GRESIK,1minute.id – Puncak resepsi Satu Abad Nadhlatul Ulama (NU) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo digelar Selasa, 7 Februari 2023. Memasuki H-2 Hari Lahir (Harlah) Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam terbesar di Indonesia sudah lebih dari 1 juta warga Nadhliyin yang menyatakan siap hadir langsung ke Sidoarjo.
Bahkan ada yang menyebut telah tembus mencapai 2 juta warga Nadhliyin yang sudah mendaftar melalui Google form. Persiapan tuan rumah menyambut kedatangan warga Nadhliyin dalam Puncak Harlah ke-100 NU telah rampung.
Berbagai wilayah sekitar Sidoarjo sudah melakukan koordinasi dengan apik demi suksesnya acara. Persiapan ini termasuk tiga kepala daerah wilayah Surabaya Raya yang dikenal sebagai ‘Tri Maskada’. Mereka adalah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, dan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali.
Ketiga kepala daerah milenial ini mengunjungi Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Minggu siang, 5 Februari 2023 (5/2) siang. Ketiganya tampak berbincang hangat membahas sejumlah hal, terutama yang berkaitan dengan peran tiga kepala daerah tersebut.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam keterangannya menjelaskan, dukungan dari kepala daerah di Surabaya Raya adalah bukti kecintaan kepada NU dan kepada Indonesia.
“Kami dari Gresik, selain tentu akan sangat banyak warga Gresik yang datang ke Sidoarjo, juga akan mendukung dari berbagai aspek, seperti transportasi, kesehatan, dan relawan untuk membantu para jamaah yang hadir pada 7 Februari nanti,” ujarnya
Sebelumnya, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani juga mengajak seluruh keluarga besar NU Gresik, untuk bersama-sama hadir di Sidoarjo dengan penuh kebahagiaan. Dirinya juga mengingatkan bahwa warga Nadhliyin Gresik adalah warga yang mandiri, karenanya semuanya harus dipersiapkan dengan kesiapan masing-masing dan tetap patuh pada arahan panitia.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali selaku tuan rumah Resepsi Satu Abad NU mengatakan bahwa secara historis ketiga wilayah (Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya) memiliki jalinan yang sangat erat dalam lahirnya NU.
Hubungan yang erat inilah yang akan terus dijaga hingga saat ini lewat kolaborasi dalam berbagai hal. Di antaranya adalah saling dukung untuk penyiapan kekuatan SDM maupun fasilitas pendukung guna menyukseskan Satu Abad NU, seperti pengerahan relawan Tagana hingga tenaga kesehatan.
“Nanti akan saling support dengan berbagai elemen panitia lainnya. Pokoknya kita dukung penuh, ada dapur umum, bantuan logistik, pos kesehatan, pengamanan, dan sebagainya,” ujar Muhdlor Ali. Pengecekan persiapan hari ini juga dilakukan oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf dan Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pengurus Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) ke-XI Aisyiyah di Gedung Dakwah Muhammadiyah pada Minggu, 5 Februari 2023. Musda mengusung tema “Aisyiyah Gerakan Perempuan Berkemajuan Membangun Peradaban’, kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah juga berbagai tokoh Muhammadiyah.
Diantaranya, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur Hj Siti Asmah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik Moh In’am, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Gresik Idha Rahayuningsih, serta Pimpinan Cabang dan Ranting Aisyiyah se-Kabupaten Gresik.
Di depan peserta Musda, Wabup Aminatun Habibah menyampaikan beberapa isu terkait peranan perempuan yang ada di Kabupaten Gresik. Yang pertama adalah isu terkait pendidikan, terkait stunting, ekonomi, politik, dan yang terakhir adalah lingkungan terkait sampah. “Kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik menitip beberapa hal tersebut, untuk bisa dibahas dan dijadikan program lewat Musda hari ini,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah dalam sambutannya.
Ia menilai bahwa peranan organisasi perempuan memiliki andil yang sangat besar dalam penyelesaian lima isu tersebut. Oleh karenanya, dalam kesempatan ini, Wabup juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik yang siap untuk bisa berkolaborasi dengan berbagai stakeholder untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah Aisyiyah Jawa Timur Siti Asmah mengaku terkesan dengan Aisyiyah Gresik. Hal ini lantaran Aisyiyah Gresik dinilai sigap dalam penyelenggaraan Musda.
