Choirul Umam, Kades Dooro, Kecamatan Cerme baru Hasil Pilkades Antarwaktu 

GRESIK,1minute.id – Warga Desa Dooro, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik memiliki kepala desa (kades) baru. Ia bernama Choirul Umam. Choirul Umam ditetapkan sebagai Kades setelah memenangi pemilihan kepala desa antarwaktu di Balai Desa setempat pada Minggu, 7 Mei 2023.

Ada dua calon yang muncul dalam pemilihan kepala desa antar waktu di Desa Dooro itu. Yakni, Choirul Umam mendapatkan  33 suara dan rivalnya, Siti Maria Ulfa mengantongi 14 suara. Jumlah pemilih 47 orang, terdiri dari Unsur Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Perwakilan Perempuan, Perwakilan Perajin, Perwakilan Pendidikan, Perwakilan Pemuda.

Terpilih Choirul Umam sebagai kades antarwaktu mengakhiri masa kekosongan jabatan orang nomor satu di sistem pemerintahan desa (pemdes) Dooro tersebut. “Hasil pemilihan ini akan kami laporkan kepada pak Bupati (Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Red). Nanti, pak bupati yang memberikan SK-nya,” kata Camat Cerme Umar Hasyim dikonfirmasi selulernya pada Minggu, 7 Mei 2023. 

Pemilihan kepala desa antarwaktu ini, lanjutnya, berlangsung demokrasi dan lancar. Pemilihan kepala desa antarwaktu dihadiri  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hasan, Kapolsek Cerme AKP Musihram dan Danramil Cerme Lettu Toyib. “Sisa masa jabatan kades antarwaktu terpilih sekitar 2 tahunan,” kata Umar Hasyim yang ditunjuk sebagai penanggungjawab pemilihan kepala desa antarwaktu di Desa Dooro itu. 

Untuk diketahui, kepala desa Dooro nonaktif, Mat Jai tersandung perkara dugaan korupsi  penggunaan dana desa periode 2017 – 2019. Ia divonis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya selama 1 tahun. Terdakwa juga dibebani membayar denda Rp 100 juta dan mengganti uang kerugian negara Rp 253 juta.

Terdakwa Mat Jai kemudian menempuh upaya banding di Pengadilan Tinggi Jawa Timur di Surabaya. Hakim PT menambah masa hukuman 6 bulan menjadi 1 tahun dan 6 bulan atau 1,5 tahun. Terdakwa Mat Jai melakukan kasasi ke Mahkamah Agung. Hakim agung menguatkan putusan PT Jatim yakni hukuman penjara 1,5 tahun, denda Rp 100 juta dan mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp 253 juta. 

Pada 25 Juli 2022 jaksa eksekutor dari Seksi Pidana Khusus dan Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Gresik melakukan eksekusi hasil putusan MA. Mat Jai saat ini menjalani masa hukuman penjara selama 1,5 tahun. (yad)

Choirul Umam, Kades Dooro, Kecamatan Cerme baru Hasil Pilkades Antarwaktu  Selengkapnya

Bupati dan Wabup Gresik Wacanakan Memisahkan KBM Putra dan Putri Jenjang SD dan SMP Negeri Gresik

GRESIK,1minute.id – UPT SDN 6 Gresik dan UPT SMPN 1 Gresik bakal menjadi lokasi pilot project pemisahan kegiatan belajar mengajar (KBM) putra dan putri. Bila tidak aral melintang ujicoba akan dimulai tahun ajaran baru untuk siswa kelas 1 Sf dan kelas VII SMP. Masing-masing jenjang dua rombongan belajar (rombel)

Wacana pemisahan sistem pembelajaran putra dan putri di sekolah pada jenjang sekolah dasar negeri dan sekolah menengah pertama negeri terus dimatangkan. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka wacana baru pemisahan pembelajaran putra dan putri saat menggelar halalbihalal di rumah dinas di Pendapa Bupati Gresik beberapa waktu lalu. 

Wacana itu kembali muncul ketika Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menggelar halalbihalal bersama Ikatan Keluarga Alumni Pelajar Mahasiswa Islam Indonesia (IKA-PMII) Gresik.di rumah dinas wabup di Jalan Basuki Rahmat akhirnya pekan lalu.

