Khidmat, Pelantikan Ali Mahmudi sebagai Anggota DPRD Gresik Gantikan Mohammad Yunus 

GRESIK,1minute.id – Ali Mahmudi dilantik menjadi anggota DPRD Gresik pada Senin, 18 April 2022. Pelantikan anggota Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Gresik dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Gresik dilakukan oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir di ruang Paripurna.

Pelantikan Ali Mahmudi yang juga Sekretaris DPC PPP Gresik ini dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan 42 anggota DPRD Gresik lain. Sedangkan 7 anggota lain tidak hadir. Sidang Paripurna dengan agenda Pengucapan Sumpah Janji PAW Anggota DPRD Gresik masa jabatan 2019-2024 yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah berlangsung khidmat. 

Ali Mahmudi dilantik sebagai anggota DPRD Gresik menggantikan Mohammad Yunus karena meninggal. “Kita doakan semoga almarhum Mohammad Yunus husnul Khotimah,”kata Nur Saidah, politisi dari Partai Gerindra itu.

Mohammad Yunus meninggal pada Jumat, 11 Februari 2022. Yunus, legislator dari daerah pemilihan (dapil) III yakni Kecamatan Menganti dan Kedamean. Almarhum saat berada di Komisi III DPRD Gresik. Kurun waktu 11 Februari hingga 17 April 2022, terjadi kekosongan satu orang anggota DPRD Gresik dari Fraksi PPP Gresik. Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 171.437/331/011.2/2022 tentang peresmian pemberhentian anggota DPRD Kabupaten Gresik turun pada 7 April 2022.

KETUA DPRD GRESIK: (ki-ka) Nur Saidah, Much Abdul Qodir, Ahmad Nurhamim dan Mujid Riduan dalam pelantikan anggota Pergantian Antar Waktu Ali Mahmudi di ruang Paripurna DPRD GRESIK pada Senin, 18 April 2022 ( FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Usai dilantik sebagai anggota DPRD Gresik Ali Mahmudi kemudian mendapatkan PIN kehormatan sebagai anggota DPRD Gresik. Penyemangat PIN dilakukan oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir.  Ali Mahmudi ditempatkan di Komisi I.

Ketua DPC PPP Gresik Khoirul Huda menyampaikan rasa syukurnya atas terbitnya SK dari Gubernur Jawa Timur dan pelantikan Ali Mahmudi  dari PPP. “Kami bersyukur karena kekosongan anggota DPRD dari PPP akan diisi kembali,”ujarnya kepada wartawan. 

Pria yang akrab disapa Gus Huda itu berharap dengan pengisian kekosongan ini bisa menambah semangat PPP dalam mengabdi dan menebar manfaat kepada masyarakat. “Rakyat adalah ladang pengabdian PPP, dengan pengisian kekosongan anggota DPRD ini tentunya semakin menambah semangat kami dalam mengabdi,”katanya. (yad)

Khidmat, Pelantikan Ali Mahmudi sebagai Anggota DPRD Gresik Gantikan Mohammad Yunus  Selengkapnya

Asah Kemampuan, Finalis Lomba Live Report PWI Gresik Dialog Bersama Ketua DPRD

GRESIK,1minute.id – Puluhan finalis lomba Live Report tingkat SMA sederajat berkunjung ke Gedung DPRD Gresik pada Senin, 21 Maret 2022. Kunjungan para finalis live report itu masih dalam rangkaian Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 kerjabareng DPRD Gresik dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik. 

Kedatangan finalis Lomba Live Report PWI Gresik ke gedung parlemen berkantor di Jalan K.H.Wachid Hasyim, Gresik itu diterima langsung oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul didampingi anggota Komisi III Lutfi Dhawam, dan Ketua Komisi I Muchamad Zaifudin.  Pertemuan yang dikonsep dengan diskusi tersebut berlangsung gayeng di ruang rapat Paripurna DPRD Gresik.

Para pelajar yang didampingi perwakilan guru masing-masing ini berkesempatan duduk di kursi wakil rakyat. Mereka pun tak menyia-nyiakan kesempatan saat bertatap muka secara langsung dengan para anggota legislatif. Berbagai pertanyaan dan aspirasi pun disampaikan. Para finalis lomba live report juga mendapat penjelasan tentang tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dari anggota legislatif.

