Pengurus GPMB Dilantik, Bupati Dorong Tercipta Perpustakaan Digital

GRESIK,1minute.id – Budaya literasi terus kembangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Caranya, sosialisasi peningkatan Budaya Baca dan Literasi semakin intensif dilakukan. Selain itu, Pemkab Gresik melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik membentuk Pengurus Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang mengukuhkan Pengurus GPMB periode 2021-2025 di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) pada Selasa, 13 Desember 2021. Pengukuhan disaksikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman,  Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Ninik Asrukin, Ketua GPMB Pusat Tjahud Suprajogo,

Sekretaris GPMB Provinsi Jawa Timur Melkion Donald dan Ketua GPMB Gresik Kriswanto Aji. Bupati Fandi Akhmad Yani berharap masifnya penggunaan internet melalui gawai, cara-cara mengembangkan minat baca masyarakat diharapkan bisa berjalan seiring dengan perkembangan zaman. “Kita harus benar-benar berjuang dan fokus dalam usaha peningkatan minat baca masyarakat ini, Insya Allah saudara-saudara yang sudah dilantik hari ini adalah orang-orang yang hebat,”ujar Bupati Yani.

Adanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia memaksa perubahan  semua aspek. Perubahan harus diimbangi dengan inovasi. Semua organisasi perangkat daerah (OPD) agar membuat terobosan untuk menghadapi kendala yang ada. “Kepada Kadis Perpustakaan dan Kearsipan saya katakan harus punya terobosan untuk memudahkan masyarakat untuk mencari buku melalui perpustakaan digital misal. Sehingga masyarakat ini bisa mengakses lewat gawai,” katanya. 

Terakhir Bupati Yani menaruh harapan agar sinergi dengan GPMB Provinsi Jawa Timur yang sudah terjalin ini bisa terus terbangun, dan dengan dilantiknya kepengurusan GPMB ini bisa membawa progres yang bagus terhadap minat baca masyarakat Gresik. Karena warisan terbaik yang bisa kita berikan kepada anak cucu kita adalah kebiasaan gemar membaca.

Senada dengan Bupati Yani, Sekretaris Daerah  Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman dalam laporannya juga menegaskan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menumbuh kembangkan minat baca dan literasi pada satuan pendidikan dasar dan pendidikan khusus serta masyarakat khususnya di lingkungan Kabupaten Gresik.

Selain pengangkatan pengurus GPMB periode 2021 – 2025 dan pemberian materi oleh narasumber, dipamerkan juga berbagai hasil produk literasi berupa produk kerajinan dari Perpusdes yang berasal dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Gresik, tidak ketinggalan pula unit usaha hasil dari kolaborasi dengan PT. Smelting berupa kain batik serta pojok digital iGresik dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik.(yad)

Pengurus GPMB Dilantik, Bupati Dorong Tercipta Perpustakaan Digital Selengkapnya

Aplikasi Go Ploong Antarkan Gresik Meraih Smart City, Smart Environment

GRESIK,1minute.id – Aplikasi Go Ploong mendapatkan apresiasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).  Kementerian yang dipimpin oleh Jhony G.Plate itu menempatkan Kabupaten Gresik sebagai Smart City kategori Smart Environment. 

Penghargaan Smart Environment itu diberikan oleh Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos Informatika (Dirjen PPI) Ismail kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Jakarta pada Selasa, 14 Desember 2021.
Aplikasi Go Ploong , layanan kepada masyarakat berbasis android yang dikembangkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) terkait pelayanan limbah domestik masyarakat. Antara lain sedot tinja. 

Nama program adalah Quick Wins. Quick wins adalah suatu langkah inisiatif yang mudah dan cepat dicapai dalam waktu satu tahun yang mengawali pelaksanaan suatu program dalam reformasi birokrasi terutama berkaitan dengan pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  mengapresiasi apa yang sudah menjadi inovasi, sehingga dinilai mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan konsep digital dan mudah. “Aplikasi itu sebagai upaya Pemkab yang bertekad menjadi kota smart city berbasis daring. Go Ploong adalah sebuah layanan untuk masyarakat yang berbasis aplikasi dan pertama di Indonesia,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah.

Seperti diketahui Smart Environment atau lingkungan pintar itu berarti lingkungan yang bisa memberikan kenyamanan, keberlanjutan sumber daya, lingkungan yang bersih tertata serta ruang terbuka hijau (RTH) yang representatif. 

