Tingkatkan Pemakaian Bahan Bakar Alternatif Ramah Lingkungan, SIG Tanam Pohon Kaliandra Merah di Sumatra Barat dan Tuban, Jawa Timur

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (SIG) (Persero) Tbk, penyedia solusi  bahan bangunan di Indonesia dan Asia Tenggara memastikan upaya dekarbonisasi terjadi pada seluruh mata rantai pasoknya. 

Terbaru, SIG berambisi meningkatkan pemanfaatan bahan bakar alternatif sebagai energi baru terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan melalui penanaman lebih dari 143 ribu batang pohon kaliandra merah di area reklamasi Pabrik Tuban, Jawa Timur dan beberapa lokasi di Sumatra Barat, untuk substitusi batu bara pada proses produksi semen di Pabrik Tuban dan Pabrik Indarung.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, SIG memiliki target yang cukup ambisius untuk menurunkan emisi karbon sebesar 515 Kg CO²/ton cement equivalent pada  2030, yang mendorong Perusahaan untuk terus berinovasi menciptakan terobosan-terobosan kreatif guna mencapai target tersebut. 

Salah satunya dengan pemanfaatan kaliandra merah yang memiliki potensi untuk dijadikan sebagai energi alternatif ramah lingkungan berbasis biomassa, yang bersifat carbon neutral sehingga mampu menghasilkan jumlah emisi buang lebih rendah dari bahan bakar lainnya.

“Kaliandra merah (calliandra calothyrsus) tidak hanya memiliki tampilan yang cantik tetapi juga kaya akan manfaat. Tanaman asal Guatemala ini merupakan bahan baku terbaik wood pellet karena kayu kaliandra merah dapat menghasilkan kalori sebesar 4.700 kkl.

Daunnya bagus untuk bahan pakan ternak karena mengandung 20-25% protein dan bunganya dapat dimanfaatkan sebagai bahan ladang ternak lebah. Selain itu, kaliandra merah juga bagus untuk kesuburan tanah dan dapat berfungsi sebagai penahan erosi,” kata Vita Mahreyni.

Penanaman Pohon Kaliandra Merah di Tuban, Jawa Timur

Sejak Februari sampai April 2023, sebanyak 10.000 bibit kaliandra merah telah ditanam pada area reklamasi pabrik Tuban, Jawa Timur di lahan seluas 15,7 hektare. Penanaman kaliandra merah tersebut merupakan salah satu inovasi yang dilakukan oleh SIG dalam upaya pemulihan dan penghijauan lahan pascatambang, sekaligus sebagai langkah untuk menyiapkan bahan bakar alternatif ramah lingkungan. 

Hal ini karena emisi buangan CO² dari wood pellet kaliandra 8 kali lebih rendah daripada bahan bakar gas, serta 10 kali lebih rendah daripada batu bara dan bahan bakar minyak.

Kaliandra merah yang telah ditanam di area reklamasi pabrik Tuban, diharapkan sudah bisa dipanen pada tahun depan atau saat kaliandra merah telah berusia satu tahun. Di tahun pertama, panen hanya bisa dilakukan sebanyak satu kali. 

Sedangkan di tahun-tahun selanjutnya, panen bisa dilakukan per enam bulan atau dua kali dalam setahun. Jika setiap pohon dapat menghasilkan sekitar 5 kg batang, maka total akan ada 50 ton batang yang akan didapatkan dalam sekali panen dan dapat dijadikan umpan pada pembakaran di tanur semen. Sementara daunnya yang tinggi protein dapat dijadikan pakan ternak di Ecopark Kambang Semi.

Penanaman Pohon Kaliandra Merah di Sumatra Barat

Program penanaman kaliandra merah di Sumatra Barat dilakukan oleh anak usaha SIG, yaitu PT Semen Padang, selain di lahan reklamasi batu gamping, PT Semen Padang juga berkolaborasi dengan sejumlah stakeholders, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, hingga kelompok tani dan pelaku UMKM. 

Selama periode Juli 2022 hingga April 2023, pohon Kaliandra yang ditanam mencapai 133.111 pohon dengan luasan lahan mencapai 13 hektare yang tersebar di 13 kabupaten/kota, terutama di sekitar kawasan Perhutanan Sosial dan diperkirakan akan mulai panen di kuartal III tahun 2023.

Selaku inisiator dalam kolaborasinya dengan berbagai pihak, PT Semen Padang bertindak sebagai penyedia bibit, penyedia mesin pencacah kayu kaliandra merah, dan pembeli hasil panen kaliandra merah. Sementara pemerintah daerah bertindak selaku fasilitator dan mediator, serta akademisi sebagai periset dan pendamping teknis. 