Dalam kesempatan itu, Wabup Gresik Aminatun Habibah mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik sedang melakukan kajian mendalam untuk melakukan pemisahan kegiatan belajar mengajar (KBM) putra dan putri. “Gus Yani  (Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Red) juga sedang memikirkan rencana tersebut setelah melakukan perjalanan umrah,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. Pemisahan rombongan belajar (rombel) ini bertujuan untuk menghindari kasus-kasus asusila yang terus terjadi dan bergulir.

“Tujuannya ini, tentunya untuk menciptakan Gresik sebagai kabupaten ramah anak. Kabupaten yang nyaman dan kabupaten yang bisa menjadi kebanggaan bagi warga,” kata Wabup perempuan berlatar pendidik itu. Sejumlah kasus asusila hingga kasus pembunuhan diduga dilakukan ayah kepada anak berusia 9 tahun membuat Bu Min merasa prihatin. Dia berharap kasus tersebut tidak terjadi lagi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Sebagai Kabupaten ramah anak, Gresik selalu mencoba yang terbaik untuk siswa. Program ini akan diuji coba terlebih dahulu, jika efektif akan diaktifkan ke seluruh Sekolah,” terangnya. 

Dinas Pendidikan (Dispendik) masih melakukan penyusunan dan kajian sebelum terobosan anyar duet Bupati-Wakil Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah diberlakukan di sekolah  negeri. Meski, sebenarnya kebijakan pemisahan tempat pembelajaran ini bukan baru karena lembaga pendidikan swasta dan pondok pesantren (Ponpes) telah menerapkan sistem pembelajaran belajar mengajar yang memisahkan putra dan putri. 

Misalnya, Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Tratee Gresik telah menerapkan pembelajaran terpisah dengan nama MINU Tratee Putra da MINU Tratee Putri. Ada juga Madrasah Maarif Banin- Banat NU. Jika ujicoba pemisahan sistem belajar mengajar yang terpisah putra dan putri di lembaga pendidikan negeri di bawah naungan Dispendik Gresik adalah kali pertama di Gresik. Mungkin juga se- Indonesia.  “Pilot project yakni UPT SDN 6 Gresik dan UPT SMPN 1 Gresik,” kata Bu Min. (yad)

Bupati dan Wabup Gresik Wacanakan Memisahkan KBM Putra dan Putri Jenjang SD dan SMP Negeri Gresik Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah: Guru Penggerak Bangun Atmosfer Segar Bagi Dunia Pendidikan

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap para guru penggerak mampu menjadi pemimpin pembelajaran yang menerapkan merdeka belajar. Nantinya, guru penggerak dapat menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, unggul dan memiliki profil pelajar Pancasila.

Hal ini disampaikan Wabup saat membuka Lokakarya 7 Panen Hasil Belajar Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 6 Bagi Wilayah Mitra Provinsi Jawa Timur di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Minggu, 7 Mei 2023.

“Mudah-mudahan lokakarya ini juga dapat membangun atmosfer segar bagi dunia pendidikan. Dengan menciptakan ide-ide kreatif dalam mendorong pelaksanaan pengajaran yang berorientasi pada perubahan atau transformasi pendidikan,” harap Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah.

Ia juga mengajak PGP bergerak bersama dengan berkolaborasi serta mendorong terwujudnya pendidikan di Kabupaten Gresik yang lebih baik lagi. “Terus tingkatkan kinerja, produktivitas serta karya nyata kita demi mendukung percepatan dan suksesnya pembangunan berkelanjutan,” imbuhnya.

Di tempat sama mewakili Kepala Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Timur M. Toni Satria Dugananda menyampaikan, program guru penggerak merupakan bagian muara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dari segi pengajar. “PGP merupakan metode pengembangan profesionalisme bagi para guru yang terdiri dari pelatihan dan pendampingan,” ujar Toni.

Dirinya mengatakan, desain program ini dibuat untuk menciptakan pembelajaran yang praktis. Selain itu dapat diaplikasikan di lapangan dengan mengadopsi pendekatan andragogi, pembelajaran berbasis pengalaman, kolaboratif dan reflektif.

