70 Persen Hewan Terjangkit PMK di Gresik Bisa Sembuh

GRESIK,1minute.id – Kerjaekstra keras Pemkab Gresik dalam menangani wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) membuahkan hasil positif. Tingkat kesembuhan hewan terjangkit PMK mencapai 70 persen diatas rata-rata di Jawa Timur sebesar 46 persen. Hal itu terungkap dari hasil monitoring Komisi B DPRD Jatim di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 5 Agustus 2022.

Monitoring kali kedua di Kabupaten Gresik dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi B DPRD  Jatim Amar Saifudin. Rombongan legislator itu didampingi Kepala Dinas Peternakan Jatim Indyah Aryani. Mereka disambut oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra. 

Amar Saifuddin mengungkapkan perkembangan wabah PMK secara nasional maupun regional, Jawa Timur. Ia menyebut saat ini sekitar 400 ribu ekor hewan ternak di Indonesia terinfeksi PMK dan kerugian ditaksir sampai Rp 9,9 triliun. Ia sendiri menerima laporan bahwa tren PMK di Jawa Timur juga semakin naik belakangan ini.

“Laporan terakhir dari Dinas Peternakan Jawa Timur terdapat 173 ribu sekian kasus yang sakit 51 persen. Yang sembuh baru 46 persen, berarti kesembuhannya ini juga relatif belum maksimal, kemudian yang potong paksa 1 persen, mati 1 persen,”ungkap Amar.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya memberikan perhatian ekstra untuk memutus mata rantai penyebaran wabah PMK di Kabupaten Gresik. Mulai dari pengumpulan data cepat penyebaran hewan ternak per kecamatan, regulasi jual beli hewan ternak sampai penutupan pasar hewan di beberapa titik. Hal itu ia lakukan bertujuan memutus rantai penyebaran PMK dan menyikapi jumlah nakes yang kurang mencukupi dalam merespon gejolak PMK di Gresik. 

“Karena kami melihat kenapa kok ditutup? kami kasihan para nakes, nakesnya terbatas, ketika pasar ini dibuka maka penyebarannya tidak berhenti, terus menyebar terus, maka kita mencoba untuk berhentikan dulu sementara di pasar”ungkap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. “Tapi kita tidak melarang pendistribusian antar kandang, asalkan sapi ini benar-benar dinyatakan sehat,”sambungnya.

Kabupaten Gresik, satu dari empat kabupaten/kota lainnya di Jatim menjadi episentrum penyebaran PMK. Data per 5 Agustus 2022 di Dinas Pertanian Gresik terdapat 5.247 ekor sapi yang terpapar PMK. Ribuan sapi yang sakit itu tersebar di 16 dari 18 kecamatan di Kabupaten Gresik. Dua kecamatan yang bebas PMK itu terdapat di Pulau Bawean yakni Kecamatan Tambak dan Sangkapura. Sedangkan, vaksin yang telah diterima Pemkab Gresik sebanyak 8 ribu ampul dan telah disuntikkan kurang lebih 4.900 hewan ternak. 

 Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan, pihaknya akan memboyong sebagian vaksin ke Pulau Bawean. Tujuannya, hewan ternak yang berada di pulau berjarak 80 mil laut dari Pusat Gresik itu tidak terpapar wabah PMK. Selain itu, 

Gus Yani ungkapkan juga kalau Pulau Bawean saat ini berstatus bebas PMK. Merespon hal itu maka ia langsung memboyong sebagian vaksin kesana, sehingga tidak sampai tertular. Meski demikian, tetap saja menurutnya imunitas dari hewan ternak sendirilah yang merupakan faktor utama dalam proses penanggulangan PMK ini.

“Kuncinya adalah diimunitas hewan tersebut, yang mana imunitas ini bisa dibentuk dari lingkungan kita sendiri,”tandas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Terakhir, ia juga beri solusi meningkatkan imunitas hewan ternak menurut Suprapto Maat (penemu stimuno) lewat ramuan alami menggunakan rebusan daun meniran yang dicampur dengan gula merah. Ia juga laporkan tingkat kesembuhan hewan ternak saat ini sudah masuk ke angka 70 persen.

“Per hari ini di 5 Agustus, kondisi yang sakit hampir 5.247 ekor, tingkat kesembuhan di angka 3.930 kurang lebih 70 persen angka kesembuhannya,”ungkapnya.

Stimulus Pemprov Jatim

Wabah PMK belum reda. Pemprov Jatim berencana memberikan bantuan kepada para peternak hewan. Menurut Kepala Dinas Peternakan Jatim Indyah Aryani mengatakan, 

kedepannya para peternak akan diberikan bantuan potong bersyarat hewan ternak mereka yang terjangkit PMK. Estimasi bantuan kepada peternak bervariasi.  

