Korban Tragedi Kanjuruhan Asal Gresik Tertambah, 3 Korban Dirujuk ke RSUD Ibnu Sina, Wabup Gresik Biaya Ditanggung Pemkab 

GRESIK,1minute.id – Warga Gresik menjadi korban tragedi Kanjuruhan, Malang bertambah. Saat yang teridentifikasi berjumlah tiga orang. Korban meninggal Hidayatus Tsaniah, 24, warga Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah. Korban luka-luka yakni Muhammad Refo Setiawan, 19, warga Desa Pongangan, Kecamatan Manyar. Dan, Deby Fadhilah. Korban luka terakhir ini adalah mahasiswi asal Kecamatan Tambak, Pulau Bawean. 

Kabar luka-luka yang dialami oleh Deby Fadhilah, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang  (UMM) ini dirujuk ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Deby, gadis 21 tahun mengalami luka di bagian kaki akibat terinjak-injak suporter lainnya di tribun 14. Selain luka-luka di bagian kaki, Deby mengalami iritasi bagian mata akibat terkena gas airmata. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memastikan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjamin semua biaya pengobatan Deby. Deby sempat menjalani perawatan di rumah sakit di Kepanjen, Malang. Karena luka-luka yang dialami tidak terlalu parah, sementara jumlah korban tragedi Kanjuruhan, Malang terus mengalir. Deby, mahasiswi semester IX itu kemudian dirawat di rumah warga setempat. 

Awal Deby tidak memberitahu orang tuanya jika menjadi korban tragedi Kanjuruhan. Ditambah lagi namanya tidak tercantum di daftar nama korban yang berada di posko. Hingga akhirnya dia menelepon keluarganya dalam kondisi kepepet karena sudah dirawat berhari-hari di rumah warga. Pihak keluarga Deby yang ada di Gresik kaget dan langsung menjemput Deby ke Kepanjen, Malang. 

Mengetahui warganya ada yang kembali menjadi korban, Pemkab Gresik langsung bergerak cepat. Membawa Deby menuju RSUD Ibnu Sina Gresik pada Jumat pagi, 7 Oktober 2022. Deby mengalami membengkak di bagian bola mata hingga berwarna gelap karena efek gas air mata. 

“Tadi sudah dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik, Alhamdulilah kondisinya membaik langsung mendapat perawatan intensif di RSUD Ibnu Sina,”ucap Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah usai membesuk Deby di RSUD Ibnu Sina Gresik pada Jumat, 7 Oktober 2022.

Deby ternyata tidak sendiri, dia bersama kedua temannya yang berasal dari Bawean saat menonton derby Jawa Timur putaran kesebelas BRI Liga 1 antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya. Kedua temannya bernama Wa Aniya dan Siti Nursakina. Mereka berdua berasal dari Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak. Mereka mengalami luka ringan. Hanya lecet di bagian kaki karena terinjak saat keluar stadion. 

“Semua biaya pengobatan gratis ditanggung Pemkab Gresik,”tegas Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. (yad)

Korban Tragedi Kanjuruhan Asal Gresik Tertambah, 3 Korban Dirujuk ke RSUD Ibnu Sina, Wabup Gresik Biaya Ditanggung Pemkab  Selengkapnya

4 Kafilah asal Gresik Mengikuti MTQ Nasional di Banjarmasin, Wabup Gresik Siap Mendampingi 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak empat kafilah asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik berkompetisi di Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Nasional. Mereka adalah Ayu Izzun Nufah, 18,  Andiny Mahardika, 18, dan Sabrina Zarah Azura, 17. Ketiganya asal Kecamatan Bungah ini akan mengikuti cabang Musabaqoh Syahril Qur’an (MSQ). 

Kemudian, Nuriyah Islamiyah, 17, asal Kecamatan Driyorejo yang mengikuti cabang tilawah cacat netra. Rencananya, mereka berangkat ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan pada Minggu, 9 Oktober 2022. MTQ Nasional ke-29 akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo berlangsung 10-19 Oktober 2022.

Sebelum berangkat, keempat kafilah asal Gresik yang menjadi Wakil Jawa Timur itu silaturahmi kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di kantor Bupati Gresik pada Jumat, 7 Oktober 2022. Mohon doa dan dukungan warga Kota Santri ini.

“Saya merasa bangga ada peserta dari Kabupaten Gresik untuk mewakili Jawa Timur dalam MTQ Nasional kali ini,”ujar Wabup Gresik Aminatun Habibah saat menemui mereka diruangannya pada Jumat, 7 Oktober 2022.

Bu Min,sapaan akrab, Wabup Gresik memberikan motivasi kepada keempat kafilah asal Gresik itu. Menjaga kesehatan, dan harus percaya diri. Tetap berusaha secara maksimal untuk meraih menjadi yang terbaik. 

“Di tiap perlombaan menang dan kalah itu biasa, tapi tetap fokus kita nanti adalah untuk menang. Karena kita berpikir untuk menang maka harus berusaha secara maksimal, dan meminimalisir kesalahan,”ucapnya.

