UPT SMP Negeri 2 Gresik, Sekolah Zero Waste Pertama, Jujugan Studi Tiru 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 Gresik menjadikan sekolah percontohan zero waste Kabupaten Gresik. Sekolah dipimpin oleh ohammad Salim itu menjadi jujugan pegiat lingkungan untuk melakukan studi tiru. 

Antara lain, tim Penyuluh Gresik Kawasan Merdeka Sampah (GKMS) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik. Sebanyak 27 orang dari berbagai organisasi, diantaranya, pusat telaah dan informasi regional (Pattiro) Gresik; Aosiasi bank sampah Indonesia (Asobsi) ; Relawan Eco Enzym Indonesia (REEI) ; Ecoton. Selain itu, ada juga organisasi kemasyarakatan, seperti Muslimat, Fatayat, Nasiyatul Asyiyah, dan perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Gresik. 

Rombongan tiba di UPT SMP Negeri 2 Gresik di Jalan KH Kholil, Kelurahan Kebungson, Gresik sekitar pukul 07.30 WIB. Mereka kemudian melakukan diskusi di ruang perpustakaan sekolah. Diskusi pun gayeng. Karena mereka memiliki tujuan sama Gresik bebas sampah.  “Tim penyuluh itu melakukan kunjungan ke sekolah untuk studi tiru pengelolaan sampah di sekolah,” kata Mohammad Salim pada Rabu, 25 Oktober 2025.  Tim penyuluh diajak ke pusat sampah yakni kantin sekolah. 

STUDI TIRU : Peserta diskusi studi tiru di sekolah zero waste UPT SMP Negeri 2 Gresik ( Foto : Istimewa)

“Kantin kami sudah tersertifikasi halal sehingga sumber sampah sudah dapat di minimalisir dan sehat,” ujar Salim didampingi humas sekolah Titien Harfutien. Kemudian, tim menuju tempat penanganan komposter dan bank sampah sekolah yang sudah aktif berjalan sejak program Adiwiyata digulirkan. ” Skarang tertanam pada karakter hidup bersih dan pulah sampah,” tegasnya. 

Titien Harfutien menambahkan, kehadiran orang tua dan studi tiru itu diharapkan mampu memberikan kontribusi pada program zero waste. “Orang tua bisa berkontribusi membuat sekolah zero waste dengan tidak memakai plastik saat mengirim makanan anaknya ke sekolah, ini kita periksa di pos pintu masuk,” kata Titien Harfutien. Peran aktif siswa menciptakan sekolah zero waste ini, melalui kelompok cinta lingkungan. “Sekolah audah terbentuk tim kelompok cinta lingkungan ( KCL) yang sebagai kader model dan duta penyuluh lingkungan,” kata Inggar, bagian kesiswaan UPT SMP Negeri 2 Gresik. 

Partisipasi semua insan sekolah itu, menjadikan UPT SMP Negeri 2 Gresik menjadi Sekolah Zero Waste, pertama di Kabupaten Gresik. (yad)

UPT SMP Negeri 2 Gresik, Sekolah Zero Waste Pertama, Jujugan Studi Tiru  Selengkapnya

Gus Yani : Alumnus Pesantren Suarakan Islam Moderat Lewat Medsos

GRESIK,1minute.id – Ribuan santri mengikuti apel Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di lapangan Gembus, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada 22 Oktober 2023. Apel dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.  Semua peserta memakai sarung dan kopiyah. Mereka adalah para santri dari berbagai Pondok Pesantren di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Fandi Akhmad Yani mengatakan, sejak dulu, peran kaum santri dalam membangun NKRI sangatlah besar. Mulai dari melawan penjajah hingga menjadi penggerak mobilisasi masyarakat. Di era modern, kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, peran santri menjadi semakin beragam. Dengan berkembangnya teknologi dan informasi, sudah tentu menjadi tugas para santri sebagai penyeimbang nilai agama dan moralitas agar masyarakat tidak sampai kebablasan.