Adapun kelompok tani dan pelaku UMKM sebagai pihak yang menanam, merawat, memanen, mencacah dan menjual hasil panen ke PT Semen Padang. Hasil panen kayu kaliandra merah nantinya akan dimanfaatkan sebagai sumber energi ramah lingkungan di pabrik PT Semen Padang. Dengan skema ini diharapkan dapat menciptakan ekonomi sirkular yang mendatangkan banyak manfaat bagi banyak pihak. (yad)

Tingkatkan Pemakaian Bahan Bakar Alternatif Ramah Lingkungan, SIG Tanam Pohon Kaliandra Merah di Sumatra Barat dan Tuban, Jawa Timur Selengkapnya

Pelukis Remaja Ariel Ramadhan Gelar Pameran Lukisan Tunggal Lautan Kreasi Gunakan Akrilik dan Serbuk Emas 

GRESIK,1minute.id – M Ariel Arkana Ramadhan, 23, untuk kali keempat menggelar pameran lukisan tunggal. Pelukis remaja siswa Sanggar lukis Daun ini memamerkan 24 karyanya di Kalcer Social Space Jl. Sulawesi No.1 Surabaya mulai 20 Mei sampai 31 Mei 2023. Pameran lukisan-gambar kali ini mengusung tema Lautan Kreasi.

Ariel Ramadhan, panggilan M. Ariel Arkana Ramadhan adalah salah satu murid Sanggar DAUN. Ariel Ramadhan bergabung sejak di kelas 2 SD Kreatif Barata Jaya (SD Muhammadiyah 16 Surabaya). Sejumlah prestasi nasional hingga internasional telah diraihnya. Seniman muda kelahiran Surabaya, 13 Desember, 23 tahun ini semakin terasa dan 

produktif menghasilkan karya sejak lima tahun terakhir. Pada 2019, Ariel Ramadhan menelorkan picture book berjudul Pinisi. Pada 2020, Ariel Ramadhan mulai menggelar pameran tunggal. 

Tahun ini, pameran tunggal keempat Ariel Ramadhan mendapatkan respon positif kalangan seniman lukis di tanah air. “Tahun ini, ada 24 karya lukis-drawing media kertas dan kanvas dengan berbagai teknik: manual drawing, canting, print fotografi dan digital grafis, sapuan kwas dan pisau palet dan lainnya,” kata Ariel Ramadhan didampingi gurunya, Arik S Wartono. 

Diantara 24 karya tersebut, terdapat 4 karya lukis akrilik di atas kanvas utuh ukuran 300×150 cm. Mayoritas objek tentang laut dan satwa prasejarah. Salah satu karyanya fenomenal yang menjadi magnet pengunjung berjudul Lautan Kreasi. Lukisan itu memiliki diameter 100 cm. Lukisan abstrak dengan media kanvas menggunakan cat akrilik dengan serbuk emas. “Ini karya pertama Saya memakai serbuk emas,” jelas Ariel Ramadhan.  

Menurut pendiri Sanggar DAUN Arik S.Wartono, kegitan ini merupakan rangkaian perayaan Bulan Menggambar Nasional 2023. “Tahun ini mengambil tema besar “Gembira Menggambar” secara serentak dari Aceh hingga Papua diikuti oleh lebih dari 4000 seniman dan 250 komunitas seni budaya dari seluruh Indonesia,” kata Arik S.Wartono, kurator pendiri sekaligus pembina Sanggar DAUN pada Senin, 22 Mei 2023.

Dalam pameran tunggal ini, kata Arik, imajinasi Ariel Ramadhan melalui objek-objek laut dan dinosaurus dalam karya-karyanya seakan sedang berupaya membangkitkan kembali gen atau jiwa maritim Nusantara yang saat ini nyaris terlupakan oleh berbagai faktor sosial-politik global. Karya terbarunya seri “Beautiful Ocean #1” dan “Beautiful Ocean #2”, akrilik di atas kanvas 300×150 Cm, Ariel Ramadhan tampak mulai piawai dalam eksplorasi karya-karya lukis berukuran besar dengan tingkat kematangan teknik yang semakin berkembang.

“Seorang seniman muda memang sudah seharusnya begitu, terus melakukan inovsi baru dalam karya-karyanya sehingga publik seni terutama penggemar karya-karyanya selalu dimanjakan oleh eksplorasi yang selalu baru dan segar,” kata Arik. 

Terkait media kanvas dengan bertabur serpihan emas, kata Arik, bukan kali pertama di Indonesia. Sebelumnya, ada pelukis yang telah memakai serbuk emas. “Salah satunya pelukis senior A.D. Pirous, pelukis kaligrafi kontemporer,” jelas Arik. (yad)

Pelukis Remaja Ariel Ramadhan Gelar Pameran Lukisan Tunggal Lautan Kreasi Gunakan Akrilik dan Serbuk Emas  Selengkapnya

Percepatan Penurunan Stunting, Wabup Gresik Launching 166 Kampung KB 

GRESIK,1minute.id – Kampung Keluarga Berkualitas (KB) resmi berdiri di Kabupaten Gresik. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah membuka kegiatan launching dan penguatan kampung Keluarga Berkualitas (KB) di Hotel Aston pada Senin, 22 Mei 2023.

