Donny Arsal : Kondisi Pasar Semen  Hiperkompetisi, Operational Excellence menjadi Keharusan

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) (Pelindo) melakukan penandatanganan perjanjian induk kerja sama dalam rangka memperkuat sinergi BUMN. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama SIG Donny Arsal dan Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono di Aula Serba Guna Museum Maritim Indonesia, Jakarta pada Rabu, 7 September 2022.

Direktur Utama SIG Donny Arsal mengatakan, kerja sama antara SIG dan Pelindo merupakan upaya penguatan sinergi BUMN untuk  memberikan nilai tambah bagi  kedua  perusahaan. 

“Dalam kondisi pasar semen yang hiperkompetisi, operational excellence menjadi keharusan. Pelindo adalah mitra strategis bagi SIG untuk mencapai operasional supply chain yang efisien dan eksekusi yang cepat dari kekuatan infrastruktur dan sarana penunjang yang ada,”tutur Donny Arsal.

Sebelumnya SIG telah menjalin kerja sama dengan Pelindo 1, 2, 3 dan 4, dalam bidang sewa lahan dan jasa ke pelabuhan untuk mendukung jaringan fasilitas operasi SIG yang meliputi 31 packing plant, 2 grinding plant yang didukung dengan dermaga (jetty), serta 3 pelabuhan utama untuk distribusi dan sarana inbound penunjang produksi.

Sementara itu, Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono mengatakan, kerja sama antara SIG dan Pelindo merupakan upaya meningkatkan komunikasi,koordinasi dan sinergi pengembangan usaha. “Kami berharap, SIG dan Pelindo bisa mengembangkan potensi-potensi kolaborasi   dengan komunikasi dan pengambilan keputusan yang lebih cepat sampai ke lapangan, sehingga bisa saling memenuhi kebutuhan dan memberi nilai tambah bagi kedua perusahaan,” kata Arif Suhartono. (yad)

Donny Arsal : Kondisi Pasar Semen  Hiperkompetisi, Operational Excellence menjadi Keharusan Selengkapnya

Bu Nyai Nusantara Sepakati Aktivitas Ponpes di Gresik Lebih Ramah Anak

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 73 Bu Nyai Nusantara berkumpul di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Karimi, Tebuwung , Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik pada Rabu, 7 September 2022.

Bu Nyai atau Ibu bagi para santri itu bersilaturahmi karena prihatin adanya  fonomena dugaan kekerasan kepada santri di lingkungan pondok pesantren belakangan ini. Salah satunya menimpa santri di sebuah pondok pesantren Jombang, Jawa Timur. 

Pertemuan Bu Nyai Nusantara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik juga Ketua Bu Nyai Nusantara Gresik Aminatun Habibah.

Aminatun Habibah mengharap pesantren di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dalam melakukan aktivitas harus ramah anak. “Ini penting dalam mewujudkan cita-cita Gresik sebagai kabupaten ramah anak,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah dalam sosialisasi Pesantren Ramah Anak pada Rabu, 7 September 2022.

Bu Min adalah anak almarhum KH Ahmad Muhammad Alhamad , pendiri Ponpes Qomaruddin, Sampurnab, di Kecamatan Bungah. Hadir dalam pertemuan Bu Nyai Nusantara kali pertama itu diantaranya 

Nur Khoiriyah, Ponpes Al-Maghfur Sekapuk, Aliyah Ghozali,  Ponpes Assalafi Al-Kholili Gresik, Suaibatul Islamiyah, Ponpes Al-Hidayah Driyorejo, dan Ashimatul Wardah, Ponpes Qomaruddin, Bungah.

Wabup Aminatun memastikan kegiatan ini akan berkelanjutan. Tujuannya untuk mereformasi cara pandang dalam mendidik anak-anak di dalam maupun di luar ponpes. “Intinya bagaimana cara kita menjadikan kabupaten ramah anak” ujar Bu Min.