Ketua DPRD Gresik Much. Abdul Qodir menyambut baik kedatangan para peserta lomba Live Report PWI Gresik. Pihaknya pun mempersilahkan mereka untuk masuk ke ruang paling sakral di kantor dewan, yaitu ruang rapat paripurna. “Saya harap di masa mendatang, kalian mampu menjadi penerus kami di DPRD. Mengawal aspirasi masyarakat dan ikut membangun Kota Gresik,”kata Abdul Qodir kepada para finalis.

Sepuluh finalis lomba Live Report tingkat SMA sederajat ini berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Gresik. Setiap tim terdiri 2-3 siswa. Finalis ini setelah berhasil menyisihkan puluhan peserta lainnya. Para finalis ini akan hadir di Puncak Kegiatan HPN 2022 , Anugerah Giri Pancasuar Awards di Gedung Indoor Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Kamis malam, 24 Maret 2022.

FOTO BARENG : Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir (tujuh dari kanan) bersama finalis dan guru pendamping lomba Live Report PWI Gresik ketika berkunjung ke kantor DPRD Gresik pada Selasa, 21 Maret 2022 ( Foto: PWI Gresik for 1minute.id)

Sebelum mimpi tersebut terwujud, lanjut Qodir, harapannya para siswa mulai terbiasa dengan dunia politik. Misalkan dengan aktif mengikuti organisasi, terlibat aktif dalam kegiatan masyarakat serta memahami tupoksi anggota DPRD. Yakni fungsi pengawasan, anggaran dan regulasi. “Sehingga memiliki kapasitas yang mumpuni. Hal tersebut harus terus dipupuk sejak usia remaja,”papar Qodir yang juga Ketua DPC PKB Gresik itu.

Selanjutnya, politisi PKB ini telah menjawab berbagai pertanyaan yang disampaikan oleh para siswa. Mulai dari permasalahan layanan publik, pembangunan infrastruktur, serta inovasi yang dilakukan pemerintah namun belum mampu diterapkan secara efektif.

“Pertanyaan ini sepertinya ngalah-ngalahi (melebihi pertanyaan) wartawan,”canda Qodir sesaat sebelum mulai menjawab satu per satu pertanyaan pelajar.
Abdul Qodir pun mengaku bangga serta mengapresiasi atas semua pertanyaan dan juga masukan dari para pelajar. Hal tersebut juga menjadi bukti bahwa para siswa peduli terhadap perkembangan Gresik menjadi lebih baik. “Hal tersebut tentu wajib untuk terus diasah. Salah satunya dengan mengikuti kompetisi jurnalistik seperti yang dilakukan PWI Gresik,”tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi I DPRD Gresik, M. Zaifuddin. Menurutnya, para anak muda di era perkembangan teknologi sekarang memiliki kesempatan yang lebih terbuka. Yaitu dengan ikut menyampaikan aspirasi masyarakat. “Juga bisa terlibat untuk menyampaikan inovasi yang sudah dilakukan pemerintah kepada masyarakat awam,” jelasnya.

Program pemerintah salah satunya adalah mendorong sektor UMKM agar lebih berkembang. Dan, permasalahan yang sering dialami oleh para pelaku usaha yakni dalam hal administrasi maupun publikasi promosi. “Dengan kecakapan pelajar tentang media sosial. Tentu sangat membantu untuk pengembangan usaha,”tambah Anggota DPRD Lutfi Dhawam. (yad)

Asah Kemampuan, Finalis Lomba Live Report PWI Gresik Dialog Bersama Ketua DPRD Selengkapnya

DPRD Gresik Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi, Bebaskan Retribusi Pedagang Pasar Dan Kucurkan Bantuan Modal Usaha


GRESIK,1minute.id – DPRD Gresik mendesak eksekutif untuk melakukan percepatan pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19. Ada dua metoda percepatan pemulihan ekonomi masyarakat setelah masa pandemi corona virus disease 2019 (Covid-19) yang telah disepakati antara legislatif dengan eksekusi.

Dua strategi itu adalah pemberian stimulus fiskal dan non fiskal kepada masyarakat terdampak Covid-19. Khusus pelaku usaha mikro dan kecil (UMKM) di Kabupaten Gresik. Salah satu stimulan itu berupa pembebasan retribusi semua pedagang di pasar tradisional. 

Menurut Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik telah berhasil mengendalikan persebaran Covid-19. Namun, eksekutif tidak boleh berleha-leha. Sebab, dampak pascapandemi masih dirasakan oleh masyarakat. DPRD Gresik mendorong eksekutif untuk melakukan percepatan pemulihan ekonomi setelah masa pandemi Covid-19.

