Tanggul di Dua Titik Desa Jono Jebol, SMK Karya Bhakti Gelontor Bantuan


GRESIK,1minute.id – Dua tanggul di Desa Jono, Kecamatan Cerme, Gresik jebol. Puluhan rumah di desa itu tergenangi air bah luapan Kali Lamong. 

Kondisi itu, membuat sejumlah organisasi kemasyarakatan dan lembaga pendidikan di Kota Santri, Gresik turun tangan untuk membantu korban terdampak. 

Diantaranya, SMK Karya Bhakti Gresik dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Gresik. 
SMK Karya Bhakti membawa puluhan dus mi instan. Sedangkan, Tagana mendistribusikan nasi bungkus.

Sekitar pukul 09.30, bantuan SMK Karya Bhakti tiba di Balai Desa Jono.  Bantuan dibawa mobil pikap dipimpin langsung Kepala SMK Karya Bhakti Gresik Lina Surjawati. 

Sebagian bantuan diturunkan di balai desa dan diterima Kepala Desa Jono Asrun. Sebagian lainnya secara simbolis diserahkan langsung kepada masyarakat terdampak. 
Pagi itu, jalan kampung desa setempat genangan air setinggi 20 sentimeter. Air juga masih terlihat mengenangi bagian ruang tamu masyarakat.

Tanggul Desa Jono, Kecamatan Cerme yang jebol akibat terjangan arus luapan Kali Lamong

Camat Cerme Suyono mengatakan, kondisi terkini genangan air masih terlihat di sebelas desa. “Tapi, ketinggian air sudah berkurang,”ujar Suyono ditemui  di Desa Jono, Jumat 18 Desember 2020.

Sementara itu, Kades Jono Nasrun mengatakan, sejak Rabu 16 Desember 2020 dua tanggul di dua titik jebol. “Ada puluhan rumah yang tergenangi,”kata Nasrun, Jumat 18 Desember 2020.

Saat ini, masyarakat hanya berharap hujan tidak turun lagi. “Sebab, perbaikan tanggul akan dilakukan setelah air surut,”kata Nasrun. Pihak desa melalui Kecaamat Cerme telah melaporkan tanggul yang jebol itu kepada Pemkab Gresik. 

Terpisah, Kepala SMK Karya Bhakti Gresik Lina Surjawati mengatakan bantuan ini diharapkan bisa sedikit meringankan beban masyarakat terdampak banjir. “Semoga masyarakat terdampak diberikan kesehatan dan kesabaran,”harap Lina didampingi pengurus Yayasan Karya Bhakti Andhyk Mardi Utomo (*)

Tanggul di Dua Titik Desa Jono Jebol, SMK Karya Bhakti Gelontor Bantuan Selengkapnya

Tagana dan Cabup Niat Buka Dapur Umum di Cerme

GRESIK, 1minute.id – Kesibukan masih terasa di dapur umum Selter Cerme, Gresik, Kamis 17 Desember 2020. Sejumlah relawan Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat) dan anggota taruna siaga bencana (Tagana) Gresik masih terus menyiapkan bekal makanan kepada masyarakat terdampak luapan Kali Lamong di Kecamatan Cerme. 

Data didapat 1minute.id hingga pukul 12.00 ada dua belas desa yang masih terendam air Kali Lamong itu. Desa yang masih tergenangi air luapan Kali Lamong itu adalah Desa Lengkong, Sukoanyar, Dungus,  Dampaan,  dan Guranganyar. 

Kemudian, Desa Morowudi, Iker-ikergeger,  Betiting, Pandu,  Cerme Kidul,  Jono dan Tambakberas. Desa Iker-ikergeger terparah. Data di Kecamatan Cerme, ada 350 rumah yang tergenangi air dengan ketinggian antara 20 – 50 sentimeter. 

Penasehat Tagana Gresik Abdul Mukhid membagikan nasi bungkus kepada masyarakat terdampak luapan Kali Lamong di Desa Iker-ikergeger, Kecamatan Cerme, Gresik

Menurut Camat Cerme Suyono, dibandingkan, sehari sebelumnya, Rabu 16 Desember 2020 ketinggian air cenderung surut. “Semoga air terus surut,”ujarnya, Kamis 17 Desember 2020.

