Isoter G-JOS dilengkapi Tempat Tidur yang Dipakai Atlet Olimpiade di Tokyo, Isoter Lebih Cepat Sembuh


GRESIK, 1minute.id – Upaya pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik menyiapkan tempat isolasi terpusat (Isoter) di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) mendapatkan suppport dari pelaku usaha.  Suppport berupa bantuan tempat tidur.

Diantaranya,  Siam Cement Group (SCG). Perusahaan beroperasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu menggelontor tempat tidur sebanyak 500 unit.  Tempat tidur untuk masyarakat yang terpapar Covid-19 ini berbeda. Tempat tidur portabel. Bongkar pasang. Namun terbuat dari kardus yang bisa menahan beban hingga 200 kilogram. Tempat tidur ini mirip yang digunakan oleh para atlet yang berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 yang berakhir pada 7 Agustus 2021.

Bantuan tempat tidur ini akan semakin memanjakan pasien Covid-19 kategori sedang maupun ringan atau orang tanpa gejala yang sedang melakukan Isoter do G-JOS. Bantuan tempat tidur, terdiri dipan berbahan kardus, kasur, bantal dan guling senilai Rp 0,5 miliar itu diserahkan secara simbolis oleh managing director PT SIAM Terminal Somboon kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di lantai dasar G-JOS di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Senin, 9 Agustus 2021.

KUAT : Tempat tidur untuk warga Isoter di G-JOS terbuat dari kardus seperti tempat tidur para atlet olimpiade di Tokyo bantuan dari perusahaan diterima Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 9 Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan bantuan tempat tidur sebanyak 500 unit akan digunakan sebagai tempat tidur pasien Isoter di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS). “Saat baru diserahkan 200 unit. Sisanya, dalam minggu ini akan kembali dikirim ke G-JOS,”ujarnya. 

Tempat Tidur untuk warga Isoter ini cukup istimewa. Karena terbuat dari bahan ramah lingkungan yakni kardus. Meski terbuat dari bahan kardus tetap kuat karena bisa menahan beban hingga 200 kilogram. 
“Tempat tidur ini mirip tempat tidur para atlet olimpiade di Tokyo,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan Kadinkes Gresik drg Saifudin Ghozali.

BONGKAR PASANG: Tempat tidur untuk warga Isoter di G-JOS terbuat dari kardus seperti tempat tidur para atlet olimpiade di Tokyo pada Senin, 9 Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Dengan fasilitas tempat tidur yang istimewa, menjadikan fasilitas Isoter di G-JOS semakin lengkap. Karena sebelumnya telah dilengkapi dengan oksigen medis dan didampingi tenaga kesehatan (nakes) hingga dokter spesialis. “Saya optimistis pasien Isoter akan lebih cepat sembuh bila dirawat di G-JOS ini,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu 

Saat ini, tingkat keterisian tempat tidur di G-JOS semakin banyak. Sebab pasien dirawat tersisa 24 orang dari kapasitas awal 140 tempat tidur. “Yang membanggakan pasien yang dirawat di G-JOS ini tidak ada yang meninggal,”tegasnya.  G-JOS telah ditetapkan sebagai tempat Isoter. Kapasitas akan dinaikkan menjadi 750 tempat tidur. Data yang didapatkan tim Satgas Covid-19 Gresik warga yang sedang melakukan isoman berkisar 1000 orang.

“Kini, tugas kita selanjutnya melakukan pendekatan yang humanis kepada masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) untuk diajak tempat Isoter ini,”katanya. 

Sementara itu, Managing Director PT SIAM Terminal Somboon, menambah bantuan tempat tidur bentuk kepedulian GCS kepada pemerintah kabupaten Gresik yang berupa melakukan percepatan penanganan Covid-19 di Gresik. “Tempat tidur ini kami distribusi ke Gresik dan Jakarta. Karena usaha kami banyak di Gresik,” katanya dalam bahasa Inggris.

