Bripka Nuki Seputro, Catat Rekor Terbanyak Donor Plasma Konvalesen di Gresik

GRESIK,1minute.id – Nama Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Nuki Seputro patut dicatat sebagai Pahlawan Covid-19. Sebab, Nuki, begitu panggilan akrab, anggota Satuan Polisi Lalu Lintas Polres Gresik itu berhasil membunuh rasa takut dengan rasa kemanusiaan. 

Sebab, Nuki rela melakukan donor plasma konvalesen untuk membantu masyarakat yang sedang berjuang untuk bisa hidup karena terpapar corona virus disease 2019 (Covid-19). Ia tidak hanya sekali. Tapi, kurun waktu antara Februari hingga Juli 2021, Nuki sudah sembilan kali donor plasma konvalesen di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Gresik untuk donor darah plasma.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memberikan apresiasi kepada anggotanya memiliki empati tinggi kepada masyarakat itu. “Reward diberikan sebagai apresiasi setinggi – tingginya atas kinerja dan sebagai motivasi bagi anggota yang lain.  Karena kedepan tugas kita tidak semakin ringan namun semakin berat,”kata alumnus Akpol 2001 itu pada Senin, 2 Agustus 2021. 

Bagaiamana reaksi Bripka Nuki Seputro mendapatkan  reward dari pimpinannya itu. “Sangat senang. Niat Saya melakukan donor plasma semata-mata ingin menolong sesama,”ujar Nuki. Ia menceritakan saat berjuang hidup karena terpapar corona virus disease 2019. 

Selama beberapa pekan dirawat ia mendapatkan banyak pertolongan dari para sahabatnya. Pertolongan itu berupa motivasi hingga donor plasma. Ia pun bisa melewati masa kritis hingga akhirnya sembuh.  Namun, Covid-19 belum berakhir. Bahkan, masyarakat terpapar virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu semakin banyak.

Jiwa Nuki terpanggil untuk menolong sesama. “Dimasa pandemi ini pasti banyak yang membutuhkan donor plasma kovalesen. Hati Saya terpanggil ingin membatu dengan cara donor plasma konvalesen,”katanya. 
Ia pun pergi ke kantor PMI Gresik untuk menjadi pendonor plasma konvalesen. Tidak hanya sekali. Sejak Februari hingga Juli 2021 anak buah AKP Yanto Mulyanto, Kasatlantas Polres Gresik ini telah melakukan donor plasma konvalesen sebanyak 9 kali.

Nuki pun tercatat sebagai pendonor plasma terbanyak di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik. Ia mengaku keluarga sangat mendukungnya. “Tidak ada kekhawatiran karena Saya niatnya membantu sesama dan saya anggap ini sebagai ibadah serta saya siap membantu donor darah plasma kepada siapa saja yang membutuhkan,”katanya. (yad)

Bripka Nuki Seputro, Catat Rekor Terbanyak Donor Plasma Konvalesen di Gresik Selengkapnya

Percepat Kekebalan Kelompok, Vaksinasi Sasar Penyandang Disabilitas

GRESIK,1minute.id – Pemerintah bekerja ekstra keras membentuk herd community. Percepatan vaksinasi terus dilakukan. Ratusan relawan tenaga kesehatan (nakes) telah siapkan. Bahkan, mereka telah mengikuti Apel Persiapan Relawan Nakes Gresik Tangguh di kantor Bupati pada Senin, 2 Agustus 2021. 

Relawan ini tidak hanya dipersiapkan serbuan vaksin untuk masyarakat umun. Namun, mereka juga dipersiapkan melakukan vaksinasi kepada para penyandang disabilitas di Kota Santri -sebutan lain- Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, vaksin untuk disabilitas telah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. Jenis vaksinnya adalah Sinopharm. “Gubernur Jatim memiliki vaksin untuk penyandang disabilitas cakup banyak,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani usai Apel Persiapan Relawan Nakes Gresik Tangguh di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 2 Agustus 2021.

Vaksin Sinopharm adalah vaksin yang digunakan di sejumlah perusahaan untuk karyawannya. Vaksin berbayar. “Tapi, untuk para disabilitas gratis,”tegasnya..

