Wabup : Gresik Siap Sambut Investor untuk Modernisasi Alat dan Mesin Pertanian 

GRESIK,1minute.id – Modernisasi alat pertanian sudah tidak bisa ditawarkan lagi. Urgensi. Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, ketahanan pangan memiliki peran penting dalam suatu wilayah/negara. Penyediaan pangan sangat bergantung pada keberhasilan program pembangunan pertanian.

“Peran pertanian sangat strategis dalam mendukung perekonomian nasional. Oleh karenanya pertanian harus kita tingkatkan dalam mewujudkan ketahanan pangan, meningkatkan daya saing dan juga penyerapan tenaga kerja serta penanggulangan kemiskinan,”ujar Wabup Aminatun Habibah dalam Forum Grup Discussion (FGD) di Hotel Santika, Gresik pada Selasa, 6 September 2022.

FGD diprakarsai oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) ini mengusung tema Penyusunan Peta Peluang Investasi (PPI) Sektor Industri Alat dan Mesin Pertanian Provinsi Jawa Timur. Pesertanya adalah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) , pelaku usaha, dan stakeholder. FGD dilakukan secara daring dan luring.

Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah melanjutkan untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan dukungan sarana dan prasarana pertanian termasuk ketersediaan alat dan mesin pertanian yang berperan sangat vital untuk mendorong produktivitas dan kualitas hasil pertanian.

“Kami dari Kabupaten Gresik menyambut baik apa yang menjadi rencana dari teman-teman BKPM untuk membuka investasi yang ada di Kabupaten Gresik. Karena Kabupaten Gresik ini memiliki proyek strategis nasional yakni KEK JIIPE Manyar, ditambah dengan kemarin baru diresmikannya Food Estate oleh Pak Presiden,”ujar Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini. 

Kementerian Investasi/ BKPM sebagai lembaga pemerintah memiliki peran dalam mengkoordinasikan kegiatan penanaman modal di Indonesia, berkepentingan untuk mendorong pengembangan proyek investasi yang sifatnya strategis di berbagai daerah untuk pemerataan pembangunan yang berdaya saing. 

Pada 2020 dan 2021, BKPM telah melaksanakan penyusunan peta peluang investasi (PPI) proyek prioritas strategis yang siap ditawarkan, berupa dokumen prastudi kelayakan/pra-feasibility study untuk 47 proyek dari 33 provinsi di Indonesia. Kegiatan penyusunan PPI menghasilkan proyek investasi yang komprehensif meliputi lokasi proyek potensial, aspek keuangan, hukum dan administratif, ekonomi, sosial,lingkungan, teknis hingga manajemen risiko.

Dengan disusunnya PPI, diharapkan Kementerian Investasi/BKPM mampu menyediakan profil proyek yang lengkap sesuai kebutuhan calon investor (investor needs). Pada 2022, Kementerian Investasi/BKPM kembali melakukan penyusunan peta peluang investasi proyek prioritas strategis yang siap ditawarkan sebanyak 22 proyek di bidang sumber daya alam dan industri manufaktur yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Salah satu proyek industri manufaktur yang akan dilaksanakan kegiatan pra studi kelayakan/pra-feasibility study adalah Industri Alat dan Mesin Pertanian di Provinsi Jawa Timur. Sesuai dengan Target RPJMN Tahun 2020 – 2024 untuk meningkatkan penerapan teknologi oleh petani di Indonesia dari 65% pada 2019 menjadi 80% – 95%.

Pada 2024 maka perlu adanya dukungan untuk pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan (Food Estate) dengan modernisasi alat dan mesin pertanian melalui peningkatan penerapan teknologi. Proyeksi kebutuhan untuk alat dan mesin pertanian berbasis teknologi juga semakin meningkat setiap tahunnya. (yad)

Wabup : Gresik Siap Sambut Investor untuk Modernisasi Alat dan Mesin Pertanian  Selengkapnya

Bupati dan DPRD Gresik Teken Nota KUA-PPAS Perubahan, Pendapatan 2022 Naik Rp 233 Miliar 

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik menggelar rapat paripurna di ruang Rapat Paripurna DPRD Gresik pada Senin,5 September 2022. Ada dua agenda dalam rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim itu.