Ia mengatakan bantuan tempat tidur lengkap terdiri dari dipan terbuat dari kardus, kasur, bantal dan guling. “Satu set tempat tidur ini harganya sekitar Rp 1 juta,”imbuhnya. (yad)

Isoter G-JOS dilengkapi Tempat Tidur yang Dipakai Atlet Olimpiade di Tokyo, Isoter Lebih Cepat Sembuh Selengkapnya
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Kadinkes Gresik drg Saifudin Ghozali di kantor Bupati Gresik (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Jangan Kendur Terapkan Protokol Kesehatan, Angka Kesembuhan Mencapai Rekor Tertinggi


GRESIK,1minute.id – Gresik mencatat rekor baru angka kesembuhan pasien positif Covid-19 pada Sabtu, 7 Agustus 2021. Angka kesembuhan mencapai 1.002 kasus. Hasil itu memecahkan rekor tertinggi di Jawa Timur di masa perpanjangan PPKM level 4 Jawa-Bali.  Masa perpanjangan kedua bakal berakhir Senin, 9 Agustus 2021.

Data Dinkes Jatim pada Sabtu, 7 Agustus 2021 menyebutkan kasus baru bertambah 101 terakumulasi menjadi 11.658 kasus ; sembuh bertambah 1.002 menjadi 9.574 kasus meninggal bertambah 8 menjadi 652 orang.  Sedangkan,  kasus aktif 909 menjadi 1.432 kasus. Angka kesembuhan itu tertinggi sejak pagebluk coronavirus disease 2019 terjadi pada Maret 2020.

Capaian menggembirakan itu, hasil kerja keras semua pihak. Antara lain, Satuan Tugas Covid-19 Gresik yang dikomandani Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik itu. Tenaga kesehatan (nakes) , relawan dan tentu warga Kota Santri yang manut prokes.  Tingginya angka kesembuhan itu menurunkan prosentase keterisian tempat tidur di rumah sakit, puskesmas hingga rumah sakit lapangan indoor Gelora Joko Samudro (G-JOS) sebagai tempat isolasi terpusat (Isoter) di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik itu. Bed Occupancy Rate (BOR) dibawah 45 persen. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani tetap mengingatkan anggota Satgas Covid-19, relawan tidak kendur untuk tetap melakukan 3T (Testing, Tracing dan Treatment). Sedangkan,  masyarakat terus mematuhi protokol kesehatan (prokes). Sebab, pandemi Covid-19 belum berujung.  Memakai masker ketika beraktivitas diluar rumah harus menjadi gaya hidup. “Harus merasa ada kurang sreg bila tidak memakai masker. Tidak bergerombol,” pesan Komandan Satgas Covid-19 Gresik itu disetiap bertemu dengan warga. 

MERDEKA COVID-19: Menyambut HUT Kemerdekaan masyarakat memasang banner Kemerdekaan membakar semangat warga untuk MERDEKA COVID-19 di Gresik ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Sedangkan,  pemerintah berupaya konsisten untuk melakukan percepatan vaksinasi agar menciptakan herd immunity (kekebalan kelompok) sebesar 70 persen. Diantaranya melakukan serbuan vaksinasi di empat destinasi wisata di Gresik. Yakni, Wisata Lontar Sewu di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti. Kemudian, Wisata Selo Tirta Giri (Setigi) di Desa Sekapuk dan Wisata Gosari (Wagos) di Desa Gosari. Keduanya di Kecamatan Ujungpangkah. 

Kemudian, Wisata Indah Pasir Putih Delegan (WISID)  di Desa Delegan, Kecamatan Panceng. Keempat destinasi itu, adalah wisata alam. Sehingga, warga yang telah disuntik vaksin bisa menikmati keindahan alam wisata itu. Vaksinatornya adalah relawan yang dibentuk oleh Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Serbuan vaksin juga dilakukan di Vaksin Center di gedung mirip rumah Keong , Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Di rumah sakit umum daerah (RSUD) ibnu Sina Gresik juga digeber vaksinasi ketiga yakni booster untuk tenaga kesehatan (nakes). Sementara, ratusan relawan sedang melakukan tracing bersama bidan desa atau bidan puskesmas, babinsa dan bhabinkamtibmas untuk melakukan pencegahan dini persebaran Covid-19.

