Korupsi APBDes, Kades Bulangan, Dukun Giliran Nyusul Kades Roomo Ditahan 

GRESIK,1minute.id – Satu lagi Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Gresik tersangkut perkara dugaan korupsi. Setelah Kades Roomo, Kecamatan Manyar Rusdiyanto ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. 

Kini, giliran Kades Bulangan, Kecamatan Dukun yang digiring ke rumah tahanan (Rutan) Polres Gresik pada Jumat siang, 2 September 2022. Tersangka bernama Mudlokhan. Lelaki 45 tahun itu disangka melakukan tindak pidana korupsi Anggaran Pendapatan dan Dana desa (APBDes) 2021 setempat. Audit Inspektorat Pemkab Gresik ditemukan potensi kerugian negara Rp 632.897.000. 

Menurut Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, perkara dugaan korupsi APBDes Bulangan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik itu bermula dari laporan masyarakat pada April 2022. Masyarakat melaporkan terkait pembangunan jembatan desa tahun anggaran (TA) 2021 yang mangkrak. Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Gresik bekerjasama dengan Inspektorat selaku auditor dan Dinas PUPR selaku ahli pemeriksaan fisik.

“Setelah dilakukan penyelidikan dan menemukan indikasi kuat adanya korupsi,”kata AKBP Mochamad Nur Azis didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro di Mapolres Gresik pada Jumat, 2 September 2022. “Hasil audit Inspektorat bahwa tersangka M (Mudlokhan) sebagai Kepala Desa diduga telah melakukan korups sebesar Rp 632.897.000,” imbuh mantan Kapolres Ponorogo itu.

Kerugian negara itu berasal dari penyertaan modal ke BUMDes sumber Dana Desa (DD) senilai Rp 400 juta ; Pendapatan Asli Desa (PADes) hasil penyewaan tanah kas desa senilai Rp. 120 juta dan selisih hasil perhitungan fisik bangunan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik senilai Rp. 112.897.000.

Penyidik, imbuhnya, telah memeriksa sejumlah saksi serta menyita sejumlah barang bukti (barbuk) milik tersangka Mudlokhan. Barbuk yang disita diantaranya, rekening atas nama tersangka; 38 lembar kwitansi penyerahan uang dari Bendahara Desa kepada Kepala Desa Bulangan ; 10  bendel SPJ laporan kegiatan yang bersumber dari Dana APBDes TA 2021 Desa Bulangan, dan 1 bendel Peraturan Desa Bulangan Nomor 01 Tahun 2022 tentang Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa TA 2021 Desa Bulangan Kec. Dukun, Kabupaten Gresik. 

Penyidik Tipidkor Satreskrim Polres Gresik menjerat tersangka Mudlokhan dengan pasal 2 ayat (1) dan atau pasal 3 Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kapolres AKBP Nur Azis menegaskan pihaknya, meningkatkan kepada semua aparatur pemerintah dan pemerintah desa untuk tidak melakukan tindakan korupsi. “Karena kami akan tindak,”tegas Nur Azis. (yad)

Korupsi APBDes, Kades Bulangan, Dukun Giliran Nyusul Kades Roomo Ditahan  Selengkapnya

Pabrik Amoniak-Urea III Tambah Kapasitas Produksi, Petrokimia Gresik Dapat Pasokan Gas dari Kris Energy 

GRESIK,1minute.id – Kabar gembira bagi petani. Petrokimia Gresik akan mengembangkan pabrik Amoniak-Urea III. Pengembangan pabrik itu akan menambah kapasitas produksi urea sebanyak 630 ribu ton/tahun sehingga menjadi 1.660.000 ton/tahun. 

Untuk pengembangan pabrik Amoniak-Urea III itu, Petrokimia Gresik akan mendapat tambahan pasokan gas sekitar 150 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) dari Lapangan Lengo Wilayah Kerja (WK) Bulu dan Lapangan Mustika serta West Kepodang WK Sakti di Kabupaten Tuban untuk mengamankan kebutuhan gas bumi eksisting dan rencana penambahan kapasitas produksi Urea. 

