Dokkes Semprot Disinfektan Cegah PMK, Pemdes Dapet Sosialisasi Penyembelihan Hewan Kurban

GRESIK,1minute.id – Dokter kesehatan (Dokkes) Polres Gresik turun tangan untuk mencegah persebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah hukum Polres Gresik. Diantaranya, melakukan penyemprotan disinfektan di tempat penampungan hewan kurban di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Sabtu, 9 Juli 2022.

”Penyemprotan disinfektan ini sebagai upaya pencegahan PMK di Gresik,”kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis pada Sabtu, 9 Juli 2022. Penyemprotan disinfektan dilakukan menyeluruh ke setiap sudut kandang agar selalu terjaga kebersihan. Pihaknya juga memantau sejumlah kadang peternakan hewan di Gresik untuk mencegah atau mengetahui sejak dini ternak yang terjangkit PMK. 

“Menjelang Idul Adha, di mana hewan kurban harus kondisi sehat bebas PMK,”tegas mantan Kapolres Ponorogo itu. 

SOSIALISASI PMK : (ki-ka) Danramil Balongpanggang Kapt Inf Erik Tjahya, Camat Balongpanggang Muhammad Amri dan Kades Dapet, Kecamatan Balongpanggang Siswadi dalam sosialisasi Persiapan Pelaksanaan Idul Adha 1443 H ( Foto: istimewa)

Sementara itu, Pemerintah Desa (Pemdes) Dapet, Kecamatan Balongpanggang menggelar sosialisasi Persiapan Pelaksanaan Idul Adha 1443 H ditengah Wabah PMK.Kepala Desa Dapet Siswadi saat membuka acara tersebut menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai tindaklanjut dari rakor Forkopimda Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak  Pemerintah Desa kolaborasi mencegah persebaran wabah PMK. Sebab, pencegahan lebih baik daripada mengobati. 

Siswadi meminta kepada para peternak untuk menjaga kebersihan hewan dan kandang, Pola minumnya ternak harus diperhatikan bila perlu menggunakan air hangat. “Pola makan hewan ternak hendaknya dijaga dan perlu menggunakan makanan yang mempunyai fungsi peningkatan imun dan makanan yang mampu membunuh virus seperti tumbuhan meniran, toga yang dicampur dengan gula aren dan terakhir pemberian vaksin hewan, pungkasnya sembari menjelaskan bagaimana penularan PMK itu terjadi,”kata Siswadi menirukan ucapan Prof Suprapto Ma’at dari Unair Surabaya. 

Sosialisasi dIhadiri Forkopimcam yakni Camat Balongpanggang Muhammad Amri, Danramil Kapten Inf Erik Tjahya dan Kapolsek Balongpanggang AKP  Muhammad Zainudin ini diikuti semua stakeholder di Desa tersebut. (yad)

Dokkes Semprot Disinfektan Cegah PMK, Pemdes Dapet Sosialisasi Penyembelihan Hewan Kurban Selengkapnya

SIG Salurkan Hewan Kurban Senilai Rp 4,32 Miliar, Mulai Gresik hingga Papua 

GRESIK,1minute.id – Merayakan Idul Adha 1443 H, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyalurkan 423 hewan kurban yang terdiri dari 160 sapi dan 263 kambing senilai Rp4,32 miliar. Penyaluran hewan kurban dari SIG tersebar di 138 lokasi, meliputi masjid, yayasan, pondok pesantren, instansi serta pemukiman masyarakat yang berada di sekitar operasional perusahaan SIG. 

Penyaluran hewan kurban dari SIG dilakukan secara bertahap mulai pada Jumat, 1 Juli 2022 hingga hari ini, Sabtu, 9 Juli 2022. Wilayah penyaluran antara lain Gresik dan Tuban (Jatim), Rembang dan Cilacap (Jateng), Narogong (Jabar), Jakarta Selatan (DKI Jakarta), Gading Cempaka (Bengkulu), Padang (Sumbar), Karo (Sumut), Katibung (Lampung Selatan), Dumai (Riau), Pangkep (Sulawesi Selatan), Mamuju (Sulawesi Barat), Balikpapan dan Samarinda (Kalimantan Timur), Banjarmasin Barat (Kalimantan Selatan), Nusaniwe (Ambon), Aceh Besar (Aceh) dan Sorong (Papua Barat).