Saat ini, Pemkab Gresik masih menunggu droping vaksin untuk para difabel itu dari Pemprov Jatim. “Tenaga relawan nakes yang melakukan input data dan vaksinator. Kita harus geber vaksinasi,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sejumlah terobosan dilakukan Bupati Gresik untuk percepatan vaksinasi Covid-19 di Gresik. Diantaranya, membuka vaksinasi center di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. Pemkab berkalaborasi dengan IKA Unair Surabaya menggeber vaksinasi di Destinasi Wisata Lontar Sewu di Desa Randegansari, Kecamatan Menganti pada Sabtu, 31 Julu 2021. 

TNI AL dari Komando Armada II melakukan serbuan vaksinasi di Pulau Bawean mulai Rabu hingga Sabtu, 28-31 Juli 2021. Selama 4 hari itu, sebanyak 10 ribu warga Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean telah mendapatkan vaksin merek Sinovac. 

Saat ini, Bupati Fandi Akhmad Yani mempersiapkan serbuan vaksin di empat destinasi wisata. Yakni, Selo Tirta Giri (Setigi) dan Wisata Gosari (Wagos). Keduanya di Kecamatan Ujungkah. Kemudian, Wisata Indah Pasir Putih Delegan (Wisid) di Desa Delegan, Kecamatan Panceng serta Wisata Lontar di Desa Randegansari, Kecamatan Menganti.

Percepatan vaksinasi ini sebagai upaya percepatan membentuk herd community (kekebalan kelompok). Pemerintah pusat menargetkan kekebalan kelompok terbentuk bila 70 persen masyarakatan telah tervaksinasi. (yad)

Percepat Kekebalan Kelompok, Vaksinasi Sasar Penyandang Disabilitas Selengkapnya

Genderang Perang Serbuan Vaksinasi Ditabuh, Bupati Siapkan Ratusan Relawan Nakes Gresik Tangguh


GRESIK,1minute.id – Genderang perang percepatan vaksinasi ditabuh oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 2 Agustus 2021. Ratusan relawan tenaga (nakes) Gresik Tangguh diapelkan di halaman Kantor Bupati Gresik.  Apel pagi yang juga diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gresik itu dipimpin oleh Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan, tren kasus baru coronovirus disease 2019 (Covid-19) cenderung menurun. Keterisian rumah sakit dan puskesmas dibawah 70 persen. “Ketika tren menurun ini, saat yang tepat untuk melakukan percepatan vaksinasi,”kata Gus Yani didampingi Wabup Gresik Aminatun Habibah.

Apel Persiapan Relawan Nakes Gresik Tangguh ini dihadiri oleh Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Wiwin Arodawanti berbeda. Meski, tanpa pengibaran bendera, pemimpin apel membacakaan teks Pancasila sehingga apel terasa lebih heroik.

SIMBOLIS : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wabup Gresik Aminatun Habibah memakaikan jaket relawan dalam Apel Persiapan Relawan Nakes Gresik Tangguh di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 2 Agustus 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani menegaskan, ratusan relawan itu dipersiapkan untuk serbuan vaksinasi di sejumlah tempat di Kota Santri. Awalnya, vaksinasi center dibuka Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Kini, tempat vaksinasi diperluas. Yakni, akan dilakukan di dua destinasi wisata di Gresik Utara. Yakni Selo Tirta Giri (Setigi) di Desa Sekapuk ; Wisata Gogosari (Wagos) di Desa Gosari. Keduanya di Kecamatan Ujungpangkah. Kemudian, Wisata Indah Pasir Putih Delegan (Wisid) di Desa Delegan, Kecamatan Panceng. Serta di Gresik Selatan dipusatkan di Destinasi Lontar Sewu di Desa Randegansari, Kecamatan Menganti.

Vaksinasi center tersebar merata yakni Gresik Kota, Utara dan Selatan ini mengadopsi sistem di WEP yaitu menggunakan sistem pendaftaran online. Sedangkan, serbuan vaksinasi ke desa-desa atawa Vaksinasi Goes to Village pendaftaran secara offline. Di Pulau Bawean, berjarak 180 mil laut di pusat Kota Gresik, serbuan vaksinasi dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia dari Kesatuan  Angkatan Laut diwakili Komando Armada II mulai Rabu hingga Sabtu, 28-31 Juli 2021. Selama empat hari itu, 10.500 warga Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean telah mendapatkan dosis pertama vaksin merek Sinovac itu. 