Dua agenda itu adalah penyampaian Laporan Badan Anggaran dan Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas, Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) perubahan Tahun Anggaran (TA) 2022. 

Rapat paripurna ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Gresik. 

Dalam rapat paripurna itu, disepakati adanya perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P-APBD) 2022. Di pos pendapatan terdapat kenaikan sebesar Rp 233 miliar menjadi Rp 3,9 triliun. pos pendapatan APBD 2022 Rp 3,6 triliun. 

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, kenaikkan pendapatan ini mengindikasikan membaiknya ekonomi masyarakat paska pandemi Covid-19. Sesuai asumsi dasar indikator ekonomi makro nasional dan membaiknya ekonomi masyarakat. Pada P-APBD 2022 diproyeksikan penerimaan, pendapatan baik sektor pajak, retribusi serta pendapatan transfer pemerintah pusat mengalami kenaikan. 

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani menegaskan pencapaian ini tidak lepas dari kerja kolektif seluruh stakeholder yang ada.  Baik eskekutif dan legislatif, serta keterlibatan langsung oleh jajaran Forkopimda Gresik yang tergabung dalam satuan tugas (Satgas) Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Mudah-mudahan dengan pertumbuhan yang signifikan ini bisa memberikan kesejahteraan kepada masyarakat paska pandemi Covid-19, baik itu melalui bantuan keuangan, perbaikan infrastrukur, penangangan pengendalian banjir, hibah bansos serta belanja-belanja lain,”harapnya. 

Bupati Fandi Akhmad Yani menegaskan pihaknya bersama Wakil Bupati Aminatun Habibah berkomitmen untuk terus memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Nawa Karsa. Salah satunya adalah dengan program Universal Health Coverage (UHC) yang bisa dilaksanakan tahun ini. “UHC merupakan jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Gresik yang dengan mudah bisa di akses hanya dengan menunjukkan KTP Kabupaten Gresik,” pungkasnya.

Sebelum mengakhiri sambutan, Bupati berusia 37 tahun itu, mengingatkan kembali kepada Kepala OPD untuk terus bekerja keras, berinovasi dan kaya kreativitas dalam bekerja. Selain itu, Gus Yani berjanji pencarian belanja hibah, bantuan sosial dan bantuan keuangan (BK) tepat waktu sesuai masukan badan anggaran DPRD Gresik. “Kami pastikan tepat waktu,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. (yad)

Bupati dan DPRD Gresik Teken Nota KUA-PPAS Perubahan, Pendapatan 2022 Naik Rp 233 Miliar  Selengkapnya

Dinas Perikanan Ajukan Alokasi Pupuk Bersubsidi Perikanan, Bupati Ajak Petambak di Gresik Berdoa

GRESIK,1minute.id – Pencabutan pupuk bersubsidi membuat ribuan petambak kelimpungan. Mereka harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan pupuk non subsidi. Pupuk urea dan SP-36. Termasuk petambak di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik turun tangan. Dinas Perikanan Gresik telah mengusulkan tambahan alokasi pupuk bersubsidi sektor perikanan sebanyak 19 ribu ton. Surat pengajuan tambahan alokasi telah dikirimkan kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Budidaya. Surat itu berisi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk bersubsidi  2022 untuk pembudidaya perikanan di Gresik. 