Komitmen ini ditandai dengan penandatanganan Head of Agreement (HoA) Lapangan Lengo Blok Bulu antara Petrokimia Gresik dengan Kris Energy Ltd. selaku Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di Surabaya pasa Rabu, 31 Agustus 2022.

Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih menyampaikan Petrokimia Gresik berencana mengembangkan Pabrik Amoniak-Urea (Amurea) III untuk meningkatkan kapasitas produksi Urea.

“Dengan adanya rencana pengembangan pabrik Amurea III ini maka akan memperkuat produksi pupuk urea dalam negeri serta pengamanan bahan baku pupuk NPK,”ujar Digna.

Lebih lanjut Digna menjelaskan, saat ini total kapasitas produksi dari dua pabrik Urea Petrokimia Gresik sebesar 1.030.000 ton/tahun, yang didedikasikan untuk memenuhi kebutuhan subsidi petani dalam negeri, serta pasar komersial.

“Penambahan pasokan gas ini menjadi semakin penting, mengingat kebutuhan Urea juga semakin bertambah dengan adanya perubahan fokus kebijakan pupuk subsidi pada dua jenis pupuk saja, yaitu Urea dan NPK,”ujar Digna.

Melalui rencana pengembangan Pabrik Amurea III, Petrokimia Gresik akan menambah kapasitas produksi Urea sebanyak 1.725 Metric Ton Per Day (MTPD) atau sekitar 630.000 ton/tahun, sekaligus mendapatkan tambahan produk Amoniak sebesar 2.000 MTPD setara sekitar 730.000 ton/tahun.

Sementara itu, Kepala Divisi (Kadiv) Monetisasi SKK Migas Agus Budiyanto yang turut menyaksikan penandatanganan mengaku memahami bahwa dengan tingginya kebutuhan pupuk dan kebutuhan pangan nasional, maka kebutuhan gas sebagai bahan baku juga meningkat. Dengan penambahan sekitar 85 MMSCFD, maka supply gas terhadap Petrokimia Gresik menjadi yang terbesar kedua setelah Pupuk Kalimantan Timur.

“SKK Migas sangat mendukung kerja sama ini dalam upaya memajukan industri pupuk dalam negeri dan pertanian Indonesia. Saya sangat mengapresiasi karena melalui kerja sama ini Petrokimia Gresik tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata, tapi juga untuk kemajuan pertanian dalam negeri. Untuk itu, kami akan menjaga supply gas tetap lancar,” tandasnya.

Sebagai informasi, untuk menyukseskan supply gas dari WK Bulu, Petrokimia Gresik di hari yang sama juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Pertamina Gas (Pertagas) terkait kajian bersama rencana penyediaan infrastruktur penyaluran gas bumi ke Petrokimia Gresik. (yad)

Pabrik Amoniak-Urea III Tambah Kapasitas Produksi, Petrokimia Gresik Dapat Pasokan Gas dari Kris Energy  Selengkapnya

Keseruan KSAD Jenderal Dudung Bersama Warga Kota Santri, Gresik

 GRESIK,1minute.id – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman melakukan kunjungan kerja ke Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Kamis, 1 September 2022. Ada tiga lokasi yang dikunjungi oleh Jenderal bintang empat itu. Kali pertama, mantan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) ini ke gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. 

Berikut ke kampung Pancasila di Kelurahan Sukorame, Kecamatan/Kabupaten Gresik. Dan, sasaran terakhir adalah panen raya kacang hijau di Desa Tulung, Kecamatan Kedamean, Gresik. Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia itu terasa begitu dekat dengan masyarakat. Seakan tidak sekat dengan warga Gresik. 

Begini keseruan masyarakat menyambut kedatangan mantan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) itu. (yad)

Tidak ada galeri yang dipilih atau galeri itu dihapus.

