Program UHC Lahirkan Layanan Homecare di Puskesmas Benjeng dan Metatu 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berupaya melakukan meningkatkan pemanfaat program Universal Health Coverage (UHC). Program berobat cukup bawa kartu tanda penduduk elektronik atau kartu keluarga.

Puskesmas pun berlomba melakukan inovasi pelayanan untuk memudahkan dan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Puskesmas Metatu dan Puskesmas Benjeng, misalnya. 

Dua Puskesmas di Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik itu membuat terobosan pelayanan yakni homecare, konsultasi kesehatan via whatsapp, perawatan penderita diabetes, screening TBC, hingga jemput bola masalah stunting di sekolah. Inovasi ini akan semakin memudahkan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Apalagi, virus positif itu menular ke puskesmas lainnya di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang berpenduduk 1,3 juta jiwa ini.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengingat kepada para tenaga medis dan para medis untuk terus mensosialisasi UHC kepada masyarakat. Ia pun mewanti-wanti jangan sampai muncul anggapan di masyarakat, bahwa adanya UHC justru mempersulit pelayanan kesehatan. 

“Kalau perlu nakes untuk turun ke masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. Seperti yang dilakukan oleh nakes di puskesmas Benjeng dan Metatu ini,” puji Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah dalam pemantapan program UHC dan peningkatan mutu kualitas pelayanan dasar di Kecamatan Benjeng pada Kamis, 16 Februari 2023.

“Semua inovasi yang telah ditunjukkam tadi ini sangat luar biasa, tinggal pelaksanaannya saja. Saya titip pesan untuk terus berkelanjutan. Jadi semuanya benar-benar dilaksanakan untuk masyarakat,” tegas wabup berlatar pendidik itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah menambahkan di wilayah Benjeng mengalami peningkatan kepesertaan. Dari 27 ribu kepesertaan menjadi ke 31 ribu kepesertaan.

“Sehingga pelayanan baik homecare maupun pelayanan di Puskesmas, baik di Benjeng maupun Metatu terus ditingkatkan mutunya. Sehingga masyarakat benar-benar merasakan kehadiran dan manfaat Puskesmas di wilayah Benjeng,” harap dr Khusnah dalam kegiatan yang dihadiri oleh Camat Benjeng Siti Sulikah serta Kepala Puskesmas Metatu dr. Rosaria Asna Yunani bersama Kepala Puskesmas Benjeng drg. Novi Yuliawati itu. (yad)

Program UHC Lahirkan Layanan Homecare di Puskesmas Benjeng dan Metatu  Selengkapnya

Kejari Gresik Tambah Jumlah Sampel Dugaan Penyelewengan Hibah Barang untuk UMKM Senilai Rp 17 Miliar

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik berkomitmen untuk menuntaskan dugaan korupsi hibah barang untuk 782 UMKM Gresik senilai Rp 17 miliar. Hibah barang berasal dari pokok pikiran (Pokir) DPRD Gresik 2022. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Nana Riana mengatakan, pihaknya telah membaca laporan hasil pengumpulan data dan bahan keterangan (pulbaket) dari seksi pidana khusus (Pidsus) Kejari Gresik. Tim jaksa telah  memintai keterangan 14 orang. Rinciannya, satu orang anggota DPRD Gresik, tiga orang dari Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik dan 10 orang dari kelompok UMKM mendapatkan barang serta penyedia barang  mendapatkan order melalui e-katalog.

Selain itu, tim telah mengambil 10 sampel barang. Sampel barang dianggap terlalu sedikit karena jumlahbbarang mencapai ratusan item.

“Kami sudah membaca laporan dari Pidsus. Subjek-subjek (sudah) kita mintai keterangan. Saya merasa kalau hanya 10 sampel kurang. Kita tambahi lagi sampelnya,” kata Kajari Gresik Nana Riana didampingi Kasi Intel Deny Niswansyah dan Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin N Wanda pada Kamis, 16 Februari 2023.

