SBI Pabrik Cilacap Budidaya Mikroalga, Inovasi Dekarbonisasi di Lingkungan Operasional Pabrik

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) melakukan budidaya mikroalga di area pabrik Cilacap, Jawa Tengah. Inisiatif ini merupakan salah satu terobosan inovasi sebagai upaya dekarbonisasi (penyerapan CO2) di lingkungan operasional pabrik Cilacap. 

Budidaya mikroalga dilakukan melalui sistem kultivasi kolam terbuka dengan menggunakan sistem bubbling. Kelebihan sistem ini adalah akan banyak CO2 yang terserap oleh mikroalga.

Budidaya mikroalga di Pabrik Cilacap ini adalah kerja sama antara SBI dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Matching Fund Dikti sejak 2021. Dalam kerja sama ini, Pusat Studi Energi UGM melalui Center Of Excellence for Microalgae Biorefinery menyuplai bibit alga untuk dibudidayakan di lahan dan fasilitas infrastruktur yang disediakan oleh SBI. Selain itu, SBI juga turut menyediakan sumber daya manusia dan bersama dengan Matching Fund Dikti memberikan dukungan dana untuk menyukseskan prgram budidaya mikroalga ini.

Mikroalga merupakan jasad renik yang termasuk tumbuhan bersel tunggal dan berkembang biak sangat cepat dengan daur hidup relatif pendek, yang memiliki kemampuan melakukan fotosintesis dengan CO2 dan menghasilkan oksigen. Karena itu, mikroalga dikenal sebagai salah satu penyumbang oksigen di dunia.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni mengatakan, budidaya mikroalga di Pabrik Cilacap merupakan terobosan inovasi yang menjadi bukti kontribusi SIG dalam upaya dekarbonisasi. Pada tahap pertama, budidaya mikroalga dilakukan di Rumah Alga seluas 180 m2 dengan kapasitas 10.000 liter, dan di lahan seluas 252 meter persegi (m²) dengan kapasitas 15.000 liter. Pengembangan terus dilakukan dengan penyiapan lahan untuk tahap kedua seluas 525 m² yang diharapkan akan mencapai kapasitas hingga 100.000 liter, sehingga total lahan untuk rumah mikroalga seluas 957 m².

“Selain bermanfaat untuk mengurangi emisi karbon, berdasarkan kandungan dan fungsinya, alga juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku kosmetik. Sedangkan dengan diversifikasi berdasarkan biomekanismenya, alga dapat digunakan sebagai medicated cosmetic dan bahan sediaan herbal untuk farmasi. Melihat dari sisi ekonomis, selain untuk dekarbonisasi, pengambangan mikroalga kedepannya diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif pengembangan ekonomi masyarakat,” ujar Vita Mahreyni.

Sementara itu, Direktur Center Of Excellence for Microalgae Biorefinery Pusat Studi Energi UGM, Prof. Arief Budiman mengapresiasi inisiatif pengembangan budidaya mikroalga sebagai bukti komitmen dan langkah nyata Perusahaan dalam menurunkan emisi CO2. “Ini merupakan terobosan yang sangat bagus dalam dunia industri, khususnya industri semen seperti SBI, dengan memanfaatkan mikroalga untuk menyerap CO2 (karbondioksida) di lingkungan operasional perusahaan,” ujar Arief Budiman. (yad)

SBI Pabrik Cilacap Budidaya Mikroalga, Inovasi Dekarbonisasi di Lingkungan Operasional Pabrik Selengkapnya

Drama Menegangkan 2 Jam, Tangga Rumah Keropos, Bumil Melahirkan di Kamar, Damkarmat Evakuasi Gunakan Skywalker 

GRESIK,1minute.id – Seorang ibu hamil terkurung di dalam kamar lantai 2 rumahnya di Jalan Raya Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Rabu, 11 Januari 2023. Bumil belakang diketahui bernama Yuliana, 40 tahun, itu tidak berani turun. Sebab, tangga spiral  rumah terbuat dari besi korotif. Rawan ambruk.

