GRESIK,1minute.id – Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik melantik pengurus Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Gresik pada Rabu, 1 Februari 2023. Pelantikan di Aula Masjid Agung Gresik dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Jatim Husnul Marom, Ketua Umum DPW FKDT Jatim KH. Nasrul Mawarzi, Ketua PCNU Gresik KH. Mulyadi, dan Kepala Kantor Kemenag Gresik M Ersat serta Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan seluruh guru Madrasah Diniyah (Madin) se-Kabupaten Gresik.
FKDT adalah wadah yang dibentuk oleh penyelenggara diniyah takmiliyah sebagai ajang komunikasi, sekaligus bertukar informasi antar penyelenggara diniyah takmiliyah dan peeningkatan mutu madin. Diniyah Takmiliyah adalah madrasah diniyah yang telah mendapatkan legalitas dari kementerian agama untuk menyelenggarakan pendidikan Agama Islam sebagai pelengkap pendidikan umum.
Jenjang pendidikan Madrasah Takmiliyah pun sama dengan jenjang pendidikan sekolah pada umumnya. Awaliyah untuk tingkat SD diselenggarakan selama 6 tahun, Wustho untuk tingkat SLTP dengan masa belajar 3 tahun.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun menitipkan pesan kepada jajaran pengurus DPC FKDT Gresik yang baru dilantik.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik mengucapkan selamat atas dilantiknya DPC yang baru. Kita menitip pesan agar Diniyah dan Takmiliyah bisa diurus dengan amanah dan menjadi barokah untuk semuanya. Selain itu, kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh ustadz dan ustadzah yang selama ini sudah memberikan pendidikan agama yang baik kepada seluruh anak-anak kita di Kabupaten Gresik,” ungkap Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah.
Bu Min kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik untuk selalu memberikan support kepada seluruh guru serta ustadz dan ustadzah. “Kami senantiasa memikirkan panjenengan semua. Karena kami sadar bahwa panjenengan semua inilah yang menopang dan menjadikan sumber daya manusia Kabupaten Gresik menjadi berkualitas dan berakhlakul karimah,” tegas Wabup berlatar pendidik ini. (yad)
GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik melakukan penyelidikan dugaan penyimpangan hibah barang untuk UMKM di Gresik. Sebanyak tiga dari empat orang dimintai keterangan di Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik pada Rabu, 1 Februari 2023.
Tiga orang yang dimintai keterangan itu adalah Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik Malahatul Fardah, Sekretaris Dinas (Sekdin) Diskoperindag Subhan, dan Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan Usaha Mikro pada Diskoperindag Gresik Fransiska Dyah Ayu Puspitasari.
Satu lagi, Ketua Komisi II DPRD Gresik tidak hadir karena sedang melakukan tugas kedewanan. Sekitar pukul 09.00 WIB ketiga pejabat Diskoperindag Gresik itu tiba di kantor Kejari Gresik di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Mereka naik satu mobil dinas. Mereka langsung menuju ruang Pidsus Kejari Gresik. Sekitar pukul 12.00 WIB, ketiga pejabat itu keluar dari ruang Pidsus tersebut.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gresik Muhammad Hamdan Saragih yang didampingi Kasi Pidsus Kejari Gresik Alifin N Wanda mengatakan, tim Kejari Gresik tengah mengorek mekanisme dan pelaksanaan penyaluran hibah pokok pikiran (pokir) dewan sebesar Rp 17 miliar dari pagu yang disediakan sebesar Rp 19 miliar.
“Masih tahap puldata (pengumpulan data dan keterangan). Pemeriksaan hari ini untuk meminta klarifikasi,” kata Hamdan Saragih. Ia melanjutkan, pihaknya mengirimkan surat kepada empat orang. “Yang kami surati ada empat, Tiga hadir yakni kepala dinas, sekretaris dinas dan kepala bidang,” tegasnya.
Dijelaskan, pihaknya segera menaikkan kasus ini ke tahapan penyelidikan seminggu sampai dua minggu kedepan. “Kami tunggu keterangan yang hadir dan masih tahapan Puldata. Ini masih pemanggilan perdana. Nantinya juga akan ada pemanggilan ke penyedia barang,” jelasnya. Ditambahkan, dalam kasus ini diduga ada penyelewengan mekanisme dana hibah melalui e-Katalog 2022 yang nilai pagunya Rp 19 miliar. Namun terserap Rp 17 miliar.
Sementara itu, Kepala Diskoperindag Gresik Malahatul Fardah membenarkan telah dimintai keterangan oleh penyidik Pidsus. Namun sifatnya hanya klarifikasi tentang mikanisme penyaluran hibah pokir (pokok pikiran) melalui e-katalog untuk UMKM melalui Perubahan APBD Gresik 2022 sebesar Rp 19 miliar.