“Agenda kegiatan hari ini adalah pelaporan pertanggungjawaban periode sebelumnya, kemudian penyusunan program kerja yang akan datang, dan pemilihan pimpinan periode 2022-2027. Musda ini sangat penting, karena meletakkan dasar-dasar kiprah Aisyiyah pada periode yang akan datang,” ungkap Siti Asmah. (yad)
GRESIK,1minute.id – “Membangun Desa Menata Kota”. Falsafah inilah yang dipegang Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan transformasi pengelolaan dana bergulir masyarakat eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Pedesaan (PNPM-MPd) menjadi Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Lembaga Keuangan Desa (LKD).
Pemkab Gresik meraih capaian 100% transformasi pengelola dana bergulir masyarakat eks PNPM-Mpd menjadi BUMDesma. Atas capaian tersebut, Pemkab Gresik mendapatkan apresiasi dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menerima penghargaan tersebut dari Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. Gus Yani,begitu Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gresik Abu Hasan pada acara Pesta Rakyat dalam rangka Hari BUMDes di Desa Teluk, Gunung Kijang, Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Kamis malam, 2 Februari 2023.
Gus Yani, mengungkapkan pencapaian ini adalah wujud apresiasi atas sinergi antara Pemkab Gresik dengan masyarakat. Kecamatan yang sudah berhasil bertransformasi 100% adalah Kecamatan Wringinanom, Kedamean, Benjeng, Balongpanggang, Cerme dan Duduksampeyan. Kemudian, Kecamatan Dukun, Panceng, Ujungpangkah, Sidayu, Bungah, Tambak dan Sangkapura.
“Dengan adanya transformasi ini, kami dari berharap BUMDesma yang sudah ada bisa bekerja maksimal untuk kesejahteraan masyarakat desanya masing-masing,” harap Gus Yani. Ia bersama Wabup Aminatun Habibah dalam Nawa Karsa, juga tengah mendorong adanya partnership antara BUMDes dengan berbagai sektor privat.
Sementara itu, Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar menjelaskan perkembangan BUMDesa tiap wilayah tidak terlepas dari peran kepala daerah. “Penghargaan ini sebagai apresiasi kementerian kepada kepala daerah yang memiliki komitmen memajukan BUMDesa,” ujar Gus Menteri, sapaan, Abdul Halim.
Abdul Halim menilai peran BUMDesa sangat besar bagi perkembangan perekonomian pedesaan. Dengan jumlah mencapai 60.417 BUMDesa, dirinya yakin apabila terwujud suatu konektivitas ekonomi maka dampaknya akan sangat dirasakan desa.
Untuk diketahui sejak berakhirnya PNPM pada 2015, kegiatan simpan pinjam dilanjutkan oleh Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) eks PNPM tidak memiliki payung hukum. Sehingga terbit Peraturan Pemerintah (PP) 11/2021 tentang BUMDes/BUMDesma. Dengan adanya payung hukum tersebut, kesempatan BUMDes/ BUMDesma untuk menjalin kerja sama dengan pihak luar bisa terjadi.
Kemendes PDTT juga terus mendorong transformasi pengelola DBM dari UPK PNPM-MPd menjadi BUMDes Bersama setelah pengesahan Undang-undang (UU) 6 / 2014 tentang Desa. Langkah tersebut sebagai upaya untuk menyelamatkan aset eks UPK PNPM-MPd yang mencapai Rp 12,7 triliun. (yad)
GRESIK,1minute.id – Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar Gerakan Pemasangan Patok Batas (Gemapatas). Kegiatan secara daring dan luring ini digelar serentak di 33 Provinsi se-Indonesia. Kabupaten Gresik, Jawa Timur, diantaranya.
Gemapatas bertujuan melindungi hak-hak masyarakat atas kepemilikan tanah ini mengusung tema “Anti Cekcok Anti Caplok” dipusatkan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah ini tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI).
Di Kabupaten Gresik kegiatan dipusatkan di Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas pada Jumat, 3 Februari 2023. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengapresiasi dan mendukung program Gemapatas yang digagas Kementrian ATR/BPN, yang dilakukan secara serentak di Indonesia. Ini akan membantu masyarakat untuk memiliki hak dan kepastian hukum atas kepemilikan tanah.
“Dengan dipasangnya patok tanda batas pemilik tanah, diharapkan juga dapat meminimalisir konflik maupun sengketa batas tanah antarmasyarakat,” ujar Bu Min-sapaan karib- Wabup Aminatun Habibah.