“Pelaksanaan PGP dilakukan melalui kombinasi metode daring sebanyak 70% dan luring 30%. Program ini terdiri dari paket modul yang berlangsung selama 6 bulan dengan total 310 jam pelatihan,” ungkapnya.

Dijelaskan, proporsi kegiatan belajar PGP terdiri dari 70% belajar di sekolah (on the job learning), 20% belajar bersama rekan sejawat dan 10% belajar belajar dengan aktor dalam PGP yakni Instruktur, Fasilitator, dan pengajar Praktik. “PGP ibarat sebuah janin selama 6 bulan ini di inisiasi dengan Learning Management System (LMS) digunakan sebagai sarana bagi para pihak yang terlibat. Sehingga saat kelahiran dapat diterima di dunia untuk berinteraksi dalam pembelajaran kolaboratif secara langsung,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto menambahkan, guru penggerak bukan organisasi yang eksplosif namun organisasi yang dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah. “PGP ini dikemas untuk bisa menjadi kepala sekolah, pengawas, dan fasilitator yang harus mampu menjadikan pembelajaran yang unggul dan profesional, “singkatnya.

Kegiatan ini juga menampilkan tari Remo, Jula Juli dan Tembang Mocapat dari peserta lokakarya dilanjutkan dengan kunjungan ke beberapa stand yang menampilkan kreatifitas dan inovasi dalam mengajar dari seluruh peserta Lokakarya. Hadir dalam kegiatan, Asisten I Suyono, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik Kiswanto, Kepala Sekolah SD, SMP, SMA/SMK se-Kabupaten Gresik. (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah: Guru Penggerak Bangun Atmosfer Segar Bagi Dunia Pendidikan Selengkapnya

Miris! Banyak Bangunan di Gresik Belum Kantongi SLF,  DPMPTSP Gresik Baru Keluar 249 SLF

GRESIK,1minute.id – Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( PTSL) Gresik secara simbolis menyerahkan dan memasang sertifikat laik fungsi (SLF) pada bangunan gedung dalam kompleks PT Smelting. Di Kabupaten Gresik belum banyak bangunan yang memiliki SLF. 

Peraturan Pemerintah (PP) 16/2021 tentang bangunan gedung mengatur berbagai ketentuan antara lain, persetujuan bangunan gedung. Sejak UU Cipta Kerja berlaku Izin Mendirikan Bangunan (IMB) diganti dengan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Setelah mengantongi PGB akan diterbitkan SLF.

Sertifikat Laik Fungsi (SLF) adalah sertifikat yang diberikan oleh pemerintah daerah atau pemerintah pusat untuk menyatakan kelaikan fungsi bangunan gedung sebelum bangunan gedung tersebut dimanfaatkan. 

“Apa yang dilakukan manajemen Smelting kami apresiasi semoga bisa diikuti oleh perusahaan lainnya,” kata Kepala DPMPTSP Gresik Agung Endro Dwi Utomo dikonfirmasi 1minute.id pada Jumat, 5 Mei 2023. Data yang didapat 1minute.id  DPMPTSP Gresik baru mengeluarkan 249 SFL berasal dari 32 pemilik. Ratusan bahkan jutaan bangunan berdiri di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Bangunan rumah tinggal dan nonrumah tinggal. 

“Hotel baru satu yang memiliki SLF yakni Front One,” tegas Agung. Mantan Camat Gresik itu mengatakan semua bangunan harus mengantongi SLF. Untuk bangunan rumah tinggal berumur 20 tahun dan bangunan  nonrumah tinggal atau gedung perkantoran, hotel, apartemen berumur 5 tahun. 

Agung menyampaikan, sejumlah OPD dilibatkan dalam pemrosesan SLF. Misalnya, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) , Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP),  Dinas Perhubungan (Dishub) dan lainnya. Untuk saat ini, pemohon SLF mengurus rekomendasi tersebut di kantor OPD lainnya.

