Desa Setro, Pilot Project Ekosistem Pertanian

GRESIK,1minute.id – KomitmenBupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian mulai realisasikan. Bupati Fandi Akhmad Yani meluncurkan program “Sapa Tani”. Program kali pertama dilakukan di Desa Setro, Kecamatan Menganti pada Selasa, 21 September 2021.

Tema Sapa Tani perdana ini, adalah Pelaksanaan Gerakan Pengendalian (Gerdal) hama tikus. Hama tikus ini menjadi momom bagi petani. Karena daya rusak sangat cepat. Sehingga sangat dikeluhkan oleh petani di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Dalam pemberantasan hawa tikus itu, memerlukan  metode pengendalian hama yang efektif. Tim penyuluh dari Dinas Pertanian Gresik memberikan metode pengendalian untuk hama tikus. Diantaranya, dengan larutan urea, pemasangan umpan beracun, pengasapan dengan belerang, pengendalian dengan pertalite/ pertamax, fermentasi urin sapi dan pemanfaatan burung Hantu. 

Usai penyuluhan, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melakukan dialog bersama para petani. Dialog santai. Lesehan. Suasana terasa cair. “Kunjungan kami kali ini dalam rangka untuk mengetahui apa masalah pertanian di Gresik. Oleh karena itu, saya mengajak dari rekan-rekan Petrokimia sebagai distributor pupuk dan bank BNI,”ucap Gus Yan.

Petani pun bisa menumpahkan uneg-unegnya langsung kepada orang nomor satu di Kabupaten Gresik itu. Persoalan kesulitan mendapatkan pupuk, harga padi anjlok ketika panen raya hingga kesulitan akses mendapatkan bantuan dari perbankan. 

Gus Yani menjawab satu per satu keluhan petani dengan telaten. “Kita petakan, daerah A ini tanahnya subur. Jadi jangan dipakai untuk pengembangan industrialisasi atau pemukiman. Sehingga jangan sampai industrialisasi menggerus lahan pertanian,”kata Gus Yani. Gus Yani berkeinginan agar terbentuk ekosistem yang baik dari hulu ke hilir, terkoneksi dengan baik sehingga akan menguntungkan semua pihak.

Sebagai tindak lanjut, Desa Setro direncanakan akan menjadi pilot project dibidang pertanian. “Secara keseluruhan, kita sudah menangkap apa permasalahan petani di Setro. Kedepan kita akan mencoba membuat satu ekosistem pertanian, mulai dari pendampingan waktu tanam hingga waktu panen. Nanti akan disiapkan, yang beli siapa, yang menyediakan pupuk siapa, dananya dari bank,”ujar Gus Yani. 

Kegiatan Sapa Petani ini merupakan program berkesinambungan dari Dinas Pertanian Gresik. Dalam kegiatan ini, tampak hadir mendampingi Gus Yani Kadis Pertanian Eko Anindito, Kades Setro Ahmad Syaiful, Ketua Asosiasi Gapoktan se-Kecamatan Menganti Muhaimin, dan Ketua Gapoktan Setro Sholihin. (yad)

Desa Setro, Pilot Project Ekosistem Pertanian Selengkapnya

Optimistis Herd Immunity sebesar 70 Persen di Gresik Tercapai November

GRESIK,1minute.id – Vaksinasi terus digeber. Sepanjang hari. Dalam sepekan tanpa libur akhir pekan, Sabtu dan Minggu. Vaksinasi semakin digenjot karena Gresik mencapai level 1 atawa zona hijau 3 menjadi momentum bagi satuan tugas (Satgas) Covid-19 Gresik untuk mempercepat terbentuknya herd immunity di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sekitar 70 persen. 

Bahkan, Gresik menargetkan kekebalan kelompok paling lambat November 2021 nanti. Optimistis itu terungkap dalam Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik pada Senin, 20 September 2021. 

Rapat tersebut membahas evaluasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dihadapan Camat se-Gresik dan pegiat pendidikan di kantor Bupati Gresik. Analisis dan evaluasi (anev) diadakan untuk mengetahui bagaimana perkembangan di lapangan mengenai pelaksanaan kegiatan PTM selama 3 pekan diadakan, apa saja kendala yang muncul dan bagaimana solusi terbaik untuk mengatasinya. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memberikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah bekerja keras sehingga PTM bisa berjalan lancar dan kondusif. Kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk pelajar dan santri yang terus diakselerasi. Dalam sepekan terakhir, kata Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah, ada kenaikan angka vaksinasi sebesar 13 persen. 

