Kapal Katamaran Multipurpose Karya Mahasiswa, Siswa SMK Maskumambang dan Parasandi Segera Berlayar 

GRESIK,1minute.id – Kapal Katamaran multipurpose segera berlayar. Kapal Fiberglass buatan “keroyokan” mahasiswa jurusan teknik perkapalan UMG, siswa SMK Maskumambang, Dukun dan nelayan itu memasuki tahapan finishing.

Diperkirakan kapal fiberglass  memiliki panjang 7 meter, lebar 3 meter yang dibuat di Living Labolatory Maritime Teknik Perkapalan UMG di Dermaga Pesona Pekelingan Jalan R.E.Martadinata, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu rampung akhir September 2022. Ada dua kapal Katamaran Multipurpose yang sedang dikerjakan oleh mereka. Dan, satu kapal perbaikan karena bekas selama 7 tahunan. 

Pekerjaan tiga kapal ( dua pembuatan dsn satu perbaikan) dilakukan mulai pagi hingga sore hari. Pada Jumat, 23 September 2022 sekitar pukul 15.00 WIB, wartawan  1minute.id ketika mendatangi tempat pembuatan kapal Katamaran Multipurpose terlihat sejumlah siswa dan pekerjaan anggota Persatuan Penyelam Tradisional Pelestari Kawasan Pantai (Parasandi) Gresik melakukan pengamplasan. 

Menghaluskan atau mengamplas dempul yang ada di bagian lambung dan dak kapal. Pekerja itu, diantaranya, Nazrie Rachim, siswa kelas XII SMK Maskumambang, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik itu terlihat semangat. Nazrie tidak sendirian. Siswa jurusan teknik kontruksi kapal baja (TKKB) itu bersama 10 teman lainnya. Sebelas anak itu adalah siswa magang atau praktik kerja lapangan (PKL). Sore itu, mereka didampingi Ketua PKL Abdul Azis. 

“Kami sejak awal ikut magang pembuatan kapal ini,”kata Nazrie yang didapuk sebagai juru bicara siswa itu. Banyak pengalaman baru yang bisa didapatkan dalam proses magang ini. “Saya dan teman-teman jurusan TKKB. Disini, kami magang membuat kapal fiberglass. Ini baru kami,”jelas Nazrie.  Di tempat magang inu, Nazrie dkk mendapatkan pengetahuan yang tidak didapatkan di bangku sekolah. Yakni, pembuatan kapal fiberglass. “Saya di jurusan kapal Baja. Disini membuat fiberglass. Membuat kapal fiberglass lebih simpel,”katanya. 

Pandemi Covid-19 selama 2,5 tahun membuat sejumlah galangan kapal sepi order. Puluhan siswa SMK memasuki program magang atau PKL tidak bisa magang seluruhnya di galangan kapal yang ada di Gresik, Lamongan hingga Madura. Living Labolatory Maritime Teknik Perkapalan UMG menjadi pilihan bagi siswa SMK yang dipimpin oleh Ahmad Yulianto.

Kepala PKL SMK Maskumambang Dukun Abdul Azis mengatakan, program magang pembuatan kapal Katamaran Multipurpose, berbahan fiberglass ini sebuah pengalaman baru. “Pengalaman baru bagi siswa ini, semoga bisa menambah luas pengetahuan,”kata Abdul Aziz pada Jumat, 23 September 2022. Selepas program magang ini, ia berharap siswa bisa menerapkan ilmu yang di sekolah. “Minimal nanti siswa bisa membuat miniatur kapal fiberglass di sekolah,”harapnya. 

Living laboratory Maritime UMGini berdiri sejak 18 Juni 2021. Belum genap dua tahun beroperasi. Living laboratory Maritime pertama di Indonesia ini berada di Dermaga Pesona Pekelingan Jalan R.E.Martadinata, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik. 

Living Labolatory Maritime sederhana. Tidak ada bangunan gedung atau layaknya sebuah pabrikan. Tempat candradimuka bagi mahasiswa, pelajar dan anggota Parasandi ini atapnya hanya ditutup terpal untuk pelindung dari sengatan sinar matahari. 

KAPAL PERTAMA : Kapal Fiberglass buatan Living Labolatory Maritime Teknik Perkapalan UMG di Dermaga Pesona Pekelingan Jalan R.E.Martadinata, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada 7 Juli 2021 ( Foto dok. Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Meski sederhana, Living Labolatory Maritime ini tergolong produktif. Kapal pertama berukuran panjang 7 meter, lebar 2,8 meter. Kapal berbobot 2 grosstonage itu bisa mengangkut berat 4 ton. Bahan sama, fiberglass. Kapal pesanan seorang pengusaha asal Bekasi, Jawa Barat itu kelar pada Sabtu, 7 Juli 2021. Saat itu, peran mahasiswa teknik perkapalan UMG ikut melakukan pengawasan dan pembelajaran secara langsung mekanisme pembuatan kapal berbahan fiberglass itu. 