“Dalam waktu dekat ini, petugas rekomendasi SLF dari OPD akan ditempatkan di Mal Pelayanan Publik (MPP) DPMPTSP,” tegasnya. (yad)

Miris! Banyak Bangunan di Gresik Belum Kantongi SLF,  DPMPTSP Gresik Baru Keluar 249 SLF Selengkapnya

Kinerja Positif, Laba SIG Kuartal I Tahun 2023 Tumbuh 11,1 % Menjadi Rp 562 Miliar  

GRESIK,1minute.id – Kinerja PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) kuartal I Tahun 2023 kinclong. SIG melaporkan kinerja keuangan konsolidasian pada kuartal I tahun 2023 dengan ringkasan sebagai berikut: Pendapatan tercatat sebesar Rp 8,94 triliun , Beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 6,49 triliun, EBITDA tercatat sebesar Rp 1,88 triliun dan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 562 miliar. 

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, pada kuartal I tahun 2023 SIG mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 4,5 % menjadi Rp 8,93 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 8,55 triliun. 

Kenaikan pendapatan juga disertai dengan pertumbuhan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 11,1% menjadi Rp 562 Miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 506 miliar.  

”Kinerja positif yang dicatatkan SIG pada kuartal I tahun 2023 menunjukkan keberhasilan strategi bisnis yang diterapkan oleh Perusahaan, sehingga mampu menjaga profitabilitas di tengah persaingan pasar yang ketat, pelemahan permintaan semen domestik, serta peningkatan biaya energi sebagai akibat dari tingginya harga batu bara dan bahan bakar minyak,” kata Vita Mahreyni. 

Untuk mengatasi permintaan pasar yang terkontraksi dan tingginya biaya komoditas, SIG fokus mengelola permintaan di pasar pada level mikro dengan kehati-hatian melalui pendekatan yang unik, sesuai dengan karakteristik masing-masing pasar di setiap daerah yang dilayani dan didukung optimalisasi jaringan distribusi serta pengelolaan pelanggan. 

Dalam pelaksanaannya, strategi tersebut terbukti tepat sasaran, serta membantu SIG dalam melakukan pengelolaan biaya dan pendapatan secara maksimal yang berkontribusi pada peningkatan profitabilitas Perusahaan. SIG berhasil menekan beban operasional yang ditopang oleh penurunan beban penjualan. Kemampuan dalam mengelola arus kas juga telah membuat SIG berhasil menekan beban keuangan di tengah naiknya tingkat bunga pasar.  

Selain itu, SIG juga berhasil memitigasi dampak kenaikan harga batu bara dengan mengamankan pasokan batu bara pada harga pasar domestik (DMO), sehingga postur biaya dapat lebih terkendali. Upaya ini dibarengi dengan pemanfaatan sumber energi alternatif secara lebih intensif dari limbah industri maupun sampah perkotaan, serta pemanfaatan teknologi panel surya. 

Menangkap Peluang Industri Bahan Bangunan pada 2023 

Bagi SIG, prospek industri bahan bangunan, khususnya semen, di tahun-tahun mendatang masih menjanjikan, baik di segmen semen kantong maupun semen curah, meskipun masih terdapat situasi kelebihan pasokan. Untuk semen kantong, pertumbuhan penduduk Indonesia sekitar 1% per tahun akan menjadi pendorong permintaan fasilitas perumahan dalam jangka panjang. Terlebih lagi angka backlog perumahan telah mencapai lebih dari 12 juta unit pada 2022.  

Sementara itu, pertumbuhan di segmen semen curah akan didorong oleh program-program pembangunan infrastruktur yang terus dilanjutkan oleh Pemerintah Indonesia. Program besar yang akan menjadi salah satu faktor penggerak bagi segmen ini adalah pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. 

Menurut Vita Mahreyni, untuk menangkap prospek pasar tersebut, SIG telah menyiapkan strategi bisnis di tahun 2023 yang akan menyempurnakan strategi bisnis di tahun 2022 lalu. Secara umum, SIG akan mengoptimalkan utilisasi produksi, baik melalui penjualan di pasar domestik maupun ekspor, dan terus berinovasi menciptakan diversifikasi produk, hingga peningkatan keunggulan operasional.  

