Menkes Serahkan Sertifikat Gresik Bebas Frambusia

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menerima Sertifikat Bebas Frambusia dari Kementerian Kesehatan.  Penyerahan dilakukan Menteri Kesehatan Budi G Sadikin kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Krakatau Grand Ballroom Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta pada Selasa,  21 Februari 2023. 

Kegiatan itu dilakukan dalam rangkaian peringatan Hari Neglected Tropical Diseases (NTDs) Sedunia. “Dengan diterimanya sertifikat tersebut, membuktikan bahwa kondisi sanitasi di Kabupaten Gresik tidak buruk, meskipun pernah mengalami kondisi panas atau hujan yang cukup ekstrem,” ucap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai penyerahan sertifikat.

Lebih lanjut Gus Yani menyampaikan terima kasih kepada semua pihak. Sebab, ini merupakan bagian dari penghargaan atas kerjasama seluruh stakeholder yang ada. “Juga atas perhatian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama menjaga sanitasi agar tetap baik,” lanjutnya.

Dirinya berkomitmen bakal mempertahankan status bebas Frambusia dan menjaga kesehatan masyarakat melalui pembangunan kesehatan yang berwawasan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.

“Sehingga adanya feedback antara upaya pemerintah dalam meningkatkan kondisi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat dan masyarakat yang menjaganya,”ucapnya.

Lebih lanjut Bupati Gus Yani mengutarakan rasa syukur atas apa yang telah didapatkan pada bidang kesehatan di Kabupaten Gresik, telah bergerak di dalam track yang baik. Juga atas dukungan semua pihak tersebut, serta partisipasi masyarakat didalamnya, sehingga banyak keberhasilan yang telah digapai.

“Harapannya semoga Provinsi Jawa Timur terutama di Kabupaten Gresik dapat mempertahankan hal baik ini, mampu meningkatkan pelayanan maupun bantuan kesehatan masyarakat, seperti fasilitas kesehatan yang memadai dan mudah dijangkau,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Frambusia adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri, Infeksi ini biasanya terjadi di negara wilayah tropis yang memiliki sanitasi buruk, Penyakit Ini banyak menyerang anak-anak usia kurang dari 15 tahun. Penyakit Frambusia atau patex sangat menular.

Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr. Mukhibatul Khusna menjelaskan bahwa Frambusia adalah penyakit kulit yang sudah ada sejak lama. “Penyakit Frambusia adalah penyakit kulit menular menahun yang kambuhan. Penyebab penyakit Frambusia adalah kuman Treponema Perteneu, yang dimana kulit mengalami infeksi akibat bakteri tersebut,” paparnya.

Dikatakan dr. Khusna, penyakit ini dapat tumbuh dan berkembang di daerah yang tropis, panas, dan hujan. Selain itu kebersihan lingkungan merupakan faktor penting pada penyakit ini. Pada penyakit ini bakteri tidak dapat menembus kulit utuh, tetapi masuk melalui luka lecet, goresan, atau luka infeksi kulit lain. 

“Keberadaannya sudah sejak ribuan tahun silam. Karenanya, ini merupakan tantangan bagi semua untuk berkomitmen menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit tersebut,” jelasnya. (yad)

Menkes Serahkan Sertifikat Gresik Bebas Frambusia Selengkapnya

Polres Gresik Hat-trick Sabet Pelayanan Prima dari PANRB, Penghargaan Diserahkan Wapres Ma’ruf Amin 

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik berhasil meraih pelayanan prima dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Keberhasilan kali ketiga secara berturut-turut mulai 2020 hingga 2022. 

Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang menyerahkan penghargaan kepada satuan kewilayahan (satwil) Polri yang berprestasi di Jakarta pada Selasa, 21 Februari 2023. Ma’ruf Amin didampingi Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyerahkan penghargaan bagi 47 unit kerja Polri yang berpredikat Pelayanan Prima.

Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa mengatakan, selain 47 unit kerja Polri yang berpredikat Pelayanan Prima. Wapres Ma’ruf Amin juga memberikan penghargaan predikat unit kerja teladan berintegritas kepada 19 unit kerja yang membangun Zona Integritas 2022.

Diah menyampaikan, Kementerian PANRB terus mendorong seluruh instansi pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik dan berdampak secara langsung bagi masyarakat. Berbagai indikator dinilai untuk mengukur efektivitas kinerja sebuah instansi. Termasuk Polri yang memberikan beberapa pelayanan secara langsung bagi masyarakat umum.

Pemantauan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP) dilakukan Kementerian PANRB di tingkat Polres, Polresta, Polrestabes, dan Polres Metro secara rutin setiap tahunnya. Fokus evaluasi dan pemantauan pelayanan berupa produk layanan mendasar dalam rangka perbaikan pelayanan publik untuk menjawab visi reformasi birokrasi. 

Pada 2022, Kementerian PANRB telah melaksanakan PEKPPP di 332 Polres, Polresta, Polrestabes, dan Polres Metro di Indonesia, dengan menilai pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Evaluasi pelayanan publik dimaksudkan untuk untuk mengetahui implementasi dan mendorong perbaikan kedepannya.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menyampaikan bahwa penghargaan yang berhasil diraih ini merupakan kerja keras bersama seluruh personil dan dukungan dari masyarakat. “Tanpa kerja keras dan dukungan dari masyarakat Gresik, hal ini tidak mungkin terwujud. Tentu saja kami tidak berhenti sampai disini. Penghargaan ini sebagai motivasi untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya. (yad)

Polres Gresik Hat-trick Sabet Pelayanan Prima dari PANRB, Penghargaan Diserahkan Wapres Ma’ruf Amin  Selengkapnya

Wabup Dorong Guru Jaga Etos Kerja dan Kualitas Pendidikan Gresik

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mendorong ekosistem pendidikan di Kabupaten Gresik untuk terus mempertahankan etos kerja. Hal ini disampaikan wabup saat membuka kegiatan pembinaan keorganisasian terhadap guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan honorer di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 21 Februari 2023.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)  Gresik ini, dihadiri sebanyak 399 peserta dari guru, kepala sekolah, hingga pengawas. Mereka berasal dari tiga kecamatan yakni Kecamatan Gresik, Kebomas, dan Manyar.

“Kita dari Kabupaten Gresik selalu mengusahakan teman-teman honorer bisa menjadi PPPK. Terutama teman-teman guru dan tenaga kesehatan yang memang sudah linier ijazahnya. Tapi yang terpenting adalah, bagaimana kewajiban kita untuk memberikan yang terbaik bagi anak didik,” tegas Wabup berlatar pendidik itu.

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah menambahkan, dari sisi Pemerintah Kabupaten Gresik selalu mengusahakan yang terbaik untuk para guru. Oleh karenanya diharapkan guru juga bisa memberikan yang terbaik.

“Jangan hanya menuntut honor saja, jangan karena sudah PPPK kinerjanya jadi klewas-klewes,” ungkapnya. Acara ini dihadiri Dewan Penasehat PGRI Gresik Moelyono, Ketua PGRI Gresik Arif Susanto, serta Pimpinan Cabang PGRI Kecamatan Manyar, Gresik dan Kebomas

Sebagai informasi, saat ini Pemerintah Kabupaten Gresik terus berkomitmen menyelesaikan permasalahan kesejahteraan tenaga honorer guru. Salah satunya terlihat dengan kebijakan durasi kontrak PPPK guru, yang lebih panjang dibandingkan kabubupaten/kota yang lain.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Koordinator PPPK Gresik Dami Sunarti menyampaikan bahwa, PPPK merupakan solusi dari pemerintah pusat bagi tenaga honorer. Tetapi, dalam pelaksanaannya diperlukan peran besar dari pemerintah daerah.

