Warga Gulomantung Tolak Pabrik Baru, Khawatir Polusi

GRESIK,1minute.id – Rencana pembangunan pabrik PT Indo Metal Recycle di Kelurahan Gulomantung, Kecamatan Kebomss, Gresik ditolak warga setempat. Penolakan warga terungkap dalam sosialisasi digelar pendapa kelurahan setempat pada Selasa, 6 April 2021.

Sosialisasi dihadiri Kapolsek Kebomas Kompol Yulianto, Danramil Kebomas Kapt Inf Pariono Sekretaris Kecamatan Kebomas Zainal Arifin dan Lurah Segoromadu Wiwit Indahyat serta tiga orang perwakilan perusahaan.

Dalam pertemuan itu, perwakilan perusahaan Rico Septiantono menegaskan perusahaan membeli aset dan bangunan perusahaan yang telah pailit. Rencananya akan kita gunakan proses produksi.

“Pabrik produksi logam dasar, tapi bukan besi. Tapi, pabrik peleburan kuningan dan perunggu,” ujar Rico didampingi manajer teknik PT Indo Metal Recycle Fathur Rohman. Pabrik peleburan kuningan dan tembaga, tambahnya, untuk pengembangan industri yang sudah berdiri di Pasuruan dan Nganjuk.

Pabrik sudah beroperasi selama 3 tahun. Bahkan hasil produknya sudah ekspor. “Selama ini aman-aman saja. Tidak ada polusi,”tegasnya. Sebab, kata Rico, pabrik yang akan berdiri ini menggunakan teknologi yang canggih. “Bagi manajemen semakin banyak waste akan semakin merugi,”tegas Rico.

Sementara itu,  Fuad, menegaskan masyarakat menolak pendirian pabrik baru itu. Sebab, warga khawatir operasional pabrik peleburan tembaga dan kuningan itu berpotensi memimbulkan persoalan lingkungan. “Polusi udara, suara dan air. “Tidak ada pabrik yang tidak memimbulkan polusi,”ujar Fuad.

Apalagi, pabrik peleburan tembaga dan kuningan itu berdiri di tengah-tengah permukiman warga. Ada sekitar seribu jiwa. “Sudah cukup polusi yang di hirup warga dari berdiri pabrik yang sudah ada selama ini. Kami menolak pendirian pabrik baru,”tegasnya.

Pabrik yang berjumlah puluhan disini sudah beroperasi puluhan tahun. Masyarakat seakan tidak pernah menikmati dari operasional pabrik tersebut. “Hanya menikmati polusi,”tegas Fuad.
Karena itulah, masyarakat menolak berdirinya pabrik baru itu. Apalagi, ada indikasi manajemen perusahaan tidak memiliki ikhtikad baik. Tidak pernah kulo nuwun

PT Indo Metal Recycle bakal berdiri bekas PT Bukit Baja Anugerah. Pabrik ini pailit sekitar Desember 2012. Pabrik itu kemudian pailit. Aset kemudian dibeli PT Indo Metal Recycle. Perusahaan anyar ini masih belum memiliki izin pemerintah. (yad)

Warga Gulomantung Tolak Pabrik Baru, Khawatir Polusi Selengkapnya

Hore…Pemkab Izinkan PTM Dimulai 19 April

GRESIK,1minute.id – Hore…! Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik akhirnya memberikan izin pembelajaran tatap muka (PTM) di gelar di Gresik. Izin PTM diberikan setelah melakukan pengkajian perkembangan wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19) menunjukkan tren mereda.

Status Kota Santri yang semula masuk zona merah berubah menjadi zona kuning. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, hasil rapat koordinasi dengan Satgas Covid-19, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama (Kemenag) Gresik , Komisi IV DPRD Gresik di Ruang Graita Eka Praja lantai II Kantor Bupati semua sepakat dan menyetujui PTM bisa dilakukan di Gresik.