Komandan Satgas Covid-19 mempersiapkan kelengkapan rumah sakit lapangan di Gelora Joko Samudro (G-JOS). Stadion olah raga itu sebagai tempat isolasi terpusat (isoter) untuk pasien kategori ringan atau tanpa gejala hingga sedang. Fasilitas Isoter ini,  pengawasan nakes, hingga dokter spesialis. Ada tabung oksigen dan tempat tidur. “Isoter bisa menampung 750 orang. Isoter ini untuk mengurangi dampak fatalitas seperti kematian pasien yang menjalani isolasi mandiri,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sebab, hasil analisa dan evaluasi (anev) penanganan Covid-19 selama ini warga isoman sulit tertolong karena terlambat masuk rumah sakit. Gus Yani mengatakan semua ikhtiar pemerintah dengan harapan Covid-19 bisa segera berakhir. Masyarakat Gresik Sehat, Ekonomi kuat. (yad) 

Jangan Kendur Terapkan Protokol Kesehatan, Angka Kesembuhan Mencapai Rekor Tertinggi Selengkapnya

Percepatan dan Peningkatan Pelayanan Covid-19, Pemkab Salurkan Regulator Oksigen dan Hazmat


GRESIK, 1minute.id – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik memberikan bantuan berupa alat regulator oksigen dan hazmat kepada Rumah Sakit Islam (RSI) Mabarrot MWC NU di tiga kecamatan pada Jumat, 7 Agustus 2021. 

Penyerahan bantuan alat kesehatan (alkes) diserahkan secara simbolis kepada para direktur RSI Mabarrot MWC NU didampingi pengurus LazisNU. Tiga RSI Mabarrot MWC NU di Kecamatan Bungah, Manyar dan Wringinanom. 

Bantuan alat kesehatan ini sebagai upaya percepatan dan meningkatkan layanan kesehatan khususnya bagi pasien Covid-19. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, bantuan diberikan dalam rangka meningkatkan layanan kesehatan sebagai wujud komitmen pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam menangani pasien Covid-19 yang tengah dirawat di Rumah Sakit.

“Pemerintah Kabupaten Gresik hadir dengan berbagai program di tengah masyarakat sebagai upaya menangani pandemi Covid-19, salah satunya di sektor layanan kesehatan dalam rangka meningkatkan fasilitas penanganan pasien yang dirawat di rumah sakit. Untuk itu kita memberikan bantuan regulator dan hazmat ini agar layanan dan fasilitas lebih baik,”katanya.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani berpesan agar masyarakat tidak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) sekalipun angka positif Covid-19 di Gresik mulai melandai.
“Meskipun angka positif Covid-19 di Gresik mulai melandai, tetapi bagaimana pun masyarakat tetap prokes dan jangan lengah, untuk itu pemerintah selalu mensosialisasikan 3M dan 3T,”pintanya.

Sementara itu, Direktur RSI Mabarrot MWC NU Bungah dr. Izzuddin Syahbana merasa bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Bupati Gresik dan Lazisnu PCNU Gresik. Bantuan regulator oksigen dan hazmat ini, kata dia, sangat membantu dan akan digunakan sebaik-baiknya.

“Alhamdulillah.. PCNU melalui Lazisnu dan Bapak Bupati sangat memperhatikan upaya penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Gresik, upaya perlindungan terhadap nakes dengan memberikan APD dan kebutuhan regulator di saat faskes kesulitan mendapatkan regulator sehingga bisa dimanfaatkan langsung ke pasien-pasien yang membutuhkan oksigen di faskes,” katanya. (yad)

Percepatan dan Peningkatan Pelayanan Covid-19, Pemkab Salurkan Regulator Oksigen dan Hazmat Selengkapnya

RS Lapangan Siapkan 750 Tempat Tidur, Bupati Berharap Tidak Terisi.


GRESIK,1minute.id – Relawan tracer sudah bergerak. Mereka tidak hanya menyelisik kontak erat pasien Covid-19 di Gresik. Tim empat pilar terdiri dari relawan, tenaga kesehatan (nakes), bhabinkamtibmas dan babinsa itu menjadi negosiator bagi warga terpapar coronavirus disease 2019 untuk mau menjalani perawatan di tempat isolasi terpusat (Isoter) di rumah sakit lapangan Gelora Joko Samudro (G-JOS).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani telah menyiapkan tempat Isoter itu. Mulai tempat tidur , oksigen , naksir hingga dokter spesialis untuk melakukan perawatan bagi pasien kategori ringan atau tanpa gejala hingga sedang. “Dengan fasilitas itu, perawatan warga di Isoter terjamin,”ujar Gus Yani- sapaan akrab – Bupati Fandi Akhmad Yani usai Apel Kesiapan Tracer dalam rangka Survelains Kontak Erat Kasus Covid-19 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat 6 Agustus 2021. 

