Ini Tradisi Malam Likuran Ramadan di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Bulan suci Ramadan telah memasuki sepuluh hari ketiga atau malam likuran. Malam selikur ( malam 21 Ramadan), lorekur (22 Ramadan), telulikur (23 Ramadan)  sampai sangolikur (29 Ramadan). Di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik di malam likuran Ramadan banyak event budaya yang paling di tunggu-tunggu oleh masyarakat Gresik dan se-Jawa Timur. Bahkan, di Indonesia.

Penasaran apa saja event malam likuran Ramadan itu? Kita mulai dari malam 23 Ramadan ada tradisi Kolak Ayam, Sanggring di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar; malam 25 Ramadan, tradisi ngalap berkah ke makam Waliyullah, Sunan Giri di Bukit Giri, Kecamatan Kebomas dan malam 27 Ramadan adalah Pasar Bandeng dan Kontes Bandeng Kawak di sepanjang Jalan H. Samanhudi sampai Jalan KH Wachid Hasyim, Kecamatan Gresik. Seperti apa tradisi itu ?

KOLAK AYAM : Daging ayam yang telah siap untuk disantap berbuka puasa bersama di Masjid Jamik Sunan Dalem di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dalam tradisi Sanggring Kolak Ayam digelar setiap 23 Ramadan ( Foto Dokumen: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

1. SANGGRING KOLAK AYAM 

Juru Masak Semua Lelaki, Dinyakini Bisa Menjadi Obat Segera Penyakit

BILA Anda belum pernah merasakan Kolak Ayam datang dan buka bersama di Masjid Jamik Sunan Dalem di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada malam 23 Ramadan atau Selasa besok, 2 April 2024. Tahun ini, panitia tradisi turun temurun itu memasuki ke-499 tahun, mulai 946 hijriah sampai 1445 hijriah itu memotong lebih dari 250 ekor ayam. 

Ratusan ekor ayam kampung pilihan yang di masak oleh “koki-koki” hebat dan semuanya berjenis kelamin laki-laki nantinya distribusi kepada masyarakat desa setempat juga sebagaian untuk berbuka puasa bersama bagi warga luar desa. “Sanggring Kolak Ayam tahun ini akan lebih meriah karena menyongsong 5 abad,” ujar Ketua Panitia Semarak Menyongsong 5 Abad Sanggring Gumeno, Didik Wahyudi melalui pesat Whatsapp pada Senin, 1 April 2024 malam.

Sejumlah kegiatan telah dilakukan, antara lain, Festival Banjari Semarak Sanggring ke-499 tahun. Dan, Semarak Menyongsong 5 Abad Sanggring Gumeno “Bersama Kita Lestarikan” Sanggring Kolak Ayam ke-499 tahun. Sanggring Kolak Ayam Gumeno ini, pada 2019 tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia ini. 

Sanggring Kolak Ayam? Sanggring adalah masakan berkuah yang berbahan utama daging ayam yang dimasak dengan cara khusus. Cara khusus yakni kolak dengan campuran rempah-rempah disuguhkan untuk menu berbuka puasa. Semua jamaah. Dan, masyarakat setempat. Bagi masyarakat setempat menyakini mengonsumsi kolak ayam yang dimasak oleh juru masak semuannya laki-laki bisa mengobati segala jenis penyakit. Uniknya lagi, wadah kolak ini bukan baskom. Tapi, masyarakat desa setempat membawa wadah ember. Untuk kuah dan ramuan rempah atau Sanggring.

EMBER WADAH KUAH : Daging ayam dimasukkan dalam wadah ember kemudian ditambahu kuah yang juru masak semuannya lelaki pada tradisi Sanggring Kolak Ayam di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik ( Foto dokumen: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Mengutip dari buku “Grissee Kota Bandar” Kolak ayam atau Sanggring, tradisi ratusan tahun ini telah tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia pada 2019. Kolak ayam Desa Gumeno rasanya gurih legit dengan isian ayam kampung di dalamnya. Makanan inilah yang menjadi ikon tradisi ini. Awalnya, kolak ayam berfungsi sebagai obat. 