Menurut Bu Min, setiap anak memiliki hak setara dalam diperlakukan sejak masih dalam kandungan. “Sejak dalam kandungan, anak-anak punya hak yang sama yaitu hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan, dan partisipasi,”kata Bu Min.

Bu Min mengajak kepada seluruh Bu Nyai agar dapat wujudkan lingkungan yang nyaman bagi para santri. Sifat otoriter menurutnya masih melekat pada beberapa pesantren dan harus diperbaiki. Ini tentunya akan mencoreng gelar Gresik sebagai Kota Santri. “Saya tahu sifat bu nyai beberapa masih ada yang otoriter, tidak semua tapi ada, maka dari itu harus dirubah” tegas Wabup Gresik itu. (yad)

Bu Nyai Nusantara Sepakati Aktivitas Ponpes di Gresik Lebih Ramah Anak Selengkapnya

25 Persen Jalan Kabupaten Rusak, Bupati Gresik: Alokasikan Anggaran Perbaikan Rp 300 Miliar/Tahun

GRESIK,1minute.id – Keluhan masyarakat terkait infrastruktur jalan rusak mendapatkan perhatian serius dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Data Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik ada 122 ruas jalan kabupaten dengan panjang 512,16 kilometer.

Dari total panjang jalan kabupaten itu sekitar 25 persen kategori rusak ringan, sedang dan berat. Sedangkan, jalan poros desa rusak lebih banyak yakni 36 persen. Untuk perbaikan dan peningkatan jalan kabupaten itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik telah mengalokasikan anggaran Rp 300 miliar pertahun. Hal itu terungkap di pertemuan Sinkronisasi Program dan Implementasi Pembangunan Jalan di Hotel Aston Inn, Gresik pada Rabu, 7 September 2022.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan Asosiasi Kepala Desa (AKD) dan camat itu. Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Asisten Suyono dan Kepala DPUTR Gresik Achmad Hadi. 

Fandi Akhmad Yani mengatakan, sinkronisasi program Pemkab Gresik dengan pemerintah desa (Pemdes) terkait kewenangan dan skema yang akan dijalankan. “Kita tahu bahwa antara pemerintah daerah dan pemerintah desa memiliki kewenangan masing-masing. Sehingga perlu adanya sinkronisasi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya. 

Dengan kerusakan jalan yang ada, imbuhnya, DPUTR Gresik telah melakukan simulasi kebutuhan anggaran yang ditaksir sekitar Rp 2 triliun. Dengan skema meliputi peningkatan kemantaban ruas jalan, peningkatan akses dengan memperhatikan sektor ekonomi, pariwisata dan industri serta peningkatan konektivitas antarwilayah.

Dari simulasi itu, imbuhnya, penanganan perbaikan jalan ini tidak serta merta tuntas dalam jangka waktu dekat. Namun, membutuhkan sistem perbaikan berkelanjutan.

“Melihat besarnya kebutuhan anggaran, tidak mungkin perbaikan ini tuntas dalam jangka waktu yang pendek dengan keterbatasan anggaran yang ada. Maka kita lihat skala prioritas dengan alokasi anggaran sebesar kurang lebih Rp 300 miliar pertahun,”kata Gus Yani.

Sementara itu, untuk perbaikan jalan poros desa, tambahnya, bisa menggunakan dana yang bersumber dari dana bantuan keuangan (BK) yang dioptimalkan untuk desa-desa.

Selain itu, Bupati berusia 37 tahun itu telah meminta DPUTR untuk melakukan pemetaan titik ruas jalan mana yang dilakuakan pengaspalan dan titik ruas jalan mana yang di beton. “Skema ini untuk peningkatan akses bagi wilayah yang bergerak di sektor industri, pariwisata atau kegiatan ekonomi lainnya,” katanya.

Ia juga mendorong DPUTR, AKD dan Camat untuk melakukan diskusi dan pemetaan untuk menentukan skala kebutuhan masyarakat. “Perbaikan ruas jalan yang tidak masuk dalam skala prioritas, saya minta untuk dilakukan pemetaan dan dimasukkan dalam skala kebutuhan masyarakat. Maka DPUTR, AKD dan camat segera lalukan pertemuan dan lakukan diskusi lanjutan,”pungkasnya. 

