Kabupaten Gresik Raih Anugerah Layanan Investasi Terbaik se-Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menobatkan Kabupaten Gresik sebagai kabupaten terbaik nasional terkait pelayanan investasi 2022.

Penghargaan Anugerah Layanan Investasi 2022 diberikan langsung oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  di Fairmont Hotel, Jakarta pada Rabu,12 Oktober 2022.

BERSAMA WAPRES: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima Penghargaan Anugerah Layanan Investasi 2022 dari Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Jakarta pada Rabu, 12 Oktober 2022 ( Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)

Bupati Gresik menyampaikan rasa syukur dan berterima kasih kepada semua pihak atas penghargaan yang telah diterima. Menurutnya, ini adalah berkat ikhtiar dan kerja keras bersama.

“Alhamdulillah, ikhtiar dan kerja keras yang dilakukan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik terutama Dinas PM-PTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) membuahkan hasil. Kemudahan yang diberikan ternyata menumbuhkan rasa kepercayaan investor untuk berinvestasi di Gresik. Saya ucapkan terima kasih atas kerja keras yang dilakukan selama ini,”kata Gus Yani- sapaan akrab-Bupati Gresik usai menerima penghargaan.

TERDEPAN: Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama pemenang Penghargaan Anugerah Layanan Investasi 2022 lainnya di Jakarta pada Rabu, 12 Oktober 2022 ( Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Lebih lanjut, Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya ini berharap agar seluruh jajaran di pemerintah kabupaten Gresik agar terus meningkatkan kinerja dan terus memperbaiki pelayanan. Ia mengatakan bahwa penghargaan tersebut hendaknya menjadi sebuah motivasi untuk terus berbenah dan tidak berpuas diri. 

“Penghargaan ini adalah motivasi kami untuk semakin berbenah dan meningkatkan pelayanan. Dan yang terpenting, saya sampaikan terima kasih kepada masyarakat yang selalu mendukung pemerintah dalam berkinerja. Penghargaan ini juga saya persembahkan untuk segenap masyarakat Gresik,”ujarnya. 

Bupati milenial itu juga optimis bahwa kepercayaan investor yang berinvestasi di Gresik dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian. Investasi merupakan salah satu penggerak perekonomian di Indonesia, khususnya di daerah. Sebagai daerah yang strategis, Kabupaten Gresik menjadi salah satu tujuan investasi yang diminati para investor. 

TIM PTSP GRESIK: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kepala Dinas PTSP Gresik Reza Pahlevi (empat kiri belakang) dan Tim PTSP Gresik usai menerima Penghargaan Anugerah Layanan Investasi 2022 di Jakarta pada Rabu, 12 Oktober 2022 ( Foto: Prokopim for 1minute.id)

Hal ini sejalan dengan reformasi birokrasi pemerintah kabupaten Gresik yang berkomitmen memberikan kemudahan dan pelayanan yang tepat dan cepat. 

“Dengan kepercayaan investor dan berkembangnya iklim investasi di Gresik, mudah-mudahan berdampak positif, terutama bagi masyarakat. Salah satunya adalah menekan angka pengangguran sehingga dapat mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Gresik,”ucapnya. (yad)

Data Investasi PMA di Kabupaten Gresik

  • 2019: USD 98.346
  • 2020: USD 271.462
  • 2021: USD 293.750
  • 2022: USD 663.542 (triwulan pertama)

(Data PTSP GRESIK)

Kabupaten Gresik Raih Anugerah Layanan Investasi Terbaik se-Indonesia  Selengkapnya

Wabah PMK Melandai, Pedagang Desak Distan Buka Pasar Hewan Kedungpring 

GRESIK,1minute.id – Kabar gembira wabah PMK mereda. Kini, sejumlah peternak dan belantik hewan meminta Dinas Pertanian Gresik untuk membuka pasar hewan. Diantaranya, pasar hewan Surojenggolo, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang.

Pasar hewan Surojenggolo atau Pasar Kedungpring ini, salah satu sentra pasar hewan di Gresik ini ditutup sejak ditemukan ada penyakit mulut dan kuku (PMK) sekitar Mei 2022. 

