PBM Tolak Relokasi, Tidak Menolak Pelebaran Jalan Raya Manyar

GRESIK,1minute.id – Rencana pelebaran jalan Raya Manyar, Kabupaten Gresik masih menyisakan persoalan. Relokasi pedagang masih menjadi pro-kontra. Pelapak tergabung di dalam Paguyuban Bedak Manyar (PBM) menolak relokasi di lapangan Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar. 

Sementara itu, pembangunan pujasera terus dikebut. Pujasera tempat relokasi pedagang terdampak pelebaran jalan deandles di pantai utara (Pantura) Gresik itu. Pujasera itu berada di sisi timur Lapangan Sunan Giri, aset pemerintah desa (Pemdes) setempat. 

Ketua PBM Abdullah Syafii mengatakan, pihaknya bersama ratusan pedagang tidak menolak rencana pelebaran jalan Raya Manyar itu. “Kami hanya menolak tempat relokasi,”ujar Syafii pada Kamis, 11 Agustus 2022. 

Mengapa? Menurut Syafii ada beberapa pertimbangan PBM menolak rencana relokasi. 

RELOKASI: Di area lapangan sepak bola Sunan Giri di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik rencana digunakan sebagai tempat relokasi pedagang terdampak proyek pelebaran jalan raya Manyar. Pujasera menempati sisi timur lapangan pada Kamis, 11 Agustus 2022. (Foto montase Chusnul Cahyadi /1minute.id)

Pertama, sebutkan, relokasi pedagang hanya memfasilitasi 50 lapak. “Sedangkan anggota PBM berjumlah 199 pelapak,”kata Syafii. 

Kedua, lokasi relokasi tidak maksimal. “Kurang strategis,”kata Syafii. Dan, ketiga pihaknya meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik untuk berkomunikasi dengan PT Garam. “Pinjam pakai lahan karena dibelakang lapak-lapak yang akan digusur itu masih ada lahan cukup lebar aset PT Garam,”ujarnya. 

Dalam pengamatan 1minute.id  puluhan banner penolakan kini menghiasi warung-warung di sepanjang Jalan Raya Manyar. Isi benner pun aneka makam. Antara lain “Kami Menolak Relokasi karena tidak Strategis ; Pelebaran Yes, Relokasi No ; Mundur Dikit, Kami Siap Bangun Sendiri dan Kami Tidak Menolak Pelebaran Jalan !!! Tapi Kami Menolak Relokasi  Yang Kurang Tepat”. 

Syafii mengatakanselain lokasi yang ndelik tidak strategis. Konsep relokasi yang ditawarkan konsep pujasera. “Pedagang PBM itu ada jualan kusen, patok kayu dan tambal ban. Mereka tidak bisa masuk di pujasera,”katanya. 

Seperti diberitakan pelebaran jalan Raya Manyar panjangnya sekitar 3,5 kilometer. Pemkab memiliki ruang milik jalan (rumija) sepanjang 3,1 kilometer dari kebutuhan 3,5 kilometer. Sehingga dibutuhkan pembebasan lahan. Pelebaran di mulai exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar. Untuk tahap awal, pelebaran jalan Raya Manyar sepanjang 1 kilometer. Estimasi pekerjaannya membutuhkan waktu 7-8 bulan. Sisanya, 2,5 kilometer akan dilanjutkan tahun berikutnya.

Anggaran sekitar Rp 15 miliar. Lebar jalan nantinya menjadi 22 meter dan 4 lajur. Median jalan lebarnya 3 meter. (yad)

PBM Tolak Relokasi, Tidak Menolak Pelebaran Jalan Raya Manyar Selengkapnya

Waspada Wabah Covid-19 belum Berakhir, Polres Gresik Patroli Membagikan Masker 

GRESIK,1minute.id – Wabah coronavirus disease 2019 belum berakhir. Bahkan, ada kecenderungan meningkatkan. Tetap waspada dan memakai masker ketika beraktivitas. Untuk mencegah wabah Covid-19 itu, Polres Gresik menggelar Patroli Skala Besar. Patroli melibatkan tiga pilar, Polres Gresik, Kodim 0817/Gresik dan Pol PP Gresik. 

