UISI Kembangkan Laboratorium Virtual

GRESIK,1minute.id – Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) mengembangkan fasilitas laboratorium virtual. Laboratorium virtual, perguruan tinggi berlokasi di Kompleks PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Jalan Veteran Gresik, Jawa Timur  diresmikan pada Kamis,12 Mei 2022.

Laboratorium virtual digunakan untuk simulasi dan memberikan gambaran nyata tentang engineering process dan engineering mechanism dari aktivitas manufaktur di industri seperti kinetika reaksi proses hingga calculation of production.

Laboratorium virtual berada di Kampus B UISI, dilengkapi dengan layar besar di bagian muka, berhadapan dengan beberapa unit komputer yang bisa dioperasikan oleh para mahasiswa. Dalam penggunaannya, selain dapat digunakan langsung di kampus, laboratorium virtual juga dapat diakses melalui website maupun aplikasi oleh mahasiswa secara online. Hal ini memudahkan mahasiswa untuk mengakses simulasi dari mana saja.

Rektor UISI Prof. Dr.Ing. Herman Sasongko menjelaskan pengembangangan laboratorium virtual tersebut untuk mengakomodir kebutuhan mahasiswa dalam menyikapi keterbatasan aktivitas teknis di laboratorium dan kunjungan di lapangan industri. Fasilitas ini juga disebut laboratorium simulator karena berfungsi untuk simulasi bagi mahasiswa, sebelum nanti mereka bekerja terjun langsung ke lapangan.

“Melalui konsep integrasi software dan  hardware diharapkan laboratorium virtual ini dapat memudahkan proses penyampaian materi diskusi dalam forum agar bisa secara komprehensif diterima oleh mahasiswa,” katanya.

Prof Herman Sasongko berharap melalui pengembangan laboratorium virtual ini, UISI dapat terus berkontribusi dan memberikan manfaat bagi bangsa, baik dalam pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat. Selama pandemi, kegiatan perkuliahan dilakukan secara daring, namun UISI terus berproses dalam pengembangan pendidikan.

Berdasar pemeringkatan yang dilakukan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa) Kemenristek DIKTI, UISI berada di urutan 53 dari 101 di bidang kemahasiswaan secara nasional pada 2021.

Tahun ini UISI berhasil menembus peringkat tiga di antara kampus klaster 3. Peningkatan peringkat ini juga dibuktikan dengan naiknya kualitas bidang kemahasiswaan di UISI.  Di tahun ini, jumlah prestasi mahasiswa di ajang nasional dan internasional bergengsi semakin naik, prestasi nasional itu antara lain juara di ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Awards serta juara 1 MonsoonSIM Competition.

UISI merupakan universitas pertama yang memiliki kampus industrial heritage di Indonesia dan menjadi perintis universitas berbasis korporasi dengan menerapkan metode pendidikan berbasis praktik yang  memanfaatkan live laboratory bekas pabrik dan lokasi tambang PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) di Kabupaten Gresik. Guna menunjang pendidikan bagi mahasiswa UISI juga memiliki fasilitas Co Working Space Wiragraha untuk ruang pelatihan dan laboratorium bisnis yang berada di Kampus C yang berada di Telaga Ngipik. (yad)

UISI Kembangkan Laboratorium Virtual Selengkapnya

Ali Yusa : Perpanjangan Libur 3 Hari Bagi Siswa Bisa untuk Recovery dan Memutus Penyebaran Covid-19 

GRESIK,1minute.id – Kemendikbudristek memperpanjang masa libur sekolah selama Lebaran hingga Kamis,12 Mei 2022. Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik belum memutuskan. Bagaimana sikap  Dewan Pendidikan Jawa Timur ?

Anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur Ali Yusa urun rembug. Menurut Ali Yusa, setiap kabupaten/kota mempunyai kebijakan masing masing. Kalau surat edaran itu diterapkan secara bersamaan tidak akan ada dampak bagi peserta didik. “Kalau bareng-bareng ya ngak akan ada dampaknya,”kata Ali Yusa kepada 1minute.id melalui WhatsApp pada Jumat, 6 Mei 2022.

Yusa melanjutkan Kabupaten Gresik termasuk jujugan urban. Artinya Kabupaten Gresik bisa memberi kebijakan yang berbeda.  “Bagi siswa (PAUD/SD/SMP perpanjangan libur) sangat baik agar anak sempat memulihkan fisik. Bisa bersifat karantina dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 serta virus lainya,”ujar Ali Yusa yang juga Dosen Teknik Perkapalan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) itu.

Seperti diberitakan, Kemendikbudristek memperpanjang masa libur sekolah selama Lebaran hingga Kamis,12 Mei 2022. Diperpanjang  3 hari. Seharusnya, siswa kembali bersekolah sama dengan masa cuti bersama aparatur sipil negara (ASN) mulai Senin, 9 Mei 2022.

Perpanjangan libur sekolah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk memberikan kelonggaran para siswa yang masih mudik lebaran. 

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik)  Gresik  S. Hariyanto ketika dikonfirmasi mengaku masih melakukan diskusi dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten/Kota lainnya. Sebab, surat edaran tersebut hanya untuk wilayah  Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi). “Nanti kita diskusi dengan teman Kadis Surabaya Raya,”kata S.Hariyanto dikonfirmasi  1minute.id  melalui WhatsApp pada Jumat, 7 Mei 2022. (yad)

Ali Yusa : Perpanjangan Libur 3 Hari Bagi Siswa Bisa untuk Recovery dan Memutus Penyebaran Covid-19  Selengkapnya

Kemendikbudristek Memperpanjang Libur Sekolah selama 3 Hari, Bagaimana Dispendik Gresik ?

GRESIK,1minute.id – Kemendikbudristek memperpanjang masa libur sekolah selama Lebaran hingga Kamis,12 Mei 2022. Diperpanjang 3 hari. Seharusnya, berdasarkan kalender pendidikan siswa kembali bersekolah sama dengan masa cuti bersama aparatur sipil negara (ASN) mulai Senin, 9 Mei 2022.

Perpanjangan libur sekolah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk memberikan kelonggaran para siswa yang masih mudik lebaran. 

Untuk diketahui, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi ada sebanyak 85 juta warga Indonesia melakukan perjalanan mudik lebaran setelah 2 tahun pemerintah melarang mudik lebaran karena pandemi Covid-19. Jutaan warga mudik ke kampung halaman itu mengakibatkan kemacetan panjang di sejumlah ruas jalan nasional. 

Benarkah? Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik)  Gresik S.Hariyanto ketika dikonfirmasi mengaku masih melakukan diskusi dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten/Kota lainnya. Sebab, surat edaran tersebut hanya untuk wilayah  Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi). “Nanti kita diskusi dengan teman Kadis Surabaya Raya,”kata S.Hariyanto dikonfirmasi 1minute.id melalui WhatsApp pada Jumat, 6 Mei 2022. (yad)

Kemendikbudristek Memperpanjang Libur Sekolah selama 3 Hari, Bagaimana Dispendik Gresik ? Selengkapnya

Ajarkan Kejujuran Siswa Isi Kegiatan Ramadan Sendiri, Rajin Salat Dapat Tanda Tangan Imam

GRESIK,1minute.id – Ada pemandangan beda di setiap masjid dan musala di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sejak awal bulan suci Ramadan.  Anak-anak khusyuk Salat. Salat rawatib maupun Salat sunah.  Salat Tarawih, misalnya. 

Bocah-bocah polos itu ada yang didampingi orang tuanya. Ada juga tanpa didampingi orang tua ketika Salat.  Nah, pemandangan beda dari hari biasanya sebelum bulan puasa adalah ketika Salat anak-anak itu menenteng sebuah buku. “Tugas dari sekolah. Minta tanda tangan imam Salat Tarawih,”ujar Muhammad Rifky pada Jumat, 8 April 2022. 