Keseruan KSAD Jenderal Dudung Bersama Warga Kota Santri, Gresik Selengkapnya

Pertama di Indonesia, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Kukuhkan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman  mengukuhkan 13 tokoh sebagai Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting Kabupaten Gresik di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik pada Kamis, 1 September 2022. 

Pengukuhan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting dilakukan dalam kunjungan kerja KSAD Dudung Abdurachman ke Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.  Jenderal Dudung adalah Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia tiba di WEP di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik sekitar pukul 10.00 WIB.

DIALOG : KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman bercengkramah dengan para bunda penerima bantuan di acara pengukuhan Bapak dan Bunda Asuh anak stunting di Gedung WEP Gresik pada Kamis, 1 September 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pengukuhan 13 tokoh masyarakat sebagai Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting itu sebagai ikhtiar percepatan penanganan kasus Stunting di Indonesia. Presiden RI Joko Widodo menargetkan kasus stunting menjadi 14 persen pada 2024. Belasan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting yang dikukuhkan adalah tokoh masyarakat yang juga anggota forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik plus.  

Yakni, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Terry Tresna Purnama ; Bupati Fandi Akhmad Yani ;  Wakil Bupati Aminatun Habibah, Dandim  0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar ;  Kapolres Gresik AKBP Mochammad Nur Aziz. Kemudian, Kepala Kejaksaan Negeri Gresik M. Hamdan Saragi ; Ketua Pengadilan Negeri Gresik Agus Walujo Tjahjo ; Ketua Pengadilan Agama Gresik Sugiri Permana dan ketua DPRD Gresik Abdul Qodir.

Selanjutnya, Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. Serta tiga perwakilan dari dunia industri, Wilmar Nabati Indonesia ; PT Petrokimia Gresik dan Smelting. Prosesi pengukuhan dengan penyematan slempang itu,  KSAD yang juga Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia itu didampingi oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. 

“Ini merupakan pengukuhan kali pertama di Indonesia. Program bapak dan bunda asuh stunting merupakan sebuah platform keterlibatan pemangku kepentingan secara terstruktur dan terukur dalam mempercepat penurunan stunting,”ujar Jenderal Dudung Abdurachman pada Kamis, 1 September 2022.

LEZAT : KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mencicipi menu tambahan di acara Pengukuhan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting di Gedung WEP Gresik pada Kamis, 1 September 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Jenderal Dudung Abdurachman kepada awak media mengatakan, usaha-usaha penurunan angka stunting yang sudah dilakukan di Gresik sudah bagus. “Saya lihat dan amati penanganan stunting di Gresik sudah bagus,”puji Jenderal Dudung didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah kepada wartawan. 

Mantan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad)  itu berharap setelah  dikukuhkannya Bapak dan Bunda Asuh anak Stunting bisa semakin mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Gresik sehingga bisa memenuhi target 14 persen di Indonesia. 

Sebelum mengukuhkan 13 tokoh masyarakat Gresik, mantan Pangdam Jaya ini mengunjungi sejumlah stan terkait upaya penanganan stunting di Gresik. Diantaranya, stan menu tambahan bagi ibu hamil. Jenderal Dudung sempat mencicipi menu yang baru dimasak oleh ibu-ibu PKK Gresik itu. “Eunak. Lezat,”katanya. Jenderal Dudung kemudian melakukan kunjungan kerjanya ke Kampung Pancasila di Kelurahan Sukorame, Kecamatan Gresik dan Panen kacang hijau di Desa Tulung, Kecamatan Kedamean, Gresik. (yad)

Pertama di Indonesia, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Kukuhkan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting di Gresik  Selengkapnya

125 Kebakaran Melanda Gresik, Jangan Bakar Sampah dan Buang Puntung Rokok Sembarangan 

GRESIK,1minute.id – Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik mencatat sebanyak 122 kejadian kebakaran di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.  Periode Januari sampai Agustus 2022. Bencana itu diprediksi masih akan terus bertambah. Pada Agustus 2022, penyumbang musibah terbesar yakni 50 kejadian kebakaran. 