Menurut kisahnya, tradisi ini bermula ketika Sunan Dalem bernama lengkap Syekh Maulana Zaenal Abidin, berdakwah di Desa Gumeno pada 1540 Masehi. Putra pertama dari Sunan Giri (Sunan Maulana Ainul Yaqin) ini mendirikan sebuah masjid di desa tersebut. Tak lama usai membangun masjid, Sunan Dalem jatuh sakit.

Kabar sakitnya Sang Wali ini cukup membuat para santri dan penduduk terkejut sehingga mereka menandai peristiwa ini dengan sebutan Sanggring, berasal dari kata ‘Sang’ (raja, pemimpin) dan ‘Gering’ (sakit). Sakitnya Sang Wali selama beberapa waktu membuat para santri dan penduduk bingung mencari obat penyembuhnya. Hingga pada 22 Ramadan 946 Hijriah, sebuah mimpi menghampiri Sunan Dalem. 

Dalam mimpi itu beliau mendapatkan petunjuk tentang obat penyakitnya, yakni harus memakan sebuah makanan dengan ayam jago berusia muda sebagai salah satu syarat utama bahan masakan. Sunan Dalem lantas mengutus para lelaki untuk mempersiapkan bumbu-bumbu masakannya, yakni daun bawang merah, gula jawa, jintan, dan santan. Sementara itu para santri mencarikan ayam jago muda.

Gelaran masak besar kolak ayam ini kemudian menjadi tradisi bagi warga Desa Gumeno sampai sekarang. Tradisi Kolak Ayam selalu dilaksanakan di Masjid Jami’ Sunan Dalem Desa Gumeno yang dimulai pukul 16.00 WIB. Berkat tradisi ini pula warga Desa Gumeno dan warga dari kampung lainnya menjadi semakin erat silaturahminya. (yad/bersambung)

Ini Tradisi Malam Likuran Ramadan di Gresik  Selengkapnya

Kendalikan Inflasi, Pemkab Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah 9 Kali

GRESIK,1minute.id – Sepekan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berupaya menekan harga kebutuhan pokok. Ikhtiar untuk menekan inflasi diantaranya mengelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Cerme Kidul pada Senin, 1 April 2024.  

Beragam komoditas bahan pokok dijual dengan harga dibawah pasar. Hal ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak di dalam GPM, guna mengendalikan inflasi yang diakibatkan kenaikan harga bahan pokok di pasaran.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memberikan apresiasi kepada semua pihak yang sudah berperan dalam mendukung stabilitas pasokan dan harga pangan pokok di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada badan pangan nasional dan juga Dinas Pertanian atas perannya dalam mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok menjelang Idul Fitri 1445 H. Serta memberikan kemudahan akses kepada masyarakat terhadap bahan pokok yang terjangkau lewat GPM,” ungkap Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro.

Wakil Bupati perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini melanjutkan gejolak harga pangan pokok hingga saat ini masih menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan. Hal ini tidak lepas dari permintaan pasar yang begitu tinggi di Bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

“Meskipun beberapa daerah sudah panen raya, namun karena permintaan pasar yang tinggi menyebabkan harga pangan pokok masih terbilang tinggi. Karena kami berupaya terus memastikan fluktuasi harga dan pasokan bisa terus stabil dan terjangkau oleh masyarakat,” terangnya.

Dalam kegiatan GPM kali ini, beberapa bahan pokok sudah disediakan untuk masyarakat. Di antaranya beras medium sebanyak 7.000 per kilogram, Bawang Merah sebanyak 25 kilogram, telur ayam sebanyak 100 Kg, minyak goreng sebanyak 500 liter, Gula Pasir sebanyak 500 Kg, dan aneka olahan makanan sebanyak 100 Kg.