General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan, Iduladha menjadi waktu yang tepat untuk saling berbagi dengan menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat sekitar perusahaan. Penyaluran hewan kurban ini juga sebagai bentuk kontribusi kepada masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

“Bantuan ini menjadi salah satu bentuk rasa syukur kami atas pencapaian perusahaan selama ini, serta apresiasi kepada masyarakat yang mendukung dan tumbuh bersama SIG. Semoga melalui penyaluran bantuan ini dapat menumbuhkan rasa memiliki bagi masyarakat atas perusahaan serta senantiasa mendoakan agar dapat menjalankan bisnis dengan baik dan memberikan kontribusi yang lebih besar,” kata Edy Saraya.

Menurutnya bantuan hewan kurban yang disalurkan oleh SIG melibatkan UMKM peternak lokal dengan harapan mampu meningkatkan ekonomi UMKM. “Kami memastikan seluruh hewan kurban telah melalui serangkaian tes kesehatan sehingga aman untuk di konsumsi. SIG juga memastikan hewan kurban tersebut akan disalurkan secara terarah sehingga tepat sasaran,”ujar Edy Saraya.

Sementara itu, Kepala Desa Sidorukun, Kabupaten Gresik Djuli Aspug, berterima kasih dengan adanya bantuan hewan kurban berupa sapi untuk masyarakat desanya. Menurutnya, SIG rutin memberikan bantunan hewan kurban setiap Iduladha di desanya. “Kami sangat bersyukur dengan adanya bantuan ini, dan akan melakukan penyembelihan di Balai Desa Sidorukun Gresik untuk dibagikan kepada 60 kepala keluarga,”ujarnya. 

Selain pemberian hewan kurban, berbagai kegiatan sosial telah dilakukan di desa Sidorukun Gresik. “Semoga SIG terus berkembang, dan memberikan kontribusi lebih luas kepada masyarakat seperti selama ini,” kata Djuli Aspug. (yad)

SIG Salurkan Hewan Kurban Senilai Rp 4,32 Miliar, Mulai Gresik hingga Papua  Selengkapnya

51 Jemaah Dibadalhajikan dan 136 Disafariwukufkan

GRESIK,1minute.id – Pelaksanaan ibadah haji 1443 hijriah atau 2022 Masehi memasuki fase puncak, wukuf di Arafah. Sebanyak 1 juta lebih jemaah berkumpul di Padang Arafah. Menteri Agama (Menang) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, tahun ini ada 51 jemaah yang dibadalhajikan dan 136 jemaah yang disafariwukufkan.

“Sesuai komitmen pemerintah, semua jemaah haji yang berhalangan, harus dibadalhajikan atau disafariwukufkan,”terang Menag Yaqut Cholil Qoumas di Arafah dilansir dari kemenag.go.id padaJumat, 8 Juli 2022.

Kepala Bidang Bimbingan Ibadah Haji Alam Agoga Hasibuan menambahkan 51 jemaah yang dibadalhajikan terdiri atas 29 badal haji karena wafat, 22 jemaah dibadalhajikan karena sakit berat. Mereka yang sakit berat ini 10 dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), dan 12 dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi.

“Untuk jemaah safari wukuf, sebanyak 31 jemaah disafariwukufkan dengan berbaring di bus, 104 jemaah dengan posisi duduk di bus, dan ada 1 jemaah yang disafariwukufkan oleh pihak Rumah Sakit Arab Saudi,”terangnya.

Alam menjelaskan, proses safariwukuf menggunakan 10 bus dan satu bus cadangan. Selain tim kesehatan, setiap bus ditugaskan seorang khatib dan dua pembimbing ibadah. “Nantinya di bus akan dilakukan proses safari wukuf, mulai dari khutbah wukuf hingga salat jamak qashar Zuhur dan Asar, serta talbiyah, zikir, dan doa,” jelas Alam.