Gus Yani juga berharap kepada masyarakat untuk bersabar atas kondisi yang ada saat ini. Namun dirinya berkomitmen bahwa perbaikan jalan ini dapat segera terealisasi. (yad)

25 Persen Jalan Kabupaten Rusak, Bupati Gresik: Alokasikan Anggaran Perbaikan Rp 300 Miliar/Tahun Selengkapnya

Rayakan Harhubnas, KSOP Tanam 520 Pohon Mangrove di Pesisir Karangkiring Gresik

GRESIK,1minute.id – Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-52 mulai terasa di Gresik. Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Gresik bersama masyarakat maritim menggelar penanaman mangrove di ekowisata Mangrove di Desa Karangkiring, Kecamatan Kebomas pada Rabu, 7 September 2022.

Sebanyak 520 bibit mangrove yang ditanam di kawasan pesisir itu. Rencananya penanaman mangrove secara simbolis dilakukan oleh Kepala KSOP Gresik Roni Fahmi sekitar pukul 09.00 WIB. Namun, kondisi perairan di Pantai Karangkiring sedang pasang sehingga bibit tanaman mangrove diserahkan kepada nelayan setempat diatas perahu nelayan. 

Hampir sepekan terakhir air laut di perairan Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sedang pasang. “Ini sudah seminggu ini air pasang dan angin kencang,”kata seorang warga. Ketinggian air di pesisir Karangkiring setinggi leher orang dewasa. 

Kepala KSOP Gresik Roni Fahmi mengatakan, penanaman mangrove ini menjaga habitat,  ekosistem dan biota yang ada di pesisir pantai Gresik ini “Agar habitat bisa tumbuh dan berkembang,”kata Fahmi usai acara. Selain menjaga habitat, lanjutnya, penanaman pohon mangrove sebanyak 520 pohon untuk menjaga abrasi pantai. “Saat ini di pesisir Dari teluk Gresik sudah mulai berkurang hutan mangrove,”katanya. 

Ia berharap penanaman mangrove ini bisa membantu kelestarian lingkungan terutama yang ada di pesisir pantai. Sebab, ada beberapa daerah konservasi lingkungan yang harus terus dijaga . “Dipupuk Dan dipelihara karena pesisir laut adalah daerah yang rentan terjadinya abrasi. Menanam mangrove mencegah abrasi dan menjaga hidupnya biota-biota laut,”tegas mantan Kepala KSOP Papua ini.

SUSUR PANTAI : Nelayan Pesisir Karangkiring, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik menarik perahu bermuatan bibit pohon mangrove untuk ditanam memperingati Harhubnas ke-52 digagas KSOP Gresik pada Rabu, 7 September 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Fungsi mangrove untuk pelayaran, jelas Fahmi, adalah simbiosis mutualisme. Masyarakat bisa manfaatkan untuk mencari ikan. Sedangkan, bagi para pelaut adanya pohon mangrove itu bisa menjadi tanda kedangkalan air. “Teman-teman pelaut bisa membidik atau menentukan alur itu belum masuk alur pelayaran. Sehingga pelaut bisa mengetahui daratan atau mengetahui tingkat kedangkalan bisa diketahui,”tegas Fahmi. (yad)

Rayakan Harhubnas, KSOP Tanam 520 Pohon Mangrove di Pesisir Karangkiring Gresik Selengkapnya

Warga Gluranploso Heboh Penemuan Mayat Perempuan Nyaris Tanpa Busana

GRESIK,1minute.id – Sosok mayat di temukan di area persawahan di Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pada Rabu, 7 September 2022 sekitar pukul 09.00 WIB.

Jasad diduga perempuan itu nyaris membusuk. Perutnya sudah membesar membuat busana yang dipakai seakan tercabik-cabik. Nyaris tanpa busana. Bau menyengat mulai menusuk hidung. Belum diketahui secara pasti identitas korban.

