SIG Wujudkan Impian Pejalan Kaki Memiliki Trotoar yang Ramah dan Aman 

GRESIK,1minute.id – Penciptaan kota yang inklusif, aman, tangguh dan berkelanjutan merupakan satu dari tujuan Sustainable Development Goals (SDGs). Kota mempertimbangkan keselarasan antara aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Salah satu cerminan penataan kota berkelanjutan adalah keberadaan fasilitas publik seperti trotoar untuk memberikan kualitas hidup yang baik kepada warganya.

Seperti etalase kehidupan warga kota, trotoar menjadi tolok ukur yang menunjukkan peradaban dan identitas sebuah kota maju. Karena itu, kota-kota di sejumlah negara termasuk Indonesia, gencar melakukan revitalisasi trotoar untuk menghadirkan fasilitas publik yang layak bagi warganya.

Direktur Bisnis dan Pemasaran SIG Aulia Mulki Oemar mengatakan bahwa, menjadi bagian dari pembangunan Trotoar untuk Kota Berkelanjutan merupakan sebuah kebanggaan bagi SIG. “Semangat kami untuk mewujudkan #MasaDepanYangKitaMau sebagai bagian dari strategi keberlanjutan Perseroan, mendorong SIG untuk mengambil bagian dalam membangun kondisi kehidupan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang, serta mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs 2030),”tutur Aulia pada kegiatan peluncuran buku “Trotoar Untuk Kota Berkelanjutan” yang merupakan dokumentasi revitalisasi trotoar di DKI Jakarta pada Senin, 3 Oktober 2022, 

Menurutnya, sebagai penyedia solusi bahan bangunan terdepan di Indonesia, SIG terus berinovasi menciptakan produk dan solusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang dengan memperhatikan aspek keberlanjutan. 

“Kami menawarkan produk dan solusi yang mencakup penyediaan bahan bangunan semen dan produk turunan, jasa konstruksi, hingga pengelolaan sampah dan limbah perkotaan secara berkelanjutan. Poses penciptaan nilai tidak hanya didorong oleh profit semata, tetapi juga keinginan untuk berkontribusi meningkatkan kondisi kehidupan yang lebih baik melalui produk yang aman bagi lingkungan secara etis dan inklusif,”ungkap Aulia Mulki Oemar.

Lebih lanjut, Aulia Mulki Oemar menambahkan, SIG turut berpartisipasi dalam kegiatan penataan trotoar di Jakarta dari 2016 hingga saat ini. Pada seluruh kegiatan revitalisasi tersebut, SIG mengaplikasikan produk beton yang ramah lingkungan seperti ThruCrete (beton berpori), LocooCrete (beton rendah emisi karbon), dan DekoCrete (beton dekoratif) dengan menggunakan semen ramah lingkungan pada revitalisasi trotoar dan area perkerasan lainnya.

Beberapa kegiatan revitalisasi trotoar yang dilaksanakan, antara lain di kawasan Gelora Bung Karno Senayan, kawasan Kebayoran Baru (Blok M, Barito, dan Melawai), kawasan Jalur MRT (Bundaran Patung Pemuda sampai Stasiun Fatmawati), kawasan Lapangan Banteng, Masjid Istiqlal, Pasar Baru, Tugu Tani, Wahid Hasyim, Simpang Sarinah sampai Tanah Abang, beberapa lokasi RTH, Tebet Eco Park, Lebak Bulus, Senayan, Panglima Polim, dan Kramat Jati.

“Trotoar yang ramah dan aman bagi lingkungan merupakan sebuah bagian penting dari terwujudnya kota yang berkelanjutan, city for all. Cita-cita itu dapat terwujud dengan kolaborasi dari para pemangku kepentingan untuk berkontribusi memberikan wawasan dan perubahan gaya hidup, penggunaan teknologi untuk menciptakan solusi inovatif, memiliki kebijakan dan peta jalan (road map), serta memberikan edukasi dan ruang bagi masyarakat untuk terlibat,” kata Aulia Mulki Oemar.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Hari Nugroho mengapresiasi acara yang diselenggarakan oleh SIG. Ini menunjukkan semangat untuk membangun Kota Jakarta akan terus berlanjut. Menurutnya, pihak Pemprov DKI Jakarta memiliki perencanaan untuk merevitalisasi trotoar secara berkelanjutan.