Untuk hewan sapi besarannya sekitar Rp 10 juta per ekor ; kambing dan domba mendapatkan bantuan Rp 1,5 juta per ekor. Sedangkan, babi mendapat bantuan Rp 2 juta per ekor. “Tentu saja terdapat syarat bagi mereka agar bisa menerima bantuan ini, salah satunya harus masuk dalam data Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS),”kata Indyah Aryani saat mendampingi rombongan Komisi B DPRD Jatim itu. (yad)

70 Persen Hewan Terjangkit PMK di Gresik Bisa Sembuh Selengkapnya

PWI Gresik Bersama Dewan Pers Gelar Lokakarya Bentengi Kepala Desa dari Wartawan Abal-abal

GRESIK,1minute.id – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Gresik bersama Dewan Pers memberikan sosialiasasi kode etik jurnalistik kepada Asosiasi Kepala Desa (AKD) di Kabupaten Gresik. Lokakarya digelar di AstonInn pada Senin lusa, 8 Agustus 2022.

Tujuannya, agar seluruh kepala desa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik memahani tentang kerja jurnalis sehingga terhindar dari wartawan abal-abal. Acara tersebut rencananya dihadiri oleh pengurus Dewan Pers, Asosiasi Kepala Desa (AKD), Polres Gresik dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. 

Warga Gresik bisa mengikuti acara tersebut melalui live streaming channel youtube Biliksuara dan suaragresik. Data Dewan Pers, pada  2020 ada kurang lebih 47 ribu media. Terdiri dari 43.300 media online dan 3.000 media cetak. Adapun yang tercatat media  terverifikasi oleh dewan pers hanya 1.461 perusahaan pers. 

Di Kabupaten Gresik masih banyak media dan oknum wartawan yang perilakunya tidak sesuai norma dan kode etik jurnalistik. Salah satu contohnya, wartawan menggunakan kartu identitas sesuai kebutuhan, tidak tersertifikasi melalui uji kompetensi wartawan (UKW) dari Dewan Pers. Dalam melaksanakan tugas jurnalistik melakukan tindakan pengancaman, intimidasi dan lainnya. 

“Ini mengundang keprihatinan kami di PWI Gresik. Sebagai organisasi konstituen dewan pers, PWI Gresik menggandeng dewan pers memberikan edukasi kepada kepala desa yang tergabung dalam AKD untuk menghadapi fenomena wartawan dan media abal-abal yang selalu  meresahkan,”ucap Ketua PWI Gresik Ashadi Iksan. 

Jurnalis sindonews.com ni menyebut, jurnalis yang sudah terverifikasi, kemudian berasal dari media yang sudah terverifikasi dan terdaftar di Dewan Pers banyak juga kena ‘getah’nya. Termasuk PWI Gresik dan profesi wartawan itu sendiri di  mata masyarakat. “Ini yang tidak boleh dibiarkan. Kepala desa harus berani melawan tidak usah lagi takut ancaman dari wartawan abal-abal. Kami dari PWI Gresik siap membantu,”tutur Ashadi. 

Ketua Panitia Lokakarya Jurnalistik PWI Gresik Amin Alamsyah menambahkan, dalam kegiatan ini juga menghadirkan Kejaksaan Negeri Gresik dan Polres Gresik sebagai narasumber. Keduanya akan menjelaskan terkait pemahaman antara delik umum dan delik pers.

“Agar kepala desa lebih berani lagi. Karena jelas berbeda UU Pers dengan tindak pidana umum,” kata Aam-panggilan akrab-Amin Alamsyah ini. Dalam acara tersebut juga dilakukan pembacaan nota kesepahaman PWI Gresik, AKD Gresik, Pemkab Gresik, Dewan Pers, Polres Gresik dan Kejari Gresik. (*)

PWI Gresik Bersama Dewan Pers Gelar Lokakarya Bentengi Kepala Desa dari Wartawan Abal-abal Selengkapnya

Dinkes Gresik Masifkan BIAN,Ikhtiar Pencegahan dan Menjaga Kekebalan Tubuh Anak

GRESIK,1minute.id –  Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) dilaunching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad pada Jumat, 5 Agustus 2022. Ratusan ibu-ibu bersama anak dibawah lima tahun (Batita) memadati gelanggang olahraga (GOR) Onggojoyo di Kampung Dalem, Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. 

Tingkah pola anak bermacam-macam. Ada yang takut di imunisasi. Banyak pula yang semringah. Seperti bocah berkaus olahraga satu ini. Ia sempat mewek. Setelah dipeluk dan digendong Bupati Fandi Akhmad Yani tersenyum. Ketika ditetesi vitamin yang rasanya manis malah minta lagi. 

Bupati Fandi Akhmad Yani, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Gresik Nurul Haromaini Ali dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah pun tersenyum. 