“Dan meskipun nantinya tidak sesuai harapan, kita insyaallah tidak akan menyesal karena sudah maksimal,”imbuhnya. Bu Min juga pastikan Pemkab Gresik akan selalu hadir dalam mensupport mereka saat lomba.

Sementara itu, Kabag Kesra Setd Gresik Hamim mengatakan, pihaknya bersama di wabup akan mendampingi kafilah berangkat ke Banjarmasin. “Jangan khawatir, karena Pemkab melalui Bu Wabup akan mendampingi kalian dengan luar biasa,” ujar Hamim.

Ditempat sama, Izzun Nufah salah satu peserta asal Gresik akan berlomba secara maksimal. Dia bersama yang lainnya tetap berupaya untuk menjaga kondisi agar tetap prima.

“Tentunya menjaga kesehatan, tetap semangat walaupun kita sudah berbeda tempat tinggal karena pendidikan tapi latihan bersama masih tetap dilakukan meskipun via online, dan tidak lupa selalu berdoa,”ujar Izzun Nufah. (yad)

4 Kafilah asal Gresik Mengikuti MTQ Nasional di Banjarmasin, Wabup Gresik Siap Mendampingi  Selengkapnya

Caption Home Buka Gerai ke-18 di Gressmall, Produk Karpet dan Home Solution Kualitas Impor 

GRESIK,1minute.id – Caption Home membuka gerai di Gress Mall. Grand Launching outlet  kebutuhan sekunder rumah tangga itu pada Jumat, 7 Oktober 2022. Gerai Caption Home, perusahaan home Solution di lantai LG mal di Jalan Sumatera, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu. 

General Manager Caption Home M.Turjumani menyampaikan, sebagai penyedia barang-barang seperti karpet, beding text, sajadah, handuk, comforter dan sebagainya, pihaknya optimistis permintaan akan tinggi. “Karena kami lihat di Gresik ini perumahan dan permukiman tumbuh pesat, dengan banyak pekerja industri disini, sehingga proyeksi kami permintaan barang kebutuhan seperti yang kami sediakan akan tinggi,”kata Turjumani.

Outlet Caption Home di Gress Mall ini merupakan yang kedua di Gresik, setelah sebelumnya satu outlet telah beroperasi di Icon Mall. “Dan outlet ini yang ke-18 di seluruh Indonesia, gerai kami tersebar di Jatim, Jabar, Lombok dan Palembang,”terangnya.

Gerai pertama di Icon Mall, Gresik selalu mencapai target omzet bulanan yang ditetapkan. Bahkan melampaui. “Karena itu kami tak ragu membuka satu gerai lagi di sini (Gress Mall), karena customer kita tidak hanya dari Gresik, tapi dari sekitarnya seperti Lamongan dan Tuban,” imbuhnya.

Menghadapi kekhawatiran penurunan daya beli masyarakat akibat inflasi dan kenaikan harga energi, Turjumani menjabarkan strategi penjualan yang diterapkan Caption Home. Yakni dengan memberikan insentif harga bagi customer yang menjadi member, dan pembelian yang lebih dari satu.

“Selain itu kami juga menawarkan program angsuran yang bisa diterapkan dalam pembayaran, berapapun harganya,” imbuh dia. Nah, pada aspek kualitas dan spesifikasi barang, lanjut Turjumani, untuk menggaet pembeli Caption Home memproduksi barang yang unik, dengan bahan baku impor. 

“Dari sisi produk, ini unik sekali produk kami, seperti karpet ini halus sekali dengan kualitas impor, jadi pasti ada perbedaan dengan brand lain, itu bisa jadi referensi calon customer,”katanya. (yad)

Caption Home Buka Gerai ke-18 di Gressmall, Produk Karpet dan Home Solution Kualitas Impor  Selengkapnya

Melindungi Konsumen untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian Semua Produk Petrokimia Gresik Ber-SNI

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia konsisten menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagai upaya untuk melindungi konsumen. Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik (PG) Dwi Satriyo Annurogo usai mengikuti pembukaan Indonesia Quality Expo (IQE) 2022 di Jakarta pada Kamis, 6 Oktober 2022.

Ia menyampaikan bahwa, konsistensi ini merupakan bentuk jaminan untuk konsumen, jika produk yang dihasilkan Petrokimia Gresik berkualitas dan sesuai dengan spesifikasi yang dipersyaratkan. Dengan demikian produk-produk tersebut tidak merusak unsur tanah maupun tanaman, tapi mampu meningkatkan kesejahteraan petani melalui hasil panen yang lebih melimpah.

“Petrokimia Gresik sebagai bagian dari BUMN, memiliki komitmen untuk membangun kesejahteraan petani melalui budidaya pertanian yang menguntungkan. Nah, konsistensi dalam menerapkan SNI merupakan salah satu implementasi dari upaya kami untuk membangun sektor pertanian yang sustainable,”ujar Dwi Satriyo.

