Suasana Desa Aman dan Nyaman Dambaan Warga, Bupati Gresik : Kades dan Lurah Wajib Menyelenggarakan Linmas

GRESIK,1minute.id – Suasana kondusif, aman dan nyaman dambaan setiap warga. Untuk menciptakan suasana ayem dan tentrem itu memerlukan peran serta masyarakat. Peran Kepala Desa (Kades), diantaranya. 

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gresik, menyelenggarakan pembinaan dan pelatihan peningkatan kapasitas kepala desa/kelurahan sebagai kepala satuan perlindungan masyarakat. Harapannya, Kades bisa ambil peran penting memelihara ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di Kabupaten Gresik.

Kegiatan itu digelar di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik mulai 28 – 29 November 2022. Tahap pertama diikuti sebanyak 186 kepala desa/lurah. Mereka dari Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Wringinanom, Driyorejo, Kedamean, Driyorejo, Duduksampeyan, dan Kebomas.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat membuka kegiatan menyampaikan, Bupati dan Wakil Bupati serta Kepala Desa/Lurah, wajib menyelenggarakan perlindungan masyarakat yang sifatnya luas. “Disini Bupati ditemani Forkopimda Gresik tujuannya menjaga kondusifitas daerah,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Senin, 28 November 2022. 

Dikatakan, perlindungan masyarakat atau Linmas merupakan warga masyarakat yang dibentuk Kepala Desa/Kelurahan yang disiapkan dan dibekali pengetahuan. Serta keterampilan dalam rangka, melindungi masyarakat, membantu memelihara keamanan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

“Ini sudah tertuang dalam Perda nomor 2 tahun 2022, tentang penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban hukum serta perlindungan masyarakat,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Ia menjelaskan Kepala Desa/Kelurahan wajib membentuk Satlinmas, organisasi yang beranggotakan unsur masyarakat, yang berada di Desa/Kelurahan. Dibentuk oleh Kepala Desa/Lurah, dengan tujuan melaksanakan tugas dalam membantu Polisi Pamong Praja, dalam menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di Desa/ Kelurahan.

“Kepala Desa/Lurah sebagai kepala Satlinmas harus bekerja sepenuh hati, memiliki jiwa korsa dalam melindungi wilayahnya. Agar selalu aman dan nyaman sehingga dapat membantu Bhabinkamtibmas dan Babinsa menciptakan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat,”harap Gus Yani. 

Satlinmas, tegasnya, tidak untuk mengeksekusi. Karena tugas perlindungan masyarakat sifatnya membantu petugas, dalam menegakkan peraturan daerah dan perundang undangan. “Semoga kegiatan ini menjadi wahana untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan untuk bersifat dan berperilaku. Melaksanakan tugas sebagai kepala satuan perlindungan dan penentu kebijakan, dalam memelihara ketertiban umum dan ketentraman masyarakat,”pungkasnya.

Selain Bupati Fandi Akhmad Yani, pelatihan dan pembekalan ini dihadiri oleh Anggota Komisi 1 DPRD Gresik Syaikhu Busiri dan Miftahul Jannah, Kepala Satuan Pol PP Jawa Timur Muhammad Hadi Wawan Guntoro, Kepala Bidang Bina Pemerintah Desa Dinas PMD Gresik Nurul Muchid, serta Kepala Sub Bagian Bantuan dan Penyuluhan Hukum Setda Gresik Adi Nugroho. (yad)

Suasana Desa Aman dan Nyaman Dambaan Warga, Bupati Gresik : Kades dan Lurah Wajib Menyelenggarakan Linmas Selengkapnya

Bupati Gresik Kucurkan Bansos, Ratusan Ojek dan Sopir Angkot Konvensional Semringah 

GRESIK,1minute.id – Jaring pengaman sosial kembali diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Kali ini, bantuan sosial untuk ojek konvensional dan sopir angkutan kota serta angkutan pedesaan (angkot dan angkudes).