“Kita minta (eksekutif) fokus penanganan yang terdampak ikutan Covid-19,”kata Abdul Qodir didampingi Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim dan Ketua Komisi II DPRD Gresik Asroin Widyana dalam jumpa pers di ruang komisi II DPRD Gresik pada Senin, 21 Maret 2022.

Untuk anggaran yang dialokasikan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, imbuh Qodir, harus dimaksimalkan untuk percepatan vaksinasi. “Hari ini (Senin) vaksinasi hampir 80 persen. Harapan, kami (DPRD Gresik,Red) tidak  terlalu lama vaksinasi sudah bisa 100 persen umum, anak dan lansia,”kata Qodir yang juga Ketua DPC PKB Gresik itu. 

Selain itu serbuan vaksinasi semakin masif dilakukan, legislator asal Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik itu, meminta eksekutif untuk membebaskan para pedagang di pasar tradisional dari semua pajak daerah dan retribusi pasar. Qodir mengatakan parlemen berkantor di Jalan K.H.Wachid Hasyim, Gresik telah memberikan persetujuan dan kelonggaran Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik tidak menyetorkan pendapatan asli daerah (PAD) kepada Pemkab Gresik sejak 2020. 

Meski Diskoperindag adalah salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) penghasil karena melakukan penarikan retribusi kepada pedagang pasar tradisional. Pembebasan semua retribusi bagi semua pedagang di pasar tradisional tidak mempengaruhi target yang dipatok oleh eksekutif untuk merealisasikan target PAD 2022 sebesar Rp 1,2 triliun.

“Karena kami di legislatif sepakat PAD di Diskoperindag tidak masuk target,”tegas politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) asal Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik itu. Diskoperindag, lanjutnya,  harus melakukan percepatan pelaksanaan program pemberian stimulus kepada seluruh pedagang pasar tradisional di Gresik. 
Dari seluruh dari program yang direncanakan dalam percepatan pemulihan ekonomi segera melakukan akselerasi, percepatan pelaksanaan program tersebut.

“Teman-teman komisi II akan melakukan hearing  untuk melakukan percepatan program itu,”tegas Abdul Qodir. 
Selain pembebasan retribusi pasar, Abdul Qodir juga meminta Bank Gresik turut serta melakukan percepatan pemulihan ekonomi dengan pemberian modal usaha kepada pelaku UMKM dan pedagang pasar.

“Pinjaman modal sudah disepakati harus diumumkan kepada masyarakat. Sehingga bisa mudah di akses pelaku usaha untuk pemulihan ekonomi,”katanya. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim menambahkan, pemerintah harus lebih banyak hadir di tengah-tengah masyarakat. (yad) 

DPRD Gresik Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi, Bebaskan Retribusi Pedagang Pasar Dan Kucurkan Bantuan Modal Usaha Selengkapnya

DPRD Gresik Meminta Eksekutif Membuat Strategi Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok Sambut Ramadan 

GRESIK,1minute.id – Sebentar lagi Ramadan tiba. Bulan suci yang ditunggu umat muslim. Momen itu, seperti tahun-tahun sebelum dibarengi kenaikan harga kebutuhan pokok. Antara lain, daging sapi merangsek naik diatas harga Rp 100 ribu per kilogram (kg) ; harga telur ayam boiler Rp 23 ribu/kg ; ayam potong Rp 37 ribu/kg ; bawang putih Rp 25 ribu/kg.

Terkereknya harga kebutuhan pokok itu menjadi perhatian legislatif berkantor di Jalan K.H.Wachid Hasyim, Gresik. Dalam forum grup discussion (FGD) di ruang Komisi II DPRD Gresik,  legislatif berharap kepada pemerintah melakukan stabilisasi harga kebutuhan pokok tersebut. Sebab, kenaikan harga kebutuhan itu beban masyarakat semakin bertambah di tengah pandemi Covid-19 yang belum berujung ini.

“Pemerintah harus ada strategi-strategi untuk dapat mengendalikannya,”kata Ketua Komisi II DPRD Gresik Asroin Widyana. Politikus Partai Golkar itu berharap strategi yang diambil pemerintah harus tepat. Ia mencontohkan,  kasus kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng. Jika saat ini stoknya sangat melimpah maka operasi pasar harus terus gencar dilakukan dan merata sampai harga terkendali. Namun, jika jumlah barang terbatas maka waktu operasi pasar itu sebaiknya menjelang Ramadan dan Lebaran.