Petrokimia Gresik sendiri telah puluhan tahun menerapkan SNI. Produk Petrokimia Gresik mulai bersertifikat SNI sejak 1997 atau sejak SNI masih bernama SII (Standar Industri Indonesia).

Saat ini Petrokimia Gresik telah memiliki sebelas produk dengan Surat Persetujuan Pengguna Tanda (SPPT) SNI. Rinciannya ada tujuh poduk jenis pupuk yaitu Urea, ZA, NPK, SP-36, Fosfat Alam, ZK dan Gipsum Pertanian. Selain itu, ada empat produk non pupuk yang telah ber-SNI antara lain Asam Sulfat, Gipsum Buatan Tipe 1, 2 dan 3.

Jika dikelompokkan berdasarkan status penerapannya, produk yang tercatat dalam SNI Wajib antara lain Urea, ZA, NPK, SP-36, Fosfat Alam dan Asam Sulfat. Sedangkan lainnya tergolong dalam SNI Sukarela.

Produk yang bersertifikat SNI tersebut adalah semua produk subsidi dan juga nonsubsidi. Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 10 Tahun 2022 subsidi hanya diberikan pada dua jenis pupuk saja, yaitu Urea dan NPK Phonska.

“Pada dasarnya SNI tidak memandang pupuk tersebut subsidi atau tidak, tetapi lebih kepada produk tersebut wajib SNI atau tidak. Apabila iya, maka kami wajib mendapatkan sertifikat produk pengguna tanda SNI. Sedangkan, untuk SNI sukarela kami dibebaskan, namun produk dengan logo SNI akan memiliki daya saing lebih tinggi karena dijamin kualitasnya oleh pemerintah,” ujar Dwi Satriyo

Menurutnya, konsistensi penerapan SNI sejatinya juga memberikan dampak positif bagi perusahaan. Jaminan mutu yang dikomunikasikan melalui logo SNI mampu mendongkrak penjualan, seiring dengan meningkatnya product image dan juga kepercayaan konsumen.

“Loyalitas petani maupun pelaku usaha lain adalah kunci untuk membangun bisnis Petrokimia Gresik secara berkelanjutan. Kepuasan pelanggan dan ulasan positif dari konsumen dapat membantu Petrokimia Gresik terus tumbuh dan berkembang,”tandasnya.

Selain itu, SNI juga mendorong semua proses produksi di Petrokimia Gresik lebih efisien. Dengan demikian, SNI mampu meningkatkan competitiveness bagi Petrokimia Gresik, karena ada jaminan pada mutu produk, efisiensi proses produksi, dan harga untuk petani pun bersaing.

Sementara itu, komitmen ber-SNI Petrokimia Gresik tidak hanya diwujudkan dalam konsistensi penerapannya, tapi juga juga ditunjukkan Petrokimia Gresik melalui peran aktifnya sebagai konseptor SNI sejumlah produk pupuk dan nonpupuk, yaitu SNI Pupuk NPK (SNI 2803 : 2012), SNI Gipsum Buatan (SNI 0715 : 2016), SNI Kapur untuk Pertanian (SNI 482 : 2018), dan konseptor SNI Pupuk Organik (SNI 7763 : 2018).

“Sebagai produsen pupuk dengan varian produk terlengkap di Indonesia, Petrokimia Gresik juga menjadi acuan dalam perumusan SNI. Khususnya di bidang pupuk majemuk yang selama ini kita memang menjadi kiblat untuk teknologi NPK di Tanah Air,”ujar Dwi Satriyo.

Petrokimia Gresik juga aktif dalam pembahasan Peraturan Menteri Perindustrian (Memperind) tentang SNI Asam Sulfat Teknis dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan. Petrokimia Gresik juga turut berpartisipasi dalam sejumlah rapat teknis penyusunan RSNI, yaitu untuk Natrium Hipoklorit Teknis, Pupuk ZK, HCl, dan NH4Cl. Selanjutnya, Petrokimia Gresik turut berpartisipasi dalam rapat pembahasan negatif vote RSNI pupuk organik padat. Terakhir, Petrokimia Gresik aktif berpartisipasi dalam penerapan ISO 17025: 2017 untuk Laboratorium Penguji dan Laboratorium Kalibrasi.

Sementara, standardisasi yang dijalankan oleh Petrokimia Gresik, telah berhasil mendapatkan apresiasi dari stakeholder melalui sejumlah penghargaan. Diantaranya, Petrokimia Gresik dinobatkan sebagai “Most Trusted Company” dalam implementasi GCG berdasarkan Corporate Governance Perception Index (CGPI) dalam ajang nasional Indonesia Trusted Companies Award 2021.