Kajari Nana Riana tidak menyebutkan jumlah  dan jenis barang akan menjadi sampel tambahan yang diperlukan. “Kami akan mendalami secara serius, detail terkait tindakan yang mengarah tindak pidana korupsi. Sebab, menaikkan perkara dari pulbaket ke penyelidikan harus cermat, mempertimbangkan dari segala aspek. Komitmen kami bekerja secara profesional,” ujarnya. 

Sumber wartawan 1minute.id  menyebutkan tim pulbaket tinggal selangkah lagi menaikkan dugaan penyelewengan penyelewengan hibah barang di Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik tahun anggaran (TA) 2022 ke tahap penyelidikan. Tim pulbaket dikabarkan telah menemukan sejumlah alat bukti yang mengarah dugaan korupsi. Dugaan korupsi dilakukan secara berjamaah. “Tunggu saja,” katanya. 

Seperti diberitakan, hibah barang kepada kelompok UMKM sebesar Rp 17 miliar dari nilai pagu Rp 19 miliar dilakukan oleh Diskoperindag Gresik berujung pulbaket di Kejaksaan Negeri Gresik. Ada aroma kurang sedap dalam proses hibah barang berasal dari pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Gresik itu. Sebanyak empat orang telah dimintai keterangan. 

Mereka  adalah Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik Malahatul Fardah, Sekretaris Dinas (Sekdin) Diskoperindag Subhan, dan Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan Usaha Mikro pada Diskoperindag Gresik Fransiska Dyah Ayu Puspitasari. Kemudian,  Ketua Komisi II (Bidang Perekonomian dan Keuangan) DPRD Gresik Asroin Widiana serta 10 penerima dan penyedia barang. (yad)

Kejari Gresik Tambah Jumlah Sampel Dugaan Penyelewengan Hibah Barang untuk UMKM Senilai Rp 17 Miliar Selengkapnya

Kanwil DJP Limpahkan Terduga Pengemplang PPN Senilai Rp 0,55 Miliar ke Kejari Gresik 

GRESIK,1minute.id –  Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menerima pelimpahan tahap dua seorang tersangka berinisial SMR, 40 tahun dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) pada Kamis, 16 Februari 2023.

Tersangka adalah komisaris CV DKM yang berkantor di Gresik. Sekitar pukul 14.30 WIB penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) Kanwil DJP tiba di kantor Adhyaksa di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Mereka langsung menuju ruang penyidik seksi pidana khusus (Pidsus) Kejari Gresik. 

Tersangka SMR dijerat dengan Pasal 39 Ayat (1) huruf c atau Pasal 39 Ayat (1) huruf i  Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

Ancaman hukuman minimal 6 bulan dan paling lama 6 tahun dan denda paling sedikit 2 kall jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar dan paling banyak 4 kali jumlah pajak terutang yang tidak atau kurang dibayar.

“Tersangka kami lakukan penahanan selama 20 hari kedepan. Dalam waktu dekat akan kami limpahkan ke Pengadilan,” ujar Kepala Kejari Gresik Nana Riana pada Kamis, 16 Februari 2023. “Tersangka kami tahan untuk memberikan efek jera untuk patuh membayar pajak,” tegas mantan Kajari Bolaang Mongondow Utara itu. 

Sementara itu, Kepala Bidang Pemeriksaan, Penagihan, Intelijen, dan Penyidikan Kantor Wilayah DJP Jawa Timur II Irawan menambahkan modus operandi yang dilakukan oleh tersangka SMR adalah CV DKM melakukan pembangunan gedung di Jawa Tengah dan memperoleh imbalan jasa atas pekerjaan tersebut. Setelah menyelesaikan pekerjaan dan memperoleh pembayaran, tersangka SMR tidak menyetorkan pajak Pertambahan Nilai (PPN)  yang telah dipungut dan tidak melaporkan surat pemberitahuan tahunan (SPT) Masa PPN Masa Pajak Juni s.d. Agustus 2020 sehingga menimbulkan kerugian pada pendapatan negara di sektor PPN.