Ia melanjutkan, semestinya di Gresik tidak sampai terjadi kelangkaan minyak goreng berkepanjangan. Sebab, ada sejumlah produsen besar komoditas tersebut. Dia memahami, ada hubungan rantai suplai mulai dari produsen, distributor, agen, dan seterusnya. “Namun, karena mereka itu hidup dan tinggal di Gresik, maka mereka harus memberikan kontribusi lebih untuk masyarakat Gresik. Karena itu, kami minta data-data produsen kebutuhan pokok yang ada di Gresik, sehingga kami dapat ikut bersama-sama mengontrolnya,” ujarnya.

Dalam FGD tersebut, selain Asroin dihadiri oleh anggota Komisi II DPRD Gresik Kamjawijono dab Siti Fatimah serta Kepala Dinas  Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, Perdagangan (Diskoperindag) Pemkab Gresik Agus Budiono dan beberapa perwakilan OPD lain.
Menurut Siti Fatimah, dampak kelangkaan minyak goreng itu membuat semua kalangan kalangkabut. Hingga kini masih terjadi kelangkaan.

Pemerintah semestinya harus terus menyampaikan sampai masyarakat bahwa stok minyak goreng aman. Dengan demikian, warga tidak perlu panik. “Semuanya dibuat mumet. Tidak yang kaya, tidak yang miskin,”katanya. 

Terpisah, Kepala Diskoperindag Pemkab Gresik Agus Budiono mengatakan, pihaknya telah melakukan strategi untuk stabilisasi harga kebutuhan pokok. Strategi yang dilakukan antara lain,  melakukan komunikasi antar kabupaten/kota di Jawa Timur. Komunikasi dan melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok melalui Sistem informasi ketersediaan dan perkembangan harga  bahan pokok (siskaperbapo) Jawa Timur.

“Bahkan kita memantau siskaperbako nasional,”kata Agus Budiono pada Sabtu, 12 Maret 2022.
Dengan sistem itu, antar kabupaten/kota itu rawan bisa terakomodir daerah yang surplus atau harganya jatuh. “Alhamdulillah, Gresik aman. Tidak ada masalah,” tegasnya. Terkait harga daging sapi menyentuh diatas Rp 100 ribu/kilogram, menurut Agus Budiono tergolong wajar. Ia menyebut rata-rata harga daging sapi antara Rp 85 ribu/kg sampai Rp 103 ribu/kg.

“Itu fluktuasi pasar sudah biasa. Satu sisi konsumen butuh, penjual menaikkan harga. Sebaliknya, permintaan menurun penjual menurunkan harganya. Akan tetapi, bila kondisi mendesak, Agus Budiono mengatakan pihaknya sudah komunikasi dengan pengelola Puspa Sgro. “Puspa Agro ini tempat untuk pendistribusian komuditi yang transaksinya di saluran kepada Kabupaten/kota yang memerlukan,”kata Agus Budiono. (yad)

DPRD Gresik Meminta Eksekutif Membuat Strategi Stabilisasi Harga Kebutuhan Pokok Sambut Ramadan  Selengkapnya

Puan Maharani Targetkan PDI-P Hattrick di Pileg 2024

GRESIK,1minute.id –  Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan kunjungan kerja ke Gresik pada Rabu, 2 Maret 2022. Putri Ketua Umum DPP PDI-P itu mengunjungi sejumlah tempat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Kali pertama yang di jujug oleh Puan adalah Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik di Jalan K.H. Wachid Hasyim, Gresik. 

Di Pendapa rumah dinas Bupati Gresik, Puan disambut oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Selama 30 menit Puan di rumah dinas Bupati Gresik untuk makan siang. Menu istimewa yang disiapkan adalah nasi krawu dan otak-otak bandeng. Makanan khas Gresik. 

Tidak diketahui, apa pembicaraan di dalam rumah dinas Bupati Gresik itu. Karena jamuan makan siang itu tertutup untuk wartawan. Setelah dari Pendapa Bupati Gresik, Puan melanjutkan perjalanan menuju Kantor DPC PDI-P Gresik di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. Pengurus DPC hingga ranting serta simpatisan partai berjajar di trotoar depan Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) itu. 

Mereka pun berteriak menyapa perempuan bernama lengkap Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi itu. Di kantor DPC PDI-P Gresik menggelar pertemuan tertutup dengan pengurus partai diantaranya Ketua dab Sekretaris DPC PDI-P, Mujib Ridwan dan Noto Utomo. Pertemuan juga tertutup untuk jurnalis. Sebelum meninggalkan kantor DPC PDI-P Gresik, Puan Maharani menyerahkan secara simbolis sepeda motor untuk operasional pengurus partai itu. Penyerahan motor matik disaksikan oleh Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah. 