“Alhamdulillah semua menyetujui PTM diberlakukan,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah usai rakor pada Senin, 5 April 2021.

Bu Min menambahkan, berdasarkan hasil rapat, PTM disetujui digelar pada Senin, 19 April 2021 mendatang. “Secara prinsip, 98 sekolah di Gresik sudah siap,”kata Wabup perempuan pertama di Gresik itu.

Meski demikian, Bu Min mengingatkan PTM nanti lembaga pendidikan harus memenuhi syarat dan ketentuan sesuai Perbup 50/2020.
“Secara teknis, Dispendik dan Kemenag serta Satgas Covid-19 kecamatan yang mempersiapkan semuanya,”katanya.

“Terutama berapa sekolah yang siap melaksanakan PTM di masing-masing kecamatan,”sambungnya. Demi kelancaran PTM, kata Bu Min, nantinya akan melibatkan Dinas Kesehatan dan Polres Gresik untuk mengawasi protokol kesehatan (prokes). “Supaya PTM berjalan sesuai yang diharapkan,”pungkas Wabup perempuan pertama di Gresik tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dispendik Gresik Nur Maslichah mengatakan, sinyal lampu hijau tentu menggembirakan. “PTM akan dimulai 19 April 2021. Untuk detailnya kami masih harus berkoordinasi dengan sekolah,”ujarnya. (yad)

Hore…Pemkab Izinkan PTM Dimulai 19 April Selengkapnya

Kapolres dan Dandim Pimpinan Pengamanan, Paskah Aman dan Khidmat

GRESIK, 1minute.id – Minggu Paskah berjalan aman di Gresik. Pengamanan yang ketat membuat umat kristiani merasa nyaman saat beribadat. Misa Paskah berlangsung khidmat. Jemaat merasa aman dan nyaman menjalankan ritual Paskah karena TNI, Polri dan Pol PP melakukan pengamanan.

Pengamanan dan patroli di sekitar gereja maupun tempat ibadat yang tersebar di Gresik. 
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto yang memimpin langsung pengamanan perayaan Minggu Paskah ini.

AKBP Arief Fitrianto mengatakan pengamanan dilakukan di seluruh Gereja yang ada di Kota Gresik dengan tujuan yaitu mewujudkan rasa nyaman dan aman kepada umat nasrani yang sedang melaksanakan ibadah Paskah.

“Untuk antisipasi perayaan Paskah di gereja maupun rumah Ibadat merupakan kewajiban Polri sebagai pengayom dan pelindung masyarakat serta penegakan hukum, dengan langkah-langkah pencegahan dan meningkatkan kewaspadaan pada titik- titik rawan gangguan kamtibmas, tentunya selalu koordinasi dalam setiap kegiatan,”ungkap alumnus Akpol 2001 ini.

Kapolres Arief Fitrianto menambahkan, pengamanan Paskah ini dari jajaran Polres Gresik sebanyak 346 personel, ditambah dengan personel dari TNI dan Satpol PP. 

“Ratusan personel itu kami tempatkan di seluruh gereja dan tempat ibadat. Ada 36 gereja dan rumah ibadat,”terang AKBP Arief Fitrianto. Sesuai standar operasional prosedur pengamanan, jelas mantan Kapolres Ponorogo itu, satu jam sebelum pelaksanaan misa dilakukan sterilisasi.

Kemudian, melakukan himbauan kepada pengurus dan jemaat untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Alhamdulillah rangkaian peringatan Paskah di Gresik berlangsung aman. Semoga bisa menambah kepercayaan warga masyarakat kepada aparatur negara tepatnya Polri dan TNI dalam memberikan rasa aman terhadap umat beragama,”harap alumnus Akpol 2001. (yad)

Kapolres dan Dandim Pimpinan Pengamanan, Paskah Aman dan Khidmat Selengkapnya

Ini 5 Fakta Mencengangkan tentang Siput


SEBUAH penelitian menyebutkan jika kamu memindahkan sejauh 20 meter dari kebun, mereka tidak kembali. Tapi, banyak orang yang menggunakan kimiawi. Terlepas dari semua itu, ada 5 fakta tentang siput. Simak yuk.

