SIG Fasilitasi 177 CJH Asal Gresik Berangkat Ibadah Haji, Nenek Masmuchibah, Jemaah Tertua Nangis Bahagia

GRESIK,1minute.id – Wajah semringah terlihat dari 177 calon jemaah haji asal Kabupaten Gresik. Mereka sudah membayangkan bisa menjadi tamu Allah SWT. Menunaikan rukun Islam kelima. SIG memfasilitasi keberangkatan 177 CJH yang tergabung dalam kloter 79 (Kabupaten Gresik dan Jombang), Jawa Timur. Pemberangkatan dilakukan oleh Plt. Direktur Utama Semen Gresik, Mochamad Supriyadi di Gedung Utama SIG Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Selasa, 20 Juni 2023.

Keberangkatan 177 jemaah haji di Gedung Utama SIG Gresik ini diliputi suasana haru. Sejumlah jemaah haji tak kuasa membendung isak tangis bahagia. Masmuchibah Syukri Saleh, misalnya. Nenek 87 tahun asal Desa Tebaloan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya. Air matanya meleleh karena bahagia. Ia mengucapkan rasa syukur berulangkali. 

Nenek Masmuchibah adalah jemaah tertua di kloter 79 tersebut. Ia tanpa ditemani suami. Menurutnya, rekan sesama jemaah dan pembimbing haji (yang diberangkatkan oleh SIG) sudah dianggap sebagai keluarga sendiri.

“Terima kasih kepada SIG yang telah memberikan beragam fasilitas, mulai dari bimbingan manasik haji, hingga keberangkatan, yang memberikan banyak kemudahan bagi para jemaah,” ungkapnya.

Sementara itu, jemaah haji lainnya, Achmad Machrus, 64 tahun asal Kelurahan Kemuteran, Kecamatan Gresik, mengaku bahagia setelah sempat tertunda selama tiga tahun sejak 2020, akibat pandemi Covid-19, akhirnya berangkat haji ke tanah suci tahun ini.

“Alhamdulillah tahun ini saya bersama istri, Siti Rochah (53 tahun) bisa berangkat haji setelah tiga tahun melakukan manasik haji. Masya Allah selama tiga tahun ikut manasik, mulai masuk sejak pendaftaran tidak mengeluarkan biaya sama sekali. Pelayanannya selalu baik, mulai akomodasi, konsumsi sampai pada layanan panitia yang selalu siap untuk persiapan-persiapan. Semoga program pemberangkatan dan penjemputan jemaah haji oleh SIG selalu ada tiap tahun,” ungkap  Makhrus.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, SIG merasa terhormat dan bangga dapat melayani tamu-tamu Allah SWT yang akan menjalankan ibadah haji di tanah suci. Ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial Perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Pada musim haji tahun ini, jumlah jemaah haji yang diberangkatkan oleh SIG sebanyak 177 orang, meningkat bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya 113 orang. Sebagai perusahaan BUMN, SIG terus memaksimalkan kehadirannya untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya yang berada di sekitar operasional Perusahaan. Semoga para jemaah diberikan kemudahan dan kelancaran sehingga dapat melaksanakan setiap tahapan ibadah haji dengan khusyuk dan penuh keikhlasan, serta kembali ke Tanah Air dengan selamat sebagai haji yang mabrur,” kata Vita Mahreyni.

Selain fasilitas pemberangkatan dan penjemputan ke Asrama Haji Sukolilo di Surabaya, Jawa Timur, melalui program Corporate Social Responbility (CSR), SIG juga memberikan beragam fasilitas kepada jemaah haji meliputi bimbingan manasik haji, perlengkapan ibadah, serta memberangkatkan seorang pembimbing yang kompeten untuk mendampingi jemaah selama menjalankan ibadah haji. (yad)

SIG Fasilitasi 177 CJH Asal Gresik Berangkat Ibadah Haji, Nenek Masmuchibah, Jemaah Tertua Nangis Bahagia Selengkapnya

Makam Sunan Prapen, Penguasa Keempat Pemerintahan Giri Kedaton 

Destinasi Wisata Religi di Gresik (6)