NAKES dan RELAWAN: Para relawa.n trecer Covid-19 mengikuti Apel Kesiapan Tracer di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 6 Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

“Pengawasan nakes tentunya harapan menanggulangi angka kematian pasien,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. G-JOS berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas memiliki kapasitas 750 tempat tidur. “Semoga tidak terisi,”kata Gus Yani. Artinya, semakin sedikit Isoter yang dirawat di G-JOS maupun pasien Covid-19 di rumah sakit  pandemi Covid-19 mereda. 

Ratusan tempat tidur itu tersebar mulai lantai I, II dan III. “Dalam minggu ini ada bantuan tempat tidur dari perusahaan swasta untuk warga Isoter,”tegasnya.
Sementara itu, perkembangan Covid-19 di Kota Santri menunjukkan tren menurun. Berdasarkan data Dinkes Jatim, angka kesembuhan pasien Covid-19 lebih tinggi dari kasus baru. Merujuk data pada Kamis, 5 Agustus 2021 jumlah kasus baru bertambah 109 menjadi 11.470 kasus memasuki tahun kedua Covid-19. Sedangkan,  pasien sembuh bertambah 311 kasus terakumulasi menjadi 7.766 kasus. Sedangkan, pasien meninggal bertambah 8 orang menjadi 638 kasus. 

Tingginya angka kesembuhan ini membuat tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit , Puskesmas dan tempat isolasi di G-JOS semakin longgar.  Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail menyebutkan pasien di G-JOS terisi tidak lebih 50 orang. “Padahal kapasitas 140 tempat tidur,”kata Letkol Inf Taufik Ismail didampingi Kapolres AKBP Arief Fitrianto di kantor Bupati Gresik pada Jumat, 6 Agustus 2021. (yad)

RS Lapangan Siapkan 750 Tempat Tidur, Bupati Berharap Tidak Terisi. Selengkapnya
Satgas Covid-19 dalam Apel Kesiapan Tracer pada Jumat, 6 Agustus 2021 (Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Tracer Bergerak, Deteksi Dini untuk Mencegah Persebaran Covid-19


GRESIK,1minute.id – Up date datakasus baru konfirmasi Covid-19 itu masuk gawai Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Gresik. Sabar hari sebelum Subuh. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto serta Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail kemudian melakukan pemilihan berdasarkan lokasi kecamatannya. 

Selanjutnya, data perkembangan kasus baru warga terpapar coronavirus disease 2019 itu disebarkan kepada petugas gabungan yakni bidan puskesmas atau desa, babinsa dan bhabinkamtibmas dibantu oleh relawan tracer dari Kemenkes. Mereka mendatangi rumah warga yang terpapar Covid-19 itu. Update data kasus baru Covid-19 itu seakan menjadi sarapan pagi bagi Komandan Satgas Covid-19 Gresik ini. 

“Kita tidak boleh lelah, apalagi putus asa untuk melayani masyarakat. Semoga pandemi Covid-19 bisa segera berakhir,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Apel Kesiapan Tracer dalam rangka Survelains Kontak Erat Kasus Covid-19 pada Jumat 6 Agustus 2021. 

Tugas kemanusiaan untuk menekan persebaran Covid-19 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu yang kini semakin diperkuat oleh Pemkab Gresik. Karena tugas mulia itu lah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan motivasi dan semangat petugas tracer pagi tadi.

Para relawan tracer yang setiap kelompok terdiri dari empat pilar yakni bidan desa, Babinkamtibmas, Babinsa dan tracer relawan itu bergerak melakukan tugasnya mendatangi orang yang terdata covid baru. Mereka melakukan tracing dengan berkomunikasi warga untuk melacak siapa saja yang telah melakukan erat atawa bertemu dengan warga terpapar Covid-19 itu. 

SATGAS COVID-19 GRESIK: (ki-ka) Kadinkes drg Saifudin Ghozali, Asisten Tursilowanto Harijogi, Dandim Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai Apel Kesiapan Tracer di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 6 Agustus 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Tracing dimulai dari anggota keluarga. Kemudian beberapa orang lainnya yang terakhir kontak erat. Yaitu, antara 8 orang sampai 15 orang. Warga yang kontak erat ini kemudian dilakukan test swab antigen. Para tracer mencatat keadaan dan perkembangan paparan covid baru. Selanjutnya para tracer ini langsung melaporkan via aplikasi SiLacak (sistem informasi pelacakan) milik Kemenkes. 