Dalam kampung KB yang merupakan satuan wilayah setingkat desa, terdapat integrasi dan konvergensi penyelenggaraan pemberdayaan dan penguatan institusi keluarga. Semuanya dilakukan dalam banyak dimensi guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, keluarga dan masyarakat.

Wakil Bupati Aminatun Habibah berharap Kampung KB ini dapat memberikan penguatan pembinaan Posyandu, penguatan penanganan stunting serta dapat memberikan percepatan pembangunan sektor terkait dalam upaya meningkakan kualitas hidup keluarga dan masyarakat di tingkat desa dan kecamatan. “Saya harapkan nantinya seluruh desa di Kabupaten Gresik bisa menjadi kampung KB,” ujarnya. 

Sebagai informasi, dalam kegiatan kali ini dilakukan launching sebanyak 113 kampung KB baru dan penguatan 53 kampung KB yang sudah terbentuk terlebih dahulu. Selepas kegiatan ini, ke-166 kampung KB tersebut diharapkan bisa menghasilkan keterpaduan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana)

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah melanjutkan kampung KB bisa terwujud adanya sinergi guna melahirkan ide dan solusi terhadap permasalahan strategis yang ada.  Salah satu upaya yang ditempuh pemerintah adalah memfokuskan Program Kampung KB pada isu pencegahan stunting. Melalui Kampung KB, dapat digalang partisipasi dan sinergi berbagai lembaga yang ada di masyarakat untuk berperan mencegah stunting.

Peraturan Bupati Nomor 9 Tahun 2023 tentang percepatan penurunan stunting, melalui kerjasama semua pihak lintas sektoral antar organisasi perangkat daerah (OPD).

Untuk diketahui, Pemerintah Pusat mentargetkan prevelansi stunting nasional sampai 14 Persen pada 2024. Pada 2023, Kabupaten Gresik sesuai hasil survei status gizi Indonesia (SSGI) 2022 dapat di tekan sampai 10,7%. Angka di bawah rata-rata Provinsi Jawa Timur yaitu 19,2%, serta lebih rendah rata-rata nasional yang masih pada angka 21,6%.(yad)

Percepatan Penurunan Stunting, Wabup Gresik Launching 166 Kampung KB  Selengkapnya

Wakil Ketua DPRD Gresik Dorong Desa Melakukan Akselerasi Pembangunan Mewujudkan Desa Mandiri untuk Kesejahteraan Warga

 

GRESIK,1minute.id – Wakil ketua DPRD Gresik  Mujid Riduan menggelar Sosialisasi Peraturan (Sosper) perundang-undangan tahap IV/ 2023 di Desa Domas Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Minggu, 21 Mei 2023.

Sosper ini tentang Peraturan Daerah (Perda) Gresik nomor 4 tahun 2021tentang Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa Mandiri dihadiri oleh ratusan warga Desa setempat. 

Menurut Mujid Riduan, dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Gresik dan masalah yang dihadapi adalah akselerasi pembangunan desa menuju kemadirian desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penanggulangan angka kemiskinan. “Untuk itu sangat penting sekali membentuk perda tersebut,” kata Mujid yang juga Ketua DPC PDI-P Gresik itu.

Mujid melanjutkan, untuk mewujudkan hal itu sangat diperlukan adanya peningkatan desa-desa yang ada di Kabupaten Gresik ini agar bisa menjadi desa yang mandiri, sehingga kualitas dan kesejahteraan hidup masyarakat desa bisa meningkat serta angka kemiskinan pun bisa terus berkurang.

“Untuk memajukan desa bisa dengan mengembangkan produk unggulan yang sesuai dengan potensi desa masing-masing. Untuk itu kita harus bisa mewujudkan pemberdayaan masyarakat desa menuju desa mandiri melalui upaya pengintegrasian sumber daya dan penguatan kelembagaan,” katanya. 

Sementara itu, Camat Menganti Gunawan Purna Atmaja dalam paparannya menyatakan menpemberdayaan masyarakat menuju desa mandiri ini sangat penting sekali bagi kesejahteraan seluruh masyarakat. Untuk itu pemerintah daerah menyetujui dan mengesahkan Perda tersebut.

“Alhamdulillah di wilayah Kecamatan Menganti ini tidak ada desa yang tertinggal. Desa-desa yang ada di Kecamatan Menganti saat ini sudah maju dan berkembang bahkan sudah ada yang menjadi desa mandiri,” jelas mantan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Gresik ini. 