Patroli yang diisi kegiatan pembagian masker ini dipimpin oleh Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis. Patroli melibatkan ratusan personel berangkat dari Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik menuju simpang empat Veteran yang berbatasan dengan Kota Surabaya. 

Lalu menyisir Alun-alun Gresik dan sejumlah wilayah yang berpotensi menimbulkan gangguan ketentraman dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). “Patroli skala besar antisipasi gangguan kamtibmas. Seperti tawuran dan hal – hal lainnya,”tegas AKBP  Nur Azis pada Selasa malam, 9 Agustus 2022.

Alumnus Akpol 2002 itu, juga melakukan dialog dengan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di Alun-alun yang tidak memakai masker. Mantan Kapolres Ponorogo itu, mengingat kepada para pedagang dan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes). Memakai masker. “Kami bagikan masker, agar disiplin prokes dalam setiap aktivitas,”katanya. 

Sementara itu, data update Covid-19 di Jawa Timur menunjukkan tren naik. Di Kabupaten Gresik, kasus baru terus bertambah. Meski, satu digit.Mengutip data di laman IG @dinkesjatim  per 9 Agustus 2022 di Kabupaten Gresik terdapat penambahan 7 kasus baru terakumulasi (sejak wabah Covid-19) menjadi 154 kasus aktif. Positif Covid-19 bertambah 39 kasus menjadi 21.277 kasus , sembuh bertambah 20 menjadi 20.375 dan meninggal 746 orang. (yad)

Waspada Wabah Covid-19 belum Berakhir, Polres Gresik Patroli Membagikan Masker  Selengkapnya

Beli Ponsel Bayar dengan Uang Palsu, Dua Terdakwa Divonis 2,5 Tahun Penjara 

GRESIK,1minute.id – Dua terdakwa pengedar uang palsu (Upal) dijatuhi hukuman 2,5 tahun penjara. Mereka adalah Syaiful Afandi, 27, warga Desa Tengiring, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan dan Subekti, 28, asal Desa Lamongan, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik Bagus Trenggono mengatakan, terdakwa terbukti melanggar pasal 36 ayat (3), Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. 

Dimana, kedua terdakwa terbukti bersalah mengedarkan uang palsu untuk membeli ponsel secara di Jalan Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada 1 Januari 2022, pukul 21.30 WIB. Uang tersebut diketahui uang palsu alias tidak asli. 

“Menjatuhkan hukuman penjara selama dua tahun dan enam bulan penjara terhadap kedua terdakwa Syaiful Afandi dan Subekti,”kata Ketua majelis hakim Bagus Trenggono pada Selasa, 9 Agustus 2022.

Selain itu, barang bukti berupa 99 lembar uang seratus ribu palsu dan 540 lembar uang  lima puluh ribuan palsu dirampas untuk dimusnahkan. Sedangkan, motor Yamaha N Max nopol W 5785 DY dikembalikan kepada pemiliknya. 

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Gresik Maria Sisilia Gracela. Terdakwa dituntut hukuman penjara selama 3 Tahun. Atas putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik Jaksa menyatakan pikir-pikir. “Kita pikir-pikir dulu yang mulia,” kata Maria Sisilia.

Sementara itu, penasihat hukum kedua terdakwa dari Pos Bantuan Hukum YLBH Fajar Trilaksana yaitu Herman Sakti Iman akan menyampaikan putusan tersebut kepada keluarga terdakwa. “Kami akan menyampaikan putusan ini kepada keluarga terdakwa. Apakah banding atau menerima putusan majelis hakim,”kata Sakti. (yad)

Beli Ponsel Bayar dengan Uang Palsu, Dua Terdakwa Divonis 2,5 Tahun Penjara  Selengkapnya

GNI Gresik Dulu dan Kini. Begini Penampakannya!