Bu Min melanjutkan, torehan prestasi ini hendaknya dijadikan sebagai sebuah motivasi membangun karakter yang inovatif bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik. Disisi lain, penerapan inovasi juga harus diimbangi dengan kemajuan teknologi demi terciptanya Kabupaten Gresik yang smart city. 

Ia berharap, ke depan aplikasi ini benar-benar optimal dilaksanakan dan dibangun secara terencana dengan baik. “Alhamdulillah atas penghargaan ini. Mudah-mudahan bisa menjadi pemicu dan pemacu agar Go-Ploong lebih bisa dioptimalkan,”katanya. (yad)

Aplikasi Go Ploong Antarkan Gresik Meraih Smart City, Smart Environment Selengkapnya

GKL Banjir, Bupati dan Sekda Susur Drainase. Begini Kondisinya

GRESIK,1minute.id – Banjir di Kota Gresik menjadi perhatian Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Curah hujan yang tinggi membuat sejumlah kawasan di Gresik Kota Lama (GKL) terendam air. Air meluap hingga ke jalan raya hingga di rumah warga.

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mendatangi lokasi pascabanjir di sejumlah tempat itu. Antara lain, Boozem Telogo Dendo atau Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) , kawasan perkampungan di Jalan Pahlawan hingga Jalan Samanhudi, Gresik-pusat perdagangan di GKL.

Bupati Fandi Akhmad Yani dan Sekda Gresik Washil-panggilan-Achmad Washil Miftachul Rachman melihat banyak tumpukan sampah. Mulai dari batang pohon, bantal hingga kasur kapuk berada di saluran air yang dangkal dan sebagai lagi dipenuhi tumbuhan tanaman.
Menurut Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, kondisi drainase saat ini sudah waktunya dilakukan pengerukan karena kondisinya yang dangkal.

“Saya dengar tadi bahwa sekitar lebih dari 20 tahun gorong-gorong ini tidak dikeruk. Maka tak heran setiap musim hujan dating dan saat intensitas hujan tinggi, tempat ini (jalan Samanhudi) pasti banjir,” kata Gus Yani pada Senin, 13 Desember 2021.

Gus Yani megatakan, tahun depan, 2022  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berencana melakukan pengerukan dan normalisasi di sepanjang drainase area Jalan Samanhudi untuk agar tidak ada lagi kejadian serupa seperti tahun-tahun seebelumnya. “Kalau ini terus dibiarkan, kasihan masyarakat. Ekonomi pasti tergangu. Kami Pemerintah Daerah berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan permasalahan yang ada,”katanya. 

DANGKAL : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menunjukkan kondisi saluran drainase di Gresik Kota Lama yang dangkal dan dipenuhi tumbuhan karena puluhan tahun tidak ada normalisasi pada Senin, 13 Desember 2021 (Foto : Prokopim Gresik)

Gus Yani juga menghimbau kepada warga sekitar aliran drainase tidak membuang sampah ke selokan. “Percuma dong kita susah payah melakukan normalisasi tetapi kebiasaan masyarakat  membuang sampah masih sembarangan. Ini berakibat pada penumpukan sampah di saluran air. Seperti yang kita lihat barusan, petugas menemukan kasur dari dalam selokan. Ayo kita saling support, pemerintah yang melakukan perbaikan, masyarakat yang mendukung dan mensupport,” pintanya.

Sementara itu, Sekda Washil mengatakan, bahwa sejumlah bangunan liar diatas saluran juga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir. “Kami berharap agar dalam beberapa waktu mendatang untuk dilakukan penertiban bangunan liar diatas saluran air tersebut,” ujarnya.

Selain itu, kapasitas bozem yang ada di bawah Gedung Wahana Ekspresi Poseponegoro pada 2022 mendatang juga akan direncanakan untuk penambahan kapasitas. Kita akan lakukan pengerukan pada 2022. “Pak Bupati ingin agar masyarakat tak khawatir lagi apabila musim hujan tiba. Mudah-mudahan ini menjadi solusi yang terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya. (yad)

GKL Banjir, Bupati dan Sekda Susur Drainase. Begini Kondisinya Selengkapnya

Bandar Grisse, Jelajah Kota Tua Runner up East Java Tourism 2021

GRESIK,1minute.id – Bandar Grisse merebut runner up ajang East Java Tourism 2021. Penghargaan event tahunan digagas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemprov Jatim itu diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Kepala Dinas  Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gresik Sutaji Rudy.