Kasi Bimbingan Ibadah Haji, Daker Makkah Anshor menambahkan, ada 30 tim safari wukuf dan sejumlah tim medis dari KKHI Daker Makkah yang diterjunkan. Mereka antara lain bertugas mulai dari membimbing niat thaharah/bersuci jemaah, termasuk tayammum. Tim Kesehatan KKHI juga membantu wudlu jemaah uzur. Bagi jemaah yang tidak bisa berwudlu, mereka dibantu bisa bertayamum.

“Tim KKHI juga membantu jemaah mengenakan pakaian ihram, baik untuk laki laki atau perempuan,” jelas Anshor. Sementara tim bimbingan ibadah, mereka membantu melafalkan doa berihram, membimbing melafalkan niat salat sunnah ihram, membimbing niat haji, serta membimbing talbiyah sampai memasuki Arafah.

“Di setiap bus, ada petugas yang membacakan khutbah wuquf dan imam salat jamak qashar Zuhur dan Asar,”ujar Anshor. “Mereka juga membimbing jemaah uzur untuk memperbanyak talbiyah, zikir, dan doa selama berada di Arafah,”tambahnya. Anshor menambahkan, proses safari wukuf, sejak keberangkatan dari KKHI menuju Arafah, lalu kembali ke KKHI ditargetkan berlangsung maksimal tiga jam. (yad)

51 Jemaah Dibadalhajikan dan 136 Disafariwukufkan Selengkapnya

Petugas Perketat Perbatasan Cegah Hewan Kurban Tanpa SKKH Masuk Gresik

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melarang hewan kurban tanpa SKKH dari luar Kabupaten/kota masuk Gresik. Namun, sejumlah pedagang  mokong. Setelah tiga pilar di Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. 

Kini, giliran petugas gabungan dari Koramil 0817/03, Polsek Kedamean dan petugas UPT Dinas Pertanian Gresik mengamankan truk dan pikap tertangkap basah mengangkut hewan kurban masuk ke Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Mereka ditengari melakukan kucing-kucing dengan petugas di Pos Pam PMK Legundi, Kecamatan Driyorejo. 

Kendaraan pengangkut hewan kurban dari luar Gresik diperkirakan semakin banyak karena Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah semakin dekat. Menghitung hari. Akan tetapi, tiga pilar yang terdiri dari TNI, Polri dan Dinas Pertanian Gresik semakin rajin melakukan penyekatan. Tujuan, menahan laju persebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK)

Setiap kendaraan yang dicurigai mengangkut hewan kurban dihentikan. Semua dokumen antara lain surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dipelototi untuk memastikan secara langsung kondisi  kesehatan hewan  yang ada didalam kendaraan.

Babinsa Koramil 0817/03 Kedamean Pelda Didik bersama Aiptu Munif serta Mustajab dari UPT Pertanian Wringinanom, memastikan secara langsung kondisi  kesehatan hewan  yang ada didalam kendaraan serta memeriksa SKKH. “Kami yang berada di Pos Pam PMK akan bersikap tegas tetapi tetap mengarahkan secara sopan dan humanis, hal ini bertujuan tidak adanya hewan yang masuk di Gresik dalam kondisi terpapar penyakit PMK,”kata Pelda Didik.

Selama di Pos Pam PMK, petugas konsentrasi untuk memantau setiap kendaraan yang membawa hewan ternak. “Memang kondisi masyarakat saat ini berharap bisa menjual hewan ternaknya diberbagai tempat, tetapi kami harap tetap mengikuti ketetapan yang sudah ada, saya harap himbauan yang kami sampaikan dapat diterima oleh masyarakat, kalaupun ada yang membandel tetap kita arahkan balik kanan,”katanya. (yad)

Petugas Perketat Perbatasan Cegah Hewan Kurban Tanpa SKKH Masuk Gresik Selengkapnya

SIG dan YDBA Kolaborasi Dukung Peningkatan PenggunaanP3DN Melalui Pembinaan UMKM

GRESIK,1minute.id – Dalam rangka mendukung program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menjalin kerjasama dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA). Kerjasama dalam Pembinaan dan Fasilitasi Pemasaran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). 

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian yang dilakukan oleh Direktur Utama SIG Donny Arsal, Ketua Pengurus YDBA Sigit Prabowo Kumala dan Sekretaris Pengurus YDBA, Ida R. M. Sigalingging yang didampingi oleh Direktur Operasi SIG Yosviandri dan Advisor YDBA, Tonny Sumartono di Hotel Sheraton, Jakarta, pada Kamis, 7 Juli 2022.