SWAFOTO : Ketua DPR RI Puan Maharani melayani simpatisan partai PDI-P Gresik untuk berswafoto di sela kunjungan kerja ke Gresik pada Rabu, 2 Maret 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Lalu apa yang dibicarakan dengan pengurus DPC PDI-P Gresik itu ? Menurut Sekretaris DPC PDI-P Gresik Noto Utomo, dalam pertemuan itu Puan mengajak pengurus partai untuk berjuang all out memenangi pemilihan legislatif (Pileg) 2024. “Mbak Puan meminta kepada pengurus dan simpatisan tetap solid dan bergotong royong dimulai hari ini,”tegas Noto Utomo usai acara kepada wartawan pada Rabu, 2 Maret 2022.

Sebab dengan kesolidan dan gotong royong, inbuh anggota DPRD Gresik itu, target partai memenangi konstestasi di Pileg bisa teralisasi. “Partai menarget kemenangan hattrick,”tegasnya.  Mengapa harus menang? Karena dengan kemenangan itu, partai bisa mencalon kader sebagai presiden hingga bupati/walikota. “Dan, kami sangat mendukung target tersebut,”kata Noto Utomo. 

Terkait bantuan 18 unit sepeda motor untuk pengurus anak cabang (PAC) se-Kabupaten Gresik itu, Noto mengatakan belasan unit motor itu bantuan dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “Itu motor bantuan pak Bupati. Harapannya mobilitas pengurus semakin lancar,”tegasnya. (yad)

Puan Maharani Targetkan PDI-P Hattrick di Pileg 2024 Selengkapnya

Ketua DPRD GRESIK:  Refleksi HPN 2022, Perkembangan Eco Tourism Meningkatkan Ekonomi Hijau 

GRESIK, 1minute.id – Ekowisata tumbuh subur bagai jamur di musim hujan. Destinasi Wisata berbasis lingkungan harus segera mendapatkan perhatian dari semua pihak. Persatuan Wartawan Indonesian (PWI) maupun industri yang berada di Gresik. 

Workshop secara daring rangkaian kegiatan memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2022 ini digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik di salah satu hotel di Kendari, Sulawesi Tenggara pada Selasa malam, 8 Februari 2022.

Puncak HPN 2022 dipusatkan di kompleks Masjid Al Alam-dikenal dengan-Masjid Apung, Kendari, Sulawesi Tenggara pada Rabu, 9 Februari 2022. Dalam workshop study excercis itu, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, perwakilan dari SKK Migas, PT Freeport Indonesia, PT Cargill dan PT Petrokimia Gresik hadir secara dalam jaringan (daring). 

Dalam kesempatan itu, Abdul Qodir menyampaikan saat ini, Eco Tourism menjadi salah satu sektor pendorong pertumbuhan ekonomi hijau. Yakni ekonomi yang mengupayakan pertumbuhan tapi tetap menjaga kelestarian lingkungan.

“Seperti yang sudah ada di Gresik ini ada Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) yang sudah ditetapkan pemerintah. Namun juga punya fungsi wisatanya dengan satwa  dan flora endemiknya, juga menjadi tujuan edukasi dan riset yang potensial untuk terus dikembangkan,”ujar Qodir.

DARING : Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dalam refleksi HPN 2022 secara daring pada Selasa malam, 8 Februari 2022 (Foto : Istimewa)

Saat ini, beberapa desa di Kabupaten Gresik, lanjut Qodir, banyak tumbuh wisata alam yang dikelola pemerintah dan masyarakat desa setempat. “Dan ternyata hasilnya cukup memuaskan, dengan demikian manfaat ekonominya akan dirasakan masyarakat, disisi lain ekosistem alaminya mau tak mau harus dirawat karena itu yang jadi magnet wisatanya,”kata legislator dari daerah pemilihan (Dapil) Driyorejo dan Wringinanom, Gresik dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)  itu. 

Qodir pun mengajak beberapa perusahaan dan instansi yang juga mengikuti kegiatan refleksi HPN itu seperti SKK Migas, Petrokimia Gresik, PT. Freeport Indonesia, Cargill, Pertamina untuk turut mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi hijau, khususnya sektor eco tourism.