GRESIK,1minute.id – Gedung Nasional Indonesia (GNI) bakal berusia 62 tahun pada 17 Agustus nanti. Berdasarkan prasasti yang menempel di tembok diatas pintu utama, peletakan batu pertama gedung di Jalan Pahlawan, Gresik itu dilakukan pada 17 Agustus 1960. Peletakan batu pertama dilakukan oleh R.Soekarso, Bupati Kepala Daerah TK II Kota Surabaya. 

Bagaimana kondisi gedung berlokasi di Jalan Pahlawan, Gresik itu? Gedung Nasional Indonesia ini sempat mangkrak bertahun-tahun. Gedung tempat pertemuan itu memprihatinkan. Tidak teramat. Sejak 2021, Pemkab Gresik melakukan revitalisasi GNI. Revitalisasi tahap pertama menggunakan sebesar Rp 1.637.448.264,69. 

Revitalisasi tahap dua berdasarkan merujuk pada plakat halaman GNI ini dimenangkan oleh CV Jamus Mashurin Konstruksi dengan nilai kontrak Rp 3,09 miliar. Pekerjaan penataan lanskap bangunan dan finishing selama 150 hari (25 Juli s/d 21 Desember 2022).

Begini kondisi GNI Gresik yang menurut budayawan dan sejarawan adalah heritage atau cagar budaya. Simak hanya di 1minute.id . Geser fotonya! (yad)

Tidak ada galeri yang dipilih atau galeri itu dihapus.

GNI Gresik Dulu dan Kini. Begini Penampakannya! Selengkapnya

Kucing Nunut Motor, Fais Lapor Damkar, Butuh Waktu 20 Menit Merayu Turun

GRESIK,1minute.id – Petugas Damkar Gresik harus memiliki multitalenta. Petugas tidak hanya jago memadamkan amuk si jago merah. Petugas Damkar yang memiliki moto “Pantang Pulang Sebelum Padam” juga harus jago menaklukkan berbagai jenis hewan. 

Kucing, diantaranya. Nah, Minggu malam, 7 Agustus 2022, petugas Damkar Gresik kedatangan tamu. Tamu itu bernama Faiz, sapak satu anak asal Pulau Bawean. Faiz datang untuk melapor karena sepeda motor Yamaha N Max “dinunuti” seekor kucing. Kucing betina sembunyi di kolong sepeda motornya. 

Fais baru ngeh ada seekor kucing warna blontang-blontang itu nunut ketika berada di Jalan Sumatera, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik atau sekitar 1 kilometer dari Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik. 

Karena berulangkali membujuk kucing keluar dari kolong sepeda motornya. Tapi, kucing itu tidak mau. Faiz pun menyerah dan meminta bantuan petugas Damkar Gresik. 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengungkapkan sebanyak tujuh personel diterjunkan untuk melakukan evakuasi kucing itu. Tujuh anggota itu adalah Bowo W ( Komandan Regu) ; Tri Yugo B.S., ; Kasmuin ; Dicky A ; Frediyanto R. ; Agung W. ; dan Adi S.W. “Kami butuh 20 menit untuk proses evakuasi. Karena harus membongkar bagian samping bodi sepeda motor,”kata Sinaga. 

Kucing akhirnya bisa evakuasi dengan selamat. Faiz pun lega. Karena kondisi kucing tidak sampai terluka. Selama Agustus ini, ada 9 kejadian evakuasi hewan. Ada ular piton, luwak, tawon dan kucing. (yad)

Kucing Nunut Motor, Fais Lapor Damkar, Butuh Waktu 20 Menit Merayu Turun Selengkapnya

Lokakarya Jurnalistik PWI-AKD Gresik Bagai Oase, Kades Bisa Lapor Dewan Pers, Pemerasan Lapor Polres Gresik 

GRESIK,1minute.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik bersama Asosiasi Kepala Desa (AKD) Gresik menggelar Lokakarya Jurnalistik di AstonInn pada Senin, 8 Agustus 2022.