1. Hewan yang bisa berumur 25 tahun

Umur siput bergantung jenis spesies dan habitat tempat tinggalnya. Beberapa berumur 5 tahun. Ada yang bisa hidup 25 tahun

2. Siput punya 14 ribu gigi lho

Terbayang ngak, siput memiliki 14 ribu gigi. Gigi itu digunakan untuk mengerat serta memotong makanan. Andai siput sakit gigi, bayangkan sendiri bagaimana repotnya dokter merawatnya.
Mengutip idntimes.com gigi- gigi tersebut teratur secara baris-berbaris dalam bentuk radula.

Radula umumnya memiliki 120 baris dengan kumpulan 100 gigi masing-masingnya, untuk yang giginya berjumlah 12 ribu. Beberapa spesies bahkan memiliki 20 ribu gigi. Peletakan gigi dan bentuknya bervariasi tiap tipenya.


3. Siput binatang selaw

Siput memiliki lendir membuatnya bisa bergerak lebih cepat. Bukan rahasia bahwa siput adalah salah satu hewan terlambat di dunia. Mereka biasanya bergerak dalam kecepatan yang stabil tapi bisa mencapai kecepatan sekitar 46 m/jam atau sekitar 1,3 cm/detik.

SELEW : Siput, hewan pengerat tanaman ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id )

4. Daya penciuman sangat kuat

Siput nyaris tidak memiliki mata. Juga tidak punya indera pendengeran. Tapi, siput yang selaw itu memiliki daya cium makanan hingga beberapa meter. Daya ciumnya tajam untuk hewan seukuran itu.

5. Hama pertanian, gimana ya cara memusnahkannya 

Ada fakta unik tentang siput di Florida dalam pembasmian siput besar sebagai hama, yaitu dengan menggunakan bantuan anjing labrador. Sebanyak 128 ribu siput tertangkap dalam program tersebut. Menurut Richard Gaskalla, kepala industri pertanian dalam Florida Agriculture Department, Labrador sangat jago dalam berburu siput Afrika raksasa. (yad)

Ini 5 Fakta Mencengangkan tentang Siput Selengkapnya

Tradisi Padusan, Berkah bagi Penjual Bunga dan Jasa Potong Rumput


GRESIK,1minute.id –  Sejumlah makam islam mulai ramai peziarah. Makam Islam Tlogopojok, diantaranya. Kesibukan mulai terlihat di makam islam terluas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sejak Jumat lalu, 2 April 2021.

Peziarah semakin ramsi diperkirakan menjelang H-1 bulan suci, Ramadan. Ratusan bahkan ribuan orang akan melakukan ziarah ke makam leluhur dan orang-orang yang dicintai telah menghadap sang Khaliq.

Tahun lalu, ketika pagebluk coronavirus disease 2019 mengganas, makam islam Tlogopojok di Jalan Gubernur Suryo, Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan/kabupaten Gresik ini ditutup. Lockdown untuk antisipasi penyebaran virus berasal dari Wuhan, Tiongkok itu. Sehingga, tradisi Padusan – ada nyebut -Nyadran tidak bisa dilakukan masyarakat.

Tahun ini, perkembangan covid-19 meredah bahkan Gresik telah berubah status dari zona merah menjadi zona kuning.  Berubahan status menjadi kuning itu memungkinkan masyarakat bisa melaksanakan tradisi Padusan.

Membersihkan, berdoa untuk leluhur, atau orang dikasihi telah mendahului menghadap sang Khaliq. Makam islam Tlogopojok seakan tidak pernah sepi hingga H-1 bulan suci Ramadan.

