Azzahra, 7 Tahun, Qoriah Tuna Netra Hafiz Hampir 10 Juz, Suara Emasnya Seakan Bisa Menghipnotis Ribuan Anak Yatim Hingga Gubernur Khofifah 

GRESIK,1minute.id – Suara Affreda Kharismah Azzahra sangat merdu. Ribuan pasang mata yang memenuhi lapangan Indoor Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pun senyap. Mereka seakan terhipnotis lantunan ayat suci yang dibacakan oleh bocah perempuan berusia 7 tahun itu. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta undangan lainnya yang menghadiri Safari Ramadan bertajuk Baznas Berbagi Ceria “Santunan dan Pemberian Paket Tas Sekolah bagi 1000 Yatim” terlihat khusus. Mereka nyemak lantunan ayat demi ayat suci bocah tuna netra itu. 

CERIA : Azzahra terlihat begitu bahagia bersama kedua orang tuanya, Solikhin dan Sri Wahyuni di Gedung WEP pada Minggu, 26 Maret 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Siapa Affreda Kharismah Azzahra ? Azzahra adalah anak keempat pasangan suami-istri, Solikhin, 44 dan Sri Wahyuni. Mereka tinggal di Tanjungsari, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. 

“Ini anak keempat yang hidup. Anak pertama, kedua dan ketiga meninggal,” kata SolikhPin kepada 1minute.id dengan suara lirih disela mengikuti Baznas Berbagi Ceria di Gedung WEP Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Minggu, 26 Maret 2023.

Azzahra terlihat manja. Solikhin memangku Azzahra yang duduk bersila beralaskan karpet merah di gedung arsitektur mirip keong itu. Sesekali lelaki yang kerja serabutan mengelus kepada dan mencium kepala anaknya dengan penuh kasih sayang. Azzahra pun tersenyum. “Dia ini anak ceria,” katanya. Azzahra kembali tersenyum. Tangan kanan disodorkan untuk bersalaman kepada wartawan 1minute.idyang duduk di samping kanannya. 

KASIH SAYANG: Sri Wahyuni dengan penuh kasih sayang mrngendong anaknya, Azzahra usai menjadi qiroah di Baznas Berbagi Ceria di WEP pada Minggu, 26 Maret 2023. ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Azzahra lahir prematur. Memasuki usia 4 bulan dokter memvonis kedua mata Azzahra tidak bisa berfungsi normal. Azzahra mengalami kebutaan. Vonis itu membuat Solikhin dan Sri Wahyuni bagai disambar petir di siang bolong. Sebab, Azzahra, anak satu-satunya yang masih hidup. Ketiga kakaknya meninggal. Namun, rasa sayang kedua orang tuanya tetap begitu besar. Mereka merawat Azzahra dengan penuh cinta kasih. Apalagi, Sang Khaliq memberikan keistimewaan lain kepada anak yang murah senyum itu. 

Azzahra memiliki kelebihan dibandingkan anak-anak seusia lainnya. Azzahra memiliki suara merdu. Bocah kelas II SD Negeri 263 Gresik itu memiliki kecerdasan luar biasa. Ia tergolong cepat bisa menghafal alquran. Diusia 7 tahun ini, bocah yang ceria itu sudah hafal nyaris 10 juz. Azzahra pun, satu-satu anak di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang lolos seleksi pencarian bakat, Hafiz Indonesia salah satu stasiun televisi nasional. Ia masuk 22 besar. 

“Setiap malam, ibunya yang mengajari murotal. Azzahra juga harus setor hafalan kepada guru ngaji,” terangnya. Tampilnya di layar kaca membuat warga Gresik bangga. Sebab, keterbatasan tidak membuat Azzahra patah bersemangat untuk mengaji. “Itu ada anak tuna netra asal Gresik yang suaranya sangat merdu,” kata Endang Ratnawati yang tinggal di Tangerang melalui pesan WhatsApp kepada wartawan  1minute.id pada Sabtu, 25 Maret 2023.