“Santri saat ini dihadapkan dengan situasi yang berat, dengan adanya perubahan global yang begitu masif. Maka santri harus mampu beradaptasi dengan zaman dengan tetap mempertahankan nilai agama yang didapatkan selama menjadi santri,” ujarnya.

Santri diperlukan dalam menyebarluaskan buah pemikiran para ulama dan kiai. Gagasan inilah yang diperlukan oleh masyarakat Indonesia untuk mempertahankan nilai-nilai agama yang mulai terkikis. “Maka saya berharap lulusan pesantren harus lebih masif menyuarakan ajaran islam yang moderat. Sebarkan melalui semua media yang tersedia seperti facebook, instagram, twitter, dan lainnya,” katanya.

Gus Yani juga berharap agar para santri dapat mengisi ruang strategis di Indonesia. Upacara Peringatan Hari Santri Nasional ini dihadiri diantaranya ⁸Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Gresik Nanang Setiawan serta tokoh masyarakat, dan organisasi masyarakat sekitar Bungah. Pada kesempatan itu  Gus Yani juga memenyerahkan izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) kepada RSI Mabarrot MWCNU Bungah. (yad)

Gus Yani : Alumnus Pesantren Suarakan Islam Moderat Lewat Medsos Selengkapnya

Komisi III DPRD Gresik Semakin Rajin Sidak, Pastikan Proyek Pembangunan Sesuai Spesifikasi 

GRESIK,1minute.id – Komisi III (Bidang Pembangunan) DPRD Gresik semakin aktif melakukan inspeksi mendadak (sidak). Melaksanakan fungsi pengawasan. Dalam sepekan terakhir ada tiga proyek pembangunan yang di sidak oleh komisi bidang pembangunan itu.

Yakni, Gedung Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang dan proyek peningkatan Jalan Cerme Lor-Punduttrate  dan ruas Jalan Cerme Lor – Metatu. Seluruh proyek pembangunan telah dikerjakan dan beberapa hampir selesai. Untuk memastikan pembangunan sesuai spesifikasi.

Anggota Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengatakan pembangunan Jalan Cerme Lor (Kecamatan Cerme) – Punduttrate (Kecamatan Benjeng) telah mencapai 95 lebih. Saat ini, kontraktor pelaksana tinggal melalukan finishing saja. “Saat kami kesana, kontraktor tinggal merapikan hasil pekerjaan,” ujarnya.

Dikatakan, pelaksanaan proyek Jalan Cerme Lor – Punduttrate sudah baik. Padahal, kontraknya masih satu bulan lagi proyek sudah hampir selesai. “Sudah baguslah tidak molor,” kata dia.

Dari hasil pantauan, pelaksanaan sudah cukup bagus. Hanya saja, pihaknya melihat ada sejumlah acian dibeberapa titik mengelupas. Pihaknya langsung meminta diperbaiki. “Karena panas cukup menyengat makanya sampai mengelupas. Kami sudah diminta diperbaiki,” terang dia.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus berkeliling ke lapangan untuk memastikan seluruh proyek berjalan baik dan tepat waktu. Terutama yang saat ini baru dimulai pelaksanaannya. “Misal Jalan Menganti – Lakarsantri. Karena ini ruas utama dan padat kendaraan kami akan pantau. Agar pelaksanaanya tidak ada masalah,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, Dinas PU Gresik menggelontor anggaran Rp 6,8 miliar untuk pembangunan ruas Jalan Cerme Lor-Punduttrate. Lelang proyek tersebut dimenangkan CV Dwi Mulya Jaya dengan nilai kontrak Rp 5,7 miliar.

SIDAK : Komisi III DPRD Gresik melakukan sidak di proyek pembangunan Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang untuk memastikan pembangunan sesuai spesifikasi (Foto: Istimewa)

Selain proyek infrastruktur jalan, Komisi III DPRD Gresik juga melakukan sidak ke proyek pembangunan Gedung Islamic Center. Bangunan pertama yang akan difungsikan sebagai masjid itu memiliki empat lantai. Lantai satu berfungsi sebagai ruang pengelolaan, lantai dua untuk jemaah laki-laki, lantai tiga untuk jemaah putri dan lantai empat atau rooftop tempat santai. Anggaran untuk pembangunan kubah pertama sebesar Rp 6,03 miliar berasal dari APBD Gresik 2023. Sedangkan, pembangunan kubah kedua dan ketiga rencananya dikerjakan pada tahun depan, 2024. (yad)