“Akibat perbuatan tersangka SMR tersebut dapat menimbulkan kerugian pada pendapatan negara sekurang-kurangnya sebesar Rp 555.858.484,” terang Irawan. Ia melanjutkan 

keberhasilan ini sekaligus menunjukkan keseriusan dala melakukan penegakan hukum dalam bidang perpajakan di wilayah Jawa Timur yang diharapkan akan memberikan efek jera (deterrent effect) bagi peningkatan kepatuhan Wajib Pajak dan mendukung tugas Direktorat Jenderal Pajak dalam menghimpun penerimaan paja yang ditetapkan dalam APBN.

Irawan menegaskan tindak pidana tersebut terjadi di lokasi usaha CV DKM dan dilakukan pada masa pajak Juni s.d. Agustus 2020 untuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN). CV DKM terdaftar sebagai wajib pajak dan menyampaikan SPT di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Gresik. “Karena KPP Pratama Gresik tidak memiliki penyidik sehingga penyidikan dilakukan oleh Kanwil DJP.  (yad)

Kanwil DJP Limpahkan Terduga Pengemplang PPN Senilai Rp 0,55 Miliar ke Kejari Gresik  Selengkapnya

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok, Pemkab Gresik Gelontorkan 27 Ribu Liter MinyakKita Seharga Rp 14 Ribu Perliter

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar operasi pasar minyak goreng (migor) di Pasar Baru Gresik (PBG) pada Kamis, 16 Februari 2023. Operasi pasar untuk menstabilkan harga dan mengurangi inflasi akibat kenaikan harga kebutuhan pokok. Diantaranya, minyak goreng. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang memimpin operasi pasar migor dengan berkolaborasi Koperasi Pemasaran (Kopsar) Niaga Sejahtera yang memasarkan migor murah merek MinyakKita dengan harga Rp 14 ribu per liter. Dalam operasi pasar ini, Pemkab Gresik melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik mengalokasikan 2.250 dus atau 27 ribu liter. 

Puluhan ribu liter migor itu di distribusi ke Pasar Baru Gresik Jalan Gubernur Suryo, Gresik  ; Pasar Kota Jalan H. Samanhudi dan Pasar Sidomoro Jalan Kapt Dulhasim, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. 

“Untuk menghindari terjadinya penimbunan pembelian kami batasi. Untuk masyarakat maksimal 2 liter,” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah didampingi Manajer Umum Kopsar Niaga Sejahtera Syaiful dan Kepala Diskoperindag Gresik Malahatul Fardah pada Kamis, 16 Februari 2023.

MINYAKKITA : Masyarakat antre membeli minyak goreng murah Rp 14 ribu per liter dalam operasi pasar migor di Pasar Baru Gresik pada Kamis, 16 Februari 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah berharap operasi pasar migor ini bisa kembali menstabilkan harga migor yang sempat menghilang sehingga diatas harga eceran tertinggi (HET) Rp 14 ribu per liter. “Operasi pasar akan terus dilakukan sampai puasa hingga lebaran nanti. Sehingga inflasi bisa terkendali,” imbuh Wabup berlatar pendidik itu.

Sementara itu, Manajer Umum Kopsar Niaga Sejahtera Syaiful Ahmar membantah adanya kelangkaan migor rakyat merek MinyakKita itu. “Stok aman tapi karena distribusi kita yang belum merata,” kata Syaiful Ahmar. Saat ini, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah pemerataan distribusi. Tidak hanya di Kabupaten Gresik. “Tapi distribusi ke Surabaya Raya (Gresik, Surabaya dan Sidoarjo) plus Mojokerto,” tegasnya. 