Menurut Kepala Seksi Pengembangan Pariwisata dan Tata Kelola Destinasi pada Disbudpar Gresik M Fither Kuntajaya, Bandar Grisse atau jelajah Heritage Kota Tua masuk kategori Daya Tarik Wisata.  “Heritage Gresik Kota Tua menjadi potensi destinasi wisata minat khusus,”kata Fither pada Sabtu, 11 Desember 2021. Dalam video pendek tentang jelajah Heritage Gresik Kota Tua itu, Disbudpar Gresik, memvisualisasikan tentang bangunan tua peninggalan kolonial Belanda hingga bangunan pribumi yang memiliki arsitektur berbeda.

Misalnya, rumah di Kampung Kemasan dan Gajah Mungkur di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kecamatan Gresik. Selain arsitektur bangunan, imbuhnya, Bandar Grisse juga memvisualisasikan tentang harmonisasi budaya masyarakat. “Kami juga menampilkan Kampung Pecinan. Gresik sejak ratusan tahun telah menjaga kerukunan antarumat beragama. Gresik adalah Kabupaten pluralisme,”katanya. 

Dalam pengamatan 1minute.id, kerukunan antarumat beragama sudah terjaga sejak ratusan tahun. Indikatornya, Gresik Kota Tua memiliki Kampung Arab, Pribumi dan Pecinan. Mereka hidup berdampingan. Rukun dan tenteram. 

Selain penghargaan Daya Tarik Wisata,  dalam ajang East Java Tourism 2021 itu, Gresik mendapat penghargaan terbaik kategori Restoran Non Bintang. “Di event itu juga ada penyerahan sertifikat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Okol Desa Setro, Kecamatan Menganti,”tegas Fither.  (yad)

Bandar Grisse, Jelajah Kota Tua Runner up East Java Tourism 2021 Selengkapnya

Dorong Nilai Tambah, Gresik Bandeng Fest 2021, Hadirkan Chef Juna

GRESIK, 1minute.id – Gresik Bandeng Fest 2021 terasa lebih spesial pada Sabtu, 11 Desember 2021. Sebab, festival ikan bandeng kali pertama digelar di Alun-alun Gresik ini menghadirkan master chef Indonesia Junior Jhon Rorimpandey yang lebih dikenal Juna Rorimpandey atau Chef Juna. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Kabupaten Gresik salah satu penghasil ikan bandeng terbesar di Jatim. Pada 2020, hasil panen Ikan Bandeng mencapai   87.199.779 kilogram atau 87,1 ribu ton per tahun. ”Ini sungguh luar biasa,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

GRESIK BANDENG FEST: (kiri) Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Budi Harnoto dan (paling kanan) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Gresik Bandeng Fest yang menghadirkan Chef Juna di Alun-alun Gresik pada Sabtu, 11 Desember 2021 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Meskipun hasil panen ikan bandeng tetap tinggi. Namun, persoalan yang dihadapi para petambak ikan masih cukup besar. Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani mencontohkan tentang harga pakan kerap tidak terkendali dan kelangkaan pupuk ketika awal mengisi bandeng budidaya. ”Ini menjadi persoalan yang terus berulang-ulang. Maka kita harus cerdas melihat potensi bandeng ini,”ujarnya. Bagaimana caranya, ikan bandeng bisa memiliki added value (nilai tambah) ?

Gresik Bandeng Fest 2021 ini menjadi branding. Pemkab Gresik bekerjasama dengan Bank Indonesia mengundang master chef Juna ini. ”Mudah-mudahan ditangan profesional tersajikan produk olahan bandeng yang unggul,”harap Gus Yani.  Produk olahan bandeng, suatu kegiatan yang bisa dilakukan oleh masyarakat. Sehingga, potensi menyerap tenaga kerja cukup besar. Padat karya. Gus Yani mencontohkan, ibu-ibu mencabut duri, pembersihan kulit bandeng dan lainnya. 

”Karena disana banyak keterlibatan masyarakat. Dan ini menjadi impian bersama,”katanya. Dengan produk olahan yang kreatif berpotensi untuk Go Internasional.  Pasar ekspor. ”Produk olahan bandeng bisa masuk pasar ekspor dan pasar dalam negeri,”tegasnya. Ia mengaku dalam pertemuan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) pernah mengusulkan sinergi antarkabupaten.