Komisi III DPRD Gresik Semakin Rajin Sidak, Pastikan Proyek Pembangunan Sesuai Spesifikasi  Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Siapkan Bonus Atlet Porprov, Medali Emas Rp 35 Juta

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjanjikan bonus untuk atlet yang meraih medali di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur ke VIII tahun 2023. Medali emas Rp 35 juta, medali perak Rp 25 juta dan medali perunggu Rp 20 juta.

“Insya Allah bonusnya tetap kita cairkan tahun depan. Mudah-mudahan bonus ini menjadikan motivasi, semangat dan prestasi para atlet,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-40 di kawasan heritage Bandar Grissee pada Sabtu malam, 21 Oktober 2023.

Puncak peringatan Haornas terasa meriah disaksikan ribuan pasang mata. Mereka adalah orang tua atlet dan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menikmati hangout akhir pekan di kawasan wisata heritage, Bandar Grissee yang bergaya kolonial Belanda itu. Peringatan Haornas diinisiasi oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Gresik 

ini juga terdapat pameran cabang olahraga (Cabor). 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik melakukan pembinaan kepada calon-calon Patriot Bangsa di bidang olahraga itu. Pemerintah Kabupaten Gresik akan mensupport terus kegiatan atlet. 

Peran dinas, KONI, pelatih dan official harus mendengar apa yang diperlukan atlet. Fasilitas apa yang diperlukan untuk atlet agar maksimal di pertandingan ke depannya. Pelatih, atlet, rumah besarnya KONI, rajin berkomunikasi. Jika berprestasi nantinya akan membawa nama harum Gresik baik tingkat regional bahkan internasional.

“Tidak boleh lagi ada atlet kita tidak bisa memakai tempat untuk berlatih. Karena prestasi olahraga tidak bisa didapatkan secara instan. Kesuksesan tidak diraih hanya secara akademik namun bisa melalui olahraga,” tegasnya. “Speednya harus ditambah. Anggarannya juga sudah ditambah, ini agar anak-anak muda Gresik berprestasi. Baik dijalur akademik maupun non akademik,” tandasnya.

Di tempat sama, Kepala Dinas Pariwisata, ekonomi kreatif, Kebudayaan, pemuda dan olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik Saifuddin Ghozali mengatakan, Haornas dilaksanakan dengan rangkaian menyambut atlet yang berlaga di ajang Porprov Jatim. Menurutnya tahun ini Kabupaten Gresik mendapatkan poin lebih bsik dari tahun sebelumnya dan masuk langganan 10 besar.

“Sambutan yang luar biasa dari Bupati Gresik. Terima kasih banyak kepada para atlet, pelatih dan semuanya yang telah membanggakan di ajang Porprov VIII Jatim. Target kita di Porprov berikutnya mudah-mudahan masuk dalam 3 besar, “singkatnya.

Sementara, Ketua KONI Gresik dr. Anis Ambiyo Putri dalam laporannya menyampaikan, tujuan pelaksanaan Haornas. Sekaligus memberikan apresiasi, kepada atlet serta mengenalkan 48 cabang olahraga (Cabor) melalui pameran olahraga kepada masyarakat.

“Pada ajang Porprov Jatim VIII terdapat 53 Cabor, jumlah atlet dan ofisial kontingen Kabupaten Gresik 634. Diantaranya 493 atlet dan 141 official dan sebanyak 48 Cabor yang diikuti,” terang Anis.