Yuliana yang hendak melahirkan itu khawatir terjatuh. Pihak keluarga bumil menghubungi puskesmas Sukomulyo. Tenaga medis dan paramedis mendatangi lokasi bumil Yuliana. Nah, bagai sebuah drama cukup menegangkan  lebih kurang 2 jam. Kondisi tangga rapuh membuat petugas medis dan paramedis dari Puskesmas Sukomulyo harus “merayap” naik tangga spiral itu.

“Tangga menuju lantai dua sudah rapuh,” terang dr Titik Ernawati, Kepala Puskesmas Sukomulyo, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu dalam video testimoni kepada petugas Damkarmat Gresik pada Rabu, 11 Januari 2023.

Petugas medis dan paramedis akhirnya sampai ke lantai 2 rumah Yuliana itu. Baru sekali menghela nafas lega. Petugas medis dan paramedis puskesmas melihat kondisi pasien sudah akan melahirkan. Mengevakuasi bumil Yuliana tidak memungkinkan. Sebab, kondisi tangga yang keropos bisa mengacam keselamatan bumil maupun petugas medis. Bila sampai tangga patah. “Kami akhirnya meminta bantuan petugas pemadaman kebakaran untuk evakuasi,” terang dr Titik Ernawati. 

Saat itu, sekitar pukul 14.15 WIB. Sembilan petugas Damkarmat, termasuk perwira piket Rony Soebiyantoro tiba rumah Yuliana sekitar pukul 14.29 WIB. Sementara, Yuliana terus mengerang kesakitan. Berjuang hidup atau mati untuk melahirkan jabang bayi yang di dalam kandungan itu. Petugas medis dan paramedis puskesmas memutuskan melakukan proses persalinan Yuliana di kamar rumahnya. “Karena kondisi pasien sudah inpartu atau pasien yang mau melahirkan. Alhamdulillah, proses melahirkan lancar. Ibu dan bayi selamat,” terang dr Titik Ernawati lega. 

Jabang bayi kemudian dibawa petugas ke puskesmas. Sedangkan, ibu bayi yang perlu perawatan pascamelahirkan harus di tandu oleh petugas Damkarmat Gresik dengan menggunakan skywalk milik Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik. 

Kepala Dinas Damkarmat Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, proses evakuasi Ibu pascamelahirkan di lantai 2 membutuhkan beberapa menit. “Evakuasi tersebut melibatkan pihak Dishub dengan membawa mobil skywalker untuk proses penurunan korban, korban berhasil dievakuasi dengan selamat dan sehat,” terang Sinaga. 

Proses evakuasi Ibu pascamelahirkan ini kali pertama dilakukan oleh Damkarmat Gresik berdasarkan Peraturan Bupati nomor 58 tahun 2021 tentang kedudukan susunan organisasi, tugas, fungsi dan tata kerja Damkarmat Gresik itu. ” Kami empat terkendala

minimnya sarpras yang diperlukan untuk melakukan evakuasi tersebut. Proses evakuasi selesai pukul 16.05 WIB ” ujar mantan Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Kebudayaan dan Olah Raga (Disparekrafbudpora) Gresik itu. (yad)

Drama Menegangkan 2 Jam, Tangga Rumah Keropos, Bumil Melahirkan di Kamar, Damkarmat Evakuasi Gunakan Skywalker  Selengkapnya

Jukir Mokong, Dishub Gresik Ancam Laporkan ke Polisi Dugaan Penggelapan Retribusi Parkir 

GRESIK,1minute.id – Dinas Perhubungan Gresik melakukan penagihan tunggakan retribusi parkir kepada para juru parkir (jukir). Nilai tunggakan mencapai Rp 1,2 miliar pada 2022. Untuk tahap awal, penagihan tunggakan retribusi difokuskan kepada jukir di sepanjang Jalan H.Samanhudi, mulai Pasar Kota hingga pertigaan Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kecamatan /Kabupaten Gresik. Titik parkir gemuk. Dan, nilai tunggakan mencapai Rp 400 jutaan. 