Gunawan melanjutkan, desa-desa di Kecamatan Menganti ini sudah maju tinggal kita mengembangkannya, agar bisa menjadi desa yang mandiri dan itu bisa ditempuh dengan cara mengembangkan produk sesuai potensi desa melalui Bumdes.  “Semua itu adalah untuk menyejahterakan masyarakat desa,” tegasnya. (yad)

Wakil Ketua DPRD Gresik Dorong Desa Melakukan Akselerasi Pembangunan Mewujudkan Desa Mandiri untuk Kesejahteraan Warga Selengkapnya

Siap Jadi Pelopor Keselamatan Berlalulintas, SPENDA Gresik Mengaktifkan Patroli Keamanan Sekolah 

GRESIK,1minute.id – Police goes to school dilakukan jajaran Polres Gresik. Diantaranya, Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlans) Polres Gresik. Pada Senin, 22 Mei 2023, Korp Sabuk Putih itu memberikan sosialisasi dan pembinaan etika keselamatan berlalu lintas, tertib berlalu lintas untuk mencegah dan meminimalisir angka kecelakaan dikalangan pelajar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Kegiatan pembinaan etika keselamatan berlalu lintas dilakukan di UPT SMP Negeri 2 Gresik. Ratusan siswa di sekolah yang dipimpin oleh Muhammad Salim itu, terlihat antusias mengikuti kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Unit Keamanan Keselamatan Berlalulintas (Kanit Kamsel)  Satlantas Polres Gresik Ipda Muhammad Azmi.

Menurut Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, kegiatan Pembinaan Etika Keselamatan Berlalulintas sebagai salah satu ikhtiar dalam menekan angka kejadian laka lantas di wilayah Gresik khususnya yang melibatkan para pelajar. Kegiatan ini, kerjasama sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu dengan Satlantas Polres Gresik. 

“Kegiatan ini, sebagai edukasi buat para pelajar, tentang pentingnya tertib berlalu lintas,” kata  Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim mengutip pernyataan Ipda Mohammad Azmi. Ia melanjutkan, maraknya pengendara motor oleh pelajar SMP/MTs atau anak dibawah umur membuatnya prihatin. Sebab, kondisi itu berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Ipda Azmi menghimbau kepada para siswa jika belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) supaya meminta antar orang tua saja ke sekolah. “Bagi pelajar SMP anak di bawah umur yang mengendarai motor secara psikokogis maupun mental masih labil, sehingga potensi terlibat laka lantas dan mereka bisa membahayakan pengguna jalan lain,” katanya. 

Azmi terlihat gagah. Penampilan Azmi memakai uniform lengkap membuat ratusan pelajar antusias mengikuti pembinaan yang dipusatkan di halaman sekolah tersebut. Ratusan siswa mulai kelas VII s.d kelas IX mengetahui Azmi adalah alumni SMP Negeri 2 Gresik. “Ipda Azmi adalah alumni Spenda (SMP Negeri 2 Gresik) 1999,” jelas Salim tepuk sorak bergemuruh. 

Dalam kesempatan tersebut, Ipda Azmi mengajak mereka generasi muda Spenda tersebut menjadi pelopor tertib lalu lintas, menggunakan helm dengan benar  pada saat beraktivitas mengendarai ojek online  sepeda motor baik pengemudi maupun yang di bonceng dan taati peraturan berlalu lintas.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim menyambut antusias kegiatan pembinaan tersebut. Sebab, kegiatan itu diharapkan mampu menekan angka kecelakaan bagi remaja atau terutama bagi anak-anak yang masih duduk di bangku SMP/MTs. Pada kesempatan ini juga Salim mengingatkan kepada semua siswa, SMP Negeri  2 Gresik menjadi anak yang baik, tidak tawuran atau terlibat balap liar.

Terkait maraknya siswa yang berkendara sepeda motor ke sekolah dan menitipkan sepedanya di kampung sebelah sekolah, kata Salim, pihak sekolah sudah memberikan surat  teguran pembinaan pada anak tersebut dan panggilan orang tua untuk diajak bekerjasama karena larangan siswa membawa sepeda motor ada di tata tertib sekolah.

Sementara itu,, Humas Spenda Tietien Harfutien menambahkan sebagai tindak lanjut kegiatan ini, sekolah akan membentuk dan menghidupkan kembali kegiatan patroli keamanan sekolah (PKS ). “Kegiatan PKS yang sempat vakum akan kembali diaktifkan agar siswa ada wadah menjadi pelopor teladan dalam pembinaan ekstra” ujar Tietien Harfutien. (yad)

Siap Jadi Pelopor Keselamatan Berlalulintas, SPENDA Gresik Mengaktifkan Patroli Keamanan Sekolah  Selengkapnya

UPT SMP Negeri 1 Gresik Launching SIBESTIE, Layanan Sekolah Berbasis Digital Pertama Di Gresik 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 1 Gresik, lembaga pendidikan pertama yang menerapkan manajemen sekolah berbasis digital di Kabupaten Gresik. Mempermudah layanan sekolah, menjawab tantangan zaman di era digital 5.0 di sekolah memiliki tagline Center of Excellence ini. Launching aplikasi baru bernama Sistem Informasi Berbasis Digital Terintegrasi (Sibestie) dilakukan di berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik.

