama seluruh Muslimat NU se-Kabupaten Gresik, akan kompak berupaya melakukan berbagai macam peningkatan. “Disamping kita terus memperbanyak anggota, kita juga akan meningkatkan kualitas pendidikannya, agamanya, kesehatannya, dan yang lain sehingga kita dapat menjadi menjadi organisasi perempuan NU yang berkualitas.” ujarnya.

Sebagai bentuk penghargaan, Bu Min bersama Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Gresik Dewi Misturoh, memberikan hadiah kepada beberapa sesepuh PAC Muslimat NU Kecamatan Gresik. Hadiah tersebut diberikan atas loyalitas menjadi anggota Muslimat NU Gresik selama bertahun-tahun. (yad)

Sosok Ibu Sangat Istimewa dan Mulia,  Wabup Gresik :  Ikhlas, Pahala Melebihi Laki-laki Selengkapnya

Fubamio Dimulai, Wabup Gresik ; Bermain Fair Play , Semoga Muncul Talenta-talenta Muda baru

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membuka Turnamen Futsal Basket SMA Muhammadiyah 10 (SMAMIO) Gresik pada Sabtu, 7 Januari 2023. Turnamen Futsal Basket ke-6 ini digelar di lapangan indoor, Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. 

Turnamen mengusung tema Play With Passion, Spirit To Be Champion”, Fubamio ini berlangsung selama lebih sebulan. Yakni, 7 Januari sampai 15 Februari 2023 diikuti 

80 tim dari SMP dan SMA Negeri/Swasta se-Jawa Timur.  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap Fubamio ini bisa muncul talenta-talenta baru di bidang olahraga di Kabupaten Gresik.

“Saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara yang luar biasa ini, utamanya dalam pencarian anak-anak kita yang punya skill dalam futsal dan basket,” ujar Bu Min, sapaan Wabup Aminatun Habibah mengawali sambutannya.

Wakil Bupati pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik juga menyapa peserta turnamen itu. Ia pun berpesan kepada seluruh peserta dan official yang bertanding untuk tetap menjunjung fsir play. Menjaga sportivitas, sehingga tercipta pertandingan yang kompetitif dan membangun.

“Semua yang datang hari ini adalah juara. Dan semoga lewat turnamen-turnamen seperti ini, bisa muncul atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama Jawa Timur dalam kancah olahraga,” pungkasnya.

Fubamio merupakan kegiatan tahunan yang digelar oleh SMA Muhammadiyah 10 GKB Gresik. Namun, lantaran pandemi Covid-19 gelaran turnamen rutin ini terpaksa terhenti 2 tahun. Kali terterakhir digelar pada 2020. Tahun ini, Fubamio ke-6 peserta membludak. Sebanyak 80 tim dari SMP dan SMA negeri/swasta se-Jawa Timur.

Pembukaan turnamen ini dihadiri Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik Dodik Priyambada, Kepala Disparekrafbudpora Gresik Syaifudin Ghozali, serta Ketua Umum Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbassi)  Gresik Erry Bramasto, dan Ketua PSSI  Gresik Rofiqi. (yad)

Fubamio Dimulai, Wabup Gresik ; Bermain Fair Play , Semoga Muncul Talenta-talenta Muda baru Selengkapnya

Dua Siswa Bawean Raih Penghargaan Pelajar Terpercaya Diri Nasional

GRESIK,1minute.id – Dua siswi asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik mendapatkan penghargaan sebagai Pelajar Terpercaya Diri dalam Jambore Pelajar Teladan Bangsa IX 2022 di Jakarta. Mendengar hal tersebut, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengundang mereka berdua ke kantornya pada Kamis, 5 Januari 2023.

Dua siswi tersebut adalah, Dwi Kurniawati, 17,  dan Eka Laila Wahyuni, 17. Keduanya siswi Madrasah Aliyah (MA) Umar Mas’ud, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik. 

Sebelumnya mereka berdua telah mengikuti Jambore selama empat hari, pada 27 – 30 Desember 2022. Bertemakan “Pelajar dan Peran Aktif Pencegahan Kekerasan di Era Digital”, agenda ini diikuti 100 peserta dari 59 kota/kabupaten se Indonesia.