Bu Min berharap program Gemapatas Kementrian ATR/BPN ini terus dilakukan. Tujuan dari diluncurkannya Gemapatas di antaranya sebagai upaya untuk menggerakkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga tanda batas tanah yang dimilikinya. “Intinya untuk menjaga dan menghindari konflik atau sengketa. Ini merupakan langkah pelaksanaan kegiatan PTSL menuju Gresik Kabupaten lengkap,: tegasnya.
Ditempat sama, Kepala ATR/BPN Kanwil Jatim Johanar mengatakan, pemasangan 1 juta patok batas bidang tanah untuk Indonesia. Program ini sebelumnya sudah dilakukan di Kabupaten Gresik. “Tahun 2019 dilakukan di Bawean sedangkan pada tahun 2022 dilaksanakan di Kecamatan Balongpanggang. Untuk tahun 2023 ini dilaksanakan secara nasional,” ungkapnya.
Menurutnya, suatu negara akan maju dan makmur, apabila data parcial atau fisik ukuran, dan letak tanahnya lengkap. Kemakmuran dimulai dari percil per percil menyambung menjadi desa menjadi kecamatan, kabupaten hingga menjadi provinsi, yang membentuk Negara Indonesia.
“Disamping itu, mereduksi persoalan maraknya mafia tanah, secara otomatis mafia tanah mati dengan sendirinya karana sudah lengkap,” kata Johanar. Dirinya berharap, Provinsi Jawa Timur paling cepat dan terlengkap pertama di Indonesia. “Saat ini secara prosentase Jawa Timur sudah mencapai 70 persen, kurang 30 persen, diharapkan selesai pada 2025,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor ATR/BPN Gresik Asep Heri mengatakan, banyak gerakan dari Kabupaten Gresik diambil menjadi gerakan Nasional salah satunya Gemapatas.
“Ini sudah dilakukan di Kecamatan Tambak sebanyak 113.500 ribu, kedua dilakukan di Desa Mojogede Kecamatan Balongpanggang bersama Bupati Gresik mencanangkan lagi di 4 Kecamatan di 73 desa/kelurahan sebanyak 340.999 ribu. Hari ini akan memasang sebanyak 7.777 ribu patok,” terangnya.
Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan sertifikat DAK 2023 secara simbolis. Masing masing diserahkan kepada Kepala Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu sertifikat hak pakai nomor 21 untuk penggunaan Hippam Tirta Makmur, sertifikat nomor 24 penggunaan tanah untuk tempat pengelolaan sampah (TPS3R) dan sertifikat hak waqaf no 17 penggunaan tanah untuk Masjid Baitur Rahim.
Serta sertifikat penggunaan tanah untuk perumahan diserahkan kepada Nur Amin, Mohammad Cholid, Abdul Hasib, Muhammad Masyhadi Purwanto, Muhammad Sholih, Lianah dan Sri Haniah. (yad)
GRESIK,1minute.id – Masa kepemimpinan, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik genap dua tahun pada 26 Februari 2023 nanti. Pasangan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi Jawa Timur pada Jumat, 26 Februari 2021.
Saat itu, wabah Covid-19 mengganas. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dan Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah tidak bisa gasspoll melaksanakan program Nawa Karsa. Sebab, bupati termuda sejak berdirinya Kabupaten Gresik dan Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu berfokus untuk penanganan wabah untuk menyelamatkan warga dari pagebluk yang paling mengerikan itu.
Memasuki tahun kedua, pandemi melandai Gus Yani dan Bu Min memfokuskan untuk merealisasikan program Nawa Karsa. Sembilan program unggulan itu, adalah Gresik AKAS ; Gresik SEGER ; Gresik MAPAN ; Gresik AGROPOLITAN ; GEMA KARYA ; Gresik CERDAS ; Gresik SEHATI ; Gresik BAROKAH dan Gresik LESTARI.
Di bidang pendidikan, diantaranya. Dalam dua tahun terakhir ini, sejumlah program telah dilakukan dan sudah dapat dinikmati oleh masyarakat Gresik. Terutama warga yang memiliki anak sekolah maupun belajar di pondok pesantren (Ponpes). Di era Gus Yani-Bu Min, santri ponpes mendapatkan fasilitas antarjemput ketika liburan Idul Fitri. Mereka dijemput di pondok masing-masing untuk diantar balik pulang.