Banyaknya peziarah ini menjadi berkah bagi penjual bunga dan profesi tukang babat rumput. Hukum ekonomi, semakin banyak pembeli , dan stok barang menipis harga bunga untuk nyekar ke makam terkerek naik. “Bunga kenongo (kenanga) mulai telat,”ungkap Kholifah, penjual bunga di simpang empat Pasar Gresik pada Minggu, 4 April 2021.

TUKANG POTONG RUMPUT : Hanafi sejak kelas V SD hingga memilki satu anal menjadi petugas potong rumput freelance di pemakaman islam Tlogopojok, Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Hanafi, jasa pemotong rumput di makam Islam Tlogopojok mengatakan, peziarah ke makam untuk padusan mulai banyak. “Sejak Jumat sudah banyak orang padusan,”ujar Hanafi. Kondisi pemakaman yang rimbun tanaman rumput membuat mayoritas peziarah memilih jasa mbabati rumput. “Saya sejak kelas V SD sampai punya 1 anak disini,”ujar pemuda 30 tahun itu.

Hanafi enggan membeber penghasilannya dari jasa mbabati tanaman di makam Islam Tlogopojok itu. “Ramainya paling-paling setahun sekali,”dalih duda satu anak itu.

Dalam pantauan 1minute.id , suasana padusan terlihat hampir di sejumlah pemakaman di Gresik. Makam Sumur Songo, diantaranya. Di pemakaman berlokasi di Jalan Panglima Sudirman, Gresik juga ramai peziarah.

Namun, area pemakan Sumur Songo lebih tertata bagus dibandingkan pemakaman Tlogopojok.
Akses jalan baik dan nyaris tidak terlihat tanaman tumbuh liar menutupi nisan kuburan.

Padusan berasal dari kata adus yang berarti mandi. Padusan merupakan tradisi masyarakat Jawa untuk menyucikan diri, membersihkan jiwa dan raga, dalam menyambut datangnya bulan suci. (yad)

Tradisi Padusan, Berkah bagi Penjual Bunga dan Jasa Potong Rumput Selengkapnya

Optimistis Harumkan Nama Gresik di Kejurprov Sepatu Roda

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 38 atlet sepatu roda Gresik terlihat semringah pada Jumat, 2 April 2021. Mereka senang karena bisa bertemu dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di pendapa rumah dinas di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik.

Bahkan, Bupati Fandi Akhmad Yani memberangkatkan puluhan atlet yang bakal mengingikuti uji tanding kejuaraan provinsi (Kejurprov) sepatu roda di Lumajang pada Sabtu dan Minggu, 3-4 April 2021.

Anak-anak belasan tahun ini anggota Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porporosi) Gresik. Putrisia Mutiara Sakti, salah satu atlet sepatu roda berprestasi di Kota Santri. Dia siswa UPT SDN 7 Gresik. Bocah kelahiran 22 Mei 2008 ini sarat prestasi.

Kali terakhir, Putri menyabet juara pertama kejurnas di Bekasi. Perhatian pemerintah membuat mental atlet semakin bergelora. Mereka optimistis bisa mengharumkan nama Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berpesan kepada para atlet agar tetap menjaga nama baik daerah serta berprestasi mendapatkan juara. “Semoga pada kontestasi di Lumajang nanti kalian dapat meraih prestasi setinggi-tingginya,”harap Gus Yani-panggilan akrab-Fandi Akhmad Yani.

Dikatakan Gus Yani, pemerintah daerah akan membantu sepenuhnya pembinaan olah raga di Gresik, termasuk cabor sepatu roda. “Kami sangat komitmen untuk membina dan memajukan olah raga Gresik menuju perubahan yang lebih baik,” imbuh bupati milenial itu.

Sebelum melepas rombongan atlet, Gus Yani juga memberi bekal sejumlah uang kepada para atlet melalui Ketua Umum Pengcab Porserosi Gresik Kapten Arh Sali. Kemudian bekal tersebut diserahkan ke ketua klub sepatu roda yang mengikuti ajang uji tanding di Lumajang.

