Pemkab Fasilitasi Tes Swab Santri Balik ke Pondok

GRESIK,1minute.id – Masa liburan sekolah santri segera berakhir. Pembelajaran diperkirakan mulai 11 Syawal 1442 hijriah atau 23 Mei 2021 mendatang.  Santri asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik bersiap balik ke pondok pesantren mereka masing-masing sebelum pembelajaran. 

Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi mengatakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berencana memfasilitasi tes kesehatan untuk santri yang mau balik ke pndok pesantren. Tes kesehatan antara lain tes swab PCR atau Antigen gratis.

“Dalam apel pagi tadi, Bupati mengungkap rencana baik pemerintah itu,”kata Reza pada Senin, 17 Mei 2021. Mekanisme pemeriksaan kesehatan itu dilakukan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik. Selain tes usap, tambahnya, pemkab juga mewacanakan untuk memberikan pelayanan pengangkutan bagi para santri yang bakal balik ke pondok itu.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik Nanang Setiawan mengatakan, saat ini ada 200-an santri Ponpes Lirboyo, Jombang mengajukan permohonan untuk mendapatkan fasilitas angkutan balik ke pondok. “Kita akan coba usahakan bantuan CSR,”kata Nanang Setiawan.

Seperti diberitakan, mulai Selasa, 18 Mei 2021, pemerintah akan melonggarkan pembatasan perjalanan. Meski begitu, masyarakat yang bepergian ke luar kota pada periode 18-24 Mei 2021 tetap mesti mematuhi beberapa persyaratan.

Persyaratan ini berlaku untuk masyarakat yang menggunakan angkutan transportasi umum dan pribadi. Pengetatan syarat perjalanan ini juga berlaku untuk seluruh moda transportasi baik darat, laut, udara, dan kereta api dalam perjalaman antarkota/kabupaten dan antarprovinsi.

Syarat-syarat bepergian untuk Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) berikut ini :
1. Keterangan Negatif Covid-19

Syarat perjalanan tercantum dalam Adenum SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.Salah satu syarat itu adalah surat keterangan negatif Covid-19 yang berlaku 24 jam untuk tes usap atau swab test PCR dan swab antigen. Sementara, hasil tes GeNose berlaku hanya pada hari keberangkatan perjalanan. 

2. Surat Keterangan Perjalanan

Pemerintahn juga mengimbau masyarakat untuk membatasi perjalanan demi mengurangi risiko tertular Covid-19. Apabila terpaksa untuk melakukan perjalanan, masyarakat diminta menyiapkan dokumen yang dapat menjelaskan kepentingan melakukan perjalanan.

Surat keterangan, baik itu surat keterangan karena tugas maupun juga surat keterangan dari kepala desa atau lurah setempat jika kepentingannya adalah kepentingan pribadi.

3. Pengisian e-HAC Indonesia

Pelaku perjalanan dengan moda transportasi darat umum maupun pribadi kembali diimbau untuk melakukan pengisian e-HAC Indonesia.
Sedangkan, bagi pelaku perjalanan udara dan laut wajib melakukan pengisian e-HAC Indonesia.

e-HAC adalah electronic-Health Alert Card atau Kartu Kewaspadaan Kesehatan. Kartu elektronik ini dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), khususnya pada Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan, Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. (yad)

Pemkab Fasilitasi Tes Swab Santri Balik ke Pondok Selengkapnya

Tidak ada Halalbihalal, Bupati Doakan ASN dan Keluarga Sehat, Tidak ada Lonjakan Covid

GRESIK,1minute.id – Masa libur lebaran berakhir. Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali beraktivitas untuk melayani masyarakat pada Senin,17 Mei 2021. Tadi pagi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin apel hari pertama ASN Pemkab Gresik masuk kerja di halaman Kantor Bupati Gresik.

Pada kesempatan itu, Gus Yani-panggilan akrab-Fandi Akhmad Yani mengucapkan mohon maaf lahir batin. Selain itu, mantan Ketua DPRD Gresik itu juga mendoakan seluruh ASN dan keluarganya sehat. Bupati termuda di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik itu mewanti-wanti kepada seluruh ASN untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Semoga tidak ada lonjakan kasus baru pascalibur lebaran,”kata Gus Yani dan diamini peserta apel yang diikuti Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik Nadlif serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Bapati Fandi Akhmad Yani mengungkapkan permohonan maaf lahir dan batin dilakukan dalam apel itu karena aturan tidak memperbolehkan halalbihalal. Bersalaman karena berpotensi menimbulkan persebaran virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu. 

