DPRD Mengumumkan Pemberhentian Sambari – Qosim serta Menetapkan NIAT sebagai Bupati dan Wabup Gresik


GRESIK, 1minute.id – DPRD Gresik memutuskan memberhentikan Bupati – Wakil Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto – Moh Qosim, Rabu 17 Februari 2021 nanti.  Legislator berkantor di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu juga mengumumkan pengangkatan atau mengesahkan Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih sebagai penggantinya. 

Pengumuman pemberhentian Bupati/Wakil Bupati masa jabatan 2016-2021 dan Pengumuman Pengangkatan /Pengesahan Bupati Wakil Bupati Terpilih periode 2020 melalui rapat paripurna virtual di Gedung DPRD Gresik, Rabu 27 Januari 2021.

Rapat paripurna virtual dipimpin Ketua DPRD Gresik Moh Abdul Qodir itu dihadiri 40 dari 50 anggota DPRD.  Dalam rapat paripurna virtual itu mengundang Bupati-Wakil Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto-Moh Qosim dan Bupati dan Wabup Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah.  Mereka mengikuti sidang di tempatnya masing-masing. 

Ketua DPRD Gresik Moh Abdul Qodir mengatakan sesuai dengan sumpah yang telah diucapkan masa bupati dan  wakil bupati periode 2016-2021 akan berakhir 17 Februari 2021.  Selain mengumumkan pemberhentian Bupati Sambari dan Wakilnya, Moh Qosim, rapat paripurna itu mengumumkan, mengesahkan dan menetapkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil pemilu 2020.  “Penetapan dan pengesahan akan dikirim kepada Mendagri melalui Gubernur Jatim,”kata Abdul Qodir. 

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim mewakili Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyatakan permohonan maaf Bupati Gresik Sambari dalam rapat paripurna virtual itu.  Wabup Qosim mengatakan Bupati Sambari masih proses penyembuhan setelah terpapar virus corona.  Wabup Moh Qosim meminta kepada seluruh masyarakat Gresik untuk mendoakan kesembuhan Bupati Sambari. “Sehingga pak Bupati Sambari bisa melakukan aktivitas lagi,”kata Qosim. 

Wabup Qosim mengatakan masa kepemimpinan Bupati Sambari – Wakil Bupati Gresik Qosim akan berakhir 17 Februari 2021. Bupati Sambari mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Gresik yang turut serta mewujudkan kabupaten lebih baik dan maju segala bidang. “Dengan harapan peran dan konstribusi terus dilanjutkan untuk mendukung program pembangunan periode bupati dan wakil bupati berikutnya,”ujar Wabup Qosim. (*)

DPRD Mengumumkan Pemberhentian Sambari – Qosim serta Menetapkan NIAT sebagai Bupati dan Wabup Gresik Selengkapnya

Jadwal Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah akan Putuskan Hari ini

GRESIK, 1minute.id – Sekretaris dewan (sekwan) dan komisioner KPU di 18 kabupaten/kota berkumpul di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa 26 Januari 2021. 

Sekwan dan komisioner KPU itu datang untuk menghadiri undangan rapat koordinasi usulan pemberhentian dan pengesahan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dari hasil pilbup serentak 9 Desember 2020 lalu. 

Diantara, 18 kabupaten/kota di Jatim itu adalah Sekwan dan komisioner KPU Gresik. Rakor direncanakan selama dua hari, Selasa hari ini dan Rabu besok.   

“Iya saya diundang, KPU juga diundang. Acaranya nanti sore,”kata Sekretaris Dewan (Sekwan) Gresik Darmawan dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, Selasa, 26 Januari 2021. 

Informasi yang dihimpun rakor itu untuk membahas usulan pemberhentian dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik di 18 kabupaten/kota di Jawa Timur. 

Untuk diketahui, KPU Gresik  menetapkan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pilbup 9 Desember 2020 lalu. 