“Hanya diminta klarifikasi saja,” katanya kepada wartawan saat keluar dari ruang Pidsus Kejari Gresik. Ia melanjutkan pihaknya belanja barang menyesuaikan yang ada di e-katalog. Terkait dengan harga dalam usulan tidak ada pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 11 persen dan pajak penghasilan (PPh) sebesar 1 persen. “Belum lagi ongkos kirim,” terangnya.
Pihaknya mengakui memang pelaksanaan hibah UMKM 2022 banyak kendala. Sebab, waktu yang tersedia sangat mepet karena anggaran baru di perubahan APBD. Kemudian kelompok UMKM sebanyak 782. “Ini menjadi evaluasi kami. Tahun 2023 ini akan kami perbaiki lagi,” tegasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Bazar UMKM Untuk Indonesia 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN di Gedung Sarinah, Jakarta menjadi berkah bagi UMKM binaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG).
Diantaranya, Crown Leather asal Gresik, Jawa Timur berhasil memperoleh omzet penjualan mencapai Rp150 juta dari penjualan produk kerajinan kulit selama bazar, mulai 26 hingga 29 Januari 2023. Crown Leather adalah UMKM yang menjual produk fesyen seperti dompet, tas, sepatu, clutch, ikat pinggang dan produk lainnya yang terbuat dari kulit.
M. Adrian Fadhilah, pemilik Crown Leather yang didirikan pada 2019, mengutarakan perasaan senang dan bangga menjadi salah satu UMKM yang diikutkan oleh SIG dalam Bazar UMKM Untuk Indonesia 2023 ini, apalagi produk-produknya diminati oleh pengunjung.
“Sebelumnya kami telah melakukan analisis pasar sederhana, bahwa masyarakat Jakarta banyak yang menggunakan laptop untuk bekerja dan membutuhkan tas laptop. Ternyata benar, antusiasme pengunjung terhadap tas laptop tinggi sekali, terutama tas laptop model selempang, sampai kita restock ratusan buah. Pembeli pun tidak hanya dari masyarakat lokal, tetapi juga ada wisatawan asing dan mereka sangat menghargai produk lokal Indonesia,” kata Adrian.
Angka penjualan Rp 150 juta itu menjadi salah satu capaian tertinggi yang dicapai UMKM asal Gresik tersebut. Jauh melampaui rata-rata omzet yang biasanya mereka raup dalam pameran di Jawa Tengah dan Jawa Timur yang hanya berkisar Rp 10 juta – Rp 20 juta.
Sementara itu, Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, pada Bazar UMKM Untuk Indonesia 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian BUMN ini, SIG berpartisipasi dengan mengikutsertakan 32 UMKM yang bergerak dalam bidang kuliner, kriya, fesyen dan kecantikan. UMKM tersebut merupakan binaan dari PT Semen Gresik, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, serta PT Semen Baturaja Tbk yang telah resmi bergabung menjadi bagian dari SIG pada Desember 2022 lalu.
“Alhamdulillah, pada kegiatan Bazar UMKM Untuk Indonesia 2023 ini, produk yang diikutkan sangat diminati pengunjung. Terbukti selama 4 hari mengikuti bazar, 32 UMKM binaan SIG berhasil meraup total penjualan sebesar Rp 257 juta,” kata Vita Mahreyni.
Bazar UMKM Untuk Indonesia 2023 ini menjadi salah satu upaya nyata Kementerian BUMN dalam mendukung pemberdayaan UMKM daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi, sekaligus memberikan kesempatan para pelaku UMKM untuk melakukan pemasaran dengan menjual ragam produk yang inovatif dan khas.
Di luar Crown Leather, UMKM lain yang difasilitasi SIG bersama anak perusahaan pada event Bazaar UMKM untuk Indonesa 2023 meliputi bidang kuliner yakni Keriyess, Akar Jawi, Kopi Lelet Cangkir, Deket Peken, dan Dua Ikan. Kemudian, HSR, Kukuk, Aneka Kripik Mang Dendi, Mitra Home Industri, Bakul Artha, D’Crispy, Milyarder Crispy, Eliza, Dapur Mba Ana, Kopi Mentari, Kopi RMS dan Ngupi Ku-Day. Berikutnya, Kemplang Tunu Fitria, dan Beeyond Honey.
Sedangkan bidang kriya yakni Arma Leather and Craft, Bumbung Kawung, Nurul Craft serta bidang Fesyen dan Kecantikan yakni Kaos Jukung, Little Kaaya, Okvisa, Batik Sekar Mulyo, Batik Lasem Real Asto, Batik Gunung Kendil, Sijebi dan Sutra Indah. (yad)
GRESIK,1minute.id – Masa kepemimpinan, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik genap dua tahun pada 26 Februari 2023 nanti. Pasangan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Grahadi Jawa Timur pada Jumat, 26 Februari 2021.