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pemkab Gresik Nadlif mengatakan, pihak telah menyiapkan sanksi bagi ASN yang bolos pada hari pertama kerja. Aturan itu berdasarkan Surat Edaran (SE) Bupati nomor 850/876/437.73/2021 ASN kembali masuk kerja pascalibur lebaran pada Senin, 17 Mei 2021.

Masa pandemi Covid-19, tambahnya, tidak semua ASN masuk kerja. Sebagian work from home (WFH). “Kecuali yang WFH, hari pertama masuk kerja pascalibur lebaran ini semua ASN tidak ada bolos,”kata Nadlif.  Usai apel pagi, ASN masuk ke ruang masing-masing. Tidak ada halalbihalal. Ketentuan itu merujuk SE Bupati nomor 451/161/437.13/2021 dan SE Gubernur Jatim nomor 451/1080/012-1/2021. (yad)

Tidak ada Halalbihalal, Bupati Doakan ASN dan Keluarga Sehat, Tidak ada Lonjakan Covid Selengkapnya

Pembukaan Jalan diatas Proyek Underpass masih Misterius

GRESIK,1minute.id – Dinas Peketjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik mengklaim  proyek pembangunan underpass di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik segera dilanjut. Pemenang lelang telah ditetapkan pada akhir April 2021. 

Seperti diberitakan 1minute.id proyek  underpass tahap dua menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Gresik 2021. Anggarannya sekitar Rp 5 miliar. Proyek tahap II ini meliputi pembangunan jalan penghubung di lahan milik Pemkab Gresik seluas kurang lebih 10 meter, pembangunan trotoar untuk pejalan kaki di sisi timur, dan pembuatan sayap dinding di kanan kiri underpass agar tanah tidak longsor.

Untuk lorong pejalan kaki akan disempurnakan dengan tempelan aksesoris. Juga akan buatkan taman di kanan kiri jalan agar makin cantik, dan nyaman. DPUTR Gresik mengaku sudah menekan surat perintah kerja (SPK) tahap dua  proyek  terowongan kali pertama di Gresik itu.

“Sudah ada pemenang. Segera dilakukan pekerjaan,”kata Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setiadji dikonfirmasi 1minute.id pada Senin, 26 April 2021.

Dalam pantauan 1minute.id pada Sabtu, 15 Mei 2021 proyek tahap dua belum ada tanda-tanda mulai dikerjakan. Kini, akses jalan diatas proyek underpass ini sudah banyak pengendara motor nekat merobos jalan tersebut. Kondisi jalan mulus dibandingkan jalan alternatif di Jalan Sumatera Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB). Marka jalan sudah rampung. Bahkan, sore hari jalan nasional itu diatas proyek underpass itu kerap digunakan sejumlah pemuda untuk latihan freestyle motor. 

Kapan jalan itu dibuka untuk umum? Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setiaji belum menjawab konfirmasi 1minute.id pada Sabtu, 15 Mei 2021. Konfirmasi melalui pesan WhatsApp terlihat dua centang putih.

Terpisah, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan, pihaknya belum mendapatkan pemberitahuan pembukaan jalan itu. “Sampai hari ini belum ada pemberitahuan terkait rencana pembukaan jalan itu,”kata Yanto Mulyanto pada Sabtu, 15 Mei 2021. (yad)

Pembukaan Jalan diatas Proyek Underpass masih Misterius Selengkapnya

2.412 CJH asal Gresik Jalani Vaksin Pertama

GRESIK,1minute.id – Program vaksinasi di Kota Santri terus berjalan. Kali tim dinas kesehatan Gresik memvaksinasi kepada calon jamaah haji (CJH) Gresik. Berdasarkan data dari Kementerian Agama (Kemenag) Gresik, kuota CJH Gresik 2021 sebanyak 2.412 orang.

