Panen Tembakau Dulu, Lalu Serap Aspirasi Petani

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani semakin intensif melakukan komunikasi dengan petani. Menyerap aspirasi dari para “pendekar” pertanian. Kali ini, Bupati Fandi Akhmad Yani menyapa petani di Desa Mojoroto, Kecamatan Balongpanggang pada Rabu, 22 September 2021. Petani tembakau. 

Sehari sebelumnya, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani menyapa petani tanaman padi di Desa Setro, Kecamatan Menganti.  Dalam kunjungan kerja ini, Gus Yani tidak sendirian. Mantan Ketua DPRD Gresik itu bersama dengan Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito, Asisten Vice Presiden (VP) CSR Petrokimia Gresik Wawan Arjuna, Anggota DPRD Gresik Khomsatun, perwakilan Dinas Perkebunan Jawa Timur Ambar Purwati. Kemudian perwakilan dari BNI 46 serta Muspika Balongpanggang. 

“Ini sengaja saya mengajak tim lengkap, ibaratnya seperti toko, apa yang bapak,  ibu petani mau, kita ada,”kata Gus Yani disambut tepuk sorak petani dalam pertemuan lesehan itu.

Menurut Gus Yani, pertanian, salah sektor yang tahan banting dan menjadi penyangga perekonomian daerah. Terbukti di masa pandemi Covid-19 sektor pertanian mampu beradaptasi sehingga produktivitas hasil pertanian meningkatkan. 

Sebelumnya, Gus Yani melakukan panen tembakau  secara simbolis.Tanaman tembakau bisa dijadikan komoditi untuk menambah penghasilan dari petani, selain karena tidak membutuhkan banyak air, juga karena tanaman ini termasuk tanaman yang dihindari hama tikus. Tembakau dari Jawa Timur memberikan sumbangsih sebesar 50 persen dari produksi tembakau nasional. Rata-rata menghasilkan produksi sebanyak 120 ribu ton per tahun. (yad)

Panen Tembakau Dulu, Lalu Serap Aspirasi Petani Selengkapnya

Vaksinasi Pfizer Pertama, Masyarakat Antusias, MCCC Mengalokasikan 6 Ribu Dosis

GRESIK,1minute.id – Antusiasme masyarakat untuk vaksinasi patut mendapatkan apresiasi. Apalagi, vaksin dosis pertama merek Pfizer. Vaksinasi Pfizer kali pertama digelar massal di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Penyelenggaranya, Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Gresik. MCCC bekerja sama dengan Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik (RSMG) dan Jaringan Rumah Sakit dan Klinik Muhammadiyah /Aisyiyah se-Kabupaten Gresik serta Dinas Kesehatan Gresik. Sebanyak 6 ribu dosis. Panitia menyiapkan 100 vaksinator.

Untuk mencegah terjadinya kerumunan massa, aksi mempercepat pembentukan herd immunity di Gresik dilakukan selama 4 hari, mulai Rabu sampai Sabtu, 22-25 September 2021. Gelaran vaksinasi ini dipusatkan di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) di Jalan Raya Permata Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

Sejak pukul 06.00, masyarakat yang hendak mengikuti vaksinasi yang sebelumnya melakukan pendaftaran online itu mengalir ke GDM. Vaksinasi dimulai pukul 08.00. Ribuan dosis itu diprioritaskan untuk masyarakat Gresik. Karena itu, proses administrasinya, peserta diharuskan menyerahkan foto kopi kartu tanda penduduk (KTP) menjelang pelaksanaan vaksinasi.

Panitia juga masih memberikan kelonggaran kepada warga non-KTP Gresik yang tinggal di luar wilayah kabupaten Gresik. Tetapi harus menyerahkan surat keterangan domisili dari desa/kelurahan. Ini dilakukan karena ditengarai banyak juga peserta yang berasal dari pekerja di Gresik, tetapi masih ber-KTP dari daerah asal di luar Gresik.

“Karena jumlah dosisnya lumayan banyak, kami juga melayani warga non-KTP Gresik. Tapi kami minta ada surat keterangan domisili, bahwa mereka memang tinggal di Gresik,”ujar Direktur RSMG dr Imam Suyuthi, Sp.An, didampingi Humasnya, Amang F. Rahman di sela pelaksanaan vaksinasi di GDM Gresik pada Rabu, 22 September 2021.