Tim Tracer juga mengarahkan orang yang telah terpapar untuk melakukan isolasi terpusat (Isoter)di Rumah Sakit Lapangan Gelora Joko Samudro (G-JOS) sedangkan kontak lain disarankan untuk membatasi kontak dengan yang lain. (yad)

Tracer Bergerak, Deteksi Dini untuk Mencegah Persebaran Covid-19 Selengkapnya

Tugas BPD Sosialisasi, Jangan Kaget Ada Petugas Memakai Hazmat Datangi Warga

GRESIK,1minute.id – Tugas kemanusian kini sudah menunggu para pengurus perkumpulan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gresik. Tugas kemanusiaan sehari pascakepengurusan dikukuhkan adalah mensosialisasikan Tracing, Testing & Treatment (3T), salah satu upaya Pemkab Gresik dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Tracing yang dilakukan oleh petugas terdiri dari anggota Babinsa, Bhabinkamtibmas dan bidan desa dilakukan mulai pagi. “Tracing untuk menindaklanjuti terhadap warga yang terpapar sesuai data dari pusat.Biasanya setiap pagi ada update data baru warga baru yang terpapar Covid-19,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani saat mengukuhkan Pengurus Perkumpulan BPD Gresik periode 2021-2026 pada Rabu, 4 Agustus 2021.

Bupati yang juga Komandan Satgas Covid-19 Gresik ditugaskan untuk mengisi data laboratorium jejaring pemeriksaan Covid-19 pada aplikasi New-all Record (NAR). Setiap ada satu warga yang dinyatakan positif Covid, maka tim tracing akan mengambil test swab kepada minimal 15 orang disekitar pasien yang bersangkutan. Selain keluarga, para tetangga dekat serta orang yang telah kontak erat langsung akan diperiksa.

“Tolong para anggota BPD ini ikut mensosialisasikan hal ini kepada seluruh masyarakat. Jangan kaget apabila ada petugas yang berpakaian hazmat lengkap mendatanginya untuk melakukan pemeriksaan pada masyarakat,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Menurut Gus Yani, Dandim 0817 Gresik dan Kapolres Gresik telah menginstruksikan jajaran dibawahkan untuk memperkuat tugas  petugas puskesmas dan bidan desa melakukann 3T ini. Mereka akan dibekali aplikasi Sistem Informasi Pelacakan (SiLacak) yang dikelola Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

Selain itu, tugas kemanusian BPD lainnya adalah sosialisasi dan menghimbau kepada masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) untuk mau dirujuk ke Gelora Joko Samudro (G-JOS) yang telah ditetapkan sebagai rumah sakit lapangan indoor untuk isolasi terpusat (Isoter). Di G-JOS ini, warga yang terpapar mendapatkan pengawasan dari tenaga kesehatan (nakes) bahkan ada dokter spesialis. Di isoter ini, bila pasien membutuhkan oksigen telah disiapkan. 

“Sampaikan bahwa isolasi terpusat lebih aman dan terkontrol. Semua fasilitas yang dibutuhkan mulai dari oksigen, obat-obatan serta dokter spesialis juga telah disiapkan. Silahkan para BPD bersama semua tokoh masyarakat di desa untuk ikut meyakinkan masyarakat isoman agar mau dibawa ke G-JOS,”tandas Gus Yani. (yad)

Tugas BPD Sosialisasi, Jangan Kaget Ada Petugas Memakai Hazmat Datangi Warga Selengkapnya

Suyanto, Nakhoda Baru Perkumpulan BPD Gresik Dikukuhkan

DIKUKUHKAN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengukuhkan Perkumpulan BPD Gresik yang diketuai Suyanto di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Rabu,4 Agustus 2021 ( foto : Humas Pemkab for 1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gresik memiliki nakhoda baru. Ia adalah Suyanto. Suyanto yang dipilih secara aklamasi adalah ketua BPD Jrebeng, Kecamatan Dukun, Gresik ini juga Dekan Fakultas Hukum Universitas Gresik (Ungres).

Pengurus BPD Kabupaten Gresik periode 2021-2026 hasil pemilihan 5 Juli 2021 dikukuhkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Raung Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 4 Agustus 2021. Pengukuhan dihadiri oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir ini berlangsung khidmat dengan protokol kesehatan ketat.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya meminta BPD dan Kades agar selalu berkolaborasi dan bersinergitas dalam melaksanakan pembangunan di desa. Gus Yani -begitu sapaannya, juga meminta kepada seluruh anggota BPD agar jangan menjadi beban baru bagi penyelenggaraan pemerintahan desa. Sebaiknya saling menganggap bahwa BPD dan Kades sebagai mitra strategis.