Dengan perhitungan jumlah penduduk sebanyak 1,3  juta jiwa. Target kekebalan kelompok atau herd immunity sebesar 917 ribu penduduk atau 70 persen dari populasi penduduk. Sedangkan update per Senin,20 September 2021 capaian vaksinasi Covid-19 Gresik secara keseluruhan sebanyak 520 ribu penduduk. 

Selisih angka inilah yang ditargetkan bisa dikejar oleh Pemkab dan semua elemen didalamnya dalam 2 minggu kedepan. “Kita harus mencapai minimal 10 ribu vaksinasi per hari, oleh karena itu perlu sinergitas yang baik hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan sehingga vaksinasi bisa berjalan lancar,”kata Bu Min-Min-sapaan-Aminatun Habibah.

Kegiatan PTM di Gresik ini sendiri sudah berlangsung kurang lebih 3 minggu berjalan. Walaupun dalam pelaksanaannya masih dilakukan secara terbatas dan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.  

Bu Min yakin bahwa kegiatan PTM ini yang dilaksanakan baik di tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas sudah mengikuti protokol kesehatan. “Kami lihat sekolah-sekolah yang ada sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Insya Allah  anak-anak melakukan pembelajaran dengan aman,”harapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto mengatakan selama 3 minggu kegiatan PTM berjalan, tidak ada laporan mengenai adanya pelajar yang terinfeksi Covid-19 akibat dari kegiatan PTM.  Dari laporan yang disampaikan, diketahui bahwa saat ini hampir 94 persen pelajar sudah melakukan PTM.  “Dan sisanya sebesar 6 persen melakukan pembelajaran jarak jauh atau melalui daring,”ujar Hariyanto. (yad) 

Optimistis Herd Immunity sebesar 70 Persen di Gresik Tercapai November Selengkapnya

Gubernur Kukuhkan Ning Nurul sebagai Bunda PAUD Gresik

GRESIK,1minute.id- Nurul Haromaini Ali dikukuhkan sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD) Gresik. Pengukuhan Ketua Tim Penggerak PKK Gresik itu dilakukan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Jatim pada Senin, 20 September 2021.

Istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani itu memakai busana biru toska sehingga terlihat anggun. Khofifah Indar Parawansa berharap setelah para Bunda PAUD dikukuhkan, semoga kepercayaan, tugas dan tanggung jawab yang diberikan mampu ditunaikan dengan baik.

Hal itu sebagai amanah guna optimalisasi pembangunan dan perkembangan generasi bangsa sejak usia dini.
“Momentum ini menjadi bentuk dasar dalam kita melangkah maju demi perkembangan, perawatan dan pendidikan anak-anak kita,”ujarnya.

PROSESI PENGUKUHAN: Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali diacara pengukuhan Bunda PAUD di Gedung Negara Grahadi Jatim pada Senin, 20 September 2021 ( Foto : Humas Pemkab Gresik)

Lebih lanjut Khofifah berharap agar semua komponen maupun pemangku kepentingan dalam pendidikan anak, dapat duduk bersama untuk membuat suatu rancangan pembentukan satuan tugas atau gugus tugas PAUD. Ini dimaksudkan untuk mengoptimalisasikan pembangunan perkembangan anak-anak usia dini di Jawa Timur.

Pengukuhan Bunda PAUD ini diikuti Kabupaten/kota se-Jatim.  Nurul Haromaini menyampaikan, bahwa dalam PP nomor 60/ 2013, diamanatkan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak usia dini secara utuh. Kebutuhan itu meliputi kesehatan dan gizi, pendidikan, pembinaan moral, emosional dan pengasuhan. Hal ini agar anak dapat bertumbuh dan berkembang secara optimal sesuai kelompok umur.