Pencanangan BIAN ini meneguhkan komitmen Pemkab Gresik setelah meraih predikat terbaik di Jawa Timur dalam kinerja  Pencapaian Imunisasi Rutin Lengkap (IRL) periode Januari hingga Mei 2022. Sementara itu, Kemenkes RI mencanangkan program Bulan Imunisasi Anak Nasional untuk mengejar cakupan imunisasi rutin yang menurun signifikan akibat pandemi COVID-19. BIAN adalah pemberian imunisasi tambahan Campak-Rubela serta melengkapi dosis Imunisasi Polio dan DPT-HB-Hib yang terlewat.

VITAMIN: Seorang petugas kesehatan dibantu orang tua anak dalam pemberian imunisasi di Bulan Imunisasi Anak Nasional di GOR Onggojoyo di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. (Foto atas) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani di pencanangan BIAN pada Jumat, 5 Agustus 2022 ( Foto. Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan Imunisasi merupakan upaya pencegahan dan menjaga kekebalan tubuh anak-anak kita. “Kesadaran ini yang harus kita dorong kepada masyarakat akan pentingnya Imunisasi kepada anak-anak kita,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Ia berpesan kepada seluruh stakeholder untuk berpartisipasi aktif dalam capaian imunisasi dan ikut serta mensukseskan Bulan Imunisasi Anak Nasional. “Mudah mudahan gerakan ini benar benar masif di Kabupaten Gresik bersama stakeholder untuk mensukseskan Bulan Imunisasi Anak Nasional ini berjalan baik sebagai ikhtiar yang bertujuan melindungi, menjaga kesehatan anak khususnya di Kabupaten Gresik dan Imunisasi ini gratis tidak dipungut biaya,”harapnya. 

“Program Bulan Imunisasi Anak Nasional ini adalah tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat,”tambah mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional ini mengusung tema “Melindungi Anak Indonesia dari Penyakit-Penyakit yang dapat Dicegah dengan Imunisasi” ini dihadiri oleh Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar beserta istri, Asisten I Suyono, Kepala Dinas KBPPA Saifudin Ghozali, Kepala Dinas PMD Gresik Abu Hassan dan Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gresik Nanang Setiawan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik dr Mukhibatul Khusnah mengatakan dasar penyelenggaraan Bulan Imunisasi Nasional (BIAN) adalah terjadinya penurunan cakupan imunisasi yang signifikan sejak Pandemi Covid-19 secara nasional. 

Tujuan pelaksanaan kegiatan BIAN adalah menghentikan transmisi campak dan rubela di seluruh wilayah Indonesia khususnya di Kabupaten Gresik, Mempertahankan Indonesia bebas polio, Mengendalikan penyakit difteri dan pertusis guna mencapai dan mempertahankan kekebalan populasi yang tinggi.

Pelaksanaan BIAN, imbuhnya, terdiri dari 2 kegiatan yaitu Imunisasi tambahan berupa 1 dosis campak rubela tanpa memandang status Imunisasi sebelumnya. “Kedua Imunisasi kejar berupa 1 atau lebih jenis Imunisasi OPV, IPV dan DPT-HB-Hib untuk melengkapi status imunisasi,”terang dr Mukhibatul Khusnah.

Adapun sasaran Imunisasi tambahan campak rubela diberikan pada usia 9 sampai 59 bulan kemudian imunisasi kejar bagi yang belum lengkap OPV, IPV, DPT-HB-Hib diberikan pada usia 12 sampai 59 bulan dengan target sasaran di Kabupaten 69.780 anak.

“Tempat pelayanan BIAN dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, Puskesmas, Puskesmas pembantu, Ponkesdes dan Pelayanan imunisasi lainnya seperti Posyandu,”tegasnya. (yad)

Dinkes Gresik Masifkan BIAN,Ikhtiar Pencegahan dan Menjaga Kekebalan Tubuh Anak Selengkapnya

Petrokimia Gresik Gelontorkan Ribuan Bibit Pohon, Hijaukan Hutan dan Taman Kota Gresik

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri membagikan 1.110 bibit pohon. Ribuan bibit pohon untuk penghijauan hutan dan taman kota Gresik sebagai wujud komitmen perusahaan terhadap lingkungan. 

Bantuan secara simbolis diserahkan oleh VP Corporate Social Responsibility (CSR) Petrokimia Gresik Muhammad Ihwan bersama VP Lingkungan Petrokimia Gresik Liliek Harmianto kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  Gresik Ketut Pratikno pada Kamis, 4 Agustus 2022.

Secara terpisah, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan  dalam upaya pengelolaan lingkungan di Gresik, Petrokimia Gresik senantiasa berkoordinasi dan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, agar program-programnya selaras dengan kebijakan daerah.

“Salah satunya bantuan bibit pohon ini, merupakan aksi nyata Petrokimia Gresik dalam merespon program pemerintah daerah guna menciptakan kota yang nyaman, sehat dan aman dari risiko bencana,”tandas Dwi Satriyo.