“Nakes sudah siap. Ketika gelontoran vaksin diperkirakan pada Agustus dan September 2021 mendapatkan distribusi vaksin sangat besar. Kita bisa langsung melakukan serbuan vaksinasi di Gresik,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. Ratusan relawan nakes yang terlibat dalam serbuan vaksinasi ini, imbuhnya, Pemkab Gresik optimistis target capaian herd community alias kekebalan kelompok bisa cepat teralisasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Ia menambahkan pemerintah pusat menargetkan akhir Desember 2021, sudah terbentuk herd community  (kekebalan kelompok). Herd community akan terbentuk bila mayoritas penduduk atau sekitar 70 persen telah mendapatkan vaksinasi. “Pemkab Gresik sudah siap untuk membentuk herd community dengan partisipasi ratusan relawan nakes yang telah terlatih ini,”katanya. 

DIALOG FORKOPIMDA : (ki-ka) Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua PN Gresik Wiwin Arodawanti, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar, Kadinkes Gresik drg Syaifuddin Ghozali dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai apel Persiapan Relawan Nakes Gresik Tangguh di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 2 Agustus 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Terpisah, Koordinator relawan nakes Gresik Tangguh dr Singgih Widi Pratomo mengatakan,para relawan ini memang terpusat untuk lima tempat vaksinasi. Namun demikian, beberapa tempat lain juga akan melaksanakan vaksinasi ini. Sesuai informasi dari Dinas Kesehatan Gresik. Bila nanti ada droping besar vaksin, 32 Puskesmas, 76 klinik swasta serta 5 tempat pusat vaksin juga akan melaksanakan vaksinasi.

“Untuk tenaga vaksinator sudah siap, tempat vaksin juga sudah siap, tinggal menunggu vaksinnya saja,” tandas Singgih. Masih menurut Singgih, animo masyarakat untuk vaksinasi sangat tinggi. Namun, karena kekurangtahuan masyarakat tentang vaksinasi belum maksimal. Akibatnya, ketika dilakukan skrening cukup banyak yang gagal. Dia mencontohkan, warga memiliki penyakit penyerta (kormobid). “Kegagalan ikut vaksinasi karena gagal sekrening kesehatan ini diperkirakan mencapai 10 persen,”kata Singgih. (yad)

Genderang Perang Serbuan Vaksinasi Ditabuh, Bupati Siapkan Ratusan Relawan Nakes Gresik Tangguh Selengkapnya

Kurangi Vatalitas, G-JOS sebagai Pusat Layanan Isolasi Covid-19

GRESIK,1minute.id – Perpanjangan  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 berakhir pada 2 Agustus 2021. Kasus baru konfirmasi Covid-19 mengalami tren penurunan. Angka kesembuhan juga meningkat. Namun, Pemkab Gresik tidak mau lengah. Karena pandemi Covid-19 belum berakhir. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyiapkan Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) sebagai rumah sakit lapangan indoor terpadu. Stadion olah raga dengan tiga lantai berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik itu digunakan sebagai tempat isolasi terpusat. 

Nah, untuk menambahkan fasilitas pelayanan itu, Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani mengundang sejumlah pihak di ruang Graita Eka Praja lantai II Kantor Bupati pada Jumat,30 Juli 2021.

Dalam pertemuan itu, Gus Yani mengungkapkan pendirian tempat isolasi terpusat adalah instruksi pemerintah pusat disampaikan oleh forum koodinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Jatim. Isolasi terpusat ini untuk menyikapi keadaan kasus isolasi mandiri (isoman) yang gagal dan berakhir dengan kematian.

Berdasarkan hal tersebut, Forkopimda Jawa Timur memerintahkan agar semua Bupati Walikota untuk mengubah kebijakan isoman menjadi isolasi terpusat. “Kami merencanakan program isolasi terpusat ini ada di Rumah Sakit Lapangan G-JOS, karena tempatnya memungkinkan. Target kami, rumah sakit lapangan bisa menampung seribu pasien. Mari kita bahas, apa saja yang harus kita lakukan,”papar Gus Yani pada Jumat, 30 Juli 2021.