“Ke depan, Jakarta akan menjadi kota global, kota jasa dan kota modern. Ciri kota modern bisa dilihat dari pejalan kaki. Karena itu, kita harus memanjakan pejalan kaki dengan menyediakan trotoar yang aman dan nyaman,” kata Hari Nugroho.

Hari Nugroho mengungkapkan, setelah dilakukan revitalisasi ada peningkatan mobilitas di trotoar sebesar 60℅. Sementara perpindahan dari kendaraan pribadi ke transportasi umum meningkat sebesar 30℅. “Hingga akhir 2022, Dinas Bina Marga Jakarta menargetkan revitalisasi trotoar sepanjang 22,740 km. Tugas kami masih jauh, sehingga butuh dukungan dan partisipasi dari banyak pihak”, kata Hari Nugroho.

Penulis buku ”Trotar untuk Kota Berkelanjutan”, Nirwono Joga menjelaskan, latar belakang penyusunan sebuah buku tentang trotoar adalah untuk mengapresiasi Pemprov DKI Jakarta atas upaya merevitalisasi trotoar selama lima tahun terakhir. ”Menjelang ASEAN Games, revitalisasi trotoar dilakukan secara besar-besaran. Pasca 2018, justru meningkat pesat, karena itu, kami mengapresiasi upaya Pemprov DKI Jakarta dalam upaya revitalisasi trotoar,” ujar Nirwono Joga.

Keberadaan trotoar, lanjut Nirwono Joga, telah mengubah gaya hidup masyarakat. Khususnya anak muda yang saat ini banyak menggunakan transportasi publik, terlihat dari penggunaan MRT yang meningkat. ”Tren atau tujuan pembangunan kota di dunia saat ini mengarah kepada trotoar. Sehingga pembangunan trotoar di Jakarta harus dilanjutkan,”ujar Nirwono Joga. (yad)

SIG Wujudkan Impian Pejalan Kaki Memiliki Trotoar yang Ramah dan Aman  Selengkapnya

Ultras Gresik Doa Bersama, Semoga Tragedi Kanjuruhan Tidak Terulang Lagi 

GRESIK,1minute.id – Ratusan Ultras Gresik, suporter Gresik United menggelar doa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan Malang di Stadion Gelora Joko Samudro pada Senin malam, 3 Oktober 2022.

Untuk doa bersama ini, mereka tidak memakai jersey warna kuning yang biasa digunakan saat mendukung kesebelasan kebanggaan arek-arek Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yakni Gresik United. Akan tetapi, ratusan Ultras Gresik itu memakai kostum hitam sebagai simbol bergabung meninggal ratusan suporter Arema FC, Aremania dalam tragedi Kanjuruhan Malang pada Sabtu, 1 Oktober 2022.

USUT TUNTAS
Sejumlah spanduk yang dipasang oleh suporter Ultras Gresik dalam doa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan Malang di Stadion Gelora Joko Samudro pada Senin malam, 3 Oktober 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
« dari 6 »

Tampak hadir ditengah ratusan suporter Ultras Gresik itu, diantaranya Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis. Suasana Stadion G-JOS seakan ikut merasakan kesedihan yang dialami para korban meninggal. Beberapa diantaranya pun menangis. Mereka berharap tragedi memilukan itu tidak lagi terjadi di bumi Indonesia. Begini suasana doa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan Malang di Stadion Gelora Joko Samudro pada Senin malam, 3 Oktober 2022 ( Foto-foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Ultras Gresik Doa Bersama, Semoga Tragedi Kanjuruhan Tidak Terulang Lagi  Selengkapnya

Operasi Zebra Semeru 2022 di Gresik Dimulai, Tujuh Sasaran Penindakan, Kedepankan Tilang Elektronik

GRESIK,1minute.id – Operasi Zebra Semeru 2022 digelar mulai Senin, 3 Oktober 2022. Dalam operasi ini, ada tujuh jenis pelanggaran yang bakal dilakukan penindakan untuk menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Gresik. Penindakan tilang secara elektronik. 

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menyebutkan Operasi  Zebra Semeru 2022 yang diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia ini mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Guna Mewujudkan Kamseltibcarlantas yang Presisi.”. 

Mekanisme Operasi Zebra Semeru 2022 dilakukan tanpa adanya tilang manual, melainkan akan mengandalkan Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) yang telah terpasang di sejumlah wilayah di Kabupaten Gresik. 