Nah, pembuatan kapal Katamaran Multipurpose, imbuhnya, pekerjaan dilakukan oleh mahasiswa, siswa SMK dan anggota Parasandi Gresik. Artinya, UMG  melakukan peningkatan kopetensi dengan mendidik 15 mahasiswa dari jurusan Teknik Kontruksi kapal baja, siswa SMK dan warga sekitar. Dengan memberi materi teori banguanan kapal dan manajemen produksi kapal.

“Dimana efisiensi waktu pengerjaan didapat 1/3 waktu normal  dan biaya pengerjaan yang menelan biaya hanya 40 persen dari biaya normal. Jauh dari kebiasaan selama ini yang mencapai 65 hari untuk 1 unit kapal dan biaya hingga Rp 120jt/unit,”jelas Kepala Jurusan Perkapalan Fakultas Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Ali Yusa kepada 1minute.id pada Sabtu, 24 September 2022. (yad)

Kapal Katamaran Multipurpose Karya Mahasiswa, Siswa SMK Maskumambang dan Parasandi Segera Berlayar  Selengkapnya

Living Labolatory Maritime UMG, Tempat Pembuatan Kapal Fiberglass Bagai Candradimuka Mahasiswa, Siswa SMK dan Warga 

MELONGOK Keberadaan Living Labolatory  Maritime Teknik Perkapalan (Tekpal) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG).

SEJUMLAH orang sedang melakukan pembuatan kapal motor. Kapal berbahan fiberglass. Kapal Katamaran multipurpose ini istimewa. Sebab, kapal tersebut digarap secara “keroyokan”. Yakni, mahasiswa jurusan teknik perkapalan (Tekpal) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), siswa SMK Maskumambang di Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik dan anggota Persatuan Penyelam Tradisional Pelestari Kawasan Pantai (Parasandi) Gresik. 

Kapal Katamaran Multipurpose itu memiliki panjang 7 meter dan lebar 3 meter. Estimasi pembuatan kapal butuh waktu 20 hari. “Biaya tidak sampai Rp 50 juta,”kata Kepala Jurusan Perkapalan Fakultas Teknik Industri Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Ali Yusa kepada 1minute.id pada Kamis, 22 September 2022.

Kapal Katamaran ini adalah kapal kali kedua yang digarap di Living Labolatory Maritime Teknik Perkapalan UMG berlokasi di dekat Dermaga Pesona Pekelingan di Jalan R.E.Martadinata, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu. 

Kapal pertama berukuran panjang 7 meter, lebar 2,8 meter. Kapal berbobot 2 grosstonage itu bisa mengangkut berat 4 ton. Bahan sama, fiberglass. Kapal pesanan seorang pengusaha asal Bekasi, Jawa Barat itu kelar pada Sabtu, 7 Juli 2021. Saat itu, kata Yusa, mahasiswa teknik perkapalan UMG ikut melakukan pengawasan dan pembelajaran secara langsung mekanisme pembuatan kapal berbahan fiberglass itu. 

KAPAL FIBERGLASS: Kapal berbahan fiberglass pesanan pengusaha asal Bekasi, Jawa Barat yang dikerjakan di Living Labolatory Maritime UMG di Dermaga Pesona Pekelingan Jalan RE.Martadinata , Kelurahan Pekelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Sabtu, 7 Juli 2021 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Nah, pembuatan kapal Katamaran Multipurpose, imbuhnya, pekerjaan dilakukan oleh mahasiswa, siswa SMK dan anggota Parasandi Gresik. Artinya, UMG  melakukan peningkatan kompetensi dengan mendidik 15 mahasiswa dari jurusan Teknik Kontruksi kapal baja, siswa SMK dan warga sekitar. Dengan memberi materi teori banguanan kapal dan manajemen produksi kapal.

Kapal memiliki panjang 7 meter, lebar 3 meter. Draft 40 centimeter ini mampu berlayar di perairan dengan kedalaman 40 centimeter dan
Kemampuan angkut 15 ton.

“Dimana efisiensi waktu pengerjaan didapat 1/3 waktu normal  dan biaya pengerjaan yang menelan biaya hanya 40 persen dari biaya normal. Jauh dari kebiasaan selama ini yang mencapai 65 hari untuk 1 unit kapal dan biaya hingga Rp 120jt/unit,”jelas Yusa.