Bansos berupa uang tunai  untuk 511 ojek masing-masing mendapatkan Rp 300 ribu. Sedangkan, sopir Angkot dan angkudes sebanyak 314 unit mendapatkan voucher sebesar Rp 500 ribu per unit. 

Bansos itu diserahkan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di terminal Bunder, Gresik pada Senin, 28 November 2022. Selain dua bentuk bantuan tersebut, Pemkab Gresik juga memberikan subsidi tiket penyeberangan kapal Gresik-Bawean. Dengan pagu sebanyak 26.668 orang. Setiap penumpang mendapatkan subsidi tiket Rp 25 ribu per penumpang selama 3 bulan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa pemberian subsidi ini  merupakan bentuk kepedulian Pemkab Gresik kepada insan transportasi Gresik.”Kita tidak bisa menghindari apa yang diputuskan pemerintah pusat. BBM naik kita terima dan jalankan, tetapi kita usahakan ada stimulus dan bantuan yang kita berikan untuk menjadi penyeimbang dengan bantuan stimulus-stimulus yang lain,”terang Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya pada Senin, 28 November 2022. Gus Yani didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik Tarso Sagito. 

Kucuran bansos ini membuat ratusan ojek, sopir angkot dan angkudes di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini semringah.  Edy Yunianto, diantaranya. Sopir angkot berusia 58 tahun itu mengucapkan rasa syukur berulangkali. “Alhamdulillah,”kata sopir angkot jurusan Giri itu. Edy menerima bansos plus voucher subsidi bahan bakar minyak (BBM). 

Menurutnya, bantuan ini sangat bermanfaat di tengah kenaikan harga BBM baru-baru ini. Ini juga membantu ketika penumpang sepi akibat persaingan teknologi aplikasi transportasi. “Saiki penumpang sangat sepi, jadi Saya dan teman-teman hanya bergantung pada penumpang bis pariwisata yang ingin berziarah ke Makam Giri,”cerita Edy.

Ia pun mengenang zaman kemasan moda transportasi massal di era 90-an. Saat itu, Edy baru menekuni profesi sebagai sopir angkot jurusan terminal Gubernur Suryo, Gresik-Sunan Giri tersebut.

“Dulu rute angkot saya masih ramai, tetapi saat ini apalagi ditambah pandemi kemarin penghasilan merosot tajam. Sepinya penumpang, membuat rata-rata penghasilan perharinya menjadi tidak menentu. Saat ini rata-rata mendapat Rp 50 ribu per hari sudah bagus, itupun tidak menentu,” jelas lelaki yang sudah menekuni lebih dari separuh hidupnya atau 32 tahun itu. (yad)

Bupati Gresik Kucurkan Bansos, Ratusan Ojek dan Sopir Angkot Konvensional Semringah  Selengkapnya

Gus Yani :  Banser Tidak Pernah Lelah dan Berhenti Menebar Kebaikan

GRESIK,1minute.id – Susbalan Satkorwil ke-XXXVIII Jawa Timur berakhir pada Minggu, 27 November 2022. Kursus Banser Lanjutan sekaligus Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) ke-II Banser Gresik ini diikuti 150 anggota Barisan Serbaguna Nahdlatul Ulama. Peserta kegiatan ini tidak hanya diikuti dari Jawa Timur. Ada juga, peserta dari Nanggroe Aceh Darussalam dan Kalimantan ini.

Selama tiga hari, 25 sampai 27 November 2022 Susbalan Satkorwil Jawa Timur berlangsung. Susbalan di buka oleh Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Syafiq Sauqi dan ditutup oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Pengkaderan lanjutan mengusung tema “Melahirkan Kader yang Militan, Progresif, Responsif dan Inovatif dalam Menyongsong 1 Abad Nahdlatul Ulama”.  