“Operasi Zebra tahun ini dilarang melaksanakan penilangan secara manual, seluruh penilangan dilaksanakan dengan sistem e-TLE statis maupun mobile dan dengan teguran simpatik,”kata Kapolres AKBP Azis pada Senin, 3 Oktober 2022.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Agung Fitransyah menambahkan pihaknya mengedepankan pengawasan melalui kamera e-TLE dalam penindakan selama Operasi Zebra Semeru 2022. Tilang secara manual hanya akan dilakukan di lokasi yang belum terdapat e-TLE. 

“Tilang manual mungkin pada tempat-tempat tertentu itu harus tetap dilaksanakan. Tapi pelaksanaan penindakan itu khususnya kita mengedepankan tilang elektronik, tapi tentunya tilang manual istilahnya (ada) pada tempat-tempat tertentu saja,”AKP Agung.

Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2022 digelar di halaman Mapolres Gresik. Operasi Zebra 2022 digelar selama 2 pekan, mulai 3 – 16 Oktober 2022. Ini tujuh pelanggaran sasaran Operasi Zebra Semeru 2022: (1) Pengendara menggunakan ponsel saat  berkendara (2) Berkendara melawan arus (3) Pengemudi atau pengendalian dibawah  umur (4) Sepeda motor berboncengan lebih dari  satu orang (5) Sepeda motor tidak menggunakan helm SNI dan mobil tidak  menggunakan safety belt (6) Melebihi batas kecepatan dan (7) Pengemudi dalam pengaruh Alkohol (yad)

Operasi Zebra Semeru 2022 di Gresik Dimulai, Tujuh Sasaran Penindakan, Kedepankan Tilang Elektronik Selengkapnya

Wabup Gresik Takziyah ke Rumah Hidayatus Tsaniah, Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan

GRESIK,1minute.id – Suasana duka masih menyelimuti keluarga Sukardi di Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik pada Senin, 3 Oktober 2022. Sukardi harus kehilangan anak gadisnya, Hidayatus Tsaniah, 24 tahun. Ia satu dari ratusan korban meninggal dalam tragedi Kanjuruhan, Malang pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan takziyah kerumah keluarga Sukardi pada Senin, 3 Oktober 2022. Bu Min-sapaan karib-Wakil Bupati Aminatun Habibah mengatakan, atas nama pribadi sekaligus mewakili Pemkab Gresik mengucapkan turut berbelasungkawa atas meninggalnya saudari Hidayatus Tsaniah.

“Kami sangat kaget ketika mendengar kabar ada ratusan korban jiwa dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Lebih mengagetkan lagi ternyata ada satu korban jiwa dari Gresik,”ujar Bu Min. 

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu  berharap pihak keluarga ikhlas dan tabah dalam menghadapi peristiwa duka yang telah menimpa almarhumah. Dia menyebut peristiwa ini menjadi perhatian publik karena menelan ratusan korban jiwa dan luka-luka.

“Kami mendoakan semoga amal ibadah almarhumah Hidayatus Tsniah diterima di sisi Allah SWT. Dan pihak keluarga sabar dan tabah dalam menghadapi peristiwa duka ini,”ungkap Bu Min dengan nada lirih.

Sementara itu, ayah almarhumah Hidayatus Tsaniah, Sukardi mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Gresik. “Terima kasih, bu,”katanya. Ia mengaku mengenal Wabup Aminatun Habibah sejak lama.”Bu Min merupakan teman lamanya di dunia pendidikan saat menjabat sebagai Kepala Sekolah,”katanya. 

Sukardi lalu bercerita tidak memiliki firasat apa pun sebelumnya. Ia hanya mengaku tidak bisa tidur hingga dini hari. Biasanya tidur maksimal pukul 22.00 WIB. Tapi, malam itu mata Sukardi seakan tidak bisa merem hingga Minggu, 2 Oktober 2022 pukul 01.00 WIB. 

“Entah kenapa malam itu saya tidak bisa tidur. Sekitar jam 01.00 WIB saya ditelepon oleh teman anak saya yang mengabarkan kalau anak saya meninggal dunia saat menonton pertadingan Arema,”kata Sukardi. Kala itu, lanjut Sukardi, dirinya hendak berangkat ke Malang untuk menjemput jenazah anaknya. Akan tetapi oleh beberapa kerabat, dirinya dicegah agar tidak berangkat dengan alasan keamanan seperti adanya sweping plat L dan W. “Setelah kami tunggu, jenazah anak saya akhirnya datang diantar mobil ambulan sekitar pukul 08.00 WIB Minggu pagi hari,”katanya. 