Ada beberapa penambahan yang mutlak harus dilakukan yaitu penambahan tempat tidur dan perbaikan beberapa ruangan sehingga sesuai standar kebutuhan sebagai rumah sakit lapangan. “Kami akan menambah tempat tidur secara bertahap, dan akan saya tambah sesuai kebutuhan.

Semuanya sudah kami siapkan. Begitu juga nakes, kami akan mengoptimalkan tenaga yang ada ditambah relawan. Untuk instalasi oksigen sudah siap, tinggal mengalirkan saja,”ujar Gus Yani yang didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini

Ia menyatakan kebijakan penanganan kasus Covid di Gresik akan semakim optimal. Saat ini sudah ada sepuluh puskesmas untuk perawatan tingkat pertama pasien Covid-19 dan lima Puskesmas untuk bersalin covid dan normal.

“Rumah sakit lapangan ini sifatnya hanya mendukung RS Ibnu Sina dalam penanganan pasien Covid-19. Sedangkan puskesmas adalah ujung tombak untuk menentukan tindakan lanjutan. Khusus untuk pasien sedang dan berat pasti akan dirujuk ke RS Ibnu Sina. Sedangkan yang tanpa keluhan, keluhan ringan menuju sedang di arahkan ke RS lapangan. Semuanya dalam pengawasan RS Ibnu Sina,”kata Gus Yani.

Untuk diketahui, G-JOS terdiri dari 3 lantai. Saat inj, stadion yang difungsikan sebagai tempat perawatan pasien Covid-19 tanpa gejala dan ringan berkapasitas 140 tempat tidur. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Gunawan Setiadji berjanji segera untuk segera merealisasi rencana tempat isoman terpusat.

“Hari ini, kami langsung mengadakan survei ke lokasi, bagian mana yang bisa kita perbaiki dan kita tambahkan. Tentunya segala sesuatunya akan kita rundingkan dengan pihak RS Ibnu Sina,”kata Gunawan Setiadji.

Plt Dirut RS Ibnu Sina dr. Rudyanto Dwi A Sp.PD juga menyatakan kesiapannya untuk membantu. Dia menyatakan akan mengirimkan beberapa tenaga teknis untuk memodifikasi ruangan, termasuk memodifikasi selang oksigen agar bisa dipakai lebih banyak sambungan.

Rakor ini juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik.drg Syaifuddin Ghozali, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mokh Najikh, Kepala BPBD Gresik Tarso Sagito, Kepala Polisi Pamong Praja Gresik Abu Hasan. (yad)

Kurangi Vatalitas, G-JOS sebagai Pusat Layanan Isolasi Covid-19 Selengkapnya

Kaum Hawa Dirikan Dapur Umum untuk Warga Terdampak Pandemi di Rumah Dinas Bupati Gresik


GRESIK,1minute.id – Tidak kata terlambat untuk membantu masyarakat terdampak Covid-19. Kaum hawa di Kota Santri pun mau berpangku tangan. Emak-emak itu mendirikan dapur umum di rumah dinas Bupati pada Jumat, 30 Juli 2021.

Ada dua tenda yang akan digunakan untuk memasak. Dalam tenda itu, semua kebutuhan memasak. Seperti kompor, wajan besar dan perkakas lainnya. Untuk mengawali beroperasinya dapur umum untuk masyarakat terdampak corona virus disease 2019 (Covid-19) itu, Bupati dan istri, Fandi Akhmad Yani – Nurul Haromaini serta Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ikut sibuk. Memasak , menggoreng lauk. Menu masakan malam itu nasi campur. 

Ada daging, telur, dan sayur. Ada juga susu. Usai menggoreng Gus Yani – sapaan akrab – Bupati Fandi Akhmad Yani menyemangati para relawan yang bekerja untuk membantu sesama warga yang terdampak pandemi Covid-19. “Tidak ada kata terlambat dalam membantu sesama,”kata Gus Yani.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, bantuan dari dapur umum ini akan disalurkan malam hari. Pagi hari, imbuhnya, ada bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos). Kemudian Posko Darurat yang tersebar di empat titik wilayah daratan Gresik dan satu di Pulau Bawean juga menyalurkan bantuan makanan, vitamin.