Artinya, kebakaran terjadi rata-rata 2 kejadian saban harinya. Bagaimana cara Dinas Damkarmat Gresik meminimalisir musibah yang kebakaran di Gresik? Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, pihaknya terus menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok, membakar sampah sembarangan.

Mengapa? “Saat ini sedang musim kemarau panjang yang rawan menimbulkan bahaya kebakaran,”kata Sinaga pada Selasa, 31 Agustus 2022.

Selain itu, imbuhnya, pihaknya juga menghimbau mematikan atau mencabut alat elektronik ketika meninggalkan rumah. “Aliran listrik bisa menimbulkan korsleting menjadi penyebab terjadinya kebakaran,”tegas mantan Kepala Disbudparpora Gresik ini.

Himbauan kewaspadaan kebakaran telah dilayangkan Damkarmat kepada para camat. 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik. Surat himbauan itu disampaikan kepada seluruh kepala desa dan kelurahan. Intinya meminta seluruh warga untuk lebih berhati-hati dalam hal mengantisipasi kebakaran yang terjadi di daerah yang masing-masing. 

“Harapan kami mari kita bersama-sama antara pemerintah, masyarakat dan media untuk mensukseskan meminimalisirkan terjadinya kebakaran,”tegas Sinaga. (yad)

Kejadian Kebakaran dan Penyelamatan di Kota Industri Gresik

Periode Januari – Agustus 2022.

Kebakaran : 122 Kejadian

Rinciannya : Perusahaan (18 kejadian) ; Home Industri (10) ;  Rumah (18) ; Ilalang (60) ; Pohon (1) ;  B3 (Gas Elpiji) (5) dan Kabel Listrik (5).

Penyelamatan: 250 kejadian 

Rinciannya : Ular (135 kejadian) ; Tawon (64) ; Biawak (16) ; Musang (3) ; Kucing (9) ; Kera (1) ; Kendaraan (5) ; Manusia (Cincin) (8) ; Pohon (2) ; B3 (gas elpiji) (6) dan Burung Hantu (1)

(Data Dinas Damkarmat Gresik)

125 Kebakaran Melanda Gresik, Jangan Bakar Sampah dan Buang Puntung Rokok Sembarangan  Selengkapnya

Panen Project Agrosolution Petrokimia Gresik Dongkrak Pendapatan Petani hingga 26 Persen

GRESIK,1minute.id – Syukur semringah. Petani  kangkung di Desa Kedunganyar, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik bakal mendapatkan keuntungan lebih. Sebab, hasil panen kangkung melimpah. Terbeli lagi. 

Keuntungan itu bisa dinikmati oleh petani karena project Agrosolution Petrokimia Gresik sukses terungkap saat Panen Project Agrosolution Komoditas Kangkung di Desa Kedung Anyar, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Selasa, 31 Agustus 2022.

Menurut Direktur Operasi dan Produksi Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih, project Agrosolution Petrokimia Gresik berhasil mendongkrak pendapatan petani benih kangkung di Gresik hingga 26 persen. 

Digna menyebutkan bahwa, setelah mengikuti project ini, pendapatan petani benih kangkung di Gresik meningkat dari rata-rata Rp 17,7 juta/Ha menjadi rata-rata Rp 22,3 juta/Ha. Artinya ada penambahan sekitar Rp 4,6 juta/Ha atau 26 persen dari pendapatan rata-rata sebelumnya. Persentase peningkatan yang sama (26 persen) juga ditunjukkan dari hasil panen yang meningkat dari 0,955 ton/Ha menjadi 1,207 ton/Ha.

“Artinya, tujuan project ini berhasil dicapai yakni membantu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional melalui hasil panen yang melimpah,”tandas Digna.