Ribuan bibit pohon yang diserahkan terdiri dari bibit hujan mas (200 pohon), pucuk merah (50 pohon), dolar (10 pohon), andang merah (200 pohon), lamtana (400 pohon), klengkeng (50 pohon), jambu kristal (100 pohon) dan alpukat (100 pohon).

Plt. Kepala DLH Kabupaten Gresik Ketut Pratikno mengatakan bantuan bibit pohon dari Petrokimia Gresik ini sebagian akan diaklimatisasi dan dikembangkan untuk pembibitan lebih lanjut guna menghasilkan bibit yang lebih banyak untuk selanjutnya ditanam di hutan atau taman kota. Sedangkan untuk bibit tanaman buah, akan langsung ditanam di hutan kota.

“Kita memiliki banyak lahan yang perlu ditanami. Belum lagi banyak permintaan bantuan bibit dari desa-desa, khususnya yang tengah mengembangkan wisata desa. Semoga bantuan dari Petrokimia Gresik ini dapat menginpirasi perusahaan lain,”tandasnya.

Lebih lanjut, Ketut Pratikno mengapresiasi komitmen dan kepedulian yang telah ditunjukkan Petrokimia Gresik selama ini. Ia berharap, ke depan kolaborasi antara Pemkab dengan Petrokimia Gresik dapat terus berlanjut dalam rangka memberikan manfaat bagi masyarakat, melalui penyediaan sarana dan prasarana di bidang lingkungan.

Sebagai informasi, selain melalui bantuan bibit pohon ini, Petrokimia Gresik juga aktif berkontribusi melakukan penghijauan di Kabupaten Gresik melalui program restorasi lahan mangrove di Mengare, Kali Lamong, hingga Ujung Pangkah. Selain itu, dalam waktu dekat ini, Petrokimia Gresik juga akan kembali menanam mangrove sebagai bagian dari peringatan momen golden anniversary perusahaan. (yad)

Petrokimia Gresik Gelontorkan Ribuan Bibit Pohon, Hijaukan Hutan dan Taman Kota Gresik Selengkapnya

Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih Dimulai, Bupati Gresik Bagikan kepada Emak-emak

GRESIK,1minute.id – Antusiasme masyarakat untuk merayakan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai di Kabupaten Gresik. Masyarakat mulai memasang umbul-umbul, lampu hias hingga mengibarkan bendera Merah Putih di setiap rumah. 

Kemeriahan peringatan Hari Kemerdekaan RI pasca Pandemi Covid-19 ini bakal semakin semarak menjelang detik-detik Kemerdekaan pada 17 Agustus 2022 nanti. Sebab, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik turun tangan membagikan 17 ribu bendera Merah Putih kepada masyarakat secara gratis. Pembagian identitas, simbol dan alat pemersatu masyarakat itu dibagikan langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 5 Agustus 2022. 

Sebanyak 150 bendera dengan ukuran 80 cm x 120 cm itu dibagikan kepada emak-emak yang menghadiri Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022 di Gelanggang Olahraga (GOR) Onggojoyo. GOR berlokasi di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu riuh. “Benderanya langsung dipasang di depan rumah ya,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. Dalam hitungan menit, ratusan bendera Merah Putih itu pun ludes. 

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gresik Nanang Setiawan mengatakan, pembagian bendera Merah Putih adalah bagian dari Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih yang dicanangkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Pemkab Gresik mengalokasikan 17 ribu bendera Merah Putih untuk masyarakat,”kata Nanang Setiawan pada Jumat, 5 Agustus 2022. 

BENDERA MERAH PUTIH: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membagikan bendera Merah Putih kepada emak-emak di BIAN 2022 di GOR Onggojoyo di Desa ManyarSidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Jumat, 5 Agustus 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pembagian bendera akan dilakukan secara masif kepada masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. “Nanti sore, kami akan membagikan 100 bendera lagi ke Desa Ngargosari (Kecamatan Kebomas,Red),”kata mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik itu. 

Ia melanjutkan, pembagian bendera Merah Putih bertujuan untuk menggugah rasa cinta Tanah Air dan meningkatkan semangat nasionalisme. “Nantinya, ribuan bendera lainnya akan dibagikan melalui Kecamatan,”tegas Nanang yang mantan Kepala Dinas Pertahanan Gresik itu. (yad)

Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih Dimulai, Bupati Gresik Bagikan kepada Emak-emak Selengkapnya

Kakek 54 Tahun Setubuhi Anak Diganjar 13 Tahun Penjara 

GRESIK1minute.id  – Terdakwa Korneles Korisen akan menghabiskan masa tuanya di rumah tahanan (Rutan) Kelas II-B Gresik. Sebab, majelis hakim kakek 54 tahun itu menvonis hukuman 13 tahun penjara. Korneles berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dipersidangan terbukti melakukan tindak asusila terhadap anak korban berusia 12 tahun. 