Penetapan Gus Yani dan Bu Min dilakukan KPU Gresik, Jumat, 22 Januari 2021. Setelah penetapan KPU, kemudian DPRD Gresik mengesahkannya, Senin, 25 Januari 2021. 

Disisi lain, masa bakti Bupati dan Wabup Gresik, Sambari Halim Radianto-Moh Qosim akan berakhir 17 Februari 2021. Sebagai kalangan menghendaki, pelantikan bupati dan wabup terpilih bersamaan berakhirnya masa bakti bupati dan wabup Gresik. 

Sehingga, tidak terjadi kekosongan kepemimpinan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Rakor di Gedung Negara Grahadi Surabaya itu, diperkirakan akan memutuskan jadwal penghentian dan pelantikan Bupati dan Wabup Gresik. “Besok (Rabu, Red) mungkin sudah ada jadwal dari Provinsi,”ujar Darmawan. 

Terpisah, Ketua KPU Gresik Akhmad Roni membenarkan pihaknya ikut diundang dalam rakor di Gedung Negara Grahadi Surabaya itu. Roni memprediksi rakor itu untuk menyamakan persepsi terkait prosedur persiapan usul pemberhentian dan pengesahan, pengangkatan bupati dan wabup. 

“(tugas) KPU sudah selesai dengan pengusulan pengesahan kemarin. Pelantikan (Bupati dan Wakil Bupati) sudah menjadi ranah Pemprov,”ujar Roni dikonfirmasi, Selasa 26 Januari 2021.

Wakil Bupati Gresik Moh Qosim membenarkan masa kepemimpinan Sambari Halim Radianto-Moh Qosim akan berakhir 17 Februari 2021.” Iya benar,  saya dan Pak Sambari purna tugas 17 Februari 2021. Sekarang saya sudah siapkan ruangan untuk bu Min (Aminatun Habibah, wabup terpilih),”ujar Qosim usai mengikuti  penetapan Bupati dan Wabup terpilih Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah di salah satu hotel, Jumat, 22 Januari 2021. (*)

Jadwal Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah akan Putuskan Hari ini Selengkapnya

Gus Yani, Bupati Terpilih Ajak Kolaborasi Wujudkan Perubahan Gresik Baru

GRESIK,1minute.id – Dua paslon Bupati-Wakil Bupati Gresik duduk bareng satu meja di salah satu hotel di kompleks perumahan Gresik Kota Baru (GKB),  Jumat 22 Januari 2021. Mereka memakai dresscode baju putih. Menikmati makan siang sambil menunggu rapat pleno penetapan bupati dan wakil bupati Gresik 2020.

Dua paslon itu adalah nomor urut 1 Moh Qosim – Asluchul Alif (QA) dan nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT). Sejumlah partai pengusung kedua paslon berpencar di meja lainnya.

Saat itu, jarum jam menunjukkan pukul 14.00 atau molor 60 menit dari jadwal penetapan Bupati dan Wabup Gresik terpilih dalam pemilihan bupati (Pilbup) Gresik 9 Desember 2020. Setelah menikmati makan siang, mereka lalu masuk dalam ruangan acara. 

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni memimpin rapat pleno terbuka dengan agenda penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilbup Gresik 2020. 

Roni membacakan Keputusan KPU Gresik No: 02/HK.03.1-KPt/3525/KPU-Kab/1/2021, tentang penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gresik 2020.

Dan, berdasarkan Surat Dinas KPU RI No 60/PL.027-SD/03/KPU/1/2021, perihal penetapan memutuskan, Paslon Nomor 2 Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah sebagai Paslon terpilih dengan perolehan sebanyak 369.844 suara atau 50,98 persen.

Roni menyatakan, penetapan tersebut setelah KPU Gresik menerima Buku Registrasi Perkara Konstutusi (BRPK) Mahkamah Konstitusi (MK) lewat KPU RI.

Roni menyatakan  pelaksanaan tahapan Pilbup Gresik 2020  dimulai Januari 2020  berjalan dengan baik. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi atas suksesnya Pilkada Gresik 2020,”ucap Roni.