Lokakarya ini menghadirkan empat narasumber. Yakni, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik Alifin N Wanda, Kanit Tipikor Satreskrim Polres Gresik Ipda Ketut R., dan Wakil Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya. Pesertanya adalah para kepala desa (Kades) se-Kabupaten Gresik.

Lokakarya Jurnalistik hasil kolaborasi dan sinergi PWI Gresik dengan AKD  bagai oase bagi para kades untuk menghadapi oknum wartawan. Sebab, selama kehadiran rombongan “wartawan” itu telah membikin para kades resah. 

Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim mengilustrasikan kegelisahan kades untuk melayani oknum wartawan ini. Kades harus ngantor  siang untuk menghindari bertemu wartawan yang belum memiliki sertifikasi uji kompetensi wartawan (UKW) ini. Bahkan, ada gerbang masuk desa memasang plakat bunyinya begini : Pemulung, Pengamen dan Wartawan Dilarang Masuk,”kata Lutfil dalam sambutannya. Lutfil tidak menyebutkan detail nama desanya yang dimaksudkan itu.

Nah, Lokakarya ini memberikan pencerahan kepada para kades untuk menghadapi oknum wartawan mbeling itu. Narasumber memberikan tips menghadapi “wartawan”. Kepala Desa di Kabupaten Gresik tidak perlu takut lagi jika didatangi oknum wartawan. 

Dalam forum itu, menyepakati sejumlah poin antara PWI, AKD, Dewan Pers, Polres Gresik dan Kejari Gresik. Pertama, jika ada oknum wartawan yang datang lalu mengancam dan melakukan pemerasan. Bisa langsung dilaporkan ke kantor polisi. Mulai Polsek dan Polres. 

Kedua, bila ada pemberitaan yang dirasa kurang tepat. Narasumber bisa meminta hak jawab 2×24 jam. Bila tidak digubris, bisa langsung melapor ke Dewan Pers. 

Penandatangan nota kesepahaman tentang pencegahan penyalagunaan profesi pers dilakukan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis, Kejari Gresik M. Handan Saragih, Wakil Ketua Dewan Pers Agung Dharmajaya, Ketua AKD Gresik Nurul Yatim dan Ketua PWI Gresik Ashadi Ikhsan. 

OASE : Suasana Lokakarya Jurnalistik PWI-AKD Gresik di AstonInn pada Senin, 8 Agustus 2022 (Foto: Istimewa)

Wakil Ketua Dewan Pers M. Agung Dharmajaya meminta agar kepala desa di Gresik tidak takut lagi. Apalagi sampai menghindari wartawan yang datang ke kantor desa. 

Agung sapaan akrabnya, memberikan tips mulai dari menanyakan dahulu kartu UKW wartawan tersebut dan di cek berasal dari perusahaan media mana. 

“Didatangi wartawan tanya UKW. Jika ada pemberitaan kurang tepat silahkan minta hak jawab, jika tidak ditanggapi 2×24 jam mengadu dewan pers. Tidak ada biaya. Silahkan telepon saya,” kata Agung. 

Selama ini, sudah ada 800 pengaduan tentang pers di seluruh Indonesia. Belum ada yang dari Gresik. Dengan adanya Lokakarya Jurnalistik PWI Gresik ini, menambah wawasan kepala desa tentang produk jurnalistik. Jika sudah masuk ranah pidana seperti mengancam, memeras dipersilahkan lapor polisi.

Ketua PWI Gresik Ashadi Ikhsan mengatakan sering mendapat keluhan adanya “wartawan” datang ke desa-desa. Bermodal kartu pers tanpa memiliki perusahaan pers yang berbadan hukum. 