Kini, masyarakat di wilayah aliran Kali Lamong mulai Balongpanggang, Benjeng, Cerme,  Kedamean dan Menganti hanya bisa berdoa hujan tidak terjadi di wilayah  hulu Kali Lamong yakni Mojokerto dan Lamongan. Bila kedua kabupaten dilanda hujan lebat air akan kembali tinggi. 

Sementara itu, belum surutnya genangan air di sejumlah desa di Kecamatan Cerme membuat organisasi sosial seperti Tagana Gresik masih terlihat sibuk. Sebab, mereka  harus menyiapkan makanan untuk masyarakat terdampak banjir Kali Lamong itu. 

Penasehat Tagana Gresik Abdul Mukhid mengatakan, pihaknya setiap hari harus menyiapkan sekitar 9 ribu  nasi  bungkus. “Nasi  bungkus untuk masyarakat terdampak yang kami bagikan tiga kali sehari,”kata Mukhid,  Kamis 17 Desember 2020.

Selain menyiapkan nasi bungkus, tambahnya, pihaknya juga membagikan kepada masyarakat terdampak. “Distribusi makanan kami angkut dengan perahu karet milik BPBD Gresik,”katanya.

Disisi lain, calon bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan istrinya, Ning Nurul membuka dapur umum di Desa Iker-ikergeger, Kecamatan Cerme. 

Cabup terpilih itu memberikan bantuan perahu karet untuk moda transportasi warga yang terdampak banjir. “Selain dapur umum dan perahu karet, Gus Yani dan istrinya, Ning Nurul juga memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir,” kata Ketua Tim Pemenangan Niat Khoirul Huda. (*)

Tagana dan Cabup Niat Buka Dapur Umum di Cerme Selengkapnya

Rekapitulasi Hasil Pilbup Kabupaten Kelar, Niat Tetap Unggul, Penetapan Nunggu Buku Registrasi MK


GRESIK,1minute.id – Satu tahapan pemilihan bupati (Pilbup) Gresik telah diselasaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik, Kamis dini hari pukul 03.30. 

Tahapan itu adalah Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan Hasil Penghitungan Suara dalam Pilkada Gresik 2020 di salah satu hotel di Gresik. 

Hasilnya, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat) unggul dibanding pasangan calon, Moh Qosim – Asluchul Alif. 

Pasangan Niat memperoleh 369.844 ribu suara. Sedangkan QA mendapat 355.611 suara.Niat unggul dari incumbent dengan selisih 14.233 suara. Meski, masing-masing calon menang di sembilan kecamatan. 

Sedangkan, tingkat partisipasi masyarakat mencapi 745.229 pemilih atau sekitar 80 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT). Rinciannya, surat suara sah 725.455. Dan,  jumlah suara tidak sah 19.744. 

Tangkapan layar hasil akhir rapat pleno rekapitulasi perhitungan suara tingkat kabupaten, Kamis dini hari

Menurut Ketua KPU Gresik Akhmad Roni mengatakan, penetapan paslon terpilih tidak bisa langsung ditetapkan. 

“Kami menunggu apakah ada atau tidak permohonan di Mahkamah Konstitusi. Kami masih menunggu Buku Registrasi Perkara Konstitusi. Kami menunggu secara resmi dari MK dan informasi dari KPU RI,”kata Akhmad Roni. 

Setelah dibuat berita acara rekapitulasi, pihaknya memberikan waktu 3 x 24 jam kepada paslon untuk menyampaikan masa sanggah.

Terkait tingkat partisipasi pemilih di Pilbup Gresik, kata Roni,  tertinggi dibanding daerah lain di Jawa Timur.“Hitungan kami, partisipasi 81 persen, tertinggi di Jawa Timur,”kata Roni. (*)

Rekapitulasi Hasil Pilbup Kabupaten Kelar, Niat Tetap Unggul, Penetapan Nunggu Buku Registrasi MK Selengkapnya

QA Legawa, Selangkah Lagi Paslon Niat Ditetapkan sebagai Bupati dan Wabup Gresik

Gresik,1minute.id –  Komisi pemilihan umum (KPU) Gresik akan menggelar rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara tingkat kabupaten, malam ini,  Rabu 16 Desember 2020.