“Perlindungan anak dari kekerasan, dan penyediaan layanan pendidikan memerlukan komitmen yang teguh dari semua elemen bangsa mulai dari orangtua, keluarga, masyarakat dan pemerintah mutlak untuk dilibatkan,” ujar Ning Nurul-sapaan akrab-Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani ini. (yad)

Gubernur Kukuhkan Ning Nurul sebagai Bunda PAUD Gresik Selengkapnya

Kali Pertama, Selama 50 Tahun Dishub Gelar Apel Harhubnas di Terminal

GRESIK,1minute.id – Suwari semringah. Sopir bus pariwisata itu dinyatakan lulus sertifikasi pengemudi angkutan pariwisata yang dterbitkan oleh BNSP LSPTI (Badan Nasional Sertifikasi Profesi Lembaga Sertifikasi Profesi Transportasi Indonesia). Sertifikat profesi diserahkan bertepatan pada Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) di Terminal Bunder Tipe C Gresik pada Senin, 20 September 2021.

Apel setengah abad Harhubnas kali pertama di Dinas Perhubungan Gresik itu dipimpin oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Selain Suwari ada 35 sopir lainnya yang mendapatkan sertifikat profesi yang dikeluarkan oleh LSPTI itu. 

Dishub Gresik menjadikan momentum istimewa itu untuk menyerahkan bantuan langsung tunai (BLT) sebanyak 1.785 orang. BLT sebesar Rp 200 ribu per orang berasal dari anggaran dari APBD Gresik 2021. 

Wabup Aminatun Habibah mengatakan, semangat Harhubnas tahun ini bisa membawa Dishub Gresik untuk lebih melayani kepada masyarakat. Ia berharap pandemi Covid-19 cepat berlalu sehingga transportasi bisa kembali normal. “Saat ini, penumpang terbatas, kita harus bisa melayani lebih baik,”harap Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah.

Ada dua tugas Dishub yang harus bisa dilaksanakan secara maksimal. Bu Min menyebut tentang penerangan jalan umum (PJU) setelah mendapatkan pelimpahan wewenang dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). “Penerangan di desa-desa untuk meningkatkan keamanan. Penerangan di desa ini akan kita genjot,”tegasnya. 

Selain PJU, imbuhnya, penataan parkir harus lebih maksimal. “Sehingga bisa mendongkrak PAD (pendapatan asli daerah),”tegasnya. Sementara itu, Kadishub Gresik Tursilowanto Hariogi menegaskan, dalam sisa dua bulan mengabdi sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik akan berusaha memberikan dukungan penuh kepada duet Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.

“Kami ingin teman di Dishub ada semangat baru membangun Gresik memberikan dukungan besar bagi pemkab Gresik,”tegas Tursilowanto.
Ia mengaku bangga kepada teman-teman Dishub Gresik yang menginisiasi melakukan apel Harhubnas bertemakan “Bergerak Harmonikan Indonesia” ini. “Apel ini sejarah baru bagi Dishub Gresik karena baru kali ini Harhubnas digelar apel di kantor Dishub Gresik,”kata Tursilowanto. 

Sekretaris Dishub Gresik Muhammad Amri menambahkan, untuk memperingati Harhubnas ini dilakukan sejumlah aktivitas sosial untuk masyarakat transportasi di Gresik.  Amri menyebutkan tiga kegiatan memeriahkan Harhubnas di masa pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19).

Tiga acara itu, penyerahan 36 sertifikat sertifikasi pengemudi angkutan pariwisata yg dterbitkan oleh BNSP LSPTI. Ada 36 pengemudi yang lulus tes sertifikasi ini. “Sebanyak 4 orang dinyatakan tidak lulus,”kata Amri.
Selain itu, pemberian bantuan langsung tunai kepada 1.785 pengemudi dengan total anggaran Rp 357 juta.

“Sasaran sopir angkot, angdes, pariwisata, ojol serta ojek konvensional,”tegasnya. Masa Pandemi Covid-19 ini, sopir mendapatkan pelayanan vaksinasi untuk mempercepat terbentuknya herd immunity di Gresik. “Vaksinasi kami alokasi 250 dosis kerja sama dengan Dinas kesehatan Gresik,”tegasnya. (yad)

Kali Pertama, Selama 50 Tahun Dishub Gelar Apel Harhubnas di Terminal Selengkapnya

Anggota Perkumpulan BPD Bantu Pemerintah Desa Perbaiki Data di Desa

GRESIK,1minute.id – Big data tentang kependudukan masih belum tertata rapi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berharap anggota Perkumpulan Badan Permusyawaratan Daerah (P-BPD) bisa membantu pemerintah desa untuk melakukan perbaikan data, bersinergi membangun Gresik baru. 

Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika membuka Rapat Kerja (Raker) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi anggota Perkumpulan BPD di salah satu hotel di Kota Batu, Malang. Bimtek selama 2 hari, mulai Sabtu-Minggu, 18-19 September 2021 dibuka Bupati Fandi Akhmad Yani dan ditutup oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Fandi Akhmad Yani menyatakan, harapan besar dari BPD untuk turut mendukung Desa masing-masing untuk membangun Gresik baru yang lebih baik. “BPD mempunyai peran penting dalam pemerintahan tingkat Desa, saya berharap BPD bisa bersinergi dengan desa sehingga program pemerintah yang ada di tingkat desa bisa berjalan dengan baik dengan dukungan penuh BPD,”harap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani juga berharap semua anggota BPD ini kompak sehingga tidak ada benturan di desa terkait adanya perkumpulan BPD. Selain itu, Gus Yani juga menekankan agar BPD dan Desa bersama-sama dalam perbaikan data guna keberlangsungan pembangunan di desa. 

“Kita bisa mengatasi kemiskinan di tingkat desa itu juga karena berpatokan dengan data. Segala aspek pembangunan di desa juga berdasar pada data. Untuk itu mulai saat ini data-data yang ada di desa harus dibenahi dan ditata dengan baik,”tegas Gus Yani.

TUTUP RAKER: Wabup Gresik Aminatun Habibah berfotobersama peserta raker P-BPD di salah satu hotel di Batu,Malang pada Minggu, 19 September 2021 (foto : humas Pemkab Gresik)

Selain Gus Yani, narasumber lain yakni Kepala Inspektorat Gresik Edy Hadisiswoyo dengan materi tentang peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pengawasan pembangunan tingkat desa ;  Kepala Dinas Pemberdayan Masyarakat Desa (PMD) Malahatul Farda “Pembinaan dan pemberdayaan fungsi dan tugas BPD’ da  Kepala Dinas KBPP dr Syaifuddin Ghozali  tentang ‘Pemberdayan Perempuan dan Anak di tingkat Desa dan Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Nurul Yatim yang memberikan pemaparan tentang ‘ Membangun sinergitas dalam Pemerintahan Desa’. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meminta kepada BPD membantu mewujudkan program pemerintah daerah dalam dukungan pada pemerintah desa. “Pemerintah daerah memiliki beberapa program yang harus disukseskan, dengan kekompakan BPD ini semoga turut mendukung dan mensukseskan program pemerintah daerah melalui pemerintahan di tingkat desa” ujar Bu Min. 

Sementara itu, Suyanto, Ketua Perkumpulan BPD Gresik mengatakan kegiatan ini bimtek pengurus diharapkan dapat memberikan pengarahan ke desa desa. (yad)

Anggota Perkumpulan BPD Bantu Pemerintah Desa Perbaiki Data di Desa Selengkapnya

Pelayanan jadi Trending Topik, Dirut Giri Tirta Ngungsi Mandi

DIRUT : Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik Siti Aminatus Zariyah (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menganggap manajemen perusahaan umum daerah (Perumda) Giri Tirta gagal merealisasikan rencana kerjanya. Akibatnya, melesetnya target itu, pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat kerap menjadi sorotan masyarakat. Tranding topik di media sosial (medsos).

Bupati Fandi Akhmad Yani meminta Inspektorat untuk melakukan audit kinerja dan keuangan Perumda Giri Tirta itu. “Target pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat tidak sesuai target. Pendistribusian air bersih yang menjadi lepas dari target awalnya berdirinya BUMD terkait kinerja internal,”tegas Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai pertemuan di kantor Perumda Giri Tirta pada Jumat, 17 September 2021.

Rapor merah untuk Perumda Giri Tirta. Bagaimana pendapat Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik Siti Aminatus Zariyah? Risa-panggilan-Siti Aminatus Zariyah tidak menampik Perumda Giri Tirta menjadi tranding topik di medsos.  “Sebulan terakhir ada kebocoran pipa besar sehingga air tidak keluar. Kok yo beruntun. Didekat rumah saya air juga tidak mengalir,”kata Risa.
Bahkan, Direktur Utama Perumda Giri Tirta itu mengaku harus ngungsi mandi ke kantornya.