Kerjasama ini meliputi pemberian pelatihan dan pendampingan kepada UMKM binaan YDBA agar mampu menghasilkan produk yang sesuai dengan standar quality, cost, delivery (QCD). Selain itu juga memberikan kesempatan UMKM menjadi rantai pasok perusahaan. Dalam hal ini SIG akan membeli produk UMKM Binaan YDBA berupa spare part guna mendukung kebutuhan operasional perusahaan.

Kerjasama ini sejalan dengan Instruksi Presiden (INPRES) No 2 tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi dalam rangka menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Harapannya dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang semakin tinggi, keberadaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga lembaga negara, mulai dari level daerah hingga pusat, dapat menjadi pasar yang kondusif dan ramah bagi produk-produk berkualitas hasil produksi UMKM dalam negeri.

Direktur Utama SIG Donny Arsal mengatakan, SIG sebagai BUMN akan selalu mendukung program yang dicanangkan oleh Pemerintah, terutama dalam mewujudkan kontribusi BUMN untuk Indonesia. Salah satunya yaitu ”Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia”, yang diwujudkan melalui program percepatan P3DN.

”Kolaborasi dengan YDBA kali ini merupakan salah satu bukti keseriusan SIG dalam melaksanaan inisiatif strategis terkait keberpihakan terhadap UMKM dan TKDN untuk substitusi kebutuhan impor, khususnya rantai pasok suku cadang (spare part),” kata Donny Arsal

Lebih lanjut Donny Arsal menyampaikan, YDBA sebagai salah satu Yayasan Astra yang fokus membina UMKM sejak 1980 akan menjembatani SIG untuk dapat menjadi ‘Ayah Angkat’ bagi para pelaku UMKM yang telah terverifikasi kualitas produk dan kredibilitas kinerjanya. Nantinya, UMKM-UMKM binaan ini akan dapat memproduksi sekaligus memasok produknya sesuai dengan kebutuhan operasional SIG.

Direktur Operasi SIG Yosviandri menambahkan, melalui kerjasama ini diharapkan mampu meningkatkan capaian TKDN pada komponen-komponen operasional SIG lewat pasokan produk yang handal secara teknis dan ekonomis, hasil buatan UMKM binaan YDBA, sesuai target operational excellence dan nilai TKDN spare part SIG Group. 

“Sekaligus, kolaborasi ini menjadi wujud implementasi dari kebijakan pemerintah, di mana industri akan dapat tumbuh dan berkembang hanya jika produknya digunakan, baik untuk mencapai skala ekonomi maupun untuk peningkatan kualitas produknya,”kata Yosviandri.

Sedangkan, Ketua Pengurus YDBA Sigit P. Kumala menyampaikan, sejalan dengan semangat YDBA 2022, yaitu Kolaborasi Tumbuh Bersama UMKM, YDBA terus berupaya berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung UMKM Naik Kelas, termasuk dengan SIG. 

Sigit berharap, melalui kolaborasi ini YDBA bersama SIG dapat membentuk tim kecil untuk mengawal pelaksanaan development komponen agar mencapai target QCD, melalui pelaksanaan dan evaluasi pelatihan serta pendampingan teknis yang dilakukan SIG, dan pelatihan serta pendampingan manajemen yang dilakukan YDBA.

Sigit juga menambahkan, kolaborasi ini diharapkan bisa menjadi pelopor bagi BUMN lainnya untuk melibatkan UMKM sebagai bagian dari rantai pasoknya. (yad)

SIG dan YDBA Kolaborasi Dukung Peningkatan PenggunaanP3DN Melalui Pembinaan UMKM Selengkapnya

Warga 4 Desa di Pantura Waspada Banjir Susulan Akibat Tanggul Waduk Desa Wotan Jebol

GRESIK,1minute.id – Banjir melanda empat desa di dua kecamatan yakni Panceng dan Sidayu, Kabupaten Gresik surut pada Kamis, 7 Juli 2022. Namun, warga empat yang terdampak air bah akibat tanggul jebol di Desa Wotan, Kecamatan Panceng tetap waspada. Sebab,  masih berpotensi hujan.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Surabaya cuaca Kabupaten Gresik tidak berpotensi hujan. Kondisi ini bisa menjadi angin segar bagi warga di empat desa yakni Desa Petung dan Wotan di Kecamatan Panceng. Serta Desa Sukorejo dan Gedangan di Kecamatan Sidayu. 