BAKAR BANDENG: Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jatim Budi Hanoto, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Forkopimda bakar bandeng bersama di Gresik Bandeng Fest 2021 di Alun-alun Gresik pada Sabtu, 11 Desember 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bila satu kabupaten surplus komoditas, misalnya jagung, tidak perlu ikut mencari bibit benih jagung. ”Mendingan kita sinergikan dengan produk-produk yang ada. Kalau hari ini Bandeng menjadi produk unggulan, kita dorong Bandeng Kabupaten Gresik menjadi produk ekspor dan masuk ke pasar-pasar nasional,”katanya. 

Terpisah, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perindag (Diskoperindag) Gresik Agus Budiono mengatakan pihaknya menyediakan 1 ton ikan bandeng  di Gresik Bandeng Fest 2021.  Rinciannya, 900 kilogram  ikan bandeng dibakar untuk masyarakat. Sisanya, 100 kilogram bandeng digunakan untuk Gresik Bandeng Fest 2021. “Festival lomba masak ikan bandeng ini diikuti 18 peserta perwakilan dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Gresik,”katanya. (yad)

Dorong Nilai Tambah, Gresik Bandeng Fest 2021, Hadirkan Chef Juna Selengkapnya

Bupati Minta Perketat Jalur Perairan, Cegah Virus Omicron

GRESIK,1minute.id –  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Forkopimda Gresik menggelar rapat koordinasi (rakor) di Ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 10 Desember 2021.

Ada tiga topik yang dibahas dalam rakor kali ini.Tiga topik itu, percepatan vaksinasi, antisipasi varian baru, Omicron dan persiapan Perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Rakor diawali laporan update vaksinasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan,saat ini di Kabupaten Gresik belum ada konfirmasi kasus positif Covid-19 akibat varian Omicron. Komandan Satgas Covid-19 Gresik menginstruksikan agar pengawasan dan penegakan protokol kesehatan di pelabuhan untuk diperketat. 

“Kita memang tidak memiliki Bandara di Kabupaten Gresik, tetapi jangan lupa bahwa kita memiliki pelabuhan internasional dan itu jumlahnya tidak hanya satu,” tegasnya. Varian baru Covid-19, Omicron ini, kali pertama terdeteksi di Afrika Selatan. Badan Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan varian baru dalam Varian of Concern (VoC), seperti halnya varian delta yang beberapa waktu lalu menyebabkan gelombang II pandemi Covid-19.

Gus Yani mengharapkan adanya regulasi yang lebih ketat untuk pengawasan para awak kapal dan di wilayah pesisir. “Kita berdekatan dengan perairan dan tidak menutup kemungkinan karena ada pelabuhan internasional menjadi satu pintu keluar masuk wilayah Gresik. Minimal ada pengetatan di wilayah perairan seperti penggunaan aplikasi peduli lindungi, atau mereka yang belum vaksin kita bantu antarkan ke Puskesmas,”pungkasnya.

Terkait percepatan vaksinasi, komandan Satgas Covid-19 Gresik ini optimistis vaksinasi 100 persen bisa tercapai di akhir tahun ini.

Sebelumnya, dr Mukhibatul Khusnah menjlentrehkan perkembangan percepatan vaksinasi untuk mencapai target 100 persen hingga akhir tahun ini.  Ia menyebutkan, capaian vaksinasi Covid-19 sudah mencapai 80,4 persen untuk vaksinasi umum dan 61,9 persen untuk kelompok lansia.

“Dengan begitu, masih kurang sekitar 197.446  sasaran dari vaksinasi kelompok umum untuk bisa mencapai pencapaian 100 % dan 41.376 ribu sasaran untuk mencapai 100 % di kelompok lansia,”jelasnya.

Sejatinya, realisasi vaksinasi di Kabupaten Gresik itu sudah diatas standar minimal badan kesehatan dunia (WHO) untuk vaksinasi masyarakat umum 70 persen dan lansia 60 persen. Kadinkes menyampaikan bahwa saat ini Kabupaten Gresik sudah termasuk dalam wilayah level 1 Covid-19. Hal ini menurutnya merupakan hasil kerja keras dari berbagai pihak yang saling bersinergi dengan baik dalam menyukseskan kegiatan vaksinasi di Kabupaten Gresik. (yad)

Bupati Minta Perketat Jalur Perairan, Cegah Virus Omicron Selengkapnya

Bupati Minta Kepala OPD Bikin Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah sembilan jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 9 Desember 2021.