Keberhasilan tersebut, tentu tidak lepas dari kawalan serta peran sejumlah pihak yang terlibat dalam Project Agrosolution ini. Sebagai anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), Petrokimia Gresik berperan dalam menjamin ketersediaan pupuk nonsubsidi, menyediakan layanan mobil uji tanah, serta memberikan kawalan pengendalian hama penyakit melalui salah satu anak perusahaannya, yaitu PT Petrosida Gresik.

“Hasil panen yang optimal menjadi capaian yang sangat berarti untuk membantu meningkatkan pendapatan petani, dan itu hanya bisa dicapai melalui cara budidaya serta penggunaan teknologi yang tepat. Disinilah kita mengambil peran melalui project ini,” ujar Digna.

Lebih lanjut Digna mengungkapkan, Project Agrosolution kerja sama dengan PT East West Seed ini telah memasuki tahun kedua. Dimana tahun ini luasan lahan yang dikawal mencapai 521 Ha dan melibatkan 893 petani yang berasal dari empat daerah di Jawa Timur.  Yakni Gresik, Jombang, Lamongan, serta Tuban. PT East West Seed sendiri bertindak sebagai offtaker yang membeli benih kangkung hasil panen petani.

Selain itu, Petrokimia Gresik juga menggandeng BNI sebagai penyedia modal melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR), melengkapi bantuan permodalan dari Petrokimia Gresik melalui program Mangga Makmur. Sebagai informasi, Mangga Makmur merupakan pembiayaan dari TJSL Petrokimia Gresik khusus kepada petani peserta Project Agrosolution yang digunakan untuk biaya budidaya dan pembelian pupuk nonsubsidi serta pestisida Petrokimia Gresik.  

“Dengan adanya ekosistem pertanian terintegrasi ini, petani bisa lebih fokus dalam melakukan budidaya pertaniannya, karena baik permodalan maupun penjualan hasil panen sudah terjamin,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Senior Seed Operation Manager PT East West Seed Indonesia, Asep Subandi.  Ia mengungkapkan bahwa, realisasi Project Agrosolution tahun lalu mencapai 125 persen dari target, sedangkan proyeksi tahun ini diprediksi mencapai 130 persen dari target.

“Ini merupakan capaian luar biasa, untuk satu Hektare lahan ada yang mampu menghasilkan benih kangkung 1,4 hingga 1,5 ton. Benih hasil panen ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, tapi juga untuk memenuhi kebutuhan ekspor ke Jepang, Malaysia dan Vietnam,” tandasnya.

Direktur Transformasi Bisnis PT Pupuk Indonesia (Persero) Panji Winanteya Ruky dalam arahannya, mengungkapkan bahwa pihaknya ingin bermitra dengan petani untuk menjaga ketahanan pangan nasional, melalui pemberian solusi agar petani bisa berbudidaya dan meningkatkan produktivitas pertaniannya dengan menggunakan pupuk non subsidi.

“Dengan pupuk non subsidi kita buktikan bahwa produktivitas bisa jauh lebih besar. Semoga solusi ini menginpirasi, karena project ini kita jalankan di berbagai macam komoditas,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro menilai bahwa Project Agrosolution ini merupakan solusi bagi masalah pertanian yang selama ini muncul, khususnya terkait ketersediaan pupuk.

“Program ini menawarkan solusi alternatif atau substitusi pupuk ZA dan SP-36 yang saat ini tidak lagi disubsidi pemerintah, yakni melalui pupuk non subsidi Petro ZA Plus dan Phosgreen. Sehingga petani bisa melakukan budidaya dengan optimal tanpa adanya keterlambatan dalam pemupukan,”tandasnya. (yad)

Panen Project Agrosolution Petrokimia Gresik Dongkrak Pendapatan Petani hingga 26 Persen Selengkapnya

Kades Ditahan, Kepala Dinas PMD : Roda Pemerintahan Dikendalikan Sekdes Roomo 

GRESIK,1minute.id – Rusdiyanto menjalani hidup sementara di tahanan. Kejaksaan Negeri (Kejari) menahan Kepala desa (Kades) Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dua periode itu karena disangka melakukan  korupsi. Korupsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) setempat. 