“SIG akan semakin sensitif terhadap kebutuhan pembangunan yang terus berkembang, sehingga mendorong Perusahaan untuk terus berinovasi melengkapi portofolio produk. Keberadaan fasilitas produksi dan distribusi yang kuat dan luas, serta kekuatan finansial yang solid akan mendukung SIG dalam menjalankan operasional yang efektif dan efisien,” ujar Vita Mahreyni. (yad)

Kinerja Positif, Laba SIG Kuartal I Tahun 2023 Tumbuh 11,1 % Menjadi Rp 562 Miliar   Selengkapnya

Tersangka Pembunuh Anak Sehat Jasmani Rohani, 4 Hari Merenung Mencari Cara Mengirim Anak Ke Surga 

GRESIK,1minute.id – Sejumlah psikiater telah melakukan diagnosis emosional hingga perilaku  tersangka Qo’dad Af’alul Kirom alias Afan. Dalam pemeriksaan emosional hingga perilaku tersangka berusia 29 tahun yang keji menghabisi buah hatinya- sebut saja- Delima, 9, itu tidak mengalami gangguan kejiwaan. Afan sehat jasmani dan rohani. Tersangka Afan juga mengaku tidak menyesali perbuatannya. Pengakuan yang tidak bisa di nalar oleh akal sehat.

“Kondisi kejiwaan klien (Qo’dad Af’alul Kirom, Red) normal. Klien tidak mengalami gangguan kejiwaan,” kata Penasehat hukum (PH) tersangka Afan, Sulton Sulaiman dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu, 3 Mei 2023. Selain pemeriksaan psikiater swasta, tersangka Afan juga menjalani pemeriksaan psikologi di RS Bhayangkara Polda Jatim. “Saya masih menunggu hasil pemeriksaan psikiater dari RS Bhayangkara Polda Jatim,” katanya. 

Sulton mengaku ikut mendampingi tersangka Afan menjawab semua pertanyaan yang diajukan oleh  psikiater. Afan menjawab semua pertanyaan dengan lancar. Ia mengaku sempat tidak percaya perbuatan Afan yang sadis menghabisi anak semata wayangya-sebut saja Delima, 9 tahun dengan 24 tusuk menggunakan pisau dapur ketika sedang tidur di rumah kontrakkan di Dusun Plampang, Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik itu. Perbuatan Afan  tergolong sadis itu menjadi perhatian publik. 

“Klien secara sadar karena sangat kecewa dengan istrinya,” tegasnya. Di mata Afan, prilaku istrinya diduga sebagai pekerja seks komersial (PSK) telah membuat anaknya harus menanggung malu dan menjadi korban bullying teman-temannya. Afan mengaku tidak tega kepada Delima. “Selama 4 hari, klien tidak bisa tidur. Termenung mencari cara untuk mengirim anaknya ke surga,” imbuh Sulton. 

Seperti diberitakan, Qo’dad Af’alul Kirom alias Afan begitu dingin. Padahal lelaki 29 tahun itu baru saja menghabisi buah hatinya, sebut saja Delima, 9 tahun. Sebanyak 24 tusukan, tiga diantaranya bagian punggung hingga mengenai organ jantung putrinya. Namun, Afan seakan tidak menyesali perbuatannya. 

Pepatah Harimau saja tidak akan tega menerkam anaknya. Setelah menikam anaknya menggunakan pisau dapur dengan panjang 30 centimeter, Afan melarikan diri. Ia berencana pulang ke rumahnya di Manukan Kulon, Tandas, Surabaya. Namun, keluarga Afan menyarankan untuk menyerah diri ke Polsek Tandes, Surabaya. 

Sejumlah anggota Satreskrim Polres Gresik kemudian menjemput Afan di Mapolsek Tandes, Surabaya. “Ditemukan sebanyak 24 luka tusukan pada tubuh korban. Yakni semuanya di bagian punggung. Tiga di antaranya tembus bagian dada dan mengenai jantung. Menggunakan pisau dapur,” ujar Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan di Mapolres Gresik pada Sabtu, 29 April 2023. (yad)

Tersangka Pembunuh Anak Sehat Jasmani Rohani, 4 Hari Merenung Mencari Cara Mengirim Anak Ke Surga  Selengkapnya

Peringatan Hari Buruh di Gresik Kondusif,  Aparat Kepolisian Kawal Buruh hingga Surabaya 

GRESIK,1minute.id – Peringatan Hari Buruh Internasional Gresik kondusif pada Senin, 1 Mei 2023. Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra memimpin langsung pengamanan dan pengawalan ribuan buruh menuju ke Grahadi Surabaya  

Dalam arahannya Waka Polres Kompol Erika Purwana Putra mengatakan berkenaan dengan Hari Buruh Internasional, personel Polres Gresik untuk stand by dan on call.  “Kita harus siap dalam setiap situasi, termasuk apabila ada panggilan mendadak, untuk itu personel Polres Gresik  stand by,” ujarnya di Mapolres Gresik pada Senin, 1 Mei 2023.