Di empat desa itu, ketinggian air antara 30 sampai 60 centimeter. Air bah akibat tanggul Desa Wotan jebol sepanjang 40 meter itu menggenangi infrastruktur jalan desa dan fasilitas lainnya. “Tadi pagi air sudah surut,”kata Camat Sidayu Muryadi pada Kamis, 7 Juli 2022.

Di ruas jalan poros desa (JPD) ketinggian air tersisa setinggi mata kaki orang dewasa. “Air cuma lewat saja,”imbuh Nuryadi. Untuk diketahui Rabu, 6 Juli 2022 sekitar pukul 04.30 atau Badal Subuh, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sidayu panik. Pasalnya, tiba-tiba air bah masuk desanya. Air bah itu akibat tanggul di Desa Wotan, Kecamatan Panceng jebol sepanjang 40 meter pada pukul 01.20.

Tanggul waduk jebol akibat intensitas curah hujan tinggi. Kejadian tersebut mengakibatkan rumah warga, sawah, dan jalan poros desa putus. Di Desa Sukorejo sebanyak 214 rumah warga, 73 ha sawah, dan jalan lingkungan sepanjang 607 m terendam air. Serta putusnya jalan poros desa sepanjang 200 meter. 

Sedangkan di Desa Gedangan sebanyak 97 rumah warga, 13 ha sawah, jalan lingkungan sepanjang 200m terendam air, serta putusnya jalan poros desa sepanjang 1,2 km.

Kondisi terarah dialami warga Desa Petung. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik air bah itu menggenangi 166 rumah, 3 musala, jalan lingkungan sepanjang 1,15 kilometer dengan ketinggian sir antara 20-50 centimeter. Kemudian, JPD sepanjang 1 kilometer dengan ketinggian air antara 20-40 cm dan sawah 300 ha. Sementara itu, di pusat tanggul waduk jebol di Desa Wotan, Kecamatan Panceng hanya menggenangi 10 ha sawah.

Untuk mencegah banjir meluas, BPBD Gresik bersama warga setempat memasang tanggul pengaman dari karung berisi pasir. (yad)

Warga 4 Desa di Pantura Waspada Banjir Susulan Akibat Tanggul Waduk Desa Wotan Jebol Selengkapnya

Pande Besi di Kota Gresik Semakin Langka, Milenial Memilih Bekerja di Pabrik

GRESIK,1minute.id – Wagino terlihat lebih santai pada Kamis, 7 Juli 2022. Sudah hampir 3 tahun ini. Pande besi berusia 62 tahun di Jalan Sunan Giri, Desa Kawisanyar, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik tidak banyak pesanan pembuatan alat pemotong hewan. Seperti Pisau, kapak, bendo hingga golok.

Sebelum pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) apalagi menjelang Hari Raya Idul Adha, bapak 4 anak kuwalahan menerima pesanan perkakas sembelih hewan. Namun, sejak tiga tahun terakhir, pesanan penyembelih hewan itu berkurang drastis. 

“Sampai hari ini baru empat panitia penyembelih hewan kurban yang kesini,”kata Wagino ditemui 1minute.id pada Kamis, 7 Juli 2022. Mereka, imbuhnya, tidak memesan gaman alias alat penyembelih hewan. “Mereka hanya servis gaman,”katanya. 

PANDE BESI : Wagino 62, pande besi di Jalan Sunan Giri, Desa Kawisanyar, Kecamatan Kebomas, Gresik di bengkel pande besi milik almarhum Moh Ihsan pada Kamis, 7 Juli 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Mayoritas gaman yang minta di servis berjenis golok. “Menajamkan ada juga perbaikan gagang golok,”katanya. Meski tidak seramai sebelum pandemi Covid-19. Wagino terlihat tidak risau. Ia masih semringah. “Sepi ramai tertawa saja. Sing penting awak waras (sehat),”katanya. 