Sembilan pejabat promosi ke eselon II itu adalah Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto ; Kadinkes dr Mukhibatul Khusnah; Kadinsos Gresik dr Umi Khoiroh ; Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu  (DPM-PTSP) Gresik A.M. Reza Pahlevi dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Gresik Suprapto. 

Selanjutnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Achmad Hadi ,Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Pengembangan Daerah (Bappeda) Gresik Misbahul Munir , Direktur RSUD Ibnu Sina Gresik dr Soni dan Asisten Perintahan dan Kesejahteraan  Rakyat Setda Gresik Suyono. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan kepada sembilan pejabat baru dilantik bekerja secara tim. Tidak bekerja sendiri-sendiri. Sebab, tantangan kedepan cukup berat. “Team work harus dijalankan. Buatlah kebijakan berbasis kebutuhan masyarakat,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. Untuk bisa mengetahui kebutuhan masyarakat, seorang pejabat harus memiliki kepekaan, empati responsif dan solutif. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani lalu menyebutkan satu per satu pekerjaan rumah yang harus cepat diselesaikan. DPM-PTSP, diantaranya. Ia memberikan tantangan kepada Reza Pahlevi, Kepala DPM-PTSP Gresik membuat program percepatan perizinan operasional lembaga pendidikan dan kemudahan investasi. 

“Banyak lembaga pendidikan kita kesulitan mengurus perizinan, bikin satu gebrakan, permudah izin lembaga kependidikan. Seban, Investasi untuk anak bangsa. Juga, investasi skala besar maupun skala kecil,” kata Gus Yani.Pelantikan dan Pengambilan Sumpah berlangsung khidmat ini dihadiri Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Gresik. 

Terpisah, Kepala DPM-PTSP Gresik A.M Reza Pahlevi mengatakan, bahwa dirinya siap mengemban amanah dan melaksanakan sebaik-baiknya tugas yang dipercayakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “Kita sudah memiliki strategi untuk memberikan kemudahan perizinan, izin lembaga kependidikan yang nantinya akan dilaksanakan fasilitasi mulai di tingkat Kecamatan sehingga bisa memudahkan masyarakat,”kata Reza. 

“Dan untuk investasi pastinya kita akan melakukan berbagai percepatan sehingga akan memberikan kemudahan untuk investasi di Kabupaten Gresik,”imbuh mantan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Gresik itu. (yad)

Bupati Minta Kepala OPD Bikin Program Sesuai Kebutuhan Masyarakat Selengkapnya

Olah Limbah Sampah Menjadi Seribu Ikon Produk Unggulan Desa Banjarsari

GRESIK, 1minute.id – Badan usaha milik desa (BUMDes) Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik melaunching produk unggul desa di Balai Desa setempat pada Selasa, 7 Desember 2021. Produk unggul Desa Berdaya itu semuanya berbahan limbah sampah diolah menjadi barang bernilai ekonomi tinggi. Yakni, tas, sandal, sepatu, hingga lukisan yang indah menawan. 

Mengusung jargon Ikon Desa BBS (Banjarsari Berkah Sampah) “Sampahku, sampahmu jadi seribu icon produk Desaku”. Launching dimeriahkan fashion show menampilkan berbagai produk unggulan desa yang terbuat dari limbah sampah tersebut. 

Camat Cerme Suyono memberikan apresiasi kepada pemerintah desa (Pemdes) Banjarsari atas inovasi dan kreativitas para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berhasil mengubah limbah sampah menjadi produk unggulan desa yang berharga. Hadirnya produk unggulan UMKM Desa Banjarsari telah membawa harum Kecamatan Cerme. 

TAS : Fashion show dengan menampilkan tas bahan limbah menjadi produk unggulan desa Banjarsari, Kecamatan Cerme pada 7 Desember 2021 (Foto : ist)

“Kami berharap agar terus ditingkatkan dan perlu diperluas segmen pasarnya serta diperbanyak item produk barunya. Teruslah berjuang, berkreasi dan berkarya untuk Desa Banjarsari,” pesan Camat Suyono penuh semangat. Pandemi  mengajarkan kepada warga Desa Banjarsari untuk  kreatif dan inovatif.