Untuk bisa tetap dalam jalur protokol kesehatan, panitia menyiapkan puluhan tenaga khusus dari Kokam untuk membantu pengamanan dan penertiban peserta. “Insya Allah bisa berjalan sesuai harapan dan tetap berada dalam koridor protokol kesehatan. Per hari kami plot untuk 1.500 dosis,”ujarnya.

Sementara Ketua MCCC Gresik Hilmi Aziz mengatakan, pelaksanaan vaksinasi ini sebagai bentuk ikhtiar kesehatan dan kepedulian kepada masyarakat, sekaligus membantu program pemerintah menghadang pandemi. Dikatakan, meski Gresik sudah berada di zona hijau atau level-1, masyarakat tidak boleh lengah dan terus waspada dalam berperilaku, khususnya terkait kesehatan.

“Sekarang kita memang sudah berada di zona hijau. Tetapi, kalau kita tidak hati-hati, bahkan sembrono, bukan tidak mungkin yang sudah hijau ini balik ke kuning atau orange, seperti sebelumnya. Karena itu, vaksinasi ini sebagai ihtiar kita agar masyarakat terus sehat,”tandas Hilmi yang juga Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik ini. (*)  

Vaksinasi Pfizer Pertama, Masyarakat Antusias, MCCC Mengalokasikan 6 Ribu Dosis Selengkapnya

Desa Setro, Pilot Project Ekosistem Pertanian

GRESIK,1minute.id – KomitmenBupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian mulai realisasikan. Bupati Fandi Akhmad Yani meluncurkan program “Sapa Tani”. Program kali pertama dilakukan di Desa Setro, Kecamatan Menganti pada Selasa, 21 September 2021.

Tema Sapa Tani perdana ini, adalah Pelaksanaan Gerakan Pengendalian (Gerdal) hama tikus. Hama tikus ini menjadi momom bagi petani. Karena daya rusak sangat cepat. Sehingga sangat dikeluhkan oleh petani di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Dalam pemberantasan hawa tikus itu, memerlukan  metode pengendalian hama yang efektif. Tim penyuluh dari Dinas Pertanian Gresik memberikan metode pengendalian untuk hama tikus. Diantaranya, dengan larutan urea, pemasangan umpan beracun, pengasapan dengan belerang, pengendalian dengan pertalite/ pertamax, fermentasi urin sapi dan pemanfaatan burung Hantu. 

Usai penyuluhan, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melakukan dialog bersama para petani. Dialog santai. Lesehan. Suasana terasa cair. “Kunjungan kami kali ini dalam rangka untuk mengetahui apa masalah pertanian di Gresik. Oleh karena itu, saya mengajak dari rekan-rekan Petrokimia sebagai distributor pupuk dan bank BNI,”ucap Gus Yan.

Petani pun bisa menumpahkan uneg-unegnya langsung kepada orang nomor satu di Kabupaten Gresik itu. Persoalan kesulitan mendapatkan pupuk, harga padi anjlok ketika panen raya hingga kesulitan akses mendapatkan bantuan dari perbankan. 

Gus Yani menjawab satu per satu keluhan petani dengan telaten. “Kita petakan, daerah A ini tanahnya subur. Jadi jangan dipakai untuk pengembangan industrialisasi atau pemukiman. Sehingga jangan sampai industrialisasi menggerus lahan pertanian,”kata Gus Yani. Gus Yani berkeinginan agar terbentuk ekosistem yang baik dari hulu ke hilir, terkoneksi dengan baik sehingga akan menguntungkan semua pihak.

Sebagai tindak lanjut, Desa Setro direncanakan akan menjadi pilot project dibidang pertanian. “Secara keseluruhan, kita sudah menangkap apa permasalahan petani di Setro. Kedepan kita akan mencoba membuat satu ekosistem pertanian, mulai dari pendampingan waktu tanam hingga waktu panen. Nanti akan disiapkan, yang beli siapa, yang menyediakan pupuk siapa, dananya dari bank,”ujar Gus Yani. 