Wagino, bapak 4 anak ini kelahiran Tuban, Jawa Timur. Ia lahir pada 10 Oktober 1960. Sejak 1974 Wagino menjadi pande besi di bengkel pande besi milik H.Moh Ihsan di Jalan Sunan Giri, Desa Kawisanyar, Kecamatan Kebomas, Gresik. Moh Ihsan meninggal pada 2021. Ihsan adalah keturunan keempat H. Abdullah yang menekuni pembuatan golok, bendo, kapak dan pisau. Sejak Moh Ihsan meninggal bengkel pande besi diteruskan oleh Wagino. 

“Karena tidak ada keturunan almarhum H Abdullah yang meneruskan,”katanya. Profesi pande besi ditinggalkan oleh anak-anak milenial. Mereka lebih memilih bekerja di pabrik. Kini, di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, profesi pande besi semakin langka. Bisa di hitung dengan jari. Wagino, diantaranya yang masih setia menekuni profesi yang membutuhkan keterampilan khusus itu. (yad)

Pande Besi di Kota Gresik Semakin Langka, Milenial Memilih Bekerja di Pabrik Selengkapnya

Tak Bisa Tunjukkan SKKH Truk Muatan Sapi Balik Kucing 

GRESIK,1minute.id – Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah kurang hitungan hari. Distribusi hewan kurban diprediksi semakin padat. Idul kurban di tengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Kabupaten Gresik salah satu daerah endemik PMK.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani telah menghimbau warga Gresik membeli hewan kurban dari para peternak yang ada di dalam Kabupaten Gresik. Tiga pilar di Kecamatan semakin memperketat penjaga di pos pengamanan (Pos Pam) PMK. 

Diantara dilakukan tiga pilar di Kecamatan Bungah. Petugas gabungan dari Kodim 0817/Gresik, Polres Gresik dan Dinas Pertanian Gresik harus memutar balik truk yang mengangkut hewan kurban. Sebab, sopir truk tidak bisa menunjukkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Danramil 0817/15 Bungah Kapten Cba Moh. Ridhon mengatakan, saat itu sekitar pukul 23.00. Ia melihat ada truk mengangkut sapi dari Lamongan. Ridhon yang Komandan Unit Intel Kodim 0817/Gresik merasa curiga. Ia bersama Polsek Bungah dan Dinas Pertanian Gresik kemudian menghentikan truk tersebut. 

“Karena sopir tidak bisa menunjukkan SKKH sehingga kami minta untuk balik,”ujar Ridhon pada Rabu malam, 6 Juli 2022. Tindakan tegas aparat dikarenakan Pemkab Gresik tidak memperbolehkan pengiriman hewan tanpa dilengkapi SKKH. “Tujuan untuk menekan penyebaran penyakit PMK pada hewan ternak yang sedang marak saat ini, karena Gresik saat ini posisi zona merah penyakit PMK,”katanya. 

Sehari sebelumnya, tiga pilar di Kecamatan Driyorejo yang bertugas di Pos Pam PMK simpang empat Legundi, Driyorejo melakukan pemeriksaan sejumlah yang ditengarai mengakut hewan dari luar Gresik. Namun, petugas tidak menemukan adanya truk mengangkut hewan. (yad)

Tak Bisa Tunjukkan SKKH Truk Muatan Sapi Balik Kucing  Selengkapnya

Wabah PMK, Bupati Gresik Himbau Warga Beli Hewan Kurban di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menghimbau warga Gresik membeli hewan kurban dari para peternak yang ada di dalam Kabupaten Gresik. Pasalnya, Kabupaten Gresik masuk kategori wabah PMK dilarang untuk memasukkan dan mengeluarkan ternak.

Hal itu ditegaskan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menggelar rapat koordinasi (Rakor) Forkopimda Persiapan Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1443 H ditengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Hall Parkir Selatan Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 6 Juli 2022.

Rakor yang dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Juru Sembelih Halal (Juleha) serta Panduan Ibadah kurban dalam kondisi Wabah PMK ini diikuti para kepala desa se-Kabupaten Gresik.