“Dalam bekerja menjalankan tugasnya, Kepala Desa dan BPD harus selalu bermusyawarah. Kades sebagai kepanjangan tangan Pemerintah di desa, sedangkan BPD merupakan perwakilan masyarakat desa. Kalau kedua lembaga desa ini saling bersinergi, maka pembangunan untuk tercapainya kesejahteraan masyarakat di desa segera terwujud,”kata Gus Yani.

Senada, Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gresik menyampaikan bahwa antara Kepala Desa dan BPD tidak ada bedanya. “Saya berharap agar keduanya bisa bekerjasama untuk mewujudkan pembangunan desa. Keduanya harus bermusyawarah dan bersinergi,”kata Abdul Qodir.

Dalam penganggaran pembangunan misalnya, lanjutnya, BPD harus berada dalam satu ruang untuk menyusun anggaran Pemerintahan di desa. “Sehingga anggaran yang tersusun bisa saling mendukung untuk kesuksesan pembangunan Gresik baru,”kata Ketua DPC PKB Gresik itu.

Ketua pengurus Perkumpulan BPD Kabupaten Gresik Suyanto mengatakan bahwa lahirnya perkumpulan BPD ini atas dorongan seluruh anggota BPD sebanyak 2.548 se-Kabupaten Gresik. Ketua BPD Jrebeng, Kecamatan Dukun itu mengajak seluruh kepala Desa se- Kabupaten Gresik untuk bersama-sama membangun dengan semangat Gresik baru.

“Insya Allah sinergitas ini akan lebih memberikan percepatan pembangunan di tingkat desa seluruh desa di Kabupaten Gresik,”tegas Suyanto yang juga Dekan Fakultas Hukum Unigres itu. (yad)

Suyanto, Nakhoda Baru Perkumpulan BPD Gresik Dikukuhkan Selengkapnya

Tracer Covid-19 Dibekali Aplikasi SiLacak, Deteksi Dini Persebaran Virus Corona

GRESIK,1minute.id – Para tracer Covid-19 kini dibekali aplikasi Silacak. Aplikasi pencatatan secara digital data kontak erat pasien Covid-19 yang memberikan kemudahan pelacakan yang nantinya akan dilakukan bidan desa, babinsa dan babinkamtibmas.

Penggunaan aplikasi sistem informasi pelacakan (Silacak) milik Kementerian Kesehatan itu mulai dibumikan kepada petugas pelacak kontak erat pasien terpapar corona virus disease 2019 kepada bidan desa, babinsa dan babinkamtibmas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pada Rabu,4 Agustus 2021.

Pengenalan aplikasi itu di pusatkan  di ruang Mandala Bhakti Praja kantor Bupati Gresik itu dihadiri para Danramil, Kapolsek jajaran wilayah hukum Gresik dan Kepala Puskesmas. Pematerinya dari Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail yang membuka babak baru untuk deteksi dini pencegahan persebaran Covid-19 itu. 
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sambutannya menyampaikan, dalam situasi penanganan Pandemi Covid-19 ini perlu adanya kolaborasi dari berbagai pihak. Seperti yang dilakukan saat ini, Pemkab Gresik bersama dengan jajaran TNI-Polri melalui bidan desa, babinsa dan babinkamtibmas akan bersama-sama melakukan tracing terhadap penyebaran Covid-19 di daerah masing-masing.

“Dengan kolaborasi bersama jajaran TNI-Polri ini merupakan upaya untuk mengatasi dan menekan angka penyebaran Covid-19. Ini juga menjadi salah satu ikhtiar bersama untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Ia mengatakan, dengan kemudahan melakukan tracing terhadap penyebaran Covid-19, maka akan mempermudah juga penanganan dilapangan. “Dengan adanya tracer tersebut akan memudahkan petugas di lapangan dalam memantau orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi dengan cepat dan akurat sehingga dapat dengan segera ditangani,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Secara teknis, aplikasi ini memudahkan pelacakan yang dulunya tercatat secara manual. Karena daerah penyebaran Covid-19 sangat luas, maka pelacakan menggunakan pendekatan 15 orang kontak erat pertama. Begitu kontak terdekat pertama diidentifikasi, hasilnya akan dilaporkan melalui sistem aplikasi Silacak.