“Kita yang sudah diangkat menjadi ASN PPPK harus bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah daerah. Karenanya, guru harus mampu mendukung program-program pemerintah dalam memastikan kualitas pelayanan kepada anak didik,” ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto   mengajak kepada semua guru dan kepala sekolah yang hadir untuk bersama-sama terus berbenah dalam kualitas pendidikan.”Semoga sinergitas dan kolaborasi PGRI dengan Dinas Pendidikan semacam ini bisa membawa kemajuan yang berarti bagi dunia pendidikan di Kabupaten Gresik,” pungkas Hariyanto. (yad)

Wabup Dorong Guru Jaga Etos Kerja dan Kualitas Pendidikan Gresik Selengkapnya

Nur Hudi Didin Arianto Terbukti Menistakan Agama, Hakim Jatuhi Hukuman 7 Bulan Penjara

GRESIK,1minute.id – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik yang mengadili perkara  penistaan agama, perkawinan manusia dengan kambing menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Nur Hudi Didin Arianto penjara selama 7 bulan.

Pemilik Pesanggrahan Kramat Ki Ageng di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik itu menyatakan menerima. Sementara, jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menyatakan pikir-pikir. Jaksa Penuntut menuntut terdakwa Nur Hudi Didin Arianto yang juga anggota DPRD Gresik itu penjara selama 1 tahun.

Pembacaan amar putusan terdakwa pernikahan nyeleneh manusia dengan kambing itu mendapatkan penjagaan ketat aparat kepolisian dari Polres Gresik ini sempat mengalami penundaan selama 30 menit karena jaringan internet mengalami trobel. Sidang vonis dilakukan secara daring dan luring. Majelis hakim dan jaksa penuntut umum berada di ruang sidang Candra PN Gresik.

Sedangkan, terdakwa bersama penasehat hukum berada di rumah tahanan (rutan) Gresik di Jalan Raya Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. 

Ketua majelis Mochamad Fatkur Rochman menyatakan terdakwa Nur Hudi Didin Arianto melanggar Pasal 156a KUHP jo pasal 55 ayat (1) ke -1 KUUHP.  Terdakwa terbukti secara sah bersalah melakukan tindak pidana yang didakwakan secara bersama-sama dengan terdakwa lain dengan sengaja melakukan perbuatan penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa selama 7 bulan dikurangi masa penahanan juga menetapkan terdakwa tetap berada di dalam tahanan,” kata ketua majelis Mochamad Fatkur Rochman. 

Vonis penjara lebih ringan 5 bulan dari tuntutan jaksa penuntut berdasarkan fakta yuridis yang terungkap selama persidangan. Selain itu, majelis juga mempertimbangkan perbuatan  yang memberatkan dan yang meringankan terdakwa. Pertimbangan yang memberatkan adalah perbuatan terdakwa telah menimbulkan keresahan di masyarakat dan perbuatan terdakwa bertentangan dengan norma-norma yang ada pada masyarakat. 

Sedangkan, pertimbangan yang meringankan adalah terdakwa koorporatif selama persidangan, terdakwa menyesali perbuatannya dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

Seperti diberitakan pernikahan manusia dengan kambing ini dilakukan pada Minggu, 5 Juni 2022. Pernikahan nyeleneh dilakukan di Pesanggrahan Kramat milik Nur Hudi Didin Arianto di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. Pernikahan dengan mahar Rp 22 ribu menggunakan prosesi Islam. 

Ada empat yang terlibat dalam perkara ini. Nur Hudi Didin Arianto sebagai pemilik Pesanggrahan.  Terdakwa Syaiful Arif selaku pengantin pria dan Sutirsno alias Krisna yang berperan sebagai penghulu didakwa dengan pasal 156a Jo pasal 55 Ayat (1) ke1 KUHP. 

Keduanya didakwa telah melakukan, yang menyuruh melakukan, dan yang turut serta melakukan perbuatan dengan sengaja di muka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia.