Liburan selesai dan kembali ke pondok untuk kembali nyantri, mereka diantar ke pondok lagi. Sepintas tampak sederhana. Namun, program ini menyasar ribuan santri asal Gresik yang tersebar di Jawa Timur sehingga membutuhkan persiapan matang. Manfaatnya terasa besar bagi santri dan wali santri. Tidak ribet. Santri senang, wali santri lega karena fasilitas yang diberikan selama perjalanan terjamin. Khusus santri asal Pulau Bawean, mereka juga mendapatkan tambahan subsidi tiket kapal.
PERTAMA DI JATIM : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (empat dari kiri) dan Ketua Kadin Gresik Choirul Rizal (dua dari kanan) saat meresmikan rumah vokasi Gresik pada 24 Juni 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Sedangkan, untuk siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) Negeri dan Swasta, Pemkab Gresik melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) memberikan bantuan sosial (bansos) bagi orang tua yang ekonomi kurang beruntung alias kurang mampu. Pada 2022, Pemkab Gresik menggelontorkan bansos sebesar Rp 3,01 miliar untuk 8.236 siswa tersebar di 492 lembaga pendidikan.
Rinciannya, jenjang SD sebanyak 5.951 siswa dari 384 lembaga. Setiap siswa mendapatkan bansos Rp 300 ribu. Kemudian, jenjang SMP bansos digelontorkan kepada 2.285 siswa berasal dari 108 lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Masing-masing siswa menerima Rp 540 ribu.
Selain bantuan langsung kepada siswa, Pemkab Gresik berikhtiar untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan pemerataan pendidikan. Kurun waktu dua tahun ini, Pemkab Gresik membangun dua gedung sekolah baru di Gresik Selatan dan Gresik Utara. Di Gresik Selatan telah berdiri gedung UPT SMP Negeri 33 Gresik. Gedung pendidikan itu berada di Kompleks Perumahan Bukit Bambe, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo. Gedung sekolah itu berdiri diatas lahan seluas 7.816 meter persegi (m²).
RUANG KELAS BARU: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan anggota Komisi IV DPRD Gresik Khoirul Huda usai meresmikan gedung baru,UPT SMP Negeri 34 Gresik pada Senin, 30 Januari 2023 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Gedung baru itu diresmikan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada 1 Maret 2022 lalu. Sebelum gedung baru berdiri, siswa kelas VII dan VIII berjumlah 439 orang menempati gedung SMPN 8 Gresik yang terletak di Desa Tenaru, Kecamatan Driyorejo untuk kegiatan belajarnya.
Gedung sekolah baru lainnya, adalah UPT SMP Negeri 34 Gresik. Tahap pertama, proyek pembangunan sekolah berlokasi di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Desa Suci, Kecamatan Manyar telah kelar pada Desember 2022.
Gedung UPT SMP Negeri 34 Gresik ini berdiri diatas lahan seluas 6.567 meter persegi (m²). Gedung sekolah dibangun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik 2022 sebesar Rp 8,05 miliar. Anggaran tersebut untuk pembangunan konstruksi, 10 ruang kelas, 4 ruang guru atau kantor dan 6 toilet. Saat ini, UPT SMP Negeri 34 Gresik telah memiliki 258 siswa, yakni Kelas VII dan VIII.
Sebelum gedung sekolah berdiri, ratusan siswa nunut belajar di SDN Suci, Kecamatan Manyar. Kini, mereka telah memiliki gedung baru. Siswa dan wali murid riang. Zulfikar Reza Saputra, siswa kelas VIII UPT SMP Negeri 34 Gresik tidak bisa menyembunyikan perasaan gembiranya. Sebab, selama 1,5 tahun ini untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar nebeng di SDN Suci. “Saya merasa tidak enak. Seperti masih SD terus. Sekarang saya senang karena sudah memiliki sekolah sendiri. Terima kasih bapak Bupati,” katanya.
JAJAL MOTOR LISTRIK: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ketika menjajal motor listrik karya SMK YPPI Darussalam Cerme pada Kamis, 19 Januari 2023 ( Foto: Prokopim for 1minute.id)
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menceritakan, berdiri gedung SMP Negeri 34 Gresik setelah dirinya bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah keliling perumahan. Ia naik odong-odong dan berhenti di sebuah warung kopi di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS), Desa Suci, Kecamatan Manyar. Waktu itu, katanya, ibu-ibu curhat anak-anak sulit masuk sekolah negeri. Sebab, di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci tidak ada sekolah menengah pertama (SMP) Negeri.