Jono, salah satu pedagang sapi mengungkapkan para pedagang telah menyalurkan aspirasi kepada pemerintah untuk momohon pembukaan pasar hewan Kedungpring itu. Sebab, sejumlah pasar hewan di Lamongan telah dibuka. “Para pedagang minta dengan sangat agar pasar hewan segera dibuka lagi,”katanya.  Baginya, keberadaan pasar hewan ini cukup vital bagi perputaran ekonomi. “Bagi peternakan hewan seperti sapi dan kambing seperti saya  ini adalah mata pencaharian saya,”kata pedagang asal Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik itu kepada wartawan pada Rabu, 12 Oktober 2022.

Informasi yang dihimpun, sejak September 2022 wabah PMK mereda. Catatan Dinas Pertanian (Distan) Gresik pada September 2022 mencatat tidak lebih 86 ekor hewan terpapar PMK. Namun,  Oktober 2022 turun drastis “hanya” 2 ekor. Total sejak Mei hingga Oktober 2022 berjumlah 5.660 ekor sapi terjangkit PMK di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sedangkan, angka kesembuhan berkisar 80 persen. 

Sedangkan, vaksinasi tahap tiga Distan Gresik dapat target sekitar 18.750 dosis. Per Oktober 2022 , capaian vaksinasi itu hampir 12.900 dosis. 

Bagaimana tanggapan Dinas Pertanian Gresik? Kepala Dinas Pertanian (Distan) Gresik Eko Anindito Putro ketika dikonfirmasi membenarkan wabah PMK terus menurun. “Bulan Oktober ini hanya 1 atau 2 ekor sapi yang terpapar PMK,”kata Eko Anindito Putro dikonfirmasi 1minute.id melalui selulernya pada Rabu, 12 Oktober 2022.

Terkait aspirasi pedagang agar pihaknya membuka pasar hewan Kedungpring, kata Eko, pihaknya masih terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Eko mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pusat Verteriner Farma (Pusvetma) Surabaya dan Dinas Peternakan Jawa Timur. 

Sebelum dilakukan pembukaan Pasar hewan Kedungpring, kata Eko, Pusvetma diharapkan melakukan uji sampling hewan di sejumlah tempat. “Bila hasil uji sampling Pusvetma dan Dinas Peternakan Jawa Timur memungkinkan tentu kami akan buka lagi pasar hewan Kedungpring itu,”ujar Eko Anindito Putro.

Dia menyadari sejak wabah merebak pedagang dan peternakan hewan kelimpungan. Ekonomi pedagang pun terganggu. “Kami tentu ingin perekonomian mereka bisa cepat pulih. Akan tetapi, tetap harus hati-hati,”ujarnya. 

Mengapa? Sebab, wabah PMK ini penyebaran sangat cepat.”Tentu kami tidak ingin setelah pasar dibuka, wabah kembali merebak,”katanya. 

Terpisah, Camat Balongpanggang Muhammad Amri mengungkapkan sejumlah pedagang dan tengkulak telah menyalurkan aspirasi ke kantor kecamatan untuk meminta membuka pasar hewan Kedungpring itu.

“Para pedang atau tengkulak tersebut mengharapkan agar pasar hewan yang terutamanya ada di Balongpanggang baik itu seperti Pasar hewan Kedungpring dan pasar hewan Balongpanggang dapat di buka kembali secara maksimal sehingga mereka dapat melakukan kegiatan aktifitasnya sehari hari dengan normal,”kata Amri dikonfirmasi melalui selulernya pada Rabu, 12 Oktober 2022.

Amri mengatakan, muspika di Balongpanggang tidak ingin menutup mata pencarian dari pedagang maupun tengkulak yang ada di pasar hewan Kedungpring atau pasar hewan Balongpanggang. “Karena ini akan berpengaruh terhadap pertumbuhan perekonomian yang berada khususnya di wilayah Kecamatan Balongpanggang. Kami sudah mengusulkan kepada Distan untuk membuka pasar hewan Kedungpring,”ujarnya. (yad)

Wabah PMK Melandai, Pedagang Desak Distan Buka Pasar Hewan Kedungpring  Selengkapnya

Tinjau Lokasi TMMD di Mengare, Bupati Gresik : Kemajuan Daerah Ditentukan dari Kualitas Desa 

GRESIK,1minute.id – Kemajuan suatu daerah ditentukan dari kualitas desanya. Hal ini disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika meninjau lokasi  TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-115 di Pulau Mengare, Desa Kramat, Kecamatan Bungah,Kabupaten Gresik psda Selasa, 11 Oktober 2022.