APBDes periode 2016, 2017 dan 2018. Audit Inspektorat Pemkab Gresik menemukan kerugian negara Rp 270 juta. Rusdiyanto ditahan di rumah tahanan (Rutan) Gresik di Jalan Raya Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik mulai Senin, 29 Agustus 2022 sekitar pukul 15.30 WIB. 

Bagaimana pelayanan administrasi paska Rusdiyanto ditahan? Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hassan mengatakan, untuk menjalankan roda pemerintahan desa secara otomatis dikendalikan oleh sekretaris desa (sekdes).

“Sambil menunggu usulan Camat kepada  bapak Bupati  untuk penentuan PJ kadesnya,”kata Abu Hassan dikonfirmasi 1minute.id melalui selulernya pada Selasa, 30 Agustus 2022. Hari ini pertama pelayanan administrasi di Desa Roomo tidak terganggu. 

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik Alifin N Wanda mengatakan, penahanan tersangka selama 20 hari kedepan. Penahanan dilakukan mulai 29 Agustus sampai 17 September 2022. Penahanan dilakukan untuk kepentingan subjektif dan objektif penyidik yakni untuk kepentingan penyidikan ; tidak mengulangi tindak pidana lagi ; tidak melarikan diri ;  tidak menghilangkan barang bukti (barbuk) dan tidak memengaruhi saksi-saksi. 

Tersangka kami jerat Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 Undang-Undang pemberantasan tindak pidana korupsi. “Untuk pasal 2 ancaman hukuman minimal 4 tahun , maksimal seumur hidup dan atau 20 tahun,”ujar Alifin yang didampingi Kasi Intelijen Kejari Gresik Deni Niswansyah pada Senin, 29 Agustus 2022.

Seperti diberitakan, Penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik menahan Rusdiyanto pada Senin, 29 Agustus 2022. Kepala Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik digelandang ke Rumah Tahanan (Rutan) Gresik sekitar pukul 15.30 WIB.

Tersangka dugaan korupsi Anggaran Pendapatan Desa (APBDes) Roomo periode 2016, 2017 dan 2018. “Saya luruskan ya. Tersangka R (Rusdiyanto,Red) diduga menyalagunakan APBDes. Bukan Anggaran Dana Desa (ADD),”kata Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin N Wanda didampingi Kasi Intelijen Kejari Gresik Deni Niswansyah di kantornya pada Senin, 29 Agustus 2022. Berdasarkan audit Inspektorat Pemkab Gresik ada potensi kerugian negara sebesar Rp 270 juta. (yad)

Kades Ditahan, Kepala Dinas PMD : Roda Pemerintahan Dikendalikan Sekdes Roomo  Selengkapnya

Dialog Kebangsaan Penurunan AKI dan AKB, Bupati Gresik : Cegah Pernikahan Dini 

GRESIK,1minute.id – Pernikahan dini pada anak dapat meningkatkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Pernikahan pada usia dini sangat berbahaya. Pernikahan usia dini juga berpotensi pada bayi yang dilahirkan mengalami kekerdilan atau stunting,.

Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika membuka membuka Dialog Kebangsaan upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Pencegahan Stunting di AstonInn Gresik pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Acara yang diprakarsai oleh Dinas Kesehatan Gresik mengusung tema “Pernikahan Dini, Stunting dan Kematian Ibu” itu menghadirkan empat narasumber yakni Pakar Tumbuh Kembang Anak Prof. Moersintowarti B Narendra ;  Pakar Penurunan AKI-AKB Prof Nyoman Anita ; Pakar Fetal Programing Hermanto Tri Joewono, dr.,spOG (K) dan Ketua Peradi Gresik Kukuh Pramono Budi. 