Menurut Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Gresik Tarso Sagito mengatakan, tunggakan retribusi parkir kepada para jukir selama 2022  mencapai Rp 1,2 miliar. Tunggakan miliar rupiah tersebar 116 titik parkir yang ada di wilayah hukum Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

“Tunggakan terbesar ada titik parkir Pasar Kota Gresik,” katanya dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu, 11 Januari 2023. Di lahan parkir di Pasar Kota Gresik ini ada seorang jukir yang menunggak sampai ratusan juta rupiah selama 2022. “Jukir itu menyanggupi melunasi akhir Januari ini sebesar Rp 235 juta,” ujar mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik itu. Karena belum bisa melunasi tunggakan, imbuhnya, lahan parkir “kekuasaan” jukir tersebut diambil alih langsung oleh Dishub Gresik.  

Penagihan tunggakan retribusi parkir akan terus dilakukan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Gresik. Pihaknya, kata Tarso, dalam melakukan penagihan tunggakan kepada para jukir nakal itu menggandeng aparat TNI dan Polri. “Akan terus dilakukan penagihan,” katanya. 

Bagaimana bila para jukir yang nakal itu tidak bisa melunasi tunggakan sesuai dengan perjanjian yang telah disepakatinya. Tarso mengatakan jukir yang tidak bisa melunasi tunggakan untuk sementara lahan parkir di kelola oleh petugas Dishub Gresik. “Bila tidak melunasi sesuai perjanjian akan kita laporkan ke polisi dengan dugaan penggelapan,” tegasnya. (yad)

Jukir Mokong, Dishub Gresik Ancam Laporkan ke Polisi Dugaan Penggelapan Retribusi Parkir  Selengkapnya

7 Tiang Listrik, 7 PJU Roboh Diterjang Angin Lesus sepanjang Jalan Deandles Pantura Gresik

GRESIK,1minute.id – Hujan deras disertai angin kencang menerjang pantai utara (Pantura) Gresik pada Selasa sore, 10 Januari 2023. Hembusan angin kencang itu mengakibatkan tujuh tiang listrik dan penerangan jalan roboh. Angin juga merobohkan pohon peneduh di Jalan Raya Daendles, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik.

Akibat bencana angin lesus itu, lalu lintas di Jalan Deandles macet dua arah. Kendaran roda empat atau lebih dari Sidayu ke arah Paciran, Lamongan atau sebaliknya macet sepanjang lebih dari 1 kilometer. 

Informasi yang dihimpun sekitar pukul 16.00 WIB hujan deras terjadi hampir merata di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Termasuk, wilayah Kecamatan Sidayu. Hujan belum reda ada angin lesus. Angin menerjang semua yang ada di dekat. Tiang listrik, lampu penerangan jalan, rambu lalu lintas dan pohon tumbang satu per satu mengarah ke jalan raya  nasional itu.

Akibat badan jalan tertutup pohon, lampu penerangan jalan yang roboh. Sedangkan, tiang listrik nyaris roboh. Menurut Camat Sidayu Nuryadi, bencana angin itu tidak menyebabkan korban jiwa. “Data kami ada 7 tiang listrik,   7 penerangan jalan raya dan 2 pohon yang roboh,” terang Nuryadi dikonfirmasi melalui selulernya pada Selasa malam, 10 Januari 2023.

Pihaknya, imbuhnya, telah berkoordinasi dengan BPBD (badan Penanggulangan bencana daerah) Gresik dan PLN. “Sudah di tangani pihak PLN sebentar lagi akan selesai dan  kendaran berjalan lagi tinggal 2 tiang,” katanya.  Proses evakuasi juga melibatkan masyarakat setempat sehingga bisa cepat tertangani. Selain di Kecamatan Sidayu, angin puting beliung juga menyabu 3 wilayah lain di Kabupaten Gresik. Yakni, Desa Turirejo dan Desa Cermen, Kecamatan Kedamean ;   wilayah Kecamatan Cerme, Menganti dan Sidayu. (yad)

7 Tiang Listrik, 7 PJU Roboh Diterjang Angin Lesus sepanjang Jalan Deandles Pantura Gresik Selengkapnya

Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Dugaan Pemalsuan Merek Terdakwa Anggota DPRD Ditunda

GRESIK,1minute.id –  Sidang dugaan pemalsuan merek memasuki agenda pembacaan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gresik Nugroho Tanjung pada Selasa, 10 Januari 2023. Terdakwa adalah pemilik PT Gresik Nusantara Fertilizer (GNF) Achmad Ubaidi. Ia anggota DPRD Gresik. 