Azzahra tampil di televisi swasta nasional. Solikhin membenarkan anaknya salah satu peserta Hafiz Indonesia. Ia mengaku kepergian ke Jakarta mendapatkan fasilitas dari kepala desa (Kades) Randuboto Andi Sulandra. “Kami difasilitasi antarjemput ke bandara oleh Kepala desa,” ujar pekerja serabutan itu. 

Saat tampil sebagai pembaca alquran di acara Baznas Berbagi Ceria,  Azzahra memakai busana muslim berwarna pink. Ia maju digendong oleh ibunya, Sri Wahyuni. Tubuh Azzahra terlihat mungil ketika duduk di kursi bersama ibunya. Bahkan kakinya terlihat menggantung. Usai melantunkan ayat suci sebagai pembuka Safari Ramadan, Baznas Berbagi Ceria “Santunan dan Pemberian Paket Tas Sekolah bagi 1000 Yatim” ia kembali digendong untuk menuju tempat duduknya berada di pojok barat gedung WEP itu. (Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Azzahra, 7 Tahun, Qoriah Tuna Netra Hafiz Hampir 10 Juz, Suara Emasnya Seakan Bisa Menghipnotis Ribuan Anak Yatim Hingga Gubernur Khofifah  Selengkapnya

104 Mahasiswa Kandidat Dapat Bansos Beasiswa dari Pemkab Gresik, Siapa Saja Mereka!

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 104 mahasiswa asal Gresik berasal dari 12 perguruan tinggi mengikuti sosialisasi bantuan sosial (bansos) di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Senin, 20 Maret 2023. Mereka ini kandidat penerima beasiswa 2023 dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. 

Bansos beasiswa ini disalurkan oleh Bagian Sosial Sekretariat Daerah (Setda) Gresik. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, bantuan sosial beasiswa ini merupakan bentuk support dari Pemerintah Kabupaten Gresik kepada mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di jenjang perguruan tinggi.

“Kita mendengar masukan dari masyarakat, bahwa banyak dari mahasiswa kita yang tidak terakomodir dalam program beasiswa yang ada. Oleh karenanya, ini menjadi tanggung jawab dari Pemerintah Kabupaten Gresik membantu mahasiswa tersebut,” ujar Bu Min-sapaan karib-Wabup Aminatun Habibah.

Program bansos beasiswa ini, lanjutnya, merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah kepada mereka yang telah membawa harum nama Kabupaten Gresik baik di kancah nasional maupun internasional. Pendidikan merupakan jawaban atas semua permasalahan yang ada di kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Mudah-mudahan ini menjadi bantuan yang bermanfaat bagi adik-adik semua. Semoga menjadi motivasi untuk belajar lebih baik, menjadi insan-insan berprestasi yang nantinya bisa mengabdikan dirinya kepada Kabupaten Gresik dimanapun berada,” kata Wabup berlatar Pendidik itu.

Sebagai informasi, bantuan sosial beasiswa ini berdasarkan peraturan Bupati Gresik nomor 19 tahun 2023. Dalam Perbup tersebut, bagian Kesra Sekda Gresik didapuk untuk mengelola bantuan sosial beasiswa untuk mahasiswa.

Dalam Perbup nomor 19 tahun 2023 tersebut, terdapat 4 kriteria calon penerima bantuan sosial. Yakni mahasiswa kurang mampu, mahasiswa hafidz Quran, mahasiswa berprestasi, dan mahasiswa difabel. (yad)

104 Mahasiswa Kandidat Dapat Bansos Beasiswa dari Pemkab Gresik, Siapa Saja Mereka! Selengkapnya

Menkumham Tunjuk YLBH Fajar Trilaksana Jalankan Program BPHN Mengasuh di SMP Negeri 22 Gresik

GRESIK,1minute.id – Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia mengadakan Penyuluhan Hukum serentak di berbagai sekolah pada Senin, 20 Maret 2023.

Penyuluhan hukum ini menyasar siswa sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas (SD,SMP dan SMA) se-Indonesia dengan tagline BPHN Mengasuh. Temanya, Mencegah Kenakalan dan Kriminalitas Anak dengan Memahamkan Nihil Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari. 