Salah warga setempat mengungkapkan sejak jembatan Desa Kacangan, Kecamatan Benjeng putus pada akhirnya Desember 2021, banyak warga melintas jalan alternatif samping pasar Benjeng. Jalan itu ramai. Terutama pengendara motor. “Mayat ditemukan Selatan Pasar Benjeng. Sepertinya jasad perempuan,”ujar seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya itu.

Kabar penemuan mayat itu cepet menyebar kepada warga sekitar. Dalam hitungan menit warga betjubel untuk melihat jasad yang mulai membusuk itu. Jasad yang diduga berjenis kelamin tergeletak di semak-semak. 

Kapolsek Benjeng AKP Tulus dikonfirmasi membenarkan ada penemuan mayat itu. “Tapi, tadi kami bersama Reskrim Polres Gresik tiba di lokasi sudah banyak warga,”kata Tulus dikonfirmasi 1minute.id melalui selulernya pada Rabu, 7 September 2022.

Tulus mengaku belum bisa memastikan identitas mayat. “Kami sudah woro-woro ke sejumlah desa. Tapi belum ada warga yang mengaku kehilangan anggota keluarga,”kata mantan Kapolsek Balongpanggang itu. Untuk saat ini, imbuhnya, jenazah telah dibawa ke kamar mayat RSUD Ibnu Sina Gresik. (yad)

Warga Gluranploso Heboh Penemuan Mayat Perempuan Nyaris Tanpa Busana Selengkapnya

Cegah Stunting, Ning Nurul dan Arumi Ajak Bunda Olah Produk Perikanan untuk Peningkatan Gizi Keluarga

GRESIK,1minute.id – Ikan bandeng selain memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Salah satunya adalah omega-3 yang baik untuk mendukung fungsi otak hingga menjaga kesehatan jantung. Mengonsumsi asam lemak omega 3 secara rutin dan dalam jumlah yang tidak berlebihan selama masa kehamilan, akan dapat membantu perkembangan otak janin Ibu hamil. Selain itu, omega 3 ini juga baik untuk meningkatkan volume dan kualitas ASI. 

Ikan bandeng juga sangat lezat untuk disantap bila diolah dengan baik. Otak-otak bandeng, bandeng keropok , bandeng presto dan lain-lain. Namun, tidak semua orang bisa mengolah masakan berbahan utama bandeng itu. 

Tim Penggerak (TP) PKK Gresik bersinergi dengan Tim Pokja 3 TP PKK Jawa Timur menggelar sosialisasi ragam produk perikanan dalam rangka peningkatan gizi keluarga. Sosialisasi digelar di atrium Gressmall Gresik pada Selasa, 6 September 2022. Sosialisasi digagas oleh Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani dihadiri oleh Ketua TP PKK Jawa Timur Arumi Bachsin Emil Elestianto Dardak itu menghadirkan Chef Muhammad Chilmi dari Kota Pasuruan. 

Arumi Bachsin menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk membawa produk perikanan yang bergizi tinggi ke dapur keluarga di Jawa Timur dan menjadi makanan sehari hari serta disukai oleh seluruh anggota keluarga terutama ibu-ibu hamil dan anak-anak dengan berbagai macam ragam olahannya.

“Sebagai salah satu tanggung jawab kita semua untuk mengurangi Stunting di wilayah Jawa Timur dengan meningkatkan ragam olahan pangan perikanan untuk mendapatkan pangan bergizi beragam dan seimbang,”ujar istri Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak ini.

Untuk diketahui, Provinsi Jawa Timur menghasilkan produk perikanan dengan jumlah terbesar di Indonesia baik untuk konsumsi domestik dan ekspor. “Potensi ini harus kita manfaatkan sebaik mungkin sesuai dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam membangun ketahanan pangan, peningkatan gizi dan pengentasan stunting di wilayah Jawa Timur.

“Salah satu permasalahan kekurangan gizi yang saat ini menjadi perhatian pemerintah adalah stunting, yaitu kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya,” terangnya.