TANDA TANGAN IMAM SALAT : Sejumlah siswa sekolah dasar meminta tanda tangan imam masjid usai Salat Isya dan Tarawih di Masjid Agung Gresik pada Jumat, 8 April 2022 ( FOTO:

Apa saja isi buku yang dibawa siswa kelas V SD Muhammadiyah Gresik Kota Baru (Mugeb) itu? Lembar buku itu isinya tentang kegiatan harian siswa selama bulan puasa. Diantara, siswa harus menuliskan kegiatan Ramadan mulai hari ke-1 sampai hari ke-30. Selama sebulan, berapa kali khatam alquran, amalan istimewa sampai tentang sahur. Semuanya diisi sendiri.

Sehingga siswa belajar tentang kejujuran. Untuk aktivitas Salat berjamaah siswa harus meminta tanda tangan imam. Begitu Salat selesai anak-anak bersemangat “berburu” tanda tangan imam. Pemandangan itu bisa terlihat di Masjid Agung Gresik usai Salat Tarawih. (yad)

Ajarkan Kejujuran Siswa Isi Kegiatan Ramadan Sendiri, Rajin Salat Dapat Tanda Tangan Imam Selengkapnya

Lantunan Puisi Atiqotur Rizqiyah Menghipnotis Santri Ponpes Zainal Abidin Bungah 

GRESIK,1minute.id – Peringatan Isra Mikraj di Pondok Pesantren (Ponpes) Zainal Abidin, Desa Bungah, Kecamatan Bungah khidmat pada Selasa malam, 29 Maret 2022. Peringatan peristiwa penting perjalanan Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat 5 waktu itu diisi serangkaian kegiatan menyambut bulan suci, Ramadan. Antara lain dengan membaca Salawat, doa bersama dan pentas seni religi. 

Pentas seni menampilkan salah satu santri peraih juara baca puisi tingkat Nasional. Ia adalah Atiqotur Rizqiyah. Ia membacakan puisi berjudul “Doa”. Suara gadis yang lembut dan merdu itu seakan menghipnotis para tamu undangan serta santriwan-santriwati yang hadir. 

Atiqotur Rizqiyah adalah santri Ponpes Zainal Abidin, Kecamatan Bungah, Gresik. Ia siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik kelas X. Gadis berhijab asal Kecamatan Panceng itu sudah malang melintang di panggung teater dan seni sejak awal masuk sekolah. Sejumlah prestasi diraihnya. Salah satunya, Juara III lomba baca puisi Universitas Wijaya Kusuma (UWK) pada 19 Maret 2022 lalu.

Kepala Madrasah Diniyah (Madin) Ponpes Zainal Abidin Abdul Malik mengaku bangga atas prestasi santri didiknya. Menurutnya, bakat para santri harus terus digali dan dikembangkan. Dengan demikian, potensi yang dimiliki akan memperoleh penyaluran yang positif. 

“Apalagi di era digital seperti saat ini, santri tidak hanya belajar mengaji, tetapi juga belajar ilmu-ilmu yang lain, seperti ekonomi, manajemen, teknologi, bahasa, bahkan ilmu siyasah atau politik sekalipun, sehingga ketika nanti sudah terjun di tengah masyarakat bisa benar-benar mumpuni,”katanya. 

Namun, Malik mengingatkan santri-santri untuk senantiasa tekun belajar agar menjadi pribadi yang memiliki budi pekerti serta akhlakul karimah yang baik. Sehingga tidak hanya mengedepankan akal dan keilmuan saja, tetapi juga bisa menghargai sesama dan menjaga diri dari sifat sombong.