“GPM yang diadakan hari ini merupakan kali ke delapam kegiatan ini dilakukan di Kabupaten Gresik. Berikutnya Insya Allah akan kita adakan sedikitnya sembilan kali lagi di bulan April sampai dengan Desember 2024,” ujar Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putro.

Retno, salah satu warga mengaku senang ada pasar murah. “Saya beli beras 5 Kg, minyak goreng dan telur ayam. Harganya lumayan banget dibanding harga di pasar. Kegiatan semacam ini sangat membantu sekali. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan,” ujar warga Desa Cerme. (yad)

Kendalikan Inflasi, Pemkab Gresik Gelar Gerakan Pangan Murah 9 Kali Selengkapnya

Istikamah, Pemkab Gresik Jemput Santri Mudik Gratis 

GRESIK,1minute.id – Hore …!!! Masa libur Idul Fitri di sejumlah pondok pesantren telah tiba. Santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng, Jombang, misalnya. Sebanyak 326 santri asal Gresik pun mudik. Pemkab Gresik melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik menjemput ratusan santri itu dari tempat mereka mondok untuk pulang di kampung halamannya di Gresik. 

Program antar-jemput gratis santri asal Gresik yang sedang belajar di sejumlah pondok pesantren di Jawa Timur itu istikamah dilakukan oleh Pemkab Gresik. Tahun ini, memasuki tahun ketiga. Para santri ini dijemput dari tempat mondok dan turun secara keseluruhan di Masjid KH Ahmad Dahlan kawasan Terminal Bunder. Di Masjid KH Ahmad Dahlan ini para santri sudah ditunggu oleh orang tuanya untuk dibawa pulang ke rumah masing-masing.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sebelumnya mengatakan, program mudik gratsi para santri sudah berjalan sejak 3 tahun kepemimpinan dirinya itu, merupakan realisasi dari janji Nawa Karsa.

“Alhamdulillah, ini program transportasi terpadu di masa liburan pondok. Di mana para santri dijemput menggunakan bus ke pondok masing–masing se- wilayah Jatim. Diantar ke pelabuhan untuk santri asal Pulau Bawean, dan beberapa titik lainnya untuk santri asal Gresik,” ucapnya.

Gus Yani menegaskan, program mudik gratis transportasi terpadu bagi santri ini, tidak hanya berlaku santri asal Bawean. Tapi seluruh santri asal Kabupaten Gresik yang mondok di wilayah Jawa Timur. “Jadi petugas Dishub Gresik nanti akan menjemput dengan bus di masing-masing ponpes,” ujarnya.

Adapun untuk mendapatkan fasilitas transportasi mudik gratis (bus) tersebut, para santri tinggal mendaftarkan diri, ke pengurus masing-masing di pondoknya. Serta pendataan mudik ini akan berlaku selama pihak pengurus di pesantren berkoordinasi dengan petugas Dishub Gresik. Untuk penjemputan 326 santri dari Ponpes Tebuireng itu, Dishub Gresik menyediakan tujuh unit bus berkapasitas 45-50 seat. 

Sementara itu terkait mudik gratis bagi warga Gresik, Dinas Perhubungan memastikan 18 bus yang disiapkan sudah terisi kuotanya. Kepala Dinas Perhubungan Gresik Khusaini menyebut bahwa kuota pendaftran mudik gratis untuk lebaran Idul Fitri 1445 H / 2024 dari Pemkab Gresik telah terisi. “Mudik gratis saat ini untuk arus yang mudik, target 18 bus sudah terisi penumpang semuanya, untuk jumlah pendaftaran sudah terpenuhi dan ditutup sejak 28 Maret kemarin,” kata Khusaini.

Dikatakan, bahwa penutupan pendaftaran angkutan arus mudik gratis akan dilanjutkan dengan langkah verifikasi para pendaftar. Jika setelah verifikasi masih ditemukan kuota yang kosong, maka pendaftaran akan dibuka kembali. Juga kemungkinan ada pendaftar yang mengurungkan niatnya mudik gratis bisa terjadi dalam verifikasi nanti.