Selain membuat kapal Katamaran Multipurpose, lanjutnya, mereka melakukan rekonstruksi kapal fiberglass yang sempat tenggelam 7 tahun lalu. Living laboratory Maritime UMG ini berdiri pada 18 Juni 2021. Kini, baru 15 bulan atau memasuki tahun kedua. Lokasi Living Labolatory Maritime sederhana. Tidak ada bangunan gedung atau layaknya pabrikan. Di Living Labolatory Maritime ini, para mahasiswa, siswa dan anggota  Parasandi  mengerjakan pembuatan kapal fiberglass di lahan terbuka. Dekat bantaran Dermaga Pesona Pekelingan. Atapnya hanya ditutup terpal untuk pelindung dari sengatan sinar matahari. 

Living laboratory atau  sebuah laboratorium hidup adalah konsep penelitian, yang dapat didefinisikan sebagai ekosistem inovasi terbuka yang berpusat pada pengguna, berulang , sering beroperasi dalam konteks teritorial (misalnya kota, aglomerasi, wilayah atau kampus), mengintegrasikan penelitian bersamaan dan proses inovasi dalam kemitraan publik-swasta-masyarakat. (yad)

Living Labolatory Maritime UMG, Tempat Pembuatan Kapal Fiberglass Bagai Candradimuka Mahasiswa, Siswa SMK dan Warga  Selengkapnya

JMS Bergulir Lagi, Membentuk Siswa Berakter untuk Cegah ABH

GRESIK,1minute.id – Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) kembali bergulir. Program edukasi bagi pelajar tentang penyuluhan hukum kali ini menyasar siswa UPT SMPN 22 Gresik. JMS yang diikuti seluruh siswa kelas IX ini digelar di Aula SMPN 22 Gresik berada di Jalan Raya Bengawan Solo, Kompleks Perumahan Randuagung, Kecamatan Kebomas pada Senin, 19 September 2022.

Ada pemateri dari korp Adhyaksa yang memberikan penyuluhan yakni Kepala Su  Seksi (Kasubsi)Ekmon Rifqiy El Farabiy dan Fungsional Pranata Komputer Sudiarto. Materi yang disampaikan diantaranya, pengenalan tentang Kejaksaan RI Undang-Undang No. 16 Tahun 2004 dan proses persidangan di Pengadilan Negeri ; Undang-Undang Narkotika No. 35 Tahun 2009 dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi elektronik.

Kasi Intel Kejari Gresik Deni Niswansyah mengatakan program JMS merupakan bagian dari bentuk keperdulian dan partisipasi aktif Kejaksaan Negeri Gresik sebagai aparat penegak hukum. “Program JMS memberikan penerangan dan penyuluhan hukum kapada adik-adik generasi penerus bangsa agar mengetahui dan paham tentang hukum dan proses persidangan,” kata Deni sapaan akrabnya pada Senin, 19 September 2022.

Lebih lanjut dikatakan, JMS diharapkan bagi siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama sebagai generasi penerus bangsa tidak terjerumus dalam masalah-masalah hukum dan mengajak generasi penerus Bangsa untuk membentuk karakter pribadi yang baik dalam bersosialisasi dan bermasyarakat.

“Kami berharap jangan sampai siswa- siswi UPT SMP Negeri 22 Gresik terjerumus di lubang yang salah dan terlibat masalah hukum. Untuk itu, kami terus melakukan upaya pencegahan dengan turun lansung ke sekolah memberikan penerangan dan pemahanan hukum,”ujar Deni yang juga Humas Kejari Gresik itu. (yad)

JMS Bergulir Lagi, Membentuk Siswa Berakter untuk Cegah ABH Selengkapnya

Rektor UMG Wafat, Civitas Akademika Berduka

GRESIK,1minute.id Civitas akademi Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) berduka. Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Eko Budi Leksono wafat. Lelaki 49 tahun itu meninggal usai bulu tangkis sekitar pukul 10.00 WIB. 

Eko meninggalkan seorang istri dan dua anak. Direncanakan jenazah akan di makamkam di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik badal isya. “Jenazah sebelum dimakamkan akan di salatkan di masjid Faqih Usman Kampus UMG,”ujar Khamsun, salah satu sahabat almarhum Eko Budi Leksono pada Ahad, 18 September 2022.

Kabar meninggalnya Eko Budi Leksono membuat civitas akademik UMG seakan tidak percaya. Sebab, alumnus Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya (ITS) itu segar. Tidak pernah mengeluh sakit. 