Kepala Kemenag Gresik Markus mengatakan, pihak tetap diminta melakukan persiapan untuk pemberangkat CHJ. Meski, belum kepastian CJH bisa berangkat atau tidak tahun ini. “Kami tetap melakukan persiapan. Jika, pemerintah memutuskan haji terlaksana tahun ini sudah siap,”ujar Markus disuatu kesempatan di Kantor Pemkab Gresik.

Tahapan pelaksanaan haji tambahnya, adalah pemeriksaan kesehatan dari dinkes. ’’Kita masih menunggu petunjuk dari pusat, tapi ini mulai divaksin yang pertama,”katanya.

Program vaksinasi untuk CJH ini dilakukan disejumlah puskesmas. Antara lain, Puskesmas Alun-alun Gresik , Puskesmas Gending, dan industri. Vaksin Sinovac juga suntikkan kepada CJH di sejumlah kecamatan yakni, Panceng, Menganti dan Driyorejo. Kuota setiap kecamatan rata – rata 30 orang setiap harinya.

Markus menambahkan kuota CJH 2.412 itu, adalah kuota tahun sebelumnya. Sementara itu, data Satgas Covid-19 Gresik pada Kamis, 13 Mei 2021 ada penambahan 3 kasus konfirmasi sehingga terakumulasi 5.582 kasus. Sedangkan, kasus sembuh bertambah 3 menjadi 5.180 kasus. Pasien yang masih dirawat atau isolasi mandiri sebanyak 49 orang. Sedangkan, jumlah meninggal 353 orang.

Persebaran virus COVID-19 masih di dominasi di Manyar 1.017 kasus, Kebomas 903 kasus, Gresik 644 kasus, Driyorejo dan Menganti, masing-masing 592 dan 563 kasus. Untuk kecamatan penyumbang terkecil virus asal Wuhan, Tiongkok adalah dua kecamatan di Pulau Bawean yakni Kecamatan Tambak 5 kasus dan Sangkapura 15 kasus. 

Penambahan 1 kasus COVID-19 baru pada Kamis, 13 Mei 2021 harus menjadi perhatian serius bagi satgas Covid-19. Sebab, selama setahun terakhir ini, Kecamatan Tambak tergolong paling aman. Hanya 4 kasus. 

Apalagi, saat ini momen lebaran. Dalam catatan pos pantau lebaran di Pelabuhan Gresik tercatat 1.988 orang berlayar ke pulau berjarak 80 mil laut dari Gresik itu. (yad)

2.412 CJH asal Gresik Jalani Vaksin Pertama Selengkapnya

Teladan dari Bupati Gresik, Salat Id dekat Rumah lalu Silaturahmi Virtual


GRESIK,1minute.id – Sebuah teladan ditunjukkan Fandi Akhmad Yani terkait larangan mudik lebaran tahun ini. Bupati Gresik berusia 35 tahun itu pun tidak mudik sebagai upaya pemerintah dalam mencegah persebaran Covid-19 Gresik.

Lalu apa saja kegiatan pada H Lebaran orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Gresik itu ? Gus Yani-begitu sapaan-Fandi Akhmad Yani bersama istri, Nurul Haromaini dan dua anaknya mengawali kegiatan Salat Idul Fitri.

Gus Yani dan keluarga Salat di Masjid Al-Ikhlas Nusantara. Gus Yani memakai sarung dan baju takwa dan kopyah haji warna putih. Gus Yani duduk baris kedua di belakang imam. Gus Yani bersama anak sulungnya.

Masjid itu lolasinya di sekitar kediaman pribadi mantan Ketua DPRD Gresik di Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik itu. Usai salat Id, Gus Yani beserta keluarga menghabiskan waktu di rumah serta bersilaturahmi virtual.

“Selain tidak mudik, kami juga tidak menggelar open house seperti instruksi pemerintah pusat sebagai upaya penanganan pandemi,”kata Gus Yani yang juga Ketua Satgas Covid-19 Gresik ini.

Orang nomor satu di Gresik ini menuturkan, pihaknya menggelar silaturahmi virtual sebagai ganti tidak bisa secara langsung ke kediaman mertuanya, KH Agoes Ali Masyhuri di Tulangan, Sidoarjo.