Data Dinas Perikanan Gresik, kebutuhan pupuk bersubsidi untuk petambak di Gresik sekitar 19.000 ton yang meliputi jenis Urea, SP 36 maupun organik. Sedangkan total luas lahan tambak mencapai 31.044 hektare, dengan jumlah petambak sekitar 15.188 orang.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, regulasi mengakibatan sektor perikanan tidak mendapat alokasi pupuk subsidi. “Mudah-mudahan tahun depan ada subsidi pupuk untuk sektor perikanan ini,”harap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai menghadiri Sedekah Bumi Kirab Tumpeng 1000 bandeng di Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik pada Sabtu, 3 September 2022. 

Kesulitan petambak mendapatkan pupuk bersubsidi bisa mengancam produktivitas ikan bandeng di Kabupaten Gresik. Ikan bandeng menjadi komoditas andalan sektor perikanan itu tidak memperoleh pakan yang cukup. Karena kelangkaan dan pencabutan alokasi pupuk bersubsidi untuk petambak. “Kita doa bersama mudah-mudahan tahun depan pupuk subsidi sektor perikanan bisa dikembalikan kembali,”katanya. 

Untuk diketahui produktivitas ikan bandeng di Kabupaten Gresik, Jawa Timur mencapai 80 ribu ton pertahun. Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, salah satu penghasil bandeng terbesar di Jawa Timur. Petambak kini masih kesulitan mendapatkan pupuk subsidi. 

Perputaran uang di sektor perikanan cukup besar untuk meningkatkan kesejahteraan petambak. Bila ikan bandeng seharga Rp 30 ribu perkilogram sama dengan Rp 2,8 triliun pertahun. Sektor perikanan  menyumbang cukup besar dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Gresik. (yad)

Dinas Perikanan Ajukan Alokasi Pupuk Bersubsidi Perikanan, Bupati Ajak Petambak di Gresik Berdoa Selengkapnya

Pertama di Indonesia, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Kukuhkan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman  mengukuhkan 13 tokoh sebagai Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting Kabupaten Gresik di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Gresik pada Kamis, 1 September 2022. 

Pengukuhan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting dilakukan dalam kunjungan kerja KSAD Dudung Abdurachman ke Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.  Jenderal Dudung adalah Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia tiba di WEP di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik sekitar pukul 10.00 WIB.

DIALOG : KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman bercengkramah dengan para bunda penerima bantuan di acara pengukuhan Bapak dan Bunda Asuh anak stunting di Gedung WEP Gresik pada Kamis, 1 September 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pengukuhan 13 tokoh masyarakat sebagai Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting itu sebagai ikhtiar percepatan penanganan kasus Stunting di Indonesia. Presiden RI Joko Widodo menargetkan kasus stunting menjadi 14 persen pada 2024. Belasan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting yang dikukuhkan adalah tokoh masyarakat yang juga anggota forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik plus.  

Yakni, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Terry Tresna Purnama ; Bupati Fandi Akhmad Yani ;  Wakil Bupati Aminatun Habibah, Dandim  0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar ;  Kapolres Gresik AKBP Mochammad Nur Aziz. Kemudian, Kepala Kejaksaan Negeri Gresik M. Hamdan Saragi ; Ketua Pengadilan Negeri Gresik Agus Walujo Tjahjo ; Ketua Pengadilan Agama Gresik Sugiri Permana dan ketua DPRD Gresik Abdul Qodir.

Selanjutnya, Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. Serta tiga perwakilan dari dunia industri, Wilmar Nabati Indonesia ; PT Petrokimia Gresik dan Smelting. Prosesi pengukuhan dengan penyematan slempang itu,  KSAD yang juga Bapak Asuh Anak Stunting Indonesia itu didampingi oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. 

“Ini merupakan pengukuhan kali pertama di Indonesia. Program bapak dan bunda asuh stunting merupakan sebuah platform keterlibatan pemangku kepentingan secara terstruktur dan terukur dalam mempercepat penurunan stunting,”ujar Jenderal Dudung Abdurachman pada Kamis, 1 September 2022.