“Sehingga kuota akan terbuka lagi jika ada pendaftar yang tidak berangkat atau membatalkan diri untuk ikut mudik. Kami imbau warga yang belum terdaftar bisa menghubungi petugas dishub yang ada di loket pendaftaran di Kantor Dishub Gresik. Jika kuotanya masih ada bisa mendaftarkan diri,” kata Khusaini. (yad)

Istikamah, Pemkab Gresik Jemput Santri Mudik Gratis  Selengkapnya

KSAL Gelontor Bantuan dan Baksos, Bupati Gresik Fandi Akhmad Siapkan Huntara dan Huntap Bagi Rumah Warga Rusak Berat

GRESIK,1minute.id – Bantuan untuk korban gempa bumi di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik terus mengalir. Kali ini, bantuan datang TNI Angkatan Laut. Bantuan dibawa langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali tiba pada Sabtu, 30 Maret 2024.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang mendampingi langsung bantuan sosial dan bakti sosial untuk para korban gempa Bawean dengan kekuatan 6,5 magnitudo pada Jumat, 22 Maret 2024 itu. Bantuan yang diberikan di antaranya berupa pengobatan gratis untuk penyakit ringan dan ribuan paket sembako. Untuk itu, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa terima kasihnya kepada TNI AL atas bantuan yang telah diberikan untuk warga Bawean terdampak.

“Alhamdulillah, ada banyak sekali bantuan yang telah kita terima hari ini dari TNI AL. Semoga ini menjadi suntikan semangat kita untuk lebih kuat dan tabah dalam menghadapi bencana ini,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani itu. Ia menambahkan, Pemkab Gresik akan memberikan pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana yang rumahnya terdampak. Kebutuhan dasar berupa hunian sementara alias huntara. Dan bantuan hunian tetap atau huntap ini dikhususkan bagi rumah terdampak dengan kategori rusak berat.

“Nanti kita akan memberikan bantuan hunian sementara atau hunian tetap untuk beberapa rumah dengan kategori rusak berat. Kita juga terus mendorong perusahaan di Gresik untuk mengerahkan CSR nya berupa bahan bangunan bagi warga Bawean yang terdampak,” harap orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Data dari Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik per 27 Maret 2024, terdapat 9 desa dengan 14 rumah terdampak yang telah terverifikasi lengkap rusak berat dan akan mendapatkan bantuan hunian sementara atau hunian tetap. Jumlah ini tentu akan terus meningkat seiring berjalannya waktu, mengingat data kerusakan yang telah dirilis beberapa waktu lalu lebih dari itu. Adapun rumah warga terdampak kategori rusak ringan dan rusak sedang akan diberikan bantuan material (semen, genteng, dan baja ringan) dari CSR atau pihak lain.

Sementara itu, Penjabat Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono, melaporkan bahwa kondisi gempa saat ini berangsur hilang dan tidak ada ancaman tsunami. Ia juga menegaskan, langkah utama saat ini adalah melakukan perbaikan untuk beberapa rumah dan fasilitas umum, agar meringankan beban masyarakat Bawean.

“Yang paling utama adalah rumah dan fasilitas umum yang rusak harus diperbaiki, karena layanan masyarakat harus terus berjalan. Maka rumah yang rusak nanti akan diberi penggantian oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana),” ujarnya.

Adhy Karyono juga berpesan kepada masyarakat Bawean untuk terus waspada terhadap gempa susulan. Menurut data dari BMKG Bawean, per 30 Maret 2024 pukul 14:00 WIB, jumlah gempa mencapai 380 kali dengan magnitudo terbesar Mg 6,5 dan terkecil Mg 2,5.

Dalam acara yang sama, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, mengapresiasi antusiasme masyarakat saat pembagian bantuan. Ini menandakan bahwa masyarakat Bawean tetap semangat meski telah mengalami bencana.