“Prasasti lembaga pendidikan. Semoga tempat ini penuh berkah bagi anak untuk mencari ilmu,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani diamini ratusan siswa, wali murid dan para undangan saat mengawali sambutannya pada Senin, 30 Januari 2023. Pembangunan sekolah baru ini, untuk pemerataan pendidikan di Gresik.
“Sudah menjadi kewajiban kita bersama bahwa kita harus memastikan ketersediaan infrastruktur sekolah serta sarana dan prasarana yang terbaik untuk anak-anak kita,” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada suatu kesempatan.
Selain pembangunan gedung sekolah baru, Pemkab Gresik melakukan renovasi puluhan ruang kelas sekolah. Perbaikan ringan hingga berat. “Kita tidak bisa memilih ditakdirkan menjadi apa. Tetapi kita bisa menentukan, kita bisa menjadi apa tergantung dari kita, tergantung kreativitas kita, kita punya bakat yang istimewa terus kita dorong serta doa bapak dan ibu menjadi kunci kesuksesan kita,” kata Gus Yani pada suatu kesempatan di UPT SMP Negeri 4 Gresik.
ANTUSIAS BELAJAR: Siswa UPT SMP Negeri 34 Gresik semringah karena telah memiliki gedung sendiri dan diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 30 Januari 2023 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Selain ketersedian infrastruktur, sarana dan prasarana (Sarpras), Pemkab Gresik mendorong para pelajar memiliki terampil yang handal. Sehingga, ketika lulus sekolah mereka yang ingin bekerja memiliki kompetensi yang lebih mumpuni. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersinergi dan kolaborasi dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Gresik dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Gresik mendirikan rumah vokasi. Rumah Vokasi ini kali pertama di Indonesia berada di Jalan Panglima Sudirman, Gresik. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan rumah vokasi itu.
Rumah Vokasi untuk pelajar Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik itu akan difungsikan untuk meningkatkan kompetensi di sektor tenaga kerja. Dan, juga untuk menciptakan enterpreneurship bagi lulusan SMA, SMK maupun perguruan tinggi.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap rumah vokasi nantinya menjadi pelatihan dan pendidikan bagi siswa SMK. Pelatihan dan pendidikan yang disesuaikan kebutuhan industri. Sehingga pelatihan harus lebih spesifik lagi. Dan, rumah vokasi yang berdiri di Kabupaten Gresik ini bisa menjadi percontohan di Jawa Timur guna mengatasi pengangguran terbuka.
Khofifah menyebut jumlah pengangguran terbuka lulusan SMK semakin menurun. “Saat ini, pengangguran terbuka lulusan SMK hanya satu digit,” katanya. Khofifah mengusulkan untuk mempertajam keterampilan para pelajar untuk dilakukan magang ke luar negeri. “Kalau bisa ada program magang dua tahun ke Jerman,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan adanya rumah bersama ini juga untuk mengatasi pengangguran. Ini karena pengangguran di Kabupaten Gresik masih tinggi. “Rumah vokasi adalah solusinya mengingat para lulusan SMA, SMK maupun perguruan tinggi skill dan kompetensinya ditingkatkan melalui pelatihan,”katanya. (yad/adv)
GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Gresik 2024 di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik.
Seperti apa gambaran awal yang akan dilakukan oleh Pemkab Gresik tahun depan. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan ada enam fokus utama pada Rencana kerja 2024. Enam fokus utama itu adalah pengendalian inflasi dan kemiskinan , penurunan angka pengangguran, dan penyelesaian masalah banjir. Berikutnya, perbaikan infrastruktur, peningkatan mutu pendidikan dan masalah sampah.
“Pengendalian inflasi ini menjadi prioritas utama. Dan apabila kita bicara tentang inflasi, ini pasti ada hubungannya dengan angka kemiskinan,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat membuka Forum Ranwal RKPD Gresik 2024 pada Senin, 30 Januari 2022.
Upaya apa yang telah dilakukan oleh Pemkab Gresik? Pemkab, terangnya, telah menerapkan program Universal Health Coverage (UHC) dan kemudahan perizinan untuk masuknya investasi. Program UHC atau perlindungan kesehatan kepada warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik telah mencapai cakupan 99,65 persen sejak di launching pada Oktober 2022.