Untuk diketahui Data Polri, korban tragedi Kanjuruhan mencapai 450 orang, 125 diantaranya meninggal. Korban meninggal diantaranya Hidayatus Tsaniah, 24, warga Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah. Jenazah alumni Unisma Malang dan Pondok Pesantren Mamba’ul Ihsan Ujungpangkah telah dimakamhan di TPU Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah pada Minggu, 2 Oktober 2022. 

Sedangkan,  korban luka-luka asal Gresik diantaranya Muhammad Refo Setiawan,19, warga Desa Pongangan, Kecamatan Manyar. Refo  menjalani perawatan di RSI Unisma karena mengalami patah kaki. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sempat membesuk Refo dan pemkab Gresik menjamin biaya perawatan pada Senin, 3 Oktober 2022. (yad)

Wabup Gresik Takziyah ke Rumah Hidayatus Tsaniah, Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Selengkapnya

Bupati Gresik Besuk Korban Tragedi Kanjuruhan asal Gresik, Pemkab Jamin Biaya Perawatan 

GRESIK,1minute.id – Sejumlah warga Gresik dikabarkan ikut menjadi korban tragedi Kanjuruhan, Malang pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022. Kabar itu membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani turun tangan. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini mendatangi sejumlah rumah sakit di Malang pada Senin, 3 Oktober 2022.

Kedatangan Bupati Fandi Akhmad Yani ke rumah sakit untuk memastikan kondisi korban dalam tragedi kericuhan itu. Korban luka yang dibezuk Bupati Fandi Akhmad Yani diantaranya Muhammad Refo Setiawan, 19, warga Desa Pongangan, Kecamatan Manyar. Refo menjalani perawatan di RSI Universitas Islam Malang (Unisma) karena patah kaki.

“Kami melihat langsung kondisi Refo salah satu korban di Stadion Kanjuruhan Malang. Kami cek langsung kondisinya membaik. RSI Unisma berkoordinasi terus dengan Dinkes Kabupaten Gresik,”kata Gus Yani-Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Gresik Johar Gunawan pada Senin, 3 Oktober 2022. Gus Yani dida

“Kami beri motivasi agar tumbuh kepercayaan, tidak traumatik. Melihat kondisi kakinya patah tulang di kaki kiri,”imbuh Gus Yani yang juga Presiden Gresik United itu. Ia menegaskan, pengobatan terhadap Refo akan ditanggung oleh pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik dari menjalani perawatan di RSI Malang. Gus Yani juga memastikan hingga nanti saat kembali pulang di Gresik, Refo bisa melakukan kontrol rutin di RSUD Ibnu Sina.

Pada kesempatan itu, Gus Yani juga sempat menghubungi pihak perusahaan tempat kerja Refo untuk meminta izin tidak masuk kerja karena sedang menjalani perawatan di RSI Unisma. 

Bagaimana reaksi Refo dibezuk oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani? Refo mengaku sangat gembira dan terimakasih perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terhadap dirinya dan teman-temannya lainnya. 

” Saya terharu dan bangga dijenguk bupati, rela dari Gresik langsung kesini,”ujarnya. Refo yang kondisi kesehatan semakin membaik itu. Ia pun mengucapkan rasa syukurnya berulang kali. “Terima kasih pak bupati, karena pemerintah menanggung semua biaya,”katanya. 

Refo menceritakan, ia bersama sejumlah temannya berangkat dari Gresik tujuan Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu, 1 Oktober 2022 sekitar pukul 15.00 WIB. Rombongan naik satu mobil. Tiba di Stadion Kanjuruhan, tempat laga putaran kesebelas BRI Liga 1 antara Arema FC menjamu Persebaya Surabaya memasuki babak kedua. 

Suasana Stadion malam itu riuh. Tribun penuh Aremania, suporter Arema. Suasana juga kondusif. Usai pertandingan berakhir 2 : 3, Aremania mulai ada yang masuk lapangan. Dalam hitungan detik, suasana berubah kacau. Refo berusaha keluar stadion. Di dekat pintu keluar, Refo melihat ada anak balita terjebak kerumunan. “Saat itulah Saya terjatuh dari tangga pintu keluar dan tertimpa suporter lainnya dengan posisi kaki di atas, kepala di bawah selama kurang lebih 10 menit. Tubuh terinjak-injak suporter lainnya. Alhamdulillah saya selamat meski mengalami patah kaki,”katanya. 