Rekapitulasi perhitungan suara di mulai pukul 19.00 di hotel AstonInn Gresik Kota Baru (GKB) itu tetap menggunakan  protokol kesehatan.

Berdasarkan hasil perhitungan kecamatan pasangan calon (paslon) Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat) memperoleh 369.584 suara atau  51 persen. 

Sementara paslon Moh Qosim- Asluchul Alif (QA) mengantongi 355.438 suara atau 49 persen.  Berdasarkan perhitungan suara tingkat kecamatan itu, Niat unggul 14.147 suara atau sekitar 2 persen dari QA.  

Bila tidak aral melintang rekapitulasi tingkat kabupaten nanti malam akan berlangsung lancar. Dan, penyelenggara pemilu akan menetapkan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. 

Apalagi kabar yang berkembang paslon QA sudah legawa menerima proses perhitungan suara berjenjang yang telah dilakukan KPU Gresik itu. Benarkah? 

Ketua Tim Hukum dan Advokasi Paslon QA, Hariyadi ketika dikonfirmasi telepon genggam mengatakan, tim kuasa hukum dan paslon QA telah bertemu sebelumnya. 

Berdasarkan sejumlah pertimbangan dan kajian hukum sepakat untuk tidak akan mengajukan gugatan sengketa pemilihan kepada Mahkamah Konstitusi (MK). 
Hariyadi mengatakan ada beberapa pertimbangan yang mendasari sikap tersebut.

Yakni, dasar hukum Undang- Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada dan beberapa Peraturan KPU (PKPU) yang memuat penjelasan detail terkait proses pemungutan, penghitungan, serta rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil pemilihan serentak tahun 2020.

“Hasil rekapitulasi suara dan syarat formil untuk mengajukan gugatan ke MK sudah tidak memenuhi syarat. Sesuai aturan tersebut selisihnya harus dibawah 0,5 persen atau sekitar 3.000 suara,”terang Hariyadi dikonfirmasi, Rabu 16 Desember 2020

“Berdasarkan hasil rapat evaluasi kami bersama paslon 1 dan tim pemenangannya. Kami menerima hasil tersebut dan tidak akan mengajukan sengketa Pilkada ke MK,”imbuhnya.

Menurut dia, pihaknya juga tidak menemukan bukti pendukung tentang dugaan pelanggaran secara terstruktur,  sistemik, dan masif (TSM). Baik oleh pihak penyelenggara maupun tim dari paslon 2. 

“Sesuai komitmen QA sejak awal pendaftaran calon yakni Gresik Ayem Tentrem. Kami pun legawa dan mengucapkan selamat,”tegasnya.

Namun, pihaknya mengaku akan menggunakan momentum Pilkada 2020 ini sebagai evaluasi dalam pelaksanaan pemilihan kedepan.

“Kami sudah menginventarisir semua laporan dan temuan dugaan pelanggaran. Akan kami sampaikan kepada pihak penyelenggara sebagai bahan evaluasi agar bisa melaksanakan pemilihan lebih baik,”jelasnya.

Bahkan, pasca penetapan hasil rekapitulasi oleh KPU selesai. Paslon QA berencana mengucapkan selamat kepada Niat.

“Teknisnya akan dibahas lebih lanjut. Semoga bisa membawa Gresik lebih baik dan melaksanakan semua program dan janjinya saat masa kampanye lalu,”harapnya. 

Terpisah,  Ketua Tim Pemenangan Niat  Khoirul Huda mengatakan pihaknya akan tetap menunggu hasil resmi dari KPU Gresik. Dia juga berharap para pendukung, relawan dan simpatisan tidak terlalu euforia berlebih dengan menjaga kondusifitas di Gresik. 