LEZAT : KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mencicipi menu tambahan di acara Pengukuhan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting di Gedung WEP Gresik pada Kamis, 1 September 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Jenderal Dudung Abdurachman kepada awak media mengatakan, usaha-usaha penurunan angka stunting yang sudah dilakukan di Gresik sudah bagus. “Saya lihat dan amati penanganan stunting di Gresik sudah bagus,”puji Jenderal Dudung didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah kepada wartawan. 

Mantan Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad)  itu berharap setelah  dikukuhkannya Bapak dan Bunda Asuh anak Stunting bisa semakin mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Gresik sehingga bisa memenuhi target 14 persen di Indonesia. 

Sebelum mengukuhkan 13 tokoh masyarakat Gresik, mantan Pangdam Jaya ini mengunjungi sejumlah stan terkait upaya penanganan stunting di Gresik. Diantaranya, stan menu tambahan bagi ibu hamil. Jenderal Dudung sempat mencicipi menu yang baru dimasak oleh ibu-ibu PKK Gresik itu. “Eunak. Lezat,”katanya. Jenderal Dudung kemudian melakukan kunjungan kerjanya ke Kampung Pancasila di Kelurahan Sukorame, Kecamatan Gresik dan Panen kacang hijau di Desa Tulung, Kecamatan Kedamean, Gresik. (yad)

Pertama di Indonesia, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Kukuhkan Bapak dan Bunda Asuh Anak Stunting di Gresik  Selengkapnya

125 Kebakaran Melanda Gresik, Jangan Bakar Sampah dan Buang Puntung Rokok Sembarangan 

GRESIK,1minute.id – Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik mencatat sebanyak 122 kejadian kebakaran di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.  Periode Januari sampai Agustus 2022. Bencana itu diprediksi masih akan terus bertambah. Pada Agustus 2022, penyumbang musibah terbesar yakni 50 kejadian kebakaran. 

Artinya, kebakaran terjadi rata-rata 2 kejadian saban harinya. Bagaimana cara Dinas Damkarmat Gresik meminimalisir musibah yang kebakaran di Gresik? Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, pihaknya terus menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok, membakar sampah sembarangan.

Mengapa? “Saat ini sedang musim kemarau panjang yang rawan menimbulkan bahaya kebakaran,”kata Sinaga pada Selasa, 31 Agustus 2022.

Selain itu, imbuhnya, pihaknya juga menghimbau mematikan atau mencabut alat elektronik ketika meninggalkan rumah. “Aliran listrik bisa menimbulkan korsleting menjadi penyebab terjadinya kebakaran,”tegas mantan Kepala Disbudparpora Gresik ini.

Himbauan kewaspadaan kebakaran telah dilayangkan Damkarmat kepada para camat. 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik. Surat himbauan itu disampaikan kepada seluruh kepala desa dan kelurahan. Intinya meminta seluruh warga untuk lebih berhati-hati dalam hal mengantisipasi kebakaran yang terjadi di daerah yang masing-masing. 

“Harapan kami mari kita bersama-sama antara pemerintah, masyarakat dan media untuk mensukseskan meminimalisirkan terjadinya kebakaran,”tegas Sinaga. (yad)

Kejadian Kebakaran dan Penyelamatan di Kota Industri Gresik

Periode Januari – Agustus 2022.

Kebakaran : 122 Kejadian

Rinciannya : Perusahaan (18 kejadian) ; Home Industri (10) ;  Rumah (18) ; Ilalang (60) ; Pohon (1) ;  B3 (Gas Elpiji) (5) dan Kabel Listrik (5).