Menurut Daifi, minggu pagi Eko Budi Leksono ikut bermain bulutangkis di Jalan Brotonegoro, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), sekitar 1 kilometer dari rumahnya. Eko bermain dua set, draw. Selama 15 menit beristirahat. Duduk di kursi sambil berbincang dengan teman-temannya. Tiba-tiba tubuh Eko lemas dan ambruk. 

Eko kemudian dibawa ke Klinik Satelit Petrokimia Gresik. Namun, tuhan berkehendak lain. Eko meninggal di usia 49 tahun. 

Kiprah Eko Budi Leksono

Pria kelahiran 11 Januari 1973 itu adalah dosen PNS Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS) yang diperbantukan ke UMG. Mengutip dari suaramuhammadiyah.id Eko mulai mengajar di UMG sejak 1998, sebagai dosen Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik.

Pada 2003-2005 Eko Budi sempat menduduki Ketua Program Studi Teknik Industri UMG. Dia juga pernah merangkap jabatan sebagai Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) pada 2003-2006.

Pada 2005-2009 karier lebih tinggi lagi sebagai Dekan Fakultas Tekni merangkap Pembantu Rektor I Bidang Akademik dan berlanjut sebagai Wakil Rektor UMG I 2009-2013. Hingga kemudian Eko Budi Leksono mendapat amanah dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Rektor UMG periode 2021-2025.

Almarhum Eko Budi Leksono dikenal sebagai sosok pemimpin yang amat ramah, baik kepada semua orang, tegas, dan sangat dekat dengan mahasiswa. Kebaikan bapak selalu melekat di hati.

Dalam unggahan resmi UMG berdo’a Semoga Allah SWT memperluas kuburannya dan memberinya kedamaian abadi. Allah Maha Penyayang terhadap orang yang beriman padanya dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan keikhlasan. 

Sekitar pukul 12.45 WIB Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan takziah ke rumah duka Eko Budi Leksono Jalan Banjar Baru I , Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB). (yad)

Rektor UMG Wafat, Civitas Akademika Berduka Selengkapnya

Mataf Mahasiswa UMG Hadirkan Dua Motivator, Yakni Bupati Gresik dan Wamen ATR/BPN

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 1.380 mahasiswa barunUniversitas Muhammadiyah Gresik (UMG) mengikuti kegiatan masa taaruf pada Jumat, 9 September 2022. Mataf terasa istimewa. Sebab, mataf dihadiri diantaranya Wakil Menteri (Wamen) Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Raja Juli Antoni, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, dan Kapolres Gresik AKBPMochamad Nur Azis. Mataf dibuka oleh Rektor UMG Eko Budi Leksono.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tampil bagai seorang motivator. Ribuan mata seakan tidak berkedip ketika bupati berusia 37 tahun itu tampil di podium. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mendorong mahasiswa untuk merubah mindset dalam berpikir. Out of the box. Mahasiswa harus berani mengawali sesuatu yang baru. Tentu yang positif.

Dorongan ini akan menimbulkan pengalaman dan skill. Selain itu jaringan merupakan modal kesuksesan dengan memperbanyak teman yang suka dalam hal yang positif. “Tidak cukup hanya belajar di ruang kuliah. Tapi dengan keberanian untuk memulai sesuatu yang baru akan akan memberikan pengalaman, mengembangkan diri sekaligus memupuk jaringan. Hal ini terasa didunia kerja nanti,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Lebih lanjut ia menambahkan, Universitas Muhammadiyah Gresik sudah mengarah bagaimana menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, progresif dalam arti bagaimana anak – anak muda bisa beradaptasi dengan tantangan apapun. Seperti halnya sudah menjalin kerja sama dengan kantor ATR/BPN Gresik.

“Contoh saat KKN Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik yang sudah belajar menjadi pegawai BPN, dengan Program Strategi Nasional (PSN) yaitu Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), yang mana menjadi kebutuhan masyarakat saat ini, dari sini adik – adik menjadi pelaku bagaimana masyarakat melengkapi secara administrasi kepengurusan PTSL,”katanya. 

“Ini akan menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Gresik, mudah – mudahan kerjasama ini dapat terus terjalin,” tambahnya. Fandi Akhmad Yani meminta kepada maba (mahasiswa baru) ini terus mengembangkan diri. “Bersenang senang dan nikmati masa – masa kalian dalam mencari ilmu pengetahuan di perguruan tinggi atau universitas,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri ATR/BPN Raja Juli Antoni, dalam sambutannya menyampaikan 3 hal penting kepada ribuan mahasiswa peserta mataf. Tiga hal itu adalah buku, cinta dan pesta.