“Kami akan kawal terus sampai penetapan resmi dari KPU Gresik. Lagipula pandemi Covid-19 juga masih terjadi, wajib untuk patuhi protokol kesehatan,”ungkapnya. (*)

QA Legawa, Selangkah Lagi Paslon Niat Ditetapkan sebagai Bupati dan Wabup Gresik Selengkapnya

Kunjungi Korban Banjir di Desa Dungus, Bupati Sambari Minta Maaf

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto membagikan sembako kepada masyarakat Desa Dungus, Kecamatan Cerme, Rabu 16 Desember 2020 ( foto : chusnul cahyadi)

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengunjungi korban luapan Kali Lamong di Desa Dungus, Kecamatan Cerme, Gresik, Rabu 16 Desember 2020.

Dihadapan masyarakat setempat Bupati Sambari menyatakan permintaan maaf karena belum tuntas menyelesaikan revitalisasi Kali Lamong.

“Saya minta maaf kepada masyarakat yang sampai saat ini masih kebanjiran,”kata Bupati Sambari didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Tarso Sagito,  Camat Cerme Suyono dan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi itu. 

Sambari menambah kurun waktu 10 tahun sudah berusaha. “Tapi,  sampai saat ini proyek normalisasi Kali Lamong masih dalam progres pengerjaan. Saya yakin dalam 3 sampai 4 tahun ini sudah bisa diselesaikan,”kata doktor alumnus Unair Surabaya itu. 

Pada kesempatan itu, Bupati asal Desa Lowayu, Kecamatan Dukun itu juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Gresik atas dukungannya selama ini sehingga Gresik bisa lebih baik.

Bupati Sambari kembali mengungkapkan permintaan maafnya ketika bertemu kepala Desa Dungus Didik Kasyanto yang mewakili warganya karena belum mampu menyejahterakan semua masyarakat Kota Santri ini. 

“Semoga kedepan kesejahteraan masyarakat Gresik bisa lebih dicapai,”harap Bupati Sambari. Sekitar pukul 11.50 Bupati Sambari tiba di Desa Dungus. Sebagian jalan desa yang sempat tergenangi air bah luapan Kali Lamong telah surut. 

Terutama jalan di depan balai desa. Bupati Sambari kemudian membagikan sembako untuk masyarakat setempat. 

Sementara itu, berdasarkan data di kecamatan Cerme pukul 12.00, air luapan Kali Lamong masih menggenangi 14 desa. 

Yakni, Desa Dadapkuning, Lengkong, Sukoanyar, Ngembung, Dungus, dan Dampaan. Kemudian, Desa Guranganyar, Morowudi, Iker-iker geger, Betiting, Pandu, Cermekidul, Jono, serta Tambakberas.  

Kondisi terparah di Desa Morowudi ada 600 rumah yang tergenangi air Kali Lamong itu.  

“Alhamdulillah, siang ini sudah banyak genangan yang sudah surut, sehingga masyarakat sudah mulai beraktifitas kembali,”kata Camat Cerme Suyono didampingi Kabag Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi. (*)

Kunjungi Korban Banjir di Desa Dungus, Bupati Sambari Minta Maaf Selengkapnya

MDMC Dirikan Dapur Umum, NH Zakatkita Suplai Logistik untuk Masyarakat

Relawan menyalurkan bantuan untuk korban terdampak luapan Kali Lamong di Kecamatan Benjeng


GRESIK,1minute.id – Meluapnya Kali Lamong membuat ribuan jiwa di tiga kecamatan yakni Balongpanggang , Benjeng dan Cerme itu semakin menderita. Apalagi, dampak pandemi corona virus disease 2019 belum tuntas. Kini, sawah dan tambak mereka tergenangi air bah luapan Kali Lamong.

Kondisi itu menjadikan sejumlah organisasi kemasyarakatan turun tangan untuk meringan sedikit beban hidup masyarakat terdampak banjir tahunan itu.  Diantara ormas yang memberikan bantuan korban luapan Kali Lamong itu, diantaranya,  Ansor , Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) dan NH Zakatkita. 