“Banyak manfaat dan perlindungan yang didapatkan dari penerapan SNI, baik itu untuk Petrokimia Gresik maupun petani sebagai konsumen. Khususnya dalam menjaga ketahanan pangan nasional, dan peningkatan kesejahteraan petani,”tutup Dwi Satriyo. (yad)

Melindungi Konsumen untuk Meningkatkan Produktivitas Pertanian Semua Produk Petrokimia Gresik Ber-SNI Selengkapnya

Minim Partisipasi Pembangunan Pujasera Tempat Relokasi Pedagang Terdampak Pelebaran Jalan Manyar

GRESIK,1minute.id – Rencana Pelebaran jalan deandles di Raya Manyar semakin dekat.  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus ngebut merampungkan pujasera tempat relokasi pedagang terdampak proyek pelebaran jalan nasional itu.

Camat Manyar Zainul Arifin mengatakan, tiga blok sudah terbangun. “Kini tinggal memasang atapnya,”kata Zainul Arifin dikonfirmasi 1minute.id melalui selulernya pada Kamis, 6 Oktober 2022. Zainul berharap pembangunan pujasera sebagai tempat relokasi bagi pedagang yang terimbas proyek pelebaran jalan raya Manyar bisa kelar tahun ini. 

Ia berharap kepada para perusahaan yang tergabung dalam Formula Pertama (Forum Komunikasi Lingkungan Hidup Perusahaan-Perusahaan di Sekitar Kecamatan Manyar) berkomitmen dengan kesepakatan secara bergotong royong membangun pujasera itu. “Saat ini, masih minim kontribusi,”kata mantan Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kebomas itu.

Zainul tidak mengilustrasikan saat ini kontribusi perusahaan untuk pembangunan pujasera itu tergolong kecil. Ada yang urun Rp 300 ribu,  ada Rp 1 juta. “Belum semua perusahaan berpartisipasi,”tegasnya. Dalam waktu dekat, katanya, pihaknya akan kembali melakukan pertemuan dengan stakeholder itu.

MAKET PUJASERA: Begini maket pujasera tempat relokasi pedagang terdampak proyek pelebaran jalan nasional di Manyar yang saat ini tengah dibangun oleh Pemkab Gresik (Foto: Istimewa). Foto atas pembangunan pujasera pada Kamis, 6 Oktober 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Dalam pengamatan wartawan 1minute.id tiang pancang cor sudah berdiri pada Kamis, 6 Oktober 2022. Sejumlah pekerja terlihat beraktivitas menuntaskan pekerja pembangunan pujasera yang menempati lahan samping timur Lapangan Sunan Giri di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Pujasera yang bakal digunakan para pedagang yang terkena imbas proyek pelebaran jalan raya Manyar. 
Jarak pujasera dengan jalan raya sekitar 200-

an meter. Pujasera itu akan dilengkapi sarana penunjang seperti taman dan fasilitas umum dengan lahan parkir luas, musala, serta arena permainan anak. Seperti diberitakan sebelumnya, Camat Manyar Zainul Arifin mengatakan, pembangunan pujasera itu dibiayai secara gotong royong oleh perusahaan yang berada di Kecamatan Manyar. “Perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Formula Pertama,”kata Camat Zainul pada Selasa, 2 Agustus 2022. 

Untuk pembangunan pujasera serta kelengkapan lainnya, tambahnya, anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 2,5 miliar. “Biaya pembangunan urunan anggota Formula Pertama,”tegasnya.

Pelebaran jalan Raya Manyar panjangnya sekitar 3,5 kilometer direncanakan awal 2023. Pemkab memiliki ruang milik jalan (rumija) sepanjang 3,1 kilometer dari kebutuhan 3,5 kilometer. Sehingga dibutuhkan pembebasan lahan. Pelebaran di mulai exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar. Untuk tahap awal, pelebaran jalan Raya Manyar sepanjang 1 kilometer. Estimasi pekerjaannya membutuhkan waktu 7-8 bulan. Sisanya, 2,5 kilometer akan dilanjutkan tahun berikutnya. Anggaran sekitar Rp 15 miliar. Lebar jalan nantinya menjadi 22 meter dan 4 lajur. Median jalan lebarnya 3 meter. (yad)

Minim Partisipasi Pembangunan Pujasera Tempat Relokasi Pedagang Terdampak Pelebaran Jalan Manyar Selengkapnya

PBM Tegaskan Tidak Menolak Pelebaran Jalan Nasional, Pedagang Ingin Jualan di TKD 

GRESIK,1minute.id – Rencana Pelebaran jalan deandles di Raya Manyar semakin dekat. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali merencanakan pelebaran jalan nasional yang masuk proyek strategis nasional (PSN) itu dimulai Januari 2023. Akan tetapi, pro dan kontra tentang tempat relokasi lapak terdampak pelebaran masih belum kelar.

Puluhan Paguyuban Bedak Manyar (PBM) turun jalan pada Kamis, 6 Oktober 2022. Mereka menggelar aksi demonstrasi di depan kantor parlemen di Alun-alun Gresik Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. Aksi massa mengatasnamakan PBM itu tidak untuk menolak rencana pelebaran jalan nasional di pantai utara (Pantura) Gresik itu. Namun, mereka hanya menolak tempat relokasinya.