Selain itu, ketua DPC PKB Gresik itu, berharap pengelola Desa Wisata melakukan sinergi. Ia mencontohkan tentang souvenir atau oleh-oleh bagi wisatawan. “Ada produk unggulan satu desa bisa disinergikan dengan desa lainnya,”katanya. 

Sementara itu, Ketua PWI Gresik Ashadi Iksan menyampaikan bila peran pers salah satunya sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi dan pengembangan masyarakat. “Tentu kami dengan senang hati mengangkat, mempromosikan wisata hijau di Gresik. Mengapa demikian, karena pelestarian lingkungan dan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan penduduk sebenarnya tidak boleh dipisahkan,”ujarnya. (*)

Ketua DPRD GRESIK:  Refleksi HPN 2022, Perkembangan Eco Tourism Meningkatkan Ekonomi Hijau  Selengkapnya

Abdul Qodir, Ketua DPRD Gresik Ajak Perusahaan Ikut Mengembangkan Eco Wisata 


GRESIK,1minute.id – Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengajak dunia industri untuk berkolaborasi dan sinergi mengembangkan eko edukasi wisata di Gresik. Pariwisata di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini mulai tumbuh pesat. Perkembangan yang bagus untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. 

Hal itu diungkapkan oleh Abdul Qodir ketika menjadi narasumber dalam Workshop memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2022 bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik. Workshop digelar di salah satu hotel di Kendari, Sulawesi Tenggara pada Selasa malam, 8 Februari 2022. Abdul Qodir menjadi narasumber secara dalam jaringan (daring).

Menurut Abdul Qodir semangat eco tourism sejalan dengan pengembangan green ekonomi yang digaungkan Presiden RI Joko Widodo. Yakni suatu gagasan di bidang ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat namun tidak menyebabkan kerusakan lingkungan. “Ini yang kemudian menjadi semangat kita semua. Kesejahteraan meningkat, lingkungan terjaga,”kata Abdul Qodir.

Legislator dari daerah pemilihan (dapil) Driyorejo dan Wringinanom itu pun mengapresiasi wisata desa yang mulai banyak tumbuh di Kota Santri-sebutanlain-Kabupaten Gresik ini. Apalagi mayoritasnya adalah wisata alam yang mengedepankan potensi lingkungan. Sehingga secara bersamaan lahirnya wisata desa akan menjaga lingkungan sekitar tetap lestari. Keterlibatan masyarakat di dalamnya juga memunculkan nilai tambah.

Melalui konsep eco tourisme ini diharapkan bisa mengikis disparitas sosial. Menyetarakan tatanan kehidupan masyarakat. “Saya juga titip, agar PWI ikut berperan mendukung wisata desa yang sekarang banyak tumbuh di Gresik. Menyampaikan informasi dan edukasi wisata yang ekonomis berbasis wisata tapi tidak meninggalkan kelestarian lingkungan hidup,”pesannya. 

Selain itu, pihaknya juga mengimbau kepada perusahaan di Gresik agar memberi perhatian terhadap pengembangan eco tourism. “Perusahaan juga harus memberi sumbangsih terhadap kelestarian lingkungan,”tegas Qodir yang juga Ketua DPC PKB Gresik ini. (yad)

Abdul Qodir, Ketua DPRD Gresik Ajak Perusahaan Ikut Mengembangkan Eco Wisata  Selengkapnya

Komisi II DPRD Gresik Dorong Pemkab Gresik untuk Memberikan Perhatian Khusus Sektor Perikanan

GRESIK,1minute.id – Kabupaten Gresik salah satu penghasil bandeng terbesar di Jatim. Pada 2020, hasil panen Ikan Bandeng mencapai  87.199.779 kilogram atau 87,1 ribu ton per tahun. Meskipun hasil panen ikan bandeng tetap tinggi. Namun, persoalan yang dihadapi para petambak ikan masih cukup besar. Harga pakan kerap tidak terkendali dan kelangkaan pupuk ketika awal mengisi bandeng budidaya.

Potensi besar di sektor perikanan, antara lain di Wilayah Kecamatan Manyar yakni Desa Betoyo Guci, BetoyoKauman, Sumberejo, Tanggulrejo, Gumeno, dan sekitarnya. Selain sektor perikanan, petumbuhan sektor industri juga sangat pesat. Kondisi tersebut tentu akan sangat berpengaruh pada sektor perikanan, sehingga pemerintah harus memberikan perhatian khusus terhadap para petani tambak.