Namun, sidang dengan ketua majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik Mochammad Fatkhur Rochman itu ditunda karena jaksa penuntut Nugroho Tanjung belum siap. “Mohon maaf majelis hakim, tuntutan atas terdakwa Achmad Ubaidi belum siap. Kami minta waktu untuk ditunda minggu depan,” ujar JPU  Nugroho Tanjung.

Ketua majelis Fatkhur Rochman menyepakati sidang agenda tuntutan ditunda dua minggu tepatnya pada 24 Januari 2023. Untuk diketahui, dalam surat dakwaan, PT. Gresik Nusantara Fertilizer yang beralamat di Jl. Raya Daendels, Desa Wadeng, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik milik terdakwa, tanpa hak dan izin menggunakan merek terdaftar milik PT. Meroke Tetap Jaya yang beralamat Kota Medan dengan label merek “MUTIARA dan Lukisan Tetesan Air ke Atas” yang sudah terdaftar di Direktorat Merek Ditjen HKI Kemenkum dan HAM RI.

PT. Gresik Nusantara Fertilizer memproduksi pupuk pembenah tanah menggunakan merek GNF Mutiara yang diedarkan ke petani di pelosok daerah khususnya di Jawa Timur. Adanya kesamaan merek itulah membuat PT. Meroke Tetap Jaya merasa dirugikan dan melaporkan perkara tersebut kepada Mabes Polri.

Selanjutnya petugas dari Subdit I Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri melakukan penggeledahan di PT. Gresik Nusantara Fertilizer yang beralamat di Jl. Raya Daendels, Desa Wadeng, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur dan menemukan kegiatan memproduksi pupuk pembenah tanah yang menggunakan merek GNF Mutiara dan Lukisan Tetesan Air Ke Atas. Polisi melakukan penyitaan sejumlah 25 ton.

Atas tindak pidana yang dilakukan terdakwa, JPU mendakwa terdakwa dengan Pasal 100 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. (yad)

Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Dugaan Pemalsuan Merek Terdakwa Anggota DPRD Ditunda Selengkapnya

Ambil Sumpah Janji Alumnus PKN STAN, Sekda Washil : ASN Gresik BerAKHLAK 

GRESIK,1minute.id – Sekretaris Daerah (Sekda)  Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman mengambil sumpah jabatan 26 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Ruang Argo Lengis Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 10 Januari 2023.

Mereka yang dilantik dan diambil sumpah itu adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) lulusan Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN). Mereka  pengangkatan CPNS formasi 2021, yang ditempatkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menyatakan sumpah dan janji sebagai ASN telah diucapkan. Secara otomatis sudah diikat dengan tugas, kewajiban dan larangan sesuai peraturan pemerintah (PP) 94 tahun 2021 tentang Pegawai Negeri Sipil.

“ASN harus setia dan taat terhadap Pancasila, UUD 1945 dan pemerintah, serta bermental baik, bersih, jujur, berdayaguna dan penuh tanggung jawab. Juga mendukung usaha pemerintah, guna mendorong terciptanya Good Governance,” ujarnya.

Sekda Washil juga mengingatkan kembali tentang nilai-nilai dasar Core Value yaitu BerAKHLAK. Merupakan singkatan dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif.

“Ini untuk membentuk karakter ASN yang profesional dalam melaksanakan pelayanan publik. Selain itu mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dan employer branding ASN “Bangga Melayani Bangsa,” tegas mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman-kini Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman/CKPKP)-Gresik itu.

Menurutnya, saat ini ASN dihadapkan pada tantangan disrupsi dalam berbagai bidang. Untuk itu, kita harus berupaya mengimplementasikan ditengah berbagai perubahan, yang begitu pesat di era disrupsi ini.

“Perubahan menuju birokrasi dinamis tentu tidak bisa diraih dengan cara cara lama. Diperlukan perubahan fundamental pada pola pikir dan sikap mental ASN yang tadinya hierarkis menjadi lebih lincah dan inovatif, “tuturnya.