Saat itu, wabah Covid-19 mengganas. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dan Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah tidak bisa gasspoll melaksanakan program Nawa Karsa. Sebab, bupati termuda sejak berdirinya Kabupaten Gresik dan Wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu berfokus untuk penanganan wabah untuk menyelamatkan warga dari pagebluk yang paling mengerikan itu.
Memasuki tahun kedua, pandemi melandai Gus Yani dan Bu Min memfokuskan untuk merealisasikan program Nawa Karsa. Sembilan program unggulan itu, adalah Gresik AKAS ; Gresik SEGER ; Gresik MAPAN ; Gresik AGROPOLITAN ; GEMA KARYA ; Gresik CERDAS ; Gresik SEHATI ; Gresik BAROKAH dan Gresik LESTARI.
Di bidang pendidikan, diantaranya. Dalam dua tahun terakhir ini, sejumlah program telah dilakukan dan sudah dapat dinikmati oleh masyarakat Gresik. Terutama warga yang memiliki anak sekolah maupun belajar di pondok pesantren (Ponpes). Di era Gus Yani-Bu Min, santri ponpes mendapatkan fasilitas antarjemput ketika liburan Idul Fitri. Mereka dijemput di pondok masing-masing untuk diantar balik pulang.
Liburan selesai dan kembali ke pondok untuk kembali nyantri, mereka diantar ke pondok lagi. Sepintas tampak sederhana. Namun, program ini menyasar ribuan santri asal Gresik yang tersebar di Jawa Timur sehingga membutuhkan persiapan matang. Manfaatnya terasa besar bagi santri dan wali santri. Tidak ribet. Santri senang, wali santri lega karena fasilitas yang diberikan selama perjalanan terjamin. Khusus santri asal Pulau Bawean, mereka juga mendapatkan tambahan subsidi tiket kapal.
PERTAMA DI JATIM : Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (empat dari kiri) dan Ketua Kadin Gresik Choirul Rizal (dua dari kanan) saat meresmikan rumah vokasi Gresik pada 24 Juni 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Sedangkan, untuk siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) Negeri dan Swasta, Pemkab Gresik melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) memberikan bantuan sosial (bansos) bagi orang tua yang ekonomi kurang beruntung alias kurang mampu. Pada 2022, Pemkab Gresik menggelontorkan bansos sebesar Rp 3,01 miliar untuk 8.236 siswa tersebar di 492 lembaga pendidikan.
Rinciannya, jenjang SD sebanyak 5.951 siswa dari 384 lembaga. Setiap siswa mendapatkan bansos Rp 300 ribu. Kemudian, jenjang SMP bansos digelontorkan kepada 2.285 siswa berasal dari 108 lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Masing-masing siswa menerima Rp 540 ribu.
Selain bantuan langsung kepada siswa, Pemkab Gresik berikhtiar untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan pemerataan pendidikan. Kurun waktu dua tahun ini, Pemkab Gresik membangun dua gedung sekolah baru di Gresik Selatan dan Gresik Utara. Di Gresik Selatan telah berdiri gedung UPT SMP Negeri 33 Gresik. Gedung pendidikan itu berada di Kompleks Perumahan Bukit Bambe, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo. Gedung sekolah itu berdiri diatas lahan seluas 7.816 meter persegi (m²).
RUANG KELAS BARU: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan anggota Komisi IV DPRD Gresik Khoirul Huda usai meresmikan gedung baru,UPT SMP Negeri 34 Gresik pada Senin, 30 Januari 2023 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Gedung baru itu diresmikan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada 1 Maret 2022 lalu. Sebelum gedung baru berdiri, siswa kelas VII dan VIII berjumlah 439 orang menempati gedung SMPN 8 Gresik yang terletak di Desa Tenaru, Kecamatan Driyorejo untuk kegiatan belajarnya.
Gedung sekolah baru lainnya, adalah UPT SMP Negeri 34 Gresik. Tahap pertama, proyek pembangunan sekolah berlokasi di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Desa Suci, Kecamatan Manyar telah kelar pada Desember 2022.
Gedung UPT SMP Negeri 34 Gresik ini berdiri diatas lahan seluas 6.567 meter persegi (m²). Gedung sekolah dibangun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik 2022 sebesar Rp 8,05 miliar. Anggaran tersebut untuk pembangunan konstruksi, 10 ruang kelas, 4 ruang guru atau kantor dan 6 toilet. Saat ini, UPT SMP Negeri 34 Gresik telah memiliki 258 siswa, yakni Kelas VII dan VIII.
Sebelum gedung sekolah berdiri, ratusan siswa nunut belajar di SDN Suci, Kecamatan Manyar. Kini, mereka telah memiliki gedung baru. Siswa dan wali murid riang. Zulfikar Reza Saputra, siswa kelas VIII UPT SMP Negeri 34 Gresik tidak bisa menyembunyikan perasaan gembiranya. Sebab, selama 1,5 tahun ini untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar nebeng di SDN Suci. “Saya merasa tidak enak. Seperti masih SD terus. Sekarang saya senang karena sudah memiliki sekolah sendiri. Terima kasih bapak Bupati,” katanya.