Faktanya, kalangan petani tambak di Kabupaten Gresik saat ini justru dibuat waswas dengan adanya kebijakan Kementerian Pertanian (Kementan RI) mencabut alokasi pupuk subsidi di bidang perikanan. Padahal, petani tambak juga membutuhkan pupuk subsidi untuk meningkatkan produktivitas perikanan. Jika petani tambak hanya memakai pupuk non subsidi, hasil keuntungan tidak begitu memuaskan akibat selisih harga yang terlampau tinggi.

Sekretaris Komisi II DPRD Gresik M Syahrul Munir mengatakan, jika kondisi itu tidak segera diatasi oleh pemerintah, maka pihaknya khawatir lambat laun para petani tambak akan putus asa. Akibatnya, petani tambak  pada akhirnya menjual lahannya, karena biaya operasional tidak berbanding lurus dengan penghasilan yang mereka dapatkan.

”Saya juga turut prihatin jika fasilitas dan sarana prasana perikanan di Gresik, khususnya di kawasan perikanan budidaya seperti Betoyo Guci ini . Saya khawatir petani tambak lelah menjadi petani dan lebih senang menjual tambaknya untuk dijadikan pabrik atau gudang,” ujar Syahrul saat menanggapi beberapa keluhan petani tambak dalam Musyawarah Desa (Musdes) di Desa Betoyo Guci, Kecamatan Manyar, Sabtu malam, 29 Januari 2022.

SOSIALISASI : Sekretaris Komisi II DPRD Gresik M Syahrul Munir ketika sosialisasi kepada masyarakat di Desa Betoyo, Guci, Kecamatan Manyar (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Politisi muda asal PKB ini, mengajak masyarakat untuk sama-sama berfikir kemudian bersikap bahwa wilayah perikanan di Kabupaten Gresik harus dipertahankan agar tidak beralih fungsi menjadi kawasan industri.
”Tentu masyarakat harus bersiap diri,”tegasnya.

Syahrul,produksi perikanan di Kabupaten Gresik mencapai sekitar ribuan bahkan jutaan pertahun. Namun, hasil produksi itu dinilai murni dari kreativitas para petambak, sebab hingga saat ini pemerintah belum punya support sistem yang baik bagi keberlangsungan para petambak.

”Perencanaan pembangunan berkelanjutan belum terlihat keberpihakannya kepada sektor perikanan,”tuturnya. Pemerintah, lanjutnya, juga belum memiliki pusat penelitian perikanan untuk menjaga kualitas air dan kualitas ikan di Kabupaten Gresik. Maka tak heran bila jaringan irigasi dan drainase bertabrakan sehingga kualitas air semakin lama semakin tercemar oleh limbah. (yad)

Komisi II DPRD Gresik Dorong Pemkab Gresik untuk Memberikan Perhatian Khusus Sektor Perikanan Selengkapnya

Dua Wakil Ketua DPRD Gresik Gelar Sosper Desa Wisata untuk Dongkrak PAD 

GRESIK,1minute.id – Dua Wakil Ketua DPRD Gresik yakni Ahmad Nurhamim dan Nur Saidah menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) nomor 7 tahun 2021 tentang Desa Wisata. Sosper tahap pertama tahun 2022 itu dihelat di salah satu kafe di Kecamatan Cerme pada Minggu malam, 30 Januari 2022.

Dalam pemaparannya, Ahmad Nurhamim menjelaskan prinsip diselenggarakannya Desa Wisata. Menurut Anha-sapaan-Ahmad Nurhamim, ada tiga prinsip yakni pemberdayaan masyarakat, potensi dan pengembangan budaya dan kearifan lokal serta kelestarian alam dan perlindungan lingkungan hidup.

Prinsip pemberdayaan masyarakat tersebut diharapkan melalui pengembangan Desa Wisata bisa meningkatkan nilai tambah di desa khususnya ekonomi masyarakat. “Wajib hukumnya, melalui perda ini bisa terwujud Desa Wisata yang berdampak positif pada peningkatan ekonomi masyarakat,”tegas Ketua DPD Partai Golkar itu optimis.

Di kesempatan yang sama Nur Saidah juga menjelaskan maksud dengan adanya perda Desa Wisata ini. Menurut Nur Saidah, Perda Desa Wisata adalah memberikan pedoman bagi penyelenggaraan, pengelolaan dan pengembangan kepariwisataan berbasis kawasan pedesaan agar sesuai perencanaan pembangunan Daerah.