Untuk diketahui Data Polri, korban tragedi Kanjuruhan mencapai 450 orang, 125 diantaranya meninggal. Korban meninggal diantaranya Hidayatus Tsaniah, 24, warga Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah. Jenazah alumni Unisma Malang dan Pondok Pesantren Mamba’ul Ihsan Ujungpangkah telah dimakamhan di TPU Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah pada Minggu, 2 Oktober 2022. (yad)

Bupati Gresik Besuk Korban Tragedi Kanjuruhan asal Gresik, Pemkab Jamin Biaya Perawatan  Selengkapnya

Duka Tragedi Kanjuruhan, Petrokimia Gresik dan 4 Besar PGFC 2022 Tidak Lanjutkan Pertandingan, Olimpisme Nomor Satu

GRESIK,1minute.id – Sepak Bola Indonesia berduka. Tragedi Kanjuruhan, Malang menewaskan ratusan suporter usai laga BRI Liga 1 dalam derby Jawa Timur, Arema F.C versus Persebaya Surabaya pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022. 

Sebagai bentuk belasungkawa atas tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, Petrokimia Gresik bersama empat besar peserta Petrokimia Gresik Futsal Championship (PGFC) 2022 sepakat untuk tidak melanjutkan pertandingan. Seluruh pemain maupun suporter yang telah hadir di SOR Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur mengheningkan cipta dan mengenakan pita hitam di lengan kiri sebagai bentuk duka cita.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang sepakat tidak melanjutkan pertandingan. Menurutnya, ini merupakan implementasi dari semangat olimpisme yang berhasil ditanam pada setiap pemain dan suporter.

“Keberhasilan PGFC tidak sebatas mencetak atlet-atlet berprestasi. Tapi juga membangun semangat olimpisme, yaitu bersikap sportif, saling menghargai, saling menghormati, menciptakan kegiatan-kegiatan yang dapat membangun perdamaian dunia. Sepak bola dan futsal harus menjadi pemersatu,”ujar Dwi Satriyo.

Ia menambahkan jika Petrokimia Gresik, bersama dengan seluruh peserta dan suporter PGFC 2022 turut berbelasungkawa dan menyampaikan duka yang mendalam atas korban dari insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang. Ia berharap insiden ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk bisa lebih baik lagi.

Senada, Ketua Umum PSSI Gresik Rofiq mengapresiasi atas empati yang diberikan Petrokimia Gresik beserta para pemain PGFC, yang kemudian melahirkan juara bersama.

“Pelaksanaan event ini sukses. Poin pentingnya adalah empati atas tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang. Saya berharap, kejadian di Kanjuruhan itu benar-benar yang terakhir. Satu nyawa tidak bisa ditukar dengan cabang olahraga apapun,“ujarnya.

Sedangkan, Wakil Ketua Umum (Waketum) 4 Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Gresik Mindo Siahaan yang turut hadir dalam closing PGFC 2022 menilai kesepakatan ini tepat. Apalagi kejadiannya berada di Jawa Timur.

“Semua pasti ada hikmahnya. Tapi ini tidak boleh mengendorkan semangat sepak bola dan futsal di Indonesia, khususnya di Jawa Timur dan Gresik,”ujarnya.

Petrokimia Gresik sendiri telah empat kali menggelar PGFC sejak 2014 hingga 2017, dan tahun ini di momen golden anniversary Petrokimia Gresik, PGFC ke-5 kembali dihadirkan untuk memperbanyak sarana bagi talenta futsal dalam meraih prestasi.

Sedangkan, Kapten Tim Futsal SMA Negeri 1 Gresik Muhammad Iqbal mengaku pihaknya sepakat menerapkan kemenangan bersama. Sebagai kompensasi, SMA Negeri 1 Gresik dan SMA Antartika Sidoarjo yang lolos ke babak final, keduanya ditetapkan sebagai Juara I. Sedangkan SMA Negeri 3 Sidoarjo dan SMA Negeri 1 Manyar keduanya juga diputuskan menjadi Juara 3.

“Menang bukan segala-galanya, tidak ada pertandingan sepak bola ataupun futsal yang sebanding dengan nyawa. Untuk itu, seluruh Tim sepakat untuk menang bersama,”ujarnya.

