GRESIK,1minute.id – Peran Bu Nyai sebagai Ibu santri di Pondok Pesantren (Ponpes) memilki sangat penting dalam pengasuhan Pondok Putri. Khususnya, permasalahan yang dihadapi para santriwati dan kelompok rentan.
Pada Silaturahmi Nasional (Silatnas) ke-3 Bu Nyai Nusantara akan membahas segala persoalan dalam pesantren terutama menyangkut kelompok rentan. Silatnas ini diikuti lebih dari 450 pengasuh pesantren putri itu engangkat tema “Perempuan Pesantren Bergerak dan Bersinergi Membangun Peradaban Dunia” digelar di Semarang selama 2 hari, mulai Senin, 7 November 2022.
Mereka para Bu Nyai ini tergabung dalam naungan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI), yaitu lembaga NU yang mengurusi Asosisasi Pondok Pesantren. Tampak hadir Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Wakil Ketua Umum PBNU KH. Zulfa Mustofa, serta Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menegaskan bahwa dirinya bersama Pemerintah Kabupaten Gresik, ingin agar santriwan dan santriwati selama menempuh pendidikannya di pesantren mendapatkan pola asuh yang baik dan optimal dari para pengasuhnya. “Sebab para pengasuh tersebut merupakan pengganti orang tua,”kata Bu Min yang juga Koordinator Bu Nyai Nusantara Kabupaten Gresik ini.
“Di sisi lain hendaknya dapat memberikan pengasuhan dan pemenuhan 4 hak dasar anak yang baik dan optimal serta dapat memberikan perlindungan kepada anak sehingga anak dapat hidup aman, tumbuh kembang anak nyaman dan tentram. Selain itu, pola asuh di pesantren juga harus di optimalkan agar santriwan santriwati tidak mengalami kekerasan dan diskriminasi,”imbuhnya.
Bu Min dalam acara sebelumnya menegaskan, pihaknya bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sudah menyadari peranan penting tersebut. Untuk diketahui Silatnas ke-3 di Semarang ini, merupakan kelanjutan dari Silatnas Bu Nyai Nusantara Pertama (2019) di Surabaya yang dilaksanakan oleh RMI PWNU Jawa Timur. Kemudian dilanjutkan dengan Silatnas Bu Nyai Nusantara Kedua (2021) di Lampung. (yad)
GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia kembali memperkenalkan tiga produk nonsubsidi ritel baru. Tiga produk yaitu ZA Plus, Phosgreen, dan pupuk organik cair Phonska OCA Plus melalui demonstration plot (demplot) tanaman tomat di Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Pemupukan perdana demplot dilaksanakan oleh Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik, Digna Jatiningsih pada Jumat, 4 November 2022.
Digna menyampaikan bahwa, Kabupaten Wonosobo merupakan salah satu daerah yang dipilih Kementerian Pertanian (Kementan) menjadi kawasan Food Estate. Sementara Kecamatan Garung adalah salah satu lokasi andalan penghasil hortikultura di Wonosobo. Untuk itu, ia memilih strategi promosi di sentra hortikultura tersebut melalui bukti peningkatan hasil panen.
“Produktivitas budidaya hortikultura di Kabupaten Wonosobo saat ini sudah tinggi, khususnya pada tanaman tomat. Untuk lahan demplot seluas 2.500 meter persegi ini, produktivitas sebelumnya sudah mencapai 10 ton. Karena itu kami tertantang untuk membuktikan produk baru kami di sini, dengan target peningkatan produktivitas 40 persen dibandingkan hasil panen petani sebelumnya, menjadi 14 ton,”ujar Digna.
Menurutnya, peningkatan produktivitas akan menjadi magnet yang kuat untuk menarik minat petani menggunakan pupuk baru Petrokimia Gresik. Demplot ini juga menjadi sarana edukasi Petrokimia Gresik untuk petani hortikultura dimana penggunaan pupuk nonsubsidi mampu meningkatkan pendapatan.
Sebab, mengacu Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian, hanya tiga komoditas hortikultura yang berhak mendapatkan pupuk bersubsidi, yaitu bawang merah, bawang putih dan cabai, bersama enam komoditas lainnya yaitu padi, jagung, kedelai, tebu rakyat, kopi dan kakao.