Di Kabupaten Gresik, penyelenggara teknis BPHN Mengasuh adalah Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Fajar Trilaksana dilaksanakan di UPT SMP Negeri 22 Gresik berlokasi di Jalan Raya Bengawan Solo, Kompleks Perumahan Randuagung, Kecamatan Kebomas.

Kepala UPT SMP Negeri 22 Gresik Sugianto menyampaikan meminta kepada siswa yang mengikuti penyuluhan hukum menyimak dengan baik materi yang bakal disampaikan oleh para pemeteri. Sebab, agenda penyuluhan hukum ini sangat bermanfaat bagi siswa dan sekolah pada umumnya. 

“Kami menyadari semua peraturan dan hukum yang ada termasuk agama pun ada dan diturunkan salah satunya untuk memperbaiki akhlak manusia, dan kita sebagai warga negara Indonesia harus mengakui pula UUD 1945 dan Pancasila harus di tempatkan pada hukum tertinggi,” kata Sugianto dalam sambutan pembukaannya dihadapan 30 siswa perwakilan kelas dan organisasi siswa intra sekolah (OSIS) pada Senin, 20 Maret 2023.

FOTO BARENG: Pemateri BPHN Mengasuh foto bareng usai penyuluhan hukum di UPT SMP Negeri 22 Gresik pada Senin, 20 Maret 2023 ( Foto: Istimewa)

Di lingkungan sekolah, lanjut Sugianto, sesuai program Kurikulum Merdeka dengan konsep P5 (potensi diri, pemberdayaan diri, peningkatan diri, pemahaman diri, dan peran sosial). “Salah satunya penguatan Nilai Pancasila untuk membentuk karakter yang Pancasilais sehingga terhindar dari pelanggaran  hukum,” terang Sugianto. 

Pemateri BPHN Mengasuh istimewa. Sebab, diisi langsung oleh Direktur YLBH Fajar Trilaksana, Fajar Yulianto, Tim advokat juga Dewan Pembina YLBH Fajar Trilaksana, Kitri Jumiati serta Kepala Sub Bagian Penyuluh pada Bagian Hukum Pemkab Gresik Adi Yulianto. Peserta pun betah dan antusias mengikuti penyuluhan hukum tersebut. 

Sementara itu Direktur YLBH Fajar Trilaksana, Fajar Yulianto mennyampaikan bahwa program dengan tagline BPHN Mengasuh dengan tema “Mencegah Kenakalan dan Kriminalisasi Anak dengan memahami Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari” Ini adalah program Kemenkumham. 

Dijelaskan lebih lanjut oleh Fajar, BPHN mencanangkan program serentak ini atas dasar pemikiran rasa keprihatinan sejumlah kasus yang terus meningkat tentang terjadinya kenakalan anak usia sekolah yang mengarah kepada perbuatan kriminal berikut mengakibatkan ancaman pemidanaan bagi anak. 

Sedangkan, Adi Nugroho memaparkan bahwa benar atas dasar banyaknya kasus anak berhadapan hukum (ABH) mulai anak sebagai Pelaku tindak kriminal, Anak sebagai korban tindak kriminal dan Anak sebagai Saksi atas berbuatan kriminal. Oleh karena itu, perlu penanganan serius dan masif agar menghambat sekaligus upaya preventif agar tercegah tindakan yang melanggar hukum tersebut. 

Adi Nugroho pun menjelaskan secara gamblang perbedaan difinisi kenakalan dan kriminalitas beserta dengan contoh riil di lingkungan sekolah. Ia mencontohkan secara sederhana terkait siswa bolos sekolah, merokok, dan tidak tertib dalam menjalankan peraturan sekolah. “Itu merupakan sebuah kenakalan dan perlu dibina oleh bagian Bimbingan Konseling (BK),” kata Adi Nugroho. 

Lain lagi bila anak melakukan pencurian, perkelahian, bullying, pemerasan, pelecehan seksual. “Maka ini adalah perbuatan kriminal yang akan berhadapan dengan hukum berakibat di penjara,” terangnya.