Berangkat dari markas mereka di Raya ManyarSidomukti menuju Kantor DPRD Gresik. Mereka konvoi kendaraan bermotor usai Salat Dhuhur. Sejumlah spanduk mereka bentangkan. Diantara Isinya adalah “Kami Tidak Menolak Pelebaran Jalan ; Tapi Kami Menolak Relokasi yang Kurang Tepat ; Penghasilan Kami Hanya Berjualan Gorengan dan Pak Jokowi Bantu Kami Warga PBM’, Penggusuran Berjalan, Gresik Gagal Sejahtera !!! “

Ketua PBM Abdullah Syafi’i dalam orasinya menyatakan para pedagang tidak menolak proyek nasional pelebaran jalan Raya Manyar. Selain itu, selama ini tidak ada anggota DPRD Kabupaten Gresik dari Kecamatan Manyar yang mendengar keresahan pedagang di PBM. 

“Maka, tidak salah kita unjuk rasa ke sini, agar pimpinan DPRD Kabupaten Gresik bersedia dan mendengarkan keluhan pedagang,” kata Abdullah Syafi’i yang juga mantan Anggota DPRD Kabupaten Gresik. Mereka diterima Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Ketua Komisi IV DPRD Gresik Muhammad serta beberapa anggota Komisi IV lainnya. 

Dalam pertemuan itu, Syafii kembali menegaskan pedagang tidak menolak proyek pelebaran jalan nasional itu. Dia menjelaskan 

ada 119 pedagang. Dan, para pedagang tidak menolak proyek pelebaran jalan Raya Manyar. Namun, pedagang hanya ingin berjualan di tanah milik  Desa ada di tepi jalan. Sebab, dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur – Bali telah setuju, pedagang bisa berjualan di atas sungai. 

Contohnya di Surabaya sudah ada pemanfaatan sungai yang ditutup dan di Gresik juga ada Kalitutup. “Kita akan membangun sendiri tanpa APBN dan APBD. Kita ingin membuat wisata kuliner untuk Desa Manyar Kompleks,”katanya. 

Sementara, Ketua DPRD Gresik Moch. Abdul Qodir mengatakan, memastikan bahwa para pedagang tidak menolak proyek pelebaran jalan. Namun, para pedagang ingin menempati Tanah Kas Desa (TKD) yang ada di tepi jalan. 

“Kita mendukung keinginan para pedagang, sehingga kita sampaikan ke Pemkab Gresik untuk membuat kajian studi kelayakan atau feasibility study agar jelas penataan para pedagang,”kata Qodir yang juga Ketua DPC PKB Gresik itu. Massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib dan pengawalan ketat aparat kepolisian Polres Gresik.

Terpisah, Camat Manyar Zainul Arifin dikonfirmasi mengatakan pihaknya siap untuk melakukan pendekatan kepada pedagang. “Tentu kalau ada aspirasi dari pedagang kita siap untuk membantunya,”katanya ketika dikonfirmasi 1minute.id melalui selulernya pada Kamis, 6 Oktober 2022. (yad)

PBM Tegaskan Tidak Menolak Pelebaran Jalan Nasional, Pedagang Ingin Jualan di TKD  Selengkapnya

Siswa SMPN 2 Gresik Gelar Karya Kewirausahaan, Sajikan 35 Menu Khas Gresik, Sejam Ludes Terjual 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 35 jenis kuliner khas Gresik dipamerkan di halaman UPT SMPN 2 Gresik pada Kamis, 6 Oktober 2022. Kuliner itu hasil karya siswa kelas VII sekolah berada di Jalan KH Kholil, Gresik.

Gelar Karya Kewirausahaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila itu dibuka oleh Kepala UPT SMPN 2 Gresik Muhammad Salim. Karena karya anak milenial, jenis menu cukup unik. Namun, tetap mempertahankan khas Gresik. Diantaranya, Kebab Krawu, Dimsum Otak-otak bandeng , Resoles Krawu, Susi Otak otak (Sutak) Bandeng, Onigiri Krawu, Bento Krawu, dan Lemper Krawu.

Ada juga Pie Pudak, Pudak Caramel (Pumel), Dadar Kemul , Bergedel Bandeng, Takoyaki Telur Bader serta Dawet Siwalan (Dalan). Kuliner itu, tidak hanya dipajang. Juga, di jual kepada siswa. Harganya tentu tidak bikin kantong bolong. Harga antara Rp 5 ribu sampai Rp 10 ribu.