Mulai dari kepala desa, kepala sekolah, dan lainnya. Datang mencari kesalahan lalu meminta uang. Akibat perbuatan mereka, wartawan di Gresik yang sudah memiliki kartu UKW, berasal dari perusahaan media yang terdaftar di dewan pers terkena imbasnya. 

“Kepala desa tidak perlu takut lagi, ada proses hukum. Kalau menghadapi mereka. Harapannya setelah keluar dari sini, ada keinginan kemauan harus melawan. Karena wartawan sebenarnya kena imbasnya,”kata Ashadi.

Ketua AKD Gresik Nurul Yatim menambahkan, mumpung ada dewan pers kepala desa di Gresik menjadi tahu batasan. Ruang informasi publik sejauh mana. “Mana media abal-abal mana media yang punya legalitas bisa memberikan pengertian luas. Dengan adanya lokakarya ini menjadi mengerti sesuai aturan yang berlaku,”tambahnya. (yad)

Lokakarya Jurnalistik PWI-AKD Gresik Bagai Oase, Kades Bisa Lapor Dewan Pers, Pemerasan Lapor Polres Gresik  Selengkapnya

Diduga Lupa Matikan Puntung Rokok Bengkel Mobil Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Kebakaran kembali terjadi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Sabtu malam, 6 Agustus 2022. Sebuah bengkel reparasi motor di Jalan Raya Desa Babakbawo, Kecamatan Dukun ludes terbakar. 

Bengkel milik Askur itu habis dilahap amuk si jago merah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang sempat menimbulkan kepanikan warga desa tersebut. Sebab, amuk si jago merah terjadi saat warga mayoritas terlelap tidur.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik Agustin Halomoan Sinaga, pihaknya mendapatkan kebakaran bengkel  dari Ilyas, anggota Polsek Sidayu pada pukul 22.40 WIB. Dua unit mobil damkar dan suplai air tiba pukul 22.46 WIB. Enam anggota Damkar di Unit Kecamatan Dukun yakni Didik Sulistiyono ; Joko Suprayitno ; Achmad Fauzi ; Ahmad Siswantoro ; Awaludin Jamil dan Anang Mustofa berjibaku untuk proses melakukan pemadaman. 

Proses pemadaman tidak lebih 60 menit. Penyebab terjadinya kebakaran itu masih dilakukan penyelidikan. “Akan tetapi, dugaan awal akibat human error. Pemilik bengkel diduga lalai mematikan puntung rokok,”kata Sinaga. 

Keberadaan Unit Damkar di Kecamatan Dukun itu terbukti efektif petugas melakukan pemadaman. Merujuk Permendagri 144/2018 tentang Standar Pelayanan Minimal sub Pemadam Kebakaran Respon time maksimal 15 menit.  Kejadian kebakaran bengkel petugas Damkar tiba dilokasi “hanya” 6 menit. Kecepatan petugas itu karena lalu lintas lengang dan Damkar berada di dekat posko unit Damkar. 

Namun,  beberapa kejadian serupa,  rata-rata respon petugas itu lambat. Sebab, Dinas Damkar Gresik hanya memiliki 3 posko yakni posko utama di Kantor Pol PP Gresik ; Posko Driyorejo dan Posko Dukun. Dalam Forum Group Discussion (FGD) dilakukan Dinas Damkar dengan pembicara Wakil Ketua DPRD Gresik Nurhamim, Suberi dan anggota Damkar Kota Batu, Jawa Timur, dengan julukan Gresik Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik normatifnya posko Damkar ada di setiap kecamatan, 18 kecamatan. 

Selain posko, keterbatasan lainnya ada jumlah personil serta jumlah mobil damkar. Saat ini, Dinas Damkar Gresik memiliki 13 unit kendaraan (6 unit mobil damkar dan 5 unit mobil penyuplai air). Enam unit mobil damkar itu ditempatkan di posko unit Driyorejo dan Dukun. Masing-masing 1 unit damkar dan 1 unit suplai air. Sedangkan, 2 unit damkar dan 3 unit mobil suplai stanby di Kota Gresik. Lalu sisa dua unit ditempatkan dimana? Dua unit mobil damkar mangkrak karena rusak. 