JAJAL MOTOR LISTRIK: Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ketika menjajal motor listrik karya SMK YPPI Darussalam Cerme pada Kamis, 19 Januari 2023 ( Foto: Prokopim for 1minute.id)
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menceritakan, berdiri gedung SMP Negeri 34 Gresik setelah dirinya bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah keliling perumahan. Ia naik odong-odong dan berhenti di sebuah warung kopi di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS), Desa Suci, Kecamatan Manyar. Waktu itu, katanya, ibu-ibu curhat anak-anak sulit masuk sekolah negeri. Sebab, di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci tidak ada sekolah menengah pertama (SMP) Negeri.
“Prasasti lembaga pendidikan. Semoga tempat ini penuh berkah bagi anak untuk mencari ilmu,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani diamini ratusan siswa, wali murid dan para undangan saat mengawali sambutannya pada Senin, 30 Januari 2023. Pembangunan sekolah baru ini, untuk pemerataan pendidikan di Gresik.
“Sudah menjadi kewajiban kita bersama bahwa kita harus memastikan ketersediaan infrastruktur sekolah serta sarana dan prasarana yang terbaik untuk anak-anak kita,” ujar Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pada suatu kesempatan.
Selain pembangunan gedung sekolah baru, Pemkab Gresik melakukan renovasi puluhan ruang kelas sekolah. Perbaikan ringan hingga berat. “Kita tidak bisa memilih ditakdirkan menjadi apa. Tetapi kita bisa menentukan, kita bisa menjadi apa tergantung dari kita, tergantung kreativitas kita, kita punya bakat yang istimewa terus kita dorong serta doa bapak dan ibu menjadi kunci kesuksesan kita,” kata Gus Yani pada suatu kesempatan di UPT SMP Negeri 4 Gresik.
ANTUSIAS BELAJAR: Siswa UPT SMP Negeri 34 Gresik semringah karena telah memiliki gedung sendiri dan diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 30 Januari 2023 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Selain ketersedian infrastruktur, sarana dan prasarana (Sarpras), Pemkab Gresik mendorong para pelajar memiliki terampil yang handal. Sehingga, ketika lulus sekolah mereka yang ingin bekerja memiliki kompetensi yang lebih mumpuni. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersinergi dan kolaborasi dengan Kamar Dagang Indonesia (Kadin), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Gresik dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Gresik mendirikan rumah vokasi. Rumah Vokasi ini kali pertama di Indonesia berada di Jalan Panglima Sudirman, Gresik. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan rumah vokasi itu.
Rumah Vokasi untuk pelajar Kota Industri-julukan lain-Kabupaten Gresik itu akan difungsikan untuk meningkatkan kompetensi di sektor tenaga kerja. Dan, juga untuk menciptakan enterpreneurship bagi lulusan SMA, SMK maupun perguruan tinggi.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap rumah vokasi nantinya menjadi pelatihan dan pendidikan bagi siswa SMK. Pelatihan dan pendidikan yang disesuaikan kebutuhan industri. Sehingga pelatihan harus lebih spesifik lagi. Dan, rumah vokasi yang berdiri di Kabupaten Gresik ini bisa menjadi percontohan di Jawa Timur guna mengatasi pengangguran terbuka.
Khofifah menyebut jumlah pengangguran terbuka lulusan SMK semakin menurun. “Saat ini, pengangguran terbuka lulusan SMK hanya satu digit,” katanya. Khofifah mengusulkan untuk mempertajam keterampilan para pelajar untuk dilakukan magang ke luar negeri. “Kalau bisa ada program magang dua tahun ke Jerman,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan adanya rumah bersama ini juga untuk mengatasi pengangguran. Ini karena pengangguran di Kabupaten Gresik masih tinggi. “Rumah vokasi adalah solusinya mengingat para lulusan SMA, SMK maupun perguruan tinggi skill dan kompetensinya ditingkatkan melalui pelatihan,”katanya. (yad/adv)
GRESIK,1minute.id – Wakil Ketua DPRD Gresik Mujib Riduan blusukan ke Desa Domas, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Ketua DPC PDIP Gresik itu mendatangi warga desa setempat untuk melakukan sosialisasi dua Peraturan Daerah (Perda). Kedua Perda tersebut yakni, Perda 1/2022 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan dan Perda 7/2022 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.
Dua perda yang baru disahkan oleh anggota parlemen berkantor di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik akhir 2022. Kedua perda gress itu belum banyak diketahui oleh warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Sehingga Mujib Riduan dan anggota
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik turun ke masyarakat melakukan sosialisasi perundang-undangan tahap I/2023 ini.
Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan mengatakan dalam beberapa hari ini seluruh anggota turun kemasyarakat melakukan sosialisasi perda yang baru digedok pada 2022 lalu. Sosialisasi ini diharapkan bisa lebih memahamkan masyarakat dan stakeholder di tingkat bawah. “Sehingga benar-benar bisa diterapkan semua pihak yang berkaitan,” ujar Mujid Riduan.
Dalam sosialisasi perda kali ini, pihaknya melakukannya di Desa Domas, Kecamatan Menganti. Pada kesempatan ini pihaknya menekankan pada Perda tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan. Sebab, di wilayah Menganti banyak industri dan pekerja.
“Pada aturan baru ini, perusahaan wajib mengisi lowongan pekerjaan yang dibutuhkan 60 persen dari tenaga kerja lokal. Ini harus dipahami oleh para pengusaha,” ungkap dia.
Kemudian, pada aturan ini juga ada kewajiban bagi perusahaan agar mempekerjakan penyandang disabilitas. Minimal 1 persen dari jumlah kebutuhan lowongan. “Ini sejumlah ketentuan baru. Dan masih banyak lagi. Makanya kami mengajak seluruh masyarakat agar bersama-sama memahami aturan baru ini,” imbuhnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas dua tim sekolah sepak bola (SSB) dalam kejuaraan Piala Soeratin U-13 dan U15 Gresik. Mereka akan mewakili Gresik pada Piala Soeratin U’13 dan U-15 di Banyuwangi. Kedua kesebelasan tersebut yaitu Sindogres FC U-15 SSB Semen Indonesia Gresik dan Pasoepati FC U-13 asal Banjarsari Cerme.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan kepada kesebelasan agar bisa membawa nama baik Gresik. Selain itu tetap menjaga kesehatan, keselamatan, serta menjunjung tinggi sportifitas.
“Jaga kesehatan selama disana, mengingat perjalanan yang lumayan jauh. Istirahat yang cukup dan junjung sportifitas saat pertandingan. Sebab, kejuaraan ini membawa nama baik Kabupaten Gresik,” pesannya.
Ditegaskan Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, pembinaan usia dini diharapkan kedepan tujuannya adalah memberikan kesempatan dan kesuksesan kepada anak-anak muda meskipun kondisi saat ini PSSI yang terus melakukan penataan.
“Mudah mudahan ini menjadi awal kesuksesan kalian, anak anak dari Gresik yang akan menjadi atlet nasional, “ujar Gus Yani saat melepas kedua kesebelasan tersebut di depan Kantor Pemkab Gresik pada Selasa, 31 Januari 2023.
Bupati menambahkan, dalam pertandingan harus yakin dan optimis akan kemenangan. Saat berlaga cuman ada satu yang ada dipikiran, yaitu juara, itulah yang menjadi motivasi kalian. “Kalian adalah atlet, yang disiapkan segi fisik dan mental dari proses yang panjang. Semua harus yakin, percaya kepada pelatih dan oficial yang membimbing kalian. Selamat bertanding semoga perjalanan lancar selamat sampai tujuan,” tutupnya.
Sementara, Ketua Askab PSSI Gresik Rofiqi menambahkan, PSSI sudah menggulirkan kompetisi U 15 dan U 13. Proses sudah dilakukan dan pihaknya menunggu kabar berita berikutnya dari PSSI. “Meskipun PSSI pusat masih menata PSSI Gresik harus terus menggulirkan kompetisi pembinaan bibit pemain muda,” ungkap Rofiqi.
Usai pelepasan dilakukan penyerahan jersey dan uang transport oleh Bupati Gresik kepada tim U-13 dan U-15, dilanjutkan foto bersama tim pelatih dan official. Sebagai informasi ada 45 klub kesebelasan yang akan mengikuti kompetisi PSSI Piala Soeratin U-13 dan U-15. Rinciannya, sebanyak 21 kesebelasan untuk U-13 dan 24 kesebelasan untuk U-15.
Hadir dalam pelepasan, Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Saifudin Ghozali, Manager Gresik United Toriqi Fajrin dan Kepala Desa Banjarsari Agus Suwondo, Pelatih dan Official.
Sementara itu, Amir Rendra Saputra, siswa kelas VIII UPT SMP Negeri 4 Gresik tampak semringah karena akan berlaga di kompetisi PSSI Piala Soeratin ini. Ia berjanji akan all out untuk bisa meraih prestasi terbaik di kompetisi PSSI Piala Soeratin U-13 ini. “Mohon doanya dan dukungan dari warga Gresik,” kata Rendra yang sejak kelas III SD bergabung di SSB Pasoepati FC itu. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Gresik 2024 di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik.