Sebelumnya, Kades Banjarsari Cerme Agus Suwondo mengharapkan launching ini bisa menjadi tonggak awal bangkitnya desa berdaya dan bisa membawa berkah untuk kita semua. “Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi atas capaian desanya melalui kegiatan Launching Produk Unggulan Desa Berdaya 2021,”katanya.

Launching Desa Berdaya 2021 digelar dengan protokol kesehatan ini dihadiri Ketua TP PKK Kecamatan dan Pengurus, Perwakilan dari PMD Gresik, pelaku UMKM, Ketua DPP ASMIPA Umi Kulsum, Perwakilan GOLs dan undangan lainnya, serta masyarakat setempat.  (yad)

Olah Limbah Sampah Menjadi Seribu Ikon Produk Unggulan Desa Banjarsari Selengkapnya

KH Mulyadi : Siap Menjalankan Khittah Dan Peraturan Organisasi Nahdlatul Ulama

(ki-ka) KH A’lauddin dan KH Mulyadi (Foto: ist)

GRESIK,1minute.id – KH Mulyadi, nakhoda baru Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Gresik. Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ihsan Kecamatan Menganti, Gresik itu menggantikan posisi KH Khusnan Ali sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik masa khidmat 2021-2026.

KH. Mulyadi mendapatkan 209 suara. Sedangkan, tiga kandidat lainnya yakni KH Khusnan Ali memperoleh 79 suara ; Mokh Najikh (105 suara) dan KH Ahmad Thoyyib Mas’udi (31 suara). Total ada 436 suara yang masuk. Perolehan suara mayoritas itu menjadikan Kiai Mulyadi, sapaan akrabnya ditetapkan secara aklamasi oleh peserta Konfercab yang dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani itu. 

Sebelumnya, dalam tata tertib calon harus mendapat minimal 150 suara. Konfercab dihelat di Ponpes Darul Ihsan juga menetapkan KH Mahfudz Ma’shum sebagai Rais Syuriah PCNU Gresik. 

Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik terpilih, KH. Mulyadi siap mengemban amanat menjalankan organisasi PCNU Gresik. “Saya bersedia dan sanggup menjalankan khittah Nahdlatul Ulama, dan peraturan Organisasi Nahdhatul Ulama,”tegas Pengasuh Ponpes Darul Ihsan Menganti itu.

Kiai yang dikenal bersahaja itu juga bersedia memegang teguh amanah organisasi selama menjabat Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik. “Senantiasa memegang teguh amanah selama menjabat hingga akhir masa khidmat,”ujarnya.

Sementara itu, Rois Syuriyah PCNU Gresik terpilih, KH Mahfudz Ma’shum berharap, terpilihnya KH. Mulyadi dapat membawa PCNU Gresik kedepan semakin baik. “Saya berharap kedepan Kiai Mulyadi dapat membawa PCNU Gresik semakin baik,”harap pengasuh Ponpes Ihyaul Ulum Kecamatan Dukun itu.Konfercab PC NU Gresik berlangsung dengan suasana berbeda. Sebab, kondisi Pandemi Covid-19 belum berakhir sehingga panitia menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. 

Ketua PWNU Jawa Timur KH. Marzuki Mustamar sebelum menutup konferensi PCNU Gresik berpesan agar dalam penyusunan pengurus mengakomodir semua potensi kader NU. “Jami’ Mani’, tolong, meskipun dalam kelompok manapun, asal dia potensial dan mau berkhidmat ke NU, diajak masuk ke kepengurusan,”ujarnya.

Kiai Marzuki juga mengingatkan agar berhati-hati kepada siapapun yang meminta jabatan di NU. “Hati-hati kepada siapapun yang oyok-oyokan minta jabatan, ujung-ujungnya setelah dapat kartanu dibuat pencalonan,”pungkasnya sambil menutup acara konferensi secara resmi. (yad)

KH Mulyadi : Siap Menjalankan Khittah Dan Peraturan Organisasi Nahdlatul Ulama Selengkapnya

Bupati Gresik Buka Konfercab PC NU Gresik

GRESIK, 1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka konferensi cabang Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab PC NU ) Gresik pada Minggu, 5 Desember 2021. Konfercab mengusung tema “Sinergi Jam’iyah dan Jamaah Menuju NU Kuat, Mandiri, dan Bermartabat” itu digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ihsan di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Konfercab berjalan khidmat.