Pemerintah menargetkan prevalensi stunting menjadi 14 % pada 2024. Upaya menanggulangi permasalahan stunting melalui Program Suplementasi yaitu perubahan perilaku konsumsi masyarakat agar mengkonsumsi sumber makanan yang beragam, kaya akan kandungan gizi termasuk zat gizi mikro yang sehat, aman dan fortifikasi pangan.

“Stunting merupakan salah satu penyakit yang dapat dicegah, bahkan diputus mata rantainya dengan memperhatikan asupan nutrisi dalam makanan yang kita makan, salah satu nutrisi dan protein yang penting untuk tubuh yakni dengan mengkonsumsi ikan,”tandasnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani dalam sambutannya mengajak peserta sosialisasi yang semuanya kaum hawa menyatukan tekad dan niat kita untuk memajukan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan konsumsi ikan yang telah diakui manfaatnya bagi kesehatan serta kecerdasan oleh para ahli gizi.

“Untuk membangun sesuatu yang besar tentunya dimulai dari yang kecil terlebih dahulu, begitu juga halnya untuk meningkatkan konsumsi ikan pada masyarakat haruslah kita mulai dari peningkatan konsumsi ikan di Keluarga,”kata Ning Nurul Haromaini. 

Dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing serta berkarakter maka pembangunan pembinaan fisik dan mental haruslah dimulai dari keluarga, maka pemberian nutrisi dan gizi yang baik pada anak harus dimulai sejak dari usia dini terutama saat dalam kandungan sehingga usia balita dimana perkembangan fisik dan mental pada anak bisa berkembang dengan pesat.

“Asupan yang sehat dan bergizi serta bermanfaat untuk pertumbuhan fisik dan membentuk kecerdasan anak tak lupa adalah kehalalan makanan yang sangat berpengaruh terhadap mental dan perilaku atau akhlak anak,

Ikan salah satu sumber protein hewani merupakan jawaban yang tepat dalam penyediaan gizi yang sehat, halal dan baik terhadap keluarga. Dari dahulu hingga sekarang ahli-ahli gizi tidak bosan bosan mengingatkan kita untuk selalu mengkonsumsi ikan.

“Hasil penelitian menunjukkan bahwa protein yang dikandung ikan sangat berkualitas tinggi beberapa keunggulan daging ikan adalah kadar kolestrol daging ikan yang rendah, daging ikan mengandung asam lemak tidak jenuh atau Omega 3, penyerapan protein ikan lebih tinggi dibandingkan daging sapi daging ikan dan lain lain.

Ibu-ibu penggerak PKK berperan penting dalam memasyarakatkan nilai lebih dari konsumsi ikan melalui sosialisasi keutamaan nilai gizi yang terkandung dalam daging ikan dan difertifikasi produk olahan berbahan ikan kepadaaayarakat khususnya ibu ibu Posyandu maupun dasawisma,” tambahnya.(yad)

Cegah Stunting, Ning Nurul dan Arumi Ajak Bunda Olah Produk Perikanan untuk Peningkatan Gizi Keluarga Selengkapnya

Komisi III DPRD Gresik Minta Dishub Evaluasi Sistem Parkir 

GRESIK,1minute.id – Pelaksanaan retribusi parkir tepi jalan umum belum on track. Bahkan, wakil rakyat menilai semakin amburadul. Hal itu dirasakan langsung oleh Abdullah Hamdi, anggota dewan saat parkir. 

Anggota Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengatakan memang ada persoalan serius dalam pengelolaan parkir. Apalagi setelah sistem tapping diterapkan. “Bukannya makin baik tapi malah saya menduga semakin tinggi kebocorannya. Indikasinya, sampai bulan delapan pendapatan masih Rp 1,7 miliar,” ujarnya.