Sedangkan terdakwa Saiful Fuad selalu pembuat konten, pemilik konten tiktok Sangar Cipta Alam yang mengaplod peristiwa sakral pernikahan manusia dengan kambing itu didakwa oleh JPU dengan Pasal 45 A Ayat (2) Jo Pasal 28 Ayat (2) UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No.11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (yad)

Nur Hudi Didin Arianto Terbukti Menistakan Agama, Hakim Jatuhi Hukuman 7 Bulan Penjara Selengkapnya

Raden Achmad Nur Rizky Jabat Kasi Intel, Kajari Gresik: Segera Konsolidasi Internal Wujudkan Visi Misi Kejagung

GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi di Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik kembali bergerak pada Selasa, 21 Februari 2023. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Nana Riana melantik dan mengambil sumpah jabatan (Sertijab) Kepala Seksi (Kasi) Intelejen Kejari Gresik Deni Niswansyah kepada Raden Achmad Nur Rizky di Aula Nawasena Adhyaksa Kantor Kejari Gresik.

Sertijab berlangsung khidmat. Deni Niswansyah menempati posisi baru sebagai Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Sukabumi, Jawa Barat. Sedangkan, Rizki sebelumnya menjabat sebagai Kasi Perdata dan Tata Usaha (Datun) Kejari Kerawang.

Kajari Gresik Nana Riana mengatakan bahwa untuk Kasi Intel yang baru agar segera melakukan konsolidasi internal dibidang intelijen. “Selamat datang untuk Raden Achmad Nur Rizky sebagai Kasi Intel Kejari Gresik. Kami berharap agar segera bisa menyusaikan dengan bidang lain untuk mewujudkan visi dan misi dari Kejaksan Agung,” tegasnya.

Ditambahkannya, untuk pekerjaan intelijen yang baik agar dipertahankan dan ditingkatkan. Sedangkan jika ada yang kurang segera diperbaiki. “Ucapan terimakasih untuk pak Deni Niswansyah yang sudah bekerja selama ini dibidang intelijen. Semoga dengan tugas yang baru sebagai Kasipidsus di Kabupaten Sukabumi dapat bekerja dengan baik dan sukses,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Gresik Raden Achmad Nur Rizki mengatakan akan melanjutkan program yang selama ini dijalankan oleh koleganya itu. “Pekerjaan yang kurang baik akan kita perbaiki dan kita tingkatkan. Untuk program yang masih berjalan akan diteruskan,” jelasnya. (yad)

Raden Achmad Nur Rizky Jabat Kasi Intel, Kajari Gresik: Segera Konsolidasi Internal Wujudkan Visi Misi Kejagung Selengkapnya

Ikhtiar Wujudkan Gresik Ramah dan Nyaman untuk Anak, KBPPPA Gresik Ngobrol Bareng  Komunitas Anak

GRESIK,1minute.id – Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunanan (Musrenbang) Anak. Musrenbang mengangkat tema “Meraih Cita, Meraih Asa, Bersama Komunitas Anak Gresik Ceria’, kegiatan Ngobrol bareng ini diikuti oleh puluhan perwakilan anak dari beberapa sekolah di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Tujuannya, ikhtiar pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk pemenuhan hak-hak anak sehingga bisa mewujudkan Gresik Kota Ramah Anak, Gresik Nyaman bagi semua warga. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, Musrenbang untuk mendapatkan masukan pemikiran dari anak-anak.  Masukan iru berharga untuk kebijakan ramah anak di Kabupaten Gresik. 

Musrenbang anak merupakan komitmen nyata Kabupaten Gresik, yang terus berbenah untuk menjadi Kabupaten yang layak untuk anak. “Kami di Pemerintah Kabupaten Gresik harus memperhatikan seluruh kebutuhan anak-anak di Kabupaten Gresik. Sebagai informasi, di Kabupaten Gresik saat ini terdapat kurang lebih 370 ribu anak. Dan saat ini suaranya diwakili oleh anak-anak disini,” ungkap Bu Min, begitu Wabup kerap disapa pada Senin, 20 Februari 2023.

Oleh karenanya, Bu Min berharap hasil dari Musrenbang anak harus bisa merepresentasikan apa yang menjadi harapan anak-anak di Gresik. Selain itu, Wabup berlatar pendidik itu,  juga mengingatkan kepada anak-anak untuk tidak hanya menuntut haknya saja, melainkan juga memenuhi apa yang sudah menjadi kewajibannya.