“Saya sendiri saja, pindah mandi ke kantor,”dalihnya.  Ia mengaku perbaikan kerusakan pipa besar akan kelar satu sampai dua hari kedepan,”kata Risa. Terkait manajem gagal merealisasikan rencana kerjanya? Direktur Utama Perumda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah mengatakan, penambahan penyertaan modal pemerintah dari APBD Gresik 2019 sebesar Rp 25 miliar belum dilaksanakan seluruh.

“Hanya proyek pipanisasi saluran air dari Desa Kedungrukem, Benjeng sampai Balongpanggang yang selesai tahun ini,”ujar Risa-panggilan-Siti Aminatus Zariyah pada Jumat, 17 September 2021. Anggaran Rp 3,6 miliar. Untuk proyek pipanisasi Giri sampai SPBU Veteran dan Giri sampai Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas baru proses lelang.  Risa dengan tegas membantah proyek itu tidak sesuai perencanaan sebelumnya. “Pekerjaan itu sesuai perencanaan. Cuma pelaksaan belum dilaksanakan,”tegasnya. 

Pekerjaan tidak bisa cepat dilakukan, imbuhnya, karena pihak harus menyusun detail Engineering Design (DED) , Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta survei. “Penyusunan DED, RAB butuh waktu hampir setahun. Karena harus survei,”dalihnya. Selain itu, ada rencana pengalihan pekerjaan sehingga harus berkonsultasi dengan Badan pengawasan Keuangan dan Pembangunan (PBKP). (yad)

Pelayanan jadi Trending Topik, Dirut Giri Tirta Ngungsi Mandi Selengkapnya

Sowan Toga dan Tomas, Awali Tugas Kapolres Azis

SILATURAHMI: Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis sowan ke kediaman KH Muchtar Djamil (Foto : ist)

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melakukan roadshow, silaturahmi kepada sejumlah tokoh agama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Tokoh masyarakat (tomas) dan tokoh agama (toga) yang dikunjungi diantaranya Ketua PCNU Gresik KH Chusnan Ali ; Pemangku Pondok Pesantren (Ponpes) Ala Nuriyah KH Aminin (Gus Minin). Kemudian, kediaman KH Muchtar Djamil di Jalan Samanhudi, Kelurahan Bedilan, Gresik dan KH Abdul Ghofur, Jalan Sultan Agung, Desa Sungon Legowo, Kecamatan Bungah.

Selain tokoh agama, alumnus Akpol 2002, itu juga menjalin silaturahmi dengan anggota forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) yakni Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani;  Ketua PN Gresik Wiwin Arodawanti ; Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto. Mantan Kapolres Ponorogo itu juga berkunjung ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Murkus.

Pada rangkaian silaturahmi dan sowan tokoh agama tersebut, Kapolres Gresik sengaja meminta doa restu. “Semoga Polres Gresik dengan kepemimpinan AKBP Mochamad Nur Azis mendapatkan ridho dari Allah SWT,”tutur KH Muchtar Djamil.

Pada rangkaian silaturahmi dan sowan tokoh agama tersebut, Kapolres Gresik sengaja meminta doa restu. “Saya silaturahmi dan memperkenalkan diri, serta mohon restu agar amanah saya sebagai Kapolres Gresik dapat saya laksanakan dengan baik,”kata Azis.

Menyinggung Covid-19, perwira Polisi dengan dua melati dipundak itu mengharap dukungan tokoh agama serta pemahaman masyarakat terkait program pemerintah percepatan vaksinasi guna mencapai herd immunity. (yad)

Sowan Toga dan Tomas, Awali Tugas Kapolres Azis Selengkapnya

Bupati Minta Inspektorat Audit Teknik dan Keuangan Perumda Giri Tirta

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kepala Inspektorat Eddy Hadisiswoyo mendatangi kantor Perusahaan umum daerah (Perumda) Giri Tirta pada Jumat, 17 September 2021. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad tiba pukul 14.00. Selama 2,5 jam Gus Yani di dalam ruangan Direktur Utama Perumda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah. 

Ada apa? “Kami membahas tentang banyaknya keluhan masyarakat. Hampir setiap hari ada keluhan dari masyarakat,”ujar Gus Yani usai pertemuan dengan manajemen Perusda Giri Tirta. “Kami bersama inspektorat duduk bersama untuk melakukan evaluasi kinerja Perumda Giri Tirta,”sambungnya.