Atas prestasi yang ditorehkan, Bu Min, sapaan akrab, memberikan apresiasi berupa uang pembinaan yang diberikan secara langsung. Bu Min juga mengharapkan, agar mereka berdua menjadi contoh untuk para pelajar di Gresik. Terutama dalam bidang pengembangan diri sehingga dapat berprestasi dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan akan banyak pelajar yang berprestasi seperti kedua adik-adik ini. Tidak hanya di bidang ini (pencegahan kekerasan era digital), tapi juga di bidang yang lain. Yang penting kita memiliki keinginan untuk maju dan berkembang untuk berprestasi kedepannya,” ujar Bu Min.

Dwi Kurniawati juga mengatakan, sebelumnya dia dan temannya merasa cukup minder ketika tiba di Jakarta. Mereka menganggap pelajar di sana memiliki keunggulan dalam ilmu dan pengalaman.

“Meskipun kami berasal dari kepulauan yang jauh, tapi kami juga bertekad untuk selalu percaya diri sehingga bisa mendapatkan ilmu yang sama dan bisa berprestasi di kancah nasional,” ucap Dwi. Mereka juga berkata akan berusaha menciptakan lingkungan belajar yang bagus di Bawean. Sehingga, para pelajar di sana bisa mendapatkan ilmu yang tidak kalah dengan pelajar di luar pulau. (yad)

Dua Siswa Bawean Raih Penghargaan Pelajar Terpercaya Diri Nasional Selengkapnya

Aktivis Lingkungan Punguti Sampah di Pesisir Pantai Labuhan Bawean 

GRESIK,1minute.id – Ratusan aktivis dari berbagai sekolah, pramuka, instansi pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) peduli lingkungan di Pulau Bawean melakukan aksi sosial pada Kamis, 5 Januari 2023.  Bakti sosial dengan memungut sampah yang “terdampar” di sepanjang pesisir Dusun Labuhan, Desa Tanjung Ori, Kecamatan Tambak. 

Tumpukan sampah itu memanjang hingga 500 meter di pesisir jalan lingkar Bawean itu. Bakti Sosial memungut sampah di dekat bandara Harun Thohir itu melibatkan organisasi kepanduan, Pramuka Penegak dari Madrasah Aliyah (MA) MIDA Kepuh Teluk ; MA Miftahul Ulum, Sukaoneng ; SMP/SMA Islamiyah ; SMP Negeri 1 Tambak dan PKPPS PENABER. Mereka berkolaborasi dengan organisadi perangkat daerah dan pemerintah desa setempat, Koramil dan kepolisian setempat. Serta aktivis Perkumpulan Konservasi Bawean. 

Bakti Sosial dimulai pukul 08.00 WIB. Puluhan siswa telah berkumpul di pesisir Dusun Labuhan yang memiliki pemandangan alam yang bagus itu. Mereka membawa sejumlah perlengkapan untuk memungut sampah yang sebagai besar adalah sampah plastik itu.

Ketua Harian Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Tambak Hasanuddin mengapresiasi antusiasme aktivis lingkungan membersihkan pesisir pantai Labuhan ini. “Kegiatan ini (bersih-bersih pantai) akan kami agenda secara rutin. Mungkin sebulan sekali,” kata Hasanuddin. 

Sementara itu, perwakilan Perkumpulan Konservasi Bawean Yusra menambahkan,  kegiatan bersih pantai ini, bagian kepedulian bersama dan untuk  mengurangi potensi pencemaran pesisir pantai dan laut, serta menjaga keseimbangan ekosistem pesisir pantai.

“Menjaga kelestarian pesisir pantai Pulau Bawean yang memiliki potensi cukup besar ini, merupakan ruang hidup masyarakat, baik wisata pantai maupun pemanfaatan sumberdaya pesisirnya,” ujarnya. 

Menurut Yusra, tumpukan sampah di pesisir Pantai Labuhan itu adalah akibat dari kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan di lautan. Karena saat ini, cuaca ekstrim, ombak tinggi dan angin kencang membuat sampah itu hanyut dan menumpuk di sepanjang pesisir pantai Labuhan ini. (yad)

Aktivis Lingkungan Punguti Sampah di Pesisir Pantai Labuhan Bawean  Selengkapnya