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan pentingnya memiliki niat yang tulus untuk menjadi seorang kader jamiyah Nahdlatul Ulama (NU). “Organisasi ini dibangun oleh para kekasih Allah, guru-guru serta kiai kita ini. Mudah-mudahan dengan kita bergabung di sini, merupakan tanda bahwa kita ingin bersama-sama beliau,”ujar Gus Yani, begitu biasa disapa pada Minggu, 27 November 2022.

Gus Yani menyampaikan bahwa saat ini organisasi NU terus bergerak, dan berkembang untuk menebar manfaat kepada masyarakat disekitarnya. Oleh sebab itu, sebagai anggota sudah selayaknya memiliki rasa tulus dan loyalitas sehingga bisa bergerak satu arah sesuai tujuan mulia NU.

“Mudah-mudahan ini tertanam dalam hati kita. Kita melangkah bersama para guru-guru kita. Bergerak, Banser tidak pernah lelah dan berhenti menebar kebaikan,”tegas Gus Yani dihadapan sahabat-sahabat Banser.

Dalam kesempatan yang sama, diberikan apresiasi kepada tiga kader Banser terbaik dalam Susbalan Satkorwil Jawa Timur ke-XXXVIII. Suatu prestasi yang membanggakan lantaran sahabat Banser dari Gresik atas nama Moh. Afif meraih peringkat pertama. Peringkat berikutnya berturut-turut diraih oleh sahabat Ismail dari Satkorwil Aceh, dan sahabat Ahmad Khamim dari Satkorcab Blitar. (yad)

Gus Yani :  Banser Tidak Pernah Lelah dan Berhenti Menebar Kebaikan Selengkapnya

Gresik Movie, Kemendikbudristek dan LPDP Putar Film Pendek di Enam Titik di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Warga Desa di empat kecamatan di Kabupaten Gresik bakal bisa menikmati film pendek. Film Mikro. Film itu diklaim menarik. Sebab, digarap sineas muda dari berbagai Kota di Indonesia yang telah lolos proses kurasi. 

Film berbagai genre mulai dari film fiksi, dokumenter, maupun animasi tersebut garapan sutradara muda berasal dari Jakarta, Jogjakarta, Semarang, Banjarnegara, Malang, Riau, Bandung, Bojonegoro dan lainnya.

Pemutaran film pendek yang digagas oleh Gresik Movie bernama Sapa Sinema. Gresik Movie menjadi peserta program Dana Abadi Kebudayaan 2022 atau disebut Dana Indonesiana, yang dikelola oleh Kemendikburistek dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dalam kategori Sinema Mikro.

Ketua Sapa Sinema Bambang Setiawan  mengatakan, 8 film yang dipilih merupakan hasil kurasi dari puluhan film sineas tanah air yang masuk ke Gresik Movie. Semua film akan diputar secara gratis. Sehingga semua orang dapat menikmatinya.

“Film yang dipilih ini mewakili semangat teman-teman dalam mengangkat lokalitas dari daerah masing-masing sineas. Harapannya menjadi gerakan kebudayaan,”kata Bambang di markas Gresik Movie pada Sabtu, 26 November 2022.

Sapa Sinema adalah program menonton dan mendiskusikan film yang diharapkan bisa menyentuh sekaligus melibatkan banyak pihak. “Kami berharap nantinya turut mendorong untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan melalui bazar atau UKM ketika kegiatan layar tancap bernama Sapa Sinema ini dilaksanakan. Saat Sapa Sinema kami juga akan adakan workshop pembuatan film,”kata Bambang.

Gresik Movie telah melakukan survei lokasi rencana pemutaran film pendek. Diantaranya, Desa Kepuh Teluk ; Desa Daun. Keduanya di Kecamatan Tambak, Pulau Bawean. Kemudian di Alun-alun Sangkapura ; dan Kompleks sekolah Al Islamiya. Keduanya di Kecamatan Sangkapuran. 