“Karena sepintar-pintarnya seseorang jika tidak memiliki akhlak maka akan diacuhkan oleh orang di sekitarnya, untuk itu yang terpenting bagi santri adalah memiliki akhlak dan budi pekerti yang baik,” pesannya.

Sementara Pengasuh Ponpes Zainal Abidin, KH. Mohammad Ali Musthofa banyak memberikan wejangan kepada santri-santri tentang pentingnya merawat kaifiyah atau tatacara belajar yang baik, agar bisa mendapatkan ilmu yang manfaat barokah. 

“Tanda orang yang cinta ilmu itu siap melakukan apapun demi meraih ilmu yang diinginkan, seperti disiplin ngaji, tekun belajar, dan cinta membaca kitab-kitab,” katanya.
Begitu sederhana dan sangat mengena pesan yang diterangkan KH. Mohammad Ali Musthofa membuat para tamu undangan dan para santri-santri hening khusyuk mendengarkan.

”Semoga santri-santri senantiasa sehat dan mendapat ilmu yang manfaat barokah fiddini waddunya wal akhiroh,”doa KH. Mohammad Ali Musthofa. Selain pembacaan puisi Atiqotur Rizqiyah, acara juga dimeriahkan dengan penampilan sejumlah kelompok tari santri dalam pentas seni, sekaligus pembacaan para juara dalam musabaqoh yang telah digelar sebelumnya. (yad)

Lantunan Puisi Atiqotur Rizqiyah Menghipnotis Santri Ponpes Zainal Abidin Bungah  Selengkapnya

Dispendik Gresik Siapkan Kurikulum Mulok Sejarah Lokal Gresik  

GRESIK,1minute.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik menyiapkan empat program pada tahun ajaran baru 2022/2023 nanti. Empat program adalah kurikulum bermuatan lokal (mulok) tentang Sejarah Lokal Gresik, Edukasi Wisata, Tahfidz Pelajar. Satu program lainnya adalah CSR Bidang Pendidikan. 

Keempat program anyar resmi dilaunching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 28 Maret 2022. Empat program tersebut gagasan dan inovasi Dispendik Gresik bertujuan membuat generasi muda menjaga kearifan lokal dan budaya islami di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Selain itu, menyiapkan generasi muda khususnya di Kabupaten Gresik  di era digitalisasi.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya dari sejarah kita bisa belajar tentang kejayaan masa lampau dari sejarah pula kita bisa melihat kehancuran dimasa lampau. Kabupaten Gresik, katanya, merupakan Kota tua dengan budaya dan toleransi beragama yang sudah ditunjukkan beberapa abad lalu.

“Adanya kurikulum sejarah lokal Gresik sangat penting untuk menjaga budaya dan melestarikan kearifan lokal sejarah yang ada di Kabupaten Gresik yang belum tentu dimiliki kabupaten atau Kota lain yang ada di Indonesia,”kata Bupati berusia 36 tahun itu. 

Ada tiga unsur untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) diantaranya, Pemerintah, Pendidikan, dan Perusahaan. “Tiga unsur kita ajak mereka untuk berkolaborasi dan berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia dalam bentuk tanggung jawab sosial,”terangnya.

Ia berharap kurikulum yang baru diharapakan anak didik lebih progresif, yang siap menghadapi tantangan dimasa kini dengan melihat situasi dimasa datang, mengikuti perkembangan zaman dimana transformasi digital yang akselerasinya luar biasa. “Mari kita siapkan generasi kita dengan didorong kurikulum digitalisasi pendidikan,”jelasnya.

Gresik Kota Santri, kegiatan tahfidz, Pondok Ramadan dan kegiatan yang bersifat keagamaan lainnya harus terus dibangun dan digaungkan hal ini untuk tetap menjaga kearifan lokal dan melestarikan budaya kota santri. “Mudah-mudahan dengan adanya kurikulum baru generasi muda kabupaten Gresik siap menghadapi tantangan dimasa depan,”harap Gus Yani. 