Pada ajang laga sepatu roda di Lumajang kali ini Gresik mengirim 38 atlet. Mereka akan bertanding di kelas pemula, standart dan speed. Sebagai bentuk kehormatan, atlet sepatu roda Gresik yang akan mengikuti tanding Kejurprov di Lumajang diberangkatkan Gus Yani. (yad) 

Optimistis Harumkan Nama Gresik di Kejurprov Sepatu Roda Selengkapnya

Kerahkan 346 Personil, Misa Jumat Agung Khidmat


GRESIK,1minute.id – Ratusan personil TNI, Polri dan Pol PP dikerahkan untuk melakukan pengamanan perayaan ibadat Misa Jumat Agung pada Jumat, 2 April 2021. 

Pengamanan ketat itu dilakukan untuk memberikan perasaan aman dan nyaman bagi umat kristiani di Gresik ketika melakukan ibadat di gereja atau tempat ibadat memperingati Wafatnya Isa al Masih

Ibadat Jumat Agung merenungkan dan memperingati misteri sengsara dan wafatnya Yesus disalib demi menebus dosa umat manusia berlangsung khidmat.

Sebelum umat Kristiani beribadat, polisi melakukan sterilisasi gereja. Sterilisasi dilakukan untuk memastikan tidak ada barang berbahaya di tempat ibadat umat kristiani itu. Pengamanan gereja ini dipimpin Kabag Ops Polres Gresik Kompol Zainal Arifin.

Sterilisasi adalah standar operasional prosedur (SOP). Peringatan Jumat Agung ini petugas keamanan gereja bersama aparat keamanan melakukan pemeriksaan barang bawaan jemaat. Selain itu, petugas juga mewanti-wanti untuk menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan karena pandemi belum berakhir. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kabag Ops Kompol Zainal Arifin  mengatakan pengamanan gereja maupun rumah Ibadah sebagai upaya Polri dalam pencegahan dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Caranya, menyiapkan pengamanan pada titik – titik rawan gangguan kamtibmas, melakukan koordinasi dengan pengurus gereja dalam setiap kegiatan ibadat untuk pengamanan dan meningkatkan deteksi dini.
“Kami menerjunkan sebanyak 346 personil kegiatan ibadat baik di gereja maupun rumah ibadat pada pagi ini,”kata Kompol Zainal Arifin. (yad)

Kerahkan 346 Personil, Misa Jumat Agung Khidmat Selengkapnya

Pemkab Gresik Serius Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka

GRESIK,1minute.id – Rencana Pembelajaran tatap muka terus dimatangkan. Rencananya, Wakil Bupati Gresik Aminatun akan bertemu dengan semua stakeholder untuk membahas rencana pembelajaran tatap muka (PTM) pada Senin nanti, 5 April 2021.

Pembelajaran tatap muka mulai serius dibahas, seiring perkembangan coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik menunjukkan tren berkurang. Gresik yang semula zona merah kini masuk zona kuning. 

Selain itu, sudah ada Keputusan Bersama tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19. Dalam panduan PTM antara lain, jarak antarsiswa dalam kelas 1,5 meter, maksimal 18 siswa dalam kelas atau 50 persen dari kapasitas kelas.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Nadiem Anwar Makarim membebas sekolah untuk memecahan rombel di kelas. Bisa dua kali atau tiga rombel.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Pemkab terus mematangkan rencana PTM. “Senin depan , Bu Min akan melakukan pertemuan membahas PTM,”kata Gus Yani dan dibenarkan Aminatun Habibah pada Kamis, 1 April 2021. “Kita akan fokus pendidikan dulu,”kata Gus Yani. (yad)

Pemkab Gresik Serius Persiapkan Pembelajaran Tatap Muka Selengkapnya

Melongok Aktivitas Parasandi Gresik, Pontensi PAD yang Belum Tergarap

GRESIK,1minute.id – Sejumlah pekerja sedang memperbaiki kapal. Suara mesin las dan “gempuran” palu menimbulkan suara dok.. dok.. dok saling bersahutan. 