Sedangkan di daratan Gresik,  pemutaran film akan diputar di Desa Doudo, Kecamatan Panceng dan Desa/Kecamatan Wringinanom. Lalu apa judul filmnya adalah Diponegoro sutradara Gata Mahardhika ; The Secret Club of Sinners sutradara Haris Yuliyanto ; Terciduk sutradara Alan D.W dan Di Sela Garis yang Tak Tertulis sutradara Alam Alghifari.

Berikutnya, May Be Someday Another Day but Today, sutradara Bihar ; Kiamat Sampah sutradara Enggar Asfinsani ; Ruwina sutradara Ayuning Tyas Muji Rahayu dan Gemintang sutradara Irfan Akbar Prawiro. Gemintang ini film buatan Gresik Movie. Delapan film ini akan  diputar mulai 14 Desember 2022 sampai 28 Januari 2023.  (yad)

Gresik Movie, Kemendikbudristek dan LPDP Putar Film Pendek di Enam Titik di Gresik  Selengkapnya

Karina, Siswa MINU Tratee Putri Jawara Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wabup Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pameran Pendidikan di Stadion Gelora Joko Samudro ditutup oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 26 November 2022. Pameran Pendidikan, kali pertama dan terbesar digelar oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik ini berlangsung selama sepekan. Mulai Sabtu, 19 hingga 26 November 2022. 

Selama sepekan itu, stadion olahraga kebanggaan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas itu riuh. Ribuan siswa. Ratusan UMKM yang membuka lapak semringah. Berbagai perlombaan digelar dalam pameran pendidikan memperingati Hari Guru Nasional yang diperingati setiap 25 November itu.

Diantaranya, lomba Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wakil Bupati Gresik juara pertama diraih oleh Karina Syifa Nuur Callista, siswa kelas VI-IPC MINU Tratee Putri. Kategori Pegiat literasi juara pertama Yusuf Ali Putra, Guru SMP Negeri 4 Gresik hingga stan terbaik diraih SMP Negeri 2 Gresik. Ada seribu karya dalam lomba Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wakil Bupati Gresik ini.

Penutupan pameran dimeriahkan dengan Tari Malam Selawe yang dimainkan siswa SMP Negeri 3 Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia sebagai upaya menciptakan siswa berprestasi. Menggelar berbagai perlombaan yang bisa mendorong kreativitas dengan berbagai inovasi siswa. 

Diantaranya, lomba menulis, olimpiade antarpelajar hingga lomba karya ilmiah pelajar.  Lomba Menulis, yang dimulai tahun ini mendapatkan apresiasi dari Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.  “Ini betuk kreativitas Dinas Pendidikan atas terselenggaranya Pameran Pendidikan 2022. Hari ini kita melihat lomba literasi. Pentingnya literasi saat ini sangat perlu untuk mengasah kreativitas siswa,”puji Gus Yani. 

Kedepan, Gus Yani berharap, Dinas Pendidikan Gresik, lebih punya inovasi dan kreativitas lagi  untuk membuat kegiatan yang dapat menciptakan siswa yang berprestasi. Seperti lomba (olimpiade) Matematika dan lomba karya ilmiah lainnya. Tahun 2023 silahkan eksplor kegiatan ini. Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur. “Mustahil kita bisa mewujudkan perubahan kalau cara kinerja kita tidak berubah. Maka jangan terjebak dengan cara lama,”kata Gus Yani bertamsil. Bahkan, Gus Yani harus mengulang dua kali kata tersebut.  

Terkait fasilitasi dan infrastrukur pendidikan yang masih minim. Gus Yani berjanji akan  mengupayakan anggarannya semaksimal mungkin untuk meningkatkan infrastruktur pendidikan. “Bapak dan ibu guru dan kepala sekolah tidak perlu memikirkannya. Biar saya saja yang memikirkan. Saya akan berkomunikasi dengan teman-teman di DPRD Gresik nanti,”katanya. (*)

Karina, Siswa MINU Tratee Putri Jawara Menulis Surat Cinta untuk Bupati dan Wabup Gresik  Selengkapnya

Bupati Gresik : Wisudawan STAI Daruttaqwa Harus Jadi Lokomotif dan Agen Perubahan 

GRESIK,1minute.id – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Daruttaqwa kembali menggelar prosesi wisuda sarjana di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik pada Sabtu, 26 November 2022. Sebanyak 160 wisudawan. Mereka dari program studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) dan Ekonomi Syariah.