“Buku adalah jendela dunia meskipun kita tidak pernah pergi ke suatu tempat atau negara di luar negeri, kita bisa menengok dan melihat betapa luasnya dunia ini, betapa warna warninya dunia dengan membaca buku tersebut kemudian mendiskusikannya bersama teman teman. Sebab komunikasi publik nanti sangat diperlukan oleh Mahasiswa,”ungkap Wamen kelahiran Pekanbaru, 13 Juli 1977 itu.

Kedua, lanjut Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) pada 2000 adalah Cinta.  Dalam hal ini belajar untuk mencintai kemanusiaan atau aktif lah di organisasi intra maupun ekstra kampus. “Sebab banyak orang yang menjadi pemimpin terseleksi dari aktifis yang aktif dari organisasi,” terang penyandang gelar PhD di University of Queensland, Australia itu.

“Pengalaman dari interaksi membantu orang tertindas dan sejak dini sudah mengasah sensifitas sosial melihat ketidakadilan, terbiasa mengorganisasi masyarakat, terbiasa bernegosiasi, terbiasa berpidato akan diimplementasikan dalam suatu kehidupannya,” tuturnya.

Terakhir adalah pesta. “Pesta dalam pengertian bahwa, kalian harus menjadi generasi yang riang gembira dan optimis jangan pesimis, agar ada energi kembali generasi yang menatap masa depan yang lebih baik,”tegas mantan 

Direktur Eksekutif MAARIF Institute, sebuah lembaga yang didirikan oleh almarhum Prof. Ahmad Syafii Maarif itu. (yad)

Mataf Mahasiswa UMG Hadirkan Dua Motivator, Yakni Bupati Gresik dan Wamen ATR/BPN Selengkapnya

Wabup Gresik Lepas 12 Duta Olimpiade Bahasa Arab 

GRESIK,1minute.id -Sebanyak 12 siswa dari enam lembaga pendidikan mengikuti Olimpiade Bahasa Arab (OBA). Duta Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dalam ajang OBA tingkat Provinsi Jatim itu diberangkatkan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dari Madrasah Ibtidayah (MI) Maarif Assa’adah Bungah pada Sabtu, 3 September 2022.

OBA ke-5 diselenggarakan oleh Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (F-MGMP) Bahasa Arab se-Indonesia. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memompa semangat duta OBA untuk menjadi yang terbaik.  Syarat, belajar dengan keras dan berdoa. “Karena itu saya minta pada adik -adik sekalian untuk all out, semaksimal mungkin untuk bisa mengerjakan dan tidak boleh menyerah,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah. 

Juara atau tidak, kata Bu Min, belasan siswa tetap menjadi terbaik karena telah mewakili Gresik ke kancah Provinsi. Duta OBA Gresik adalah para Juara 1, 2 dan 3 OBA tingkat Kabupaten. Berikut ini, adalah duta OBA Gresik di ajang Provinsi Jatim itu.

Jenjang SMA adalah juara 1 Mauluda Luthfiana Nastiti dan Juara II Maslacha (SMA Assa’adah)dan Juara III Qurrotu A’yunin (SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik)

Jenjang Madrasah Aliyah (MA) yaitu Juara I dan II Istianah Thoyyibah dan Balqes Sendayu Sekar Nengrat (MA Ma’arif NU Assa’adah) serta Juara III Khairunnisa’ Nur Fadhilah (MA Ma’arif NU Sidomukti). 

Jenjang Madrasah Tsanawiyah (Mts) yaitu Juara I, II dan III Ima Salma Zahidah ; Mufidah dan Nur Maziyyatul Arofah (MTs Assa’adah 2 Bungah).

Jenjang Madrasah Ibtidayah (MI) yakni Juara I, II dan III masing-masing  Laili Nur Faizatul Darain ;  Putri Rachmi Dewi Binta Ali dan Abdulloh Haidar Adinata (MI Ma’arif NU Assa’adah). (yad)

Wabup Gresik Lepas 12 Duta Olimpiade Bahasa Arab  Selengkapnya

Pendidikan Vokasi Industri Petrokimia Gresik Telah Meluluskan 313 Mahasiswa Diploma 1

GRESIK,1minute.id – Pendidikan Vokasi Industri Petrokimia Gresik kembali meluluskan 40 mahasiswa Diploma 1. Sejak 2017, Petrokimia Gresik melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) telah meluluskan 313 orang. 

Direktur Keuangan dan Umum Petrokimia Gresik Budi Wahju Soesilo menyampaikan, Program Pendidikan Vokasi Industri Diploma 1  Petrokimia Gresik memasuki tahun ke lima ini merupakan komitmen perusahaan dalam mendukung Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbasis kompetensi link and match dengan industri.