Dirinya berpesan kepada ASN untuk bekerja dengan baik, landasi diri dengan disiplin kerja dan disiplin waktu. Patuhi segala peraturan dan ketentuan yang berlaku. Tekuni pekerjaan sebaik baiknya, banyaklah belajar, niscaya akan mencapai keberhasilan dalam pekerjaan.

“Jadilah abdi negara dan abdi masyarakat, yang selalu siap sedia melayani masyarakat dengan sepenuh hati bukan malah dilayani, “pesannya.

Turut mendampingi Sekda, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik Khusaini, Kepala Bidang Pembinaan, Disiplin, Penilaian Kinerja dan Kesejahteraan Nasriyah, serta Kepala Bidang Mutasi dan Kepangkatan Jalesvie Triyatmoko. (yad)

Ambil Sumpah Janji Alumnus PKN STAN, Sekda Washil : ASN Gresik BerAKHLAK  Selengkapnya

Presiden Jokowi Saksikan Peluncuran Santri Makmur, Program Inisiasi Petrokimia Gresik 

GRESIK,1minute.id – Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia memperluas manfaat dari program Makmur dengan meluncurkan program Pesantren Mitra Makmur atau “Santri Makmur” pada Senin malam, 9 Januari 2023. 

Peluncuran Santri Makmur dalam rangkaian peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) “Festival Tradisi Islam Nusantara” di Banyuwangi, Jawa Timur.

Peluncuran disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo; Ketua Umum PBNU K.H Yahya Cholil Staquf; Ketua Pengarah hari lahir (Harlah) NU sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir; serta Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Bakir Pasaman.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa, Santri Makmur merupakan program inisiasi dari Petrokimia Gresik yang didukung oleh Pupuk Indonesia dan dihadirkan dalam rangka menyukseskan Program Makmur Kementerian BUMN. Petrokimia Gresik, dalam program ini akan melakukan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) santri di sektor pertanian. Mereka akan dididik dan dilatih menjadi tenaga pendamping pada Program Pesantren Mitra Makmur.

“Program Makmur sendiri merupakan program pendampingan komprehensif kepada petani dengan melibatkan stakeholder pertanian. Semangat dari program ini adalah meningkatkan pendapatan atau kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas pertanian. Dengan kolaborasi bersama pondok pesantren, yang nantinya dikemas dengan Program Pesantren Mitra Makmur ini, saya yakin pelaksanaan Program Makmur pun akan semakin optimal, mengingat keberadaan pondok pesantren juga tersebar di seluruh Nusantara, sehingga kebermanfaatan Program Makmur akan lebih luas lagi,” tandas Dwi Satriyo.

Makmur merupakan program yang dicanangkan oleh Kementerian BUMN pada Agustus 2021. Makmur merupakan program yang menciptakan ekosistem pertanian komprehensif yang didukung oleh beberapa BUMN, seperti ID Food, Himbara, BUMN asuransi dan lain sebagainya. Mulai dari penyediaan dana atau modal usaha yang bersinergi dengan lembaga perbankan, jaminan asuransi, ketersediaan pupuk, kawalan pengendalian hama, hingga offtaker. 

Program ini memberikan jaminan produktivitas dan kesejahteraan bagi petani. Selain itu juga menjadi komitmen Petrokimia Gresik untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

Santri Makmur ini pelaksanaannya akan mendukung pelaksanaan dari Program Makmur Petrokimia Gresik, dimana tahun ini target yang diamanahkan oleh Pupuk Indonesia semakin meningkat, yaitu 99.000 Hektare (Ha) jika dibandingkan dengan realisasi tahun 2022 sebesar 98.591 Ha.

Santri Makmur ini juga akan menggenapi tenaga pendamping dari Taruna Makmur yang sebelumnya pada tahun 2022 telah diluncurkan terlebih dahulu oleh Petrokimia Gresik bekerja sama dengan Politenik Pembangunan Pertanian (Polbangtan).  Untuk itu, Dwi Satriyo optimis target dari Program Makmur Petrokimia Gresik tahun 2023 ini dapat terlampaui dengan baik.