BULAN Suci Ramadan memasuki hari ke-24 atau Malem Selawe (Malam 25 Ramadan). Jalan Raya Sunan Giri kini ditutup untuk semua moda kendaraan bermotor. Mulai Simpang empat Kebomas hingga simpang tiga Klangonan. Warga menyemut. Ada ngalap berkah ke makam Sunan Giri dan Sunan Prapen. Banyak juga sekedar jalan-jalan menikmati Malam Selawe sambil berbelanja.Sunan Prapen adalah penguasa keempat yang memerintah kerajaan Giri Kedaton. Dalam Babad Gresik Sunan Prapen disebutkan berkuasa antara 1548 M sampai 1605 M. Sunan Prapen atau Sayyid Muhammad Fadlullah Pratikal merupakan cucu dari Sunan Giri dan putra Sunan Dalem Syekh Maulana Zainal Abidin. Beliau lahir 1412 Saka. 

Mengutip dari laman Disparekrabudparpora, Sunan Prapen adalah seorang pujangga besar penggubah kitab Asrar yang kemudian digunakan sebagai dasar menyusun Jongko Joyoboyo. Di samping itu beliau juga seorang empu (pembuat keris). Salah satu karyanya yang terkenal dengan nama keris Suro Angun-angun. Pada masa Sunan Prapen inilah Kerajaan Giri Kedaton mengalami masa kejayaan. 

VOC menyebut Sunan Prapen sebagai Paus Islam, atau Raja Imam yang mempunyai peran dalam memberikan berkah kepada raja-raja Demak dan Pajang yang baru dinobatkan. Bahkan beliau memiliki pengaruh besar sampai ke Kalimantan, Sulawesi dan Lombok. Sunan Prapen wafat pada 1512 Saka atau 1605 Masehi. Sedangkan haul Sunan Prapen jatuh setiap 15 Syawal. 

Makam Sunan Prapen terletak di Desa Klangonan Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik sekitar 400 meter di sebelah barat Makam Sunan Giri. Cungkup berarsitektur unik dengan ukiran bernilai seni tinggi. Salah satu keistimewaan makam Sunan Prapen, pada trap jalan menuju makam terdapat sebuah watu dodok atau Yoni yaitu sebuah batu di tengah trap yang diyakini sebagian orang bahwa bagi pasangan suami-istri yang belum dikaruniai anak dapat segera mendapat keturunan apabila duduk berduaan di batu itu.Tentu Ridha Sang Khaliq, Allah SWT. 

Untuk diketahui Grissee Kota Bandar adalah salah satu buku muatan lokal. Semuanya cerita yang ada di Gresik. Mulai destinasi wisata religi, seni budaya dan destinasi wisata di Gresik daratan sampai pulau Bawean. Buku itu karya Chusnul Cahyadi ini- kini mengelola media online 1minute.id, hasil dari ngelutus lebih dari satu dasawarsa di Kabupaten Gresik. (*/habis)

Makam Sunan Prapen, Penguasa Keempat Pemerintahan Giri Kedaton  Selengkapnya

Makam Putri Cempo, Putri Jelita, Saudagar Pengagum Sunan Giri (6)

Destinasi Wisata Religi di Gresik 

MAKAM Puteri Cempo terletak di Dusun Gunungsari, Desa Sidomoro, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik ini menjadi daya tarik bagi wisatawan religi. Makamnya berada di sebuah bukit. Siapa Putri Cempo? Putri Campa ada menyebut Cempo berasal dari Vietnam. Ia saudagar kaya raya dari negeri Campa, Vietnam.

Putri nan cantik jelita itu terpesona dengan dengan watak dan keluhuran budi pekerti Sunan Giri. Putri Campa pun menaruh hati kepada Joko Samudro – julukan – Waliyullah Sunan Giri. Ada beberapa versi yang berkembang tentang Putri Campa.

Setelah mengikuti jejak Sunan Giri dalam memperjuangkan Islam di Pulau Jawa dan Gresik, Putri Campa konon akhirnya menikah dengan Sunan Giri.

Namun, versi lain, Putri Campa hanya bisa menganggumi watak dan keluhuran budi pekerti tanpa bisa memiliki Sunan Giri hingga akhir hayatnya. Putri Campa dimakamkan di perbukitan yang teduh. Masyarakat Gresik menyebut Putri Campa menjadi Putri Cempo.