“Ini menjadi wujud nyata untuk memulihkan masyarakat yang terdampak oleh gempa di Bawean. Bahwa solidaritas tidak hanya kata-kata tapi juga tindakan nyata. Musibah ini juga mengajarkan agar kita tetap bersatu untuk membantu masyarakat,” ungkap KSAL Muhammad Ali.

Selain KSAL, penyaluran bantuan sosial ini juga dihadiri Panglima Komando Armada Laksamana Madya Tni Denih Hendrata, Panglima Komando Armada II Laksamana Madya Arianto Condrowibowo, Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut Laksamana Muda Sisyani Jaffar, Pangdam V/ Brawijaya Mayjen TNI Rafael Granada, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto, Komandan Lantamal V Brigjen TNI Joni Sulistiawati, Danrem 084 Bhaskara Jaya Brigjen TNI Yusman Madayun, Dandim 0817 Gresik Letkol Infanteri Ahmad Saleh Rahanar, Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom, Sekda Gresik Achmad Washil Miftahur Rahman, dan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Gresik Misbahul Munir, dan perwakilan DCKPKP Gresik. (yad)

KSAL Gelontor Bantuan dan Baksos, Bupati Gresik Fandi Akhmad Siapkan Huntara dan Huntap Bagi Rumah Warga Rusak Berat Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Resmikan Masjid KH Robbach Ma’sum di Kompleks Islamic Center 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan Masjid KH Robbach Ma’sum pada Jumat, 29 Maret 2024. Masjid tiga lantai itu berada di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Peresmian masjid dalam kompleks Islamic Center itu diawali buka puasa, Salat Maghrib dan Isya kemudian dilanjutkan Salat Tarawih kemudian ditutup peringatan Nuzul Quran.

Ribuan warga tumplek-blek dalam pengajian KH. Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah ini. “Hari ini (Jumat) bersama-sama kita saksikan peresmian bangunan prasasti yang tahun lalu mulai kita bangun. Semoga kedepan bisa memberikan manfaat dan bisa dipergunakan masyarakat Balongpanggang dan sekitarnya,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya pada Jumat malam, 29 Maret 2024.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad mengenang, kala itu dirinya bersama jajaran melakukan tinjauan terhadap struktur bangunan yang tidak tuntas di Desa Kedungpring. Berikutnya, diawali dengan konsultasi dengan aparat penegak hukum, didapatkan kesimpulan bahwa struktur bangunan tersebut bisa dilanjutkan pembangunannya.

“Kami kemudian mengubah rancangannya untuk menjadi sebuah simbol atau identitas bangunan ikonik yang bisa menjadi kebanggaan masyarakat. Kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik bersama-sama dengan DPRD terus berusaha mewujudkan pemerataan pembangunan di berbagai wilayah di Kabupaten Gresik,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Penyematan nama KH. Robbach Ma’sum pada masjid bukan tanpa makna. Ia mengungkapkan, penamaan nama tersebut merupakan bentuk dedikasi dan penghormatan kepada Bupati Gresik dua periode yakni 2000 – 2010 tersebut. Bupati Gresik yang mengusung tagline “Membangun Desa, Menata Kota” itu. “Beliau (almarhum KH Robbach Ma’sum, Red) adalah tokoh masyarakat, ulama, kiai sekaligus pernah menjadi pemimpin kita semua,” pungkasnya.

MASJID KH ROBBACH MA’SUM: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika memberikan sambutan dalam peresmian Masjid KH Robbach Ma’sum, Bupati Gresik dua periode 2000-2010 di kompleks Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik pada Jumat malam, 29 Maret 2024 (Foto : Diskominfo Gresik untuk 1minute.id)

Kegiatan peresmian ini menjadi momen yang sangat istimewa. Hal ini lantaran bertepatan dengan peringatan malam Nuzulul Quran 1445 H, sekaligus menjadi rangkaian peringatan HUT ke-50 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-537 Kota Gresik. “Pada tahun ini Insya Allah kita lanjutkan pembangunan kompleks Islamic Center dengan pembangunan museum Digital dan Perpustakaan berupa Gresik Universal Sains (GUS). “Lalu, akan dibangun juga aula dan pujasera yang akan mengakomodir pelaku UMKM,” sambungnya.