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gresik Fitra Dewi Nasution menyatakan terdakwa terbukti melanggar Pasal 81 Ayat (1) Undang-undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. 

“Menjatuhkan hukuman penjara selama 13 tahun dan denda Rp 15 Juta subsider 3 bulan kurungan terhadap terdakwa Korneles Korisen,” kata Fitra Dewi Nasution dalam sidang secara online pada Kamis, 4 Agustus 2022.

Putusan hakim tersebut sesuai tuntutan olej Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Indah Rahmawati.  Pertimbangan jaksa menuntut hukum berat yaitu perbuatan terdakwa tidak mendukung pemerintah dalam perlindungan anak. Perbuatan terdakwa merusak masa depan anak, perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat dan terdakwa berbelit-belit dalam persidangan. Sedangkan pertimbangan yang meringankan yaitu terdakwa belum pernah di hukum.

Dari perbuatan dugaan asusila tersebut, barang bukti berupa sebuah celana dalam, potongan baju motif bunga dikembalikan ke anak korban. 

Bagaimana sikap terdakwa ? Penasihat Hukum terdakwa dari YLBH Fajar Trilaksana Rudi Suprayitno mengatakan, keberatan. Pertimbangannya, terdakwa kooperatif dalam persidangan, terdakwa menyesal dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. 

“Terhadap putusan hakim. Kami perlu sampaikan ke keluarga terdakwa. Sebab, terdakwa juga punya anak yang membutuhkan perhatian orang tuanya,”kata Rudi.

Untuk diketahui, perbuatan asusila yang dilakukan oleh terdakwa Korneles Korisen terjadi pada Agustus 2021. Lokasi di rumah terdakwa di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Ceritanya, malam itu, dua berusia 54 tahun anak korban bermain di rumah terdakwa di Kecamatan Menganti. Setelah bermain bersama anak terdakwa berusia 9 tahun, anak korban kelelahan dan tertidur dirumah terdakwa. 

Nah, saat anak korban terlelap itu, terdakwa melancarkan aksinya hingga berhubungan intim layaknya suami-istri. Perbuatan itu berulang hingga 3 kali. Terdakwa menjanjikan anak korban dijadikan istri dan surat tanah sehingga anak korban tidak melawan. Namun, sepandai-pandai menyimpan bangkai akhirnya tercium juga. Ibu anak korban kemudian melaporkan ke Polres Gresik. (yad)

Kakek 54 Tahun Setubuhi Anak Diganjar 13 Tahun Penjara  Selengkapnya

Bus Trans Jatim Segera Beroperasi, Aplikasi Ajaib Dilaunching di Gresik, Tiket Rp 2.500 

GRESIK,1minute.id – Masyarakat semakin banyak pilihan moda transportasi di wilayah aglomerasi Surabaya Raya. Yakni, Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur berencana mengoperasikan bus penumpang pada 19 Agustus 2022 nanti. 

Operasi angkutan umum terintegrasi Trans Jatim itu terkoneksi melalui aplikasi Trans Jatim – Ajaib (Aplikasi Jatim Informasi Bus) sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan angkutan umum di Jawa Timur.

Trans Jatim Koridor I dengan Rute Terminal Porong – Larangan – Terminal Bungurasih – kemudian naik tol turun Exit Romokalisari – Jl. Veteran – Jl. Kartini – Jl Dr. Wahidin Sudirohusodo berhenti di terminal Bunder tersebut rencananya akan dilaunching oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Aplikasi Ajaib dilaunching di AstonInn Gresik pada Kamis, 4 Agustus 2022. Acara itu dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim Adhy Karyono, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Jatim Nyono , Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jatim Bandoe Widiarto.

Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dalam sambutannya melalui Daring mengatakan Trans Jatim merupakan sistem layanan transportasi Bus Rapid Transit (BRT) antarkota dan kabupaten dalam satu lingkup wilayah aglomerasi perkotaan di Jawa Timur seperti Gerbangkertasusila.

LAUNCHING AJAIB: (foto atas ) Sekdaprov Jatim Adhy Karyono didampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (tiga dari kiri) saat launching aplikasi Trans Jatim-Ajaib di AstonInn Gresik pada Kamis, 4 Agustus 2022. (Foto bawah) salah satu halte bus Trans Jatim di depan Universitas Muhammadiyah Gresik (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Proyek ini merupakan komitmen dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa untuk meningkatkan aksesibilitas layanan publik termasuk transportasi,”imbuhnya. 

Proyek ini, lanjutnya, juga merupakan bentuk implementasi dari Perpres 80/2019 untuk mendukung percepatan pembangunan ekonomi pada kawasan aglomerasi perkotaan di Jatim.