Makam Putri Campa menjadi salah satu destinasi wisata religi di Gresik ini. Biasanya, wisatawan berziarah malam hari. Terutama malam Jumat. Kini, kawasan Bukit Cempo semakin ramai. Puluhan kafe berdiri. Dari atas bukit itu, bisa melihat dengan jelas masjid Giri Kedaton. Masjid kali pertama dibangun oleh Sunan Giri. Di bukit Kedaton itu, Sunan Giri dinobatkan sebagai Kepala Pemerintahan.

Pemandangan alamnya eksotis. Apalagi, malam hari. Gemerlap lampu pabrik, pelabuhan bisa dinikmati sepanjang malam. Kawasan bukit tidak pernah sepi. Ada yang menyebut kawasan wisata milenial. 

Untuk diketahui Grissee Kota Bandar adalah salah satu buku muatan lokal. Semuanya cerita yang ada di Gresik. Mulai destinasi wisata religi, seni budaya dan destinasi wisata di Gresik daratan sampai pulau Bawean. Buku itu karya Chusnul Cahyadi ini- kini mengelola media online 1minute.id, hasil dari ngelutus lebih dari satu dasawarsa di Kabupaten Gresik (*/bersambung)

Makam Putri Cempo, Putri Jelita, Saudagar Pengagum Sunan Giri (6) Selengkapnya

Lestarikan Tradisi Kolak Ayam Gumeno, Warisan Budaya tak Benda Jadi Magnet Wisatawan 

GRESIK,1minute.id – Bulan Suci Ramadan memasuki malam 23 (malam teku likur) pada Kamis, 14 April 2023. Di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik terdapat tradisi Kolak Ayam Gumeno. Warisan temurun ini memasuki  ke-498 tahun. Kolam Ayam tercatat sebagai Warisan budaya tak benda (WBTB).

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyebut tradisi Kolak Ayam atau Sanggring di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar ini adalah warisan semangat syiar Islam. “Harus dilestarikan,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah di dampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abu Hasan. Saat menghadiri Semarak Sanggring ke-498 yang digelar di halaman Masjid Jamik Sunan Dalem pada Kamis, 13 April 2023.

Tradisi Sanggring kolak ayam tak lepas dari kisah Sunan Dalem, putra kedua Sunan Giri yang membangun masjid di Desa Gumeno sebagai upaya syiar Islam.”Setelah tidak lama masjid yang dibangun berdiri, Kanjeng Sunan Dalem malah jatuh sakit,” kata Bu Min.

Sakit yang dialami Sunan Dalem, tambahnya, kemudian selalu mengonsumsi jinten dan berbagai macam campuran rempah lain yang dipadukan dengan daging ayam.

WABUP GRESIK: Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Gresik Abu Hassan dalam Semarak Sanggring di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Kamis, 13 April 2023 ( Foto : Prokopim fir 1minute.id)

“Menurut cerita, resep tersebut diberikan langsung oleh Sunan Giri melalui mimpi yang terus dipakai sampai sekarang dan dilestarikan menjadi tradisi Sanggring kolak ayam oleh warga Desa Gumeno,” ujarnya.

Uniknya, pembuatan kolak ayam atau Sanggring ini dilakukan oleh kaum adam. Mulai belanja, meracik bumbu, memasak hingga siap disajikan untuk menu buka puasa kepada warga setempat dan wisatawan religi yang berasal dari Desa Gumeno. “Kita harus senantiasa mengingat jasa-jasa beliau. Dimana dalam perjalanan syiar Islam membangun masjid disini hingga sakit kemudian sembuh dengan mengkonsumsi kolak ayam atau yang disebut Sanggring,” tandasnya.

Kepala Desa Gumeno Hasan Fathoni menambahkan, kolak ayam (Sanggring) merupakan sejarah yang harus di lestarikan bersama. Kepatuhan kepada beliau (Sunan Dalem), maka warga Desa Gumeno selalu melanjutkan tradisi tersebut setiap hari ke 22 atau malam 23 Ramadan.

“Ada 5 ramuan dalam pembuatan kolak ayam tersebut, yakni gula merah, jinten, daun bawang, kelapa dan ayam. Tahun ini panitia menyiapkan 220 ekor ayam kemudian dimasak menjadi 2700 porsi,” singkatnya. Warisan Budaya tak Benda (WBTB) selalu di tunggu-tunggu umat muslim maupun para wisatawan lainnya.