Selain itu, Permentan 10/2022, membatasi pupuk bersubsidi hanya pada NPK dan Urea. Sedangkan ZA, SP-36, serta Petroganik yang banyak dibutuhkan petani hortikultura sudah tidak lagi masuk dalam skema subsidi.
“Ketiga pupuk dalam demplot ini dapat menjadi alternatif substitusi bagi petani hortikultura yang membutuhkan produk ZA, SP-36 dan Petroganik yang sudah tidak lagi disubsidi sesuai regulasi yang baru,” tandas Digna.
Produk baru ini mampu memenuhi kebutuhan nutrisi lengkap tanaman. ZA Plus, merupakan produk nonsubsidi yang diperkaya dengan tambahan unsur hara mikro yaitu Zinc sebesar 1.000 ppm.
Berikutnya Phosgreen, mengandung tambahan unsur hara sulfur bagi tanaman yang dapat memacu pertumbuhan akar dan membentuk sistem perakaran yang baik serta meningkatkan ketahanan hasil panen sehingga mengurangi penyusutan selama penyimpanan.
Sementara Phonska OCA Plus dengan kandungan bahan organik serta unsur hara makro dan mikro dapat memacu pertumbuhan dan perkembangan tanaman, serta mikroba fungsional sebagai penambat nitrogen, pelarut fosfat, dan penghasil zat pengatur tumbuh yang dapat mengefektifkan penyerapan hara tanaman.
“Ketiga pupuk tersebut sangat cocok untuk komoditas tanaman pangan dan hortikultura, seperti tomat. Hasil panen yang optimal tentu dapat dirasakan dengan pemupukan berimbang dengan dosis yang efektif,” ujar Digna.
Turut menghadiri pemupukan perdana demplot, Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (Paperkan) Kabupaten Wonosobo, Dwiyama Satyani Budyayu mengapresiasi inovasi Petrokimia Gresik mampu memberikan solusi kebutuhan pupuk petani, mengingat Permentan 10/2022 membatasi jenis pupuk subsidi maupun komoditasnya.
“Bagi petani hortikultura yang membutuhkan pengganti ZA dan SP-36 subsidi, sekarang Petrokimia Gresik sudah menyediakannya. Semoga hasilnya sesuai dengan harapan,” tutupnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pembongkaran kios di Jalan Raya Manyar berlanjut pada Senin, 7 November 2022. Sebanyak 35 kios diratakan tanah. Sepekan sebelumnya, sebanyak 22 kios yang di bongkar. Sehingga total 57 dari 157 kios yang rencananya akan dibongkar.
Pembongkaran ratusan lapak itu karena terdampak proyek pelebaran jalan Deandles di Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Gresik. Pekerjaan pelebaran jalan nasional rencananya dimulai awal Februari 2023. Pembongkaran lapak tahap kedua ini berjalan lancar. Pembongkaran dimulai pukul 07.00 WIB.
Pembongkaran tahap kedua dimulai sebelah barat Tugu Manyar hingga dekat gerbang Yasmu Manyar. Tidak lebih 3 jam, puluhan lapak sudah rata dengan tanah.
Camat Manyar Zainul Arifin mengatakan, proyek pelebaran Jalan Raya Manyar diestimasikan mulai digarap awal Februari 2023. “Pelebaran jalan dari dua lajur menjadi empat lajur,”kata Zainul Arifin pada Senin, 7 November 2022. Untuk tahap awal, pekerjaan akan dimulai dari exit Tol Manyar hingga Tekong, Leran. Proyek nasional itu dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali. Panjang total proyek jalan nasional 3,5 kilometer. “Tahap awal pekerjaan sepanjang 1,3 kilometer,”imbuh Zainul.
Pelebaran jalan deandles ini juga akan berimbas keberadaan bangunan Tugu Manyar. Tugu ikonik itu nantinya akan dipindahkan. “Tugu Manyar itu nanti akan ditempatkan di median jalan,”terang Zainul. Bagaimana dengan sisa lapak yang belum dibongkar? Zainul menegaskan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan aparat.