Kepada jajaran OPD di Kabupaten Gresik, Bu Min menegaskan kebijakan kabupaten layak anak merupakan prioritas yang wajib menjadi perhatian dalam menyusun program dan kegiatan dalam perencanaan pembangunan di Kabupaten Gresik.

“Harapan besar kita adalah semua anak di Kabupaten Gresik mendapatkan layanan yang baik serta terpenuhi semua haknya. Bersama dengan anak-anak, bagaimana membuat kabupaten kita ini menjadi tempat yang nyaman bagi semua,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas KBPPPA Gresik dr. Titik Ernawati mengatakan bahwa hasil dari Musrenbang anak  menjadi usulan rencana program pemenuhan dan juga sebagai masukan prioritas pemenuhan hak anak di Kabupaten Gresik.

Kesempatan bertemu dan berdiskusi dengan Bu Min dalam Musrenbang anak, tidak dilewatkan begitu saja oleh anak-anak yang hadir. Dalam sesi diskusi, tidak henti-hentinya anak anak menyampaikan berbagai masukan dan kejadian di lapangan. Mulai dari masalah bullying , sekolah dan tempat ramah anak, masalah edukasi seksual, hingga keberpihakan pada kelompok inklusi tidak lepas dari sorotan. (yad)

Ikhtiar Wujudkan Gresik Ramah dan Nyaman untuk Anak, KBPPPA Gresik Ngobrol Bareng  Komunitas Anak Selengkapnya

Tanggul Desa Beton Jebol Lagi, Selebar 4 Meteran

GRESIK,1minute.id – Tanggul Desa Beton, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik kembali jebol pada Senin malam, 20 Februari 2023. Lebarnya sekitar 4 meteran. Lebih lebar dibandingkan kali pertama jebol pada Minggu, 19 Februari 2023.

Lokasi tanggul yang jebol akibat tidak kuat menahan derasnya arus membuat air masuk ke areal persawahan dan sebagian area rumah warga yang menempati tanah kavlingan di Desa itu. Pemerintah desa setempat telah menyiapkan tempat pengungsian bagi warga yang terdampak luapan Kali Lamong tersebut.

“Iya, tanggul (Desa Beton) kembali jebol,” kata Gunawan Purna Admaja dikonfirmasi seluler pada Selasa, 21 Februari 2023. Lokasi tanggul yang jebol, katanya, di lokasi yang baru selesai perbaikan penanggulangan. “Arusnya memang sangat kuat. Deras,” tegas mantan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setkab Gresik itu. 

Akibat tanggul yang jebol itu, puluhan hektar sawah kembali terendam. Air juga masuk ke area tanah kavlingan. “Ada beberapa yang terendam. Kami sudah siapkan tempat evakuasi bagi warga. Lokasinya di Balai desa,” terangnya. Untuk diketahui, Minggu malam tanggul Desa Beton jebol selebar 2 meteran. Air mengalir deras ke areal persawahan. 

Pemkab Gresik menggerahkan dua unit ekskavator untuk melakukan penanggulangan pada Senin, 20 Februari 2023. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Dhianita Tri Astuti, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Darmawan serta Camat Menganti Gunawan Purna Admaja meninjau lokasi penanggulan. Saat itu, kondisi sedang hujan. 

Namun upaya Pemkab Gresik belum bisa menahan derasnya air kiriman dari bagian hulu yakni Lamongan dan Mojokerto itu. Akibat, tanggul kembali jebol. (yad)

Tanggul Desa Beton Jebol Lagi, Selebar 4 Meteran Selengkapnya

Rampungkan Kuliah 3,5 Tahun, Anak Wartawan Raih IPK 3,75 

SURABAYA,1minute.id – Ahmad Ziauddin Sardar menyandang gelar Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom). Iak, begitu biasa dipanggil, menyelesaikan studi sarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) selama 3,5 tahun. Anak pasangan Moh. Fail dan Zahrul Basatin yang asal Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik itu mendapatkan IPK 3,75.