Berbagai upaya tersebut membawa hasil, angka kemiskinan turun dari semula 12,42 persen menjadi 11,06 persen pada 2022. “Ini angka terendah dalam sepuluh tahun terakhir ini,” kata Fandi Akhmad Yani. Ranwal RKPD 2024 ini dihadiri semua stakeholder mulai akademisi, insan pers, DPRD dan tokoh masyarakat. Forum ini bertujuan untuk menjaring berbagai usulan untuk perkembangan Kabupaten Gresik 2024.
“Kedepan, kami akan mengoptimalkan teknologi informasi dan komunikasi untuk menghimpun rencana pembangunan secara inklusif untuk kemajuan Gresik,” jelas Kepala Bappeda Kabupaten Gresik Misbahul Munir.
Terkait tingkat pengangguran terbuka, ia menyatakan, bahwa permasalahan ini merupakan permasalahan yang dialami hampir semua daerah. Oleh karenanya, ia bersama DPRD bersama-sama mencetuskan Perda dalam upaya untuk mengantarkan anak-anak Gresik untuk mendapatkan pekerjaan.
Berikutnya mengenai banjir, Bupati Yani mengaku bahwa saat ini Pemkab Gresik sudah memiliki skema dalam penanggulangan banjir. Oleh karenanya, yang perlu dilakukan saat ini adalah terus menjaga dan melaksanakan skema tersebut. “Mudah-mudahan kita terus bisa konsisten dalam penanganan banjir baik lewat program daerah, dan bisa selalu siap baik dari segi perencanaan, penyiapan lahan, hingga kajian,” katanya.
Terkait infrastruktur jalan, mantan Ketua DPRD Gresik itu, menyatakan memberikan perhatian sama tahun depan. Perbaikan infrastruktur penghubung antarwilayah tetap menjadi perhatian Pemkab Gresik 2024. Menurutnya, saat ini permasalahan infrastruktur menjadi hal yang urgent untuk dilakukan termasuk diantaranya penyelesaian pembangunan Islamic Center di Balongpanggang.
Dari enam fokus utama itu, ada dua fokus yang bisa dikatakan baru. Dua hal tersebut adalah masalah peningkatan mutu pendidikan dan persampahan. Dalam masalah pendidikan, Bupati Fandi Akhmad Yani, menyoroti masalah peremajaan bangunan sekolah yang sudah waktunya untuk segera digarap. Masalah persampahan, Ia berharap pengelolaan sampah khususnya di wilayah Gresik selatan, bisa diolah di wilayah tersebut. Sehingga tidak menambah beban pengolaan sampah di wilayah kota. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan pemantapan program Universal Health Coverage (UHC). Program jaminan kesehatan masyarakat Gresik telah menca cakupan sebanyak 99,65 persen sejak dilaunching pada Oktober 2022.
“Prinsipnya, kita berani memulai sesuatu yang baru itu sudah jempol. Tinggal bagaimana kita mengevaluasi apa yang salah, apa yang kurang kita perbaiki bersama-sama,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat bertemu dengan seluruh ekosistem kesehatan pada Fasilitias Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) wilayah Kecamatan Manyar pada Kamis, 26 Januari 2023.
Menurut Gus Yani, begitu Bupati Fandi Akhmad Yani kerap disapa, dengan adanya UHC ini program pelayanan jaminan kesehatan di Kabupaten Gresik menjadi tuntas. Pemantapan ini, menurutnya, juga harus dibarengi dengan peningkatan mutu kualitas pelayanan dasar.
Gus Yani berharap, dalam pelayanan kepada masyarakat sudah tidak ada lagi pelayanan yang kurang ramah, cemberut, atau kurang simpatik. “Ini harus benar-benar tidak ada lagi. Karena panjenengan semua ini bersentuhan langsung dengan masyarakat. Harus diingat bahwa secara psikologis, orang yang sakit itu cenderung tidak sabar. Jadi harus diniati pelayanan ini penuh keikhlasan,” tegas Gus Yani.
Orang nomor satu di Kabupaten Gresik ini juga menegaskan akan pentingnya sinergi dengan berbagai pihak dalam penyempurnaan program UHC. Contohnya dalam permasalahan BPJS bagi tenaga kerja, Gus Yani mengungkapkan agar dilakukan koordinasi antara Dinas Kesehatan (Dinkes) dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) untuk ditemukan solusi.
Contoh lain menurut Gus Yani adalah, penyelarasan data kependudukan tiap-tiap wilayah yang bisa dilakukan oleh pemerintah desa sehingga bisa memudahkan program UHC berjalan lancar. Rama, salah warga Gresik yang telah menikmati program jaminan kesehatan (UHC) itu.