Kegiatan Sapa Petani ini merupakan program berkesinambungan dari Dinas Pertanian Gresik. Dalam kegiatan ini, tampak hadir mendampingi Gus Yani Kadis Pertanian Eko Anindito, Kades Setro Ahmad Syaiful, Ketua Asosiasi Gapoktan se-Kecamatan Menganti Muhaimin, dan Ketua Gapoktan Setro Sholihin. (yad)

Desa Setro, Pilot Project Ekosistem Pertanian Selengkapnya

Optimistis Herd Immunity sebesar 70 Persen di Gresik Tercapai November

GRESIK,1minute.id – Vaksinasi terus digeber. Sepanjang hari. Dalam sepekan tanpa libur akhir pekan, Sabtu dan Minggu. Vaksinasi semakin digenjot karena Gresik mencapai level 1 atawa zona hijau 3 menjadi momentum bagi satuan tugas (Satgas) Covid-19 Gresik untuk mempercepat terbentuknya herd immunity di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik sekitar 70 persen. 

Bahkan, Gresik menargetkan kekebalan kelompok paling lambat November 2021 nanti. Optimistis itu terungkap dalam Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik pada Senin, 20 September 2021. 

Rapat tersebut membahas evaluasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dihadapan Camat se-Gresik dan pegiat pendidikan di kantor Bupati Gresik. Analisis dan evaluasi (anev) diadakan untuk mengetahui bagaimana perkembangan di lapangan mengenai pelaksanaan kegiatan PTM selama 3 pekan diadakan, apa saja kendala yang muncul dan bagaimana solusi terbaik untuk mengatasinya. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memberikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah bekerja keras sehingga PTM bisa berjalan lancar dan kondusif. Kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk pelajar dan santri yang terus diakselerasi. Dalam sepekan terakhir, kata Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah, ada kenaikan angka vaksinasi sebesar 13 persen. 

Dengan perhitungan jumlah penduduk sebanyak 1,3  juta jiwa. Target kekebalan kelompok atau herd immunity sebesar 917 ribu penduduk atau 70 persen dari populasi penduduk. Sedangkan update per Senin,20 September 2021 capaian vaksinasi Covid-19 Gresik secara keseluruhan sebanyak 520 ribu penduduk. 

Selisih angka inilah yang ditargetkan bisa dikejar oleh Pemkab dan semua elemen didalamnya dalam 2 minggu kedepan. “Kita harus mencapai minimal 10 ribu vaksinasi per hari, oleh karena itu perlu sinergitas yang baik hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan sehingga vaksinasi bisa berjalan lancar,”kata Bu Min-Min-sapaan-Aminatun Habibah.

Kegiatan PTM di Gresik ini sendiri sudah berlangsung kurang lebih 3 minggu berjalan. Walaupun dalam pelaksanaannya masih dilakukan secara terbatas dan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.  

Bu Min yakin bahwa kegiatan PTM ini yang dilaksanakan baik di tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas sudah mengikuti protokol kesehatan. “Kami lihat sekolah-sekolah yang ada sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Insya Allah  anak-anak melakukan pembelajaran dengan aman,”harapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto mengatakan selama 3 minggu kegiatan PTM berjalan, tidak ada laporan mengenai adanya pelajar yang terinfeksi Covid-19 akibat dari kegiatan PTM.  Dari laporan yang disampaikan, diketahui bahwa saat ini hampir 94 persen pelajar sudah melakukan PTM.  “Dan sisanya sebesar 6 persen melakukan pembelajaran jarak jauh atau melalui daring,”ujar Hariyanto. (yad) 

Optimistis Herd Immunity sebesar 70 Persen di Gresik Tercapai November Selengkapnya

Gubernur Kukuhkan Ning Nurul sebagai Bunda PAUD Gresik

GRESIK,1minute.id- Nurul Haromaini Ali dikukuhkan sebagai Bunda Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD) Gresik. Pengukuhan Ketua Tim Penggerak PKK Gresik itu dilakukan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Jatim pada Senin, 20 September 2021.

Istri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani itu memakai busana biru toska sehingga terlihat anggun. Khofifah Indar Parawansa berharap setelah para Bunda PAUD dikukuhkan, semoga kepercayaan, tugas dan tanggung jawab yang diberikan mampu ditunaikan dengan baik.