Ia menjamin persediaan migor murah sesuai HET Rp 14 ribu per liter sampai lebaran nanti aman. Untuk diketahui kuota nasional migor 450 ribu ton/bulan. Khusus Kabupaten Gresik 1000 ton / bulan. (yad)

Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok, Pemkab Gresik Gelontorkan 27 Ribu Liter MinyakKita Seharga Rp 14 Ribu Perliter Selengkapnya

Semarak Bonsai Sambut Hari Jadi Kota Gresik, Ada Bonsai Seharga Toyota Alphard

GRESIK,1minute.id – Semarak Bonsai digelar di Gresmall Gresik. Sebanyak 975 tanaman bonsai dari berbagai pelosok negeri ikut menyemarakkan festival dan lelang bonsai untuk memeriahkan HUT ke-49 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan Hari Jadi ke-536 Kota Gresik. Diantaranya, Bali, Sumatera dan Sulawesi. Harga bonsai dari puluhan juta hingga seharga mobil Toyota Alphard. 

HUT Pemkab Gresik diperingati setiap 27 Februari dan Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret. Semarak bonsai hasil kolaborasi Dinas Pertanian (Distan) Gresik dengan Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Pusat dan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Gresik yang diketuai oleh Muhammad Hamzah Takim itu. 

Semarak Bonsai secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada Rabu, 15 Februari 2023. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, Kabupaten Gresik memiliki sentral tanaman hias yang terintegrasi sepanjang 15 kilometer. Sentral tanaman ini tersebar di tiga kecamatan di Gresik Selatan yakni Kedamean, Driyorejo dab Wringinanom. ” Untuk tanaman bonsai ada di Gresik Utara,” kata Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah.

Dia berharap semarak bonsai ini bisa menjadi stimulasi bagi semua warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk melakukan budidaya tanaman bonsai. Sebab, budidaya tanaman bonsai tidak memerlukan lahan luas. ” Budidaya bonsai bisa dilakukan di teras depan rumah. Bagi yang memiliki pekarangan bisa di pekarangan,” ujarnya. Budidaya bonsai, imbuhnya, bisa menjadi alternatif profesi. “Karena harga sangat luar biasa,” imbuh Wabup berlatar pendidik ini.

Ketua Umum PPBI Pusat Erwin Lismar mengapresiasi semarak Bonsai di Gresik. Apalagi,  bonsai yang dipamerkan memiliki kualitas seni yang tinggi. “Biasa pemilik menaruh bonsai ini dilantai 3 atau dikarangkeng. Tapi, disini masyarakat bisa menikmati secara umum,” kata Erwin Lismar berseloroh. 

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Gresik Eko Anindito Putra mengatakan, pihaknya membatasi jumlah peserta dalam semarak bonsai ini. “Andai tidak kami batasi bisa tembus 10 ribu bonsai,” kata Eko. Ia menambahkan tanaman Bonsai ada unik dan langka. Jumlah jutaan jenis. ” Tapi tidak ada satu pun bonsai yang sama persis,” ujarnya. 

Vincen, salah satu peserta mengungkapkan menggemari budidaya bonsai dari orang tuanya. Remaja asal Madura, Jawa Timur membawa bonsai dari tanaman Sancang. Tingginya tidak lebih 40 sentimeter. Umur 4 tahun. Bonsai Sancang ini telah ditawar pengemar bonsai seharga Rp 100 jutaan. “Tapi, saya belum ada niatan untuk menjual,” kata Vincen di lokasi pameran. Semarak bonsai ini akan berlangsung hingga 21 Februari 2023. (yad)

Semarak Bonsai Sambut Hari Jadi Kota Gresik, Ada Bonsai Seharga Toyota Alphard Selengkapnya

Ciptakan Sekolah Ramah Anak, Wabup Gresik: Membutuhkan Hijrah Hati 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap kepada guru tidak hanya memiliki peran sebagai pendidik. Namun,  guru harus mampu hadir menjadi teman atau sahabat bagi peserta didiknya selama berada di sekolah. 