(ki-ka) Asluchul Alif, Moh Qosim, Bupati terpilih Fandi Akhmad Yani, dan Wabup Aminatun Habibah (foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Roni juga mengapresiasi kehadiran dua paslon pada rapat pleno penetapan. “Mungkin hanya di Gresik semua paslon hadir saat penetapan. Kami sangat mengapresiasi,”kata Roni semringah.

Roni kemudian memberikan kesempatan paslon untuk memberikan sambutan. Paslon QA mendapatkan giliran pertama. Qosim didampingi Alif  mengucapkan selamat atas ditetapkannya Gus Yani-Bu Min sebagai Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih hasil Pilbup Gresik 2020. 

“Saya ucapkan selamat atas ditetapkannya Mas Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Saya ucapan selamat Gus Yani – Bu Min yang telah mendapatkan amanat masyarakat Gresik. Niat telah dipilih Allah SWT memimpin 1,35 juta masyarakat Gresik,”imbuhnya. 

Qosim yang juga Wabup Gresik meminta kepada seluruh undangan untuk mendoakan Bupati Gresik Sambari Halim Rudianto yang masih menjalani isolasi karena terpapar coronavirus disease 2019 (Covid-19). 

“Saya mengajak semua masyarakat mendoakan Pak Bupati Sambari yang tengah isolasi,”kata Qosim. Dia juga berterima kasih kepada para tim relawan QA atas perjuangannya. “Mudah-mudahan dibalas oleh Allah. Saya minta maaf jika ada salah,” katanya.

Qosim melanjutkan Pilbup Gresik 2020 sudah selasai. Sudah tak ada Paslon QA dan Niat, yang ada hanya warga Gresik untk kebaikan Kabupaten Gresik. 

“Saya mengimbau kepada semua pendukung QA untuk doa restunya terhadap Gus Yani – Bu Min. Itu perintah agama, taat kepada pemimpin,” pintanya. “Saya ucapkan selamat bekerja,”imbuhnya. 

Sementara itu, pasangan bupati dan wabup terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah berharap Gresik semakin berkah dilindungi dan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.   “Mudah-mudahan kemenangan pilkada merupakan kehendak Allah, bukan keinginan kami berdua,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani itu. 

“Setelah pilkada, tak ada nomor 1 dan 2. Yang ada sila ketiga, Persatuan Indonesia,”katanya berdiplomatis. 

Mantan Ketua DPRD Gresik ini menambahkan, dalam memimpin Gresik Baru, butuh kolaborasi. Sebab, menurutnya tantangan lebih besar. “Ke depan hanya kolaborasi untuk mewujudkan Gresik Baru. Kami mengajak Pak Qosim – Alif untuk sama-sama bareng berkolaborasi untuk perubahan Gresik Baru,”kata Gus Yani. (*)

Gus Yani, Bupati Terpilih Ajak Kolaborasi Wujudkan Perubahan Gresik Baru Selengkapnya

KPU Tetapkan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wabup Gresik, Jumat Besok

GRESIK,1minute.id – Tahapan pemiihan bupati (Pilbup) Gresik memasuki tahap akhir. Komisi Penyelenggara Pemilihan Umum (KPU) Gresik rencananya menetapkan paslon terpilih Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Jumat 22 Januari 2021. 

Penetapan pasangan calon hasil Pilbup 9 Desember 2020 itu akan dilakukan KPU Gresik di Hotel Aston Inn, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Kecamatan Kebomas, Gresik. 

Komisioner KPU Gresik Elvita Yulianti mengatakan, undangan penetapan paslon terpilih akan dilakukan badal Salat Jumat. “Sekitar pukul 13.00,”kata Elvita Yulianti dikonfirmasi 1minute.id melalui selulernya Kamis 21 Januari 2021.

Penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih menggunakan protokol kesehatan (prokes) karena Gresik sedang memasuki masa perlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Komisi hanya mengundang beberapa orang. Diantaranya, perwakilan pengusung paslon, Bawaslu dan dua paslon. 