GELAR KARYA SISWA: (ki-ka) Kepala UPT SMPN 2 Gresik Muhammad Salim, Koordinator Pengawas sekolah Sarjuni dan Ahli IKM Suyatno melihat gelar karya Kewirausahaan siswa SMPN 2 Gresik pada Kamis, 6 Oktober 2022 ( Foto : SMPN 2 Gresik for 1minute.id)

“Ini bagian dari pembelajaran kewirausahaan. Dalam waktu 1 jam semua ludes terjual,”kata Kepala UPT SMPN 2 Gresik Muhammad Salim pada Kamis, 5 Oktober 2022. Ia menambahkan, kedepannya kuliner karya siswa akan dijual secara online. “Penjualan bisa melalui media sosial juga melalui jejaring aplikasi pertemanan, WhatsApp,”imbuhnya. 

Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila mengusung tema Kewirausahaan ini, imbuhnya, bertujuan membentuk karakter profil pelajar Pancasila dengan sikap dan perilaku melalui praktik cinta produk khas daerah. “Inovasi dan kreasi mereka unik. Kami mengapresiasi. Semoga dengan kreasi unik tercipta semangat terus belajar berinovasi,”harap Salim. 

Salim mengatakan, sebelum gelar karya, siswa kelas VII berjumlah 225 siswa, mendapatkan pelatihan membuat kuliner khas Gresik. Pelatihan bertajuk Kewirausahaana, makanan khas Gresik menghadirkan fasilatator Hj. Nur Rahmawati, pemilik Pudak Sari Kelapa yang terkenal di Gresik. Nur juga komite sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu. Pelatihan digelar pada Rabu, 28 September 2022.

“Hari ini (Kamis) gelar karyanya,”katanya. Gelar Karya dihadiri oleh Koordinator pengawas sekolah Sarjuni dan pelatih ahli implementasi kurikulum merdeka (IKM) Suyatno. (yad)

Siswa SMPN 2 Gresik Gelar Karya Kewirausahaan, Sajikan 35 Menu Khas Gresik, Sejam Ludes Terjual  Selengkapnya

Presiden Kunjungi Stadion Kanjuruhan, Evaluasi Total Tata Kelola Persepakbolaan Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Presiden Joko Widodo bersama Ibu Iriana Joko Widodo meninjau kondisi Stadion Kanjuruhan pada Rabu, 5 Oktober 2022. Kunjungan Presiden untuk mengetahui kondisi stadion yang menjadi home base Arema FC itu. Presiden Jokowi memandang bahwa tragedi Kanjuruhan disebabkan oleh banyak faktor. 

“Sebagai gambaran, tadi saya melihat bahwa problemnya ada di pintu yang terkunci dan juga tangga yang terlalu tajam, ditambah kepanikan yang ada, tapi itu saya hanya melihat lapangannya,”ucap Presiden dalam keterangannya kepada awak media di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, pada Rabu, 5 Oktober 2022.

Presiden Jokowi kembali menegaskan bahwa tata kelola persepakbolaan Indonesia perlu diperbaiki secara keseluruhan, baik dalam hal tata kelola pertandingan, stadion, penonton, hingga pengamanan. Presiden juga menambahkan bahwa Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menyatakan kesiapannya untuk membantu memperbaiki tata kelola tersebut.

“Saya kira kita memang perlu evaluasi total semuanya, baik manajemen pertandingan, manajemen stadion, manajemen penonton, manajemen waktu, manajemen pengamanan. Semuanya harus dievaluasi total agar peristiwa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan ini tidak terjadi lagi, jelas semuanya,”tegasnya.

Selain itu, Presiden juga menjelaskan bahwa pemerintah telah membentuk tim gabungan independen pencari fakta (TGIPF) yang diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md. Tim tersebut dibentuk untuk mencari tahu secara detail penyebab utama atas terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan.

“Kita tahu telah dibentuk tim gabungan independen pencari fakta yang diketuai oleh Pak Menko Polhukam. Kita harapkan nantinya tim ini segera bisa menyelesaikan tugasnya, sehingga kita tahu betul-betul penyebab utama dari tragedi tanggal 1 Oktober di Stadion Kanjuruhan Malang,”ujar Presiden.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa tim gabungan tersebut nantinya akan mengumpulkan fakta dan segala informasi dari berbagai pihak untuk kemudian disampaikan secara menyeluruh kepada masyarakat. Tim akan berbagi tugas sesuai dengan bidangnya masing-masing.

“Sanksi dari PSSI ada. Pidana nanti yang mengumumkan dari Polri, jadi dibagi-bagi. Audit untuk bangunan nanti yang menyampaikan adalah dari Kementerian PU, tetapi secara keseluruhan nanti tim gabungan independen pencari fakta yang akan menyampaikan,” lanjutnya. 

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana saat peninjauan yakni Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md., Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Malang Sanusi, dan Ketua PSSI Mochamad Iriawan.

Untuk diketahui pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan Malang. Tim diketuai oleh Menko Polhukam Mahfud M.D, Wakil Ketua Zainudin Amali (Menpora) dan Sekretaris Nur Rachman, mantan Jampidum/mantan Dep III Kemenko Polhukam. 