Wisuda Sarjana strata satu ke-XX sekolah Tinggi yang kampusnya berada di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan penyair “Clurit Emas” D. Zawawi Imron,  Ketua STAI Daruttaqwa A. Syifa’ul Qulub, Ketua Yayasan Al Munawwar Su’aidi Ahmad Kholil, Kopertais Wilayah IV Surabaya Akh. Muzakki, seluruh pimpinan STAI Daruttaqwa dan jajarannya. Ratusan wisudawan yang didampingi orang tua mereka pun semringah. Sebab, kerja keras dan doa orang tua mereka sehingga menyandang gelar sarjana.

Bupati Gresik Fandi Akhmad memberikan harapan besar kepada para wisudawan untuk terus meningkatkan kualitas, sekaligus mampu menjadi lokomotif dan agen perubahan. “Lulusan STAI Darutaqwa harus menjadi agen perubahan, sebentar lagi kalian akan masuk ke dunia baru. Ada yang bekerja, melanjutkan sekolah lagi, dan hidup bermasyarakat. Dibutuhkan sebuah kerjasama, sinergitas, kolaborasi yang harus dimiliki anak muda sekarang,”harap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Ia melanjutkan, jangan beranggapan lebih pintar, lebih bisa, dunia baru ini akan dihadapkan banyak tantangan. Untuk itu harus mampu, memberikan manfaat kepada sesama dalam kehidupan bermasyarakat. “Jaga nama baik almamater, yang menjadikan kita orang orang hebat dan berguna, maka harus bisa merawat, dijaga dan dipertanggungjawabkan,” pesan Gus Yani.

Sedangkan bagi orang tua, imbuh Gus Yani, sebagai orang tua inilah momentum indah yang ditunggu, dari fase panjang dalam mengantar anak-anaknya hingga di wisuda hari ini. “Untuk mencapai kesuksesan tidak lepas dari dukungan dan doa dari orang tua kalian,” ungkapnya.

Usai sambutan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan penyematan secara simbolis udeng khas Gresik kepada kiai yang juga sastrawan,   D. Zawawi Imron yang dikenal dengan julukan “Clurit Emas” itu. (yad)

Bupati Gresik : Wisudawan STAI Daruttaqwa Harus Jadi Lokomotif dan Agen Perubahan  Selengkapnya

4 Ribu SR Jargas PGN dan Gresik Migas Tersambung, Bupati Gresik Dorong Warga Gunakan Jargas

GRESIK,1minute.id – Ribuan rumah warga di enam desa di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik telah terpasang jaringan pipa gas (jargas) program Perusahaan Gas Negara (PGN) dengan Gresik Migas, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Gresik. 

Enam desa yakni Desa Cagak Agung ; Desa Ngabetan ; Desa Betiting ;  Desa Cerme Lor, Desa Cerme Kidul ; dan Desa Iker Iker Geger. Jumlah total 4 ribu sambungan rumah (SR).

Untuk kali pertama jargas PGN bersinergi dengan Gresik Migas berkolaborasi memasang sambungan rumah ini. Era kepemimpinan duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati-Wakil Bupati Gresik. Tahun ini, program jargas PGN itu hanya diperuntukkan kepada sebelas kabupaten/kota di Indonesia. Kabupaten Gresik, diantaranya. 