“Tadi malam, bersama Forkopimda juga menggelar sidak ke pos penyekatan yang ada di sejumlah titik. Semuanya aman dan lancar,” tambahnya. (yad)

Teladan dari Bupati Gresik, Salat Id dekat Rumah lalu Silaturahmi Virtual Selengkapnya

Umat Muslim Kota Santri Patuhi Aturan Tidak Melakukan Takbir Keliling


GRESIK,1minute.id – Patroli skala besar untuk memastikan tidak ada takbir keliling dilakukan tim gabungan, TNI, Polri dan Pol PP pada Rabu malam, 12 Mei 2021.  Tiga pilar memimpin langsung Patroli Pengamanan Malam Takbir dan Hari Raya idul Fitri 1442 H tersebut.

Mereka adalah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. 
Rute patroli start Makodim 0817 Gresik  menuju perbatasan Gresik-Surabaya. Iring-iringan berhenti di Pos Pam Nippon Paint di Segoromadu untuk mengecek personil di perbatasan.

Mereka melanjutkan perjalan menuju Jalan Pahlawan menuju Jalan Setia Budi , Jalan KH Zubair kemudian Jaksa Agung Suprapto kearah Jalan A.Yani, Tridharma dan berakhir di Mapolres Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, patroli skala besar untuk memantau situasi kamtibmas pada saat malam takbir dan mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melaksanakan takbir keliling sesuai surat edaran dari Pemerintah Daerah mengingat situasi pandemi Covid-19.

Petugas tidak menemukan ada takbir keliling. Namun, petugas beberapa kali berhenti karena melihat ada kerumunan. “Beberapa lokasi ramai berkumpulnya masyarakat didatangi petugas, sekaligus mengimbau untuk tidak berkerumun dan memakai masker untuk mencegah penyebaran virus corona,”ujar alumnus Akpol 2001 itu.

Selain itu, menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan konvoi takbir keliling. “Untuk memastikan hal tersebut, malam ini kami melakukan pengecekan di beberapa titik,” ujar mantan Kapolres Ponorogo itu. (yad)

Umat Muslim Kota Santri Patuhi Aturan Tidak Melakukan Takbir Keliling Selengkapnya

Bupati Terharu, Senang Bisa Merealisasi Bantuan 24.532 JPS untuk Pendidik

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 24.532 pendidik, tenaga kependidikan serta marbot di Gresik semringah. Sebab, mereka dalam menjalankan kewajiban  mendapatkan jaminan perlindungan sosial (JPS). Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan bantuan itu kepada perwakilan penerima di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 11 Mei 2021.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyatakan kebanggaannya bisa merealisasikan bantuan kepada pendidik, tenaga kependidikan serta marbot di Gresik. 

“Saya bersama Bu Min merasa senang bisa merealisasikan bantuan ini. Terus terang ini merupakan desakan Bu Min yang sejak seminggu setelah kami dilantik, beliau selalu meminta kepada saya untuk segera merealisasikan bantuan ini. Tepat dihari yang ke-73 sejak kami dilantik,  hari ini akhirnya banuan ini bisa kami realisasikan,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani mengisahkan tentang  bantuan itu.

Gus Yani meminta doa restu, agar dalam menjalankan pemerintahan selalu lancar dan keduanya selalu sehat. Dia berupaya tahun depan bisa lebih siap lagi dalam memberikan bantuan ini dengan jumlah yang lebih besar serta cakupan lebih banyak.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  mengakui bahwa bantuan ini murni keinginannya. “Betapa sulitnya dalam waktu singkat dan mendesak untuk merealisasikan bantuan ini. Kami berkonsultasi kesana sini sampai ke Gubernur Jawa Timur. Kerena bantuan harus by name by address dan akhirnya Pak Bupati membuat payung hukumnya,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

Menurut Bu Min, sudah sejak lama dirinya ingin memberikan bantuan kepada guru non PNS, TPQ, Marbot, dan tenaga kependidikan lain misalnya staf TU di sekolah, tukang kebun, tukang bersih-bersih. Seperti yang disampaikan Bupati, Bu Min mengakui bahwa dengan waktu yang mendesak, pihaknya belum terlalu siap.