Seperti diberitakan pelebaran jalan Raya Manyar panjangnya sekitar 3,5 kilometer. Pemkab memiliki ruang milik jalan (rumija) sepanjang 3,1 kilometer dari kebutuhan 3,5 kilometer. Sehingga dibutuhkan pembebasan lahan. Pelebaran di mulai exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar. Untuk tahap awal, pelebaran jalan Raya Manyar sepanjang 1 kilometer. Estimasi pekerjaannya membutuhkan waktu 7-8 bulan. Sisanya, 2,5 kilometer akan dilanjutkan tahun berikutnya. Anggaran sekitar Rp 15 miliar. Lebar jalan nantinya menjadi 22 meter dan 4 lajur. Median jalan lebarnya 3 meter. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pentas Kreasi dan Seni digelar oleh UPT SMP Negeri 2 (Spenda)] Gresik . Selama dua hari, mulai Jumat, 4 November 2022. Ajang mengasah bakat dan menggali kreativitas peserta didik diawali di Poedak Galery di Jalan Pahlawan, Gresik.
Di pusat kuliner dan tempat pamer produk UMKM ini, siswa menggelar karyanya berupa jajanan Gresik Kekinian sebagai pengembangan proyek profil pelajar Pancasila (P5). Event kali pertama diluar sekolah ini kerja bareng Guru Pendidikan Seni dengan Diskoperindag Gresik diikuti seluruh siswa kelas VII itu. Suasana Poedak Galery riuh mulai pagi sampai sore hari ini diberi label Panen Karya Pramuka Produktif Pangkalan Spenda. “Ini Cipta ide kewirausahaan abad 21 Makanan khas Gresik Kekinian,”kata Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim pada Sabtu, 5 November 2022.
Sementara itu, Pentas Seni di halaman sekolah lebih heboh lagi. Sebab, ajang adu kreativitas siswa di bidang seni, salah satu kegiatan yang paling ditunggu-tuggu oleh guru dan siswa. Di kegiatan itu siswa bisa menyalurkan kreativitas, menjadi salah satu penguatan pendidikan karakter, sebagai program pemerintah yang diimplementasikan dalam berbagai kegiatan di sekolah berlokasi di Jalan K.H.Kholil, Kelurahan Kebungson, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu.
Kesenian yang mereka tampilkan juga beragam. Diantaranya, Pencak Silat Pagar Nusa , Karaoke, Yel-yel Adiwiyata, Kick off Suporter, Band Musik, Tari Danarkurung. Kemudian, Salawat, Kasidah Albanjari, hingga Barongsai.
PENTAS SENI : Pentas Seni dan Inaugurasi PLP mahasiswa di halaman UPT SMP Negeri 2 Gresik pada Sabtu, 5 November 2022 ( Foto: SMP Negeri 2 Gresik for 1minute.id)
“Semua karya seni itu, berdasarkan pilihan siswa masing-masing sesuai dengan kompetensi di bidang seni, dan didukung oleh minat dan bakat yang mereka miliki,”terang Salim. Dalam Pesta Seni dilanjutkan dengan
penutupan kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) mahasiswa dari dua perguruan tinggi yakni Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Tampak hadir dalam
pentas inaugurasi penutupan PLP ini adalah DR Yuni Arifadah dari UINSA dan DR Zainul Aminin dari UNESA. “Terima kasih kepada SMP Negeri 2 Gresik atas bimbingan yang diberikan kepada 24 mahasiswa PLP yang praktik,”kata Zainul. (yad)
GRESIK,1minute.id – Ultras Gresik genap 23 tahun. Anniversary kelompok suporter klub sepakbola Gresik United (GU) itu dipusatkan di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) pada Minggu, 6 November 2022.
Gedung beratsitektur mirip Keong itu dipenuhi kelompok suporter kebanggaan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. Ulang tahun Ultras G23SIK ini mengusung tema “Charity, Humanity and Respect” berlangsung meriah. Gedung WEP yang berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik seakan “diselimuti” puluhan spanduk suporter dengan warna dominan kuning itu.
Ketua Umum Ultras Gresik Thoriqi Fajrin mengatakan bertambahnya usia,dirinya berharap Ultras Gresik tidak bosan mendukung tim Gresik United (GU) dimanapun berlaga. Bahkan, Ultras justru semakin kreatif, inovatif, serta tidak rasis.