Penyelamatan: 250 kejadian 

Rinciannya : Ular (135 kejadian) ; Tawon (64) ; Biawak (16) ; Musang (3) ; Kucing (9) ; Kera (1) ; Kendaraan (5) ; Manusia (Cincin) (8) ; Pohon (2) ; B3 (gas elpiji) (6) dan Burung Hantu (1)

(Data Dinas Damkarmat Gresik)

125 Kebakaran Melanda Gresik, Jangan Bakar Sampah dan Buang Puntung Rokok Sembarangan  Selengkapnya

Dialog Kebangsaan Penurunan AKI dan AKB, Bupati Gresik : Cegah Pernikahan Dini 

GRESIK,1minute.id – Pernikahan dini pada anak dapat meningkatkan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Pernikahan pada usia dini sangat berbahaya. Pernikahan usia dini juga berpotensi pada bayi yang dilahirkan mengalami kekerdilan atau stunting,.

Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika membuka membuka Dialog Kebangsaan upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Pencegahan Stunting di AstonInn Gresik pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Acara yang diprakarsai oleh Dinas Kesehatan Gresik mengusung tema “Pernikahan Dini, Stunting dan Kematian Ibu” itu menghadirkan empat narasumber yakni Pakar Tumbuh Kembang Anak Prof. Moersintowarti B Narendra ;  Pakar Penurunan AKI-AKB Prof Nyoman Anita ; Pakar Fetal Programing Hermanto Tri Joewono, dr.,spOG (K) dan Ketua Peradi Gresik Kukuh Pramono Budi. 

Menurut Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani persoalan stunting ini menjadi persoalan nasional yang harus kita tuntaskan dengan satu tekad dan komitmen yang kuat menyatukan persepsi menyatukan hati berkolaborasi bersama-sama  menuntut kita kerja lebih cepat kerja lebih tepat.

“Banyak variabel dalam kasus Stunting khususnya di Kabupaten bagaimana kita melihat dan mengidentifikasi hingga pendampingan,”kata Gus Yani. “Era nya kolaborasi dibutuhkan komitmen bersama dimana Bonus Demografi di imbangi dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul terutama dalam penanganan kasus Stunting agar dapat dikendalikan,”imbuhnya.

Bupati berusia 37 tahun itu meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik lebih intens melakukan pantauan kesehatan ibu dan anaknya. “Semua harus bekerjasama agar kematian bayi, kematian ibu dapat dicegah. Berikanlah anak-anak kita atau bayi dengan makanan yang bergizi agar stunting tidak terjadi,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu.

“Mari bersama berkomitmen tingkatkan kualitas mutu layanan kesehatan bagi ibu dan anak dalam rangka menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Pencegahan Stunting di Kabupaten Gresik,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr. Mukhibatul Khusnah mengatakan AKI dan AKB terjadi penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. dr. Khusnah menyebutkan Kematian Ibu dan kematian balita berdasarkan laporan MPDN pada Januari sampai Agustus 2022 , AKI berjumlah 12 kasus. Pada 2021 sebanyak 60. Sedangkan, AKB sebanyak 55. 2021 sebanyak 66. 

Terkait kasus stunting ti Gresik, jelas dr. Khusnah berdasarkan EPPGBM Per Juni  2022 jumlah balita ditimbang dan dilakukan pemantauan status gizi sebanyak 70.451 balita atau 67,97 % dibanding jumlah balita seluruhnya. “Prevalensi stunting sebesar 10,52% pada 2021 sebesar 10,9%,”terangnya.

Hasil monev dan pelacakan stunting di lapangan ditemukan beberapa hal penyebab diantaranya pola asuh dan pola makan, pemberian ASI eksklusif kurang berkualitas, riwayat ibu hamil KEK dan Ibu hamil risiko tinggi (Bumil Risti), berat badan lahir rendah, sosial ekonomi dan kesehatan lingkungan kurang memadahi. 

“Intervensi spesifik yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan antara lain cakupan pemberian TTD remaja putri sebesar 52%, cakupan pemberian PMT sebesar 75% dengan sasaran balita gizi kurang dan gizi buruk, cakupan IDL 57,50%, cakupan pemberian obat cacing 99,38%,”jelasnya.