Adapun masing-masing Juara I mendapat hadiah uang pembinaan sebesar Rp10 juta, sedangkan setiap Juara III memperoleh hadiah Rp 5 juta. Sedangkan suporter Terbaik I hingga III juga mendapatkan apresiasi masing-masing Rp6 juta, Rp5 juta dan Rp3 juta. Adapun total hadiah untuk 12 kategori mencapai Rp 54,5 juta. (yad)

Duka Tragedi Kanjuruhan, Petrokimia Gresik dan 4 Besar PGFC 2022 Tidak Lanjutkan Pertandingan, Olimpisme Nomor Satu Selengkapnya

Satu Korban Tragedi Kanjuruhan asal Gresik, Korban Hidayatus Tsaniah 

GRESIK,1minute.id – Suasana duka masih menyelimuti keluarga Hidayatus Tsaniah, 24, di Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik pada Minggu, 2 Oktober 2022. Ratusan warga terus mengalir ke rumah bercat warna hijau itu. Warga mendatangi rumah itu untuk bertakziyah. 

Tidak hanya warga, teman almarhumah di Pondok Pesantren Mamba’ul Ihsan juga berdatangan untuk memberikan doa kepada Hidayatus Tsaniah. Ucapan duka juga disebarkan melalui WhatsApp berbunyi  Inalillahi wa Inalillahi rojiun. Keluarga Besar YPP Mamba’ul Ihsan Banyuurip, Ujungpangkah turut berduka cita dan belasungkawa atas wafatnya Hidayatus Tsaniah, alumni Ponpes Mamba’ul Ihsan.

Hidayatus Tsaniah, satu dari ratusan korban meninggal dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu malam, 1 Oktober 2022. Hidayatus Tsaniah yang telah menyelesaikan program studi pendidikan guru di Universitas Islam Malang (Unisma) itu menonton derby Jawa Timur antara Arema F.C menjamu Persebaya Surabaya di BRI Liga 1 2022/2023. Ia bersama teman.

UCAPAN DUKA CITA: Keluarga Besar YPP Mamba’ul Ihsan mengucapkan duka cita meninggalnya Hidayatus Tsaniah dalam jejaring WhatsApp (Foto : istimewa)

Perangkat Desa Banyuurip Mohammad Khizam membenarkan ada salah satu warganya meninggal karena tragedi kerusuhan di Kanjuruhan, Malang. “Oh nggeh, jenazah sampai Gresik di rumah duka jam 07.30 WIB,”ujarnya kepada wartawan pada Minggu, 2 Oktober 2022. Jenazah Hidayatus Tsaniah dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, karena permintaan keluarga. 

“Kami sediakan mobil ambulans,  bakda dzuhur nanti akan dimakamkan di Pangkahkulon,” ujarnya. Khizam menerangkan, pemerintah desa mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Hidayatus. Dia merupakan anak dari tokoh masyarakat desa setempat.

“Kami mengucapkan berbelasungkawa, semoga Allah SWT, mengampuni khilaf dan dosa saudara kita, Almarhumah yang telah berpulang,”imbuhnya.

Seperti diketahui, pertandigan BRI Liga 1 2022/2023 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya yang berakhir 2-3 itu  berakhir ricuh seusai laga. Ribuan suporter Arema FC turun ke lapangan meluapkan emosi karena timnya kalah. “PSSI menyesalkan tindakan suporter Aremania di Stadion Kanjuruhan. Kami berduka cita dan meminta maaf kepada keluarga korban serta semua pihak atas insiden tersebut. Untuk itu PSSI langsung membentuk tim investigasi dan segera berangkat ke Malang,”kata Iriawan dilansir dari laman PSSI. (yad)

Satu Korban Tragedi Kanjuruhan asal Gresik, Korban Hidayatus Tsaniah  Selengkapnya

Sepak Bola Indonesia Berduka, LIB Putuskan Hentikan Liga 1 Sepekan

GRESIK,1minute.id  – Sepak bola Indonesia berduka. Laga pekan kesebelas antara Arema F.C versus Persebaya Surabaya berakhir ricuh. Dikabarkan banyak korban jiwa dan luka dalam kerusuhan berawal yang diduga atas ketidakpuasan suporter, Arema F.C ditekuk  Persebaya dengan skor 2 : 3 di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu, 1 Oktober 2022.

Tiga gol Persebaya Surabaya diciptakan oleh Juninho pada menit kedelapan; Leo Lelis (33′) dan Sho Yamamoto (51′). Sedangkan, gol  Arema FC dilesakkan oleh Camara menit ke-42 den 45+2.

Kekalahan itu membuat suporter yang diduga pendukung Aremania “menyerbu” masuk lapangan. Tidak diketahui secara pasti siapa kali pertama oknum suporter yang memasuki lapangan hijau hingga memicu suporter lainnya turun gunung dari tribun menuju lapangan. Kericuhan terjadi di lapangan. Aparat menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. 