Hal itu diungkapkan Wabup Aminatun Habibah kepada puluhan kepala sekolah dalam Lembaga Pendidikan Ma’arif NU se-Gresik di Aula SMA Nahdlatul Ulama 1 (SMANUSA) Gresik.  Para kepala yang hadir mulai jenjang SD/MI, hingga SMA/MA. 

Wabup Aminatun Habibah mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mendorong agar terciptanya suasana lingkungan sekolah yang ramah anak dan menghilangkan segala bentuk diskriminasi. Ia menuturkan bahwa sekolah harus memperlakukan sama kepada seluruh siswa saat berada di sekolah. 

“Saya harap ini menjadi atensi para kepala sekolah agar menjaga pengelolaan dan prinsip yang baik. Prinsip ini adalah  bagaimana sekolah mampu menciptakan lingkungan yang aman, bagaimana kolaborasi antara orang tua, guru dan anak. Ini perlu pengelolaan yang baik sehingga tercipta sekolah dengan suasana yang ramah terhadap anak,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa sekolah Ramah Anak merupakan hijrah hati. Pasalnya dalam melaksanakan Sokolah Ramah Anak ini tidak semudah membalikkan telapak tangan.  

“Melaksanakan Sekolah Ramah Anak jika hati kita sebagai orang pendidik dan orang tua tidak tersentuh hatinya, tidak mampu mengubah paradigma yang selama ini terjadi. Anak-anak kita adalah anak-anak yang harus dilindungi baik di rumah dan di sekolah atau di manapun,” ujar Wabup yang berlatar pendidik itu.

Dikatakan Bu Min, peran guru dalam menciptakan Sekolah Ramah Anak juga sangat penting. Sebab guru atau tenaga pendidik adalah ibarat orang tua murid saat berada di lingkungan sekolah. Guru berperan penting dalam menciptakan sekolah yang ramah anak. 

Karena guru memiliki berbagai peran yang dapat dimainkan dan diterapkan kepada anak terutama di dalam kelas. “Yaitu guru sebagai sumber dari informasi, menjadi seorang fasilitator, menjadi seorang pengelola, demonstrator dan motivator sehingga pendidikan menjadi layak bagi anak,” pungkasnya. (yad)

Ciptakan Sekolah Ramah Anak, Wabup Gresik: Membutuhkan Hijrah Hati  Selengkapnya

Manusia Kawini Kambing, Jaksa Menilai Penistaan Agama, Tuntut Terdakwa 1 Tahun 

GRESIK,1minute.id – Sidang lanjutan perkara penistaan agama, perkawinan manusia dengan kambing kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Gresik pada Selasa, 14 Februari 2023. 

Sidang digelar secara daring dan luring. Majelis hakim dan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gresik berada di ruang Tirta PN Gresik. Sedangkan, penasehat hukum bersama empat terdakwa sidang di rumah tahanan (rutan) Gresik di Jalan Raya Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. 

Sidang dengan ketua majelis hakim Mochammad Fatkhur Rohman itu memasuki agenda pembacaan tuntutan oleh JPU Kejari  Gresik yakni Danu Bagus Pratama, Ludy Himawan dan Nugroho Tanjung. Sidang sempat tertunda beberapa saat karena jaringan internet ngandat. JPU Kejari Gresik mengawali membacakan tuntutan untuk terdakwa anggota DPRD Gresik Nur Hudi Didin Ariyanto, pemilik Pesanggrahan , Syaiful Arif dan Sutrisno alias Krisna dan terakhir, Syaiful Fuad alias Arif Saifullah. 

Tim jaksa penuntut menilai tindak pidana yang dilakukan seluruh terdakwa sudah memenuhi unsur kesengajaan. Karena itu, jaksa berharap agar majelis hakim menyatakan bahwa para terdakwa terbukti bersalah. “Untuk menjatuhkan hukuman pidana satu tahun penjara dikurangi masa penahanan, serta meminta terdakwa agar tetap ditahan,” ujar JPU Ludy Himawan. 