Launching empat kurikulum itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Asisten III Administrasi Umum Abu Hassan, Perwakilan HIPMI, Ketua Gapensi, Perwakilan APINDO, Perwakilan PHRI, Ketum Gresik Heritage dan Kepala Sekolah se Kabupaten Gresik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto mengatakan, peluncuran empat kurikulum baru muatan lokal karena ikut bertanggung jawab turut menentukan masa depan generasi muda di Kabupaten Gresik. “Kami ingin menjadi motor untuk menggerakkan ini. Karena ini amanat Undang-Undang Republik Indonesia,”katanya. 

Terkait dengan percepatan perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) , Hariyanto mengatakan, pihak akan berkolaborasi dengan perusahaan melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Pasalnya, perbaikan sarpras dengan mengandalkan anggaran dari APBD atau APBN yang nilainya hanya Rp 30 miliar sampai Rp 35 miliar per tahun membutuhkan waktu sampai 12 tahun untuk mengatasi masalah tersebut.

“Dinas Pendidikan berkolaborasi dan menggandeng Corporate Social Responsibility (CSR) dengan dukungan penuh Bupati Gresik Dinas Pendidikan harus menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan kedepan,”tegas Hariyanto. (yad)

Dispendik Gresik Siapkan Kurikulum Mulok Sejarah Lokal Gresik   Selengkapnya

1.684 Santri Mudik Ramadan Dapat Fasilitas Antar Jemput dan Subsidi Tiket Dari Pemkab Gresik


GRESIK,1minute.id – Jumlah santri mudik ke Pulau Bawean terus mengalir. Pekan lalu santri dari Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan. Kini, sejumlah santri dari sejumlah pondok pesantren (Ponpes) yang mendapatkan fasilitas sama. Yakni, antarjemput serta subsidi tiket kapal.  

Jumlah yang santri yang bakal mudik ke Pulau Bawean diperkirakan terus bertambah mendekati bulan suci, Ramadan nanti. Data Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik yang bakal mudik ke Bawean atau pulang kampung ke Gresik berjumlah 1.684 santri. Dishub Gresik menyiapkan 36 unit moda transportasi bus untuk melayani antar dan jemput santri tersebut. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, program antar dan jemput serta subsidi tiket untuk santri ini wujud perhatian pemerintah Pemkab Gresik kepada para santri. “Program ini diharapkan bisa memudahkan para santri asal Gresik yang menimba ilmu di Pondok Pesantren yang tersebar di Jawa Timur untuk bisa pulang kampung,”ujar Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah usai melepas santri dari Pelabuhan Gresik pada Kamis, 24 Maret 2022.

Pagi tadi ada 166 santri dari Ponpes Sidogiri, Pasuruan dan 41 Ponpes Salafiyah, Situbondo yang mudik ke Pulau Bawean. Mereka naik kapal cepat,  Express Bahari 8E. 
Bagi santri Gresik asal Bawean, kata Bu Min, kendala yang biasanya mereka hadapi adalah kehabisan tiket kapal, sehingga dengan adanya fasilitasi Dishub dan pemberian subsidi untuk tiket kapal pulang-pergi Gresik-Bawean kendala itu bisa teratasi.

“Program subsidi tiket untuk santri ini perdana kita lakukan tahun ini semoga dapat menyelesaikan masalah tersebut dan menjadi manfaat bagi santri kita,”harap wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini.  “Semoga program antar jemput dan subsidi tiket kapal untuk santri ini bisa terus berlanjut,”kata Bu Min dan dijawab amin secara berjamaah oleh santri dan wali santri. 

Sementara itu, Kepala Seksi Penyeberangan Lalin pafa Dinas Perhubungan Gresik Muhammad Arifin menambahkan fasilitasi kepulangan santri Jawa Timur asal Kabupaten Gresik yang dilakukan ini berlangsung dari Maret hingga April 2022.