“Semakin banyak kita berkolaborasi, manfaat yang dihasilkan dari pelaksanaan Program Makmur juga bakal semakin luas. Kita juga harus bisa menjalankan program Makmur yang saat ini kita perluas pemahaman dan kontribusinya hingga pada regenerasi pejuang pertanian,” ujar Dwi Satriyo.

 Selain mengoptimalkan pelaksanaan Program Makmur, Santri Makmur dan Taruna Makmur juga menjadi salah satu upaya Petrokimia Gresik dalam mendorong regenerasi petani di tanah air. Seperti diketahui, Petrokimia Gresik senantiasa aktif melibatkan generasi muda dalam upaya optimalisasi sektor pertanian, salah satunya melalui kegiatan Jambore Petani Muda yang diselenggarakan setiap tahun, dan kali ini melalui Santri Makmur dan Taruna Makmur.

“Melalui program ini, kami mengajak generasi muda untuk melihat langsung betapa besar potensi sektor pertanian jika dikelola dengan optimal. Hal ini diharapkan akan menjadi magnet bagi generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Presiden Jokowi Saksikan Peluncuran Santri Makmur, Program Inisiasi Petrokimia Gresik  Selengkapnya

Tol KLBM, Seksi 4 Bunder-Manyar Dilanjutkan, Pemilik Lahan Menolak Ganti Rugi

GRESIK,1minute.id – Proyek pembangunan tol KLBM segera berlanjut. Proyek infrastruktur jalan tol Krian, Legundi, Bunder dan Manyar memasuki seksi 4. Ruas terakhir yang akan menyabungkan Bunder-Manyar sepanjang 9,4 kilometer. Seksi 1-3 telah dioperasikan sejak 28 November 2020.

Exit tol KLBM diperkirakan depan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial Port and Estate (JIIPE) Manyar. Di kawasan ini sedang proses pembangunan  pabrik peleburan tembaga, Freeport Indonesia.

Proses pembebasan lahan seksi 4 tidak mulus. Sejumlah warga pemilik lahan menolak ganti rugi untuk proyek infrastruktur jalan tol tersebut. Alasan penolakan warga pemilik lahan berbagai macam. Antara lain, warga tidak pernah mendapatkan sosialisasi, nilai ganti rugi terlalu kecil, selisih luas ukur dan lainnya. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bergeming. 

Proyek jalan tol jalan terus. Untuk menuntaskan proyek nasional itu, pejabat pembuat komitmen (PPK) PUPR mengajukan permohonan konsiyasi kepada Pengadilan Negeri (PN) Gresik. Sidang konsinyasi atau penitipan uang ganti rugi yang dititipkan ke Pengadilan Negeri Gresik lantaran pemilik lahan tidak sepakat dengan jumlah ganti rugi yang ditawarkan panitia pengadaan tanah digelar oleh PN Gresik pada Senin, 9 Januari 2023.

Grafis Jalan Tol KLBM (Data diolah 1minute.id berbagai sumber)

Menurut Wirahadi, staf Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PUPR memberikan keterangan bahwa lahan-lahan yang dibebaskan untuk proyek tol KLBM sudah sesuai dengan penetapan lokasi Gubernur Jawa Timur. “Selain itu juga kami berpedoman putusan Mahkamah Agung, dan juga mengacu Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012,” terang dia dalam sidang konsinyasi perdana di PN Gresik pada Senin, 9 Januari 2023.

Mengenai lahan yang akan digunakan proyek tol, Wirahadi menuturkan bahwa para pemilik tanah bisa melayangkan surat secara resmi ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait akses jalan. “Para pemilik tanah bisa berkirim surat secara resmi ke PUPR terkait akses jalan, jadi kami masih menerima masukan dari masyarakat,” jelasnya. 