Untuk diketahui, Kompleks Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang ini menempati lahan seluas 21.673  meter persegi. Dalam kompleks itu terdapat 3 bangunan, yakni masjid bernama KH Robbach Ma’sum ; Gresik Universal Sain (GUS) atau perpustakaan digital dan gedung serba guna. Untuk tahap awal yang selesai dibangun adalah bangunan Masjid KH Robbach Ma’sum. Masjid tiga lantai ini berdiri atas lahan seluas 1.900 meter persegi. Lantai 1 dan 2 untuk jamaah pria, lantai 3 untuk jamaah perempuan dan lantai atas alias rooftop untuk kuliner. 

Islamic Center di Desa Kedungpring ini, diharapkan bisa menjadi khazanah baru, tempat destinasi baru di perbatasan Gresik-Mojokerto itu. Legasi baru masa kepemimpinan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ini. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Resmikan Masjid KH Robbach Ma’sum di Kompleks Islamic Center  Selengkapnya

Polsek Cerme Razia Betiring Amankan Empat Perempuan Terduga PSK, Ternyata…?

GRESIK,1minute.id – Praktik dugaan prostitusi liar masih marak di Betiring, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Di bulan suci Ramadan. Pada Jumat malam, 29 Maret 2024 aparat kepolisian dari Polsek Cerme melakukan razia di kawasan tersebut setelah pagi sebelumnya, dalam Program Jumat Curhat banyak menerima keluhan dari masyarakat tentang maraknya praktik prostitusi liar di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik itu.

Razia berlabel Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) 2024 dilakukan oleh Polsek Cerme ini menyasar kejahatan konvensional, narkoba, prostitusi, judi, sajam, dan miras dipimpin oleh Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo.

Sebelum razia dilakukan personil dari Polsek Cerme dan Polsek Rayon Barat, meliputi Polsek Benjeng, Duduksampeyan dan Balongpanggang apel di halaman Mapolsek Cerme. Dalam apel itu, mereka melakukan pembagian tugas. Sasaran pertama, warung milik R dan beberapa kamar kontrakan tidak ditemukan hasil sesuai dengan sasaran operasi.

Pada sasaran kedua, di lokasi tempat kontrakan W, telah ditemukan beberapa wanita yang diduga sebagai PSK yang sedang menunggu tamu pria hidung belang untuk melampiaskan syahwatnya.  Mereka kemudian dibawa ke Polsek Cerme untuk dilakukan pendataan dan upaya pengungkapan praktik prostitusi maupun Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

“Dari hasil interogasi dan penemuan di lokasi, diamankan keempat wanita yang diduga sebagai PSK. Namun, setelah pemeriksaan, mereka tidak terbukti melakukan kegiatan prostitusi. Sehingga, dalam penanganan selanjutnya, mereka akan dilimpahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Gresik untuk dilakukan pembinaan dan pemeriksaan kesehatan,” tegas Kapolsek Iptu Andik Asworo. (yad)

Polsek Cerme Razia Betiring Amankan Empat Perempuan Terduga PSK, Ternyata…? Selengkapnya

Tradisi Ramadan, Wilmar Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Memberikan 13 Ribu Paket Lebaran 

GRESIK,1minute.id – Ratusan anak yatim itu terlihat bahagia. Mereka bisa ngaji sambil berbuka puasa bersama dengan manajemen Wilmar Nabati Indonesia (WINA).