“Jumlah total yang sudah masuk data sementara ini sebanyak 1.684 santri baik itu yang dari Bawean maupun non Bawean, dan ini masih bisa bertambah. Dishub sudah menyiapkan armada Bus sebanyak 36 unit yang siap mensukseskan program ini,”ujar Arifin.

Ribuan santri asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini tersebar di sejumlah pondok pesantren. Antara lain, Ponpes Lirboyo, Ponpes Gontor, Ponpes Tebu Ireng, Ponpes Sidogiri, Ponpes Salaafiyah, Ponpes Walisongo Situbondo, dan Ponpes Nurul Jadid Paiton Probolinggo (yad)

1.684 Santri Mudik Ramadan Dapat Fasilitas Antar Jemput dan Subsidi Tiket Dari Pemkab Gresik Selengkapnya

Asah Kemampuan, Finalis Lomba Live Report PWI Gresik Dialog Bersama Ketua DPRD

GRESIK,1minute.id – Puluhan finalis lomba Live Report tingkat SMA sederajat berkunjung ke Gedung DPRD Gresik pada Senin, 21 Maret 2022. Kunjungan para finalis live report itu masih dalam rangkaian Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 kerjabareng DPRD Gresik dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik. 

Kedatangan finalis Lomba Live Report PWI Gresik ke gedung parlemen berkantor di Jalan K.H.Wachid Hasyim, Gresik itu diterima langsung oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul didampingi anggota Komisi III Lutfi Dhawam, dan Ketua Komisi I Muchamad Zaifudin.  Pertemuan yang dikonsep dengan diskusi tersebut berlangsung gayeng di ruang rapat Paripurna DPRD Gresik.

Para pelajar yang didampingi perwakilan guru masing-masing ini berkesempatan duduk di kursi wakil rakyat. Mereka pun tak menyia-nyiakan kesempatan saat bertatap muka secara langsung dengan para anggota legislatif. Berbagai pertanyaan dan aspirasi pun disampaikan. Para finalis lomba live report juga mendapat penjelasan tentang tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari anggota legislatif.

Ketua DPRD Gresik Much. Abdul Qodir menyambut baik kedatangan para peserta lomba Live Report PWI Gresik. Pihaknya pun mempersilahkan mereka untuk masuk ke ruang paling sakral di kantor dewan, yaitu ruang rapat paripurna. “Saya harap di masa mendatang, kalian mampu menjadi penerus kami di DPRD. Mengawal aspirasi masyarakat dan ikut membangun Kota Gresik,”kata Abdul Qodir kepada para finalis.

Sepuluh finalis lomba Live Report tingkat SMA sederajat ini berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Gresik. Setiap tim terdiri 2-3 siswa. Finalis ini setelah berhasil menyisihkan puluhan peserta lainnya. Para finalis ini akan hadir di Puncak Kegiatan HPN 2022 , Anugerah Giri Pancasuar Awards di Gedung Indoor Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Kamis malam, 24 Maret 2022.

FOTO BARENG : Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir (tujuh dari kanan) bersama finalis dan guru pendamping lomba Live Report PWI Gresik ketika berkunjung ke kantor DPRD Gresik pada Selasa, 21 Maret 2022 ( Foto: PWI Gresik for 1minute.id)

Sebelum mimpi tersebut terwujud, lanjut Qodir, harapannya para siswa mulai terbiasa dengan dunia politik. Misalkan dengan aktif mengikuti organisasi, terlibat aktif dalam kegiatan masyarakat serta memahami tupoksi anggota DPRD. Yakni fungsi pengawasan, anggaran dan regulasi. “Sehingga memiliki kapasitas yang mumpuni. Hal tersebut harus terus dipupuk sejak usia remaja,”papar Qodir yang juga Ketua DPC PKB Gresik itu.