Hal itu sebagai amanah guna optimalisasi pembangunan dan perkembangan generasi bangsa sejak usia dini.
“Momentum ini menjadi bentuk dasar dalam kita melangkah maju demi perkembangan, perawatan dan pendidikan anak-anak kita,”ujarnya.

PROSESI PENGUKUHAN: Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali diacara pengukuhan Bunda PAUD di Gedung Negara Grahadi Jatim pada Senin, 20 September 2021 ( Foto : Humas Pemkab Gresik)

Lebih lanjut Khofifah berharap agar semua komponen maupun pemangku kepentingan dalam pendidikan anak, dapat duduk bersama untuk membuat suatu rancangan pembentukan satuan tugas atau gugus tugas PAUD. Ini dimaksudkan untuk mengoptimalisasikan pembangunan perkembangan anak-anak usia dini di Jawa Timur.

Pengukuhan Bunda PAUD ini diikuti Kabupaten/kota se-Jatim.  Nurul Haromaini menyampaikan, bahwa dalam PP nomor 60/ 2013, diamanatkan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak usia dini secara utuh. Kebutuhan itu meliputi kesehatan dan gizi, pendidikan, pembinaan moral, emosional dan pengasuhan. Hal ini agar anak dapat bertumbuh dan berkembang secara optimal sesuai kelompok umur.

“Perlindungan anak dari kekerasan, dan penyediaan layanan pendidikan memerlukan komitmen yang teguh dari semua elemen bangsa mulai dari orangtua, keluarga, masyarakat dan pemerintah mutlak untuk dilibatkan,” ujar Ning Nurul-sapaan akrab-Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani ini. (yad)

Gubernur Kukuhkan Ning Nurul sebagai Bunda PAUD Gresik Selengkapnya

Kali Pertama, Selama 50 Tahun Dishub Gelar Apel Harhubnas di Terminal

GRESIK,1minute.id – Suwari semringah. Sopir bus pariwisata itu dinyatakan lulus sertifikasi pengemudi angkutan pariwisata yang dterbitkan oleh BNSP LSPTI (Badan Nasional Sertifikasi Profesi Lembaga Sertifikasi Profesi Transportasi Indonesia). Sertifikat profesi diserahkan bertepatan pada Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) di Terminal Bunder Tipe C Gresik pada Senin, 20 September 2021.

Apel setengah abad Harhubnas kali pertama di Dinas Perhubungan Gresik itu dipimpin oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Selain Suwari ada 35 sopir lainnya yang mendapatkan sertifikat profesi yang dikeluarkan oleh LSPTI itu. 

Dishub Gresik menjadikan momentum istimewa itu untuk menyerahkan bantuan langsung tunai (BLT) sebanyak 1.785 orang. BLT sebesar Rp 200 ribu per orang berasal dari anggaran dari APBD Gresik 2021. 

Wabup Aminatun Habibah mengatakan, semangat Harhubnas tahun ini bisa membawa Dishub Gresik untuk lebih melayani kepada masyarakat. Ia berharap pandemi Covid-19 cepat berlalu sehingga transportasi bisa kembali normal. “Saat ini, penumpang terbatas, kita harus bisa melayani lebih baik,”harap Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah.

Ada dua tugas Dishub yang harus bisa dilaksanakan secara maksimal. Bu Min menyebut tentang penerangan jalan umum (PJU) setelah mendapatkan pelimpahan wewenang dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR). “Penerangan di desa-desa untuk meningkatkan keamanan. Penerangan di desa ini akan kita genjot,”tegasnya. 

Selain PJU, imbuhnya, penataan parkir harus lebih maksimal. “Sehingga bisa mendongkrak PAD (pendapatan asli daerah),”tegasnya. Sementara itu, Kadishub Gresik Tursilowanto Hariogi menegaskan, dalam sisa dua bulan mengabdi sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik akan berusaha memberikan dukungan penuh kepada duet Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.