“Pembangunan daerah itu awalnya dari desa menuju kota, jadi desa itu adalah tumpuan pembangunan, maka kita harus tepat melakukan pembangunan yang efektif,”ujar Bupati Fandi Akhmad Yani. Membangun Desa, Menata Kota. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani melanjutkan ada dua yang harus mendapatkan perhatian dalam membangun desa. Dua hal pokok itu adalah Kemiskinan dan Kesehatan. 

“Kemiskinan di Desa Kramat harus turun, adakan pemberdayaan warganya, bangkitkan UMKM-nya, serta akses jalan diperbaiki,”ujar Ketua Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis (IKAFE) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini. 

“Perangkat desa juga harus bisa menentukan program yang efektif. Dimana kemiskinan sudah mulai diatasi dan kesehatan dijamin pemerintah lewat Universal Health Coverage (UHC), maka selanjutnya adalah pembiasaan gaya hidup sehat untuk mengatasi stunting,”sambung mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Dalam peninjau lokasi TMMD ini, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Abu Hassan, Kepala Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (CK-PKP) Ida Lailatussa’adiyah dan tiga kepala desa di Pulau Mengare itu. Yakni, Desa Kramat, Watuagung dan Tajungwedoro.

Menurut laporan dari Kapten Siari, ada 39 titik sasaran fisik kerjakan ratusan personil TNI dalam TMMD ke-115 ini. Puluhan titik itu yakni rehabilitasi 25 unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) telah mencapai 80 persen. Sedangkan, 14 sasaran sisanya adalah 8 titik pavingisasi, 2 drainase, 4 titik pembangunan tembok penahan tanah (TPT), dan pemasangan 83 tiang Penerangan Jalan Umum (PJU).

Selain itu, kata Siari yang juga Pasi Teritorial Kodim 0817/Gresik ini ada penambahan dua program yakni pembangunan gapura dan pengurukan tanah di beberapa lokasi. “Dua program tambahan ini, merupakan permintaan langsung dari Pemdes Kramat,”kata mantan Danramil Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik itu. Semua program dalam TMMD ini bisa kelar sebelum 11 November 2022.

Kepala Desa Kramat Taufiq mengaku sangat senang dengan adanya TMMD kali ini. Ia berharap Desa Kramat akan mendapatkan program-program positif yang lain kedepannya. “Kalau bisa tidak berhenti di TMMD ini, tapi juga saya harap ada program-program yang lain di Desa Keramat ini,”tuturnya.

Sementara itu, Suparto, 32, warga setempat mengaku senang dan bersyukur atas bantuan yang didapatkan.”Kalau ditanya, jelas rasanya seneng Alhamdulillah dapat bedah rumah,”ujar Parto, satu diantara 25 warga yang mendapat program Rutilahu di TMMD ini.

Seperti diberitakan, TMMD ke-115 resmi dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 11 Oktober 2022. TMMD di Pulau Mengare, Desa Kramat, Kecamatan Bungah berlangsung selama sebulan. Berakhir 11 November 2022. Pemkab Gresik mengalokasikan anggaran Rp 3,6 miliar ini. Anggaran itu, untuk pembangunan sarana dan prasarana (sarpras) fisik dan non fisik. (yad)

Tinjau Lokasi TMMD di Mengare, Bupati Gresik : Kemajuan Daerah Ditentukan dari Kualitas Desa  Selengkapnya

TMMD Sinergitas Pemkab Gresik Lahirkan Pembangunan, Prasasti Bermanfaat untuk  Masyarakat

GRESIK,1minute.id – TMMD ke-115 di Pulau Mengare tepatnya di Desa Kramat, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik resmi dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 11 Oktober 2022.

Pembukaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Kodim 0817/Gresik mengusung tema TMMD Dedikasi Terbaik Membangun NKRI dipusatkan di halaman Kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

Selama sebulan, ratusan tentara dari berbagai matra itu akan melakukan sejumlah kegiatan pembangunan fisik dan non fisik. Pembangunan fisik antara pembangunan infrastruktur jalan desa, pavingisasi, rehabilitasi rumah tidak layak huni, saluran drainase dan pemasangan penerangan jalan umum (PJU).

Sedangkan, non fisik diantaranya penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara. Sosialisasi bahaya narkoba, keagamaan dan budidaya ikan, pkk, stunting, posyandu, pelayanan KB dan kesehatan gratis. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelontorkan anggaran sekitar Rp 3,6 miliar untuk program TMMD ke-115.

KETERANGAN PERS : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar (kanan belakang) melayani wawancara dengan wartawan usai upacara pembukaan TMMD ke-115 di Halaman Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 11 Oktober 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“TMMD diharapkan menjadi wadah aspirasi dan kepentingan masyarakat guna percepatan pemerataan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pedesaan,”kata Gus Yani-Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad.

Ia berharap pembangunan infrastruktur bisa dipelihara oleh masyarakat. “Tidak hanya dipelihara, hasil pembangunan yang telah dicapai terus dikembangkan untuk kepentingan bersama. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Setelah melakukan upacara pembukaan, rombongan peserta berangkat menuju lokasi TMMD di Pulau Mengare. Tepatnya di Desa Kramat, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Tampak hadir dalam upacara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis serta perwakilan dari Kodam V/Brawijaya serta Komandan Distrik Militer dari Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Seperti, Dandim Surabaya Raya, Sidoarjo.

“Sinergitas dan kolaborasi Pemkab Gresik dengan TNI serta masyarakat secara langsung TMMD dedikasi bisa melahirkan pembangunan. Prasasti yang bisa bermanfaat langsung terhadap masyarakat. Terus kita dorong karena melihat potensi sinergitas dan kolaborasi sangat baik untuk kemajuan kabupaten Gresik,”tegas Gus Yani. (yad)

TMMD Sinergitas Pemkab Gresik Lahirkan Pembangunan, Prasasti Bermanfaat untuk  Masyarakat Selengkapnya

Petrokimia Gresik Dorong Edufarm Literasi,Ekosistem Tani Ternak Terintegrasi 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus meningkatkan pendampingan program Literasi atau Lingkungan Peternakan Sapi Terintegrasi dengan mendorong pengembangan edufarm di Desa Sumbersari, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan. 

Program Literasi menerapkan ekosistem smart agrobisnis yang mampu menciptakan solusi risiko pertanian dan peternakan melalui asuransi dan tabungan berbasis limbah pertama di Jawa Timur.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan cikal bakal program ini berawal dari “Suri Insap” atau Sumbersari Industri Sapi yang dijalankan Kelompok Tani Ternak Sumber Rejeki mulai 2018. Pada saat itu hanya berfokus pada pengelolaan limbah pertanian menjadi pakan fermentasi atau silase.

“Melalui berbagai pembinaan berkelanjutan, program ini terus berkembang dan mampu menjadi solusi serta memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi pelakunya tetapi juga masyarakat,”ujar Dwi Satriyo pada Kamis, 6 Oktober 2022

Pengembangan pertama dilakukan pada 2019 hingga 2020, dimana anggota kelompok mulai memanfaatkan limbah ternak yang selama ini menjadi momok lingkungan, sebagai media tanam. Kemudian di tahun 2021, program Literasi mulai fokus pada pelibatan seluruh sektor baik itu pertanian, peternakan, serta potensi lain yang ada di desa untuk bersinergi membentuk kandang edukasi atau yang lebih dikenal sebagai edufarm.

“Di tahun ini, kami mendukung kelompok dalam transformasi organisasi menjadi Koperasi Tani Ternak Literasi Sumber Rejeki, agar seluruh bidang usaha yang ada di program ini memiliki naungan hukum yang kuat untuk mendukung pengembangan ke depannya,”imbuh Dwi Satriyo.