Air laut di kawasan pesisir Kelurahan Pekelingan,  Kecamatan/Kabupaten Gresik sedang pasang. Masiadi, 51, Suratno, 41, pekerja doking tradisional itu bisa melakukan aktivitas perbaikan kapal. Karena pekerjaan di bagian dak kapal. 

“Kalau pekerjaan bagian bawah, ya menunggu air surut,”Suratno pada Rabu, 31 Maret 2021. Doking kapal dan perahu di kawasan pesisir Pekelingan, Kroman dan Lumpur, Kecamatan Gresik ini sudah bertahun-tahun.Bahkan, turun temurun. 

Mereka berkerja mandiri. Tanpa sertifikat keahlian. Pemasaran juga dilakukan secara getok-tular atau dari mulut ke mulut. “Selama ini, pekerjaan tidak pernah ada komplain dari pemilik kapal atau perahu,”imbuhnya.

Kondisi pesisir Pekelingan, Kecamatan Gresik terlihat kumuh. Padahal penataan pesisir berpotensi menambah PAD Gresik (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Pembina persatuan penyelam tradisional pelestari kawasan pantai (Parasandi) Andi Sarjono Sucipto mengatakan sarana dan prasarana (sarpras) konvensional menjadikan pekerjaan doking tidak bisa selesai tetap waktu. “Karena bergantung pasang surut air laut,”kata Andi.

Akibatnya, antrian perbaikkan kapal atau perahu cukup panjang. Andi memimpikan ada doking terapung. Akan tetapi, investasinya cukup besar. “Satu peralatan doking terapung sederhana berkisar Rp 300 – 400 jutaan,”katanya.
Bila peralatan itu sudah teralisasi, waktu penyelesaian pekerjaan bisa sesuai sekedul.

“Penataan kawasan pantai akan bisa lebih maksimal,”ujar Andi. Selain, keahlian perbaikan kapal dan perahu, anggota Parasadi berjumlah 60-an memiliki banyak keahlian. Antara lain, nyelam tradisional.

Keahlian mereka menyelam dengan peralatan tradisional sudah banyak diakui. “Meski mereka belum memiliki serifikasi penyelam,”ungkapnya.

Kajur Perkapalan UMG Ali Yusa bersama anggota Parasandi di pesisir Pekelingan, Gresik pada Rabu, 31 Maret 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Terpisah, Kepala jurusan perkapalan fakultas teknik industri Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Ali Yusa mengatakan kawasan pesisir laut Gresik bila digarap serius berpotensi mendapatkan pendapatan asli daerah (PAD) Gresik sekitar Rp 1,5 miliar. 

“Selain PAD, perdayaan masyarakat dengan menciptakan lapangan kerja,”katanya. Yusa mencontohkan, ojek laut. Ada puluhan perahu nelayan yang selama ini melayani kebutuhan anak buah kapal atau masyarakat.

“Mereka melakukan antarjemput awak kapal. Suplai kebutuhan air bersih untuk awak kapal. Juga, bisa antarmasyarakat susur laut,”katanya.
Akan tetapi, kata Yusa, banyak perahu nelayan yang belum memiliki Pas kecil dan SKK 30.

“Pas kecil seperti STNK. Sedangkan, SKK 30 fungsinya seperti SIM (surat izin mengemudi),”kata pria yang gemar memelihara jenggot itu. Dia menegaskan, sebenarnya banyak sisi maritim yang bisa di tata. Caranya, sinergitas antara akademi, pemerintah dan masyarakat. (yad)

Melongok Aktivitas Parasandi Gresik, Pontensi PAD yang Belum Tergarap Selengkapnya

Simulasi PTM di SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik Lancar Dihadiri Ketua Bhayangkari Jatim

GRESIK,1minute.id – SimulasI pembelajaran tatap muka dilakukan SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik. Simulasi disaksikan langsung Ketua Bhayangkari Jatim Ny Ulli Nico Afinta pada Selasa, 30 Maret 2021.