Sinaga mengungkapkan, meski kondisi serba terbatas itu, pihaknya tetap all out untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Kami akan membentuk komunitas perusahaan di Gresik yang memiliki mobil damkar. Selain itu, kami akan melakukan MoU dengan Kabupaten/Kota yang berbatas langsung dengan Gresik. Ketika ada musibah kebakaran untuk saling bantu memadamkan,”kata Sinaga. (yad)

Diduga Lupa Matikan Puntung Rokok Bengkel Mobil Terbakar  Selengkapnya

Begini Keriuhan GM Fashion Week, Sambut Tim Eksplore Jelajah Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Pesona Rumah Gajah Mungkur semakin memikat. Halaman rumah yang di bangun 1898 itu bagai ajang fashion show pada Sabtu sore, 6 Agustus 2022. Gajah Mungkur (GM) Fashion Week. 

Suasana halaman pun riuh. Karena model dadakan tampil memikat. Busana yang dipakai pun beragam. Ada kasual, kebaya, pejuang kemerdekaan hingga busana batik karya Akhmad Khoiri, pengusaha batik keturunan keempat pasangan almarhum Haji Djaelan dengan almarhumah Hj Romlah. 

Ia pemilik rumah Gajah Mungkur yang ikonik itu. Motif kain batik yang dipakai oleh dua model yakni Deby dan Chotimah Phoebi Putri Arifin , siswa SMA Negeri 1 Manyar dan SMA Negeri 1 Cerme adalah khas Gresik. Diantaranya, motif Damarkurung, Ikan Bandeng dan Jubung. 

Jubung adalah jajanan mirip jenang terbuat dari ketan hitam yang di taburi wejan. Biasanya Jubung ditempatkan dalam selongsong warna putih kecoklatan yang terbuat dari kulit pohon pinang. Warga Gresik menyebut Ope. 

Puluhan penggemar fotografi mengabadikan momentum itu. Pengguna jalan yang kebetulan melintas di depan rumah Gajah Mungkur di Jalan Nyai Ageng Arem-arem Kelurahan Pakelingan, Kecamatan/Kabupaten Gresik menghentikan laju kendaraan bermotor untuk melongok GM Fashion Week yang dimulai pukul 14.30 WIB hingga menjelang Magrib itu. 

Akhmad Khoiri mengatakan, pihaknya awalnya menggelar hunting fotografi menyambut kedatangan Team Explorer Jelajah Indonesia.

Ada dua model yang difasilitasi untuk memperagakan motif baru batik karyanya. “Ternyata banyak warga yang berminat,”katanya pada Sabtu, 6 Agustus 2022. Melihat tingginya ekspektasi warga, Akhmad Khoiri berencana menggelar event yang lebih besar lagi. “Tunggu tanggal mainnya,”ujarnya.

Bagaimana kesereuan GM Fashion Week? Geser fotonya hanya di 1minute.id. Foto karya Chusnul Cahyadi. (yad)

Tidak ada galeri yang dipilih atau galeri itu dihapus.

Begini Keriuhan GM Fashion Week, Sambut Tim Eksplore Jelajah Indonesia  Selengkapnya

Petrokimia Gresik Lestari Bumi, Dorong Warga 8 Desa/Kelurahan Membiasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat

GRESIK,1minute.id – Semarak HUT ke-50 Petrokimia Gresik sekaligus menyambut HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa berbeda. Menyambut hari istimewa itu, Petrokimia Gresik mengajak masyarakat dari 8 desa/kelurahan di sekitar perusahaan untuk peduli terhadap kesehatan lingkungan melalui program Petrokimia Gresik Lestari Bumi.