Situasi kericuhan belum meredam. Bahkan, situasi semakin tidak terkendali. Suporter semburat berusaha menyelamatkan diri. Mereka berebut keluar stadion lebih dulu. Akibatnya, saling dorong, saling injak antarpenonton.  Korban berjatuhan. Belum ada data resmi dari pihak terkait tentang jumlah korban meninggal maupun luka-luka dalam tragedi bertepatan Hari Kesaktian Pancasila itu. Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober.

Aji Santoso, pelatih Persebaya Surabaya menyampaikan duka mendalam tragedi Kanjuruan itu. “Saya atasnama Coach Persebaya Surabaya mengucapkan duka cita sedalam-dalamnya atas meninggal sejumlah suporter di Stadion Kanjuruan,”kata Aji Santoso mengutip dari Elshinta News pada Minggu pagi, 2 Oktober 2022.

Aji Santoso berharap tragedi memilukan ini, tidak terulang lagi ke depannya. “Karena harga nyawa lebih murah dari sepakbola,”imbuhnya. Sementara itu, PT Liga Indonesia Baru, operator Liga 1 memutuskan untuk menghentikan sementara kompetisi selama sepekan. “Kami prihatin dan sangat menyesalkan peristiwa tersebut,”kata Akhmad Hadian Lukita, 2 Oktober 2022.

“Kami ikut berdukacita dan semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,”imbuh Hadian. Keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB) menunda sepekan Liga 1 itu telah mendapat rekomendasi dari petinggi PSSI. “Keputusan tersebut kami umumkan setelah kami mendapatkan arahan dari Ketua Umum PSSI. Ini kami lakukan untuk menghormati semuanya dan sambil menunggu proses investigasi dari PSSI,”ujar Hadian. (yad)

Sepak Bola Indonesia Berduka, LIB Putuskan Hentikan Liga 1 Sepekan Selengkapnya

Tim Ekspedisi Maritim TNI AL Mendarat di Benteng Lodewijk Mengare 

GRESIK,1minute.id – Benteng Lodewijk di perairan Mengare menjadi jujugan pertama Ekspedisi Maritim TNI Angkatan Laut. Tim beranggotakan 20-an tiba di situs sejarah berada kepulauan Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 1 Oktober 2022.

Tim ekspedisi didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Ketua Harian Saka Bahari Kwarcab Gresik Ach. Sulthon M., dan Forkopimcam Bungah. Benteng Lodewijk, sudah tidak bentuk. Bangunan telah runtuh. Kini, tersisa puing-puing. 

Menurut Sekda Washil, dulunya benteng tersebut diketahui tidak hanya sebagai tempat perlindungan, tapi juga sebagai jalur perdagangan rempah. Meskipun sekarang secara bentuk dan aset sudah banyak yang hilang, kedepannya akan diberdayakan kembali menjadi objek wisata edukasi.

“Jadi posisi sekarang masih belum optimal masalah akses, kedepannya nanti pemerintah akan membantu mengoptimalkan terkait dengan konsep penanaman mangrove dan wisata edukasi, yang nantinya lewat Pramuka,” kata mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Gresik itu.

“Harapannya nanti dengan pihak provinsi dan nasional akan berfokus pada pemeliharaan aset penting dan mencari solusi atas abrasi yang sering terjadi.”tambahnya.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono mengatakan ekspedisi Maritim ini melibatkan 20 anggota serta tim Media Tempo Group. Ekspedisi ini bertujuan untuk mendokumentasikan sejarah dan potensi di situs sejarah yang berkaitan dengan kemaritiman. 

Tim  ekspedisi akan menyambangi situs bersejarah di beberapa kota. Yakni, Cirebon, Tegal, Semarang, Juwana, Rembang, Gresik, Surabaya, Pacitan, Jogjakarta, Cilacap, Pangandaran dan Banten. Ekspedisi dimulai 1 sampai dengann17 Oktober 2022.

Ketua Harian Saka Bahari Gresik Sulthon M. mengungkapkan, Benteng Lodewijk juga memiliki bermacam keunikan tersendiri. Untuk itu ia juga menginginkan langkah pemeliharaan kedepannya. “Benteng ini unik karena memiliki tumbuhan bambu, dimana bambu tidak bisa hidup tanpa ada air tawar, nah ini menjadi unik karena tenyata pulau kecil yang dikelilingi laut memiliki sumber mata air tawar,”kata Sulthon.