Dalam sosialisasi siswa sekolah luar biasa berlokasi di Jalan Randuagung, Kompleks Perumahan Randuagung, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik itu wajib melewati bilik sanitizer, cuci tangan, memakai masker dan melepas sepatu untuk ganti sandal yang disediakan oleh sekolah dalam naungan Bhayangkari Polres Gresik itu.

Setelah itu, siswa masuk ke kelas. Jumlah siswa dalam satu kelas ada dua hingga empat siswa. Selain, kegiatan belajar mengajar, siswa juga mengikuti belajar mengaji di musala dalam kompleks SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik itu.

Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Jatim Ully Nico Afinta dan Ketua Bhayangkari Gresik Ny Inanda Arief Fitrianto dalam simulasi PTM di SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik pada Selasa, 30 Maret 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Simulasi PTM ini dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Ny Inanda Arief Fitrianto, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani.

Sehari sebelumnya, Senin 29 Maret 2021, Ketua Bhayangkari Cabang Gresik Inanda Arief Fitrianto mengatakan sejumlah persiapan sudah dilakukan untuk menyambut PTM di lembaga pendidikan yang dinaunginya itu.

Nantinya, proses pembelajaran akan mendapatkan pengawasan dan pengawalan, serta memfasilitasi pengobatan bagi tenaga pendidik dan peserta didik yang terdampak Covid-19. “Kami juga membentuk Tim Satgas Covid-19 sekolah,”ujarnya pada Senin, 29 Maret 2021.

Protokol kesehatan ditrerapkan ketat, mulai dari memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Melewati bilik sterilisasi dan membawa peralatan ibadah pribadi. Dan sejumlah standar operasional prosedur (SOP) lainnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Ketua Ketua Bhayangkari Gresik Inanda Arief Fitrianto dengan siswa SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik sedang mengaji di TPQ sekolah pada Selasa, 30 Maret 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menambahkan persiapan pembukaan sekolah tatap muka SLB Kemala Bhayangkari 2 di Aula Mapolres Gresik. Bersama Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Pasiter Kodim 0817/Gresik, Kapten Inf Siari beberapa kesiapan protokol kesehatan dipaparkan.

“Kami melaporkan kesiapan protokol kesehatan pembelajaran tatap muka kepada Bupati. Namun pelaksanaan dimulai kapan menunggu satgas covid. Kami hanya memaparkan kesiapan, bahwa kami sudah siap,” ucapnya.

Alumnus Akpol 2001 ini menerangkan sudah ada surat persetujan pelaksanaan PTM. Mulai dari guru, wali murid, SOP telah disiapkan. Mulai dari tempat mencuci tangan, thermo gun dan protokol kesehatan lainnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, sebelum pelaksanaan PTM, akan dilaksanakan simulasi terlebih dahulu. “Simulasi persiapan pembelajaran tatap muka, diawali oleh SLB Kemala Bhayangkari 2, mudah-mudahan besok itu persiapan lancar. Besok simulasi di SLB, berikutnya di  sekolah-sekolah yang lain,” paparnya.

Gus Yani sapaan akrabnya menjelaskan, perkembangan pelaksanaan PTM di Gresik memang terus dikebut. Terbaru Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Jawa Timur sudah bertemu dengan Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah.

“Mudah-mudahan bulan Juni sudah bisa, tetapi bulan Juni itu paling lama. Awal tahun ajaran baru,”katanya. (*)

Simulasi PTM di SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik Lancar Dihadiri Ketua Bhayangkari Jatim Selengkapnya