Seperti apa gambaran awal yang akan dilakukan oleh Pemkab Gresik tahun depan. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan ada enam fokus utama pada Rencana kerja 2024. Enam fokus utama itu adalah pengendalian inflasi dan kemiskinan , penurunan angka pengangguran, dan penyelesaian masalah banjir. Berikutnya, perbaikan infrastruktur, peningkatan mutu pendidikan dan masalah sampah.
“Pengendalian inflasi ini menjadi prioritas utama. Dan apabila kita bicara tentang inflasi, ini pasti ada hubungannya dengan angka kemiskinan,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat membuka Forum Ranwal RKPD Gresik 2024 pada Senin, 30 Januari 2022.
Upaya apa yang telah dilakukan oleh Pemkab Gresik? Pemkab, terangnya, telah menerapkan program Universal Health Coverage (UHC) dan kemudahan perizinan untuk masuknya investasi. Program UHC atau perlindungan kesehatan kepada warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik telah mencapai cakupan 99,65 persen sejak di launching pada Oktober 2022.
Berbagai upaya tersebut membawa hasil, angka kemiskinan turun dari semula 12,42 persen menjadi 11,06 persen pada 2022. “Ini angka terendah dalam sepuluh tahun terakhir ini,” kata Fandi Akhmad Yani. Ranwal RKPD 2024 ini dihadiri semua stakeholder mulai akademisi, insan pers, DPRD dan tokoh masyarakat. Forum ini bertujuan untuk menjaring berbagai usulan untuk perkembangan Kabupaten Gresik 2024.
“Kedepan, kami akan mengoptimalkan teknologi informasi dan komunikasi untuk menghimpun rencana pembangunan secara inklusif untuk kemajuan Gresik,” jelas Kepala Bappeda Kabupaten Gresik Misbahul Munir.
Terkait tingkat pengangguran terbuka, ia menyatakan, bahwa permasalahan ini merupakan permasalahan yang dialami hampir semua daerah. Oleh karenanya, ia bersama DPRD bersama-sama mencetuskan Perda dalam upaya untuk mengantarkan anak-anak Gresik untuk mendapatkan pekerjaan.
Berikutnya mengenai banjir, Bupati Yani mengaku bahwa saat ini Pemkab Gresik sudah memiliki skema dalam penanggulangan banjir. Oleh karenanya, yang perlu dilakukan saat ini adalah terus menjaga dan melaksanakan skema tersebut. “Mudah-mudahan kita terus bisa konsisten dalam penanganan banjir baik lewat program daerah, dan bisa selalu siap baik dari segi perencanaan, penyiapan lahan, hingga kajian,” katanya.
Terkait infrastruktur jalan, mantan Ketua DPRD Gresik itu, menyatakan memberikan perhatian sama tahun depan. Perbaikan infrastruktur penghubung antarwilayah tetap menjadi perhatian Pemkab Gresik 2024. Menurutnya, saat ini permasalahan infrastruktur menjadi hal yang urgent untuk dilakukan termasuk diantaranya penyelesaian pembangunan Islamic Center di Balongpanggang.
Dari enam fokus utama itu, ada dua fokus yang bisa dikatakan baru. Dua hal tersebut adalah masalah peningkatan mutu pendidikan dan persampahan. Dalam masalah pendidikan, Bupati Fandi Akhmad Yani, menyoroti masalah peremajaan bangunan sekolah yang sudah waktunya untuk segera digarap. Masalah persampahan, Ia berharap pengelolaan sampah khususnya di wilayah Gresik selatan, bisa diolah di wilayah tersebut. Sehingga tidak menambah beban pengolaan sampah di wilayah kota. (yad)
GRESIK,1minute.id – Perkembangan teknologi begitu cepat. Khususnya media sosial (Medsos) seperti Facebook, Twitter, Instagram dan Tiktok. Dari total populasi masyarakat Indonesia sebanyak 274,9 juta jiwa, pengguna aktif media sosialnya mencapai 170 juta orang.
Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari media sosial. Namun di balik manfaat media sosial itu, terdapat juga dampak negatif dan merugikan diri sendiri, bila tidak bijak dalam bermedia sosial. Seperti terjadinya perundungan dan lainnya. Adagium “mulutmu harimaumu kini berganti jarimu harimaumu”.
Menyikapi hal tersebut UPT SMPN 2 Gresik melaksanakan kegiatan sosialisasi bijak dalam bermedia sosial kepada para pelajar di sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Kelurahan Kebungson, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu pada Senin, 30 Januari 2023. Sosialisasi Bijak Bermedsos ini diikuti seluruh siswa dan guru berjumlah 761 orang.
Sosialisasi menghadirkan dua pembicara yakni Lokeswari Irma Wardani dan Ratna dari UPT Dinas Keluarga Berencana Perlindungan Perempuan dan Anak (KB PPA) Gresik. Mereka memberikan tips kepada insan UPT SMP Negeri 2 Gresik cara menghindari pergaulan salah di medsos sehingga para siswa tidak mudah percaya dengan ajakan yang tidak baik di medsos.