Apa resep Iak bisa merampungkan kuliah di Fakultas Dakwah Prodi Ilmu Komunikasi UINSA lebih cepat ? Gemar menulis. Iak mengaku awalnya memiliki hobi traveling dan naik gunung. Namun, hobi sejak remaja itu mulai dikurangi ketika masuk perguruan tinggi.  Iak kemudian menekuni hobi barunya, yakni menulis artikel atau berita. 

Hobi baru itu Iak dapatkan dari orang tuanya, Moh Fail, wartawan senior di Jawa Pos Grup. Bagai pepatah “Buah jatuh tak jauh dari pohon”. Iak kemudian menyalurkan hobinya itu di Dakwah TV.

“Bapak saya selalu mengajarkan rukun iman jurnalistik 5W+1H. Skeptis pada semua informasi dan harus diuji kebenarannya,” katanya pada Minggu, 19 Februari 2023. Kebiasaan menulis itu, membuat Iak senang membaca untuk memperkaya referensi tulisan. Iak pun juga lebih fokus kuliah. Sebab, Iak tidak ingin mengecewakan orang tuanya. “Saya sejak awal masuk sudah di wanti-wanti untuk fokus kuliah dan cepat selesai,” katanya. 

Iak menjawab keinginan orang tuanya itu dengan menyelesaikan studinya selama 3,5 tahun. Iak bersama 700 wisudawan lainnya di wisuda di Sport Center dan Multi Purpose KH. Saifuddin Zuhri UINSA Surabaya pada Minggu, 19 Februari 2023. Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Rektor UINSA Prof. Akhmad Muzakki, Grad. Dalam sambutannya Muzakki berpesan kepada semua lulusan UINSA supaya bisa mengambil peran positif dalam mengamalkan ilmu yang sudah diraih dari kampus. 

Dia mengaku kepingin kerja sesuai dengan disiplin ilmu dan berhubungan dengan komunikasi. “Pinginnya bisa kerja yang sesuai dengan disiplin komunikasi, wartawan atau humas perusahaan,” katanya. (yad)

Rampungkan Kuliah 3,5 Tahun, Anak Wartawan Raih IPK 3,75  Selengkapnya

Rekom Desa Gratis, Calon Naker Proyek Smelter Diduga Dipungut Biaya, Warga Protes

GRESIK,1minute.id – Ratusan warga Desa Karangrejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik ngeluruk balai desa setempat pada Senin, 20 Februari 2023. Mayoritas pemuda dan emak-emak. 

Mereka berbondong-bondong ke balai desa untuk menuntut transparasi rekrutmen satpam  dan pengelolaan limbah konstruksi proyek smelter, PT Freeport Indonesia (PTFI) di kawasan ekonomi khusus (KEK) Java Integrated Industrial Port and Estate (JIIPE) Manyar. 

Menurut Robi Binur, perwakilan pemuda setempat mengungkapkan, sistem rekrutmen tenaga satpam untuk proyek smelter tidak transparan. Warga pun resah. Pasalnya, ulah oknum yang diduga melakukan penarikan biaya kepada setiap warga yang melamar kerja. Oknum tersebut melakukan penarikan biaya kepada setiap calon tenaga kerja dengan dalih untuk pelatihan. Biaya pun variatif. Ada yang sampai Rp 21 juta per orang. 

“Kami ingin meminta kejelasan terkait adanya biaya dalam perekrutan tenaga kerja, khususnya lowongan kerja satpam. Ada yang dikenakan biaya Rp 8 juta sampai Rp 21 juta dengan dalih pelatihan satpam,” ujar Robi Binur perwakilan pemuda setempat pada Senin, 20 Februari 2023.

“Kalau memang ada biaya untuk pelatihan atau sertifikasi satpam gak apa-apa. Tapi kenapa kok sampai beda-beda dan nilainya sangat besar. Ini namanya pungli. Bahkan ada yang sudah bayar tapi tidak kunjung dipekerjakan,” imbuhnya. Binur tidak menyebutkan identitas oknum warga yang melakukan penarikan biaya rekrutmen itu. 