Jadi warga Gresik yang terdampak pandemi Covid-19 menerima bantuan makanan. Awal dibuka hari ini, ada 150 nasi kotak dari dapur umum disebar ke wilayah perkotaan. “Kedepan, setiap hari ada hampir 100 nasi kotak, diantar malam hari. Nanti akan digilir, besok di kecamatan mana besoknya ganti dikecamatan mana. Kami sebar merata,”kata Bu Min-panggilan-Wabup Aminatun Habibah.

Selain para relawan, ada ahli gizi yang memantau setiap masakan di dapur umum rumah Bupati Gresik. Kemudian Pramuka juga dilibatkan dalam mendistribusikan makanan kepada warga. (yad) 

Kaum Hawa Dirikan Dapur Umum untuk Warga Terdampak Pandemi di Rumah Dinas Bupati Gresik Selengkapnya

BLT DD Cair, Asupan Penambah Imun bagi Masyarakat Terdampak Covid-19


GRESIK,1minute.id  – Masyarakat terdampak Covid-19 mendapatkan “asupan” dari pemerintah. Pencariran bantuan itu bagai asupan yang diharapkan bisa meringankan beban dan menambah imun bagi masyarakat. Bantuan itu adalah bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa (DD) keempat.

Diantaranya masyarakat di Kecamatan Cerme. Dalam dua hari ini, mulai Kamis, 29 Juli 2021 sebanyak 12 dari 25 desa telah menggolentorkan kepada masyarakat terdampak. Sebelas desa itu, adalah Iker-ikergeger ; Cerme Kidul ; Cerme Lor ; Betiting dan Dungus. 
Kemudian, Desa Dampaa ; Lengkong ; Dadapkuning ; Ngembung ; Guranganyar ; Sukoanyar dan Morowudi disalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) pada Jumat, 30 Juli 2021.

Menurut Camat Cerme,  penyaluran BLT Dana Desa (DD) bulan keempat untuk masyarakat terdampak Covid-19. “Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mendapatkan Rp 300 ribu,”ujar Suyono dikonfirmasi selulernya pada Jumat, 30 Juli 2021. Sedangkan, 13 desa lainnya, tambah Suyono, akan menyalurkan BLT DD ini dalam waktu dekat.

“Diagendakan Senin untuk desa yang belum menyalurkan BLT DD nya,”ujarnya. Momen penyaluran BLT DD ini digunakan oleh tiga pilar di Kecamatan yakni Camat, Kapolsek dan Danramil untuk sosialisasi tentang perpanjangan Pemberlakuan Penbatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) belum selesai. “Patuhi prokes,”ujar Suyono. (yad)

BLT DD Cair, Asupan Penambah Imun bagi Masyarakat Terdampak Covid-19 Selengkapnya

Getok Tular, Warga Semakin Antusias Mengikuti Serbuan Vaksi di Pulau Bawean


GRESIK,1minute.id – Ekspektasi masyarakat Pulau Bawean untuk vaksinasi patut diacungi jempol. Hari ketiga, pada Jumat, 30 Juli 2021, serbuan vaksin digelar oleh TNI Angkatan Laut melalui Komando Armada II itu masih terasa warga berbondong-bondong untuk ikut vaksinasi yang tersebar di enam titik di Pulau Bawean.

Enam titik itu terbagi dua dua kecamatan yakni Sangkapura dan Tambak. Masing-masing tiga titik. “Saling getok tular. Sehingga, mereka yang semula ragu akhirnya mau ikut vaksinasi,”kata Camat Tambak Agung Endro Dwi Setyo Utomo pada Jumat, 30 Juli 2021. Di kecamatan Tambak tepat vaksinasi digelar di Pendapa Kecamatan Tambak, Balai Desa (Baldes) Diponggo dan Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Telukjatidawang.

Agung-begitu sapaan-Agung Endro Dwi Setyo Utomo, di tiga titik vaksinasi itu menargetkan 3 ribu hingga 4 ribu warganya bisa mendapatkan vaksin merek Sinovac itu. “Kami terus dorong masyarakat untuk ikut vaksinasi,”kata Agung. 