Porprov 2023 ada peningkatan perolehan medali. Tahun sebelumnya Gresik mendapatkan 227 poin, tahun 2023 naik 250 poin. Dari prestasi atlet Porprov ada 3 Cabor yang menjadi juara umum, yakni Cabor senam, arung jeram, dan hoky. “Kami akan terus berupaya, dalam meningkatkan prestasi untuk mempersiapkan atlet pada Porprov mendatang untuk masuk 3 besar. Sesuai harapan bupati, dan masyarakat Kabupaten Gresik,” tutup Anis. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Siapkan Bonus Atlet Porprov, Medali Emas Rp 35 Juta Selengkapnya

Masjid KH Muchtar Djamil Segera Berdiri, Bupati Gresik: Menginspirasi Kepedulian Umat

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  meresmikan peletakan batu pertama Masjid KH Muchtar Djamil di Perumahan Green Garden Gresik pada Sabtu, 21 Oktober 2023.

Rencananya masjid ini akan dibangun 3 lantai dan mampu menampung hingga 700 jemaah. Pembangunan Masjid ditargetkan selesai pada 2025. Fandi Akhmad Yani terharu dan memberikan apresiasi pembangunan masjid ini. Ia juga menitipkan pesan agar masyarakat terus gotong royong dalam membangun masjid.

KH Muchtar Djamil wafat pada 14 Maret 2022. Kiai Tar adalah tokoh agama. Beliau juga seorang budayawan Islam di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Berkat beliau, terselenggara napak tilas Sunan Giri pada Hari Jadi ke-530 Kota Gresik pada 9 Maret 2017. Namun, tradisi nguri-uri budaya Islam yang banyak ditunggu masyarakat dan pencinta seni dan budaya itu hanya seumur jagung. Pada 2020 wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19) mengganas. Tradisi napak tilas berhenti. 

Masjid KH Muchtar Djamil bakal berdiri 3 lantai dibangun di atas atas tanah fasos perumahan seluas 700 meter persegi. Tanah tersebut merupakan fasilitas sosial yang disiapkan oleh PT Raya Bumi Nusantara Permai (RBNP), pengembang Perumahan Green Garden Regency. Pembangunan masjid ini diperkirakan menelan biaya sebesar Rp 4 milliar.

Nantinya lantai 1 akan digunakan aktifitas kesekretariatan. Sementara lantai 2 dan 3 digunakan untuk aktifitas ibadah. Tampak hadir dalam peletakan batu pertama pembangunan masjid ini Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah.

“Ini akan menjadi momen gotong royong dan kepedulian umat yang bisa menginspirasi ke berbagai wilayah” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Dikatakan, pembangunan masjid ini momen bagus karena bertepatan dengan Hari Santri. Semoga niat warga membangun masjid di Hari Santri ini mendapatkan keberkahan dan kemanfaatan. “Semoga apa yang diharapkan warga perumahan membangun masjid segera terealisir. Sehingga ini akan menjadi ladang amal bagi warga semua,” ujarnya. 

Kepala Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas Edi Hasan menyatakan kegembiraanya melihat partisipasi warga Perumahan Green Garden yang secara swadaya membangun Masjid. “Masjid ini bentuk kepedulian warga perumahan dalam membangun masjid menjadi contoh bagi warga lainnya untuk guyub dan gotong royong mewujudkan rencananya,” kata Edi Hasan. (yad)

Masjid KH Muchtar Djamil Segera Berdiri, Bupati Gresik: Menginspirasi Kepedulian Umat Selengkapnya

Pencuri Motor Terekam Kamera Pengintai, Ternyata Satu Desa dengan Korban

GRESIK,1minute.id – Polsek Wringinanom meringkus pria berinisial PA, warga Desa/Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Pria 33 tahun ditangkap oleh anak buah Iptu Moch Dawud, Kapolsek Wringinanom karena mencuri sepeda motor Honda GL Pro 160.

Motor bernomor polisi (nopol) W 5559 WC itu milik Irvan Triesta Gunawan, 22, tetangga pelaku pada Selasa, 17 Oktober 2023 sekitar pukul 03.15 WIB. Pelaku masuk rumah korban melalui pagar rumah yang tidak terkunci. Saat itu, motor korban di parkir di teras rumahnya. Aksi pencurian sepeda (curanmor) itu terungkap karena terekam kamera pengintai  dari rumah tetangga korban. “Korban sempat mencari. Akan tetapi, tidak berhasil menemukan pelaku,” ujar Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Wringinanom Iptu Moch Dawud. 