Selanjutnya, politisi PKB ini telah menjawab berbagai pertanyaan yang disampaikan oleh para siswa. Mulai dari permasalahan layanan publik, pembangunan infrastruktur, serta inovasi yang dilakukan pemerintah namun belum mampu diterapkan secara efektif.

“Pertanyaan ini sepertinya ngalah-ngalahi (melebihi pertanyaan) wartawan,”canda Qodir sesaat sebelum mulai menjawab satu per satu pertanyaan pelajar.
Abdul Qodir pun mengaku bangga serta mengapresiasi atas semua pertanyaan dan juga masukan dari para pelajar. Hal tersebut juga menjadi bukti bahwa para siswa peduli terhadap perkembangan Gresik menjadi lebih baik. “Hal tersebut tentu wajib untuk terus diasah. Salah satunya dengan mengikuti kompetisi jurnalistik seperti yang dilakukan PWI Gresik,”tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi I DPRD Gresik, M. Zaifuddin. Menurutnya, para anak muda di era perkembangan teknologi sekarang memiliki kesempatan yang lebih terbuka. Yaitu dengan ikut menyampaikan aspirasi masyarakat. “Juga bisa terlibat untuk menyampaikan inovasi yang sudah dilakukan pemerintah kepada masyarakat awam,” jelasnya.

Program pemerintah salah satunya adalah mendorong sektor UMKM agar lebih berkembang. Dan, permasalahan yang sering dialami oleh para pelaku usaha yakni dalam hal administrasi maupun publikasi promosi. “Dengan kecakapan pelajar tentang media sosial. Tentu sangat membantu untuk pengembangan usaha,”tambah Anggota DPRD Lutfi Dhawam. (yad)

Asah Kemampuan, Finalis Lomba Live Report PWI Gresik Dialog Bersama Ketua DPRD Selengkapnya

LF PCNU Gresik Dan UIN Alauddin Makassar MoU Kembangkan Ilmu Falak

GRESIK,1minute.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar melalui Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Prodi Ilmu Falak menandatangani nota kesepahaman dengan Lembaga Falakiyah (LF) PCNU Gresik. Nota kesepahaman di teken di Desa Manyarejo, kecamatan Manyar, kabupaten Gresik pada Rabu malam, 9 Maret 2022.

MoU dilakukan Dekan FSH, Muammar Muhammad Bakry yang diwakili Wakil Dekan III, Muhammad Saleh Ridwan dengan Ketua LF PCNU Gresik Muchyiddin Hasan. Ketua LF PCNU Gresik periode 2021-2026 itu didampingi Sekretarisnya Angga Purwancara.

Sebelumnya rombongan Perguruan Tinggi Negeri kKota Daeng ini mendapat pemaparan materi falak dari dewan pakar KH. Abdul Muid Zahid dan ustad Inwanuddin. 
Wakil Dekan UIN Alauddin Makassar, Muhammad Saleh Ridwan mengatakan MoU ini untuk pengembangan Tri dharma perguruan tinggi pencerahan tentang instrumen fajar shadiq dan beberapa pelatihan yang dilakukan oleh Lembaga Falakiyah PCNU Gresik dan implementasi merdeka belajar.

“Kami bersepakat untuk membuat perjanjian kerja sama membangun pengembangan khususnya ilmu falak. Di Gresik punya beberapa pakar yang cukup banyak dan punya banyak prestasi. Tentu kami harapkan prodi Ilmu Falak di kampus kami bisa maju dan berkembang,”ujar Saleh. 

Ketua Prodi Ilmu Falak UIN Alauddin, Fatmawati Hilal yang menjadi inisiator MoU ini menginginkan jika mahasiswanya bisa diberi pelatihan khusus oleh LF PCNU Gresik. Pihaknya ingin memaksimalkan program studinya dengan mengirim beberapa anak didiknya untuk belajar secara khusus di Balai Rukyat Condrodipo yang biasa digunakan untuk observasi Hilal.