Dua paslon dalam konstestasi Pilbup 2020 itu, nomor urut 1 yakni Moh Qosim – Asluchul Alif (QA) dan nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT). “Dua paslon sudah menyatakan kesiapan hadir,”imbuh mantan jurnalis radio itu. 

Kepastian agenda penetapan Gus Yani – Bu Min, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik setelah komisi memastikan telah mengantongi Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi melalui KPU RI. 

Diketahui BRPK mencatat permohonan sengketa pilbup yang sudah dinyatakan lengkap dan memenuhi persyaratan. Artinya hasil rekapitulasi Pilbup yang masuk buku tersebut masih belum final karena masih ada gugatan atau sebaliknya. 

Hasil rekapitulasi Pilbup Gresik itu,  paslon NIAT unggul dari QA. Pasangan Niat memperoleh 369.844 ribu suara. Sedangkan QA mendapat 355.611 suara. Paslon NIAT unggul dari incumbent dengan selisih 14.233 suara. 

NIAT diusung oleh enam partai politik yakni PDI-P, PPP, Nasdem, Partai Golkar, Partai Demokrat dan PAN. Sedangkan, QA diusung oleh PKB dan Gerindra. (*)

KPU Tetapkan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wabup Gresik, Jumat Besok Selengkapnya

625 Rumah di Empat Desa Masih Terendam Banjir Kali Lamong, JPD bagai Danau


GRESIK,1minute.id – Ratusan rumah di empat desa di Kecamatan Cerme masih terendam banjir Kali Lamong, Sabtu 2 Januari 2021.

Ratusan rumah yang terendam air bah itu di Desa Tambak Beras ada 300 unit rumah ; Jono 170 rumah dan Guranganyar 150 rumah dan Cerme Kidul 5 unit rumah. Total 625 rumah yang masih terendam air setinggi antara 10 – 55 centimeter.  Sudah hampir seminggu rumah ratusan warga itu tergenangi air banjir. 

Selain rumah, banjir Kali Lomong ini juga membuat jalan poros desa (JPD) bagai telaga dadakan. Di Desa Tambak Beras, panjangnya mencapai 2,5 kilometer. 

Evakausi warga Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme yang sakit menggunakan kendaraan bermotor Kamis 31 Desember 2020 ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Jalan kampung pun ditutup untuk semua kendaraan bermotor. Roda dua maupun roda empat. “Kasih warga kalau tidak ditutup,”ujar Sudarsomo, Sabtu 2 Januari 2021.

Dibandingkan sehari sebelumnya, ketinggian air menyusut. Desa yang terganangi semakin berkurang. Berdasarkan data di Posko Bencana Alam Kecamatan Cerme sekitar pukul 12.00 masih sembilan desa yang terdampak luapan Kali Lamong.

Sembilan desa itu adalah Sukoanyar,  Iker-ikergeger, Guranganyar dan Morowudi. Kemudian, Desa Pandu,  Jono,  Tambak Beras, Cerme Kidul dan Banjarsari.  (*)

625 Rumah di Empat Desa Masih Terendam Banjir Kali Lamong, JPD bagai Danau Selengkapnya

2020 Berlalu, Memasuki 2021 Berharap Kali Lamong Tertangani

GRESIK,1minute.id – Ratusan rumah di Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik masih terendam banjir Kali Lamong, Jumat 1 Januari 2021.

Diantaranya, Sudarsono. Lelaki 60 tahun itu, terlihat duduk di teras rumahnya. Perkakas rumah tangga, seperti kursi ditempatkan di teras karena ketinggian air hanya semata kaki orang dewasa. 

“Teras ini sudah saya tinggikan setengah meter. Kalau bagian dalam rumah sangat dalam,”kata lelaki yang sudah 3 tahun terkena stroke itu ditemui 1minute.id , Kamis 31 Desember 2020.