Dalam pertemuan tertutup untuk wartawan, mantan Ketua DPRD Gresik, itu mengatakan ada dua keputusan yang telah dilakukan. Dua keputusan itu adalah audit keuangan dan teknik. “Kami ingin tahu karena ada penyertaan modal yang dilakukan pemerintah pada 2019 sebesar Rp 25 miliar yang diduga tidak sesuai dengan perencanaan sebelumnya,”ujarnya. 

Akibatnya, target pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat tidak sesuai target. “Pendistribusian air bersih yang menjadi lepas dari target awalnya berdirinya BUMD terkait kinerja internal,”tegasnya. Kemungkinan terburuk hasil audit?  Gus Yani berharap tidak menjadi masalah. Tetapi menjadi catatan rapor merah bagi manajemen Perumda Giri Tirta.

“Manajemen Perumda Giri Tirta tidak melaksanakan perencanaan yang seharusnya dilakukan,”tegasnya.
Gus Yani berharap audit teknik dan keuangan ini dalam rangka mitigasi terkait kerugian agar selanjutnya tidak terjadi lagi. 

Terpisah, Direktur Utama Perumda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah tidak menampik adanya pekerjaan yang tidak sesuai rencana. Dia menyatakan, anggaran penyertaan modal Rp 25 miliar itu tidak sesuai dengan perencanaan karena ada perubahan rencana pekerjaan. 

“Perubahan perencanaan dengan pengalihan pekerjaan itu harus mendapatkan persetujuan BPKP,”ujarnya. Selain persetujuan BPK itu, penyusunan Detail Engineering Design (DED). “Pengunaan anggaran penyertaan modal Rp 25 miliar akan selesai tahun ini,”kata Risa-panggilan-Siti Aminatus Zariyah. (yad)

Bupati Minta Inspektorat Audit Teknik dan Keuangan Perumda Giri Tirta Selengkapnya

Wabup Minta IPI Tak Lelah Berkarya untuk Wujudkan Pendidikan Bermutu


GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap kepada para pengurus Ikatan Penilik Indonesia (IPI) Gresik untuk tidak pernah lelah dan terus berkarya untuk masyarakat. Hal itu disampaikan Bu Min- sapaan akrab-Wakil Bupati Aminatun Habibah saat memberikan sambutan dalam perayaan HUT ke-15 IPI Gresik yang dihadiri Plt Kepala Dinas Pendidikan Gresik Hariyanto di salah satu hotel di Kecamatan Manyar, Gresik pada Kamis, 16 September 2021.

Bu Min mengatakan, sebagai tenaga kependidikan, IPI mempunyai tugas melakukan kegiatan pengendalian mutu, melakukan evaluasi dampak program PAUD, pendidikan kesetaraan dan keaksaraan. Serta, pendidikan dan pelatihan pada jalur pendidikan non formal dan informal.

“Mengacu pada tugas dan fungsi IPI tersebut, Saya berharap kepada seluruh jajaran pengurus untuk tidak pernah lelah dalam memberikan manfaat bagi masyarakat melalui fungsinya sebagai pengendali mutu dan melakukan evaluasi terhadap lembaga pendidikan non formal,”katanya.

Dirinya juga mengapresiasi setinggi-tingginya kepada para penilik yang selama ini berkontribusi dan memberikan manfaat bagi keberlangsungan pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. “Melalui momentum ini, saya sangat mengapresiasi atas segala bentuk kontribusi yang telah IPI berikan bagi keberlangsungan pendidikan di Kabupaten Gresik,”imbuh Bu Min.

Pada kesempatatan itu, Bu Min menegaskan komitmen pemerintah  mendukung dan mensupport terhadap program dan tugas IPI demi terwujudnya jalur pendidikan non formal di Gresik yang memiliki komptensi dan bermutu. (yad)

Wabup Minta IPI Tak Lelah Berkarya untuk Wujudkan Pendidikan Bermutu Selengkapnya

BIN Gelar Vaksinasi di Gresik Sasar Pelajar dan Masyarakat secara Door to door

GRESIK,1minute.id – Presiden Jokowi memantau vaksinasi digelar Badan Intelijen Negara (BIN) di Kota Santri secara video conference pada Senin, 13 September 2021. Telekonfrensi dilakukan Presiden Jokowi di SMA Negeri 1 Cerme dan sembilan lembaga pendidikan lainnya di Indonesia. Di lembaga pendidikan itu mendapatkan kuota sebanyak 1.250 dari 5 ribu  vaksin dosis pertama untuk pelajar dan masyarakat Gresik.  