Wajah semringah anak-anak belasan tahun itu tentu membuat manajemen perusahaan pengolahan minyak sawit  berpusat di Jalan Kapt Darmo Sugondo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu ikut merasakan bahagia. “Kami sangat bersyukur bisa berbuka puasa bersama dengan mereka semua,” ujar Unit Business Head PT Wilmar Nabati Indonesia (WINA) Ridwan Brandes didampingi General Affair PT Wilmar Nabati Indonesia Andi Mahmud dan Manager Humas dan SDM PT Wilmar Nabati Indonesia, Hartono Subeki pada Kamis, 28 Maret 2024.

Selain buka bersama dilanjutkan pemberian santunan kepada anak-anak ini adalah tradisi tahunan yang masih dipertahankan oleh manajemen perusahaan itu pada setiap Ramadan. Ridwan Brandes melanjutkan selain buka puasa bersama dan santunan anak yatim itu, pihaknya, juga memberikan bantuan sembako alias paket lebaran kepada masyarakat sekitar perusahaan. “Tahun ini, bantuan sembako yang kami bagikan sebanyak 13 ribu paket,” kata Ridwan Brandes. 

Kepala Desa Indro dan Lurah Tenggulunan memberikan apresiasi kepada manajemen Wilmar yang peduli kepada masyarakat sekitar perusahaan.. “Kami mendoakan profit dan benefitnya naik terus,” katanya. Sedangkan, Mujib, Lurah Tenggulunan mengatakan bantuan kesehatan yang diberikan oleh Wilmar sangat membantu masyarakatnya. “Kami atas nama warga sangat terima kasih supportnya. Terlebih CSR pengobatan gratisnya,” kata Mujib. (yad)

Tradisi Ramadan, Wilmar Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim dan Memberikan 13 Ribu Paket Lebaran  Selengkapnya

Andil Raih Piala Adipura, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Berikan Tali Asih dan Uang Tunai Kepada Paskun

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 500 petugas kebersihan dan pemeliharaan taman-biasa disebut-pasukan kuning (Paskun) pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik menerima tali asih berupa sembako dan uang tunai dari Bupati Fandi Akhmad Yani di TPA Kelurahan Ngipik pada Rabu, 27 Maret 2024. 

Pemberian tali asih sebagai bentuk ucapan terima kasih atas kinerja para petugas kebersihan, dalam menciptakan Kabupaten Gresik menjadi kota bersih dan sehat sehingga mendapatkan Piala Adipura 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Fandi Akhmad Yani  mengucapkan banyak terima kasih, kepada seluruh petugas kebersihan. Dirinya juga mengapresiasi atas kinerja petugas kebersihan dan pertamanan DLH yang patut diberikan penghargaan. “Mereka selalu hadir baik dalam menciptakan kebersihan, kesehatan, lingkungan maupun di TPA dan TPS. Dari situ Kabupaten Gresik mendapatkan kembali piala Adipura,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Dikatakan, dengan mendapatkan penghargaan tersebut Kabupaten Gresik dikenal dengan kebersihannya yang berkaitan dengan kesehatan. Ini dibutuhkan kegigihan dan konsisten, maka perlu senantiasa dijaga.”Kita semua tahu berkat kegigihan mereka Kabupaten Gresik bisa meraih Adipura. Mereka mempunyai peran yang sangat penting didalam kebersihan daerah,” ungkap mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Ia  menambahkan, keberhasil meraih Piala Adipura menjadi capaian bersama. Mudah-mudahan sedikit tali asih ini memberikan manfaat buat saudara saudara semua. “Tak lupa mari kita doakan juga untuk saudara saudara kita yang di Bawean, agar segera pulih dan melakukan aktifitas kembali dengan aman dan nyaman,” pungkasnya.