“Sebagai suporter setia Gresik United, kami siap mendukung tim ini lolos sampai liga 1 di musim depan,”kata Kaji Ricky- panggilan-Thoriqi Fajrin di WEP pada Minggu, 6 November 2022.
Ia berharap dukungan Ultras Gresik bisa membangkitkan kembali kejayaan sepak bola di Gresik sepak era Petrokimia Gresik pada 2002 lalu. “Kami ingin sepak bola Gresik bangkit kembali dan menjadi barometer sepak bola nasional,”katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – 2022 PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) (Perseroan) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta pada Jumat, 4 November 2022. Ada tiga poin yang disetujui dalam rapat tertinggi Perseroan itu. Pertama, rapat menyetujui rencana Perseroan untuk melakukan Penawaran Umum Terbatas dengan cara menerbitkan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) melalui penerbitan saham baru sebanyak-banyaknya 1.070.000.000 saham Seri B dengan nilai nominal Rp 100,- per lembar saham.
Kedua, Rapat menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan sehubungan dengan peningkatan modal yang ditempatkan dan disetor Perseroan sehubungan dengan pelaksanaan HMETD, yang akan dilaksanakan setelah Penawaran Umum Terbatas dengan cara menerbitkan HMETD selesai, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dan ketiga, Rapat juga menyetujui ratifikasi atau pengukuhan pemberlakuan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia No. Per-5/MBU/09/2022 tentang Penerapan Manajemen Risiko pada Badan Usaha Milik Negara, berikut perubahan-perubahannya di kemudian hari.
Direktur Utama SIG Donny Arsal menyampaikan, integrasi BUMN Sub-Klaster Semen antara SIG dan Semen Baturaja merupakan inisiatif dalam mendukung agenda Pemerintah untuk pembangunan Indonesia dan pengembangan industri semen.
“Melalui integrasi ini, diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas dalam memenuhi permintaan semen seiring dengan pemulihan ekonomi pasca pandemi, serta mendukung kelancaran penyediaan dan distribusi pasokan semen yang memadai untuk pembangunan nasional melalui penguatan posisi perusahaan BUMN Semen,”kata Donny Arsal.
Konsistensi Pertahankan Profitabilitas
Di tengah kondisi industri semen yang semakin kompetitif dan penuh tantangan, SIG mampu mencatatkan pertumbuhan yang solid hingga kuartal III 2022. EBITDA absolut tercatat meningkat 0,6% menjadi Rp5,73 triliun dan marjin EBITDA meningkat 0,1% menjadi 22,7% dibandingkan tahun lalu. Laba bersih Perseroan juga meningkat 18,9% menjadi Rp1,65 triliun dengan peningkatan marjin laba bersih 1,0% menjadi 6,5% dibandingkan tahun lalu.
Capaian positif tersebut tidak lepas dari upaya Perseroan yang terus fokus pada strategi pengelolaan pasar dan harga, konsisten dalam meningkatkan operational excellence untuk mencapai optimalisasi operasi dan efisiensi biaya, serta inisiatif untuk terus berinovasi dengan mengembangkan diversifikasi produk dan solusi untuk memenuhi kebutuhan akan bahan bangunan yang terus berkembang.
Fokus Perseroan pada upaya dekarbonisasi untuk mencapai operasional berkelanjutan tercapai melalui penurunan rata-rata faktor terak dan meningkatkan porsi substitusi energi batu bara dengan menggunakan bahan baku dan bahan bakar alternatif dari limbah industri maupun sampah perkotaan, pemanfaatan teknologi solar panel, serta pengembangan berbagai produk berkualitas yang ramah lingkungan dengan faktor terak yang lebih rendah.
Hingga Septermber 2022, Perseroan berhasil menekan emisi karbon hingga 591 kg CO2/ton semen atau turun sebesar 2,1% (setara 13 kg CO2/ton semen) yang dikontribusikan dari penurunan clinker factor sebesar 1% menjadi 69,1%, dan peningkatan Thermal Substitution Rate (TSR) sebesar 1.6% menjadi 7,1%. (yad)
GRESIK,1minute.id – Ribuan biopori di Desa Mojopurogede, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Jumat,4 November 2022. Lubang resapan bagian dari Gerakan pembuatan 3 Ribuan Lubang Resapan Biopori dan manfaatkan Tempat Pengelolaan Sampah Reuce, Reduce, Recycle (TPS3R).