“Kalau dilihat, sebenarnya situs ini sudah benar-benar habis, maka apakah ini akan kita biarkan saja untuk menjadi cerita atau kita perbaiki, nah ini yang biasanya kita angkat dan suarakan ke kabupaten,”imbuhnya. (yad)

Tim Ekspedisi Maritim TNI AL Mendarat di Benteng Lodewijk Mengare  Selengkapnya

ForKot Dorong Perusahaan Gresik Ramah Lingkungan, Masyarakat Tidak Bakar Sampah

GRESIK,1minute.id – Lembaga swadaya masyarakat, Forum Kota (Forkot) Gresik menggelar dialog mengkaji terkait perubahan iklim di Balai Nelayan Pasusukan, Jalan RE Martadinata, Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik.

Dialog bertajuk ‘Mari Berkontribusi Menanggulangi Perubahan Iklim’ itu mengundang dua tokoh sebagai narasumber, yakni Anggota DPRD Gresik Musa dan Dosen Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Prof. Purwo Sudirjo. 

Dalam paparannya, Purwo Sudirjo mengatakan, perubahan iklim terjadi karena dampak gas emisi gas sisa pembakaran serta efek rumah kaca yang berlebihan. Sehingga tanpa disadari akan menyebabkan kerusakan lapisan ozon dan pemanasan global, dimana suhu bumi akan naik signifikan. “Pemanasan global disebabkan karena pemakaian gas, naik ke atas lalu bertemu dengan lapisan ozon, akibatnya ozon rusak dan berlubang,”ujarnya. 

Purwo menerangkan, risiko pemanasan global akibat perubahan iklim juga akan dirasakan oleh berbagai sektor termasuk pertanian. Karena itu, dibutuhkan kepedulian bersama terhadap lingkungan serta pengelolaan limbah hingga membangun koridor hijau. “Karena kerugian perubahan iklim juga akan dirasakan oleh para petani akibat cuaca tidak menentu, karena itu dibutuhkan kepedulian generasi muda terhadap lingkungan, sehingga bisa mengurangi kondisi buruk yang ada saat ini,” terang dia.

Selain itu, pola pengelolaan limbah rumah tangga juga sangat penting. Mengingat, meningkatnya aktivitas kehidupan manusia sehari-hari juga pasti berpengaruh terhadap produksi limbah rumah tangga, seperti limbah popok dan plastik.

“Karena banyaknya sampah plastik di sekeliling kita juga menjadi problem tersendiri dan harus ada penanganan. Sebab jika ditimbun akan berdampak terhadap pencemaran sumber-sumber air. Maka dari itu, air yang bening belum tentu layak dikonsumsi,”katanya. 

Peserta dialog lesehan ini perwakilan dari Persatuan Anak Lumpur (PAL), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Gresik, Ikatan Pelajar Putra – Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU), dan Gerakan Pemuda Nusantara (Genpatra), Pemuda Pancasila (PP).

Kemudian Masyarakat Gresik Peduli Kemanusiaan (MGPK), Lembaga Avicenna for Good Goverment and Public Policy, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Gresik, serta sejumlah nelayan Kelurahan Lumpur.

Sementara itu, anggota DPRD Gresik Musa setali tiga uang dengan Prof.Purwo Sudirjo. Musa mengatakan risiko perubahan iklim harus diantisipasi oleh semua pihak, karena sangat berbahaya dan berdampak terhadap lingkungan maupun berbagai sektor khususnya pertanian. Apalagi, Kabupaten Gresik merupakan wilayah dengan basis industri. 

“Bila perlu perusahaan harus dipaksa melalui kampanye lingkungan, karena saya melihat pemerintah daerah melalui dinas lingkungan hidup (DLH) juga kinerja yang dilakukan masih bersifat rutinitas, sehingga penanggulangan terhadap perubahan iklim ini sangat kecil,” bebernya.

Politisi asal Nasdem itu menuturkan, faktor penyebab perubahan iklim yang paling utama adalah penggunaan energi. Perusahaan-perusahaan berbasis energi menjadi penyumbang terbesar perubahan iklim. Selain itu, bahan kimia yang digunakan oleh industri juga sangat berpengaruh. “Selain itu juga karena pembakaran sampah. Hasil riset kebanyakan dari kita adalah membakar 20 persen sampah yang tiap hari diproduksi dibakar,”ucapnya. (yad)

ForKot Dorong Perusahaan Gresik Ramah Lingkungan, Masyarakat Tidak Bakar Sampah Selengkapnya