Sementara itu, local hero sekaligus Ketua Koperasi Tani Ternak Literasi Sumber Rejeki, Tomi Distianto mengatakan bahwa, Edufarm Literasi sendiri bertujuan sebagai tempat pembelajaran bagi masyarakat dari berbagai usia tentang pengelolaan ekosistem tani-ternak terintegrasi.

Adapun pembelajaran pertama adalah pembuatan silase, yakni pengelolaan limbah pertanian menjadi pakan ternak fermentasi. Ini merupakan solusi yang ditawarkan Petrokimia Gresik terhadap kelompok untuk mengatasi masalah pembakaran limbah pertanian yang berdampak buruk bagi lingkungan.

“Saat ini kelompok mampu mengolah limbah pertanian sebanyak 60 ton per tahun menjadi silase yang tidak hanya dimanfaatkan untuk ternak sendiri, tetapi juga dijual ke beberapa peternak sapi di wilayah Kabupaten Lamongan,”ujar Tomi.

Kemudian pembuatan media tanam berbahan limbah ternak dengan merk “Literasi” yang sudah dipatenkan. Kelompok mampu mengolah limbah peternakan 504 ton per tahun dan produknya sudah dipasarkan di Lamongan, Jombang, Bojonegoro, Mojokerto, Gresik, Malang dan Tuban.

Sebelum dipasarkan, media tanam “Literasi” diaplikasikan di kebun percobaan yang memanfaatkan lahan tidur di sekitar kandang. Kebun ini ditanami berbagai tanaman hortikultura dan tanaman toga, seperti tomat, cabai, kunyit dan lain sebagainya. Hasil panennya kemudian digunakan oleh istri peternak sebagai bahan baku usaha catering dan minuman jamu kunyit asam.

“Dengan demikian, ibu-ibu di Desa Sumbersari juga terberdayakan dan dapat menambah penghasilan keluarga,”imbuh Tomi. Selain menjadi media tanam, limbah kotoran sapi juga diolah menjadi biogas sebagai bahan bakar kompor dan lampu untuk aktivitas operasional di kandang. Residu biogas cair kemudian dimanfaatkan menjadi akuakultur dan residu padat menjadi media budidaya cacing yang juga bernilai ekonomi, sehingga tidak menyisakan limbah yang terbuang sia-sia (zero waste).

Di aspek pengelolaan usaha, masyarakat juga bisa belajar mengelola smart agribusiness yang saat ini dijalankan oleh Koperasi Tani Ternak Literasi Sumber Rejeki. Dimana koperasi ini telah menerapkan sistem Bank Literasi yang memberikan kemudahan bagi peternak maupun petani padi dalam mengakses AUTS/K (Asuransi Usaha Ternak Sapi/Kerbau) dan AUTP (Asuransi Usaha Tani Padi).

Dalam hal ini, peternak hanya perlu menyetorkan 15 karung kotoran sapi sebagai pengganti premi asuransi yang dibayarkan koperasi untuk satu ekor sapi. Selain asuransi, peternak juga dapat mengirim kotoran ternak kepada koperasi dengan pengganti jasa Rp3 ribu per karung. Sementara untuk petani padi yang ingin mendaftar AUTP cukup menukarkan 15 karung jerami/limbah padi untuk mengasuransikan satu Hektare lahan padi.

Terakhir, Dwi Satriyo menegaskan bahwa, sebagai bagian dari BUMN yang memiliki fungsi agen pembangunan, Petrokimia Gresik akan terus meningkatkan komitmennya dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan masyarakat semacam Literasi ini.

“Melalui program Literasi, masyarakat mampu mengubah masalah menjadi solusi, ini sejalan dengan semangat Petrokimia Gresik sebagai perusahaan Solusi Agroindustri. Saya berharap edufarm Literasi ini juga mampu menginspirasi peternak dan petani lain di Jawa Timur,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Petrokimia Gresik Dorong Edufarm Literasi,Ekosistem Tani Ternak Terintegrasi  Selengkapnya

Diduga Kesurupan Kuntilanak, Perempuan Muda Terbang dan Hinggap Diatas Genteng 

GRESIK,1minute.id – Beredar video viral seorang perempuan diduga kesurupan kuntilanak di Kecamatan Tambak, Pulau Bawean,  Kabupaten Gresik. Dalam video berdurasi 26 detik itu, perempuan tersebut berdiri di atas genteng rumah warga setempat. Tidak diketahui secara pasti, bagaimana caranya perempuan memakai rok itu bisa “terbang” dan hinggap di atas genteng itu.