Untuk menghindar itu semua maka satu jalan keluar secara preventif peningkatan pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila yang terurai dalam butir-butir Pancasila. Karena didalamnya ada pemahaman akan agama, pengakuan persamaan hak derajat, tenggang rasa, tepo sliro dan wajibnya menghormati hak orang lain. “Maka ketika hak orang lain tidak terlanggar maka lingkungan apapun pasti dalam kondisi kondusif dan kesadaran hukum akan tinggi,” katanya. Penyuluhan hukum ini ditutup dengan tanya jawab yang gayeng. (yad)

Menkumham Tunjuk YLBH Fajar Trilaksana Jalankan Program BPHN Mengasuh di SMP Negeri 22 Gresik Selengkapnya

Gayeng! 1,5 Jam Ngobrol Bareng Gus Miftah dan Gus Yani tentang Kebangsaan di SMA NUSA 

GRESIK,1minute.id – Sekitar 37 persen pelajar dan mahasiswa di Indonesia terindikasi terpapar faham radikalisme. Bagaimana mereka bisa terpapar. Belajarnya dari mana? “Mereka terpapar radikalisme karena belajar dari internet (media sosial),” kata Gus Miftah dalam Talk Show Kebangsaan di halaman SMA Nahdlatul Ulama 1 (NUSA) Gresik pada Sabtu, 18 Maret 2023.

Saking banyaknya siswa yang hadir lapangan bola basket tidak bisa menampung peserta talkshow atau Ngobrol bareng Gus Miftah yang bernama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman bersama Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini. 

Sehingga, peserta ngobrol bareng yang diikuti seluruh siswa SMA NUSA dan siswa kelas IX SMP Negeri se-Kecamatan Gresik meluber hingga di Jalan Raden Santri depan sekolah itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak semua yang hadir untuk memanfaatkan momen ini untuk belajar bersama dan mengaji bersama. “Kita nikmati masa-masa belajar di sekolah ini. Karena saat kita ingin sukses, maka kita harus menyiapkan ilmu seluas-luasnya. Lulus dari SMA bisa melanjutkan kuliah, jangan buru-buru menikah,” ujar Gus Yani.

Ngobrol bareng selama 1,5 jam cukup gayeng karena Gus Miftah dengan joke-joke segarnya “menembak” Agus Syamsudin, Kepala SMA NUSA seakan mati kutu. Sementara, pelajar berulangkali harus tersenyum. “Agus Syamsudin statusnya D2 (Duda),” kata Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Jogjakarta itu membuat siswa tersenyum. 

Kondisi itu, membuatnya prihatin. Realita sosial yang terjadi saat ini, dimana anak muda banyak yang belajar dari internet. “Perlu diperhatikan sumber-sumber keilmuan yang kita pelajari ilmunya. Harus jelas dan tidak menyesatkan. Apalagi disusupi berbagai paham-paham yang menyesatkan,” ungkap Gus Miftah. Ia pun berpesan kepada generasi muda saat ini untuk terus menjaga rasa cinta tanah air, sebagai antitesis paham radikalisme. (yad)

Gayeng! 1,5 Jam Ngobrol Bareng Gus Miftah dan Gus Yani tentang Kebangsaan di SMA NUSA  Selengkapnya

Siswa Kelas IX UPT SMP Negeri 4 Gresik Gelar Karya Daur Ulang Di Ruang Kelas, Begini Kehebohannya!

GRESIK,1minute.id – Siswa kelas IX menggelar pameran hasil karya mereka selama di UPT SMP Negeri 4 Gresik. Gelar Karya siswa terbesar dalam sejarah berdirinya sekolah berada di Jalan Proklamasi, Gresik itu digelar sembilan ruang kelas pada Sabtu, 18 Maret 2023. 

18032023-harrypotter
Ditangan kreatif telenan (landasan untuk memotong, mencencang, dsb. terbuat dari papan (keratan kayu) bekas menjadi media seni menarik dalam Gelar Karya siswa kelas IX UPT SMP Negeri 4 Gelar pada Sabtu,18 Maret 2023 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
« ‹ dari 6 › »

Temanya bebas memilih. Akan tetapi, karya yang dipamerkan tetap menggunakan bahan utama yakni bahan daur ulang dan ramah lingkungan. Seperti, botol dan gelas plastik, kertas bekas, kain, zat pewarna alami dan bahan lain. 