“Kami ingin teman di Dishub ada semangat baru membangun Gresik memberikan dukungan besar bagi pemkab Gresik,”tegas Tursilowanto.
Ia mengaku bangga kepada teman-teman Dishub Gresik yang menginisiasi melakukan apel Harhubnas bertemakan “Bergerak Harmonikan Indonesia” ini. “Apel ini sejarah baru bagi Dishub Gresik karena baru kali ini Harhubnas digelar apel di kantor Dishub Gresik,”kata Tursilowanto. 

Sekretaris Dishub Gresik Muhammad Amri menambahkan, untuk memperingati Harhubnas ini dilakukan sejumlah aktivitas sosial untuk masyarakat transportasi di Gresik.  Amri menyebutkan tiga kegiatan memeriahkan Harhubnas di masa pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19).

Tiga acara itu, penyerahan 36 sertifikat sertifikasi pengemudi angkutan pariwisata yg dterbitkan oleh BNSP LSPTI. Ada 36 pengemudi yang lulus tes sertifikasi ini. “Sebanyak 4 orang dinyatakan tidak lulus,”kata Amri.
Selain itu, pemberian bantuan langsung tunai kepada 1.785 pengemudi dengan total anggaran Rp 357 juta.

“Sasaran sopir angkot, angdes, pariwisata, ojol serta ojek konvensional,”tegasnya. Masa Pandemi Covid-19 ini, sopir mendapatkan pelayanan vaksinasi untuk mempercepat terbentuknya herd immunity di Gresik. “Vaksinasi kami alokasi 250 dosis kerja sama dengan Dinas kesehatan Gresik,”tegasnya. (yad)

Kali Pertama, Selama 50 Tahun Dishub Gelar Apel Harhubnas di Terminal Selengkapnya

Anggota Perkumpulan BPD Bantu Pemerintah Desa Perbaiki Data di Desa

GRESIK,1minute.id – Big data tentang kependudukan masih belum tertata rapi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berharap anggota Perkumpulan Badan Permusyawaratan Daerah (P-BPD) bisa membantu pemerintah desa untuk melakukan perbaikan data, bersinergi membangun Gresik baru. 

Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika membuka Rapat Kerja (Raker) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi anggota Perkumpulan BPD di salah satu hotel di Kota Batu, Malang. Bimtek selama 2 hari, mulai Sabtu-Minggu, 18-19 September 2021 dibuka Bupati Fandi Akhmad Yani dan ditutup oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Fandi Akhmad Yani menyatakan, harapan besar dari BPD untuk turut mendukung Desa masing-masing untuk membangun Gresik baru yang lebih baik. “BPD mempunyai peran penting dalam pemerintahan tingkat Desa, saya berharap BPD bisa bersinergi dengan desa sehingga program pemerintah yang ada di tingkat desa bisa berjalan dengan baik dengan dukungan penuh BPD,”harap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani juga berharap semua anggota BPD ini kompak sehingga tidak ada benturan di desa terkait adanya perkumpulan BPD. Selain itu, Gus Yani juga menekankan agar BPD dan Desa bersama-sama dalam perbaikan data guna keberlangsungan pembangunan di desa. 

“Kita bisa mengatasi kemiskinan di tingkat desa itu juga karena berpatokan dengan data. Segala aspek pembangunan di desa juga berdasar pada data. Untuk itu mulai saat ini data-data yang ada di desa harus dibenahi dan ditata dengan baik,”tegas Gus Yani.

TUTUP RAKER: Wabup Gresik Aminatun Habibah berfotobersama peserta raker P-BPD di salah satu hotel di Batu,Malang pada Minggu, 19 September 2021 (foto : humas Pemkab Gresik)

Selain Gus Yani, narasumber lain yakni Kepala Inspektorat Gresik Edy Hadisiswoyo dengan materi tentang peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam pengawasan pembangunan tingkat desa ;  Kepala Dinas Pemberdayan Masyarakat Desa (PMD) Malahatul Farda “Pembinaan dan pemberdayaan fungsi dan tugas BPD’ da  Kepala Dinas KBPP dr Syaifuddin Ghozali  tentang ‘Pemberdayan Perempuan dan Anak di tingkat Desa dan Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Nurul Yatim yang memberikan pemaparan tentang ‘ Membangun sinergitas dalam Pemerintahan Desa’. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah meminta kepada BPD membantu mewujudkan program pemerintah daerah dalam dukungan pada pemerintah desa. “Pemerintah daerah memiliki beberapa program yang harus disukseskan, dengan kekompakan BPD ini semoga turut mendukung dan mensukseskan program pemerintah daerah melalui pemerintahan di tingkat desa” ujar Bu Min. 