Kegiatan tersebut dikemas melalui pelatihan diet sampah dan lomba kebersihan desa, yang penganugerahan pemenangnya dilaksanakan pada Jumat, 5 Agustus 2022.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, usai menyerahkan penghargaan menyampaikan bahwa, sebagai bagian dari BUMN, Petrokimia Gresik memiliki tanggung jawab sebagai agen pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada profit dan kinerja perusahaan, tetapi juga mendorong terciptanya kesejahteraan masyarakat, khususnya di lingkungan sekitar perusahaan.

“Kesejahteraan masyarakat tidak terlepas dari kesehatan lingkungannya. Oleh karena itu, kami memiliki komitmen tinggi terhadap program-program yang mendorong terciptanya kesehatan lingkungan, salah satu adalah program Petrokimia Gresik Lestari Bumi ini,” ujar Dwi Satriyo.

Melalui pelatihan diet sampah, 80 tokoh penggerak dari delapan desa/kelurahan sekitar perusahaan dibekali pemahaman terkait jenis-jenis sampah, materi pola hidup bersih dan sehat, cara membuang sisa obat dan masker yang benar, penyakit yang bisa ditularkan melalui sampah dan hewan, strategi mengurangi sampah keluarga, ventikultur sebagai contoh urban farming, hingga soal peraturan daerah, sanitasi dan tata ruang.

Selanjutnya, lomba kebersihan desa menjadi stimulus untuk mengimplementasikan materi yang telah diperoleh tersebut. Dalam penjuriannya, Petrokimia Gresik melibatkan sejumlah ahli di bidangnya, antara lain perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG), Duta Lingkungan Jawa Timur, hingga juri internal perusahaan.

Adapun Juara I lomba kebersihan desa diraih oleh Kelurahan Sukorame; Juara II Kelurahan Ngipik, dan Juara III Kelurahan Kroman. Masing-masing pemenang mendapat tunjangan kebersihan senilai Rp10 juta, Rp7,5 juta dan Rp5 juta. Tidak hanya itu, lima desa/kelurahan lain yang menjadi peserta juga mendapat tunjangan kebersihan masing-masing senilai Rp3 juta, antara lain Kelurahan Karangpoh, Lumpur, Tlogopojok, Karangturi, dan Desa Roomo.

Selain menciptakan lingkungan sehat, Petrokimia Gresik juga berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui Pola Hidup Sehat (PHS). Upaya ini diwujudkan dengan memberikan bantuan doorprize serta dana operasional untuk pelaksanaan jalan sehat di delapan desa/kelurahan tersebut, masing-masing senilai Rp15 juta.

“Kesehatan yang utuh tercipta dari lingkungan sehat serta penerapan pola hidup sehat masyarakatnya, sehingga komprehensif dan saling mendukung. Dengan derajat kesehatan yang utuh, harapannya mampu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga di sekitar perusahaan. Inilah muara atau tujuan dari program-program yang kami gulirkan,” tandas Dwi Satriyo.  

Sementara itu, Lurah Sukorame Uman Iswahyudi usai menerima penghargaan Juara I mengungkapkan bahwa program Petrokimia Gresik Lestari Bumi ini mampu mengubah lingkungan di Kelurahan Sukorame, dari semula gersang menjadi lebih asri, bersih dan adem.

“Karena program ini, masyarakat di Sukorame terdorong jadi lebih kompak dalam hal kesehatan dan kebersihan lingkungan. Semoga apa yang dilakukan Sukorame mampu menginspirasi daerah lain dalam menciptakan lingkungan bersih dan sehat,”tandasnya. (yad)

Petrokimia Gresik Lestari Bumi, Dorong Warga 8 Desa/Kelurahan Membiasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat Selengkapnya

PT MKI Pasok 1.668 Ton Produk Mortar untuk Pembangunan Gedung BUMN Center

GRESIK,1minute.id – PT Mitra Kiara Indonesia (MKI) memasok 1.668 ton produk mortar  untuk pembangunan gedung BUMN Center. Perusahaan produsen bahan bangunan turunan dari semen ini unit usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG).