Tampak hadir dalam Semarak Sanggring ke-498 ini diantaranya anggota DPRD Gresik Sahrul Munir, Anggota Kadin Gresik Indra Lesmana, Cak dan Yuk Gresik, Gus dan Yuk Mojokerto, Yak dan Yuk Lamongan, Kacong dan Jebbing Madura Cak dan Ning Surabaya serta KH Ali Murtadho asal Bungah. (yad)

Lestarikan Tradisi Kolak Ayam Gumeno, Warisan Budaya tak Benda Jadi Magnet Wisatawan  Selengkapnya

Makam Siti Fatimah binti Maimun, Putri Raja Malaka Dikenal Makam Panjang (5)

Destinasi Wisata Religi di Gresik

 WISATA religi makam Siti Fatimah binti Maimun di Kota Giri itu mulai ramai peziarah. Wisata hati berlokasi di Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Pada 10 hari pertama dan kedua tidak ada tamu. Mulai Malaman (malam 21 Ramadan) peziarah mulai lagi.

Halaman makam anak semata wayang Maimun bergelar Sultan Mahmud Syah Alam dengan Dewi Aminah terasa Asri. Pepohonan rindang. Sultan Mahmud Syah Alam adalah Raja Malaka. Cungkup makam berupa gedung tembok persegi dari batu kapur. Bangunannya menyerupai candi.

Bangunan penyebar agama Islam asal Kamboja ini, ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim. Siti Fatimah, putri raja Malaka adalah penyebar agama Islam perempuan tertua di Indonesia. Beliau wafat pada 1082 Masehi. Saat itu Siti Fatimah atau Dewi Retno Swari masih remaja. Usia baru 18 tahun. 

Konon, wafatnya Siti Fatimah akibat terserang wabah penyakit. Menurut cerita juru kunci Ainur Rofiah dikutip dari buku Grissee Kota Bandar, Siti Fatimah asal Kamboja datang dengan naik perahu. Desa Leran saat itu masih berupa perbukitan dikelilingi lautan. Nyai Siti Fatimah berkeliling menyebarkan agama Islam singgah di Leran. “Peleleran (singgah) Siti Fatimah dulunya Bukit,”cerita nenek 8 cucu ini. Dalam pemberhentian didampingi 4 dayang yang setia melayani Siti Fatimah.

Mereeka adalah Nyai Seruni, Putri Keling, Putri Kucing, Putri Kamboja. ”Itu nama negaranya. Karena Nyai Fatimah berasal dari Kamboja,” kata istri Hasyim Ali (almarhum). Makam mereka berada di dalam cungkup bangunan makam Siti Fatimah binti Maimun. Masyarakat Gresik mengenal Makam Siti Fatimah sebagai kuburan atau Makam Panjang. Sebab, dalam kompleks makam ini terdapat sejumlah makam panjangnya sekitar 9 meter. Makam itu tersebar di sekitar makam Siti Fatimah binti Maimun.

MAKAM PANJANG: Makam Sayyid Jalal, Sayyid Jamal, dan Sayyid Jamaluddin. Mereka adalah para prajurit Sultan Mahmud yang diberi kuasa untuk memegang dan mengurus barang-barang pusaka pada masa Siti Fatimah binti Maimun (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Makam panjang itu terdapat di gerbang masuk makam pertama terdapat dua makam yakni Raden Ahmad dan Raden Said. Keduanya disebut sebagai penjaga atau penerima tamu. Kemudian, makam Sayyid Kharim, Sayyid Ja’far dan Sayyid Syarif. Ketiganya berada dalam satu areal yang dibatasi pagar setinggi pinggang orang dewasa. Mereka adalah saudara-saudara Sultan Mahmud. 

“Makam panjang lainnya, adalah Sayyid Jalal, Sayyid Jamal, dan Sayyid Jamaluddin. Mereka adalah para prajurit Sultan Mahmud yang diberi kuasa untuk memegang dan mengurus barang-barang pusaka pada masa iitu,” terang Hj Ainur Rofiah, mengatakan pintu gerbang dari kayu bertuliskan ”Mintalah pada Allah”.