Sementara itu, Suyanto, Ketua Perkumpulan BPD Gresik mengatakan kegiatan ini bimtek pengurus diharapkan dapat memberikan pengarahan ke desa desa. (yad)

Anggota Perkumpulan BPD Bantu Pemerintah Desa Perbaiki Data di Desa Selengkapnya

Pelayanan jadi Trending Topik, Dirut Giri Tirta Ngungsi Mandi

DIRUT : Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik Siti Aminatus Zariyah (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menganggap manajemen perusahaan umum daerah (Perumda) Giri Tirta gagal merealisasikan rencana kerjanya. Akibatnya, melesetnya target itu, pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat kerap menjadi sorotan masyarakat. Tranding topik di media sosial (medsos).

Bupati Fandi Akhmad Yani meminta Inspektorat untuk melakukan audit kinerja dan keuangan Perumda Giri Tirta itu. “Target pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat tidak sesuai target. Pendistribusian air bersih yang menjadi lepas dari target awalnya berdirinya BUMD terkait kinerja internal,”tegas Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai pertemuan di kantor Perumda Giri Tirta pada Jumat, 17 September 2021.

Rapor merah untuk Perumda Giri Tirta. Bagaimana pendapat Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik Siti Aminatus Zariyah? Risa-panggilan-Siti Aminatus Zariyah tidak menampik Perumda Giri Tirta menjadi tranding topik di medsos.  “Sebulan terakhir ada kebocoran pipa besar sehingga air tidak keluar. Kok yo beruntun. Didekat rumah saya air juga tidak mengalir,”kata Risa.
Bahkan, Direktur Utama Perumda Giri Tirta itu mengaku harus ngungsi mandi ke kantornya.

“Saya sendiri saja, pindah mandi ke kantor,”dalihnya.  Ia mengaku perbaikan kerusakan pipa besar akan kelar satu sampai dua hari kedepan,”kata Risa. Terkait manajem gagal merealisasikan rencana kerjanya? Direktur Utama Perumda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah mengatakan, penambahan penyertaan modal pemerintah dari APBD Gresik 2019 sebesar Rp 25 miliar belum dilaksanakan seluruh.

“Hanya proyek pipanisasi saluran air dari Desa Kedungrukem, Benjeng sampai Balongpanggang yang selesai tahun ini,”ujar Risa-panggilan-Siti Aminatus Zariyah pada Jumat, 17 September 2021. Anggaran Rp 3,6 miliar. Untuk proyek pipanisasi Giri sampai SPBU Veteran dan Giri sampai Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas baru proses lelang.  Risa dengan tegas membantah proyek itu tidak sesuai perencanaan sebelumnya. “Pekerjaan itu sesuai perencanaan. Cuma pelaksaan belum dilaksanakan,”tegasnya. 

Pekerjaan tidak bisa cepat dilakukan, imbuhnya, karena pihak harus menyusun detail Engineering Design (DED) , Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta survei. “Penyusunan DED, RAB butuh waktu hampir setahun. Karena harus survei,”dalihnya. Selain itu, ada rencana pengalihan pekerjaan sehingga harus berkonsultasi dengan Badan pengawasan Keuangan dan Pembangunan (PBKP). (yad)

Pelayanan jadi Trending Topik, Dirut Giri Tirta Ngungsi Mandi Selengkapnya

Sowan Toga dan Tomas, Awali Tugas Kapolres Azis

SILATURAHMI: Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis sowan ke kediaman KH Muchtar Djamil (Foto : ist)

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melakukan roadshow, silaturahmi kepada sejumlah tokoh agama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Tokoh masyarakat (tomas) dan tokoh agama (toga) yang dikunjungi diantaranya Ketua PCNU Gresik KH Chusnan Ali ; Pemangku Pondok Pesantren (Ponpes) Ala Nuriyah KH Aminin (Gus Minin). Kemudian, kediaman KH Muchtar Djamil di Jalan Samanhudi, Kelurahan Bedilan, Gresik dan KH Abdul Ghofur, Jalan Sultan Agung, Desa Sungon Legowo, Kecamatan Bungah.