Mantan Kasat Lantas Polres Gresik itu menjelaskan selain itu, personel Polres Gresik untuk tetap laksanakan kegiatan rutin dalam memelihara keamanan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Polres Gresik juga mengawal  buruh yang akan melakukan unjuk rasa ke Surabaya.

“Ini bentuk pelayanan Polri kepada buruh untuk memastikan kelancaran dan keamanan berangkat ke Surabaya,” jelasnya. Ratusan  buruh turun jalan. Mereka berasal dari Sekretariat Bersama (Sekber) Serikat Pekerjaan/Serikat Buruh (SP/SB) Gresik sekitar pukul 12.00 WIB mulai konvoi menuju Kota Pahlawan, Surabaya untuk bergabung dengan buruh lainnya di Jawa Timur. Konvoi dengan kawalan aparat kepolisian itu melewati perbatasan Gresik – Surabaya. 

“Selama pemberangkatan berlangsung berjalan dengan aman dan tertib. Suasana kondusif. Karena gencarkan patroli dan monitor perkembangan di wilayah Hukum Polres Gresik,” pungkasnya. (yad)

Peringatan Hari Buruh di Gresik Kondusif,  Aparat Kepolisian Kawal Buruh hingga Surabaya  Selengkapnya

Diduga Istri Kumat Jadi LC Karaoke, Ayah Kirim Anak ke Surga dengan 24 Tusukan

GRESIK,1minute.id – Penyidik pidana umum (Pidum) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik melakukan pendalaman motif Qo’dad Af’alul Kirom alias Afan tega menghabisi buah hatinya, sebut saja, Delima, 9 tahun. 

Siswa kelas 2 Sekolah Dasar (SD) itu tewas setelah tersangka Afan menghujamkan 24 tusukan bagian punggung menggunakan pisau dapur saat sedang tertidur. Mengapa Afan, begitu keji menghabisi buah hatinya itu. Harimau saja tidak akan tega menerkam anaknya. Ivan dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Sebab, sebelum menghabisi anak gadisnya yang lucu itu mencari referensi alias browsing cara melenyapkan buah hatinya. 

Mengapa Afan tega menghabisi buah hatinya bernisial Delima, 9, di rumah kontrakkan di Dusun Plampang, Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Sabtu pagi, 29 April 2023. Apakah Afan mengalami gangguan jiwa ? Atau penyebab lainnya, penyidik Unit Pidum Satreskrim Polres Gresik melakukan pemeriksaan secara intensif. 

Ada kabar Afan mengalami gangguan kejiwaan alias orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Pasalnya, ketika aparat melakukan penggeledahan di rumah tersangka di Manukan Kulon, Tandas, Surabaya menemukan surat berobat rutin ke rumah sakit jiwa Menur, Surabaya. “Ada kemungkinan tersangka mengalami gangguan kejiwaan,” ujar sumber yang enggan disebutkan identitasnya itu pada Minggu, 30 April 2023.

Kabar lain menyebutkan Afan “mengirim” anak semata wayang ke surga karena murka kepada istri. Tersangka murka karena istrinya kembali menekuni profesi sebagai perempuan pemandu karaoke alias Lady companion (LC). Afan yang sempat menjadi pengusaha konveksi dikabarkan kali pertama mengenalnya di salah satu tempat karaoke. Afan ngentasnya dengan cara menikahinya. Pernikahan itu membuahkan anak perempuan yang kini memasuki usia 9 tahun. 

Belakangan istrinya meninggalkan Afan dan anaknya.  Profesi sang istri sebagai pemandu di rumah karaoke itu membuat Delima, anak semata wayang menjadi korban bullying di sekolah. Afan tidak tahan anaknya jadi korban bullying sehingga mencari cara untuk mengakhiri hidup anak lebih cepat. “Di bullying teman-temannya sehingga tidak ada yang mau berteman dengan anak saya,” dalih Afan kepada wartawan di Mapolres Gresik pada Sabtu, 29 April 2023.