Warga setempat pun geger. Sebab, perempuan dalam video itu melambai-lambaikan rok yang dipakai bagai sedang terbang. Beruntung, warga setempat berhasil membujuk dan mengevakuasi perempuan berumur 20 tahun itu. Ia warga Desa Sukaoneng, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Dari Informasi yang dihimpun diketahui perempuan 20 tahun itu mulanya menghilang dari rumahnya. Lalu ditemukan warga sedang merayap naik pohon mangga di dekat rumah tersebut, hingga meniti ke ujung atas atap rumah. Dari rumah perempuan tersebut, ke lokasi tempat ditemukan di atas rumah warga berjarak sekitar 200 meter. Lebih herannya ranting pohon yang dinaiki kecil, tapi tidak patah saat dilewati oleh perempuan itu. Tampak saat kesurupan perempuan tersebut hanya tertawa. Dengan memakai kaos dan rok. 

Seorang warga setempat mengatakan perempuan yang diketahui berinisial IH sering memgalami kesurupan. Namun sampai menaiki rumah baru kali ini. “Kajadiannya tadi malam, Sabtu (8/10) setelah mahgrib sampai perempuan tersebut sadar sekira pukul 22.00 WIB,”ujarnya pada Minggu, 9 Oktober 2022.

Ia menjelaskan perempuan tersebut memamg sering kesurupan menghilang dari rumahnya. Tepat dua hari sebelumnya perempuan itu, sempat menghilang dari rumahnya karena kesurupan. “Pernah ditemukan di desa tetangga, Desa Pekalongan, Kecamatan Tambak. Kemudian pihak keluarga membawa pulang. Setelah itu, ada kejadian ini. Suami dari perempuan tersebut juga kaget setelah sholat maghrib istrinya hilang,”jelasnya. 

Ia menuturkan atas kejadian tersebut, warga beserta tokoh masyarakat mendatangi perempuan tersebut. Perlahan warga membujuk untuk turun. Kemudian salah satu tokoh masyarakat pun ada yang menaiki atap rumah menuju perempuan yang kesurupan itu. Hingga Minggu dini hari, 9 Oktober 2022 perempuan itu belum sadarkan diri. 

Sementara Kepala Desa Sukaoneng Abdul Hayyi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya pun mendatangi dan membantu menyadarkan perempuan yang kesurupan itu dirumahnya. “Alhamdulillah sudah sadar diduga kesurupan jin dari Sungai Odeng yang berdekatan dengan lokasi ditemukan perempuan tersebut,”katanya kepada wartawan. (yad)

Diduga Kesurupan Kuntilanak, Perempuan Muda Terbang dan Hinggap Diatas Genteng  Selengkapnya

Mitigasi Bencana Banjir, Bupati Gresik Sidak Rumah Pompa Pulopancikan, Miris Penuh Sampah

GRESIK,1minute.id – Musim hujan tiba. Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda memberikan peringatan dini kondisi cuaca. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan mitigasi bencana banjir Kota dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di rumah pompa air pengendali banjir di Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Senin, 10 Oktober 2022.

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (CK-PKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah  dikejutkan dengan pemandangan yang tidak sedap. Tampak tumpukan sampah yang tertahan di muara kali. Mantan Ketua DPRD Gresik itu tercengang.

Gus Yani mengatakan, kondisi sampah yang tertahan dan tidak segera dibersihkan, akan berpotensi banjir. Apalagi saat curah hujan yang tinggi. “Ini kan sudah masuk musim hujan, tapi saya miris melihat tumpukan sampah seperti ini (sambil menunjuk kearah tumpukan sampah). Gimana gak banjir kalau kondisinya seperti ini,”kata Gus Yani.

Saat itu, tampak petugas rumah pompa air bersama petugas dari Dinas CKPKP sedang membersihkan sampah yang menumpuk di muara kali. Bersih-bersih sampah di muara rumah pompa air pengendali banjir di Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik dilakukan sejak Minggu, 9 Oktober 2022. Saking banyaknya sampah sehari tidak kelar. 