AMM yang dikoordinasi oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan Lazismu telah mendirikan posko dan dapur umum di Perguruan Muhammadiyah Benjeng sejak Minggu, 13 Desember 2020.

“Kami mengajak semua elemen kekuatan masyarakat untuk bekerja sama dengan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan mendesak masyarakat,”ujar Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik Taufiqulloh A.Ahmady dalam siaran pers diterima 1minute.id, Senin 14 Desember 2020.

Kondisi Jalan Raya Morowudi, Kecamatan Cerme ( foto : chusnul cahyadi)

Sementara itu, NH Zakatkita Gresik-Lamongan  memberikan logistik untuk kebutuhan dapur umum di Dusun Ngablak, Desa Kedungrukem Benjeng.

“Logistik dapur umum sudah habis, Pak. Tinggal air minum saja. Tiap hari ibu-ibu menyediakan 500 nasi bungkus untuk dua kali makan,”ungkap Penanggungjawab dapur umum Munir, Selasa 15 Desember 2020.

Bantuan kepada masyarakat perkirakan akan mengalir ke desa-desa terdampak banjir luapan Kali Lamong.

Informasi yang dihimpun 1minute.id, air bah luapan Kali Lamong itu sudah masuk ke Desa Iker-ikergeger, Kecamatan Cerme. Ketinggian di jalan desa sudah setinggi ban motor. (*)

MDMC Dirikan Dapur Umum, NH Zakatkita Suplai Logistik untuk Masyarakat Selengkapnya

Lomba Foto Selfi dan TPS Unik, Ikut Dongkrak Partisipasi Pemilih

Komisioner Divisi Sosialisasi dan SDM Makmun menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba foto di kantor KPU Gresik


GRESIK, 1minute.id – Puluhan pemenang lomba foto selfi dan TPS unik yang dihelat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik semringah. Selasa, 15 Desember 2020 , penyelenggara menyerahkan hadiah kepada para pemenangnya. 

Untuk lomba TPS unik berhadiah total Rp 16 juta,  juara pertama diraih TPS 5 Desa Guranganyar, Kecamatan Cerme. Runner dan juara ketiga, masing-masing adalah TPS 14 Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean dan TPS 1 Desa Betoyo Guci, Kecamatan Manyar. 

Sedangkan, lomba foto selfie juara pertama dimenangkan oleh Ahmad Amri Khisaini Desa Sembungan Kidul, Kecamatan Dukun. 
Juara dua diraih Yenny Prastyo warga Sidokumpul dan juara tiga Rizky Rachmadani warga Sidomoro, Kebomas. Selain juara satu dan tiga, KPU Gresik juga memberikan 10 juara favorit masing-masing kategori. 

Pemberian hadiah diberikan langsung oleh Komisioner Divisi Sosialisasi dan SDM Makmun di Kantor KPU Gresik, Selasa 15 Desember 2020. “Lomba ini dimaksudkan untuk meningkatkan partisipasi pemilih dalam pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati,”kata Makmun dalam sambutannya. 

Makmun juga sangat berterimakasih kepada seluruh peserta lomba dan warga Gresik, karena partisipasi dalam pemilihan Pilbub kali ini. “Alhamdulillah, Kabupaten Gresik partisipasi Gresik tertinggi di Jawa Timur,”pungkas Makmun. (*)

Lomba Foto Selfi dan TPS Unik, Ikut Dongkrak Partisipasi Pemilih Selengkapnya

Selisih Suara Lebih 0,5 Persen , Akan Sia-sia kalau Dibawah ke MK

Dekan Fakultas Hukum Unigres Soeyanto


GRESIK,1minute.id – Rekapitulasi penghitungan suara Pilbup Gresik tingkat kecamatan kelar. Pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat) mendapatkan 369.584 suara atawa 51 persen. Sementara paslon nomor 1, Moh Qosim – Asluchul Alif  mendapat 355.438 suara atau 49 persen.

Dengan penghitungan tersebut Niat unggul dengan selisih 14.147 suara atau sekitar 2 persen. Kini, Gus Yani dan Bu Min, menunggu penetapan dari komisi pemilihan umum (KPU) Gresik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. 