Kepala UPT SMP Negeri 1 Gresik Beri Avita Prasetiya mengatakan peluncuran aplikasi sistem Informasi Berbasis Digital Terintegrasi (Sibestie) bertujuan untuk memberikan kemudahan dan peningkatan layanan kepada peserta didik, wali murid, warga sekolah, alumnus dan masyarakat secara umum, sehingga informasi berjalan cepat, realtime berbasis digital agar terjalin komunikasi secara efektif guna peningkatan mutu pendidikan.

Sebelum layanan digitalisasi diterapkan, imbuh Beri Avita Prasetiya, layanan sekolah dilakukan secara manual membutuhkan proses lebih lama. Ia mencontohkan, kurang cepatnya informasi yang diperoleh wali murid tentang kehadiran siswa di sekolah, pengaduan layanan sekolah, akuntabilitas tabungan, permohanan surat menyurat, dan antrian panjang pelayanan kantin. 

Selain itu, layanan manual belum menyediakan wadah atau sarana alumnus dalam komunikasi dengan sekolah, informasi proses pembelajaran serta perkembangan peserta didik baik kelas regular maupun kelas tahfidz , informasi buku dan peminjaman buku perpustakaan dan masalah-masalah lainnya.

“Kami membentuk Tim Inovasi Peningkatan Pelayanan Publik, untuk mempersiapkan aplikasi ini bersama programmer, dari sinergi ini diharapkan terjadi peningkatan layanan manajemen sekolah berbasis digital untuk menjawab permasalahan yang muncul. Dan program ini siap direplikasikan untuk sekolah-sekolah di Kabupaten Gresik,” kata Beri Avita Prasetiya pada Jumat, 19 Mei 2023.

Sementara itu, Ketua Tim Inovasi Pelayanan Publik UPT SMP Negeri 1 Gresik Suci Handarini menambahkan sebelum inovasi ini dilakukan pihaknya melakukan diskusi cukup intens dengan bagian Kurikulum, Kesiswaan dan Humas Sarana Prasarana (Sarpras) dan Tata Usaha (TU) di sekolah. Diskusi memerlukan waktu yang lama dalam hal menyebarkan informasi kegiatan sekolah, dan merekap laporan, serta menanggapi keluhan dan permasalahan dari siswa atau wali murid yang masih dilakukan secara manual dan terpisah. 

Sedangkan pelaporan administrasi masih dilakukan hanya satu arah. Setelah dilakukan inovasi ini Informasi sudah berjalan dua arah ( Informasi yang dikirim admin bisa ditanggapi oleh siswa dan wali murid ). 

“Sebelum pembuatan aplikasi SIBESTIE ini, pihaknya berkolaborasi dengan bagian Kesiswaan, Kurikulum dan Humas Sarana dan Prasarana (Sarpras) sebagai pemangku program untuk bersama-sama mengidentifikasi permasalahan yang muncul dalam layanan siswa. Melakukan diskusikan bersama programmer untuk mencarikan solusi atas permasalahan tersebut dengan aplikasi SIBESTIE. Alhamdulillah pada akhirnya program ini semakin baik bisa dimanfaatkan untuk peningkatan layanan pendidikan berbasis digital,” terang Suci Handarini. 

Aplikasi SIBESTIE (Sistem Informasi Berbasis Digital Terintegrasi) berbasis Android meliputi Sistem Layanan manajemen Kurikulum, Kesiswaan, Sarpras, Humas, dan Perpustakaan menjadi  terintegrasi, efektif, layanan lebih cepat, mudah, dan fleksibel.

SIBESTIE memiliki ukuran file yang kecil sehingga bisa dibuka semua versi android dan source code,  dan bisa di kloning, serta support dengan banyak aplikasi di android. SIBESTIE dapat diterapkan di semua sekolah di wilayah maupun luar kabupaten Gresik yang memiliki akses internet, sumber daya manusia (SDM) dengan kompetensi IT, tersedia perangkat IT (laptop, komputer, android, scanner). Sekolah yang akan mereplikasi program ini harus mempunyai perangkat website yaitu domain dan hosting. Pengolahan data yang di proses SIBESTIE memudahkan pekerjaan para pemangku program karena diproses secara digital, dan bersifat interaktif karena fitur-fitur bisa diakses dua arah. SIBESTIE is my bestie. (yad)

UPT SMP Negeri 1 Gresik Launching SIBESTIE, Layanan Sekolah Berbasis Digital Pertama Di Gresik  Selengkapnya

Perkokoh Sinergitas TNI -Polri, Kompak Olahraga Bersama 

GRESIK,1minute.id –  Sinergitas antara TNI-Polri terus dibangun di Gresik. Untuk memperkuat sinergitas yaitu melalui olahraga bersama antara prajurit TNI dan Polri di lapangan Mapolres Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Jumat, 19 Mei 2023.