“Guna memudahkan akses menggunakan layanan bus Trans Jatim nantinya akan beroperasi dengan dukungan aplikasi mobile yang diberi nama TransJatim – Ajaib (Aplikasi Jatim Informasi Bus) yang sudah di sosialisasikan dan akan dilaunching pada hari ini di Gresik,”tandasnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi dan mendukung Inovasi aplikasi Trans Jatim – Ajaib ini yang  dibutuhkan warga Surabaya Raya (Gresik – Surabaya – Sidoarjo) akan transportasi yang terintegrasi dengan baik saling membantu mobilitas warga. 

“Ini sebagai bentuk Implementasi pelayanan publik yang baik, karena pelayanan publik juga dapat dijadikan sebagai tolok ukur dari hasil kinerja pemerintah dalam melayani masyarakat,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Keberhasilan pemerintah dalam membangun pelayanan publik dilihat dari profesionalisme, efektifitas, dan efisiensi. “Membuat Aplikasi ini salah satu bentuk efisiensi yang luar biasa karena seluruh masyarakat dapat menjangkaunya,”katanya.

Mantan Ketua DPRD Gresik itu berharap dengan diluncurkannya Aplikasi Trans Jatim – Ajaib ini dapat memudahkan masyarakat kita dalam mengakses transportasi publik yang terintegrasi Trans Jatim. “Karena memang masyarakat kita butuh sesuatu yang cepat, tepat, mudah dan aman,”tegasnya. 

“Selain itu tujuan penerapan sistem aplikasi ini bagi penumpang adalah lebih cepat dan praktis dalam bertransaksi serta mengurangi angka kecelakaan dan kemacetan di Jawa Timur utamanya Sidoarjo-Surabaya dan Gresik,” pungkasnya.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono menambahkan Indek Integrasi di Jatim harus dipercepat salah satunya dengan aplikasi Trans Jatim – Ajaib dengan mempermudah masyarakat dengan peningkatan kualitas pelayanan angkutan umum di Jawa Timur.

“Perkembangan teknologi yang jauh lebih cepat itu mengharuskan kita ekspansi dari dari jarak pendek ke menengah untuk itu kita harus berbenah lebih cepat lebih baik dan lebih digital,”ungkap Sekdaprov itu.

Adhy Karyono  juga meminta kepada Dinas Perhubungan Jatim untuk segera menyerap aspirasi, masukan ataupun keluhan masyarakat terkait penggunaan aplikasi tersebut untuk bahan evaluasi sebelum di launching oleh Gubernur Jatim pada 19 Agustus mendatang,” tambahnya.

Informasi yang dihimpun, Pemprov Jatim merencanakan mengoperasikan 22 bus medium. Perinciannya, 20 bus beroperasi harian dan 2 bus cadangan. Jam operasional dimulai pukul 05.00 sampai pukul 21.00. Saat jam padat pada pagi dan sore hari, bus bakal berangkat setiap 15 menit. Saat siang, bus berangkat 30 menit sekali. Jarak yang ditempuh rute Sidoarjo–Gresik sepanjang 71 kilometer, sedangkan sebaliknya sepanjang 74 kilometer dengan waktu tempuh 2 jam 15 menit.

Dalam pengamatan 1minute.id sejumlah haltetelah berdiri di rute yang bakal dilewati Bus Trans Jatim, BRT. Halte berada di depan Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) Jalan Veteran, Jalan Kartini dan Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Halte itu di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo diantaranya depan Kampus Universitas Muhammadiyah Gresik ; Depan RSUD Ibnu Sina Gresik. 

Lalu berapa harga tiket bus Trans Jatim? Untuk penumpang umum direncanakan Rp 5 ribu per penumpang. Sedangkan, pelajar Rp 2.500 per penumpang. Harga tiket jauh dan dekat sama.(yad)

Bus Trans Jatim Segera Beroperasi, Aplikasi Ajaib Dilaunching di Gresik, Tiket Rp 2.500  Selengkapnya

Mencegah Fatalitas Damkar Ajari Emak-emak PKK dan Anggota DPRD Gresik Memadamkan Api dengan Apar

GRESIK,1minute.id – Musibah kebakaran bisa terjadi kapan saja. Dimana saja. Nah, untuk mencegah fatalitas akibat kebakaran itu, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik melatih emak-emak  anggota tim penggerak (TP) PKK Gresik untuk memadamkan amuk si jago merah. 

Pelatihan memadamkan amuk lidah api dikemas dalam Forum Group Discussion (FGD) digelar di Pendapa Bupati Gresik pada Kamis, 4 Agustus 2022. FGD mengusung tema Pemberdayaan Masyarakat Pemahaman Dini Pemadaman kebakaran ini menghadirkan tiga pembicara yakni Kepala Dinas (Kadis) Damkar dan Penyelamatan Gresik Agustin Halomoan Sinaga, dan dua anggota DPRD Gresik Hudaifah, FPKB  dan Miftahol Jannah, Fraksi Golkar. Keduanya anggota Komisi I DPRD Gresik.