Bupati Fandi Akhmad Yani memantau langsung jargas PGN dengan Gresik Migas ke Desa Cagak Agung pada Kamis lalu, 24 November 2022. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu mendatangi sejumlah rumah warga yang telah terpasang jargas PGN dengan Gresik Migas itu. Pada kesempatan itu, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengajak masyarakat untuk bermigrasi menggunakan jargas. Sebab, biaya pemakaian bisa lebih efisien dan hemat. Irit dibandingkan menggunakan tabung gas elpiji. 

Saat bertemu dengan warga, Gus Yani menanyakan terkait biaya pembayaran tiap bulan, juga perbedaan saat menggunakan tabung elpiji melon dan jaringan pipa gas. “Berapa biaya yang di bayar tiap bulan? irit mana pakai pipa gas ini sama elpiji,”tanya Gus Yani.

Arsat yang memiliki usaha warung kopi ini menjawab lugas, jika biaya yang dikeluarkan  untuk membayar hanya Rp 25 ribu sampai Rp 30 ribu tiap bulan. Dengan jumlah pembayaran tersebut, dia menilai lebih praktis pipa gas tanpa harus bongkar pasang selang tabung elpiji.”Lebih irit sekarang (jargas),”kata Arsat. 

Bupati Fandi Akhmad Yani berharap jaringan pipa gas ini, segera dapat digunakan. “Selain 6 desa yang sudah mendapat layanan jargas, desa lainnya yang ada di Kecamatan Cerme juga segera merasakan manfaatnya dari salah satu BUMD milik Pemkab Gresik tersebut, yakni Gresik Migas,”katanya. (yad)

4 Ribu SR Jargas PGN dan Gresik Migas Tersambung, Bupati Gresik Dorong Warga Gunakan Jargas Selengkapnya

Bu Min Trenyuh Semangat Nur, Penyandang Disabilitas yang Semanak Meski Belum Tersentuh Bansos 

GRESIK,1minute.id – Nur Jahirotul Mahiyah memiliki semangat luar biasa. Meskipun, kondisi fisik gadis 31 tahun itu tidak sempurna. Gadis yang tinggal di Desa Melirang,Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik itu divonis oleh dokter mengidap Cerebral Parsy (Lumpuh Otak) sejak lahir. Penyakit tersebut menyebabkan Nur menjadi kehilangan kendali beberapa syaraf tubuh sehingga kesulitan untuk bergerak normal. Untuk membantu aktivitasnya, Nur harus menggunakan kursi roda.

Namun, Nur tidak menyerah. Ia pun semanak (ramah). Ibunda Nur, Paeni, 54, dan semua tetangga menyukainya. Semangat Nur itu membuat Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah trenyuh. Orang nomor dua di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu mberebes mili. Terharu dengan semangat hidup Nur. 

Menurut Paeni, Nur memiliki hobi untuk berkeliling dan menyapa para tetangga sekitar.  Meski hanya bermodalkan kursi roda, Nur bahkan bisa pergi sampai ke desa-desa lain.

“Ya seperti ini kondisinya, pengennya keluar rumah terus, dan berkumpul dengan orang lain. Meskipun tidak bisa jalan tapi bisa pakai kursi roda sendiri,”cerita Paeni dihadapan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ketika berkunjung kerumah Nur pada Jumat, 25 November 2022.

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu didampingi Kepala Dinas Sosial Gresik dr Ummi Khoiroh dan relawan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Gresik Muhammad Subhan. 

Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah berkunjung karena mendapatkan kabar Nur, penyandang disabilitas ini belum tersentuh berbagai bantuan sosial. Bantuan sosial dari pemerintah pusat, provinsi dan Pemkab Gresik. 

Nah, tahun ini Pemkab Gresik memiliki program Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Program unggulan pasangan Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah untuk memberdayakan masyarakat kurang beruntung. Nur Jahirotul Mahiyah, diantaranya. 

“Jadi, dari Pemerintah Kabupaten Gresik saat ini sudah menyediakan program bantuan prioritas yaitu PKH Inklusif. Ini yang nantinya dapat diberikan kepada para Lansia dan penyandang disabilitas,”katanya kepada Paeni.