“Tentu kami ingin ada follow up, anak-anak bisa mendalami instrumen falak yang sudah ada di sini dengan Dewan Pakar LF PCNU Gresik. Tidak menutup kemungkinan KH. Abdul Muid Zahid dan ustad Inwanuddin akan kami undang sebagai dosen tamu di Universitas kami nanti sebagai dasar penguatan ilmu dari mahasiswa kami,”terang Hilal.

Sementara itu, Ketua LF PCNU Gresik, Muchyiddin Hasan, MoU ini adalah kado istimewa bagi para pengurus yang baru saja mendapat Surat Keputusan (SK) dari PCNU Gresik. Menurutnya momen ini menjadi spirit bagi pengurus baru agar bisa lebih serius dalam berkhidmah karena LF PCNU Gresik menjadi referensi pembelajaran kampus ternama di Provinsi Sulawesi Selatan.  

“Kami berterima kasih kepada civitas akademika UIN Alauddin Makassar khususnya Fakultas Syariah dan Hukum Prodi Ilmu Falak yang sudah mempercayai kami sebagai referensi pembelajaran untuk meningkatkan sekaligus mengembangkan Ilmu Falak untuk mahasiswanya. Tentu ini menjadi spirit bagi kami, pengurus Lembaga Falakiyah yang baru saja mendapat SK dari PCNU Gresik sore tadi,”tutupnya. (yad)

LF PCNU Gresik Dan UIN Alauddin Makassar MoU Kembangkan Ilmu Falak Selengkapnya

Nguri-uri Budaya, Dispendik Terapkan Kurikulum Muatan Lokal Gresik 

GRESIK,1minute.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik mematangkan rencana kurikulum muatan lokal (mulok). Kurikulum Mulok itu diantaranya tentang sejarah Kota Gresik. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto saat Launching Heritage Gresik dan Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik di halaman SMP Darul Islam Gresik pada Sabtu, 5 Maret 2022.

Menurut Hariyanto, tahun ajaran baru 2022/2023 Dispendik Gresik akan memasukkan kurikulum muatan lokal (mulok) untuk pelajar jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama (SD-SMP). Kurikulum muatan lokal itu tentang sejarah Kota Lama Gresik. “Kurikulum muatan lokal ini untuk melestarikan budaya lokal,”kata Hariyanto. Melestarikan budaya lokal ini, imbuhnya, bertujuan agar generasi Z atau peserta didik bisa mengetahui sejarah tentang Gresik ini.

“Agar (generasi muda) tidak putus (kepaten obor tentang sejarah Gresik),”ujarnya. Selain menerapkan kurikulum muatan lokal, lanjutnya,  Dispendik akan membuat kebijakan terkait eduwisata. “Khususnya eduwisata keberadaan Kota Lama dan tentunya menggairahkan ekonomi,”tegasnya. Hariyanto optimistis dua gagasan Dispendik Gresik itu akan mendapatkan dukungan dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut Kota Lama Gresik memiliki nilai historis yang luar biasa. Kawasan Gresik Kota Lama ini tidak dimiliki kabupaten/kota lainnya. Antara lain,  Surabaya, Lamongan, Tuban dan Bojonegoro. Sebab, kawasan Kota Lama Gresik itu memiliki 4 budaya. Empat budaya itu adalah Arab, Pecinan, Kolonial Belanda dan Melayu (Jawa).”Semarang memiliki Kota Lama, tapi hanya 3 budaya,”kata Fandi Akhmad Yani. 

Launching Gresik Heritage dan Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik menjadi inspirasi untuk kembali menghidupkan kenangan masa kejayaan Gresik sebagai Kota Bandar. Pusat perekonomian global pada eranya. Kejayaan itu belum banyak diketahui oleh masyarakat dan pelajar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. (yad)

Nguri-uri Budaya, Dispendik Terapkan Kurikulum Muatan Lokal Gresik  Selengkapnya