Legislator dari Partai Gerindra juga menekankan bahwa tujuan utama dari pengembangan Desa Wisata adalah peningkatan  pendapatan asli daerah (PAD)”Tentunya tujuan akhirnya adalah Peningkatan Pendapatan Asli Daerah sehingga nantinya desa bisa mandiri,” pungkasnya. Sosper Tahap I/2022 digelar serentak oleh 50 anggota DPRD Gresik di berbagai tempat selama Januari-Februari 2022. (yad)

Dua Wakil Ketua DPRD Gresik Gelar Sosper Desa Wisata untuk Dongkrak PAD  Selengkapnya

Komisi III DPRD Gresik Gelar FGD Bahas Pembangunan Jalan dan Jembatan Berbasis Ekologis

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mulai menggagas pembangunan infastruktur berbasis ekologis. Seharusnya, pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan tetap harus tetap ramah lingkungan. 

Sayangnya, masifnya pembangunan jalan dan jembatan seringkali mengabaikan dampak ekologis atau lingkungan. Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Komisi III DPRD Gresik. Komisi yang membidangi urusan infrastruktur dan lingkungan hidup ini mengundang sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membahas persoalan tersebut.

Mulai dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BPPKAD, Dishub dan perwakilan masyarakat.

Anggota Komisi III DPRD Gresik Moh Syafi’ AM mengatakan ada sebuah dilema dalam pembangunan infrastruktur. Disatu sisi pembangunan penting dilakukan untuk meningkatkan ekonomi tapi disisi lain pasti akan merusak lingkungan. “Untuk itu kami mengajak OPD untuk duduk bersama membahas permasalah  ini,”ujarnya dalam Focus Group Discussion (FGD) di ruang rapat pimpinan DPRD Gresik pada Kamis, 27 Januari 2022.

Untuk itu, perlu ada kajian bersama bagaimana pembangunan jalan dan jembatan yang tetap berbasis ekologis. Entah itu terkait dampaknya maupun material yang digunakan. “Misalnya apakah wajib pembangunan jalan dan jembatan harus ada analisis dampak  lingkungan (amdal). Atau bisa juga terkait material menggunakan geopori yang bisa menyerap air agar mengurangi banjir,”ungkap dia.

Hal senada disampaikan anggota Komisi III Mustajab. Pihaknya meminta agar pembangunan jalan tetap harus ada penghijauannya. “Jadi tidak hanya jalan dibiarkan panas seperti itu. Tapi juga ada pohonnya,”katanya.
Di tempat yang sama, anggota Komisi III lainnya, Khomsatun meminta agar DPU bisa belajar dari daerah lain yang telah berhasil menyelesaikan pembangunan jalan. Misalnya Mojokerto. “Jalannya sudah bagus. Bisa belajar dari mereka bagaimana menyelesaikan pembangunan jalan,”imbuhnya.

Menanggapi hal ini, Kabid Bina Marga DPU Gresik Eddy Pancoro mengatakan selama ini DPU selalu menyertakan UKL-UPL dalam pembangunan jalan. Tapi UKL-UPL untuk satu ruas. “Bukan per proyek. Tapi per ruas. Kami juga selalu berkoordinasi dengan DLH terkait pergantian pohon yang ditebang karena pembangunan,”kata Eddy Pancoro.

Terkait penggunaan material seperti geopori maupun aspal plastik pihaknya memang belum mengaplikasikannya. Sebab sesuai aturan hanya ada tiga jenis pengerasan jalan. Yakni, beton, aspal dan makadam. Selain itu juga menghitung anggaran yang ditetapkan APBD Gresik.

“Selama ini kami hanya mengkaji kondisi tanahnya. Seperti di utara bisa menggunakan aspal karena tanahnya keras. Kalau di selatan beton karena tanahnya tidak sekeras di utara,” terangnya.

Sementara itu, Perwakilan Bappeda Gresik Hafi mengaku cukup mengapresiasi wacana dewan dalam menggunakan material yang ramah lingkungan. Karena anggarannya terbatas mungkin tidak perlu satu ruas. Bisa dicoba pilot projek beberapa kilometer. Hasilnya lebih kuat mana dan seberapa jauh efisiennya dalam penggunaan anggaran. “Memang perlu dicoba inovasi dalam pembangunan jalan. Kami nanti akan berkoordinasi dengan DPU dan DLH terkait hal tersebut,” imbuhnya. (yad)

Komisi III DPRD Gresik Gelar FGD Bahas Pembangunan Jalan dan Jembatan Berbasis Ekologis Selengkapnya