FGD dibuka oleh Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani ini berlangsung gayeng. Sebab, peserta tidak hanya mendapatkan materi. Peserta yang semuanya kaum hawa mendapatkan pelatihan memadamkan api menggunakan alat pemadam kebakaran ringan (APAR) dan karung goni. 

“Sempat nderedeg karena baru pertama praktik memadamkan api,”kata Miftahol Jannah, anggota Komisi I DPRD Gresik dari daerah pemilihan (Dapil) Pulau Bawean, Kabupaten Gresik itu. Miftahol Jannah memadamkan api menggunakan karung goni. Sedangkan, Hudaifah menggunakan karung goni dan APAR.  

Setelah dua anggota DPRD Gresik itu, giliran anggota TP PKK Gresik mendapatkan kesempatan menjajal alat damkar itu. Tidak semua bisa mengoperasikan APAR sehingga harus dibimbing oleh petugas Damkar. 

Sebelumnya, dalam forum diskusi itu muncul sejumlah ide untuk lebih memberdayakan peran Damkar Gresik untuk mencegah terjadinya musibah kebakaran di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Hudaifah mengusulkan pembentukan posko Damkar di setiap kecamatan. Hal senada, juga diungkapkan Miftahol Jannah. “Sosialisasi harus lebih diperluas hingga di pedesaan. Peserta bisa UMKM, Fatayat, Aisyiyah dan lainnya,”ujar legislator perempuan dari Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean itu.

PADAM API : Hudaifah, anggota DPRD Gresik menjajal memadamkan api menggunakan APAR. Sedangkan, Miftahol Jannah (foto atas) mendapatkan bimbingan dari petugas Damkar dalam pelatihan dalam FGD di Pendapa Bupati Gresik pada Kamis, 4 Agustus 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Ia juga mengusulkan Dinas Damkar mendirikan posko di Pulau Bawean yang berjarak 80 mil laut dari Pusat Pemerintahan Gresik itu. “Tahun depan, Saya berharap posko damkar sudah ada di Bawean,”katanya. Selain itu, ia mendorong Pemkab Gresik untuk melakukan perubahan peraturan daerah (Perda) 17/2012 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran. Sebab, Permendagri sudah lebih up to date. 

Sementara itu, Kadis Damkar Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengungkapkan tentang perkembangan kejadian kebakaran di Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik kurun waktu 5 tahun terakhir. Mulai 2017 hingga Agustus 2022. Kejadian kebakaran tren terus meningkat. Pada 2017 tercatat “hanya” 69 kebakaran. Pada 2020 meningkat menjadi 367 kejadian. Pada Januari sampai 4 Agustus 2022 sudah tercatat 303 kebakaran. “Mayoritas yang terbakar adalah alang-alang dan sampah,”katanya. 

Sedangkan tindakan rescue sudah 129 tindakan penyelamatan yang dilakukan. Evakuasi hewan ular, tawon, kucing, dan kera. Juga, penyelamatan manusia. “Karena tugas itu, kini masyarakat menjuluki kami yang di Damkar sebagai hero,”seloroh Sinaga. (yad)

Mencegah Fatalitas Damkar Ajari Emak-emak PKK dan Anggota DPRD Gresik Memadamkan Api dengan Apar Selengkapnya

DPUTR Gresik Kebut Pembangunan Jembatan Kacangan, Target Tahun ini Kelar 

GRESIK,1minute.id – Pembangunan Jembatan Kacangan terus dikebut. Pembangunan jembatan yang menghubungkan  Desa Bulurejo dengan Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu diperkirakan kelar 180 hari kerja. Mulai 28 Juni 2022 sampai 24 Desember 2022. 

Angggaran untuk pembangunan jembatan yang patah sejak Minggu, 19 Desember 2021 lalu berasal dari APBD Gresik sebesar Rp 13,074 miliar. “Progres pembangunan jembatan Kacangan saat sudah 5,37 persen dari rencana 5,01 persen,”kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Achmad Hadi dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu, 3 Agustus 2022.

Pembangunan jembatan Kacangan ini molor dari rencana. Semula diperkirakan awal April 2022. Namun, dalam laman LPSE  tender kali pertama gagal. Dalam tender kali kedua ini, berdasarkan data DPUTR Gresik dimenangkan oleh PT Bangun Mulya Tan Abadi dengan nilai penawaran Rp 13.074.982.498,54. Pagu anggaran Rp 15 miliar. Jangka waktu pekerjaan 180 hari kalender (28 Juni sampai 24 Desember 2022).

Jenis pekerjaan yang dilakukan adalah pembangunan jembatan baru dengan bentang 60 meter dengan rangka baja lebar 7 meter. Dan, peleberan jembatan bentang 30 meter dari 5 meter menjadi 6 meter. Pekerjaan jalan (overlay)  150 meter. 