Paling lambat rapat pleno penetapan hasil Pemilihan Bupati (Pilbup) Gresik akan dilakukan KPU Gresik, Rabu 23 Desember 2020.  Apakah selisih 14.147 suara atau sekitar 2 persen suara itu bisa dibawah ke ranah gugatan Mahkamah Konstitusi (MK).

Ini pendapat Dekan Fakultas Hukum Universitas Gresik (Unigres) Soeyanto.  

Menurut Soeyanto, jika berpedoman pada Peraturan Mahkamah Konstitusi (PMK) nomor 6 Tahun 2020 tentang Beracara Perselisihan Hasil Pilbup (PHP) , selisih hasil suara yang bisa dibawah ke MK adalah 0,5 persen dari suara sah. 

Hal itu selaras dengan Pasal 158 ayat 2 UU Pilkada. Bunyinya, Kabupaten/Kota dengan jumlah penduduk lebih dari satu juta jiwa , pengajuan perselisihan perolehan suara dilakukan jika terdapat perbedaan paling banyak 0,5 persen dari total suara sah hasil penghitungan suara tahap akhir yang ditetapkan oleh KPU Kabupaten/Kota.

Jumlah penduduk Kota Santri sekitar 1,2 juta jiwa. “Jadi, dengan selisih satu persen berdasarkan real count KPU akan sia-sia bila dibawah ke MK,”tegas Soeyanto kepada 1minute.id, Selasa 15 Desember 2020.

Karena itulah, Soeyanto berharap paslon yang kalah bisa legawa. Sehingga, paslon yang unggul bisa langsung bekerja untuk merealisasikan program sesuai visi dan misinya. 

Ketua Tim Pemenangan Niat Khoirul Huda (dua dari kiri) dalam konfrensi pers di posko Pemenangan Niat

Terpisah, Ketua Tim Pemenangan Niat Khoirul Huda menyebut, meski Gus Yani – Bu Min unggul, tim akan tetap menunggu hasil resmi dari KPU Gresik.

“Kami akan kawal terus sampai penetapan resmi dari KPU Gresik,” kata Khoirul Huda, Selasa 15 Desember 2020. 
Atas kemenangan tersebut, tim Niat menghimbau kepada seluruh pendukung, tetap menjaga konduaifitas Kabupaten Gresik.

Khoirul Huda menyebutkan, tim Niat siap menghadapi jika tim QA melakukan gugatan ke MK. Pasalnya, Niat telah melakukan seluruh tahapan Pilkada Gresik sesuai aturan yang ada.

“Atas nama tim kabupaten kami berterimakasih kepada seluruh masyarakat Gresik, khususnya pendukung Gus Yani – Bu Min,”tegas Sekretaris DPC PPP Gresik itu. (*)

Selisih Suara Lebih 0,5 Persen , Akan Sia-sia kalau Dibawah ke MK Selengkapnya

Genangan Air Bah Luapan Kali Lamong Semakin Tinggi, Jalan Raya Morowudi Terputus

Cabup Terpilih Fandi Akhmad Yani takziah ke rumah duka keluarga korban luapan Kali Lamong, Senin 14 Desember 2020


GRESIK, 1minute.id – Air bah luapan Kali Lamong semakin besar di Kecamatan Cerme. Jalan Raya Morowudi terputus, Selasa 15 Desember 2020. Genangan air bah setinggi 70 sentimeter.

Menurut penasehat Tagana Gresik Abdul Mukhid, genangan air di sepanjang jalan Morowudi, Kecamatan Cerme sudah setinggi 70 sentimeter. “Sehingga akses jalan menuju Benjeng dari Morowudi dialihkan melewati Metatu, Benjeng,”kata Mukhid, Selasa 15 Desember 2020.

Kondisi Jalan Raya Morowudi, Kecamatan Cerme, Senin 14 Desember 2020 ( foto : chusnul cahyadi)

Sejumlah kendaraan roda dua dan empat jenis MPV yang nekat menerobos genangan air harus didorong karena mogok. “Jalan Morowudi memang tidak ditutup warga. Akan tetapi, pengendara memilih memutar haluan daripada mogok ditengah perjalanan,”ujarnya. 