Wakil Bupati Gresik mengatakan, biopori ini bertujuan untuk, menjaga air tanah bilamana saat musim hujan, mengurangi potensi banjir dan tanah longsor. Serta peran masyarakat dalam pengolahan sampah sangatlah penting guna mendukung program pemerintah menuju Gresik zero waste.
“Dengan adanya TPS3R, nantinya akan dilakukan pengambilan sampah di rumah warga, yang selanjutnya dibawa ke pengelolaan sampah atau TPS3R, di tempat inilah dilakukan pemilahan dan pengomposan sampah,”terang Wabup saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi di Desa Mojopurogede Kecamatan Bungah.
Dikatakan, melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini masyarakat Desa Mojopurogede sudah meneladani sifat dan akhlak Nabi Muhammad dalam bentuk menjaga alam dan kebersihan lingkungan.
Pemerintah sangat mendukung setiap bentuk gerakan dalam menjaga dan merawat lingkungan. “Mudah mudahan memberikan efek yang luar biasa nantinya kepada anak cucu kita,”ujarnya. Acara itu dihadiri Pemangku Pondok Pesantren Al Islah Bungah KH. Thonawi Hadin.
Sebelumnya, Kepala Desa Mojopurogede Kasmuji menyampaikan, pihaknya melibatkan warga guna mendukung program pemerintah melalui pencanangan gerakan sejuta lubang resapan biopori. Juga program mewujudkan Gresik zero waste, kami melibatkan warga dan peran karang taruna.
“Masyarakat Desa Mojopurogede mengambil peran secara langsung dalam pembuatan lubang resapan biopori dan pengolahan sampah melalui TPS3R,” kata Kasmuji.
Dijelaskan, LRB dapat dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah organik biasa, dimana sampah-sampah organik tersebut akan diurai oleh biota tanah, agar dapat menghasilkan pupuk kompos untuk tanaman pertanian. “Kerja sama akan terus berlanjut, terutama melalui dukungan semangat dan kebersamaan pemerintah dan masyarakat Desa Mojopurogede,” ujarnya.
Untuk TPS3R, imuh dia, di Kecamatan Bungah saat ini baru ada di Desa Pegundan dan di Desa Mojopurogede. “Semoga kedepan tiap desa di Kecamatan Bungah ada TPS3R, mengingat keberadaannya sangat bermanfaat,”tandasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pondok Pesantren Mambaus Sholihin bakal memiliki rumah sakit. Peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit Bayt Al-Musaadah (RSBM) dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.
RSBM di Jalan Kyai Syafi’i, Desa Suci, Kecamatan Manyar berdiri diatas lahan seluas 1,4 hektar. Peletakan batu pertama pembangunan RSBM ini dihadiri oleh pemangku Ponpes Mambaaus Sholihin KH. Masbuhin Faqih, pemangku Ponpes Bumi Sholawat, Tulangan, Sidoarjo KH. Agoes Ali Mashyhuri ; Habib Ahmad Bin Idrus Alhabsyi ; Habib Abu Bakar Bin Ali Assegaf ; Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik KH Mulyadi dan, Ketua MUI Gresik KH Mansoer Sodik.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan bahwa keberadaan rumah sakit ini diharapkan mampu mewujudkan kepedulian dan membawa manfaat bagi masyarakat. Terutama bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi kurang mampu. Mewakili Pemerintah Daerah, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani juga menyampaikan wujud dukungan dan supportnya melalui kemudahan dalam proses perizinan sehingga pembangunan dapat berjalan lancar.
“Semoga ikhtiar yang dilakukan dapat terwujud sesuai dengan apa yang diharapkan. Tentu tak lepas dari rasa kepedulian dan membawa manfaat bagi masyarakat sekitar, para santri dan juga para alumni ponpes Mambaus Sholihin,”katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas rencana pengembangan pendidikan dilingkungan Ponpes Mambaus Sholihin yang akan membuka sekolah perawatan berbasis pesantren. “Sehingga para santri dan alumni bisa berkontribusi secara langsung,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan RSBM Ahmad Rizal menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan doa sehingga tahap awal pembangunan RSBM ini akan segera dimulai. Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik atas diterbitkannya rekomendasi pendirian RSBM.