“Intervensi sensitif yang telah dilaksanakan adalah kegiatan gemar makan ikan oleh dinas perikanan, Air bersih oleh dinas CKPKP dan pendampingan pola asuh oleh TP PKK dan TPK,”pungkasnya.

Usai sambutan dilakukan penandatanganan MoU  antara Pemkab Gresik dan IKA UNAIR dilanjutkan perjanjian kerjasama (PKS) Dinas Kesehatan dan Pengadilan Agama Gresik, selanjutnya perjanjian kerjasama Pengadilan Agama Gresik dan Pengadilan Agama Kepulauan Bawean.

PKS disaksikan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/ Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Ketua IKA Unair Gresik dr. Lestari. Acara juga diisi penyerahan bantuan oleh Bupati dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik kepada balita Stunting. (yad)

Dialog Kebangsaan Penurunan AKI dan AKB, Bupati Gresik : Cegah Pernikahan Dini  Selengkapnya

PN Gresik Apresiasi Antusiasme Warga Donor Darah Rayakan Hari Mahkamah Agung 

GRESIK,1minute.id – Pengadilan Negeri (PN) Gresik menggelar bakti sosial donor darah dalam memperingati HUT ke-77 Mahkamah Agung dan Kemerdekaan Republik Indonesia pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Ketua PN / Peradilan Industrial Kelas 1A Gresik, Agus Walujo Tjahjono mengatakan, kegiatan bakti sosial donor darah ini untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah. 

Kegiatan donor darah tersebut diikuti para hakim, pegawai dan keluarga besar Pengadilan Negeri (PN) Gresik serta Pengadilan Agama (PA) Gresik serta PA Bawean. Ada juga dari pengacara di pos bantuan hukum dan wartawan yang sering liputan di Pengadilan Negeri Gresik. 

“Kegiatan donor darah ini untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Baksos ini  berbarengan memperingati HUT ke 77 Mahkamah Agung dan Kemerdekaan Republik Indonesia,”kata Agus Walujo Tjahjono di Kantor Pengadilan Negeri Gresik pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Puluhan calon pendonor berdatangan mulai pukul 07.30 WIB. Selain hakim, panitera juga warga sekitar kantor Pengadilan Negeri Gresik di Jalan Raya Permata , Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Donor darah tim dari Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik. Antusiasme warga untuk kemanusiaan patut mendapatkan apresiasi. 

Agus Walujo Tjahjono melanjutkan kegiatan donor darah tersebut juga membuktikan sebagai perjuangan zaman sekarang, yaitu memberikan darah kepada masyarakat yang membutuhkan. “Kegiatan ini membuktikan kekompakan para pegawai di Pengadilan Negeri Gresik dan Pengadilan Agama bersinergi dengan warga,”katanya. (yad)

PN Gresik Apresiasi Antusiasme Warga Donor Darah Rayakan Hari Mahkamah Agung  Selengkapnya

2024, Target Kasus Stunting 14 Persen, Wabup Gresik : Stunting Bukan Keturunan 

GRESIK,1minute.id – Upaya penurunan angka stunting terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Terbaru, Pemkab Gresik menetapkan Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas sebagai pusat ujicoba  perlakuan intervensi dalam penurunan angka stunting.

“Jika hasilnya bagus, nantinya Desa Kedanyang ini akan menjadi success story yang akan ditiru untuk diterapkan di lokasi-lokasi lain yang menjadi locus stunting di Kabupaten Gresik,”ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membuka Diseminasi Hasil Audit Kasus Stunting di ruang Agro Legis di Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 30 Agustus 2022.

Acara yang diprakarsai oleh Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KB-PPPA) Gresik dihadiri 

Pengurus PKK, Bidan, hingga pemangku desa se-Kabupaten Gresik. 

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini kembali menegaskan stunting bukan dari keturunan. Artinya, setiap anak bisa diintervensi untuk bisa lepas dari stunting. “Yang penting kita semua semangat, mulai dari orang tua, bidan, perangkat desa, dan PKK, semua bergerak bersama-sama,”kata Bu Min. 