Selain tokoh agama, alumnus Akpol 2002, itu juga menjalin silaturahmi dengan anggota forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) yakni Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani;  Ketua PN Gresik Wiwin Arodawanti ; Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto. Mantan Kapolres Ponorogo itu juga berkunjung ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Murkus.

Pada rangkaian silaturahmi dan sowan tokoh agama tersebut, Kapolres Gresik sengaja meminta doa restu. “Semoga Polres Gresik dengan kepemimpinan AKBP Mochamad Nur Azis mendapatkan ridho dari Allah SWT,”tutur KH Muchtar Djamil.

Pada rangkaian silaturahmi dan sowan tokoh agama tersebut, Kapolres Gresik sengaja meminta doa restu. “Saya silaturahmi dan memperkenalkan diri, serta mohon restu agar amanah saya sebagai Kapolres Gresik dapat saya laksanakan dengan baik,”kata Azis.

Menyinggung Covid-19, perwira Polisi dengan dua melati dipundak itu mengharap dukungan tokoh agama serta pemahaman masyarakat terkait program pemerintah percepatan vaksinasi guna mencapai herd immunity. (yad)

Sowan Toga dan Tomas, Awali Tugas Kapolres Azis Selengkapnya

Bupati Minta Inspektorat Audit Teknik dan Keuangan Perumda Giri Tirta

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kepala Inspektorat Eddy Hadisiswoyo mendatangi kantor Perusahaan umum daerah (Perumda) Giri Tirta pada Jumat, 17 September 2021. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad tiba pukul 14.00. Selama 2,5 jam Gus Yani di dalam ruangan Direktur Utama Perumda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah. 

Ada apa? “Kami membahas tentang banyaknya keluhan masyarakat. Hampir setiap hari ada keluhan dari masyarakat,”ujar Gus Yani usai pertemuan dengan manajemen Perusda Giri Tirta. “Kami bersama inspektorat duduk bersama untuk melakukan evaluasi kinerja Perumda Giri Tirta,”sambungnya.

Dalam pertemuan tertutup untuk wartawan, mantan Ketua DPRD Gresik, itu mengatakan ada dua keputusan yang telah dilakukan. Dua keputusan itu adalah audit keuangan dan teknik. “Kami ingin tahu karena ada penyertaan modal yang dilakukan pemerintah pada 2019 sebesar Rp 25 miliar yang diduga tidak sesuai dengan perencanaan sebelumnya,”ujarnya. 

Akibatnya, target pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat tidak sesuai target. “Pendistribusian air bersih yang menjadi lepas dari target awalnya berdirinya BUMD terkait kinerja internal,”tegasnya. Kemungkinan terburuk hasil audit?  Gus Yani berharap tidak menjadi masalah. Tetapi menjadi catatan rapor merah bagi manajemen Perumda Giri Tirta.

“Manajemen Perumda Giri Tirta tidak melaksanakan perencanaan yang seharusnya dilakukan,”tegasnya.
Gus Yani berharap audit teknik dan keuangan ini dalam rangka mitigasi terkait kerugian agar selanjutnya tidak terjadi lagi. 

Terpisah, Direktur Utama Perumda Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah tidak menampik adanya pekerjaan yang tidak sesuai rencana. Dia menyatakan, anggaran penyertaan modal Rp 25 miliar itu tidak sesuai dengan perencanaan karena ada perubahan rencana pekerjaan. 

“Perubahan perencanaan dengan pengalihan pekerjaan itu harus mendapatkan persetujuan BPKP,”ujarnya. Selain persetujuan BPK itu, penyusunan Detail Engineering Design (DED). “Pengunaan anggaran penyertaan modal Rp 25 miliar akan selesai tahun ini,”kata Risa-panggilan-Siti Aminatus Zariyah. (yad)

Bupati Minta Inspektorat Audit Teknik dan Keuangan Perumda Giri Tirta Selengkapnya