Mengenai tuntutan warga tersebut, Kepala Desa Karangrejo Muhammad Miftahul Ilmi mengaku tidak tahu perihal adanya dugaan penarikan biaya yang dilakukan oleh oknum warganya dalam rekrutmen tenaga kerja proyek smelter Freeport. 

“Kalau pemerintah desa tidak tahu menahu soal itu (penarikan biaya, red), kami hanya memberikan ACC tanda tangan bagi setiap warga yang mau melamar kerja ke Freeport,” jelasnya. 

Namun, dirinya tidak menampik jika terdapat potensi adanya pungli. Meski mekanisme perekrutan tenaga kerja proyek smelter Freeport saat ini sudah melalui aplikasi MS Pedia sejak Januari 2023. 

“Sekarang ini pendaftaran sudah lewat MS Pedia sejak Februari. Tapi yah namanya manusia pasti ada kayak-kayak gitu, yang pasti surat rekom yang kami tandatangani untuk setiap warga yang melamar itu free tanpa biaya,” pungkasnya. (yad)

Rekom Desa Gratis, Calon Naker Proyek Smelter Diduga Dipungut Biaya, Warga Protes Selengkapnya

Klinik Mabarrot MWC NU Panceng Resmi Beroperasi, Bupati Gresik : Derajat Kesehatan Masyarakat Meningkat 

GRESIK,1minute.id – Satu lagi klinik kesehatan berdiri di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Kali ini, klinik Mabarrot MWC NU Panceng yang resmi beroperasi pada Senin, 20 Februari 2023. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan klinik berada di Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik itu.

Berdirinya klinik Mabarrot ini diharapkan dapat semakin meningkatkan derajat kesehatan bagi masyarakat Gresik, terutama warga di Kecamatan Panceng. Kegiatan tersebut dirangkaian dengan penyerahan 6 unit sepeda motor operasional Badan Otonom (Banom) NU Panceng. Penyerahan mobil operasional Klinik Mabarrot MWC NU Panceng, sertifikat tanah oleh Kepala Desa Surowiti untuk MWC NU Panceng serta izin operasional Klinik Mabarrot MWC NU Panceng.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya mengatakan, klinik MWC NU tumbuh secara masif di Kabupaten Gresik. Euforia 1 abad sudah selesai, mudah mudahan menuju abad kedua ini semakin berkhidmat terlebih memberikan manfaat untuk masyarakat. “Klinik mabarot ini sudah menyusun program yang nyata, yaitu melayani jam’iyah Nahdlatul Ulama. Ini merupakan sebuah keberanian untuk memulai sesuatu yang baru yakni mendirikan klinik ini,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Peresmian klinik ini dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Abu Hassan,  Ketua dan Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gresik K.H Mulyadi dan K.H Syifaul Qulub, Ketua Tanfidziyah MWC NU Panceng Moch Khalim, Rois Syuriah MWC NU Panceng K.H Abdul Azis Rochim.

Menurutnya keberadaan klinik kesehatan sangat diperlukan sebagai penunjang kegiatan pelayanan kesehatan di Kabupaten Gresik. Ini menunjukkan perjuangan NU yang semakin mandiri untuk kemaslahatan umat.”Keberadaan klinik bisa meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ungkap mantan Ketua DPRD Gresik itu.  

Bupati berharap, klinik ini bisa menjadi salah satu sarana penunjang bagi masyarakat. Khususnya di desa, dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat dan terjangkau. “Beberapa program juga terus dilakukan Pemkab Gresik dalam meningkatkan derajat layanan kesehatan masyarakat. Salah satunya membangun rumah sakit sehati,” tambahnya. (yad)

Klinik Mabarrot MWC NU Panceng Resmi Beroperasi, Bupati Gresik : Derajat Kesehatan Masyarakat Meningkat  Selengkapnya