Untuk diketahui Grissee Kota Bandar adalah salah satu buku muatan lokal. Semuanya cerita yang ada di Gresik. Mulai destinasi wisata religi, seni budaya dan destinasi wisata di Gresik daratan sampai pulau Bawean. Buku itu karya Chusnul Cahyadi ini- kini mengelola media online 1minute.id, hasil dari ngelutus lebih dari satu dasawarsa di Kabupaten Gresik (*/bersambung)

Makam Siti Fatimah binti Maimun, Putri Raja Malaka Dikenal Makam Panjang (5) Selengkapnya

Makam Nyai Ageng Pinatih,  Ibu Angkat SunanGiri (4)

Destinasi Wisata Religi di Gresik

BULAN Suci Ramadan 1444 Hijriah memasuki fase sepuluh hari ketiga yakni 10 hari terakhir. Malam 21 Ramadan pada Rabu, 12 April 2023. Ada banyak keutamaan 10 hari terakhir di bulan Ramadan yang penuh berkah, ampunan dan rahmat ini.

Umat muslim dituntut lebih khusyuk beribadah untuk meraih pahala dan ampunan dari Allah SWT. Salah satunya iktikaf dan memperbanyak doa untuk meraih malam kemuliaan yakni Lailatul Qadar. Seperti iktikaf, shalat malam, membaca Al Quran, dzikir, dan bersedekah. Mengutip dari buku berjudul “Grissee Kota Bandar” menyajikan sejumlah tempat religi di Kabupaten Gresik yang patut menjadi tempat iktikaf. 

NYAI Ageng Pinatih. Beliau syahbandar perempuan pertama pada 1458 Masehi. Menurut sejarawan Oemar Zainuddin dalam bukunya yang berjudul Kota Gresik 1896-1916 Sejarah Sosial Budaya Dan Ekonomi Nyai Ageng Pinatih adalah perempuan pertama di Nusantara pada zaman kesultanan bertugas untuk memungut bea cukai. Dan, mengawasi para pedagang asing. Nyai Ageng Pinatih, saudagar perempuan kaya raya.

Usaha mengembangkan bakat dagangnya sampai terkenal menjadi pemilik beberapa kapal dagang. Nyai Ageng Pinatih diangkat menjadi Syahbandar Gresik pada 1458 Masehi. Monumen Jangkar sebagai tentenger masa kepemimpinan beliau dipasang di depan terminal penumpang Pelabuhan Gresik di Jalan YOS Sudarso, Gresik. Nyai Ageng Pinatih adalah ibu angkat Sunan Giri,salah satu waliyullah di Kota Santri. Makam syahbandar perempuan ini di Jalan Nyai Ageng Pinatih, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan Gresik. 

Grissee Kota Bandar adalah salah satu buku muatan lokal. Semuanya cerita yang ada di Gresik. Mulai destinasi wisata religi, seni budaya dan destinasi wisata di Gresik daratan sampai pulau Bawean. Buku itu karya Chusnul Cahyadi ini- kini mengelola media online 1minute.id, hasil dari ngelutus lebih dari satu dasawarsa di Kabupaten Gresik (*/bersambung)

Makam Nyai Ageng Pinatih,  Ibu Angkat SunanGiri (4) Selengkapnya

Makam Sayyid Murtadho, Sepupuh Syekh Maulana Malik Ibrahim (3)

Destinasi Wisata Religi di Gresik

BULAN Suci Ramadan 1444 Hijriah memasuki fase sepuluh hari ketiga yakni 10 hari terakhir pada Selasa, 11 April 2023. Ada banyak keutamaan 10 hari terakhir di bulan Ramadan yang penuh berkah, ampunan dan rahmat ini. Umat muslim dituntut lebih khusyuk beribadah untuk meraih pahala dan ampunan dari Allah SWT. Salah satunya iktikaf dan memperbanyak doa untuk meraih malam kemuliaan yakni Lailatul Qadar. Seperti iktikaf, shalat malam, membaca Al Quran, dzikir, dan bersedekah.