Luapan Kali Lamong belum surut. Bahkan, cenderung semakin meluasnya. Kini,  masyarakat berada di aliran Kali Lamong hanya bisa berharap kepada pemerintah untuk bisa menyelesaikan problem banjir tahunan ini. 

Begini kondisi luapan banjir Kali Lamong itu pada Kamis 31 Desember 2020. Memasuki awal tahun masyarakat  hanya berharap Kali Lamong bisa tertangani secepatnya.  (*) 

2020 Berlalu, Memasuki 2021 Berharap Kali Lamong Tertangani Selengkapnya

Air Bah Masuk Jalan Raya Cerme, JPD Tambak Beras Ditutup untuk Semua Kendaraan

Relawan mengoperasikan perahu karet di Desa Pandu, Kecamatan Cerme, Gresik, Kamis 2020. (foto : chusnul cahyadi /1minute.id


GRESIK, 1minute.id –  Air bah luapan Kali Lamong terus mengalir jauh.  Sekitar pukul 08.00 air bah kiriman itu sudah menggenangi Raya Cerme.

Ketinggian air jalan nasional itu setinggi 20 centimeter.  Kendaraan masih bisa lalu lalang. Kondisi berbalik 180 derajat ketika memasuki Jalan Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme, Gresik.

Jalan desa itu ditutup untuk semua jenis kendaraan bermotor. Mobil hingga motor. 
Berdasarkan data dari Posko Bencana Alam Kecamatan Cerme jalan poros desa (JPD) berubah bagai telaga dadakan sepanjang 2 kilometer.

Ketinggian air antara 10-50 centimeter. “Sebanyak 150 somah (rumah) tergenangi air setinggi 35 cm,”kata Camat Cerme Suyono.

Diantara ratusan rumah yang terendam air adalah milik Sudarsono. Lelaki 60 tahun itu, sekitar pukul 08.30 terlihat duduk di teras rumahnya.

Perkakas rumah tangga, seperti kursi ditempatkan di teras karena ketinggian air hanya semata kaki orang dewasa. 

“Teras ini sudah saya tinggikan setengah meter. Kalau bagian dalam rumah sangat dalam,”kata lelaki yang sudah 3 tahun terkena stroke itu ditemui 1minute.id, Kamis 31 Desember 2020.

Darsono hanya bisa pasrah menghadapi banjir tahunan ini. “Air bah mulai datang tadi malam (Rabu)  sekitar pukul 20.00,”katanya. 
Dalam pantauan 1minute.id , sejumlah akses jalan dipasang woro-woro kondisi jalan. “Jalan Morowudi di tutup karena banjir”. Pemberitahuan itu dipasang di simpang tiga Desa Morowudi, Kecamatan Cerme. 

Akan tetapi, masih banyak masyarakat dan pengguna jalan yang nekat menerobos meski harus menuntun sepeda motornya. 

Sementara itu,  Jalan Raya Boboh, Kecamatan Menganti juga ditutup oleh masyarakat. Sebab, ketinggian terus bertambah. Hanya sepeda motor yang boleh wira-wiri  melewati jalan akses menuju Benowo, Surabaya itu. 

Banjir Kali Lamong ini untuk kali ketiga di bulan Desember 2020. Dan,  banjir luapan Kal Lamong ini,  sudah berlangsung tahunan. Masyarakat hanya bisa berdoa semoga pihak yang berwewenang bisa segera menuntaskan problem menahun ini. 
“Wis soro, tambah soro (sudah susah semikin susah),”celetuk seorang warga. (*)

Air Bah Masuk Jalan Raya Cerme, JPD Tambak Beras Ditutup untuk Semua Kendaraan Selengkapnya

Kasus Covid-19 Meningkat, Rencana Ujicoba Pembelajaran Tatap Muka Dipending


GRESIK, 1minute.id –  Perkembangan kasus corona virus disease 2019 semakin mengkhawatirkan. Jumlah pasien terpapar virus dari Wuhan, Tiongkok itu menunjukkan peningkatan.