Jumlah penduduk Kecamatan Tambak dewasa alias wajib memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) berjumlah 20.500 jiwa. Sebelum program serbuan vaksinasi digelar oleh Komando Armada II warga yang telah mendapatkan vaksinasi berjumlah 3.100 jiwa. Bila di serbuan vaksin memenuhi target 4 ribu orang menjadi 7 ribuan warga tervaksin. “Optimistis, target Bupati Gresik 70 persen warga mendapatkan vaksin bisa teralisasi pada September 2021.

ANTUSIASME MASYARAKAT : Masyarakat Pulau antusias untuk mengikuti vaksinasi digelar oleh TNI AL, Komando Armada II di Pulau Bawean, Gresik, Jatim (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Camat Sangkapura Hamim setali tiga uang dengan Agung. Pihaknya, menargetkan warga yang ikut dalam serbuan vaksin lebih besar dari Kecamatan Tambak. Sebab, jumlah penduduk wajib memiliki e-KTP mencapai 40 ribuan jiwa. Dua kali lebih banyak di Kecamatan Tambak. Sebelum serbuan vaksin dilakukan oleh TNI AL melalui Komanda Armada II, warga Sangkapura yang telah mendapatkan vaksinasi berjumlah 4.500 dosis. 

“Dalam acara serbuan selama 3 hari ini berharap lebih 5 ribu warga mendapatkan vaksin,”tegas Hamim ditemui di Posko Darurat PPKM di Pesanggrahan. Di Pesanggrahan ini, salah satu titik serbuan vaksin di Sangkapura. Dua lainnya di Taman Kanak-kanak Muslimat dan Kampus Sekolah Tinggi Islama Hasan Jufri (STAIHA).

Seperti diberitakan TNI Angkatan Laut (TNI) melalui Komando Armada II menggelar serbuan vaksin dipusatkan Pulau Bawean, Gresik. Serbuan vaksin direncanakan tiga hari, mulai Rabu – Jumat, 28-30 Juli 2021. Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto menegaskan melihat animo masyarakat serbuan vaksin bisa ditambah hingga Sabtu, 31 Juli  2021.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa , Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau langsung serbuan vaksin yang memasuki hari kedua pada Kamis, 29 Juli 2021. Mereka mengapresiasi animo masyarakat Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean itu. Bahkan, Pangkoarmada Laksda TNI Iwan melihat kaum hawa yang lebih dominan mengikuti vaksinasi yang berada di Pesanggrahan. “Mohon dukungannya, semoga Indonesia segera bisa mengakhiri wabah Covid-19,”kata Laksda Iwan. (yad)

Getok Tular, Warga Semakin Antusias Mengikuti Serbuan Vaksi di Pulau Bawean Selengkapnya

Lagi Gresik Raih KLA, Berikutnya menuju IDOLA

GRESIK,1minute.id – Gresik kembali dinobatkan sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) 2020. Keputusan ini didapat saat acara penghargaan Kabupaten Kota Layak Anak 2021 bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) di Jakarta. Penghargaan tersebut akan diserahterimakan pada minggu kedua September 2021.

Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah usai mengikuti upacara penganugerahan secara virtual di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 29 Juli 2021. Serta, Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Kabupaten Gresik Adi Yumanto beserta segenap Pejabat terkait.

Wabup Aminatun Habibah mengatakan penghargaan KLA bisa diraih Pemkab Gresik karena adanya partisipasi dan dukungan semua pihak.

“Terimakasih kepada para Gugus Tugas KLA dan semua stakeholder yang selama ini telah bersinergi dan mendukung mewujudkan Gresik sebagai Kabupaten Layak Anak. Saya bersama Gus Yani Bupati dan Kita semua, siap mendukung program nasional yaitu mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) pada 2030,”kata Bu Min-sapaan-Wakil Bupati Aminatun Habibah. 

Sebelumnya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga saat menyampaikan sambutan mengajak kabupaten /kota untuk menyukseskan program Idola 2030. Capaian sebagai KLA, karena Kota Santri-sebutan Lain–kabupaten Gresik sudah memenuhi 24 indikator yang mencerminkan lima klaster hak anak. 

Yakni pemenuhan hak sipil dan kebebasan hak anak, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya dan perlindungan khusus.