Mengutip dari buku berjudul “Grissee Kota Bandar” menyajikan sejumlah tempat religi di Kabupaten Gresik yang patut menjadi tempat iktikaf. Grissee Kota Bandar adalah salah satu buku muatan lokal. Semuanya cerita yang ada di Gresik. Mulai destinasi wisata religi, seni budaya dan destinasi wisata di Gresik daratan sampai pulau Bawean. Buku itu karya Chusnul Cahyadi ini- kini mengelola media online 1minute.id, hasil dari ngelutus lebih dari satu dasawarsa di Kabupaten Gresik. Saat itu, masih “nyantrik” di Jawa Pos. Cetakan pertama, Februari 2019. Cetakan kedua pada Maret 2022.

Sayyid  Ali Murtadlo atau lebih dikenal dengan nama Raden Santri merupakan salah satu Penyebar Agama Islam di Jawa dan sekitarnya, khususnya Gresik. Beliau adalah Putra dari Syekh Ibrahim Zainuddin As-Samarqandy. Ibundanya berrnama Dewi Candrawulan. Sayyid Ali Murtadlo adalah kakak dari Sunan Ampel serta sepupuh dari Syekh Maulana Malik Ibrahim.

Sayyid Ali Murtadho lahir di Campa. Beliau wafat pada 1317 Saka Atau 1449 Masehi bertepatan dengan 15 Muharam Abad Ke-8 Hijriah. Makam Sayyid Ali Murtadlo di Jalan Raden Santri, Kelurahan Bedilan, Kecamatan Gresik atau hanya berjarak 400 meter sebelah utara Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim.

Mengutip dari Wikipedia, Raden Santri juga dikenal sebagai Sunan Gisik yang memiliki arti seorang Guru Agama atau Tokoh yang dihormati di daerah Pesisir. Dalam catatan Cina kata “Sunan” berasal dari dialek Hokkian Yaitu “Su” dan “Nan”. Dimana ‘Su’ bermakna ‘Suhu’ Atau ‘Saihu’ yang memiliki arti Guru. Sedangkan, ‘Nan’ berarti Selatan. Kata ‘Gisik’ sendiri dalam Bahasa Jawa memiliki arti Pantai, sesuai dengan lokasi dakwah Raden Santri yang berada di Pesisir Gresik. Raden Santri ini adalah Syahbandar Gresik kelima. Haul Beliau diperingati oleh masyarakat Gresik setiap 15 Muharam. (*/bersambung)

Makam Sayyid Murtadho, Sepupuh Syekh Maulana Malik Ibrahim (3) Selengkapnya

Destinasi Wisata Religi di Gresik, Syekh Maulana Malik Ibrahim (2)

Destinasi Religi yang patut menjadi jujugan di Kabupaten Gresik di sepuluh hari terakhir berikutnya ada Syekh Maulana Malik Ibrahim.

JUTAAN wisatawan religi berziarah makam Syekh Maulana Malik Ibrahim setiap tahunnya. Wisatawan domestik dan luar negeri. Malik Ibrahim, satu dari sembilan Waliyullah. Penyebar agama Islam pertama ini wafat pada 12 Rabiul Awal 882 hijriah atau 9 April 1419 Masehi.

Syekh Maulana Malik Ibrahim dimakamkan di Jalan Malik Ibrahim, Desa Gapurasukolilo, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Dalam menyebarkan agama Islam, Malik Ibrahim melakukannya sangat humanis. Dikenal juga dermawan. 

Malik Ibrahim masuk ke Indonesia saat kondisi Nusantara sedang kacau. Perang Paregreg dalam Kerajaan Majapahit. Perang Paregreg adalah perang saudara melibatkan istana barat yang dipimpin oleh Wikramawardhana melawan istana timur di bawah pimpinan Bhre Wirabhumi. 

HAUL MALIK IBRAHIM: Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim di Desa Gapurosukolilo, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada 8 Oktober 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Dua pihak dari Kerajaan Majapahit itu. Akibat perang saudara itu terjadi krisis moral, sosial, dan ekonomi. ”Rakyat sulit mendapatkan makanan, pengobatan, dan lainnya,” cerita Abdul Wahab, guide setempat. Ia melanjutkan Syekh Maulana Malik Ibrahim dalam berdakwah mementingkan kejernihan dan ketenangan hati. Karena keteladanannya, Malik Ibrahim diberi banyak gelar. Salah satunya, Burhan Ad Daulah al Azim karena posisinya sebagai Syahbandar dan Kepala Pemerintahan yang bijaksana.