Dikatakan, dengan diterapkannya tapping juru parkir (jukir) kini tidak lagi memberikan karcis kepada pemilik kendaraan. Padahal, uang yang diberikan pengedara juga belum tentu ditappingkan. “Saya kemarin juga merasakan hal tersebut. Saat parkir saya tidak diminta tapping dan juga dikasih karcis. Saat saya kasih uang ternyata juga tidak diberi kembalian,”ungkap dia.

Penerapan sistem tapping tampaknya perlu dilakukan evaluasi. Pasalnya, pelaksanaan di lapangan terlihat tidak maksimal. “Terbukti pendapatan sampai akhir Agustus juga tidak ada peningkatan dari tahun sebelumnya,” terangnya.

Padahal, lanjut dia, pada sistem tapping ada 40 persen yang harus diberikan pemerintah kepada jukir dari total pendapatan setiap bulannya. Kalau pendapatan tidak disetor semua, masih harus mengembalikan 40 persen, pemerintah makin dirugikan. “Kami mendorong Dishub untuk kembali melakukan kajian dan perubahan sistem pengelolaan,” terangnya.

Pihaknya mengusulkan agar pengelolaan parkir diserahkan kepada pihak ketiga saja seperti daerah lain. Sehingga, nantinya Dishub tinggal melakukan pengawasan di lapangan. “Sedangkan pendapatan sudah bisa ditentukan pada awal tahun anggaran,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik Tarso Sagito belum bisa dikonfirmasi. Namun, dalam suatu kesempatan mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik menyatakan terkait target retribusi parkir tepi jalan umum (PJU) Rp 9 miliar sulit teralisasi. Namun, Tarso optimis retribusi parkir bisa tercapai di angka kisaran Rp 5 miliar. (yad)

Komisi III DPRD Gresik Minta Dishub Evaluasi Sistem Parkir  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Kucurkan CSR Mangga, Percepat Pemulihan Ekonomi Peternak Sapi Terdampak PMK

GRESIK,1minute.id – Wabah penyakit mulut dan kuku belum berakhir. Diantaranya menyerang mitra kebanggaan (Mangga) Petrokimia Gresik. Perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia turun tangan untuk meringankan beban peternak sapi binaannya. 

Petrokimia Gresik melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) mengucurkan bantuan senilai Rp150 juta kepada sejumlah Mitra Kebanggaan (Mangga).

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan wabah PMK telah memberikan dampak luar biasa terhadap perekonomian peternak sapi. Meskipun data menunjukkan adanya penurunan kasus, wabah ini masih ditemukan di Jawa Timur. Oleh karena itu, upaya pemulihan terus digenjot Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui percepatan vaksinasi hewan ternak.

“Melalui bantuan ini, Petrokimia Gresik turut mengambil peran dalam mendorong pemulihan ekonomi peternak sapi yang merugi akibat wabah ini. Sehingga program penanganan wabah PMK bisa semakin komprehensif,”ujar Dwi Satriyo pada Selasa, 6 September 2022.

Sebagai informasi, saat ini terdapat 182 Mangga peternak sapi yang tersebar di 21 kota/kabupaten di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah, dimana 99 diantaranya terkonfirmasi telah terdampak wabah PMK.

Adapun bantuan kali ini diberikan kepada 15 kelompok Mangga peternak sapi dengan dampak kerugian terbesar. Mereka berasal dari Lamongan, Magetan, Bojonegoro, Lumajang dan Blora. Dari 166 ekor sapi yang dikelola ke-15 kelompok tersebut, sebanyak 130 ekor diantaranya terjangkit PMK. Rincianya,  mengakibatkan 12 ekor mati, 107 ekor terpaksa dijual murah setelah dinyatakan sembuh dari PMK, dan sisanya masih proses penyembuhan.

“Bantuan ini memang tidak akan menutup seluruh kerugian Mangga akibat wabah PMK, tapi kami berharap bantuan ini mampu memotivasi para peternak untuk kembali bangkit,”tandas Dwi Satriyo.