Sebab, lembaga yang dipimpin oleh  Arif Abd Rohman itu menyandang predikat sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri dan Sekolah Penggerak di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Setiap kelas berlomba menjadi terbaik dan paling menarik bagi pengunjungnya. Pasalnya gelar karya atau pameran ini akan menjadi penilaian dalam praktik mata pelajaran seni, budaya dan keterampilan (SBK).

Menurut Guru SBK UPT SMP Negeri 4 Gresik Sigit Sasongko, Gelar Karya atau pameran kelas IX dalam rangka ujian praktek mata pelayanan seni budaya dan keterampilan (SBK). 

Kenapa di bikin Gelar Karya atau Pameran? Sekolah menginginkan mengekspose hasil kerajinan anak peserta didik kepada teman-teman atau adik kelas serta bapak ibu guru.  “Harapannya siswa lebih percaya diri terhadap hasil karya selama belajar di UPT SMP Negeri 4 Gresik,” kata Sigit Sasongko didampingi guru SBK Fakhruddin Yusuf, dan guru IPS Surya Yetni pada Sabtu,18 Maret 2023.

Selain itu, Gelar Karya ini diharapkan menjadi inspirasi bagi adik kelas mereka yang saat ini duduk di kelas VII dan VIII SMP Negeri 4 Gresik lainnya. “Ini (Gelar Karya) ini pertama,” sela Fakhruddin Yusuf, guru SBK lainnya. Karya yang dipamerkan bisa karya siswa waktu mereka masih kelas VII, VIII dan IX. Karya di koreksi oleh teman-teman satu kelas sendiri. Mana karya yang layak untuk dipamerkan. 

“Kami, para guru hanya melakukan pendampingan. Keputusan berada di seksi kelas masing-masing,” terangnya. Masih menurut Sigit, ada tiga kreteria penilaian yang dilakukan oleh guru mapel. Pertama, Karya individu masuk ke dalam karya kelas. “Keaktifan panitia kelas masing-masing,” ujarnya.  

Kedua penilaian proses. “Penilaian proses ini berdasarkan waktu deadline. Penyelesaian pekerjaan mulai dekorasi, kebersihan dan kekompakkan,” terangnya. Dan, penilaian ketiga terakhir, daftar pengunjung. ” Ada buka daftar pengunjung di hari pelaksanaan Gelar Karya dan respon dari pengunjung,” tegasnya. Dari tiga kriteria itu, kemudian diambil rata-rata untuk masuk dalam nilai praktek. 

Dalam pengamatan wartawan 1minute.id , setiap kelas menggemas ruang kelas mereka dengan apik. Ada yang melengkapi dengan kolam ikan , ada mengusung tema halloween atau rumah hantu. Ada menyerupai sebuah gua, ada mengusung tema Harry Potter. Dan, ada memakai baju kustom burung merak berbahan daur ulang plastik, dan karton. Setiap kelas juga membuat brosur yang menarik dengan embel-embel setiap pengunjung mendapatkan snak dan minuman gratis. 

“Siswa setiap kelas urunan sendiri-sendiri. Mulai dekorasi hingga makanan ringan untuk pengunjung,” kata Fakhruddin Yusuf dan diamini oleh Sigit Sasongko dan Surya Yetni. (yad)

Siswa Kelas IX UPT SMP Negeri 4 Gresik Gelar Karya Daur Ulang Di Ruang Kelas, Begini Kehebohannya! Selengkapnya

Perbaikan Mutu Pendidikan,  Wabup Gresik Inginkan Pengajar Lebih Inovatif dan Kreatif 

GRESIK,1minute.id – “Saya di sini ingin menjalin komunikasi dengan teman-teman kepala SD. Mari bersama-sama kita memajukan sekolah kita dengan cara masing-masing. Sebagai kepala sekolah, panjenengan harus kreatif dan punya inovasi. Kita ketahui, pendidikan ini akan selalu disorot oleh masyarakat, karena pendidikan adalah layanan dasar yang dibutuhkan oleh semua orang”.