Sebelumnya, jembatan Kacangan yang ambruk itu memiliki panjang 60 meter dengan pilar tengah dan lebar 4 meter. Jembatan dengan konstruksi baja dan beton.

Kadis PUTR Gresik Achmad Hadi mengatakan, pekerjaan pembangunan jembatan Kacangan itu selesai akhir tahun ini. “Estimasi pekerjaan selesai 24 Desember 2022,”katanya. 

PATAH ,: Jembatan Kacangan yang menghubungkan Desa Bulurejo dan Desa Gluranploso, Kecamatan Benjeng yang patah pada Minggu, 19 Desember 2021. Foto diambil pada 14 Februari 2022 ( Foto dokumen : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Seperti diberitakan jembatan Kacangan patah pada Minggu, 19 Desember 2021. Hasil investigasi dan kajian tim ahli Pemkab Gresik, diduga penyebab jembatan Kacangan itu patah karena tebing longsor menghantam pondasi jembatan sehingga meruntuhkan pilar jembatan. Tidak ada kesalahan desain dan murni karena faktor alam.

Pemerintah kemudian menutup jembatan itu. Namun, karena jembatan itu cukup vital sehingga banyak pengendara yang nekat melewati jembatan yang berdiri diatas aliran Kali Lamong itu. (yad)

DPUTR Gresik Kebut Pembangunan Jembatan Kacangan, Target Tahun ini Kelar  Selengkapnya

732 Nakes Status Honorer, Bupati Gresik Dorong Kemenkes Beri Nilai Afirmasi

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 732 tenaga kesehatan (nakes) berstatus honorer di Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendorong Kementerian Kesehatan bersinergi dan dan kolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) maupun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Men PAN/RB) terkait afirmasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kinerja (PPPK) Nakes. 

Afirmasi tersebut, merupakan suatu penghargaan terhadap honorer nakes atas kerja keras dan pengabdian mereka selama ini. Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai menerima penghargaan 

Kabupaten/Kota terbaik pertama dalam Kinerja Pencapaian Imunisasi Rutin Lengkap (IRL) periode Januari hingga Mei 2022.

Fandi Akhmad Yani menegaskan penghargaan yang diterima dipersembahkan kepada seluruh ekosistem kesehatan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik atas seluruh perjuangannya dalam memastikan masyarakat Gresik mendapatkan kualitas kesehatan yang terbaik, termasuk diantaranya program imunisasi.

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan teman-teman Nakes kita, juga kepada kader PKK dan Pokja Imunisasi yang turun hingga ke desa, kepala desa dan seluruh perangkatnya, dan tidak lupa kepada para orang tua dan masyarakat yang secara aktif mendorong kesuksesan program imunisasi kepada anak-anak kita,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 2 Agustus 2022.

Penghargaan diberikan oleh Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, ini merupakan rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Program Prioritas Bidang Kesehatan Provinsi Jawa Timur 2022. Dengan mengangkat tema “Tantangan Pelayanan Kesehatan di Jawa Timur”. Rakor  diselenggarakan di Hotel Mercure selama dua hari, dimulai Selasa hingga Rabu (2-3 Agustus 2022). Kegiatan itu menandai launching Bulan Imunisasi Anak Nasional. 

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Direktur Utama RSUD Ibnu Sina Gresik dr Soni.

Besarnya peran serta nakes dan usahanya tersebut, ia menaruh harapan kepada Kementerian Kesehatan agar bisa menjalin suatu sinergitas dan kolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri maupun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait afirmasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kinerja (PPPK) Nakes. Afirmasi tersebut, merupakan suatu penghargaan terhadap tenaga honorer nakes atas kerja keras dan pengabdian mereka selama ini.

Hal ini karena dalam kinerjanya, peran nakes dengan status honorer dan pegawai tetap merupakan suatu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Diantara tenaga honorer tersebut banyak juga yang telah mengabdikan diri bertahun-tahun untuk pelayanan kesehatan masyarakat, bahkan bertaruh nyawa dikala pandemi Covid-19.

“Kita berharap kepada Kemenkes untuk bisa menjalin sinergitas dengan Kemendagri maupun KemenpanRB untuk mengusahakan afirmasi PPPK bagi nakes. Nakes honorer banyak yang sudah mengabdikan diri bertahun-tahun, dan mereka juga berjuang sama kerasnya, berjuang mati-matian juga demi memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik,”tegasnya.

Data di Dinas Kesehatan Gresik tercatat komposisi nakes honorer di Kabupaten Gresik sebanyak 732 orang dan 194 honorer non nakes. Sementara yang berstatus ASN sebanyak 1.101 ASN dan 90 PPPK yang tersebar di 32 Puskesmas dan rumah sakit daerah Kabupaten Gresik. (yad)

732 Nakes Status Honorer, Bupati Gresik Dorong Kemenkes Beri Nilai Afirmasi Selengkapnya