Lebih lanjut, ia mengimbau kepada para peternak, khususnya di Jawa Timur untuk mengikuti program vaksinasi hewan ternak yang diselenggarakan pemerintah, mengingat Jawa Timur merupakan provinsi dengan kasus PMK tertinggi secara nasional. “Semoga wabah PMK dapat segera dikendalikan di semua daerah di Indonesia, sehingga perekonomian peternak dapat pulih,”harap Dwi Satriyo. (yad)

Petrokimia Gresik Kucurkan CSR Mangga, Percepat Pemulihan Ekonomi Peternak Sapi Terdampak PMK Selengkapnya

Wabup : Gresik Siap Sambut Investor untuk Modernisasi Alat dan Mesin Pertanian 

GRESIK,1minute.id – Modernisasi alat pertanian sudah tidak bisa ditawarkan lagi. Urgensi. Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, ketahanan pangan memiliki peran penting dalam suatu wilayah/negara. Penyediaan pangan sangat bergantung pada keberhasilan program pembangunan pertanian.

“Peran pertanian sangat strategis dalam mendukung perekonomian nasional. Oleh karenanya pertanian harus kita tingkatkan dalam mewujudkan ketahanan pangan, meningkatkan daya saing dan juga penyerapan tenaga kerja serta penanggulangan kemiskinan,”ujar Wabup Aminatun Habibah dalam Forum Grup Discussion (FGD) di Hotel Santika, Gresik pada Selasa, 6 September 2022.

FGD diprakarsai oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini mengusung tema Penyusunan Peta Peluang Investasi (PPI) Sektor Industri Alat dan Mesin Pertanian Provinsi Jawa Timur. Pesertanya adalah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) , pelaku usaha, dan stakeholder. FGD dilakukan secara daring dan luring.

Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah melanjutkan untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan dukungan sarana dan prasarana pertanian termasuk ketersediaan alat dan mesin pertanian yang berperan sangat vital untuk mendorong produktivitas dan kualitas hasil pertanian.

“Kami dari Kabupaten Gresik menyambut baik apa yang menjadi rencana dari teman-teman BKPM untuk membuka investasi yang ada di Kabupaten Gresik. Karena Kabupaten Gresik ini memiliki proyek strategis nasional yakni KEK JIIPE Manyar, ditambah dengan kemarin baru diresmikannya Food Estate oleh Pak Presiden,”ujar Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. 

Kementerian Investasi/ BKPM sebagai lembaga pemerintah memiliki peran dalam mengkoordinasikan kegiatan penanaman modal di Indonesia, berkepentingan untuk mendorong pengembangan proyek investasi yang sifatnya strategis di berbagai daerah untuk pemerataan pembangunan yang berdaya saing. 

Pada 2020 dan 2021, BKPM telah melaksanakan penyusunan peta peluang investasi (PPI) proyek prioritas strategis yang siap ditawarkan, berupa dokumen prastudi kelayakan/pra-feasibility study untuk 47 proyek dari 33 provinsi di Indonesia. Kegiatan penyusunan PPI menghasilkan proyek investasi yang komprehensif meliputi lokasi proyek potensial, aspek keuangan, hukum dan administratif, ekonomi, sosial,lingkungan, teknis hingga manajemen risiko.

Dengan disusunnya PPI, diharapkan Kementerian Investasi/BKPM mampu menyediakan profil proyek yang lengkap sesuai kebutuhan calon investor (investor needs). Pada 2022, Kementerian Investasi/BKPM kembali melakukan penyusunan peta peluang investasi proyek prioritas strategis yang siap ditawarkan sebanyak 22 proyek di bidang sumber daya alam dan industri manufaktur yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Salah satu proyek industri manufaktur yang akan dilaksanakan kegiatan pra studi kelayakan/pra-feasibility study adalah Industri Alat dan Mesin Pertanian di Provinsi Jawa Timur. Sesuai dengan Target RPJMN Tahun 2020 – 2024 untuk meningkatkan penerapan teknologi oleh petani di Indonesia dari 65% pada 2019 menjadi 80% – 95%.