Pesan itu diungkapkan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ketika bertemu tenaga pendidik se-wilayah kerja (Wilker) Gresik Selatan di UPT SD Negeri 228 Gresik pada Selasa, 14 Maret 2023.

Pertemuan bertajuk Pembinaan Dinas dalam Peningkatan Layanan ini, Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto diikuti para kepala sekolah dasar negeri dan pengawas dari empat kecamatan yakni Kecamatan Menganti, Driyorejo, Kedamean dan Wringinanom. 

Bu Min melanjutkan tenaga pengajar dituntut untuk kreatif dan inovatif. Untuk bisa kreatif dan inovatif, pengajar terus mengupdate ilmu pengetahuannya. Sebab, pendidikan, salah satu program prioritas Nawa Karsa yakni Gresik Cerdas. Perhatian Pemkab Gresik kepada bidang pendidikan ini, antara lain, pengalokasian anggaran sebesar 30 persen.

“Sebagai pengguna anggaran terbesar di Pemkab Gresik, kita semua memiliki tanggung jawab untuk memberikan layanan sebaik-baiknya kepada masyarakat Gresik,” harap Wabup berlatar pendidik itu. “Tujuan kita adalah menjadikan anak-anak kita menjadi anak yang sholeh dan sholihah. Kita niati bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto mengajak di tiap sekolah untuk membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Hal ini, merupakan salah satu solusi terkait berbagai permasalahan yang masih menjadi kendala dalam dunia pendidikan di Gresik. (yad)

Perbaikan Mutu Pendidikan,  Wabup Gresik Inginkan Pengajar Lebih Inovatif dan Kreatif  Selengkapnya

World Hearing Day 2023, Wabup Gresik Dorong Pembelajaran ABK Gunakan Teknologi dan Islami

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengajak semua stakeholder untuk peduli pada anak berkebutuhan khusus (ABK). Pembinaan yang tepat, bisa berpotensi menemukan talenta dari ABK yang cemerlang.

Hal itu diungkapkan Bu Min- sapaan akrab- Wabup Aminatun Habibah pada acara peringatan Hari Pendengaran Sedunia (World Hearing Day) di Unit Pelayanan Teknis (UPT) Layanan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus pada Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik pada Kamis, 9 Maret 2023.

“Pendidikan dan pembinaan yang diberikan secara tepat akan memunculkan bakat terpendam dari ABK tersebut,” ungkap Wabup berlatar pendidik itu.

Menurut wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu, selain menggunakan pola teknologi dan pengetahuan yang baik.  Metode dalam mendidik anak dengan cara islami. Salah satunya yang sudah diterapkan yaitu membaca Al Quran isyarat metode Amakasa dan Amlaba.

Dikatakan, tujuan metode amakasa dengan bahasa isyarat tangan sambil bersuara ini anak-anak bisa berbicara atau mengaji. Sedangkan metode amlaba akan memudahkan anak dalam pembelajaran Al Quran dan memudahkan ABK membaca dan melatih melafalkan Al Qur’an.

“Dua metode ini harus selalu berkaitan, semoga metode ini mudah diterima dan bermanfaat sekali oleh anak anak dan dapat mengembangkan potensi yang mereka miliki,” harapnya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam waktu dekat akan mendirikan tiga lagi Resource Centre untuk wilayah utara, wilayah selatan dan Kepulauan Bawean.

“Pemerintah daerah juga akan mendorong desa. Menjadi desa inklusi yang dikhususkan untuk anak inklusi dan berkebutuhan khusus,” tegasnya. Peringatan World Hearing Day dihadiri oleh Direktur Hearing Aid East Java – Perth Australia Vicki Richardson, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto, Kepala UPT Resource Centre/layanan pendidikan ABK Gresik Innik Hikmatin, Perwakilan UPT Puskesmas Alun Alun dan UPT Puskesmas Sukomulyo serta Ketua Perhimpunan Ahli THT Bedah Kepala Leher Manusia (Perhati-KL) Jatim Utara dr. Nilo.