Seperti diberitakan, Qo’dad Af’alul Kirom alias Afan begitu dingin. Padahal lelaki 29 tahun itu baru saja menghabisi buah hatinya, sebut saja Delima, 9 tahun. Sebanyak 24 tusukan, tiga diantaranya bagian punggung hingga mengenai organ jantung putrinya. Namun, Afan seakan tidak menyesali perbuatannya. Pepatah Harimau saja tidak akan tega menerkam anaknya. Setelah menikam anaknya menggunakan pisau dapur dengan panjang 30 centimeter, Afan melarikan diri. Ia berencana pulang ke rumahnya di Manukan Kulon, Tandas, Surabaya.  Namun,  keluarga Afan menyarankan untuk menyerah diri ke Polsek Tandes, Surabaya. 

Sejumlah anggota Satreskrim Polres Gresik kemudian menjemput Afan di Mapolsek Tandes, Surabaya. “Ditemukan sebanyak 24 luka tusukan pada tubuh korban. Yakni semuanya di bagian punggung. Tiga di antaranya tembus bagian dada dan mengenai jantung. Menggunakan pisau dapur,” ujar Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan di Mapolres Gresik pada Sabtu, 29 April 2023. (yad)

Diduga Istri Kumat Jadi LC Karaoke, Ayah Kirim Anak ke Surga dengan 24 Tusukan Selengkapnya

Tusuk Buah Hati dengan Pisau Dapur Sebanyak 24 Kali, Afan Dijerat Pembunuhan Berencana, Hukuman Mati

GRESIK,1minute.id – Wajah Qo’dad Af’alul Kirom alias Afan begitu dingin. Padahal lelaki 29 tahun itu baru saja menghabisi buah hatinya, sebut saja Delima, 9 tahun. Sebanyak 24 tusukan, tiga diantaranya bagian punggung hingga mengenai organ jantung putrinya. Namun, Afan seakan tidak menyesali perbuatannya. Pepatah Harimau saja tidak akan tega menerkam anaknya. 

Perbuatan Afan itu membuat warga Dusun Plampang, Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik itu mengeryitkan dahi. Serem. Tapi, Afan hanya tersenyum tipis karena telah mengantarkan anak semata wayang ke surga.

Informasi yang dihimpun, Jumat malam, 28 April 2023 Afan tidur bersama anaknya, Delima, 9 tahun. Tengah malam Afan bangun. Lelaki bertubuh ramping itu melihat putrinya yang masih diduk di kelas 2 Sekolah Dasar tidur nyenyak dalam posisi tengkurap. Afan kabarnya mengambil gawai. Ia browsing melalui Internet. Ia mencari cara menghabisi buah hatinya itu. Entah setan apa yang menyelinap dalam hatinya waktu itu. 

Cukup lama, Afan browsing. Ia menemukan cara yang sangat keji. Yakni, menghabisi anaknya dengan pisau dapur. Sekitar pukul 04.30 pada Sabtu, 29 April 2023, Afan lalu mengambil pisau di dapur rumahnya. Lalu balik ke kamar. Selanjutnya, cresss. Ia seperti kesetanan menusuk punggung putrinya. Darah pun membasahi bantal, sperei tempat tidur. 

Afan kemudian mengembalikan pisau ke dapur. Mencuci tangannya yang penuh darah. Setelah itu, Afan menghilang. Ia berencana pulang ke rumahnya di Manukan Kulon, Tandas, Surabaya. Namun, niatan lelaki kelahiran Surabaya, 19 April 1994 mengurungkan niatnya. Ia kemudian menyerahkan diri ke Polsek Tandes, Surabaya. Polsek Tandes kemudian berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Gresik. Sejumlah anak buah Iptu Aldhino Prima Wirdhan, Kasatreskrim Polres Gresik menjemput Afan di Polsek Tandes, Surabaya. 