Olahraga bareng itu dihadiri oleh Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom dan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik drg Saifudin Ghozali. Serta, personil personil TNI – Polri dan Pengurus cabang Bhayangkari Gresik juga Persit Kartika Chandra Kirana Gresik.Olahraga bareng dilanjutkan perlombaan antara lain bola voli, 

memasukkan paku dalam botol,makan kerupuk,balap kelereng, dan tepung estafet.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menyampaikan kegiatan olahraga bersama dalam rangka HUT ke-77 Bhayangkara dengan tema melalui olahraga bersama TNI Polri yang bertujuan untuk memupuk sinergitas antara kedua intitusi dalam mendukung tugas pokok masing 

“Sinergitas TNI-Polri yang sudah terjalin sangat baik ini harus terus dipertahankan sehingga semakin solid dan kuat dalam koordinasi, komuninikasi dan kolaborasi TNI-Polri dalam mengawal tahun politik 2024,” ujar AKBP Adhitya Panji Anom. 

Sementara itu, Dandim 0817/Gresik Letkol inf Ahmad Saleh Rahanar mengatakan bahwa TNI dan Polri di Gresik selalu rukun dalam menjalankan tugas dengan baik yang bertujuan bersama menjaga NKRI khususnya Kabupaten Gresik tetap aman dan kondusif. “Kita berharap dalam bertugas TNI dan Polri khususnya Kodim 0817/Gresik  terus kompak. Sinergitas TNI-Polri adalah kunci kekuatan dalam setiap penugasan untuk pengabdian kepada Bangsa dan Negara,” ujarnya. (yad)

Perkokoh Sinergitas TNI -Polri, Kompak Olahraga Bersama  Selengkapnya

Pol PP Gresik dan Bea Cukai Gresik Ajak Masyarakat Gempur Rokok Ilegal, Tidak Menjual dan Membeli 

GRESIK,1minute.id – Satuan Polisi Pamong Praja bersama Kantor Bea Cukai Gresik menggelar Dialog Ruang Publik untuk memerangi peredaran rokok tanpa cukai di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik 

di Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik pada Jumat, 19 Mei 2023. Kegiatan bertajuk “Gempur Rokok Ilegal, Sosialisasi Ketentuan Bidang Cukai” ini menghadirkan empat narasumber. 

Yakni, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah,  Asisten I Pemkab Gresik Suyono, Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Alifin N Wanda dan Kepala Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Gresik, Tristan Soekmono dan Agus Widodo, perwakilan dari Satreskrim Polres Gresik. 

Dialog Ruang Publik yang berjalan gayeng selama 2,5 jam itu diikuti pemilik toko kelontong yang menjual rokok, pemilik warung kopi se-kecamatan Gresik berjumlah lebih kurang 200 orang.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dalam kesempatan itu, mengajak pedagang untuk tidak menjual rokok ilegal. Rokok tanpa cukai.

“Pita cukai ini merupakan tanda bahwa rokok tersebut sudah membayar pajak. Dari pajak inilah yang akan dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk program-program dari pemerintah. Termasuk dalam bidang kesehatan, penegakan hukum, pembinaan petani tembakau, bahkan ke peningkatan SDM,” terang Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. 

Dalam kesempatan itu, juga disosialisasikan mengenai ancaman hukuman bagi penjual rokok ilegal. Kepala Seksi (Kasi) Pidsus Kejari Gresik Alifin N Wanda mengatakan, saat ini ancaman hukuman bagi penjual rokok ilegal lebih berat. Bila sebelumnya, masa hukuman bisa memilih menjalani hukuman penjara atau denda. Berdasarkan peraturan menteri keuangan (PMK) 23 Tahun 2022 tentang Harmonisasi Perpajakan dan Ultimum Remedium, pidana bagi pelaku peredaran rokok ilegal dapat diganti dengan pembayaran nilai cukai tiga kali lipat.

“Tapi, sekarang selain hukuman penjara maksimal 5 tahun, penjual rokok ilegal harus membayar denda. Bila tidak bisa membayar denda, Kejaksaan akan melakukan penyitaan aset dan di lelang,” tegas Alifin N Wanda. 

RUANG PUBLIK: Suasana sosialisasi Gempur Rokok ilegal di kawasan Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik pada Jumat, 19 Mei 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Gresik Tristan Sukmono menambahkan Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal ini bertujuan untuk mencegah dan memberantas peredaran rokok ilegal yang beredar di masyarakat. Sebab, peredaran rokok ilegal itu, imbuhnya, merugikan penerimaan negara dan masyarakat. “Yang diuntungkan hanya pemilik pabrik saja,” tegasnya usai acara kepada wartawan pada Jumat, 19 Mei 2023.