Termasuk di Kota Santri, Gresik ini. .Kondisi itu membuat Pemkab Gresik mengkaji ulang rencana ujicoba pembelajaran tatap muka. Semula pemerintah mewacanakan ujicoba pembelajaran tatap muka mulai Senin, 4 Januari 2021.

“Sehubungan meningkatkannya kembali kasus covid nasional maupun regional termasuk dilingkungan pendidikan dihimbau sementara rencana ujicoba pembelajaran tatap muka ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,”kata Wabup Qosim dalam suratnya tertanggal 30 Desember 2020.

Sementara itu, pantau 1minute.id, sejumlah sekolah jenjang SD hingga SMA sederajat di Gresik telah siap melaksanakan ujicoba tatap muka.  “Tapi, karena anjuran begitu kami hanya bisa nunggu kabar selanjutnya,”kata seorang guru enggan disebut identitasnya itu. 

Disisi lain,  Satgas Covid-19 Gresik meliris perkembangan kasus hari ini,  Rabu 30 Desember 2020. Data Satgas Covid-19, hari ini ada penambahan kasus baru berjumlah 20 orang. Sedangkan, pasien sembuh “hanya” 9 kasus. Sedangkan, meninggal dunia dua orang. 

“Dua orang yang meninggal dunia itu dari Desa Sumari, Kecamatan Duduksampeyan dan Padangbandung,  Kecamatan Dukun,”ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Kesehatan Pemkab Gresik Reza Pahlevi, Rabu 30 Desember 2020. (*)

Kasus Covid-19 Meningkat, Rencana Ujicoba Pembelajaran Tatap Muka Dipending Selengkapnya

Forkopimda Apresiasi Masyarakat Gresik Menjaga Kerukunan antarumat Beragama


GRESIK,1minute.id – Fokus Grup Diskusi (FGD) terasa gayeng di salah satu hotel di Jalan Panglima Sudirman, Gresik, Selasa 29 Desember 2020.

Sebab, FGD bertujuan menguatkan Kebhinekaan guna menangkal Radikalisme dan Intoleransi dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara digagas Polres Gresik menghadirkan narasumber Direktur Yayasan Lingkar Perdamaian Ali Fauzi Manzi. 

Ali Fauzi yang juga mantan Kepala Instruktur Perakitan Bom Jamaah Islamiyah Jawa Timur bersama Amrozi dkk. Selain Ali Fauzi ada tiga pembicara lainnya yakni KH Ahmad Imam Mawardi, Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya ; KH Chusnan Ali, Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik dan Taufiqullah Ahmadi,  Ketua PD Muhammadiyah Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam sambutannya mengatakan saat ini ancaman untuk merusak persatuan dan kesatuan sudah mulai muncul benih benih. 

Indikasinya, munculnya aksi terorisme, perlakuan mengarah SARA dan kegiatan intoleransi. “Kondisi ini harus kita hindari, kita bersama-sama harus menjaga agar negara Indonesia tetap utuh, NKRI harga mati. Mari kita bersama sama untuk menjaganya,”ujar AKBP Arief Fitrianto.

Saat ini, tambahnya, momen sangat baik karena Allah SWT menciptakan Negara Indonesia adalah negara yang majemuk berupa kebhinekaan, suku bangsa agama dan Ras harus kita syukuri dan jaga bersama. 

Kapolres Arief dan forkopimda mengapresiasi dan bangga kepada masyarakat Gresik telah menjaga kerukunan antar umat beragama dalam setiap kegiatan dan tidak berbau SARA.

“Termasuk kegiatan Pilbup berjalan dengan aman dan lancar menghasilkan keputusan yang bisa di hormati oleh semua pihak ini merupakan usaha kita bersama sebagai wujud persatuan dan kesatuan,”kata alumnus Akpol 2001.