Pada 2024 maka perlu adanya dukungan untuk pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan (Food Estate) dengan modernisasi alat dan mesin pertanian melalui peningkatan penerapan teknologi. Proyeksi kebutuhan untuk alat dan mesin pertanian berbasis teknologi juga semakin meningkat setiap tahunnya. (yad)

Wabup : Gresik Siap Sambut Investor untuk Modernisasi Alat dan Mesin Pertanian  Selengkapnya

12 Hari Ops Tumpas Narkoba, Polres Gresik Amankan 48 Tersangka, Sabu-sabu 66,62 gram

GRESIK,1minute.id – Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2022 berakhir pada 2 September 2022. Selama 12 hari, mulai 22 Agustus 2022, Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) dan Polsek jajaran Polres Gresik mengamankan 48 tersangka. Barang bukti (barbuk) yang disita sabu-sabu sebanyak 66,62 gram dan pil koplo sebanyak 1.363 butir. 

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan, puluhan tersangka dugaan penyalagunaan narkoba dan obat terlarang itu diringkus selama 14 hari. Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2022 mulai 22 Agustus sampai 2 September 2022. “Ini Operasi secara nasional,”kata AKBP Nur Azis didampingi Kasatreskoba Polres Gresik AKP Tatak Sutrisno di Mapolres Gresik pada Selasa, 6 September 2022.

Selama 14 hari itu, ada 37 kasus dengan 48 tersangka. Rincianya, Satresnarkoba Polres Gresik menangani 12 kasus dan 12 Polsek Jajaran Polres Gresik menangani 25 kasus. Polsek Menganti menjadi penyumbang terbesar kasus dalam Operasi Tumpas Semeru 2022. 

PECANDU NARKOBA : Pada tersangka kasus narkoba dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2022 di Mapolres Gresik pada Selasa, 6 September 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Data 1minute.id, dari 25 kasus yang ditangani oleh Polsek jajaran Polres Gresik,  Polsek Menganti menangani 8 kasus dengan 11 tersangka. Sedangkan, 11 Polsek Jajaran lainnya mulai 1 sampai 3 kasus. 

Sebelas Polsek itu adalah Polsek Ujungpangkah menangani 3 kasus dan 4 tersangka, Panceng ( 2 kasus, 3 tersangka), Kebomas (2 kasus, 3 tersangka) , Manyar ( 2 kasus, 2 tersangka) dan Wringinanom (1 kasus, 1 tersangka). Berikutnya, Polsek Polsek Kota dan Balongpanggang, masing-masing 1 kasus, 1 tersangka,  Polsek Cerme dan Driyorejo masing-masing 1 kasunh, 2 tersangka. Kemudian,  Polsek Kedamean 1 kasus, 1 tersangka dan Driyorejo 2 kasus, 2 tersangka. 

Bagaimana dengan Polsek Jajaran Polres Gresik lainnya? Sebanyak 7 Polsek nihil tangkapan.  Yakni, Polsek Duduksampeyan, Benjeng, Bungah , Dukun, dan Pelabuhan serta dua Polsek di Pulau Bawean yakni Sangkapura dan Tambak nihil tangkapan. Tidak ada penjelasan mengapa tujuh Polsek itu nihil tangkapan. 

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis menegaskan, pemberantasan penyalahgunaan narkoba menjadi atensi kepolisian. “Penindakan dilakukan bukan karena benci orangnya. Tapi, perbuatannya,”tegas alumnus Akpol 2002 itu. Para tersangka, lanjut mantan Kapolres Ponorogo itu, dijerat dengan Pasal 12 dan 14 UU 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun. Serta denda minimal Rp 800 juta dan maksimal Rp 8 miliar. 

“Semoga ini menjadi pembelajaran. Tidak ada orang yang coba-coba memakai narkoba. Sehingga, Gresik bisa bebas narkoba,”harap perwira dua melati di pundak itu. (yad)

12 Hari Ops Tumpas Narkoba, Polres Gresik Amankan 48 Tersangka, Sabu-sabu 66,62 gram Selengkapnya