Jaksa juga menyampaikan pertimbangan dasar tuntutan. Salah satunya, tindakan yang dilakukan para terdakwa dinilai meresahkan masyarakat. Khususnya umat Islam. Mereka dinilai terbukti secara sah melakukan, yang menyuruh melakukan, dan turut serta melakukan perbuatan dengan sengaja di depan umum. “Melukai perasaan atau melakukan perbuatan yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalahgunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia,” katanya.

Rencananya sidang akan dilanjutkan pada Kamis, 16 Februari 2023 agenda pembelaan para terdakwa. “Kami harap agar pihak terdakwa segera menyusun nota pembelaan. Kami memberikan kesempatan untuk melakukan pembelaan pada Kamis, 16 Februari 2023,” ujar Ketua Majelis Hakim Mochamad Fatkur Rochman.

Seperti yang diketahui bahwa keempat terdakwa yakni anggota DPRD Gresik Nur Hudi Didin Arianto pemilik Pesanggrahan, Saiful Arif selaku pemeran pengantin, Sutrisna alias Kresna sebagai penghulu, dan Saiful Fuad alias Arif Saifullah selaku pemilik konten terlibat dalam perkara penistaan agama dan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Mereka dijerat pasal 156 a KUHP Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP tentang Penistaan Ajaran Agama dengan hukuman maksimal 5 tahun kurungan penjara. Sementara, untuk terdakwa Saiful Arif alias Arif Saifullah didakwa dengan pasal 45 ayat (2) UU tentang ITE. (yad)

Manusia Kawini Kambing, Jaksa Menilai Penistaan Agama, Tuntut Terdakwa 1 Tahun  Selengkapnya

Desa Gapurosukolilo Lumbung Pangan di Gresik, Bupati Gresik: Berpotensi Mensejahterakan Masyarakat 

GRESIK,1minute.id – Desa Gapurosukolilo, Kecamatan/Kabupaten Gresik ditetapkan sebagai pusat lumbung pangan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sendiri yang melaunching lumbung pangan di desa yang dikenal Kampung Arab itu pada Selasa, 14 Februari 2023. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad optimistis adanya lumbung pangan ini dapat menjadi wadah yang berpotensi mensejahterakan masyarakat sekitarnya.

“Lumbung pangan ini sangat bagus, karena berpotensi memberikan manfaat kepada masyarakat terkait kesejahteraannya. Nantinya juga perlu keterlibatan dengan UMKM sekitar, sehingga ada timbal balik dan kolaborasi yang saling menguntungkan,”ujar Gus Yani di depan para undangan dan warga setempat.

Perlu diketahui, lumbung pangan adalah tempat penyimpanan stok bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ini berguna saat terjadi kekurangan bahan pangan khususnya saat terjadi bencana alam. Sehingga, lumbung pangan menjadi simbol kedaulatan dan kekuatan pangan desa, dalam rangka mendukung ketahanan pangan Indonesia.

Lebih lanjut, Gus Yani mengatakan, lumbung pangan dapat menjadi solusi menurunkan angka kemiskinan saat ini. Gus Yani juga menuturkan, hal ini sejalan dengan program Internasional Sustainable Development Goals (SDGs), yang salah satu tujuannya guna mengakhiri kemiskinan.

“Ini merupakan amanah dari SDGs program desa. Yang penting kepala desa faham betul tentang SDGs desa. Sehingga ketika lumbung pangan ini sudah punya pendapatan mandiri maka bisa membantu masyarakat dengan leluasa,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Launching Lumbung Pangan Desa Gapurosukolilo ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gresik Abu Hasan juga tokoh agama setempat Habib Ahmad Assegaf.