RUMAH POMPA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengamati rumah pompa air pengendali banjir di Desa Pulopancikan, Kecamatan/Kabupaten Gresik pada Senin, 10 Oktober 2022 ( Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Gus Yani mengajak masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk ikut hangarbeni terhadap lingkungan. Caranya, tidak membuang sampah ke bantaran kali. “Kita sudah berupaya mengantisipasi banjir, namun dukungan masyarakat juga menjadi hal yang sangat penting. Mohon untuk tidak membuang sampah di bantaran kali. Kasihan warga yang terkena dampak. Disisi lain kasihan juga petugas-petugas tiap hari nyebur ke kali untuk bersihkan sampah,”ujarnya.

Rencananya, Gus Yani akan menyiapkan satu unit ekskavator untuk melakukan normalisasi muara kali tersebut. Dengan tujuan agar pembersihan sampah dapat dilakukan secara maksimal. “Saya minta Dinas PU untuk segera menyiapkan 1 unit ekskavator untuk memaksimalkan proses normalisasi. Ini juga sebagai langkah antisipasi dan mitigasi banjir. Mudah-mudahan dapat dimaksimalkan sehingga tidak terjadi banjir,”pungkasnya.

Untuk diketahui banjir Kota kerap terjadi di musim hujan. Selain sedimentasi dan penyempitan badan saluran air. Juga, banyak sampah yang dibuang oleh warga Gresik. Kawasan perkotaan menjadi langganan banjir diantaranya Jalan Samanhudi Gresik. Dulu, pusat perdagangan di Kabupaten Gresik. (yad)

Mitigasi Bencana Banjir, Bupati Gresik Sidak Rumah Pompa Pulopancikan, Miris Penuh Sampah Selengkapnya

180 Siswa TK Mengikuti MIPA’S Got Talent MINU Tratee Putra Gresik

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 180 siswa Taman Kanak-kanak (TK) se-Kabupaten Gresik mengikuti ajang MIPA’S Got Talent MINU Trate Putra Gresik. Kegiatan di halaman sekolah Madrasah Ibtidaiyah Nahdlatul Ulama (MINU) Trate Putra itu dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Hj. Aminatun Habibah pada Minggu, 9 Oktober 2022.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  mengapresiasi kepada MINU Trate Putera karena telah menyelenggarakan ajang pencarian bakat seperti ini. Menurut Bu Min, sapaan akrab Wabup Gresik, kegiatan pencarian bakat ini sebagai bentuk motivasi dalam mencetak anak didik yang handal dan mampu berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi dimasa mendatang.

“Kegiatan ini bagus dan patut dipertahankan. Sebab menjadi sebuah motivasi untuk anak-anak agar mampu berkompetisi, baik dikancah Provinsi maupun nasional bahkan Internasional,”katanya.

Bu Min berharap, dengan adanya ajang pencarian bakat ini anak-anak Gresik tidak hanya berprestasi secara akademik saja, namun juga nonakademik. “Kami doakan agar kegiatan ini berjalan dengan sukses. Yang terpenting adalah anak-anak termotivasi dan mampu tampil percaya diri dihadapan juri. Hal ini juga melatih mental seorang anak untuk menjadi anak yang berbakat kedepannya,”harap Bu Min.

MIPA’S Got Talent MINU Trate Putra Gresik diselenggarakan dalam rangka menggali bakat siswa TK se-Kabupaten Gresik. Ada beberapa kategori yang dilombakan. Diantaranya, lomba mewarnai Damarkurung, Puisi, Azan, Tartil, Singing Competition dan Self Introduction.

Pembukaan diawali dengan penampilan Marching Band siswa MINU Terate Putera. Penampilan itu juga sekaligus sebagai bentuk simbolis penyambutan Wakil Bupati Gresik. Setelah itu, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan penampilan Pildacil oleh siswa MINU Trate Putera.