“Harapan Kami supaya masyarakat Kabupaten Gresik yang ingin berkurban untuk membeli hewan dari peternak di Gresik,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. Terkait mekanisme penyembelihan hewan kurban, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani-meminta pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk mensosialisasikan kepada lembaga pendidikan, pengurus masjid maupun musala. 

“Rumah potong hewan di Gresik juga terbatas untuk itu tidak memungkinkan pemotongan hewan disaat Idul Adha dilakukan jadi satu ditempat tersebut, maka tugas DMI nanti mensosialisasikan kepada lembaga pendidikan, Masjid ataupun Musala untuk menjaga kedisiplinan dan kebersihan dari proses hingga pelaksanaan untuk mengantisipasi penyebaran PMK,”ujarnya. 

Menurut Gus Yani, ketersediaan daging di pasar berkurang dan mahal terkait adanya penyakit PMK pada hewan ternak yang menjadi kekhawatiran di tengah masyarakat. “Kasus PMK harus dihentikan dan bisa berhenti jika pemberian vaksinasi sudah tersebar secara masif,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Kabupaten Gresik mendapat alokasi sebanyak 30 botol atau sama dengan 3.000 dosis. Sementara vaksin PMK ini disuntikkan pada ternak sapi dalam kondisi sehat saja, baik sapi perah maupun sapi potong. Ternak yang sudah di vaksin tidak untuk segera dipotong atau dijual.

“Karena pelaksanaan vaksin adalah 3 kali. Vaksin kedua akan disuntikkan pada 4 minggu setelah vaksin pertama dan vaksin ketiga atau boosternya pada 6 bulan berikutnya,”sambungnya.

Kendalanya, imbuhnya, keterbatasan tim penyuntikan vaksinasi untuk itu Pemkab Gresik menggandeng Ikatan Alumni (IKA) Universitas Airlangga agar segera bisa menambah SDM untuk ikut membantu memberikan vaksinasi secara masif di Kabupaten Gresik.

“Mohon kerjasama untuk mengoptimalkan pemanfaatan vaksin tersebut dan Semoga pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan lancar dan aman, sehingga kejadian penyakit mulut dan kuku dapat semakin berkurang dan kita bisa menuju kembali menjadi Negara yang bebas PMK,”harapnya.

Sementara Prof. Suprapto Ma’at dari Pusat Veternasi Farma (Pusvetma) memberikan paparan terkait bagaimana cara meningkatkan imunitas pada hewan ternak yang sehat ataupun terpapar PMK. Prof Suprapto memberikan tutorial cara membuat ramuan untuk hewan ternak dari bahan alami Daun meniran melalui pemutaran video pendek.

Sedangkan, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik Zainal Abidin, pihaknya juga melaksanakan kerjasama penelitian dan survei secara acak. “Dari 240 masjid Alhamdulillah 84 persen masjid membeli hewan kurban dari daerah sendiri,”ungkap Zainal. (yad)

Wabah PMK, Bupati Gresik Himbau Warga Beli Hewan Kurban di Gresik  Selengkapnya

Nur Hudi Bersikukuh Video Ritual Pernikahan Manusia dengan Kambing untuk Konten 

GRESIK,1minute.id – Nur Hudi Didin Ariyanto memenuhi panggilan Badan Kehormatan (BK) DPRD Gresik pada Rabu, 6 Juli 2022. Politisi asal Fraksi Nasional Demokrat (NasDem) DPRD Gresik datang untuk dimintai ketarangan terkait dugaan keterlibatan ngundu mantu, manusia dengan kambing yang viral itu.

Perkawinan nyeleneh menggunakan syariat Islam itu dihelat di Pesanggrahan Keramat Ki Ageng di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pada Minggu, 5 Juni 2022. Pesanggrahan itu milik Nur Hudi.

Selama 4 jam, mulai pukul 11.00 WIB sampai 14.00 WIB Nur Hudi dimintai keterangan oleh BK DPRD Gresik. Sidang kode etik anggota DPRD Gresik itu dipimpin oleh Mujib Riduan, Koordinator juga Wakil Ketua DPRD Gresik. 