Server SiLacak langsung terhubung ke pusat. Sehingga data tracing dapat langsung dimonitor oleh Kemenkes. Nantinya petugas tracing memegang akun SiLacak. Mereka dari Babinsa dan Babinkamtibmas. (yad)

Tracer Covid-19 Dibekali Aplikasi SiLacak, Deteksi Dini Persebaran Virus Corona Selengkapnya

Dilengkapi Oksigen, Diawasi Dokter Spesialis, G-JOS Ditetapkan sebagai RS Lapangan Isolasi Terpusat

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bergerak cepat pasca Presiden Joko Widodo mengumumkan perpanjangan kedua Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di Jawa-Bali pada Senin malam. 

Bupati Fandi Akhmad Yani memberlakukan rumah sakit lapangan stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) sebagai tempat isolasi terpusat (Isoter) bagi warga yang terpapar Covid-19. Keputusan itu diambil dalam rapat analisa dan evaluasi (anev) bersama forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) di ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati pada Selasa, 3 Agustus 2021.

Dalam anev yang dihadiri diantaranya, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir itu, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani  menjlentrehkan  argumen menetapkan G-JOS sebagai tempat Isoter. 

Diantaranya, arahan pemerintah pusat Isoter dilakukan  untuk menekan terjadinya fatalitas bagi warga yang terpapar Covid-19. Diantaranya, rawan mengakibatkan  kematian. Selain menetapkan G-JOS sebagai RS Lapangan indoor untuk isoter, mantan Ketua DPRD Gresik itu memaparkan perkembangan pagebluk di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Menurut Gus Yani, menyampaikan bahwa kasus Covid-19 di Gresik sudah melandai dan cenderung menurun. Indikatornya, tingkat keterisian tempat tidur di Rumah Sakit lapangan maupun yang ada di seluruh rumah sakit rujukan Covid yang ada di Kabupaten Gresik.

Sampai akhir  PPKM level 4 pada Senin, 2 Agustus 2021, tingkat hunian tempat tidur di rumah sakit lapangan G-JOS hanya 50 persen dan BOR di Rumah Sakit Rujukan Covid rata-rata 68 persen. Namun demikian menurut Gus Yani, pasien isolasi mandiri (Isoman) yang dilaporkan oleh Satgas maupun puskesmas masih tinggi.

“Kita jangan lengah, saya minta para Kepala Desa untuk selalu mengecek kembali perkembangan warganya secara berkala yang sedang melakukan isolasi. Arahkan mereka yang sedang melakuakn isoman tersebut agar mau dirujuk ke rumah sakit lapangan G-JOS. Isoman sudah tidak disarankan,”papar Bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta seluruh anggota Forkopimda juga mendukung arahan Bupati tentang Isoter ini. Kapolres dan Dandim juga memerintahkan kepada jajaran yang ada dibawahnya untuk mengarahkan pasien isoman agar mau dirujuk ke RS lapangan G-JOS.

Sarana dan prasarana yang ada di Rumah Sakit lapangan G-JOS sudah sangat memadai untuk perawatan pasien Covid-19. Disana sudah tersedia oksigen yang cukup dan diawasi oleh para tenaga kesehatan (nakes) yang mumpuni. “Kami juga telah melengkapi dengan tenaga dokter spesialis. Ada dokter spesialis paru, spesialis dalam, spesialis anstesi dan lain-lain,”sela Gus Yani.

Menyikapi turunnya angka konfirmasi Covid-19 ini, Forkopimda meminta seluruh unsur pemerintah yang ada di bawah untuk tetap waspada. Bahkan PPKM semakin dikuatkan di tingkat pedesaan, RT dan RW.

Tentang upaya penyaluran oksigen dari PT Samator produsen oksigen, Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto memuji langkah Bupati Gresik. “Ini upaya cerdas untuk menyiasati kelangkaan tabung oksigen, yang mungkin di seluruh Indonesia hanya ada di Gresik. Sehingga pasien Covid yang masuk ke Rumah Sakit Lapangan G-JOS tidak akan kekurangan oksigen,”kata Heru.