“Ditemukan sebanyak 24 luka tusukan pada tubuh korban. Yakni semuanya di bagian punggung. Tiga di antaranya tembus bagian dada dan mengenai jantung. Menggunakan pisau dapur,” ujar Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra di Mapolres Gresik pada Sabtu,  29 April 2023.

Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan menambahkann menjerat tersangka dengan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati. 

“Kita kenakan Pasal 340 KUHP, tersangka sudah merencanakan pembunuhan kepada anaknya. Dibuktikan dengan jejak digital bahwa tersangka pernah browsing cara membunuh,” tegasnya. (yad)

Tusuk Buah Hati dengan Pisau Dapur Sebanyak 24 Kali, Afan Dijerat Pembunuhan Berencana, Hukuman Mati Selengkapnya

Nguri-nguri Budaya Kiai Baka, Ketupat Day Pekauman,Teko Tok Mule Wareg

GRESIK,1minute.id – Suasana Kampung Pekauman lebih ramai dari biasanya. Warga kampung berada di belakang masjid Jamik di Kecamatan/Kabupaten Gresik itu sedang merayakan Lebaran Ketupat. 

Dilansir dari laman Nahdlatul Ulama (NU) Online, Lebaran Ketupat merupakan salah satu tradisi masyarakat muslim di Indonesia, khususnya yang berada di Pulau Jawa. Lebaran Ketupat kerap diidentikkan dengan tradisi slametan yang sudah berkembang di kalangan masyarakat Nusantara.

Bagi masyarakat di Kampung Pekauman atau biasa disebut Kampung Kauman, tradisi Lebaran Ketupat itu sudah turun temurun sejak puluhan tahun. Sehari setelah hari Raya Idul Fitri atau 2 Syawal, sebagian besar warga di Kampung Kauman kembali melakukan puasa sunnah selama enam hari. Puasa syawal ini dapat dilakukan secara berurutan ataupun tidak.

Selama puasa Syawal, suasana di Kampung Kauman terasa sepi dibandingkan suasana  perkampungan lainnya, seperti Kampung Semarangan, Bedilan, Trate dan lainnya yang  banyak ditemui warga berlalu lalang untuk melakukan silaturahi atau halalbihalal atau unjung-unjung ke sanak saudara. Nah, Sabtu hari ini, 29 April 2023 suasana kampung Kauman lebih ramai dibandingkan suasana kampung tetangganya tersebut karena masyarakat setempat menggelar Lebaran Ketupat.

HALALBIHALAL : Komunitas Arrochimiyah atau penggemar kopi Cak Rokhim menggelar halalbihalal di Kampung Pekauman pada Jumat malam, 28 April 2023

Tahun ini, Lebaran Ketupat di Kampung Kauman Gresik diperkirakan lebih ramai dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab, pemerintah dan masyarakat setempat menggelar Kupatan Day Pekauman. Mulai camat Gresik hingga seluruh lurah atau kepala desa se- Kecamatan Gresik akan hadir dalam acara Kupatan Day Pekauman. Seremonial akan dipusatkan di TK Muslimat NU 29 Mahkota.

Dalam flayer yang diunggah oleh @zubairiahmad555 narasinya cukup menggelitik diantaranya ada tradisi kupat liwat; dibuka untuk umum; omah sak kampung Pekauman mbukak blak (seluruh rumah se kampung Pekauman terbuka); teko tok mule wareg ( datang saja pulang kenyang).

Kampung Pekauman yang memiliki jumlah penduduk 4.300 jiwa di tujuh RT. Menu makanan yang biasa disajikan ada opor ayam.  Makna opor ayam adalah lambang permintaan maaf. Opor yang terbuat dari santan memiliki arti pangapunten atau permintaan maaf. 

Sementara itu, Sesepuh warga Pekauman Ahmad Zubairi menceritakan sebelum Hari Raya Ketupat Idul nguri-nguri budaya atau ziarah ke makam Kiai Baka mulai dilakukan tahun ini. “Sebelumnya, warga sendiri sendiri melakukan ziarah ke makam Kiai Baka,” kata Bairut, panggilan akrab, Ahmad Zubuairi pada Sabtu, 29 April 2023. (yad)

Nguri-nguri Budaya Kiai Baka, Ketupat Day Pekauman,Teko Tok Mule Wareg Selengkapnya