Dalam kasus Nur, diketahui dia masih belum masuk ke database DTKS karena ada ketidakcocokan antara data pribadinya dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)Gresik. Masalah tersebut telah ditindaklanjuti sehingga data miliknya telah valid pada Oktober awal yang ternyata berbarengan dengan penutupan pendataan DTKS.

Untuk itu, wabup menyayangkan masalah seperti ini masih ada pada warga di desa dan dusun. Menurutnya, hal ini menjadi catatan penting bagi pemerintah desa dan dusun untuk secepatnya melakukan pendataan lebih lanjut terkait warga yang layak menerima bantuan sosial.

“Karena kasihan kalau tidak segera kita bantu secara langsung. Mengingat, Nur ini statusnya masih belum menjadi penerima bantuan. Maka nanti Nur ini akan kami data secara langsung agar secepatnya mendapatkan bantuan yang layak,”tegas Bu Min. Paeni pun semringah. Apalagi Bu Min juga membawa buah tangan berupa sembako untuk keluarga Paeni tersebut. 

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik dr Ummi Khoiroh menambahkan pengusulan penerima PKH Inklusif akan dipercepat untuk menanggulangi masalah seperti ini. Ditambah, khusus penyandang disabilitas yang sudah terdata akan menerima bantuan rutin 4 kali dalam setahun.

“Di 2023 kita akan start lebih awal karena regulasinya sudah fix. Dan khusus yang disabilitas terdata akan mendapatkan bantuan langsung tunai senilai Rp 500.000 dan sembako senilai Rp 200.000. Insya Allah di bulan Maret nanti sudah mulai terealisasi,”kata Ummi Khoiroh. 

Ummi meminta agar seluruh lembaga kemasyarakatan ikut andil dalam mengawal pendataan DTKS kali ini. Ini sangat penting agar kasus keterlambatan seperti Nur ini tidak terulang kembali. “Kami juga meminta bantuan kepada seluruh jajaran pemerintah desa dan teman-teman pendamping agar warganya dapat terdata di DTKS. Agar dapat megakses berbagai macam bantuan sosial,”imbuhnya. (yad)

Bu Min Trenyuh Semangat Nur, Penyandang Disabilitas yang Semanak Meski Belum Tersentuh Bansos  Selengkapnya

Hadapi Musim Barat, Bupati Gresik Gelontorkan Sembako untuk Nelayan 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak seribu nelayan di Kabupaten Gresik mendapatkan bantuan sembako. Mereka berasal dari Kecamatan Panceng, Ujungpangkah, Sidayu, Bungah, Duduksampeyan, Manyar, Gresik, dan Kebomas. Seluruhnya merupakan nelayan yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Kegiatan ini merupakan bentuk Bakti Peduli nelayan berdaulat, program Nawa Karsa Gresik Agropolitan, Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Sembako diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dipusatkan di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas. 

“Pembagian paket sembako ini diberikan untuk membantu kebutuhan nelayan. Utamanya saat memasuki musim angin barat dimana nelayan kesulitan untuk melaut dan hasil tangkapan menurun. Semoga ini bisa bermanfaat dan meringankan kebutuhan para nelayan sehari-hari,”ujar Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 25 November 2022. 

Pemerintah Kabupaten Gresik dalam Nawa Karsa memiliki beberapa program peningkatan kesejahteraan nelayan, yang masuk dalam Gresik Agropolitan. Selain pemberian paket sembako. Terdapat beberapa fokus utama dalam mewujudkan kesejahteraan nelayan.

Pertama adalah, program Go Tani pada sektor perikanan dan program nelayan berdaulat dengan penyediaan permodalan lunak dan pembangunan beberapa titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).

Pemberian paket sembako ini, nantinya akan diberikan sebanyak tiga kali hingga bulan Desember 2022. Momen ini bertepatan dengan berlangsungnya musim angin barat yang biasanya berlangsung di akhir tahun. Sehingga, total paket sembako yang diberikan sebanyak 3.000 paket sembako.