Bu Min-sapaan- Aminatun Habibah melanjutkan keberhasilan penurunan angka stunting ini memerlukan kerja kolektif dari berbagai pihak. Dalam Peraturan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27/2021 menargetkan angka stunting tidak lebih dari 14 persen di setiap daerah di Indonesia pada 2024.

“Kondisi sekarang angka stunting di Kabupaten Gresik berkisar 24 persen, tapi dalam dua tahun yakni 2024 kita dituntut untuk turun diangka 14 persen,”terangnya

Pasal 8 Perpers 27/202  tertuang rencana aksi nasional percepatan penurunan Stunting terdiri atas kegiatan prioritas. Diantaranya, audit kasus stunting dengan 5 skema pendekatan berbasis keluarga risiko. Didalamnya audit kasus stunting diyakini memiliki dampak yang besar dan signifikan dalam percepatan penurunan stunting.

Sementara itu, Kepala Dinas KB-PPPA Gresik drg Saifudin Ghozali menyampaikan bahwa sejauh ini dengan intervensi yang dilakukan baik dari PKK, pendamping keluarga dan dinas terkait seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Pertanian di Desa Kedanyang membawa dampak yang baik yakni turunnya angka stunting secara drastis di desa tersebut. (yad)

2024, Target Kasus Stunting 14 Persen, Wabup Gresik : Stunting Bukan Keturunan  Selengkapnya

Bupati Gresik Borong Kuliner Warga di ABR, Wabup di Gresik Harmoni di WEP

GRESIK,1minute.id – Semarak Hari Kemerdekaan masih terasa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menghadiri event Kolaborasi Persekutuan Gereja Indonesia setempat (PGIs) bersama Forum Masyarakat Pecinta Keberagaman (Formagam).

Ajang satukan keberagaman Gresik dalam Harmoni Kebhinnekaan berlangsung meriah pada Sabtu malam, 27 Agustus 2022. 

Ditempat terpisah, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memborong kuliner dalam jalan sehat yang dihelat warga Kompleks Perumahan Alam Bukit Raya (ABR) Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Minggu, 28 Agustus 2022.

Ribuan warga tumplek-blek dalam jalan sehat. Kemeriahan semakin terasa, ketika Bupati Fandi Akhmad Yani memborong jajanan warga untuk dibagikan kepada peserta jalan sehat. “Hari Kemerdekaan, momen yang paling ditunggu masyarakat. Apalagi, sudah 2 tahun vakum akibat pandemi. Tahun depan harus lebih meriah lagi,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

GRESIK Harmoni: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah (,jilbab putih) dalam forum Gresik Harmoni di WEP pada Sabtu malam, 27 Agustus 2022 ( Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)

Sebelumnya, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam Harmoni Kebhinekaan mengatakan, event Harmoni Kebhinnekaan ini merupakan langkah dalam jaga keutuhan bermasyarakat di Gresik yang miliki ragam budaya. Ia tuturkan pada dasarnya perlu event-event seperti ini untuk mengenalkan dan menjaga keberagaman untuk masa yang akan datang.

“Nah ini membantu kabupaten Gresik dalam menjaga umat beragama di Gresik agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,”kata Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.

Ketua panitia Andrew menambxhkan event ini merupakan event asli arek Gresik untuk menanamkan nilai keberagaman saat momen kemerdekaan. Ia juga beberkan bahwa event ini terinspirasi dari warga Gresik sendiri yang sudah miliki jiwa keberagaman.

“Jadi mengambil tema Gresik Harmoni karena warga Gresik ini warga yang berbeda tapi bisa hidup berdampingan dan harmoni,”ucap Andrew. (yad)

Bupati Gresik Borong Kuliner Warga di ABR, Wabup di Gresik Harmoni di WEP Selengkapnya

Mangga di Food Estate Gresik Uenak Seru, Bupati Gresik Optimistis Bisa Dongkrak Pendapatan Petani

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani optimistis program Food Estate (Lumbung Pangan) basis Mangga bisa mendongkrak ekonomi petani mangga di Pantai Utara (Pantura) Gresik. 