Sementara itu, Kepala Desa Gapurosukolilo Gresik Hasan Hasyim Al Habsyi mengatakan, lumbung pangan bersama dengan BUMDes akan melaksanakan kegiatan ketahanan pangan desa. Diantaranya, mewujudkan kebutuhan distribusi pangan untuk warga, pengembangan BUMDes di bidang pangan nabati dan hewani, serta kerjasama dengan lumbung pangan provinsi.

Dia juga mengatakan, lumbung pangan bukan hanya memberikan solusi untuk masalah kelaparan, tetapi juga berperan penting dalam menjaga kestabilan pasokan pangan dan pertanian.

“Melalui lumbung pangan, produsen pertanian dapat menyimpan dan menjual bahan pangan mereka sehingga membantu mereka mengatasi masalah ekonomi,” katanya.

Desa Gapurosukolilo tempat destinasi wisata religi Syekh Maulana Malik Ibrahim dan Bupati Gresik pertama K.R.T. Poesponegoro. Berdirinya lumbung pangan di Desa Gapurosukolilo seakan mengingatkan kembali masa Syekh Maulana Malik Ibrahim menyebarkan agama Islam. Syekh Maulana Malik Ibrahim mendirikan toko kelontong untuk menemuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. 

Syekh Maulana Malik Ibrahim menjual sembako dengan harga yang lebih murah dan membuka praktik pengobatan gratis sehingga menarik simpati masyarakat saat itu masih dominan beragama Hindu/Buddha masuk Islam. 

Kades Hasan juga mengusahakan untuk memperkuat UMKM berbasis pangan lokal. Salah satu caranya, dengan menggelar Festival Arabian Food Centre. Yang mana kuliner arab merupakan bagian dari potensi lokal Desa Gapurosukolilo. Rencana festival tersebut akan digelar saat bulan puasa mendatang di sepanjang jalan desa. (yad)

Desa Gapurosukolilo Lumbung Pangan di Gresik, Bupati Gresik: Berpotensi Mensejahterakan Masyarakat  Selengkapnya

Leo Art Jogja Merambah Pasar Surabaya, Dompet dan Tas Cocok Semua Kalangan 

GRESIK, 1minute.id – Fairuz Fatin Bahriyah tampil menawan. Model asal Gresik itu memakai gaun pesta warna merah marun terlihat anggun apalagi dipadukan dengan tas jinjing karya Leo Art. Fairuz dalam sebuah sesi pemotretan akhir pekan lalu terlihat cantik. 

Menurut Fairuz Fatin Bahriyah, tampil lebih trendi dan percaya diri saat menghadiri pesta, selain busana yang nenunjang, tentu asesoris yang saling mendukung semua penampilan. 

“Tampil di muka umum, selain inner beauty, make up, jenis busana, warna busana, asesoris pendukung seperti tas, dompet, sandal atau sepatu, semuanya saling berkaitan dan saling melengkapi, dan membuat tampil lebih percaya diri,” kata Fairuz. 

Ia melanjutkan, saat tampil di acara keluarga, di pertemuan rekan bisnis, atau saat ke pesta, bagi kaum hawa tentunya menyesuaikan busana dan asesoris pendukung lainnya mesti matching, bahkan make up untuk pagi, sore maupun malam juga sedikit ada perbedaan. 

“Bagi remaja putri maupun ibu ibu, saat keluar untuk bertemu dengan individu yang lain pada arena pesta dan biar semakin menunjang penampilan serta percaya diri, jangan dilupakan untuk selalu mengenakan tas atau dompet,” jelasnya.

Marketing dari Leo Art, Muhammad Amiruddin menyampaikan bahwa tas dan dompet produknya ini sangat cocok dikenakan bagi kaum wanita baik remaja,  dewasa, manula, saat hadir pada pesta. 