Terkait beberapa nelayan sudah masuk dalam DTKS tetapi belum menerima paket sembako, Kadis Perikanan Kabupaten Gresik mengutarakan agar tidak perlu risau.

“Bagi Nelayan yang tidak dapat paket sembako, akan kita usahakan untuk bisa menerima bantuan dari Provinsi Jawa Timur. Insya Allah jumlahnya nanti 2.667 paket, sehingga bisa menjangkau lebih luas kepada nelayan Kabupaten Gresik yang data terakhirnya tercatat sebanyak 11.167 jiwa,” ujar Kepala Dinas Perikanan  Gresik Moh. Nadlelah.

Ahmad Syafi’i, 61, salah satu nelayan asal Desa Sukorejo mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan Pemkab Gresik. Bantuan ini sangat berarti ditengah musim angin barat dimana banyak nelayan kesulitan untuk melaut.

“Saat musim angin barat seperti saat ini, bagi nelayan yang perahunya kurang memenuhi syarat akan sangat berbahaya untuk melaut. Jadi nanti kalau anginnya sudah agak teduh baru kita bisa melaut lagi,”ungkapnya.

Oleh karenanya, Ahmad Syafi’i dan rekan-rekan nelayan sangat mendukung adanya program dari Pemkab Gresik utamanya dalam masalah permodalan dan kemudahan mendapatkan BBM. 

“Sekali melaut saya biasanya rata-rata membawa pulang uang antara Rp 50 ribu sampai Rp 75 ribu atau kurang lebih 4-5 kilogram ikan. Jadi kalau ada bantuan permodalan bisa digunakan untuk memperbaiki perahu atau jaring.Kalau BBM jelas kita butuh,” pungkasnya. (yad)

Hadapi Musim Barat, Bupati Gresik Gelontorkan Sembako untuk Nelayan  Selengkapnya

Cabuli Anak Tiri, Kirun  Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara 

GRESIK,1minute.id – Usia Padli alias Kirun sudah uzur. Tapi, syahwat kakek 63 tahun itu masih membara. Diduga tidak bisa menahan nafsu itu kakek yang mengaku asal Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik itu harus mendekam di hotel prodeo. Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme.

Kirun terancam hukuman maksimal 15 tahun karena didakwa mencabuli anak dibawah umur, sebut saja Mawar, 15 tahun. Anak bau kencur di cabuli di area persawahan. Kirun pun duduk di kursi pesakitan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Sidang dugaan pencabulan dengan terdakwa Kirun dipimpin oleh Sri Sulastuti. Sidang digelar tertutup. 

Menurut informasi yang dihimpun, korban dalam persidangan mengaku satu kali mengalami kekerasan seksual oleh ayah tirinya tersebut. Korban juga mengaku jika ayah tirinya pernah mengintip dirinya saat sedang mandi. 

Terdakwa diancam pidana sebagaimana diatur dalam pasal 85 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Pada amar dakwaan disebutkan, terdakwa menjemput korban setelah pulang dari tur studi sekitar pukul 02.00 WIB menggunakan sepeda motor melewati jalan sepi di area persawahan.

Korban yang curiga karena jalan tersebut bukan jalan ke arah rumahnya kemudian meronta dan bertanya kenapa melewati jalan sepi. Terdakwa pun berpura-pura motornya mogok dan berhenti. Terdakwa membuka jok motor dan mengeluarkan pisau untuk mengancam korban dan meminta korban tak melawan.

Terdakwa kemudian melakukan pelecehen seksual pada korban yang tak berdaya untuk melawan hingga korban menangis. Setelah puas melampiaskan nafsunya, terdakwa mengajak korban pulang. Kini, Kirun harus menghabiskan sisa umur di balik jeruji besi. Ia diancam hukuman maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar. (yad)

Cabuli Anak Tiri, Kirun  Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara  Selengkapnya