Wakil Kepala MINU Trate Putra M. Imron Rosyadi mengucapkan terima kasih kepada Wakil Bupati Gresik yang menyempatkan hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut. “Kami mewakili pihak panitia penyelenggara menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan support sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,”katanya. (yad)

180 Siswa TK Mengikuti MIPA’S Got Talent MINU Tratee Putra Gresik Selengkapnya

Ayo Dolen Nang Kawasan Heritage di Gresik Kota Lama, Wis Apik !!! 

GRESIK,1minute.id – Revitalisasi kawasan heritage, Gresik Kota Lama (GKL) terus di kebut. Ada enam ruas jalan yang sedang dalam perbaikan itu. Yakni, Jalan Basuki Rahmat ; AKS Tubun ; Agus Salim ; KH Zubair, Setiabudi dan Jalan Malik Ibrahim. 

No Images found.

Pemandangan di sejumlah ruas jalan itu sudah terlihat elok. Ciamik. Enak dipandang mata dibandingkan sebelumnya. Trotoar atawa pedestrian tertata apik pada Minggu, 9 Oktober 2022. Memakai keramik. Meski lampu penerangan jalan (PJU) belum terpasang semua. Baru tiang PJU yang terpasang. Namun, make over wajah Gresik Kota Lama. Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku), salah satu visi-misi Nawa Karsa, Gresik Lestari.

Revitalisasi kawasan heritage di GKL sejatinya sudah kelar pada 19 Agustus 2022. Sesuai dengan papan pengumuman yang dipasang di lokasi pekerjaan. Bunyinya begini: 

Kementerian Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Direktorat Jenderal Cipta Karya, Balai Prasarana Permukiman Jawa Timur. Satker: Satker Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Timur. Nama Pekerjaan: Peningkatan Kualitas Utilitas Permukiman Kumuh Pesisir Timur Sekmen Heritage Gresik. 

Waktu Pelaksanaan: 240 hari kalender ( 23 Desember 2021 – 19 Agustus 2022). Penyedia Jasa : PT Widya Satria. Sedangkan, Konsultan pengawasan : PT Prospera Consulting Enggineers. Saat ini, hampir 2 bulan masa perpanjangan. Diperkirakan medio Oktober atau awal November 2022 tuntas. (yad)

Ayo Dolen Nang Kawasan Heritage di Gresik Kota Lama, Wis Apik !!!  Selengkapnya

Nguri-uri Budaya Islam, Ribuan Anak TPQ Kirab Budaya Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim 

GRESIK,1minute.id – Ribuan anak Taman Pendidikan Quran (TPQ) melakukan kirab budaya pada Minggu, 9 Oktober 2022. Nguri-uri budaya Islam. Kirab memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul ke-622 Syekh Maulana Malik Ibrahim.

Kirab budaya Islam berangkat dari depan Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik sekitar pukul 07.00 WIB. Rute kirab Jalan Pahlawan, Jalan KH Agus Salim dan finishing di Jalan Malik Ibrahim, depan makam Waliyullah itu. 

Kirab budaya Islam ini, rangkaian kegiatan Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim di hari kedua berlangsung meriah. Rombongan pertama yang berangkat adalah siswa memakai kostum 9 Waliyullah. Selanjutnya, para santri yang busana muslim dan muslimah. 

Syekh Maulana Malik Ibrahim, penyebar agama Islam di Pulau Jawa. Maulana Malik Ibrahim dikenal Sunan Gresik itu, wafat pada 1419 M atau hari Senin, 12 Rabiul Awal 822 Hijriah. Makamnya di Jalan Malik Ibrahim Desa Gapurosukolilo, Kecamatan/Kabupaten Gresik. Menurut juru kunci makam Syekh Maulana Malik, sebelum wabah pandemi Covid-19, sekitar 1,5 juta sampai 2 juta orang yang berziarah.

“Setiap hari minimal 5 ribu peziarah. Kalau di rata-rata 20 ribu wisatawan religi,”kata Sudasir, juru kunci Makam Syekh Mualana Malik Ibrahim pada Sabtu, 8 Oktober 2022. Jumlah wisatawan rohani itu melebihi populasi penduduk di Gresik yang berkisar 1,2 juta jiwa. (yad)

Nguri-uri Budaya Islam, Ribuan Anak TPQ Kirab Budaya Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul Syekh Maulana Malik Ibrahim  Selengkapnya