Remaja 16 tahun menangis karena menahan sakit setelah terjatuh di rumah. Rama dibawa oleh orang tuanya ke RSUD Ibnu Sina Gresik. Ia hanya berbekal kartu induk anak (KIA) dan Kartu Keluarga (KK). Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan dokter rumah sakit milik Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik itu memutuskan untuk melakukan operasi karena tulang yang patah. Proses operasi hingga obat diberikan secara gratis. Rama, satu dari ratusan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menikmati program
Universal Health Coverage (UHC).
Tahun ini, duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Bupati dan Wakil Bupati Gresik itu menganggarkan salah satu program Nawa Karsa itu sebesar Rp 100 miliar.
Sementara itu, Kadinkes Gresik dr. Mukhibatul Khusnah, inovasi yang dilakukan oleh Puskesmas di Kabupaten Gresik ini banyak dan menyentuh permasalahan kesehatan di masyarakat. Salah satunya adalah penurunan angka stunting serta kematian ibu dan bayi.
Tak hanya membahas masalah UHC, dalam kesempatan ini ditampilkan juga berbagai kebolehan dari dokter dan perawat Puskesmas di Kecamatan Manyar. Momen haru terasa kala dipertunjukkan berbagai kebolehan dari anak-anak berkebutuhan khusus dari Puskesmas Sukomulyo.
Di Puskesmas Sukomulyo memiliki pelayanan khusus bagi anak-anak spesial. Inovasi pelayanan tersebut juga mendapatkan apresiasi tinggi dari Gus Yani. “Pemerintah Kabupaten Gresik terus mendorong kesetaraan. Dan kedepan harapannya seluruh Puskesmas di Kabupaten Gresik memiliki pelayanan sama seperti yang ada di Puskesmas Sukomulyo ini,” pungkasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersinergi dan kolaborasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik dalam melakukan percepatan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) membuahkan hasil. Kurun waktu April sampai Desember 2022 berhasil menambah pundi-pundi PAD Gresik sebesar Rp 103.498.406.000.
Penambahan pendapatan ratusan miliar itu berasal dari pajak bumi dan bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (PBHTB).
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan sinergitas dan kolaborasi yang terjalin antara Pemkab Gresik dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik dilakukan karena melihat potensi pendapatan yang besar di Kabupaten Gresik. Pemkab Gresik memandang perlu melakukan kerjasama dengan Kejari Gresik dalam percepatan peningkatan PAD.
“Kabupaten Gresik sangat luas, memiliki potensi luar biasa. Kami tidak bisa sendiri,” kata Bupati Fandi Akmad Yani dalam peresmian Rumah Dinas Kejari Gresik, Musala dan Rumah rehabilitasi Napza pada Selasa, 24 Januari 2022.
Peresmian Rumah Dinas (Rumdin) Kejari Gresik , musala dan rumah narkotika, psikotropika, dan obat terlarang (Napza) dipusatkan kompleks rumdin Kejari di Jalan Jurit, Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik ini dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur Mia Amiarti, Kepala Kejari Gresik Muhammad Hamdan Saragih serta para kepala seksi (Kasi) Kejati dan Kejari Gresik.
Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin terbukti bisa meningkatkan PBB dan BPHTB 2022. “Upaya ini (percepatan peningkatan PAD) akan terus kita lanjutkan. Sustainable karena telah terbukti ada peningkatan PAD kurang lebih Rp 100 miliar, ” katanya.
Ia berharap hubungan baik antara dua institusi ini bisa semakin mesra dengan dibangunnya rumah dinas (Rumdin) Kejari Gresik di Jalan Jurit, Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik ini.
Sementara itu, Kepala Kejari Gresik Muhammad Hamdan Saragih mengatakan, sinergi dan kolaborasi dengan Pemkab Gresik ini telah terjalin sejak 2022. Sinergi, kolaborasi Kejari Gresik dengan Pemkab Gresik mulai April 2022. “Bupati menerbitkan surat keputusan (SK) tentang peningkatan PAD. Bupati (Fandi Akhmad Yani, Red) sebagai ketua. Saya sebagai Wakil Ketua bersama tim dari BPPKAD (Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah,Red) bisa membantu peningkatan pendapatan sebesar Rp 103 miliar lebih,” terang Hamdan Saragih dalam sambutannya.
Selain kerjasama peningkatan pendapatan asli daerah, imbuhnya, pihaknya menjalin kolaborasi dengan Pemkab Gresik terkait pendirian rumah rehabilitasi narkotika, psikotropika dan zat terlarang (Napza).