Tristan menambahkan masa Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal ini berlangsung mulai 15 Mei sampai 1 Juli 2023. Tristan menegaskan setelah masa sosialisasi berakhir, pihaknya akan terus melakukan pemberantasan peredaran rokok ilegal yang beredar di masyarakat. Pihaknya juga akan menggandeng Polisi Pamong Praja, dan aparat penegak hukum lainnya, TNI, Kepolisian dan Kejaksaan.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk partisipasi, berkontribusi untuk mencegah peredaran rokok ilegal. Tidak menjual dan tidak membeli,” ujar Tristan. Penindakan yang dilakukan Bea Cukai akan semakin intensif dilakukan. Ia menjelaskan Bea Cukai Gresik telah melakukan penyergapan terhadap seorang pengendara mobil pribadi di perbatasan Gresik dengan Lamongan. Dalam penangkapan itu, petugas mengamankan barang bukti berupa 1,5 juta batang rokok. “Potensi kerugian negara mencapai Rp 173 juta,” tegasnya. 

Sementara itu, Kasat Pol PP Gresik Suprapto, bahwa dalam waktu dekat pihaknya bersama petugas akan melakukan operasi penegakan hukum untuk peredaran rokok ilegal di Kabupaten Gresik.“Segera kami akan bertindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku terhadap para penjual dan pembeli rokok ilegal di Gresik,” pungkasnya. (yad)

Pol PP Gresik dan Bea Cukai Gresik Ajak Masyarakat Gempur Rokok Ilegal, Tidak Menjual dan Membeli  Selengkapnya

Sistem Pertambangan PT Semen Gresik Pabrik Rembang Raih Predikat Terbaik 1 Penghargaan Good Mining Practice 2023

GRESIK,1minute.id – Konsistensi penerapan kaidah pertambangan yang baik atau Good Mining Practice yang dilakukan anak usaha SIG yaitu PT Semen Gresik di Rembang, Jawa Tengah, meraih Predikat Terbaik 1 Penghargaan Good Mining Practice (GMP) 2023, kategori Skala Besar dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah.

Penghargaan diserahkan oleh Kepala Bidang Minerba ESDM Jawa Tengah Agus Sugiharto kepada Plt. Direktur Utama PT Semen Gresik Muchamad Supriyadi pada acara penganugerahan yang diselenggarakan di Kesugihan, Kabupaten Cilacap.pada Sabtu lalu, 13 Mei 2023. 

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, penerapan good mining practice yang memperhatikan prinsip keberlanjutan merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam kegiatan pertambangan di seluruh wilayah operasional SIG. Hal ini sejalan dengan tiga pilar keberlanjutan yang telah ditetapkan oleh perusahaan, yaitu mendorong solusi dan inovasi berkelanjutan, perlindungan terhadap lingkungan, serta menciptakan nilai bagi karyawan dan komunitas.

“Penerapan good mining practice oleh SIG tidak sebatas hanya untuk memenuhi regulasi semata, tetapi dilandasi oleh kesadaran akan besarnya manfaat yang bisa diperoleh secara berkelanjutan bagi banyak pihak, khususnya masyarakat sekitar wilayah operasi,” kata Vita Mahreyni. 

“Karena SIG ingin menjaga keseimbangan antara kinerja perusahaan (prosperity), kelestarian lingkungan (planet) dan kesejahteraan masyarakat (people). SIG berkomitmen untuk mengembalikan apa yang telah didapat untuk masyarakat,” imbuh Vita Mahreyni.

Dalam perencanaan penambangan, PT Semen Gresik selalu mengacu pada desain tambang yang tertuang dalam analisa dalam lingkungan (amdal), terutama terkait elevasi kedalaman penambangan untuk menjaga air bawah tanah. Monitoring juga dilakukan secara berkala pada sumur-sumur pantau yang telah disediakan.

Untuk meminimalisir dampak sosial yang dapat ditimbulkan dari operasional tambang, PT Semen Gresik telah membangun kawasan green belt (sabuk hijau) selebar 50 meter yang mengelilingi area tambang di Rembang, Jawa Tengah, dengan total lahan mencapai 37 hektare.

Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan, hingga saat ini PT Semen Gresik telah mereklamasi lahan pascatambang tanah liat seluas 3 hektare dan lahan pascatambang batu gamping seluas 5,5 hektare. Perusahaan juga telah menanam beragam jenis pohon sebanyak 33.610 pohon, diantaranya jati, mahoni, trembesi, sengon, johar, kesambi, sukun, sawo, nangka, mangga, kelengkeng, hingga pohon bambu. 

Selain itu, PT Semen Gresik juga melibatkan 361 petani yang berasal dari di enam desa sekitar untuk mengelola 119,25 hektare lahan milik Perusahaan yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi.

Vita Mahreyni menyampaikan, dari sisi keselamatan kerja, PT Semen Gresik memiliki pedoman kerja yang komprehensif, hingga tenaga kerja tersertifikasi dan kompeten. Perusahaan juga menerapkan inovasi Driving Monitoring System untuk mengawasi proses operasional tambang dengan memasang incabin camera dan fatigue sensor pada kendaraan operasional untuk mencegah terjadinya kecelakaan akibat fatigue atau kelelahan kerja dan unsafe actions saat bekerja. 