Food estate seluas seribu hektar tersebar di empat kecamatan yakni  Panceng Ujungpangkah, Sidayu dan Dukun ini diestimasikan bisa menghasilkan 2 ribu kuintal pertahunnya. Program Food estate basis mangga diresmikan oleh Presiden Joko Widodo di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  mengucapkan terima kasih atas perhatian yang luar biasa dari Presiden Joko Widodo. Bupati berusia 37 tahun itu optimistis food estate tersebut bisa mendongkrak produksi mangga di Kabupaten Gresik guna memenuhi kebutuhan nasional maupun ekspor.

“Ini merupakan sebuah ekosistem pertanian modern yang mempunyai manfaat luar biasa kepada para petani guna meningkatkan hasil pertaniannya. Terwujudnya Food Estate ini juga merupakan hasil dari kekompakan dan kolaborasi antara pemerintah dan swasta serta peran serta masyarakat yang hari ini hasilnya bisa dirasakan bersama,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Komoditas utama yang dikembangkan dalam Food Estate Gresik ini adalah berbasis mangga dan dipadukan tumpang sari dengan tanaman lain seperti jagung, jeruk nipis, dan tanaman semusim lainnya. Sehingga petani tetap bisa panen selagi menunggu tanaman mangganya berbuah. “Dengan food estate ini, diperkirakan akan ada peningkatan pendapatan petani dari yang sebelumnya berpenghasilan Rp 25 juta/ha menjadi Rp 75 juta/ha,”terang Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani kepada wartawan usai kunjungan Presiden Joko Widodo pada Senin, 22 Agustus 2022.

Mangga Gresik bisa membuat lidah bergoyang. Karena uenak seru. Kelezatan mangga Gresik telah menembus pasar ekspor. Ia menyebut mangga Sultan. Mangga yang dikembangkan oleh Nastain, petani mangga asal Sidayu, Kabupaten Gresik. Keberhasilan Nastain menembus pasar ekspor tujuan Singapore, Malaysia, Jepang dan Tiongkok  itu  jenis Sultan, diantaranya. 

UENAK SERU : Presiden Joko Widodo mencicipi mangga di Food Estate di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022 ( Foto: Prokopim Gresik for 1minute.id)

“Keberhasilan mangga Sultan ini merupakan hasil manis dari kolaborasi bersama antara Pemerintah Kabupaten Gresik dengan Bea Cukai dalam mendorong masyarakat untuk berani ekspor,”katanya. 

Masih menurut Bupati Fandi Akhmad Yani, mangga dari Kabupaten Gresik ini istimewa.  Salah satunya karena karakteristik tanah yang membuat mangga asal Kabupaten Gresik ini cenderung tidak berair, sangat manis dan lezat. “Pak Presiden ( Presiden Joko Widodo) tadi sudah mencicipi dan beliau sangat suka,”terangnya.

“Mudah-mudahan dengan diresmikannya _food estate_ dan program taksi alsintan ini, perkebunan dan pertanian di Kabupaten Gresik jaya dan masyarakat petani Kabupaten Gresik makmur,” ungkap Bupati Yani.

Seperti diberitakan, Presiden Jokowi meluncurkan Program Lumbung Pangan (Food Estate) berbasis mangga di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik pada Senin, 22 Agustus 2022. Dalam kunjungan kerja itu, suami Iriana itu menyempatkan menanam dan mencicipi kelezatan mangga Gresik itu. (yad)

Mangga di Food Estate Gresik Uenak Seru, Bupati Gresik Optimistis Bisa Dongkrak Pendapatan Petani Selengkapnya