Korban Irvan Triesta Gunawan, 22, didampingi kakaknya, Yenny Dwi Lestari melaporkan kejadian kehilangan sepeda motor itu ke Polsek Wringinanom. Dawud, yang mantan Kanit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Gresik bersama anggotanya melakukan penyelidikan. Disekitar lokasi kejadian ada kamera pengintai milik tetangga korban. Dari kamera pengintai itu identitas pelaku terungkap. Ternyata pelakunya tetangga satu desa dengan korban. 

“Pelaku kami amankan di salah satu perusahaan yang berada di Desa Sumengko, Kecamatan, Wringinanom Kabupaten Gresik,” tegas Dawud. Selain mengamankan pelaku, juga mengamankan barang bukti sepeda motor Honda GL PRO160 milik korban. “Tersangka ditahan dijerat dengan ancaman Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian terancam dipenjara lima tahun. Tersangka kami tahan,” tegasnya. (yad)

Pencuri Motor Terekam Kamera Pengintai, Ternyata Satu Desa dengan Korban Selengkapnya

Krisis Air Bersih Dampak El Nino, SIG Gelontorkan 906 Ribu Liter Air Bersih di Tiga Provinsi

GRESIK,1minute.id – Kemarau berkepanjangan dampak dari El Nino mengakibatkan sejumlah daerah mengalami kelangkaan air bersih. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Semen Padang, PT Semen Gresik, PT Semen Tonasa dan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI), bergerak cepat membantu masyarakat dengan menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 906 ribu liter atau 192 unit tangki air masing-masing berisi 5 ribu liter.

Distribusi bantuan air bersih telah dimulai sejak September hingga Oktober 2023 di empat kabupaten/kota di tiga provinsi meliputi Sumatra Barat, Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan. Di Sumatra Barat, bantuan air bersih sebanyak 46 ribu liter disalurkan oleh PT Semen Padang kepada masyarakat di Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. 

Sementara di Jawa Tengah, sebanyak 400 ribu liter air bersih disalurkan oleh PT Semen Gresik kepada masyarakat di 14 desa di 9 Kecamatan di Kabupaten Rembang, serta 350 ribu liter air bersih disalurkan oleh SBI Pabrik Cilacap kepada masyarakat di sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap.

Adapun di Sulawesi Selatan, bantuan air bersih disalurkan oleh PT Semen Tonasa ke beberapa fasilitas publik di Kabupaten Pangkep, seperti RSUD Batara Siang sebanyak 80 ribu liter, Puskesmas Kalabbirang sebanyak 5 ribu liter dan Masjid Taqwa Biring Ere sebanyak 25 ribu liter. Selain itu, sejak 2012 PT Semen Tonasa secara rutin memberikan bantuan air bersih kepada warga di Desa Bulu Cindea sebanyak 90 ribu liter per hari.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, bantuan air bersih ini merupakan bukti kepedulian SIG terhadap masalah sosial akibat kekeringan yang sedang dihadapi oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya mereka yang berada di sekitar wilayah operasional Perusahaan. Program ini tidak hanya sejalan dengan pilar keberlanjutan SIG untuk Menciptakan Nilai untuk Karyawan dan Komunitas, tetapi juga selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan nomor 6 yaitu memastikan ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua orang.

“SIG menyadari bahwa keberadaan air bersih sangat penting bagi keberlanjutan hidup dan kesejahteraan manusia terutama di tengah situasi kekeringan berkepanjangan yang terjadi karena dampak El Nino seperti sekarang . Dengan adanya program bantuan air bersih ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” kata Vita Mahreyni.

Selain menyalurkan air bersih untuk membantu menopang kebutuhan masyarakat, SIG juga telah membangun embung di wilayah operasi dan reklamasi, di antaranya di lahan reklamasi Tuban seluas total 720.000 meter persegi dengan kapasitas penampungan air 6 juta m3, di Pabrik Rembang seluas 5.119 meter persegi yang berkapasitas 15.000 m3. Embung tersebut berfungsi untuk membantu masyarakat sekitar dalam memenuhi kebutuhan air bersih terutama untuk pertanian dan perkebunan.