Untuk diketahui, beberapa kebijakan Bupati untuk menekan dampak buruk dimasa Pandemi Covid-19 ini yaitu, menggandeng Lembaga Amil Zakat untuk mendirikan Posko Covid, Menggandeng berbagai institusi untuk percepatan vaksinasi, rekrutmen relawan penulasaran jenazah, rekrutmen relawan nakes untuk tenaga vaksinasi, menggandeng lokasi wisata desa untuk tempat vaksinasi, beberapa kebijakan lain.Terbaru, Bupati menggandeng tenaga dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik untuk membantu pelaporan hasil tracing dilakukan petugas. (yad)

Dilengkapi Oksigen, Diawasi Dokter Spesialis, G-JOS Ditetapkan sebagai RS Lapangan Isolasi Terpusat Selengkapnya

KONI Gresik Suplai Kebutuhan Dapur Umum Posko Darurat di Pendapa Bupati


GRESIK,1minute.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)  Gresik menyerahkan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) ke di Dapur Umum Posko Darurat Covid-19 di Pendapa Bupati Gresik pada Selasa, 3 Agustus 2021.

Sembako itu diserahkan langsung oleh Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri kepada Nur Khosiah, relawan Dapur Umum. Sembako yang diserahkan pengurus harian KONI itu terdiri dari beras, lauk, susu hingga buah. 4 sehat, 5 sempurna.

Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri menyatakan, bantuan tersebut dari patungan pengurus KONI Gresik yang merasa prihatin dan terpanggil atas kondisi masyarakat Kabupaten Gresik kurang beruntung dampak pandemi Covid-19. “Kami  pengurus KONI marasa prihatin dengan kondisi masyarakat Gresik saat ini akibat dampak pandemi yang berlangsung mulai Maret 2020 lalu,”kata dr Anis Ambiyo Putri didampingi  Ketua Bidang Kesra Arifin usai menyerahkan bantuan di Dapur Umum Posko Darurat Covid-19.

Pengurus patungan dana untuk pengadaan sembako dan kebutuhan 4 sehat 5 sempurna yang diserahkan kepada Dapur Umum Posko Darurat sebagai bentuk dukungan terhadap program Bupati Gus Yani dan Wabup Bu Min yang mendirikan Posko Darurat Covid untuk menangani para warga terpapar dan terdampak Covid.

“Pengurus KONI Gresik secara spontan dan kompak patungan membeli sembako dan kebutuhan 4 sehat 5 sempurna. Bantuan itu langsung kami serahkan di Dapur Umum untuk keperluan makan warga yang isoman (isolasi mandiri) dan terdampak Covid-19,”imbuhnya.
Dokter Anis, sapaan akrabnya, berharap sedikit bantuan tersebut bisa membantu kebutuhan pokok di Dapur Umum Posko Darurat untuk diolah, dimasak dan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Mudah-mudahan bermanfaat,”harapnya.

Dikatakan dr. Anis, pemberian bantuan untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 ini diupayakan bukan yang tarakhir. Mengingat pandemi ini belum bisa diprediksikan kapan akan berakhir. Ia mengaku akan berupaya memberikan bantuan lagi di empat Posko Darurat Covid yang telah didirikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah.

“Insya Allah saya pribadi juga akan berupaya untuk kembali memberikan bantuan untuk saudara-saudara saya masyarakat Kabupaten Gresik yang membutuhkan. Insya Allah, bantuan akan kami berikan di Posko Darurat,” terang Bendahara Muslimat NU Kecamatan Wringinanom ini.

Dimana, Bupati Gus Yani dan Wabup Bu Min mengajak semua komponen untuk saling bahu membahu, saling menguatkan, saling bergotong royong untuk mengatasi pandemi Covid-19  dan dampak yang ditimbulkan. “Insya Allah dengan bahu membahu, kompak dan saling bergotong royong bisa mengatasi dan keluar dari pandemi. Mohon bantuan doanya semua,”perempuan berhijab itu.

Pada kesempatan itu dr Anis mengajak semua pengurus dan atlet KONI Gresik, juga masyarakat agar senantiasa mendukung pemerintah agar menegakkan protokol kesehatan (prokes) Covid-19 untuk mencegah sebaran corona virus disease 2019 di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu.

“Semoga pandemi ini cepat berakhir, sehingga masyarakat kembali bisa hidup normal,”harapnya dan diamini pengurus lainnya. Sementara itu, perwakilan relawan Dapur Umum Posko Darurat Nur Khosiah mengatakan, menu dapur umum Posko Darurat menyediakan menu sesuai dengan masukan dari Persatuan Ahli Gizi (Persagi) Gresik. “Sehingga yang kami sajikan kepada masyarakat sesuai ahli gizi,”kata Khosiah. (yad)

KONI Gresik Suplai Kebutuhan Dapur Umum Posko Darurat di Pendapa Bupati Selengkapnya