Pada kesempatan itu, mereka mengapresiasi fasilitas RC Gresik yang memiliki program membaca Al Quran isyarat dengan metode Amakasa dan Amlaba. (yad)

World Hearing Day 2023, Wabup Gresik Dorong Pembelajaran ABK Gunakan Teknologi dan Islami Selengkapnya

Wabup Inspeksi Kantor Dispendik Gresik untuk Memastikan Inovasi Perbaikan Pelayanan 

GRESIK,1minute.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik terus berbenah untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jumlah loket di ruang pelayanan dipercantik.  Kursi antrean juga empuk dan sejuk. Loket pelayanan ini untuk melayani berbagai keperluan. Diantaranya, mutasi siswa hingga legalisir ijasah.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi upaya perbaikan pelayanan yang dilakukan oleh Dispendik ketika mengunjungi kantor berlokasi di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik pada Rabu, 8 Maret 2023. Kedatangan Wakil Bupati perempuan pertama di Pemkab Gresik ini disambut oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto dan Sekretaris Dinas Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma. 

“Perbaikan mutu pelayanan menjadi isu yang penting. Oleh karenanya kita harus terus memperbaiki diri. Kita niati bersama untuk memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Bidang pendidikan ini merupakan bidang yang mendapatkan atensi dari semua masyarakat,” kata Wabup Aminatun Habibah. 

Bidang pendidikan, salah satu prioritas duet Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah tercermin dari besaran anggaran yang dialokasikan Pemerintah Kabupaten Gresik. Alokasi anggaran sekitar 30 persen atau sekitar Rp 1 triliun untuk bidang pendidikan. “Besarnya anggaran ini tentu harus diimbangi dengan kualitas pelayanan yang prima kepada masyarakat. Tadi saya sudah melihat apa perbaikan yang sudah dilakukan oleh Dinas Pendidikan, ini patut kita dukung,” kata Wabup berlatar pendidik itu.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah mengajak kepada seluruh pengawas, penilik, dan pegawai untuk bergerak dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat. (yad)

Wabup Inspeksi Kantor Dispendik Gresik untuk Memastikan Inovasi Perbaikan Pelayanan  Selengkapnya

Demi Keselamatan Siswa, SMK Sunan Giri Dukung Operasi Bina Kusuma Polres Gresik

GRESIK,1minute.id – Polisi lalu lintas masuk sekolah berlanjut ke SMK Sunan Giri Menganti, Kabupaten Gresik pada Senin, 6 Maret 2023. Tujuannya menekan angka kecelakaan pada peserta ini, bagian dari Operasi Bina Sekolah Polres Gresik 2023. 

Dalam sosialisasi ini, Satlantas Polres Gresik bersinergi dengan Polsek Menganti untuk memberikan sosialisasi terkait pentingnya keselamatan berlalu lintas di Jalan Raya. Sekolah yang dipimpin oleh Syafi’i antusias untuk terkait Operasi Bina Kusuma 2023.

Menurut Kanit Lantas Polsek Menganti Ipda Tasmani, Operasi Bina Kusuma Polres Gresik bersama Polsek Menganti merupakan bagian dari sinergitas antara kepolisian dan sekolah guna menekan angka pelanggaran lalu lintas dan sekaligus berkaitan dengan keselamatan dalam berkendara seorang pelajar. 

Kepala SMK Sunan Giri Menganti  Safi’i  mengatakan bahwa SMK Sunan Giri Menganti siap bersinergi dan bekerjasama serta mendukung program kepolisian yang tujuannya baik untuk peserta didik. ” Operasi Bina Kusuma ini juga mendidik siswa-siswi untuk disiplin dan mematuhi aturan berlalu lintas demi keselamatan bersama,” kata Safi’i dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Senin, 6 Maret 2023.

Waka Kesiswaan SMK Sunan Giri Menganti Aries Prasetyo menambahkan sekolah sangat senang dan mendukung upaya polisi peduli terhadap siswa ini. “Ini (Operasi Bina Kusuma) sekaligus mengingatkan terhadap kesadaran kita dalam berlalu lintas,” tegas Aries Prasetyo. 

Dalam operasi Bina Kusuma ini, tambahnya, pihak kepolisian akan memberikan sanksi mulai teguran simpatik hingga tilang ketika pelajar mengendarai sepeda motor yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas.  Misalnya, tidak memakai helm, motor tanpa spion dan memakai knalpot brong. 