Sedangkan, PT Semen Tonasa juga memiliki kolam seluas 58,56 ha di lahan reklamasi yang digunakan untuk reservoir sebagai cadangan air untuk kebutuhan pabrik. (yad)

Krisis Air Bersih Dampak El Nino, SIG Gelontorkan 906 Ribu Liter Air Bersih di Tiga Provinsi Selengkapnya

Entas Kemiskinan ala Baznas di Program Kampung ZCD Pertama di Gresik

GRESIK,1minute.id – Kampung Zakat Community Development (ZCD) Ternak Produktif di Srembi, Desa Kembangan Kecamatan Kebomas, Gresik diresmikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 19 Oktober 2023. Zakat Community Development (ZCD) merupakan program pemberdayaan kelompok atau komunitas yang berintegrasi pada aspek ekonomi dan sosial. Program mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka kemiskinan ini hasil sinergi dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik dan Baznas Jatim. 

Fandi Akhmad Yani megapresiasi program yang diprakarsai oleh BAZNAS Gresik dengan Provinsi Jatim ini. Menurutnya ada sinergitas yang luar biasa, karena program tersebut disalurkan dalam bentuk ZCD. “Atas nama pemerintah menyambut baik program tersebut. ZCD disalurkan melalui kelompok ternak yang diwadahi dalam suatu komunitas yang mumpuni dalam mengelola dan bisa berkembang,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Menurutnya, program seperti ini harus terus berlanjut di desa – desa lain di Kabupaten Gresik. Tujuannya adalah untuk menggeliatkan ekonomi masyarakat melalui ekosistem peternakan. “Ini sebagai salah satu upaya kita bersama dalam pengentasan angka kemiskinan di Kabupaten Gresik,” ungkapnya.

Ia meminta kepada Dinas pertanian dan Peternakan untuk melakukan pendampingan pada hewan ternak mustahik. Baik pemberian nutrisi maupun vaksin secara berkala. Selain itu memberikan wawasan kepada peternak agar memperhatikan kawasan lingkungan yang bersih dan sehat.

“Hal ini dilakukan untuk menjaga kondisi kesehatan pada hewan, selain sehat, dapat berkembang. Hewan-hewan ternak tersebut agar layak dan halal untuk di konsumsi,” pesannya.

Wakil Ketua BAZNAS Jawa Timur Muhammad Zakki mengungkapkan, adanya program ZCD kampung ternak kerjasama dengan BAZNAS Gresik dharapkan mampu menurunkan angka kemiskinan. “Seiring perkembangan, wakaf juga dapat berupa wakaf produktif yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya berharap, selain ternak kedepan ada program budidaya lele dan sumur bor agar bisa terus dimanfaatkan oleh masyarakat di musim kemarau seperti saat ini. Ia mengapresiasi Pemkab Gresik dalam menggeliatkan UMKM yang terus bangkit di tengah pemulihan ekonomi.

“Program itu merupakan aksi nyata memanfaatkan zakat, infaq dan sedekah (ZIS) untuk membangkitkan ekonomi mustahik dan penanggulangan kemiskinan,” tandasnya.

Salah satu peternak mustahik, Bawas,78,  asal Srembi mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik, BAZNAS dan para Muzakki atas perhatiannya kepada para mustahik. “Terima kasih BAZNAS Gresik dan Provinsi awalnya diberikan 4 ekor kambing. Sekarang sudah menjadi 20 ekor,” ucap Bawas sembari tersenyum.

Pada kesempatan turut diserahkan secara simbolis, program ternak kambing produktif sinergi kepada 10 orang penerima manfaat. Sebanyak 40 kambing jantan dan 1 kambing betina. Total nilai bantuan 41 ekor kambing ini senilai Rp 75 juta. Selain kambing, juga bantuan kandang dari Baznas Gresik senilai Rp 30 juta.