Ali Fauzi ketika menjadi narasumber FGD digelar Polres Gresik, Selasa 29 Desember 2020 ( foto Polres Gresik for 1minute.id)

Sementara itu, Ali Fauzi menjlentrehkan awal dia sebagai kombatan. Dia mengaku kali pertama belajar menjadi kombatan untuk belajar merakit bom.

“Mulai 1 kilogram hingga 1 ton,”kenang Ali Fauzi yang masih bersaudara dengan Ali Ghufron, Amrozi dan Ali Imron membawakan tema Kembali Merajut Hidup dari Lingkaran Bom Menuju Lingkaran Perdamaian itu.

Dia menjelaskan radikalisme bukan sebuah produk dari keputusan yang singkat tetapi hasil dari proses panjang,  perlahan-lahan mendorong seseorang komitmen pada aksi kekerasan atas nama Tuhan. 

Dia mengibaratkan aksi radikalisme itu sebagai penyakit komplikasi.”Akar terorisme tidaklah tunggal bahkan saling berkaitan. Karena itu cara penanganannya juga tidak bisa dilakukan dengan metode tunggal,”tegasnya. 

“Penangannya harus banyak aspek, perspektif dan metedologi. Ibarat sebuah penyakit, terorisme ini termasuk penyakit yang sudah mengalami komplikasi, butuh dokter spesialis dan juga obat yang tepat,”katanya dalam diskusi yang di moderotori Muhammad Toha, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Gresik itu.  (*)

Forkopimda Apresiasi Masyarakat Gresik Menjaga Kerukunan antarumat Beragama Selengkapnya

Kapan Penetapan Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Ini Jawaban KPU…

GRESIK, 1minute.id –  Tahapan pemilihan bupati (Pilbup) Gresik selangkah lagi tuntas. Yakni, penetapan bupati dan wakil bupati terpilih di Pilbup Gresik 9 Desember 2020. 

Dalam rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pilbup Gresik itu,  pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat) unggul dibanding pasangan calon, Moh Qosim – Asluchul Alif. 
Pasangan Niat memperoleh 369.844 ribu suara. Sedangkan QA mendapat 355.611 suara.Niat unggul dari patahan dengan selisih 14.233 suara. 

Batas akhir sanggahan hasil rekapitulasi tingkat kabupaten Gresik itu sudah berakhir Selasa 22 Desember 2020 pukul 03.25. 
Berdasarkan data rekapitulasi perselisihan hasil pemilu (PHP) di Mahkamah Konstitusi (MK) dari KPU Pusat yang beredar berantai melalui pesan Whatsapp ada 102 sengketa yang masuk MK per Senin 21 Desember 2020 pukul 17.00.  Pilbup Gresik tidak masuk dalam PHP itu. 

Kapan KPU Gresik akan menetapkan Bupati dan Wakil Bupati terpilih?   Sumber 1minute.id menyebutkan penetapan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih menunggu hari. Sebab, paslon tidak ada yang keberatan hasil rekapitulasi perhitungan suara.”Tunggu saja,”katanya. 

Sementara itu, Ketua KPU Gresik Akhmad Roni, enggan berkomentar ada atau tidak sanggahan paslon. Meski,  deadline sanggahan sudah habis sejak Selasa 22 Desember 2020 pukul 03.25. 

“Kepastianya (belum terima) surat resmi MK melalui KPU RI,”kata Roni, Rabu 23 Desember 2020.

Surat itu berupa buku registrasi perkara konstitusi (BRPK) dari MK dikirimkan melalui KPU RI. Bila ada perselisihan hasil pemilu (PHP) berlanjut ke MK. Sebaliknya, tidak sanggahan paslon,  KPU  mengagendakan Rapat Pleno Penetapan Bupati terpilih. 

Terpisah, Ketua KPU RI Arief Budiman dikonfirmasi melalui Whatsapp belum memberikan jawaban. Meski,  konfirmasi yang dikirim 1minute.id terlihat dua centang warna biru alias terbaca. (*)

Kapan Penetapan Bupati dan Wabup Gresik Terpilih, Ini Jawaban KPU… Selengkapnya