SERIUS TAPI SANTAI: Ratusan siswa dan guru serius mengikuti sosialisasi bijak bermedsos di halaman UPT SMP Negeri 2 Gresik pada Senin, 30 Januari 2023 ( Foto: UPT SMP Negeri 2 Gresik for 1minute.id)
Menurut kedua pembicara itu, mewanti-wanti kepada siswa dan guru menghindari berbagi informasi pribadi. “Banyak sekali masalah yang timbul dari sekadar berbagi informasi pribadi di media sosial. Umumnya informasi ini digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” katanya.
Karenanya, penting bagi anak dan keluarga untuk tidak berbagi informasi pribadi di media sosial. Seperti nama asli, alamat rumah, alamat kantor, nomor ponsel bahkan foto-foto keluarga hingga jadwal-jadwal pribadi. Apabila Anda ingin berbagi foto keluarga atau alamat rumah dan sebagainya yang benar-benar bersifat pribadi, Anda bisa mengubah settingan atau setelan akun media sosial menjadi privacy dan hanya dapat dilihat oleh orang-orang tertentu.
“Hal ini lebih aman daripada Anda berbagi informasi begitu saja dan bisa dilihat oleh ribuan bahkan jutaan orang yang Anda pun belum tentu kenal dengan mereka,” imbuhnya. Yang kedua, pilih postingan yg bermanfaat
Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim berpesan kepada peserta didik untuk menggunakan media sosial dengan baik. “Bermedsos yang positif,” pesan Salim. (yad)
GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan gedung UPT SMP Negeri 34 Gresik pada Senin, 30 Januari 2023. Ratusan siswa pun semringah. Karena telah memiliki gedung sendiri berada di Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.
Gedung sekolah baru menambah panjang jumlah gedung sekolah yang di bangun oleh Pemkab Gresik. Dalam kurun waktu 2 tahun terakhir ada dua gedung sekolah negeri yang berdiri di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.Sebelumnya, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang meresmikan gedung UPT SMP Negeri 33 Gresik pada 1 Maret 2022.
Gedung UPT SMP Negeri 34 Gresik ini berdiri diatas lahan seluas 6.567 meter persegi (m²). Gedung sekolah dibangun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Gresik 2022 sebesar Rp 8,05 miliar. Anggaran tersebut untuk pembangunan konstruksi, 10 ruang kelas, 4 ruang guru atau kantor dan 6 toilet. Saat ini, UPT SMP Negeri 34 Gresik telah memiliki 258 siswa, yakni Kelas VII dan VIII.
“Prasasti lembaga pendidikan. Semoga tempat ini perlu berkah bagi anak utk mencari ilmu,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani diampuni ratusan siswa, wali murid dan para undangan saat mengawali sambutannya pada Senin, 30 Januari 2023. Tampak hadir dalam peresmian gedung SMP Negeri 34 Gresik yang temboknya dominasi warna hijau itu, adalah anggota Komisi IV DPRD Gresik Khoirul Huda, Ketua Dewan Pendidikan Gresik Syaiful Kirom, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto serta perwakilan kepala sekolah itu terasa meriah.
SAPA SISWA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyapa siswa UPT SMP Negeri 34 Gresik usai peresmian gedung sekolah tersebut pada Senin, 30 Januari 2023 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan kenapa sekolah ini dibangun? Bupati termuda di Kabupaten Gresik itu menceritakan asal muasalnya. Suatu hari, cerita Gus Yani bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah naik odong-odong keliling Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS). Ia lalu berhenti di sebuah warung kopi dan dicurhati para orang tua bahwa di perumahan tidak ada sekolah. “Nah, hari ini (Senin,30/1/2023,Red) menjawab kebutuhan, keinginan masyarakat,” katanya.
Hadir gedung baru, imbuhnya, tidak ada akan berpengaruh terhadap keberadaan lembaga swasta lainnya di Desa Suci, Kecamatan Manyar ini. Meskipun di desa Suci ini, sudah berdiri pondok pesantren (Ponpes) Daruttaqwa, Ponpes Mambaus Sholihin dan lainnya. “Insya Allah akan tumbuh bersama-sama,” ujarnya dan diamini para undangan.
Sebelumnya berdirinya UPT SMP Negeri 34 Gresik ini sebanyak 258 siswa nunut belajar di SDN Suci. “Ini tentu memprihatinkan,” ujarnya. Ia menegaskan pembangunan akan dilanjutkan pada tahap berikutnya. “Pembangunan tidak boleh macet sampai disini. Nanti akan terus dilanjutkan tahun ini,” tegasnya. Pemkab Gresik melalui APBD 2023 kembali menganggarkan kelanjutan pembangunan di SMP Negeri 34 Gresik sebesar Rp 900 juta. “Anggaran itu untuk pembangunan pagar dan 8 ruang kelas,” katanya.