“Dukungan dari berbagai pihak terutama pemerintah daerah ini menjadi sebuah spirit kami untuk mewujudkan berdirinya rumah sakit ini. Kami juga berharap agar para kiai, habaib, ulama serta masyarakat untuk membantu doa demi kelancaran pembangunan RSBM ini,” pungkasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-VI Korpri tingkat Nasional. MTQ untuk ASN dipusatkan di Padang, Sumatera Barat akan berlangsung selama sepekan, mulai 6-13 November 2022.
Tiga kafilah asal Gresik itu adalah Afiyah Wiji R., dari KUA Kecamatan Dukun mengikuti cabang Hifzh Al-Quran, Imam Chanafi dari KUA Kecamatan Kebomas (Dakwah Al-Quran) putra, dan Midhar sebagai pembina kaligrafi dan dekorasi. Sebelumnya berangkat ke Kota Minang, tiga kafilah sowan kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di kantor Bupati Gresik pada Kamis, 3 November 2022.
Melihat prestasi Kabupaten Gresik saat MTQ nasional Oktober lalu, Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah optimistis mendapatkan prestasi dalam MTQ Korpri kali ini. “Jawa Timur saat MTQ Nasional kemarin itu menjadi juara umum, yang mana perwakilan Kabupaten Gresik saat itu juga mendapatkan juara satu dalam Musabaqoh Syarhil Quran (MSQ),”kata Bu Min.
Bu Min juga mendoakan kesuksesan para peserta MTQ dan dapat mengharumkan nama baik Kabupaten Gresik di kancah nasional.
“Semoga dalam ajang MTQ VI Korpri kali ini mendapatkan kesuksesan dan mengharumkan nama baik Kabupaten Gresik. Tetap berusaha semaksimal mungkin, Insya Allah akan mendapatkan hasil yang paling baik,”ujarnya dan diamini oleh mereka.
MTQ VI Korpri di Padang, Sumatera Barat, 6 – 13 November 2022. Para peserta akan bersaing dalam 9 cabang lomba. Masing-masing adalah Tartil Al Quran, Tilawatil Al-Quran, Hifz Al-Quran, Dakwah Al-Quran, Khat Al-Quran, Azan, Khotbah Jumat, Penulisan Artikel Al-Qur’an, dan Doa. (yad)
GRESIK,1minute.id – Ahmad Musjtabah dinobatkan sebagai petani muda inovatif Gresik. Penghargaan itu disematkan kepada pemuda 23 tahun asal Dusun Larangan, Desa Dalegan, Kecamatan Panceng setelah menggondol juara pertama dalam lomba digelar oleh Dinas Pertanian Gresik rangkaian Hari Tani dan Hari Pangan Sedunia 2022.
Tabah, begitu sapaannya, sukses membudidayakan tanaman Melon (Cucumis melo). Melon adalah tanaman semusim. Artinya hanya bisa tumbuh dengan baik dalam satu tahun, yakni pada saat awal musim kemarau. Namun, dengan tangan dingin Tabah, tanaman Melon mampu ditanam sepanjang tahun dan bahkan lebih tahan hama penyakit.
Metode yang digunakan adalah dengan hidroponik substrat. Metode ini merupakan budidaya tanaman yang tidak memerlukan lahan yang subur, untuk medianya tidak menggunakan tanah dan sistem hidroponik didalam green house.
Saat ini, Tabah memiliki tiga green house ukuran 25×40 meter yang mampu menampung dengan baik 1.048 batang tanaman Melon. Tanaman Melon bisa tumbuh di segala musim dan hama penyakit menjadi lebih bisa di kontrol. Hal ini tentunya memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Tanaman Melon bisa tumbuh di segala musim dan hama penyakit menjadi lebih bisa di kontrol. Hal ini tentunya memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Tabah tidak menyangka dirinya bisa menjadi yang terbaik dalam lomba Petani Muda inovatif Dinas Pertanian Gresik Gresik.