“Sanksi pertama adalah pembinaan, teguran simpatik dengan mengempes roda depan dan belakang motor siswa yang melakukan pelanggaran. Hal ini tentunya kami semuanya,  polisi dan sekolah menginginkan yang terbaik dan mengutamakan keselamatan siswa-siswi kami di dalam berlalulintas,” kata Aries. 

Bila siswa yang sudah mendapatkan sanksi teguran kembali terjaring operasi oleh kepolisian karena mengendarai motor yang tidak standar akan mendapatkan sanksi tilang dan pembinaan lainnya. “Karena Operasi Bina Kusuma ini tujuan baik untuk keselamatan siswa , kami mendukung kegiatan itu,” tegasnya. (yad)

Demi Keselamatan Siswa, SMK Sunan Giri Dukung Operasi Bina Kusuma Polres Gresik Selengkapnya

SMP Daris dan Gresik Heritage Berkolaborasi dengan Unesa Buat Senam Berirama Khas Gresik,  Kado Ulang Tahun Kota Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kabupaten Gresik bakal memiliki senam tradisional. Senam berirama khas Gresik. Lirik lagu ditulis oleh Oemar Zainuddin, pemerhati bangunan heritage  di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Pun, aransemen lagunya. Lirik lagu berjudul “Jajanan Gresik” sudah puluhan tahun di simpan oleh salah satu kebturunan pemilik rumah di Kampung Kemasan itu.

Sumarga Adhi Satria, Kepala SMP Darul Islam (Daris) Gresik juga Ketua Gresik Heritage, salah satu komunitas pecinta sejarah dan budaya Kota Lama Gresik itu kemudian menginisiasi lagu tersebut menjadi lagu untuk senam berirama. Sumarga berkolaborasi dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk proses pembuatan gerakan senam berirama berjudul “Jajanan Gresik” itu. 

Gayung bersambut dua institusi yakni SMP Daris Gresik dan Unesa membuat Nota kesepahaman (MoU) pembuatan senam berirama tradisi kota Gresik ini. MoU telah ditandatangani pada Selasa, 28 Februari 2023.

Dalam pembuatan gerakan senam berirama khas Gresik ini, dikerjakan oleh para dosen di Fakultas Ilmu Olahraga (FIO) Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi. “FIO Unesa selaku pembuat gerakan senam irama tradisi pertama di Gresik ini,” kata Sumarga pada Jumat, 3 Maret 2023.

Ia mengatakan Nota Kesepahaman antara SMP Daris Gresik dengan Unesa ini momen fonomenal dan bersejarah bagi kami (SMP Daris dan Gresik Heritage,Red),” imbuhnya. Mengapa kami menganggap momen fenomenal dan bersejarah? “Sebab, senam berirama khas Gresik ini kali pertama. Senam berirama khas Gresik ini kami jadikan kado bagi Gresik,” tegasnya. 

Untuk diketahui, tahun ini, Kota Gresik genap berusia 356 tahun dan HUT ke-49 Pemkab Gresik diperingati setiap 27 Februari. Sedangkan, Hari Ulang Tahun Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret. 

Sumarga berharap senam berirama tradisi kali pertama di Kota Santri ini menjadi momentum pengangkatan kembali prestasi non akademik di bidang Pendidikan dan Kebudayaan Gresik. 

“Menjadi momen nilai sejarah yang berkualitas dan bermanfaat bagi pelajar dan masyarakat di Kota Gresik di masa sekarang dan yang akan datang,” katanya dengan nada optimistis. 

Ia memimpikan senam berirama tradisi “Jajanan Gresik” ini bisa dilaunching bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kota Gresik pada 9 Maret nanti oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “Sehingga bisa nenjadi Ikon baru yang bernilai  sejarah dan mampu memberikan warna baru keanekaragaman pendidikan dan budaya di Kota Gresik Ini,” harap Sumarga. (yad)

SMP Daris dan Gresik Heritage Berkolaborasi dengan Unesa Buat Senam Berirama Khas Gresik,  Kado Ulang Tahun Kota Gresik  Selengkapnya