Tim pencari fakta ini beranggotakan sepuluh orang. Yakni, Rhenald Kasali (Akademisi Universitas Indonesia); Sumaryanto (Rektor UNY); Akmal Marhali (Pengamat Olahraga/ Koordinator Save Our Soccer) ; Anton Sanjoyo (Jurnalis Olahraga-Harian Kompas) dan Nugroho Setiawan (Mantan pengurus PSSI dengan Lisensi FIFA). 

Berikutnya, Letjen TNI (Purn) Doni Monardo (Mantan Kepala BNPB); Mayjen TNI (Purn) Suwarno (Wakil Ketum I KONI); Irjen Pol (Purn) Sri Handayani (Mantan Wakapolda Kalimantan Barat) dan Laode M Syarif (Kemitraan/eks pimpinan KPK) serta Kurniawan Dwi Yulianto (Mantan pemain tim nasional sepak bola). “Tim ini bekerja dalam waku dua minggu dan paling lama satu bulan,” kata Mahfud dalam konferensi pers daring pada Senin, 3 Oktober 2022. 

Untuk diketahui, tragedi Kanjuruhan Malang mengakibatkan 125 orang meninggal. Ratusan korban itu pascaderby Jawa Timur pekan kesebelas BRI Liga 1 antara Arema FC menjamu Persebaya Surabaya berakhir 2 – 3. 

Sementara itu, melansir detiknews jumlah korban tragedi Kanjuruhan terus bertambah.  Total korban jiwa tragedi Kanjuruhan terkini tercatat sebanyak 131 orang tersebar di rumah sakit pemerintah dan swasta. (yad)

Presiden Kunjungi Stadion Kanjuruhan, Evaluasi Total Tata Kelola Persepakbolaan Indonesia  Selengkapnya

Ubah Limbah Faba jadi Filler Pupuk NPK, Petrokimia Gresik Hemat Rp 7,4 Miliar

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik terus berinovasi. Terobosan baru, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia  di bidang pupuk majemuk dengan mengubah limbah batu bara atau Fly Ash-Bottom Ash (FABA) menjadi bahan baku pengisi (filler) pupuk NPK, menggantikan clay. 

Inovasi ini, perusahaan mampu menghemat hingga Rp 7,4 miliar yang diperoleh dari penurunan biaya pengelolaan limbah serta pembelian clay.

 Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan, terobosan terbaru ini berhasil mengantarkan Petrokimia Gresik yang merupakan anggota holding Pupuk Indonesia sebagai Grand Champion dalam ajang Pupuk Indonesia Quality Improvement (PIQI) 2022, beberapa waktu lalu.

“Apresiasi juga datang dari banyak pihak. Temuan ini sudah disampaikan pada sejumlah seminar level nasional dan internasional, menjadi dasar dalam pembuatan naskah akademik Balitbangtan Kementerian Pertanian, serta sudah diadopsi oleh teman-teman dari Pusri Palembang. Petrokimia Gresik juga sudah mendapatkan surat pencatatan ciptaan atas inovasi ini,”tandas Dwi Satriyo.

Sebagai perusahaan Solusi Agroindustri, Petrokimia Gresik merupakan pioneer pupuk majemuk di tanah air yang saat ini menjadi produsen NPK terbesar di Indonesia dengan kapasitas produksi mencapai 2,7 juta ton/tahun. Meski demikian, Petrokimia Gresik tidak berpuas diri dan terus menghadirkan terobosan untuk meningkatkan daya saing NPK.

“Dari hasil uji coba, pemanfaatan FABA sebagai pengganti clay dalam pembuatan pupuk NPK masih dalam batasan Standar Nasional Indonesia (SNI). Hasil pengaplikasian pupuknya pada tanaman padi juga memiliki kualitas yang sama baiknya dengan pupuk NPK tanpa FABA,” tandasnya.

Inovasi ini, lanjut Dwi Satriyo, dilatarbelakangi status FABA yang tidak lagi masuk dalam golongan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021. Sehingga Petrokimia Gresik melihat perubahan status ini sebagai peluang untuk substitusi bahan baku NPK.

Bahan baku pembuatan pupuk NPK sendiri dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu bahan baku utama (main material) yang membawa unsur hara seperti Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K) dan Sulfur (S), serta bahan baku filler yang berfungsi sebagai bahan pelengkap sekaligus perekat untuk semua bahan baku agar menghasilkan produk granul yang sempurna.

Pada umumnya, bahan baku filler pada pupuk NPK menggunakan white clay yang biasanya diperoleh dari tambang bahan baku semen. Dengan memanfaatkan FABA yang sudah tersedia, Petrokimia Gresik tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk pembelian clay.

Selain itu, pemanfaatan FABA sebagai pengganti bahan baku filler NPK juga mampu menekan biaya pengelolaan limbah FABA dari yang sebelumnya mencapai Rp 269 juta/bulan menjadi nol rupiah atau turun 100 persen. Dampak positif lain dari inovasi ini yaitu, meningkatkan kualitas lingkungan karena limbah dapat termanfaatkan dengan optimal (zero waste), mengurangi nilai risiko gangguan kesehatan dan keselamatan, serta kenyamanan dalam bekerja menjadi lebih baik.