Sementara, Kasmuin, salah satu sopir pengangkut kebersihan mengaku senang atas pemberian tali asih berupa sembako dan uang kepada seluruh petugas kebersihan dan pertamanan Kabupaten Gresik. “Jangan melihat nilainya, semoga bermanfaat dan sedikit meringankan beban teman teman seluruh petugas. Ini merupakan wujud perhatian Bapak Bupati Gresik kepada kami,” tuturnya. (yad)

Andil Raih Piala Adipura, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Berikan Tali Asih dan Uang Tunai Kepada Paskun Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah : Bansos Bentuk Perhatian Pemkab Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelontorkan bantuan sosial program keluarga harapan (PKH). Bantuan sosial (Bansos) kepada berbagai kelompok masyarakat, diantaranya diberikan kepada kelompok inklusif (lansia dan disabilitas), penjaga makam, marbot, guru ngaji, janda miskin, dan anak yatim se-Kabupaten Gresik. 

Rincian, penerima manfaat kelompok inklusif sebanyak 1.400 orang janda miskin dan anak yatim sebanyak 25.095 orang, dan marbot, guru ngaji, dan penjaga makam sebanyak 10.156 orang. Bantuan sosial diberikan kepada penerima manfaat berupa uang tunai dengan nominal yang beragam. Kepada kelompok inklusif, diberikan bantuan sosial sebesar Rp 500 ribu per orang dan untuk kelompok penerima manfaat lain diberikan masing-masing sebesar Rp 200 ribu per orang.

“Nominalnya memang tidak banyak, namun sejatinya bantuan ini adalah bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Gresik kepada panjenengan semua,” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang hadir dalam Penyaluran Bansos di Pendapa Kecamatan Manyar pada Selasa, 26 Maret 2024. 

Bansos yang dibagikan oleh Dinas Sosial Gresik itu bertujuan tujuan untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Di Kecamatan Manyar yang menjadi titik awal penyaluran bansos itu terdapat kelompok inklusif 172 orang ,  janda miskin dan anak yatim sebanyak 2.513 orang dan marbot, guru ngaji dan penjaga makam 1.310 orang.

Sementara itu,Supardi, penerima manfaat kelompok inklusif asal Desa Tebalo mengaku gembira menerima bantuan sosial dari Pemkab Gresik. Rencananya, bantuan sosial tersebut akan dibelikan kebutuhan sehari-hari menjelang Idul Fitri. “Alhamdulillah, terima kasih Pak Bupati dan Bu Wabup. Bantuan hari ini sangat membantu dan bisa dipakai untuk membeli kebutuhan pokok untuk hari raya,” ujarnya. (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah : Bansos Bentuk Perhatian Pemkab Gresik  Selengkapnya

Boneka Zebra Polres Gresik Bikin Anak Korban Gempa Bawean Bisa Kembali Tersenyum

GRESIK,1minute.id – Anak-anak korban gempa bumi di Pulau Bawean mulai ceria. Mereka bisa kembali tersenyum saat tim trauma healing Polres Gresik mengunjungi tempat mereka mengungsi di SDN 380 Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik pada Selasa, 26 Maret 2024.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom bersama boneka Zebra datang menghibur para anak-anak. Adhitya menjelaskan bahwa kegiatan trauma healing ini bertujuan untuk membantu meringankan beban korban bencana alam gempa bumi dan memberikan dukungan kepada anak-anak yang mengalami trauma.

“Trauma healing penting untuk membantu anak-anak mengatasi rasa cemas dan ketakutan akibat bencana,” ujar Adhitya. Tim Trauma Healing Polres Gresik menghadirkan berbagai permainan dan aktivitas kreatif untuk menghibur anak-anak. Mengenakan kostum bonek zebra, tawa dan keceriaan kembali menghiasi wajah mereka.

Kegiatan bakti sosial dan kesehatan serta trauma healing yang dilakukan Polres Gresik di SDN 380 Gresik ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tertimpa bencana.

“Semoga masyarakat korban gempa bumi di kecamatan Tambak dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan normal,” pungkas Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom. Sebelumnya rombongan Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom telah mengunjungi Kecamatan Sangkapura untuk memberikan bantuan bakti sosial dan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa.(yad)

Boneka Zebra Polres Gresik Bikin Anak Korban Gempa Bawean Bisa Kembali Tersenyum Selengkapnya