“Saat ini kami sudah memasuki Jawa Timur dengan membuka kantor perwakilan di Surabaya, kami menyediakan aneka tas dengan hiasan manik-manik dengan harga kompetitif  termasuk aneka macam dompet, dan kami melayani penjualan secara konvensional maupun secara online,” jelas Amir. (yad)

Leo Art Jogja Merambah Pasar Surabaya, Dompet dan Tas Cocok Semua Kalangan  Selengkapnya

Petrokimia Gresik dan PPL Inspirasi Dinas Pertanian Kolaborasi Dongkrak Produktivitas Pertanian Di NTB

GRESIK,1minute.id –  Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia mendorong peningkatan produktivitas pertanian di Nusa Tenggata Barat (NTB) melalui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Inspirasi. 

Program ini ditandai dengan panen raya padi Phonska Plus Bersama Petani pada lahan budidaya pilot project PPL Inspirasi di Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, NTB, baru-baru ini.

“PPL Inspirasi merupakan program promosi komprehensif dari Petrokimia Gresik yang bekerja sama dengan Dinas Pertanian setempat. Ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam mendorong kesejahteraan petani dan menjaga ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produktivitas pertanian, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo,” ujar Direktur Operasi dan Produksi (DOP) Petrokimia Gresik Digna Jatiningsih yang hadir dalam acara panen raya itu.

PPL Inspirasi merupakan key farmer bagi petani di masing-masing wilayah kerjanya. Mereka bertugas memberikan sosialisasi pemupukan berimbang dan kawalan budidaya pada lahan demonstration plot (demplot). Di NTB, PPL Inspirasi menyasar subsektor pangan dan hortikultura mulai dari tanaman padi, jagung dan semangka.

Ada sebanyak 43 PPL Inspirasi yang telah mendapatkan pelatihan dari Petrokimia Gresik. Mereka tersebar di empat kabupaten yaitu Lombok Timur, Lombok Tengah, Sumbawa dan Bima.

Di lapangan, PPL Inspirasi ini juga akan berkolaborasi dengan tenaga agronomi Petrokimia Gresik melalui layanan Mobil Uji Tanah. Dari layanan ini petani dapat mengetahui kandungan tanah di lahannya secara langsung. Petani juga mendapatkan rekomendasi pemupukan yang tepat dan berimbang sesuai kondisi tanah dan kebutuhan tanaman.

“Ketika pemupukan presisi, maka pemupukan akan menjadi efisien dengan hasil yang optimal untuk peningkatan hasil panen. Layanan Mobil Uji Tanah ini gratis,” terangnya. Adapun rekomendasi pemupukan pada lahan demplot di Kelurahan Leneng menggunakan pupuk nonsubsidi, yaitu dengan mengaplikasikan pupuk NPK Phonska Plus dan Urea.

“Pada panen raya ini, dapat kita lihat, produk unggulan Petrokimia Gresik mampu meningkatkan produktivitas padi sebesar 9,3%. Dimana pada panen sebelumnya menghasilkan padi sebanyak 8,816 ton per hektar, sekarang meningkat menjadi 9,632 ton hektar,” ungkap Digna.

Dari peningkatan panen tersebut, lanjutnya, petani mendapatkan tambahan pendapatan Rp 4,2 juta/ha. Keberhasilan ini menunjukan bahwa penggunaan pupuk nonsubsidi berbanding lurus dengan hasil panen yang didapat. “Pilot project ini memiliki andil berkontribusi perusahaan terhadap kebutuhan beras nasional. Kami berharap demplot ini dapat diduplikasi petani lain di sekitar,” ucap Digna.

Terakhir, Digna Jatiningsih menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiasi dan strategi Petrokimia Gresik yang dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh stakeholder dan petani khususnya di NTB. “Kami berharap program ini mampu meningkatkan produktivitas usaha tani dan meningkatkan ketertarikan konsumen terhadap produk-produk Petrokimia Gresik,” tutup Digna. (yad)

Petrokimia Gresik dan PPL Inspirasi Dinas Pertanian Kolaborasi Dongkrak Produktivitas Pertanian Di NTB Selengkapnya