Penasehat Tagana Gresik Abdul Mukhid

Disisi lain, kata Mukhid, perkembangan air semakin tinggi membuat taruna tangguh bencana (Tagana) Gresik memindahkan dapur umum dari Benjeng menuju Selter Dinas Sosial (Dinsos) di Kecamatan Cerme. 
Terpisah, Camat Cerme Suyono mengatakan derasnya arus luapan Kali Lamong membuat tanggul di Desa Iker-ikergeger ambrol.

“Tanggul Iker-iker jebol Senin siang,”kata Suyono dikonfirmasi melalui WhatsApp.
Data Kecamatan Cerme, air luapan Kali Lamong telah menggenangi sembilan desa. Sembilan Desa itu adalah Lengkong ; Dadapkuning ; Sukoanyar dan Ngembung. Kemudian, Desa Dungus ; Dampaan ; Dooro ; Guranganyar dan Morowudi. 

Di sembilan desa yang tergenangi luapan Kali Lamong itu sebanyak 957 unit. Ketinggian air di dalam rumah warga antara 20 – 40 sentimeter. Di Desa Dungus yang paling parah. Ada 500 unit rumah yang terendam. 

Seperti diberitakan, curah hujan tinggi di hulu Kali Lamong yakni Mojokerto dan Lamongan membuat Kali Lamong meluap sejak Minggu dini hari. Air bah itu mengabikatkan seorang siswa terseret arus dan ditemukan meninggal dunia pada Senin, 14 Desember 2020. Korban bernama Nusifah, 13 tahun.

Sementara itu, Cabup terpilih versi perhitungan real count KPU Fandi Akhmad Yani melihat langsung kondisi luapan Kali Lamong di Desa Munggungianti, Kecamatan Benjeng. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mampir ke posko banjir di desa setempat. Gus Yani juga menyempatkan takziah kerumah keluarga Nusifah. (*) 

Genangan Air Bah Luapan Kali Lamong Semakin Tinggi, Jalan Raya Morowudi Terputus Selengkapnya

Kemenkumham Nobatkan Kabupaten Gresik Peduli HAM

GRESIK, 1minute.id – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) menetapkan Gresik sebagai Kabupaten Peduli HAM. 

Penghargaan yang ditandatangani oleh Menkumham Yasonnah Laoly diterimakan oleh Kepala Kanwil Kemenkum HAM Jawa Timur Krismono bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Gresik Sambari Halim Radianto.

Penerimaan penghargaan secara nasional itu, rangkaian Peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia 2020 yang dilaksanakan di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jatim, Senin 14 Desember 2020. Masa pandemi Covid-19, penghargaan nasional dilakukan secara virtual.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi mengatakan, penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas komitmen Pemkab  Gresik dalam melaksanakan program pembangunan dengan mengacu pada rencana aksi Hak Asasi Manusia.

Disamping itu, kata Reza, lahirnya berbagai produk hukum daerah yang ditujukan untuk penguatan pelayanan kepada masyarakat juga menjadi faktor pendukung pencapaian penghargaan tersebut.

“Tentunya dengan penghargaan tidak lantas membuat pemerintah daerah berpuas diri di atas capaian yang telah diperoleh, namun akan menjadi penambah semangat untuk terus bekerja demi kemajuan dan peningkatan kualitas Hak Asasi Manusia di kabupaten Gresik,” ungkapnya

Untuk diketahui, penghargaan kabupaten peduli HAM diberikan berdasarkan tujuh aspek penilaian hak dasar masyarakat. Tujuh hak dasar itu,  hak atas kesehatan, pendidikan, perempuan dan anak, dan kependudukan. Kemudian hak atas    pekerjaan, perumahan, serta lingkungan yang berkelanjutan.

“Dan, setiap tahun Pemkab Gresik selalu memperoleh penghargaan sebagai kabupaten peduli HAM,”tegas Reza. (*)

Kemenkumham Nobatkan Kabupaten Gresik Peduli HAM Selengkapnya