“Melalui program ini kita memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman industri kepada para tenaga muda potensial, utamanya lulusan SMK/SMA untuk dilatih menjadi SDM yang terampil dan profesional sehingga diharapkan menjadi tenaga yang siap pakai dalam dunia industri,”ujar Soesilo pada Jumat, 26 Agustus 2022.

Program magang Vokasi Industri periode ini, mulai diselenggarakan mulai Agustus 2021 hingga Juli 2022. Petrokimia Gresik telah merekrut lulusan SMK/SMA sebanyak 40 orang untuk menjalani program Diploma 1 dengan kurikulum silabus dan modul menyesuaikan kebutuhan industri di Petrokimia Gresik.

Dari hasil rekrutmen tersebut, kemudian dibagi menjadi dua program studi yaitu 19 mahasiswa Jurusan Teknik Perawatan Mesin yang penyelenggaraan pendidikannya dilaksanakan oleh Politeknik ATI Makasar, serta 21 mahasiswa Jurusan Pemasaran & Logistik di bawah Politeknik APP Jakarta.

Dalam program ini, para mahasiswa dibekali juga teori On the Job Training (OJT) di lingkungan pabrik, pengetahuan terkait Digital Learning Petrokimia Gresik dan beberapa tes uji kemampuan, keterampilan, dan perilaku, sehingga para lulusan akan dinyatakan memenuhi persyaratan kompetensi, apabila tes dinyatakan lulus.

“Para lulusan ini kemudian tidak semerta-merta dapat bekerja dan diangkat menjadi karyawan Petrokimia Gresik, melainkan akan dilakukan tes. Jika mereka dapat memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan perusahaan, maka dapat diangkat menjadi karyawan Petrokimia Gresik,” tandas Soesilo.

Pendidikan Vokasi Industri Petrokimia Gresik ini selaras dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016, tentang Revitalisasi SMK dalam Rangka Peningkatan Kualitas dan Daya Saing SDM Indonesia untuk Menuju Industri Global 4.0. Dalam menyelenggarakan Program ini, Petrokimia Gresik bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), dalam hal ini Pusdiklat Kementerian Perindustrian RI, Politeknik ATI Makasar serta Politeknik APP Jakarta.

Terakhir, Soesilo menyampaikan bahwa selain Pendidikan Vokasi Industri ini, Petrokimia Gresik juga bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian yang juga menyelenggarakan Program Link & Match bagi siswa SMK dan Program Magang untuk Guru SMK. Selama periode 2018-2019 sudah diikuti oleh 300 siswa dan 450 guru SMK dari seluruh Indonesia.

“Petrokimia Gresik senantiasa berperan aktif memberikan kesempatan kepada lulusan SMA/SMK serta guru sehingga mereka menjadi SDM yang handal dan kompeten,” pungkas Soesilo.

Kepala BPSDMI Kemenperin Arus Gunawan menyampaikan bahwa program ini dilaksanakan sebagai wujud nyata kerjasama antara pemerintah, institusi pendidikan dengan dunia industri. Melalui program ini diharapkan akan memperkecil competency gap antara dunia industri dengan dunia pendidikan, dan mendukung ketersediaan tenaga kerja industri di Petrokimia Gresik. 

“Perkembangan industri nasional tidak lepas dari investasi, teknologi, dan SDM. Dimana SDM menjadi poin sangat penting karena industri merupakan sektor yang menyerap tenaga kerja sangat besar, yaitu sekitar 600 ribu per tahun,”ujar Arus Gunawan. 

Ia menambahkan, Petrokimia Gresik menjadi satu dari lima industri di Indonesia yang dipilih Kemenperin untuk penyelenggaraan program ini. Diharapkan, peranan Petrokimia Gresik dalam pembentukan SDM kompeten bisa terus ditingkatkan, melalui penyelenggaraan unit pendidikan.

“Kemenperin telah membuka politeknik industri Petrokimia yang berlokasi di Banten, diharapkan Petrokimia Gresik juga membuka unit Pendidikan yang sama,”ujarnya.

Kebermanfaatan program ini dirasakan oleh peserta. Salah satu lulusan terbaik, Lusiana Dwi Safitri mengaku mendapatkan banyak ilmu lapangan sehingga menjadikannya lebih kompeten untuk terjun langsung ke dunia industri. “Semoga program ini bisa ditingkatkan dari sisi kuota, sehingga semakin banyak lagi SDM unggul yang dicetak,”tandasnya. (yad)

Pendidikan Vokasi Industri Petrokimia Gresik Telah Meluluskan 313 Mahasiswa Diploma 1 Selengkapnya

Resmikan Madin di Sidayu, Wabup Gresik Wacanakan Boarding School 

GRESIK,1minute.id – Lembaga Pendidikan bertambah satu. Lembaga itu bernama Madrasah Diniyah (Madin) Jauharu Maknuun. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang meresmikan lembaga pendidikan berada di Desa Lasem, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu pada Minggu, 21 Agustus 2022.