Menurut Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani persoalan stunting ini menjadi persoalan nasional yang harus kita tuntaskan dengan satu tekad dan komitmen yang kuat menyatukan persepsi menyatukan hati berkolaborasi bersama-sama  menuntut kita kerja lebih cepat kerja lebih tepat.

“Banyak variabel dalam kasus Stunting khususnya di Kabupaten bagaimana kita melihat dan mengidentifikasi hingga pendampingan,”kata Gus Yani. “Era nya kolaborasi dibutuhkan komitmen bersama dimana Bonus Demografi di imbangi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul terutama dalam penanganan kasus Stunting agar dapat dikendalikan,”imbuhnya.

Bupati berusia 37 tahun itu meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik lebih intens melakukan pantauan kesehatan ibu dan anaknya. “Semua harus bekerjasama agar kematian bayi, kematian ibu dapat dicegah. Berikanlah anak-anak kita atau bayi dengan makanan yang bergizi agar stunting tidak terjadi,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu.

“Mari bersama berkomitmen tingkatkan kualitas mutu layanan kesehatan bagi ibu dan anak dalam rangka menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Pencegahan Stunting di Kabupaten Gresik,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr. Mukhibatul Khusnah mengatakan AKI dan AKB terjadi penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. dr. Khusnah menyebutkan Kematian Ibu dan kematian balita berdasarkan laporan MPDN pada Januari sampai Agustus 2022 , AKI berjumlah 12 kasus. Pada 2021 sebanyak 60. Sedangkan, AKB sebanyak 55. 2021 sebanyak 66. 

Terkait kasus stunting ti Gresik, jelas dr. Khusnah berdasarkan EPPGBM Per Juni  2022 jumlah balita ditimbang dan dilakukan pemantauan status gizi sebanyak 70.451 balita atau 67,97 % dibanding jumlah balita seluruhnya. “Prevalensi stunting sebesar 10,52% pada 2021 sebesar 10,9%,”terangnya.

Hasil monev dan pelacakan stunting di lapangan ditemukan beberapa hal penyebab diantaranya pola asuh dan pola makan, pemberian ASI eksklusif kurang berkualitas, riwayat ibu hamil KEK dan Ibu hamil risiko tinggi (Bumil Risti), berat badan lahir rendah, sosial ekonomi dan kesehatan lingkungan kurang memadahi. 

“Intervensi spesifik yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan antara lain cakupan pemberian TTD remaja putri sebesar 52%, cakupan pemberian PMT sebesar 75% dengan sasaran balita gizi kurang dan gizi buruk, cakupan IDL 57,50%, cakupan pemberian obat cacing 99,38%,”jelasnya.

“Intervensi sensitif yang telah dilaksanakan adalah kegiatan gemar makan ikan oleh dinas perikanan, Air bersih oleh dinas CKPKP dan pendampingan pola asuh oleh TP PKK dan TPK,”pungkasnya.

Usai sambutan dilakukan penandatanganan MoU  antara Pemkab Gresik dan IKA UNAIR dilanjutkan perjanjian kerjasama (PKS) Dinas Kesehatan dan Pengadilan Agama Gresik, selanjutnya perjanjian kerjasama Pengadilan Agama Gresik dan Pengadilan Agama Kepulauan Bawean.

PKS disaksikan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/ Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Ketua IKA Unair Gresik dr. Lestari. Acara juga diisi penyerahan bantuan oleh Bupati dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik kepada balita Stunting. (yad)

Dialog Kebangsaan Penurunan AKI dan AKB, Bupati Gresik : Cegah Pernikahan Dini  Selengkapnya

PN Gresik Apresiasi Antusiasme Warga Donor Darah Rayakan Hari Mahkamah Agung 

GRESIK,1minute.id – Pengadilan Negeri (PN) Gresik menggelar bakti sosial donor darah dalam memperingati HUT ke-77 Mahkamah Agung dan Kemerdekaan Republik Indonesia pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Ketua PN / Peradilan Industrial Kelas 1A Gresik, Agus Walujo Tjahjono mengatakan, kegiatan bakti sosial donor darah ini untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah. 