Selain di SMA Negeri 1 Cerme, vaksinasi yang diinisiasi lembaga telik sandi itu dilakukan di Perguruan YPI Darussalam Cerme, MAN 1 Gresik, serta masyarakat Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas. Dalam sambutannya Presiden Joko Widodo mengatakan tujuan vaksinasi kepada pelajar agar mereka sehat dan terlindungi dari bahaya Covid-19. “Supaya para pelajar kita, semua tetap sehat dan terlindungi dari bahaya Covid-19 dan bisa segera menggelar pembelajaran tatap muka,”ujarnya.

Ditambahkan Presiden Jokowi, pihak sekolah, supaya aktif berperan serta dan menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah setempat, dalam rangka percepatan pelaksanaan vaksinasi bagi para pelajar di tempatnya masing-masing.

“Yang juga penting, sudah berada di level 3 atau level 2 kepada seluruh bapak dan ibu kepala sekolah, kejar Bapak maupun Ibu Bupati dan Walikota untuk segera vaksinasi kepada pelajar-pelajar kita ini agar bisa segera diselesaikan, bisa dirampungkan. Bisa dibantu dari Pak Kabinda, dari Polri, dari TNI, semuanya, yang penting kecepatan harus bisa segera diselesaikan untuk vaksinasi para pelajar, agar bisa segera pembelajaran tatap muka terbatas,” ucapnya.

Kepala BIN (Kabinda) Jawa Timur Marsma TNI Rudy Iskandar mengatakan, agenda vaksinasi dengan 5.500 dosis vaksin yang dipersiapkan tersebar di empat titik. 
Rinciannya, SMA Negeri 1 Cerme sebanyak 1.250 dosis ; pelajar SMP, SMA dan SMK di YPI Darussalam Cerme sebanyak 1 250 dosis ; Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik di Kecamatan Bungah dan masyarakat di alokasi 2.500 dosis .

“Kami juga melaksanakan vaksinasi door to door masyarakat di Kecamatan Kebomas, kita menyasar warga dan para petambak,” kata Rudy. Rudy mengatakan agenda vaksinasi tidak hanya berlangsung di Gresik. Vaksinasi juga akan digelar di Kabupaten/ Kota lain yang ada di Jawa Timur. “Seminggu ada tiga kali, kami akan bekerja sama dengan Dinas kesehatan setempat, TNI dan Polri,”tegasnya.

Untuk diketahui, masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali berakhir 13 September 2021. Persebaran Covid-19 di Gresik semakin melandai. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memasukkan Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) dari level 2 turun level 1. Dari zona kuning ke zona hijau.

Bupati Gresik juga Komandan Satgas Covid-19 Gresik Fandi Akhmad Yani telah mulai pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas mulai PAUD hingga SMA sederajat sejak 31 Agustus 2021. Untuk memastikan proses PTM berjalan lancar, Bupati Fandi Akhmad Yani meminta kepada guru untuk menjalani swap antigen secara berkala.

Sementara itu, Plt kepala SMA Negeri 1 Cerme Ainur Rofiq tidak bisa menutupi rasa bahagianya. Dia mengaku bangga, sekolah yang dipimpinnya bisa termasuk dalam agenda sepuluh sekolah terpilih dalam video conference bersama Presiden Jokowi, dan sekaligus dihadiri secara langsung oleh Kabinda Jawa Timur Marsma TNI Rudy Iskandar beserta jajaran.

“Ini merupakan sebuah kehormatan bagi sekolah kami. Dari sepuluh sekolah di Indonesia, kami termasuk di dalamnya. Semua anak-anak, semua guru, menyambut dengan gembira. Apalagi vaksin yang telah kami tunggu-tunggu, akhirnya bisa dilaksanakan pada hari ini,” kata dia.

Di tempat lain, di Desa Prambangan , Kecamatan Kebomas, selain menggelar vaksinasi di balai desa, juga menyasar petani tambak yang sedang bekerja di tambak, dan juga melakukan vaksinasi dari rumah ke rumah. (yad)

BIN Gelar Vaksinasi di Gresik Sasar Pelajar dan Masyarakat secara Door to door Selengkapnya