Selain itu, diserahkan program bantuan MCK senilai Rp 3 juta, beasiswa pendidikan Rp 9 juta, Marbot Rp 600 ribu dan santunan yatim Rp 1,5 juta. Total nilai bantuan kampung ZCD Desa Kembangan sebesar Rp 188 juta. Peresmian Kampung ZCD ini dihadiri oleh  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abu Hassan, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Eko Anindito Putro, Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Jatim KH. Muhammad Zakki, Ketua BAZNAS Gresik Kepala Desa Kembangan Ngadimin serta kelompok ternak Mekar Sari Dsn Srembi Desa Kembangan Kecamatan Kebomas. (yad)

Entas Kemiskinan ala Baznas di Program Kampung ZCD Pertama di Gresik Selengkapnya

Bus TransJatim Koridor III, Mojokerto- Balongpanggang, Gresik Beroperasi

GRESIK,1minute.id – Modal transportasi umum, TransJatim Koridor III resmi beroperasi pada Rabu, 18 Oktober 2023. Transportasi publik rute Mojokerto – Gresik bertema SUHITA (Sarana Transportasi Umum Handal Irit Tepat Waktu dan Akurat) itu diluncurkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa di wisata Bukit Kayu Putih, Jetis, Mojokerto.

Bus TransJatim koridor III menyambungkan Kota/Kabupaten Mojokerto dengan Kabupaten Gresik. Trayeknya dari Terminal Kertajaya, Jalan Jayanegara, Jalan Pahlawan, Jalan Gajah Mada, Jalan Raya Mlirip, Terminal Lespadangan, Kupang, Watu Blorok, Dawarblandong, berakhir di Terminal Pasar Sapi, Desa/Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur atas peluncuran Bus TransJatim Koridor III ini. Menurutnya, kehadiran bus ini menjadi program prioritas penyediaan angkutan masal yang murah dan nyaman. “Mudah-mudahan memberikan manfaat dengan multiplier effect yang besar percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Gresik,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Akhir tahun ini destinasi wisata Gresik Universal Saint (GUS), museum digital art dan perpustakaan di Kecamatan Balongpanggang akan segera selesai. Wisata yang ada di Balongpanggang akan terintegrasi dengan wisata yang ada di Mojokerto.

“Dengan adanya Bus TransJatim ini diharapkan mampu mempercepat pergerakan ekonomi, pergerakan sosial dan pergerakan pendidikan,” ungkapnya.

Dirinya berharap, setelah koridor III ada penambahan koridor yang menghubungkan Gresik dengan Pelabuhan Paciran Lamongan. Menurutnya rute ini akan mempermudah warga Bawean yang akan ke Gresik atau sebaliknya.

“Semoga harapan ini terealisasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan. Selain memberikan kemudahan akses, tetapi juga diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan tingkat kecelakaan di wilayah Pantura,” tandasnya.

Mita, salah seorang warga Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang menyambut gembira beroperasinya bus TransJatim koridor III. Sebab, moda transportasi massal ini selain murah dan nyaman. Harga tiket Bus TransJatim jauh-dekat sebesar Rp 5 ribu. Sedangkan, pelajar dan santri tiket seharga Rp 2.500 per penumpang. Operasional pelayanan dari jam 05.00 – 21.00 WIB. Fasilitas terdapat 20 tempat duduk dan bangku khusus untuk Ibu hamil dan Difabel.

“Tarif yang murah dan efisien. Kedepannya kalau bisa ada penambahan rute lagi seperti Balongpanggang – Gresik Kota atau lainnya,” harapnya.Bus Trans Jatim Koridor III SUHITA akan menerapkan tarif Rp 5000 untuk umum. Sedangkan untuk pelajar dan santri tarif yang dikenakan adalah Rp 2.500. 