Kegiatan donor darah tersebut diikuti para hakim, pegawai dan keluarga besar Pengadilan Negeri (PN) Gresik serta Pengadilan Agama (PA) Gresik serta PA Bawean. Ada juga dari pengacara di pos bantuan hukum dan wartawan yang sering liputan di Pengadilan Negeri Gresik. 

“Kegiatan donor darah ini untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Baksos ini  berbarengan memperingati HUT ke 77 Mahkamah Agung dan Kemerdekaan Republik Indonesia,”kata Agus Walujo Tjahjono di Kantor Pengadilan Negeri Gresik pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Puluhan calon pendonor berdatangan mulai pukul 07.30 WIB. Selain hakim, panitera juga warga sekitar kantor Pengadilan Negeri Gresik di Jalan Raya Permata , Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Donor darah tim dari Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik. Antusiasme warga untuk kemanusiaan patut mendapatkan apresiasi. 

Agus Walujo Tjahjono melanjutkan kegiatan donor darah tersebut juga membuktikan sebagai perjuangan zaman sekarang, yaitu memberikan darah kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kegiatan ini membuktikan kekompakan para pegawai di Pengadilan Negeri Gresik dan Pengadilan Agama bersinergi dengan warga,”katanya. (yad)

PN Gresik Apresiasi Antusiasme Warga Donor Darah Rayakan Hari Mahkamah Agung  Selengkapnya

2024, Target Kasus Stunting 14 Persen, Wabup Gresik : Stunting Bukan Keturunan 

GRESIK,1minute.id – Upaya penurunan angka stunting terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Terbaru, Pemkab Gresik menetapkan Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas sebagai pusat ujicoba  perlakuan intervensi dalam penurunan angka stunting.

“Jika hasilnya bagus, nantinya Desa Kedanyang ini akan menjadi success story yang akan ditiru untuk diterapkan di lokasi-lokasi lain yang menjadi locus stunting di Kabupaten Gresik,”ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membuka Diseminasi Hasil Audit Kasus Stunting di ruang Agro Legis di Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Acara yang diprakarsai oleh Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB-PPPA) Gresik dihadiri 

Pengurus PKK, Bidan, hingga pemangku desa se-Kabupaten Gresik. 

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini kembali menegaskan stunting bukan dari keturunan. Artinya, setiap anak bisa diintervensi untuk bisa lepas dari stunting. “Yang penting kita semua semangat, mulai dari orang tua, bidan, perangkat desa, dan PKK, semua bergerak bersama-sama,”kata Bu Min. 

Bu Min-sapaan- Aminatun Habibah melanjutkan keberhasilan penurunan angka stunting ini memerlukan kerja kolektif dari berbagai pihak. Dalam Peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27/2021 menargetkan angka stunting tidak lebih dari 14 persen di setiap daerah di Indonesia pada 2024.

“Kondisi sekarang angka stunting di Kabupaten Gresik berkisar 24 persen, tapi dalam dua tahun yakni 2024 kita dituntut untuk turun diangka 14 persen,”terangnya

Pasal 8 Perpers 27/202  tertuang rencana aksi nasional percepatan penurunan Stunting terdiri atas kegiatan prioritas. Diantaranya, audit kasus stunting dengan 5 skema pendekatan berbasis keluarga risiko. Didalamnya audit kasus stunting diyakini memiliki dampak yang besar dan signifikan dalam percepatan penurunan stunting.

Sementara itu, Kepala Dinas KB-PPPA Gresik drg Saifudin Ghozali menyampaikan bahwa sejauh ini dengan intervensi yang dilakukan baik dari PKK, pendamping keluarga dan dinas terkait seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian di Desa Kedanyang membawa dampak yang baik yakni turunnya angka stunting secara drastis di desa tersebut. (yad)

2024, Target Kasus Stunting 14 Persen, Wabup Gresik : Stunting Bukan Keturunan  Selengkapnya