“FABA memiliki karakteristik dan kandungan yang sama dengan clay.  Melalui inovasi ini tentu akan semakin meningkatkan competitiveness NPK yang kami produksi, sehingga manfaatnya juga dapat dirasakan oleh petani sebagai konsumen kami,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Ubah Limbah Faba jadi Filler Pupuk NPK, Petrokimia Gresik Hemat Rp 7,4 Miliar Selengkapnya

Jaksa Tuntut 3 Tahun, PH Minta Terdakwa Dibebaskan Tindak Pidana Penadahan

GRESIK,1minute.id – Nasib Syarifudin al Mujib ditangan majelis hakim di Pengadilan Negeri Gresik. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Nugroho Tanjung menuntut lelaki 33 tahun asal Desa Tenaru, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik hukuman penjara 3 tahun. 

Jaksa penuntut Nugroho Tanjung menyatakan terdakwa telah terbukti secara sah dan bersalah melakukan tindak pidana penadah sesuai pasal 480 ke-1 KUHP. “Menghukum terhadap terdakwa selama 3 tahun penjara,”tegas Nugroho. Bunyi Pasal 480 ke-1 KUHP menyatakan bahwa melakukan perbuatan-perbuatan tertentu, yang diantaranya adalah menjual dan membeli, terhadap barang yang diketahui atau patut diduga berasal dari tindak pidana, dikategorikan sebagai kejahatan penadahan.

Atas tuntutan jaksa penuntut itu, penasehat hukum terdakwa Syarifudin, Wahyu Adi Prasetiyo dan Taufan Rezza melakukan pembelaan atau pledoi. Nota pembelaan setebal sebelas halaman dibacakan secara bergantian di PN Gresik pada Selasa, 4 Oktober 2022. Dalam nota pembelaannya, penasehat hukum terdakwa tidak sependapat atas tuntutan jaksa. Sebab, tuntutan jaksa penuntut dianggap tidak mencerminkan rasa keadilan bagi terdakwa. Selain itu, kata Wahyu, fakta-fakta yang terungkap di persidangan terdakwa tidak terbukti melakukan tindak pidana.

Terdakwa ini membeli barang pipa PVC 135 lonjor sisa proyek milik temannya seharga Rp 8 juta. “Terdakwa awalnya menolak yang ditawarkan oleh terdakwa Agung Siswanto (berkas terpisah). Namun dipaksa untuk membeli, akhirnya terjadi kesepakatan sesuai harga pasaran,”kata Wahyu.

Masih menurut Wahyu, terdakwa awalnya tidak mengetahui jika barang yang dibeli itu barang hasil curian. Namun setelah dikirimi surat oleh pihak perusahaan PT Aria Dasaka Putratama jika barang yang dibeli itu hasil curian, terdakwa lalu berikhtikad baik untuk menegosiasi harga ganti rugi mengembalian.

“Ganti rugi terlalu tinggi yang diminta oleh PT ADP, sehingga terdakwa tidak sanggup untuk memenuhinya,”ujar Wahyu dalam sidang dengan ketua majelis Agus Walujo Tjahyono yang juga Ketua Pengadilan Negeri Gresik itu. 

Penasehat hukum terdakwa Syarifudin memohon kepada majelis memeriksa dan mengadili perkara aquo, kiranya berkenan memutus yang amarnya sebagai berikut: Diantaranya, Pertama, Menerima Nota Pembelaan Penasehat Hukum terdakwa Syarifudin Al Mujib untuk seluruhnya. 

Poin kedua, Menolak Surat Dakwaan yang masuk dalam Surat Tuntutan No. Reg. Perk. PDM-78/ GRESIK/ Eoh.2/ 07/ 2022 pada perkara pidana nomor : 228/Pid.B/2022/PN.Gsk. Ketiga, Menyatakan terdakwa Syarifudin Al Mujib tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan dan dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum berdasarkan pasal 480 ke-1 KUHP dan membebaskan terdakwa Syarifudin Al Mujib dari dakwaan dan tuntutan hukum yang diajukan Jaksa Penuntut Umum. Keempat, Memerintahkan agar terdakwa Syarifudin Al Mujib dibebaskan dari tahanan. 

“Atau apabila Yang Mulia Majelis Hakim berpendapat lain mohon putusan yang seadil – adilnya (Ex Aequo Et Bono),”sela Taufan Rezza. Usai pembacaan pembelaan, ketua majelis Agus Walujo Tjahyono menunda sidang pekan dengan dengan agenda Replik (jawaban atas pledoi oleh Jaksa Penuntut Umum). (yad)

Jaksa Tuntut 3 Tahun, PH Minta Terdakwa Dibebaskan Tindak Pidana Penadahan Selengkapnya