Madin ini dibawah naungan Yayasan Al Jauharu Al Maknuun Lasem. Pembinanya adalah Muhammad Shobirin. Ketua Yayasan Mudlor Abdullah. Acara dibuka dengan hafidz Alquran juz 30 oleh siswa setempat. Kemudian, dilanjutkan santunan anak yatim.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan lembaga pendidikan terus evolusi. Berkembang menyesuaikan zaman. “Zaman dulu kita ngaji, baca kitab langsung ke kiai tanpa ada klasikal, maka zaman yang sudah seperti ini perlu ada perjenjangan yang jelas,” ungkap Bu Min. “Dengan adanya madrasah diniyah ini, taman pendidikan Al-Qur’an maka anak-anak iki akan jelas (klasifikasinya),” imbuhnya.

Menurutnya klasifikasi seperti ini perlu untuk lebih meningkatkan potensi dari masing-masing siswa. Metode mana yang paling baik digunakan di kelas mereka. Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini berharap kedepan ada pondok pesantren atau istilah kerennya boarding school akan sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang para siswa-siswi yang sedang bersekolah karena bisa diarahkan secara maksimal.

“Maka ini akan menjadi jawaban masyarakat, bahwa nantinya seluruh sekolah-sekolah baik swasta maupun negeri harus ada tempat menginap sehingga dapat diawasi selama 24 jam,”kata Bu Min.

Sementara itu, Pembina Yayasan Al Jauharu Al Maknuun Lasem Muhammad Shobirin mengungkapkan rasa syukurnya pada semua pihak atas peresmian ini. Ia juga minta kritik, saran, dan doa restu pada para kiai dan guru yang hadir. “Saran dan kritik ini agar dapat menjalankan lembaga ini dengan baik dan lancar,”kata Shobirin. (yad)

Resmikan Madin di Sidayu, Wabup Gresik Wacanakan Boarding School  Selengkapnya

Rayakan HUT ke-70, UPT SMP Negeri 1 Gresik Launching Kelas Tahfidz Alquran, Pertama di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Terobosan anyar dilakukan oleh UPT SMP Negeri 1 Gresik. Sekolah berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu melauching kelas tahfidz Alquran. Ada dua kelas masing-masing berisi 31 siswa yang bakal digembleng menjadi penghafal Alquran. Kelas tahfidz ini kali pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Launching kelas Tahfidz Alquran ini dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto pada Senin, 1 Agustus 2022 bertepatan dengan HUT ke-70 SMP Negeri 1 Gresik. 

Kepala UPT SMP Negeri 1 Gresik Beri Avita Prasetiya mengatakan, pembukaan kelas tahfidz ini sesuai misi dan misi ketika seleksi kepala sekolah menengah pertama (SMP) beberapa waktu lalu yakni siswa berjiwa qurani. “Siswa lulusan sini (SMP Negeri 1 Gresik) semua bisa membaca Alquran,”kata Beri-sapaan-Beri Avita Prasetiya ketika dihubungi 1minute.id  melalui selulernya pada Senin, 1 Agustus 2022.

Untuk mewujudkan visi dan misi, Beri yang belum genap 2 bulan menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 1 Gresik itu mengumpulkan semua guru agama di sekolah. Guru agama itu melakukan tes baca dan tulis kepada seluruh siswa baru. Siswa kelas VII. 

Hasilnya? Berdasarkan seleksi itu, siswa kelas VII yang sudah hafal Alquran mencapai 92 siswa. Rinciannya, hafal lebih dari 3 juz sebanyak 28 siswa. Sedangkan, siswa hafal lebih 1 juz sebanyak 64 siswa. “Untuk sementara hanya dua kelas yang buka untuk kelas tahfidz. Kelas VII A dan VII B,”katanya. 

LAUNCHING: Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto ketika memotong pita tanda dimulai kelas tahfidz di UPT SMP Negeri 1 Gresik pada Senin, 1 Agustus 2022 ( Foto : SMP Negeri 1 Gresik for 1minute.id)

Mereka yang masuk kelas tahfidz, imbuh Beri, usai sekolah mendapatkan pembelajaran tambahan baca dan tulis Alquran. “Guru ngaji untuk mereka diambil dari TPQ Masjid Jamik Gresik. Kami ingin mewadahi anak-anak supaya hafalan tetap terjaga dan bahkan meningkat ,”tegasnya. “Kelak ketika siswa masuk jenjang lebih tinggi bisa masuk tanpa tes,”imbuhnya. 