Mulai Desember 2021 hingga Juli 2022, MKI telah memasok 1.668 ton produk mortar untuk kebutuhan material finishing dinding dan lantai pembangunan gedung BUMN Center seluas 24.649 m2.

Gedung BUMN Center merupakan kawasan perkantoran terintegerasi, yang berlokasi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Di desain oleh Kementerian BUMN untuk meningkatkan efisiensi dan sinergi antarperusahaan milik negara.

Coporate Secretary SIG Vita Mahreyni, mengatakan, sebuah kebanggaan bagi SIG dapat berkontribusi dalam pembangunan gedung BUMN Center sebagai mega project yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN. Hal itu membuktikan kepercayaan tinggi terhadap produk semen dan turunannya yang produksi oleh SIG Group.

Sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terdepan, SIG berkomitmen memberikan jaminan produk melalui proses dan penggunaan bahan baku ramah lingkungan serta memperhatikan faktor keberlanjutan.

“Produk yang di gunakan untuk finishing dinding dan lantai BUMN Center ini Mortar Indonesia Perata Lantai L-1, Mortar Indonesia Perekat Keramik K-1, dan Mortar Indonesia Acian Plester & Beton D-3. Untuk mendukung kelancaran pembangunan tersebut, MKI membangun 2 silo berkapasitas 50 ton di kawasan pembangunan gedung, guna memastikan pasokan produk mortar terjaga”, kata Vita Mahreyni.

MKI menjadi perusahaan penyedia bahan konstruksi, menghadirkan produk mortar berkualitas sebagai solusi dinding, lantai, keramik dan perbaikan bangunan yang ramah lingkungan dan efisien. MKI dilengkapi dengan fasilitas Research & Development Center (R&D) yang merupakan salah satu kunci utama dalam mewujudkan pencapaian pertumbuhan industri bahan bangunan di masa depan. 

Selain digunakan untuk membangun BUMN Center, Produk Mortar Indonesia juga digunakan dalam pembangunan besar lainnya diantaranya gedung Data Center Indonesia, perkantoran dan pergudangan ESR GIIC Logistic Park di Cikarang, Jawa Barat.

Produk Mortar Indonesia Perata Lantai L-1 adalah produk mortar instan yang diformulasikan khusus untuk perata lantai untuk aplikasi penambah ketinggian lantai sebelum pemasangan meterial penutup lantai seperti keramik dan granit. Produk ini bisa digunakan di pada lantai interior dan eksterior dan mudah diaplikasikan. 

Produk yang digunakan untuk merekatkan keramik adalah Mortar Indonesia Perekat keramik K-1, produk ini sebagai perekat keramik pada dinding dan lantai, dengan komposisi bahan pilihan yang tercampur secara homogen sehingga hasilnya lebih maksimal. Produk ini bisa mencegah popping pada keramik dan bisa digunakan di interior & eksterior bangunan.

Sedangkan Mortar Indonesia Acian Plester & Beton D-3, yakni produk mortar khusus sebagai acian pada permukaan plester dan beton baik interior maupun eksterior. Produk ini memiliki keunggulan yang dapat diaplikasikan pada interior dan eksterior dinding beton maupun plester, adukan tidak cepat kering sehingga mudah untuk diaplikasikan serta dapat langsung dicat dalam waktu 7 hari setelah aplikasi dan tidak perlu diplamir sebagai bahan dasar pengecatan.

SIG menawarkan berbagai varian lengkap produk mortar sesuai fungsi peruntukan, diantaranya sebagai perekat bata ringan, plesteran, acian, hingga perekat keramik dan granit yang sangat dibutuhkan pelanggan. Hadir dalam kemasan dengan merek Mortar Indonesia, untuk memberikan hasil aplikasi lebih maksimal dan berkualitas. (yad)

PT MKI Pasok 1.668 Ton Produk Mortar untuk Pembangunan Gedung BUMN Center Selengkapnya