Kedepan Pemkab memperbanyak pembangunan tempat bermain yang ramah anak.Dinas KBPPPA akan bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dan, Dinas Pendidikan akan memperbanyak Resource Center paling tidak ada satu disetiap wilayah eks-wilayah kerja (Wilker) Pembantu Bupati.  

“Sukses KLA ini tidak murni tugas KBPPPA, tapi harus bersinergi dengan banyak OPD dan berbagai elemen yang ada untuk merealisasikan Idola 2030,” tandasnya.

Sementara, Kepala Dinas KBPPPA Gresik dr Ady Yumanto telah menyiapkan inovasi serta pengembangan untuk memastikan anak-anak terlindungi, dan terpenuhi hak-haknya. “Bersama PKK kami akan lebih aktif lagi untuk memastikan tumbuh kembang anak,”tegasnya. (yad) 

Lagi Gresik Raih KLA, Berikutnya menuju IDOLA Selengkapnya

Posko Darurat di Pesanggrahan Dilengkapi Refill Oksigen Medis untuk Warga Pulau Bawean


GRESIK,1minute.id – Kunjungan kerjaBupati Gresik Fandi Akhmad Yani ke Pulau Bawean tidak hanya memantau serbuan vaksinasi yang dilakukan oleh TNI Angkatan Laut. Bupati juga membawa dua tabung oksigen dengan ukuran 6 meterkubik (m³) untuk Posko Darurat yang berada di Pesanggrahan Kecamatan Sangkapura.

Kini, fasilitas posko darurat yang di inisiasi Bupati Fandi Akhmad Yani bersama badan dan lembaga amil zakat (BAZ/NAZ) di Pulau Bawean sama dengan empat posko yang lainnya di daratan Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.  

Dua buah tabung oksigen bisa digunakan masyarakat di dua kecamatan yakni Sangkapura dan Tambak untuk isi ulang atawa refill secara gratis diserahkan itu kepada Camat Sangkapura Hamim dan Camat Tambak Agung Endro Dwi Setyo Utomo. 

“Tabung oksigen medis ini untuk memudahkan masyarakat yang membutuhkan melakukan isi ulang. Gratis,”tegas Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 29 Juli 2021. Kunjungan kerja Gus Yani ke pulau putri-sebutan lain-Pulau Bawean sangat singkat. Tidak lebih 3 jam. Meski, begitu mantan Ketua DPRD Gresik itu memaksimalkan waktu sempit untuk masyarakat Bawean.

Berdialog dengan warga maupun para relawan Posko Darurat. “Semoga warga Bawean sehat semua. Pandemi Covid-19 segera berakhir,”doa Gus Yani ketika bertemu dengan masyarakat yang sedang menunggu gilaran untuk vaksinasi.

Serbuan vaksin dihelat TNI Angkatan Laut (TNI) melalui Komando Armada II dipusatkan Pulau Bawean, Gresik. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa , Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau langsung serbuan vaksin yang memasuki hari kedua pada Kamis, 29 Juli 2021

Seperti diberitakan TNI Angkatan Laut menggelar serbuan vaksin digelar diserentak di enam titik di Kecamatan Sangkapura dan Tambak. Masing kecamatan tersebar di tiga titik. Di Kecamatan Sangkapura, vansin produksi Sinovac buatan Tiongkok itu ditempatkan di Pesanggarahan ; TK Muslimat NU dan Balai Desa Daun, Kecamatan Daun. 

Sedangkan di Kecamatan Tambak , vaksinasi dilokasi Pendapa Kecamatan Tambak, Puskesmas Pembantu (Pustu) Telukjatidawang dan SDN Diponggo. Rombongan tiba di Pulau Bawean sekitar pukul 09.50. Rombongan naik helikopter. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau di dua lokasi yakni Sekolah tinggi Islam (Stai) Hasan Jufri di Desa Lebak dan Pesanggrahan. Keduanya di Kecamatan Sangkapura. Setelah mengunjungi dua tempat itu, rombongan bertolak pulang menuju Surabaya. (yad)

Posko Darurat di Pesanggrahan Dilengkapi Refill Oksigen Medis untuk Warga Pulau Bawean Selengkapnya

Naik Helikopter, Pangkoarmada, Gubernur dan Bupati Gresik Pantau Serbuan Vaksinasi di Pulau Bawean, Targetkan 10.500 Vaksin