Nur Hudi dicecar sejumlah pertanyaan oleh anggota BK DPRD Gresik. Ia pun mengaku salah telah membuat kegaduhan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Namun, Nur Hudi bersikukuh ritual pernikahan nyeleneh antara manusia dengan kambing itu untuk keperluan konten medsos. 

Dalam sidang itu, BK DPRD Gresik memutar kembali video ritual pernikahan manusia dengan kambing itu. Dua video yang diputar menggunakan layar proyektor. 

Wakil Ketua BK Gresik Jamiyatul Mukaromah mengatakan, pemanggilan kepada Nur Hudi Didin Ariyanto karena adanya pengaduan dari masyarakat. Dalam sidang kode etik, kata legislator perempuan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gresik sempat meminta maaf kepada seluruh anggota DPRD Gresik maupun masyarakat Gresik. “Ia tadi juga menangis,”terang Mukaromah usai sidang BK DPRD Gresik pada Rabu, 6 Juli 2022.

Namun, imbuh Mukaromah, Nur Hudi menegaskan video ritual pernikahan manusia dengan kambing itu untuk keperluan konten. “Video itu untuk konten medsos,”tegasnya. Lalu langkah BK DPRD Gresik selanjutnya? Mukaromah mengatakan pihaknya memanggil sejumlah saksi lainnya. “Saksi ahli dan orang-orang yang sempat disebut oleh Nur Hudi,”katanya tanpa menyebut identitas saksi yang bakal dimintai kesaksiannya.

Sumber di BK DPRD Gresik menyebutkan saksi ahli nanti diantaranya dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik. Sedangkan, saksi lainnya adalah sutradara pernikahan manusia dengan kambing yakni Arif Syaifullah. 

Bagaimana tanggapan Nur Hudi Didin Ariyanto? Nur Hudi Didin Ariyanto ketika ditemui usai sidang BK DPRD Gresik enggan berkomentar. “Maaf, langsung ke BK saja,”katanya. 

Seperti diberitakan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik melalui Komisi Fatwa MUI Gresik menegaskan pernikahan manusia dengan kambing itu adalah penistaan agama. 

Keempat orang yang terlibat aktif dalam perkawinan tak lazim di Pesanggrahan Keramat Ki Ageng di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik dinyatakan keluar dari Islam. Murtad. Mereka harus bertaubat dan mengucapkan syahadat.

Keempat orang yang terlibat perkawinan itu, pemilik Pesanggrahan Nur Hudi Didin Ariyanto ; mempelai pria Syaiful Arif ; penghulu Kresna dan pembuat naskah Arif Syaifullah kemudian bertaubat dan mengucapkan syahadat. Pengucapan sahadat disaksikan oleh para tokoh agama dari empat organisasi keagamaan yakni MUI Gresik, PCNU Gresik, Muhammadiyah Gresik dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Gresik di Aula Kantor MUI Gresik dalam Kompleks Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Kamis, 9 Juni 2022.

Polres Gresik melalui proses penyelidikan akhirnya menetapkan empat orang sebagai tersangka dugaan penistaan agama. Keempat tersangka itu adalah pemilik Pesanggrahan Keramat Ki Ageng berinisial N ; SA selaku pengantin, dan S selaku penghulu yang menikahkan. Ketiganya dikenai Pasal 156a KUHP tentang penistaan agama juncto Pasal 55 KUHP (turut serta). 

Dalam perkembangan hasil pemeriksaan penyidikan Satreskrim Polres Gresik tertanggal 5 Juli 2022 disebutkan tersangka pemilik Sanggar Cipta Alam sekaligus pemilik konten 

Arif Syaifullah ; pemilik Pesanggrahan Keramat Ki Ageng Nur Hudi Didin Ariyanto ; mempelai pria Syaiful Arif dan penghulu Sutrisno alias Kresna. Mereka dikenakan Pasal 45a ayat 2 UU ITE juncto Pasal 156a KUHP. “Jadi, ada 4 tersangka. Inisial N, SA, S, dan AS,”tegas Kapolres Gresik AKBP Muchamad Nur Azis di Mapolres Gresik pada Jumat, 1 Juli 2022. (yad)

Nur Hudi Bersikukuh Video Ritual Pernikahan Manusia dengan Kambing untuk Konten  Selengkapnya