“Rumah rehabilitasi napza ini satu gedung dengan RSUD Ibnu Sina Gresik,” terangnya. Ada dua fungsi rumah rehabilitasi napza ini. Pertama, terang Kajari Hamdan, untuk rehabilitasi terpidana narkoba. Sedangkan, fungsi kedua adalah untuk rehabilitasi khusus warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.
Telah disepakati untuk rehabilitasi bagi warga Gresik yang kecanduan narkotika dilakukan dua tahap secara gratis. “Tahap ketiga berbayar karena kalau sudah 3 kali itu sudah keterlaluan,” tegasnya. Hamdan berharap kepada Kepala Kajati Ami Amiarti untuk bisa meresmikan rumah dinas Kejari Gresik, Musala dan Rumah rehabilitasi Napza ini. Ditempat sama, Kajati Jawa Timur Mia Amiarti mengapresiasi langka yang dilakukan oleh Kejari Gresik dengan Pemkab Gresik itu. (yad)
GRESIK,1minute.id – Perkemahan Pramuka Penggalang Ma’arif NU (Pergama) ke-IV digelar di Bumi Perkemahan di Desa Tebuwung, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik pada Jumat, 20 Januari 2023.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyatakan Pramuka merupakan cikal bakal dari generasi muda yang produktif. “Melihat kondisi saat ini, masih banyak pemuda yang kesulitan mendapatkan pekerjaan. Oleh karena itu, adik-adik sekalian nanti harus menjadi seorang Pramuka produktif yang memiliki jiwa kreatif dalam bidang apapun,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat dari 8,42 juta pengangguran di Indonesia, 59% berasal dari rentang usia 15-29 tahun. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Gresik pada 2021 mencapai 56.261 orang. Sehingga perlu adanya pembinaan terkait produktivitas sejak dini.
Bu Min melanjutkan, bahwa Pramuka adalah media dalam membentuk moral anak bangsa. “Proses membentuk kepribadian, kecakapan hidup, dan akhlak mulia adalah dengan pengamalan nilai-nilai kepramukaan. Ini bertujuan untuk menjadi warga Negara Indonesia yang setia dan patuh pada NKRI.” kata Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Gresik itu.
Pergama ke-IV kali diikuti oleh 71 regu (32 regu putra dan 39 regu putri) dari 10 kecamatan. Total peserta 710 siswa Madrasah Ibtidaiyah. Selama tiga hari, mulai Jumat, 20 Januari 2023, mereka akan diberikan berbagai macam materi dan perlombaan. Kegiatan bidang religius (Salat berjamaah, tahlil dan istighosah), teknik kepramukaan (upacara, pendirian tenda, sandi, morse, semaphore, peonering), dan seni budaya (kreasi seni, damar kurung, karnaval budaya). Kesehatan (senam pagi), Permainan Ketangkasan, dan daya nalar. (yad)
GRESIK,1minute.id – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gresik membuka pelayanan di Gresmall di Jalan Sumatera Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB) selama tiga hari, Rabu dan Jumat, 18-20 Januari 2023.
Pelayanan semua administrasi kependudukan (adminduk). Diantaranya, perekaman dan cetak KTP elektronik, cetak Kartu Keluarga, Akta Kelahiran dan Akta Kematian, Kartu Identitas Anak (KIA), Identitas Kependudukan Digital, Data Ganda dan Anomali, Perkawinan Non Muslim, legalisir hingga pengurusan Keterangan Pindah Masuk dan Keluar.
Kemudahan pelayanan ini, ikhtiar Disdukcapil untuk mewujudkan program Nawa Karsa, Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah dalam bidang adminduk.
Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menyempatkan meninjau pelayanan adminduk Disdukcapil pada Kamis, 19 Januari 2023. Kedatangan Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu disambut Kepala Disdukcapil Gresik Hari Syawaludin. Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah semringah. Sebab, layanan adminduk itu mendapatkan respon positif dari warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.
Ratusan orang silih berganti memanfaatkan layanan tersebut. Ada sengaja datang untuk mengurus dokumen kependudukan itu. Banyak juga datang setelah nge-mal belanja keperluan rumah. Bu Min menegaskan semua pelayanan administrasi kependudukan itu gratis. “Dispenduk Capil akan terus berinovasi memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Gresik. Pelayanan jemput bola dan gratis,” kata Bu Min. (yad)