Tabah menceritakan awalnya menolak ikut lomba berpartisipasi dalam lomba yang dimulai sekitar awal Oktober 2022 itu. Alasannya, banyak petani muda yang lebih hebat.
TABAH MELON : Ahmad Musjtabah, Petani Muda Inovatif asal Panceng juara pertama di Lomba Hari Tani dan Hari Pangan Sedunia Dinas Pertanian Gresik Gresik ( Foto: Istimewa)
“Di Panceng ini banyak sekali petani-petani hebat mas, banyak senior-senior yang hebat-hebat. Awalnya segan, namun setelah mendapat informasi dari Badan Penyuluh Pertanian (BPP) bahwa batas usia maksimal peserta lombanya 30 tahun akhirnya saya mendaftar juga,”kenang Tabah.
Lulusan D3 jurusan produksi tanaman holtikultura, Politeknik Negeri Jember ini mengaku awal mula “jatuh cinta” dengan tanaman Melon saat menggarap program “Smart Green House” di kampus. Disana, Tabah beberapa teknisi menjadi pioner program tersebut. Sebagai program perintis, Tabah dan tim berhasil menjawab tantangan dengan mengembangkan Melon hidroponik yang saat itu satu-satunya di Jember.
“Setelah itu saya pulang, dan berpikir kenapa tanaman Melon ini tidak di budidayakan di Gresik. Padahal iklim di Gresik sangat mendukung budidaya Melon,”ujarnya.
Tabah mengakui, di Kabupaten Gresik memiliki potensi besar dalam hal pertanian. Disamping cuaca yang mendukung, hal ini tidak lain yang memiliki pelabuhan besar. “Disamping cuaca yang mendukung, tanaman utamanya holtikultura merupakan komoditas yang memerlukan waktu singkat dalam proses pengirimannya. Oleh karenanya, dengan adanya pelabuhan besar maka sebenarnya itu sangat membantu dalam memasarkan produk,”kata Tabah.
“Peminat ekspor produk holtikultura juga sangat besar dari negara tetangga hingga ke Timur Tengah, namun sayangnya hingga saat ini belum bisa tercukupi lantaran suplai yang harus besar dan berkelanjutan. Kalau masalah kualitas mutu, hasil hidroponik pasti akan diterima,”tambahnya.
Namun, ditengah potensi yang sangat besar, seperti halnya petani yang lain, kendala juga masih ditemui Tabah dalam berkegiatan tani hidroponik. “Di Kabupaten Gresik, untuk pertanian hidroponik masalah utamanya adalah mineral/pupuknya. Di Hidroponik yang diperlukan adalah mineral tunggal, sedangkan pupuk yang banyak dipasaran kebanyakan sudah campur dengan berbagai mineral,” terangnya.
Tabah bermimpi untuk memperluas metodenya dari hidroponik menjadi metode organik. Dengan metode organik, penanamannya seratus persen menggunakan bahan-bahan organik tanpa kimia dan pestisida.
“Di Indonesia hingga saat ini yang berhasil hanya ada satu, di daerah Jakarta Utara, daerah beriklim panas sama dengan Gresik, jadi seharusnya Gresik juga bisa. Disamping itu, saya juga bercita-cita mendirikan sekolah “pengangguran”, dimana didalamnya kita membudidayakan Anggur,”terangnya dengan penuh semangat.
Tabah meyakini satu hal, bahwa sejauh apapun kamu berkelana, sebaik-baiknya adalah pulang ke rumah. Semua ilmu yang didapat dari pengalaman atau belajar di berbagai wilayah, alangkah baiknya jika bisa diterapkan di kampung halaman.
“Saya sering mengatakan kepada teman-teman, kalau saya bangga melihat teman-teman yang terjun di dunia pertanian baik di hulu maupun hilir. Ketika teman-teman yang muda ini mau terjun di pertanian, berarti secara tidak langsung teman-teman peduli dengan ketahanan pangan di Kabupaten Gresik. Ayo sama-sama kita kolaborasikan ketahanan pangan di Kabupaten Gresik, demi terwujudnya tanatan yang lebih baik,” pungkasnya. (yad)