Bulan Suci Ramadan 1444 Hijriah akan memasuki fase sepuluh hari ketiga yakni 10 hari terakhir pada Selasa, 11 April 2023. Ada banyak keutamaan 10 hari terakhir di bulan Ramadan yang penuh berkah, ampunan dan rahmat ini. Umat muslim dituntut lebih khusyuk beribadah untuk meraih pahala dan ampunan dari Allah SWT. Salah satunya iktikaf dan memperbanyak doa untuk meraih malam kemuliaan yakni Lailatul Qadar. Seperti iktikaf, shalat malam, membaca Al Quran, dzikir, dan bersedekah.

Mengutip dari buku berjudul “Grissee Kota Bandar” menyajikan sejumlah tempat religi di Kabupaten Gresik yang patut menjadi tempat iktikaf. Grissee Kota Bandar adalah salah satu buku muatan lokal. Semuanya cerita yang ada di Gresik. Mulai destinasi wisata religi, seni budaya dan destinasi wisata di Gresik daratan sampai pulau Bawean. Buku itu karya Chusnul Cahyadi ini- kini mengelola media online 1minute.id, hasil dari ngelutus lebih dari satu dasawarsa di Kabupaten Gresik. Saat itu, masih “nyantrik” di Jawa Pos. Cetakan pertama, Februari 2019. Cetakan kedua pada Maret 2022. (*/bersambung)

Destinasi Wisata Religi di Gresik, Syekh Maulana Malik Ibrahim (2) Selengkapnya

Destinasi Wisata Religi di Gresik 

BULAN Suci Ramadan 1444 Hijriah akan memasuki fase sepuluh hari ketiga yakni 10 hari terakhir pada Selasa, 11 April 2023. Ada banyak keutamaan 10 hari terakhir di bulan Ramadan yang penuh berkah, ampunan dan rahmat ini. 

Umat muslim dituntut lebih khusyuk beribadah untuk meraih pahala dan ampunan dari Allah SWT. Salah satunya iktikaf dan memperbanyak doa untuk meraih malam kemuliaan yakni Lailatul Qadar. Seperti iktikaf, shalat malam, membaca Al Quran, dzikir, dan bersedekah.

Nah, 1minute.id mengutip dari buku berjudul “Grissee Kota Bandar” menyajikan sejumlah tempat religi di Kabupaten Gresik yang patut menjadi tempat iktikaf. Grissee Kota Bandar

 adalah salah satu buku muatan lokal. Semuanya cerita yang ada di Gresik. Mulai destinasi wisata religi, seni budaya dan destinasi wisata di Gresik daratan sampai pulau Bawean. Buku itu karya Chusnul Cahyadi ini- kini mengelola media online 1minute.id, hasil dari ngelutus lebih dari satu dasawarsa di Kabupaten Gresik. Saat itu, masih “nyantrik” di Jawa Pos. Cetakan pertama, Februari 2019. Cetakan kedua pada Maret 2022. 

Dimana saja, Destinasi Wisata Religi yang patut menjadi jujugan di Kabupaten Gresik ini. Kita mulai dari Sunan Giri. Lalu Syekh Maulana Malik. Terus dimana lagi? ikuti terus di 1minute.id ya!.

ZIARAH MAKAM SUNAN GIRI: Bupati dan Wakil Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah ketika melakukan ziarah ke makam Sunan Giri pada 8 Maret 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
  1. SUNAN GIRI 

LAHIR di Kerajaan Blambangan, 1442 Masehi. Sunan Giri, salah satu Wali Sanga. Penyebar agama Islam di Indonesia. Sunan Giri membangun Giri Kedaton untuk pusat penyebaran agama Islam di Jawa yang memiliki pengaruh sampai Madura, Lombok, Kalimantan, Sulawesi hingga Maluku. Sunan Giri adalah anak dari Maulana Ishaq. Ibundanya bernama Dewi Sekardadu. 

Sunan Giri dinobatkan sebagai Kepala Pemerintahan di Bukit Giri Kedaton pada 1478 Masehi. Sunan Giri mendapat gelar Prabu Satmata. Penobatan Sunan Giri, yang memiliki nama asli, Muhammad Ainul Yaqin itu dilakukan di Bukit Kedaton di Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sunan Giri wafat pada 1506 Masehi dan dimakamkan di Bukit Giri.