Pembangunan gedung juga bisa dilakukan menggunakan pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Gresik. Pembangunan yang berkelanjutan ini. “Ini masih panjang. Ruang laboratorium, perpustakaan dan musala juga belum ada. Berprogres itu lebih nikmat, lebih barokah,” ujarnya. Selama ini, Gus Yani mengaku prihatin karena masih banyak kondisi bangunan sekolah negeri yang sudah tua. Bahkan, umur genteng gedung lebih tua dari usia Bupati Gresik yang menginjak 37 tahun itu.
“Sekolah negeri adalah anak kandung terasa anak tiri Genteng, usuk e lebih tua dari umurnya Bupati,” seloroh Gus Yani. Padahal ilmu, kata Gus Yani mengibaratkan sebuah perahu. “Untuk mencapai tujuan harus dibekali oleh ilmu,” katanya.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mengatakan peresmian gedung SMP Negeri 34 Gresik bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Gresik. PPDB menggunakan sistem zonasi, sehingga pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan pemetaan sesuai zona sehingga bisa melayani masyarakat dengan baik. “Gedung ini juga sebagai komitmen pemerintah melakukan pemerataan pendidikan dasar di Gresik,” kata Washil.
Pembangunan gedung SMP Negeri 34 Gresik menggunakan APBD 2022 sebesar Rp 8.052.530.604. “Anggaran itu digunakan pembangunan konstruksi dan fasilitas gedung sebanyak 10 ruang kelas dan 4 kantor,” katanya.
Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Gresik Khoirul Huda melanjutkan berdirinya gedung SMP Negeri 34 Gresik sangat dibutuhkan masyarakat. “Karena di PPS ini, populasi jumlah penduduk mencapai lebih 7 ribu jiwa,” tegasnya.
Sedangkan, Zulfikar Reza Saputra, tidak bisa menyembunyikan perasaan gembiranya. Sebab, selama 1,5 tahun ini untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar nebeng di SDN Suci. “Saya merasa tidak enak. Seperti masih SD terus. Sekarang saya senang karena sudah memiliki sekolah sendiri,” katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Industrialisasi tumbuh pesat di Kabupaten Gresik. Penyerapan tenaga kerja masih menjadi problem di tengah masyarakat di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Penyerapan tenaga kerja lokal hingga standar kompetensi yang diterapkan oleh perusahaan.
“Fakta itu memang benar. Selama ini, masyarakat yang ingin masuk kerja di perusahaan harus mengantongi sertifikasi, sementara sertifikasi dari BNSP, biayanya mahal,” kata Juyana, salah seorang warga yang hadir dalam Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan (Sosperda) tahap I / 2023 yang dilaksanakan Anggota DPRD Gresik M. Syahrul Munir di Balai Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar pada Minggu, 29 Januari 2023.
Menanggapi keluhan warga tersebut, Syahrul Munir dalam paparannya menuturkan, Perda Gresik Nomor 7 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, tidak hanya mengatur kuota pekerja lokal yang harus diserap oleh perusahaan yang berdiri di Gresik. Tetapi juga mengatur mekanisme penggunaan coorporate social responbility (CSR) dan APBD untuk program pelatihan maupun menyiapkan tenaga kerja lokal.
“Jadi dengan adanya Perda ini, perusahaan harus menyerap tenaga kerja sebanyak 60 persen. Selain itu juga mengatur mekanisme penggunaan anggaran CSR dan APBD untuk pelatihan ketenagakerjaan,” ujarnya.
Sahrul menambahkan, penerapan Perda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan tidak sepenuhnya berjalan mulus. Untuk itu, dibutuhkan penekanan terhadap perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Gresik agar mematuhi aturan yang berlaku.
“Harus ada penekanan kepada perusahaan agar mau mematuhi aturan yang berlaku sesuai Perda yang telah disahkan,” tegas dia. Mengenai sanksi yang diterapkan jika perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Gresik tidak mematuhi Perda tersebut, sambung politisi PKB itu, masih menunggu terbitnya Peraturan Bupati (Perbup) terbit.
“Kalau secara aturan, Perbup itu terbit enam bulan setelah Perda disahkan,” jelasnya. Pihaknya mengajak peran serta masyarakat untuk memaksimalkan penerapan Perda Penyelenggaraan Ketenagakerjaan ini. Termasuk pengawasan terhadap perusahaan, terutama masyarakat yang tinggal di sekitar perusahaan.
“Jadi harus diawasi, kalau ada perusahaan masih sedikit penyerapan tenaga kerjanya segera laporkan, bisa ke pemerintah desa, kecamatan, DPRD, maupun pemerintah daerah,” tegasnya.
Untuk diketahui, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik mencatat investasi penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDM) yang masuk ke Kabupaten Gresik melampui target 2022, tembus Rp 20 triliun. (yad)