GRESIK,1minute.id – Serbuan vaksin dihelat TNI Angkatan Laut (TNI) melalui Komando Armada II dipusatkan Pulau Bawean, Gresik. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa , Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau langsung serbuan vaksin yang memasuki hari kedua pada Kamis, 29 Juli 2021

Serbuan vaksin digelar diserentak di enam titik di Kecamatan Sangkapura dan Tambak. Masing kecamatan tersebar di tiga titik. Di Kecamatan Sangkapura, vansin produksi Sinovac buatan Tiongkok itu ditempatkan di Pesanggarahan ; TK Muslimat NU dan Balai Desa Daun, Kecamatan Daun. 

Sedangkan di Kecamatan Tambak , vaksinasi dilokasi Pendapa Kecamatan Tambak, Puskesmas Pembantu (Pustu) Telukjatidawang dan SDN Diponggo. 
Sekitar pukul 09.50, rombongan tiba di Pulau Bawean naik helikopter. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa , Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meninjau di dua lokasi yakni Sekolah tinggi Islam (Stai) Hasan Jufri di Desa Lebak dan Pesanggrahan. Keduanya di Kecamatan Sangkapura. 

SERBUAN VAKSIN : Pangkoarmada II Laksda Iwan Isnurwanto, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau vaksinasi masal di Pesanggrahan Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik pada Kamis, 29 Juli 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto mengatakan, pihaknya membawa 10.500 dosis vaksin Sinovac untuk proses vaksinasi selama tiga hari mulai Rabu hingga Jumat, 28-30 Juli 2021. “Kalau melihat ekspektasi masyarakat sangat tinggi, kami bisa stay sampai Sabtu,”katanya.

Dalam serbuan vaksinasi di Pulau Bawean ini, TNI AL membawa 323 tenaga kesehatan (nakes). Ratusan nakes itu masih dibantu nakes dari RSUD Umar Mas’ud Bawean. Ratusan nakes ini tiba di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean sejak Selasa, 27 Juli 2021. Mereka berangkat dari Dermaga Semampir Lama Koarmada II, KRI Makassar-590 dari Satuan Kapal Amfibi (Satfib) tujuan Pulau Bawean.

Laksda TNI Iwan Isnurwanto mengapresiasi antusias masyarakat Bawean yang mengikuti vaksin. Dan animo di masyarakat juga sangat tinggi untuk melakukan vaksinasi di Pulau Bawean. Iwan Isnurwanto menceritakan, para petugas datang dari Surabaya ke Bawean sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo untuk melakukan vaksinasi agar bisa melawan wabah Covid-19 dan kekebalan tubuh.

SAPA WARGA : Pangkoarmada II Laksda Iwan Isnurwanto, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau vaksinasi masal di Pesanggrahan Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik pada Kamis, 29 Juli 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

”Alhamdulillah, sejak kemarin dimulai dengan menggunakan satu kapal perang ini berjalan lancar, jika masyarakat terus antusias maka akan kita lanjut Hari Sabtu,”ujarnya.

Pada hari pertama vaksinasi ada 2.964 orang yang mengikuti. “Insyaallah hari ini lebih, karena harapan vaksin yang kami bawa bisa habis, dalam target tiga hari ini,”katanya. Para petugas TNI-AL juga dibantu oleh relawan nasional dalam membantu pasokan sembako makanan untuk di Pulau Bawean. ”Mohon doa restu agar kita bisa menjalankan tugas lebih baik,” harapnya.

Sementara itu, dalam kunjungan di STAI Hasan Jufri  Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa membaca salawat saat meninjau vaksinasi untuk keselamatan warga negara Indonesia. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi vaksinasi oleh TNI-AL, pihaknya mengajak masyarakat untuk tidak takut dan bisa mencegah pandemi Covid-19.

”Masyarakat tidak boleh takut, banyak para tokoh masyarakat di kota sampai pelosok desa juga mengikuti vaksin ini, dan sebagai bentuk membantu negara,”imbuhnya. (yad)

Naik Helikopter, Pangkoarmada, Gubernur dan Bupati Gresik Pantau Serbuan Vaksinasi di Pulau Bawean, Targetkan 10.500 Vaksin Selengkapnya