Fandi Akhmad Yani dalam kesempatan itu berpesan ada 3 tantangan kedepan yang harus dihadapi NU. Yang pertama adalah NU tampil dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi memberikan apresiasi kepada MWC NU Kecamatan Bungah yang sudah mengaplikasikan hal tersebut.

“Selalu Saya sampaikan kepada MWC lain, belajarlah dari MWC Bungah. Mereka berani memulai sesuai yang baru, dan Alhamdulillah berjalan,” ujar Gus Yani.
Berikutnya adalah pendidikan dan yang terakhir adalah teknologi. Gus Yani menganggap bahwa hal ini sangat penting untuk diperhatikan. Pemanfaatan teknologi harus bisa diaplikasikan dalam kegiatan NU sehari-hari dan kita harus bisa beradaptasi dengan hal tersebut agar kita tidak tertinggal.

“Hari ini tantangannya sudah berbeda, kita harus bisa memaksimalkan teknologi yang terus berkembang. Mudah-mudahan kita bisa beradaptasi apalagi ditengah pandemi seperti saat ini,”jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur Dr. H. Ma’ruf Syah dalam sambutannya sekaligus membuka acara menjelaskan tentang proses penentuan Rais dan ketua yang dipilih hari ini. Pemilihan Rais dan ketua tidak menggunakan sistem voting, tapi cara yang digunakan adalah Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA). “Pemilihan Rais dan ketua yang berdasarkan musyawarah dengan anggota AHWA yang dipilih oleh peserta Konfercab,”katanya. 

Sedangkan, Ketua PC NU Gresik KH. Chusnan Ali dalam sambutannya menjelaskan fungsi penting diadakannya kegiatan Konfercab PC NU ini. Dijelaskan bahwa Konfercab merupakan forum permusyawaratan tertinggi di tingkat cabang, memiliki fungsi diantaranya adalah untuk menyampaikan laporan pengurus cabang kepada pemberi mandat, yaitu MWC dan ranting sebagai representasi dari seluruh warga NU yang ada di Kabupaten Gresik.

Selain itu, tambahnya, untuk menyampaikan laporan tentang kinerja kepengurusan dalam menjalankan program dan kegiatan yang telah dapat dilaksanakan sebagai pertanggung jawaban atas amanat yang diterima selama 5 tahun berjalan.

KONFERCAB PC NU GRESIK: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menghadiri pembukaan Konfercab PC NU Gresik di Ponpes Darul Ihsan Menganti. Konfercab dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Minggu, 5 Desember 2021 (Foto : ist)

Fungsi berikutnya adalah sebagai wahana evaluasi kinerja kepengurusan selama ini, untuk dijadikan acuan dan pijakan dalam merumuskan rencana program untuk pengurus 5 tahun kedepan. Yang terakhir adalah memilih pengurus yang akan diamanati untuk melaksanakan program yang telah disepakati serta menjalankan roda organisaai sesuai ketentuan AD/ART dan peraturan organisasi lainnya.

Konfercab organisaai keagamaan terbesar ini dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur Dr. H. Ma’ruf Syah, Ketua Rais Syuriah PCNU Gresik KH. Mahfudz Ma’shum, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Markus, Ketua PD Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik Zainal Abidin, serta Forkopimda Gresik dan delegasi pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) dan pengurus tingkat ranting se-Kabupaten Gresik.

Ketua Panitia Konfercab PC NU Gresik Muhammad Mujib menambahkan bahwa mengingat pandemi Covid-19 yang masih ada hingga saat ini, maka kegiatan Konfercab dilakukan dengan berbagai penyesuaian.
“Perlu kita ketahui bersama mengingat dalam masa pandemi, maka pola pelaksanaan Konfercab kali ini berbeda dengan yang biasa kita ikuti. Bersamaan dengan pembukaan yang saat ini kita saksikan di Aula secara bersamaan sedang berlangsung sidang-sidang, dan nanti secara beriringan terus berlangsung.” ungkapnya.

Tidak lupa, diberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pengasuh PP. Darul Ihsan Menganti, KH. Mulyadi yang sudah memberikan tempat dengan segala fasilitasnya sehingga kegiatan Konfercab PWNU Kabupaten Gresik tahun 2021 bisa berjalan dengan khidmat. (yad)

Bupati Gresik Buka Konfercab PC NU Gresik Selengkapnya