“Selain itu, PT Semen Gresik juga melakukan penerapan Inovasi airdeck system yang bertujuan mengurangi penggunaan bahan peledak. Sehingga sejak awal beroperasi hingga saat ini tidak pernah terjadi kecelakaan kerja pada operasional tambang,” ujar Vita Mahreyni.

Menurutnya pabrik PT Semen Gresik di Rembang, Jawa Tengah, memang dibangun dengan desain ramah lingkungan dan dilengkapi dengan teknologi mutakhir generasi terbaru berstandar internasional. Seperti penggunaan bag filter yang berfungsi sebagai penangkap debu untuk mengendalikan pencemaran udara. Selain itu juga ada Regenerative Drive Sistem Long Belt Conveyor yang dapat menghemat pemakaian listrik hingga 20 persen.

Selain praktik pengelolaan operasional yang unggul dan ramah lingkungan, PT Semen Gresik secara konsisten juga telah melaksanakan program pemberdayaan masyarakat (PPM) di sekitar perusahaan melalui berbagai program, antara lain bidang lingkungan melalui program Edupark & Pertanian Perkebunan Peternakan Terpadu (P4T), bidang pembangunan infrastruktur di enam desa sekitar perusahaan melalui program Forum Masyarakat Madani (FMM), bidang pertanian dengan membentuk Semen Gresik Sahabat Petani (SGSP), bidang kesenian melalui Semen Gresik Sahabat Seni (SGSS), serta program Pemberdayaan UMKM Naik kelas melalui Rumah BUMN Rembang.

Bagi SIG, pertambangan memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan pembangunan, baik bagi masyarakat maupun industri. Dengan penerapan good mining practice tentunya akan mengoptimalkan dampak positif yang diberikan. Karena selain menjaga lingkungan tetap lestari, juga dapat memberikan banyak manfaat bagi seluruh pemangku kepentingan.(yad)

Sistem Pertambangan PT Semen Gresik Pabrik Rembang Raih Predikat Terbaik 1 Penghargaan Good Mining Practice 2023 Selengkapnya

50 Persen Potensi Risiko Stunting di Pulau Bawean, Wabup Gresik Gelar Sekolah Orang Tua Hebat 

GRESIK,1minute.id – Pemkab Gresik terus berikhtiar untuk menekan angka stunting. Upaya yang dilakukan diantaranya memberikan training of trainer (TOT) Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) dan Kartu Kembang Anak (KKA) kepada kader Bina Keluarga Balita (KKB) di Pulau Bawean. 

Di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean, berpotensi memiliki risiko terbanyak stunting di Kabupaten Gresik. Berdasarkan data rilis dari Pemkab Gresik, saat ini Kabupaten Gresik memiliki sekitar 6.912 keluarga risiko stunting. Sebanyak 3.070 diantaranya berada di Pulau Bawean. Hal ini tentu menjadikan Bawean sebagai prioritas.

TOT SOTH yang dihelat oleh Dinas Keluarga Berencana, Permbedayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Selasa,16 Mei 2023..Wabup perempuan berlatar pendidik itu sedang melakukan lawatan ke Pulau terluar Gresik itu. 

“Dengan SOTH ini, kita akan memberikan pemahaman tentang stunting. Sehingga nanti kita dapat mencegah terjadinya stunting dan menjadikan anak-anak kita menjadi lebih baik. Ini sangat penting karena nantinya anak-anak inilah yang akan menggantikan kita di masa depan,” ujar Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah. 

Pada kesempatan itu, Bu Min juga memberikan bantuan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) kepada para keluarga dengan risiko stunting. Karena di Bawean ini ada sekitar 50% keluarga risiko stunting, dari total yang ada di Gresik.

Sementara itu, Kadis KBPPPA Titik Ernawati mengatakan, bantuan tersebut akan diberikan serentak pekan depan. Normalnya, bantuan ini akan diberikan sebanyak tiga tahap, dari mulai  Mei hingga Juli 2023. Mengingat akses yang cukup sulit, bantuan tersebut diputuskan untuk disalurkan sekaligus. “Nanti, bantuan akan kami berikan tiga tahap sekaligus. Isinya berupa satu ekor ayam karkas dan 1 pax telur mentah,” bebernya.

Sebelumnya, SOTH telah dicoba di Desa Bungah dan Bedanten, Kecamatan Bungah. Di dua desa tersebut menjadi pilot project SOTH yang akan dilakukan secara menyeluruh di 330 desa se-Kabupaten Gresik. (yad)

50 Persen Potensi Risiko Stunting di Pulau Bawean, Wabup Gresik Gelar Sekolah Orang Tua Hebat  Selengkapnya