Penobatan Sunan Giri yang memiliki panggilan – Joko Samudro, Raden Paku, Sultan Abdul Faqih, Raden Ainul Yaqin – sebagai Kepala Pemerintahan kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Kota Gresik yang peringati setiap 9 Maret oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Tahun Kota Gresik memasuki usia 536 tahun.

Setiap nama yang dimiliki Sunan Giri ada sejarahnya sendiri. Salah satunya, asal-usul julukan Joko Samudro. Dikisahkan di Buku Sejarah Kebudayaan Islam, Prabu Menak Sembuyu , Raja Blambangan yang juga kakek Sunan Giri merasa iri atas keberhasilan menantunya, Syekh Maulana Ishaq dalam menyebar agama Islam di Blambangan. 

Karena merasa terancam Syekh Maulana Ishaq memutuskan untuk kembali ke tempat asalnya, Aceh. Pada saat itu Sunan Giri masih berada dalam kandungan. Setelah lahir, Prabu Menak Sembuyu memasukkan Sunan Giri ke peti lalu membuangnya ke laut. Saat berada di laut, Sunan Giri ditemukan oleh seorang saudagar perempuan kaya yang tengah berlayar. Ia bernama Nyai Ageng Pinatih dan menjadikan Sunan Giri sebagai anak angkat. Karena bayinya ditemukan di laut akhirnya ia diberi nama Joko Samudra oleh Nyai Ageng Pinatih. 

Pada usia 11 tahun, Sunan Giri diantarkan oleh ibu angkatnya ke sebuah pesantren untuk berguru kepada Sunan Ampel di Ampeldenta, Surabaya. Disana lah, beliau mendapatkan banyak ilmu dari gurunya. Sunan Giri sempat diminta meneruskan usaha ibu angkatnya untuk berdagang. Namun, ia lebih memilih untuk menyebarkan agama Islam dan mendirikan pondok pesantren. Sunan Giri dikenal dengan gaya dakwah pesantren. Ia banyak mengajari santri-santrinya lewat permainan anak-anak. Permainan yang ia buat dan masih terkenal hingga saat ini antara lain Cublak-cublak Suweng. (*/bersambung)

Destinasi Wisata Religi di Gresik  Selengkapnya

Perayaan Paskah Kondusif, Aparat Polres Gresik Lakukan Pengamanan Setiap Gereja

GRESIK,1minute.id – Perayaan Paskah di Kota Gresik berlangsung kondusif pada Jumat, 7 April 2023. Umat kristiani menjalankan ibadah dengan khidmat. Aparat kepolisian resor Gresik melakukan pengamanan cukup ketat di semua tempat ibadat umat Kristiani. Sebelumnya, aparat kepolisian melakukan sterilisasi sejumlah gereja.

Diantaranya, Gereja St Perawan Maria di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik itu. Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan bahwa sterilisasi dilakukan untuk memastikan lokasi gereja yang akan digunakan untuk pelaksanaan perayaan Paskah terjamin keamanannya.

Dalam kegiatan tersebut, Satuan Samapta Polres Gresik melakukan sterilisasi gereja mulai dari pintu masuk hingga seluruh isi ruangan. Petugas menyisir setiap sudut area gereja untuk dilakukan pemeriksaan, mulai tempat duduk jamaah, dan lainnya.

Dalam penyisiran tidak ditemukan benda-benda yang mencurigakan. Petugas mengimbau kepada pengurus gereja untuk segera melapor ke kepolisian jika menemukan benda atau mencurigai seseorang. “Sterilisasi dan pengamanan di gereja-gereja diharapkan memberi keamanan dan kenyamanan bagi seluruh umat kristiani yang akan menjalankan Paskah,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Samapta Polres Gresik AKP Sugeng Sulistiyono menyampaikan bahwa pihaknya akan menerjunkan satu peleton Dalmas dan Unit Pam Ovit dalam pengamanan rangkaian ibadah Paskah 2023. Selain akan ditempatkan di gereja-gereja, pihaknya juga akan menerjunkan tim mobile untuk melaksanakan patroli. “Kita akan terjunkan personel pengamanan selama rangkaian Paskah,” katanya. (yad)

Perayaan Paskah Kondusif, Aparat Polres Gresik Lakukan Pengamanan Setiap Gereja Selengkapnya