“Tentu saja tidak semua penerima manfaat bisa menerima seketika saat ini, karena harus diterimakan langsung tentu saja beberapa orang akan diterimakan setelah lebaran. Semoga Tahun depan bisa lebih siap lagi, sehingga bantuannya bisa lebih besar dan menjangkau lebih banyak,”tegasnya.

Kepala bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi mengatakan bahwa Jaminan Perlindungan Sosial ini terealisasi selain dari dana APBD, juga berasal dari Dana yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (Baznas ) Gresik. “Sebagian bantuan untuk Guru TPQ dan Marbot berasal dari Zakat Infaq dan Shodaqoh yang dikelola Baznas Gresik” katanya.

Rincian Penerima manfaat (PM) Jaminan Perlindungan Jaminan Sosial yaitu, untuk pendidik dan tenaga kependdikan di bawah Kemenag sebanyak 17.094 PM, dibawah naungan Dinas Pendidikan 5.650 PM, Hafidz /Marbot sebanyak 988 PM. Sedangkan dari Baznas diterimakan kepada 600 guru TPQ dan 300 marbot. (yad)

Bupati Terharu, Senang Bisa Merealisasi Bantuan 24.532 JPS untuk Pendidik Selengkapnya

1.988 Penumpang Mudik ke Pulau Bawean


GRESIK,1minute.id – Sebanyak 1.988 penumpang berlayar ke Pulau Bawean. Mereka menyeberangi Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean dari Pelabuhan Gresik untuk merayakan kebaran di tanah kelahirannya.

Ribuan penumpang itu akumulasi antara  28 April hingga 11 Mei 2021. Mereka berlayar dengan menggunakan kapal motor penumpang (KMP) Gili Iyang dan Kapal Motor (KM) Express Bahari 8E. “Tadi pagi penyeberangan terakhir. Ada 325 penumpang yang berangkat menuju Bawean,”ujar Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dinas Perhubungan Gresik Muhammad Amri pada Selasa, 11 Mei 2021.

Selama tiga hari penyeberangan libur. “Penyeberangan kembali aktif pada H+3 lebaran,”kata Amri. Seperti diberitakan, Arus mudik ke Pulau Bawean diprediksi mencapai puncak pada Selasa nanti, 11 Mei 2021. Ada tiga kapal yang melayani penyeberangan ke Pulau Putri itu.

Menurut anggota Komisi DPRD Jatim Samwil, transportasi laut, penyeberangan Gresik ke Pulau Bawean atau sebaliknya, karena dalam satu kabupaten tidak terkena sistem penyekatan.
“Walau pun jaraknya melebihi yang lainnya. Jadi memang undang-undang dan aturannya begitu,”kata Samwil, politisi asal Pulau Bawean itu di Kafe Damarkurung Kawasan Bukit Putri Cempo pada Minggu, 8 Mei 2021.

Dia mengatakan, pemerintah dalam upaya mencegah arus mudik antar kota dalam provinsi di Jatim membagi dalam 7 rayon. Gresik,satu rayon dengan Surabaya dan Mojokerto. 
Khusus transportasi dari Gresik ke Pulau Bawean, atau sebaliknya tetap diperbolehkan karena masih dalam satu kabupaten. Saat ini, ada tiga kapal yang melayani penyeberangan sejauh 80 mil laut dari pusat pemerintahan Gresik itu. (yad)

1.988 Penumpang Mudik ke Pulau Bawean Selengkapnya

Komandan Satgas Covid-19 Gresik Bolehkan Salat Idul Fitri, Asalkan…?

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memperbolehkan masyarakat dan takmir masjid menggelar Salat Idul Fitri 1442 Hijriah. Syaratnya, mematuhi protokol kesehatan. Dalam pelaksanaan berorientasi pada Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di tiap desa, RW dan RT.

Hal itu diungkapkan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat memimpin rapat koordinasi yang membahas pembatasan Buka puasa bersama dan peniadaan Halal Bihalal untuk Pejabat dan ASN di Ruang Mandala Bakti Prajapada Senin, 10 Mei 2021.

“Salat Id bisa dilaksanakan bila wilayah desa, RW, RT setempat tidak masuk zonasi merah. Untuk pelaksanaan salat di suatu ruangan masjid dan musalah jumlah jamaah hanya setengah dari kapasitas ruangan masjid,”kata komandan Satgas Covid-19 Gresik ini.