Jumlah 20 armada Bus dan 2 cadangan 10 berangkat dari Terminal Kertajaya Mojokerto dan 10 Bus berangkat dari terminal Balongpanggang Gresik. Dengan jarak 30 km terdapat 20 halte masing-masing 10 dari sisi kanan dan kiri. sEekesaińpula Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati, Walikota Mojokerto Ika Puspitasari, Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jatim Agung Mulyono, KA Dishub Prov Jatim Nyono, Dirut Bank Jatim Busrul Iman, Kepala Cabang Utama Jasa Raharja Jatim Tamrin Silalahi, Pj Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Jatim Meralih Sukma, Camat Balongpanggang Muhammad Amri. (*)

Bus TransJatim Koridor III, Mojokerto- Balongpanggang, Gresik Beroperasi Selengkapnya

Ujian Kenaikkan Sabuk Berujung Satu Anggota Perguruan Silat Meninggal Tak Berizin 

GRESIK,1minute.id – Satuan Reserse Kriminal Polres Gresik menggelar rilis perkara dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal. Korban bernama M. Aditya Pratama, 20, warga Desa Semampir, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Korban adalah anggota salah satu perguruan silat. 

Ada enam orang terduga pelaku yang diamankan anggota Satreskrim Polres Gresik. Tiga dari enam pelaku adalah anak-anak. Tiga anak berhadapan hukum (ABH) itu berinisial RDS, 17 ; ARG, 15 , dan H.S, 17. Ketiganya warga Kecamatan Cerme. 

Sedangkan, tiga pelaku dewasa adalah S, 19, warga Desa Wedani,  dan A.S, 19, warga Desa Dungus. Keduanya di Kecamatan Cerme.  Sedangkan, satu lagi berinisial R.M, 19, warga Desa Tumenggungan, Kecamatan/Kabupaten Lamongan. Keenam tersangka ini, adalah senior korban di perguruan silat itu. 

Menurut Mapolres Gresik Kapolres Gresik AKBP Aditiya Panji Anom didampingi Kasatreskrim Akp Aldhino Prima Wirdhan mengatakan awal mula kejadian, saat korban M. Aditya Pratama, mengikuti ujian kenaikan tingkat di perguruan silat berlokasi di Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme.  Ujian kenaikan sabuk.

Selama kegiatan kenaikan tingkat tersebut korban diduga mengalami penganiyayaan yang dilakukan oleh kakak perguruannya hingga mengalami luka pada dada, kepala dan alat kemaluan  korban. “Luka yang dialami korban saat sambung melawan kakak dan pelatih di perguruanya dan saat korban duel korban terjatuh di sawah kedalaman dua meter dengan posisi terjungkir dan kepala mengenai batu dan korban tidak sadarkan diri,” terang AKBP Adhitya Panji Anom dalam gelar rilis perkara di Mapolres Gresik pada Rabu, 18 Oktober 2023.

 Mengetahui korban tidak sadarkan diri, kata Adhitya  para tersangka membawa ke Puskesmas Cerme. Saat korban mendapat perawatan di Puskesmas Cerme korban masih belum sadarkan diri kemudian dirujuk ke IGD RS Ibnu Sina. “Dari hasil otopsi dari RS Ibnu Sina terdapat luka memar di dagu, lecet di tangan, luka di kepala dan di alat kelamin korban,” jelasnya. 

Para tersangka pengeroyokan dijerat Pasal 170 KUHP, Pasal 351 KUHP dengan ncaman hukuman selama – lamanya 12 tahun. Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan menambahkan kegiatan kenaikan tingkat sabuk atau kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan pencak silat seharusnya melakukan izin ke pihak kepolisian di bagian intel. “Semua kegiatan berhubungan dengan pencak silat harus izin ke Polres,” tegas Aldhino.

Sementara itu salah satu tersangka dan juga pelatih korban mengatakan sebelumnya, korban pernah melakukan sambung biasa dengan korban. ” Dan sambung juga biasa dilakukan saat kenaikan tingkat yang lainnya,” ujarnya. Usai sambung itu, korban terlihat lemas. “Dan korban, Saya persilahkan duduk kemudian saya kasih minum,” ucapnya. 

Saat ditanya apakah kegiatan kenaikan tingkat sabuk sudah ada izin dari pengurus kabupaten. Para tersangka mengakui ujian kenaikan tingkat yang mengakibatkan korban meninggal belum ada Izinya. “Belum izin ke pihak pengurus kabupaten, ” katanya. (yad)

Ujian Kenaikkan Sabuk Berujung Satu Anggota Perguruan Silat Meninggal Tak Berizin  Selengkapnya