Saat ini sejumlah lembaga pendidikan mulai dari jenjang SMA hingga perguruan tinggi bahkan institusi negara memberikan kesempatan lebar-lebar bagi siswa tahfidz Alquran masuk tanpa tes. Hafal Alquran. Beri lalu mencontohkan seleksi perguruan tinggi di Unair Surabaya, ITS Surabaya dan Universitas Negeri Sunan Ampel (Unesa) Surabaya.  “Cara pandang sekolah membekali anak-anak sukses dunia dan akhirat,”ujarnya bertamsil. (yad)

Rayakan HUT ke-70, UPT SMP Negeri 1 Gresik Launching Kelas Tahfidz Alquran, Pertama di Gresik  Selengkapnya

Dua Guru Sekolah Penggerak, TKIT Al Ibrah Gresik Masuk 10 Besar Askrindo PAUD Institute Award 2022

GRESIK,1minute.id – Dua guru TKIT Al Ibrah Gresik masuk 10 besar Askrindo PAUD Institute Award 2022. Dua guru prestasi itu adalah  Ustadzah Rifatul Aliyah untuk kategori Pengelola PAUD Visioner dan Ustadzah Tatik Respati Sigit kategori mendongeng. 

Empat kategori lainnya Mencipta Lagu, Guru Heroik, Guru Inovatif, dan Bunda PAUD Kreatif, TKIT, sekolah penggerak berlokasi di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik tidak mengirimkan peserta. Awarding nasional untuk guru PAUD dihelat oleh Asosiasi Kredit Indonesia dipusatkan di Jogjakarta pada 23 Juli 2022.

“Alhamdulillah, kerja keras kami berbuah manis meski waktunya tergolong cukup mepet. Kami masuk dalam 10 besar nasional dalam dua kategori yang kami ikuti,”ujar Rifatul Aliyah yang diamini Tatik Respati Sigit  di kantor TKIT Al Ibrah pada Rabu,  27 Juli 2022. 

Rafatul Aliyah menuturkan, proses seleksi proposal dan materi lomba –dalam bentuk video– dikirim pada akhir Maret 2022. Setelah melalui beberapa tahapan seleksi, akhirnya panitia mengambil 10 besar yang diumumkan pada 23 Juli 2022 di Jogyakarta. Dengan waktu yang relatif singkat, sambung alumni Psikologi Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) ini, bersama tim kretaif Al Ibrah, pihaknya mampu memenuhi deadline yang ditetapkan panitia penyelenggara.

“Sempat ketir-ketir juga sih, karena waktu pengiriman terakhir internet sangat lemot dan sering gagal kirim. Mungkin saat itu peserta ngirimnya bersamaan sehingga jadi lemot dan trouble,”ujarnya.

Sementara si “Ratu Dongeng” Tatik Respati yang juga Kaur Humas TKIT Al Ibrah ini mengaku, waktu yang relatif singkat dalam persiapan lomba sempat membuatnya stres. Apalagi, sambung alumni Universitas Jember ini, pesertanya cukup banyak. Sekitar 2 ribu guru yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

“Dan, yang membuat saya sempat grogi, di antara para peserta yang ikut lomba itu, ternyata ada beberapa senior saya di komunitas mendongeng. Bener, saya sempat grogi banget sebelum akhirnya saya mampu percaya diri,”ungkap pegiat di Persaudaraan Pengisah Muslim Indonesia (PPMI) Gresik ini.

Direktur Utama Askrindo Priyastomo dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan Askrindo PAUD Institute Award 2022 bertujuan memberikan rekognisi serta apresiasi kepada guru dan tenaga kependidikan (GTK) PAUD se-Indonesia.

“Kami ingin menekankan, bahwa Askrindo berkomitmen mendukung serta memperhatikan para guru PAUD yang telah menjalankan perannya secara optimal dalam mendorong peningkatan layanan PAUD berkualitas secara holistik dan integratif,” ujarnya seraya menambahkan, tema mendongeng yang diangkat adalah pentingnya kolaborasi atau kerja sama dengan tokoh ikan badut dan kakek Amon dengan setting kehidupan biota di perairan laut. (yad)

Dua Guru Sekolah Penggerak, TKIT Al Ibrah Gresik Masuk 10 Besar Askrindo PAUD Institute Award 2022 Selengkapnya