Rakor dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah beserta seluruh anggota Forkopimda Gresik, perwakilan dari Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, LDII, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik sebagai tindak lanjut dari hasil rapat yang diikuti oleh Bupati Gresik bersama Gubernur Jawa Timur pada Minggu malam, 9 Mei 2021. 

Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani meminta kepada seluruh camat serta pimpinan ormas yang hadir untuk mensosialisasikan kepada seluruh takmir yang ada di wilayahnya agar hal ini bisa dilaksanakan mengingat waktunya sudah mendesak.

“Agar tidak terkonsentrasi di satu masjid besar, kami mohon agar Salat Id dilaksanakan di seluruh musala dan lapangan yang ada di wilayah setempat. Yang penting hindari kerumunan,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Gus Yani juga meminta agar tidak terjadi kerumunan jamaah membawa plastik untuk tempat sandal. Selain itu, berdasarkan hasil rapat bersama Gubernur, khutbah salat Idul Fitri tidak lebih 7 menit dan membaca surat-surat pendek.

Bupati juga melarang halal bihalal dan open house bagi pejabat dan ASN. Takbir keliling juga dilarang dan diarahkan untuk bertakbiran di masjid atau musala. (yad)

Komandan Satgas Covid-19 Gresik Bolehkan Salat Idul Fitri, Asalkan…? Selengkapnya

Puncak Mudik ke Bawean Diprediksi H-1 Lebaran

GRESIK,1minute.id – Arus mudik ke Pulau Bawean diprediksi mencapai puncak pada Selasa nanti, 12 Mei 2021. Ada tiga kapal yang melayani penyeberangan ke Pulau Putri itu.

Menurut anggota Komisi D (bidang pembangunan dan perhubungan) DPRD Jatim Samwil, transportasi laut, penyeberangan Gresik ke Pulau Bawean atau sebaliknya, karena dalam satu kabupaten tidak terkena sistem penyekatan.

“Walau pun jaraknya melebihi yang lainnya. Jadi memang undang-undang dan aturannya begitu,”kata Samwil, politisi asal Pulau Bawean itu di Kafe Damarkurung Kawasan Bukit Putri Cempo pada Minggu, 8 Mei 2021.

Dia mengatakan, pemerintah dalam upaya mencegah arus mudik antar kota dalam provinsi di Jatim membagi dalam 7 rayon. Gresik,satu rayon dengan Surabaya dan Mojokerto.  Khusus transportasi dari Gresik ke Pulau Bawean, atau sebaliknya tetap diperbolehkan karena masih dalam satu kabupaten.

Saat ini, ada tiga kapal yang melayani penyeberangan sejauh 80 mil laut dari pusat pemerintahan Gresik itu. Tiga kapal itu adalah kapal motor penumpang (KMP) Gili Iyang. Gili Iyang, jenis kapal roll on, roll off (Ro-Ro) bisa mengangkut penumpang dan barang. Sedangkan, dua kapal lainnya, Kapal Motor (KM) Express Bahari (EB) 8E dan 6B.

Samwil, anggota Komisi D DPRD Jatim (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Kapal EB 6B ini pengganti KM Natuna Express, yang tidak melayari ke pulau Bawean,”kata Samwil. Ia berharap, ketiga kapal itu tetap memberikan pelayanan seterusnya.

“Saya berharap meski tidak lebaran nanti tiga kapal ini sangat membantu. Karena kapal cepatnya hanya 3 jam. Kalau bisa tiap hari ada transportasi laut ke Pulau Bawean,”tegas anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim itu.

Dua kapal cepat itu kapasitas penumpang masing-masing 360-an seat. “Karena pandemi, kapasitas penumpang maksimal separoh. Protokol kesehatan tetap harus diperhatikan,” ujarnya. 

Bagaimana dengan pesawat terbang? Samwil, legislator kelahiran Pulau Bawean itu, mengatakan, saat ini pesawat perintis yang melayani penerbangan dari Bandara Internasional Juanda Sidoarjo ke Bandara Harun Thohir di Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean sementara berhenti beroperasi. “Pesawat terbang sementara off karena alasan tertentu,”katanya. (yad)

Puncak Mudik ke Bawean Diprediksi H-1 Lebaran Selengkapnya