Pihaknya memastikan, proses pembebasan lahan antara pemilik  tanah terdampak jalan tol dengan pihak-pihak terkait dilakukan dengan 2 mekanisme, yakni secara langsung dan melalui konsinyasi (penitipan bayar) ganti rugi dititipkan ke Pengadilan Negeri (PN) sesuai aturan yang berlaku. Majelis hakim dalam sidang konsinyasi adalah Mochamad Fatkur Rochman akan dilanjutkan dua pekan lagi. Agendanya, jawaban pihak termohon atas permohonan konsiyasi dari pemohon Kementerian PUPR. Apakah termohon menerima atau menolak ganti rugi.

Termohon diantaranya, H Ubet, warga Desa Leran, Kecamatan Manyar dan Syaiful Arif, pemilik lahan di Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar.

Untuk diketahui, proyek jalan tol KLBM membentang sepanjang 38,39 kilometer. Jalan berbayar itu menghubungkan Krian, Sidoarjo dengan Manyar, Gresik, Jawa Timur. Jalan tol ini memiliki 4 seksi. Seksi 1, Krian,  Sidoarjo-Kedamean, Gresik sepanjang 9,77 km. Seksi 2, Kedamean-Boboh, Kecamatan Cerme, Gresik (8,33 km). Seksi 3, Boboh-Bunder, Kecamatan Kebomas, Gresik (10,40 km). Dan, seksi 4, Bunder-Manyar, Kecamatan Manyar (9,40 km). Seksi 1-3 telah beroperasi sejak 28 November 2020. (yad)

Tol KLBM, Seksi 4 Bunder-Manyar Dilanjutkan, Pemilik Lahan Menolak Ganti Rugi Selengkapnya

Pemilik Tanah Keberatan, PN Gresik Gelar Sidang Konsinyasi Ganti Rugi Pembangunan Tol KLBM,  Seksi Manyar 

GRESIK,1minute.id – Proyek pembangunan tol KLBM segera berlanjut. Proyek infrastruktur jalan tol Krian, Legundi, Bunder dan Manyar memasuki seksi 4. Ruas terakhir yang akan menyabungkan Bunder-Manyar sepanjang 9,4 kilometer. Seksi 1-3 telah dioperasikan sejak 28 November 2020.

Kementerian Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat (PUPR) memulai membebaskan lahan warga terdampak proyek infrastruktur nasional itu. Namun, sejumlah warga pemilik lahan menolak nilai ganti rugi lahan. Tidak ada titik temu antara warga terkena proyek dengan pihak Kementerian PUPR. Pejabat pembuat komitmen (PPK) PUPR mengajukan permohonan konsiyasi kepada Pengadilan Negeri (PN) Gresik. 

Sidang permohonan konsiyasi atau penitipan uang ganti rugi yang dititipkan ke Pengadilan Negeri Gresik lantaran pemilik lahan tidak sepakat dengan jumlah ganti rugi yang ditawarkan panitia pengadaan tanah dilakukan pada Senin, 9 Januari 2023. 

Sidang permohonan penitipan uang dari PUPR terkait pembebasan tanah untuk pembangunan jalan tol dipimpin hakim tunggal PN Gresik Mochammad Fatkur Rochman menghadirkan dua termohon Haji Ubet dan Syaiful Arif. Haji Ubet yang memiliki 3 bidang lahan di Desa Leran, Kecamatan Manyar. Rinciannya, lebih kurang 2.339 meter persegi (m²) dengan nilai ganti rugi Rp 960 juta ; luas 67 m² dengan nilai ganti rugi Rp 25,2 juta dan luas tanah 4.172 m² senilai Rp 1,6 miliar. Total Rp 2,6 miliar lebih. 

“Saya menolak ganti kerugian dan selisih ukur,” kata Haji Ubet dalam sidang pada Senin, 9 Januari 2023. Usai sidang Ubet  mengungkapkan menolak ganti rugi karena harga tanah terlalu murah. Harga tanah saat ini lebih dari Rp 1 juta. “Ganti rugi hanya dihargai Rp 370 ribuan per meter persegi,” ujarnya.

Sidang berikutnya, pemilik tanah H. Syaiful Arif. Sebidang tanah milik pengusaha di Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar terkena proyek jalan tol itu. Lahannya nanti bakal digunakan sebagai eksit tol menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial Port and Estate (JIIPE) Manyar.

Dalam persidangan Kaji Ipung, panggilan pengusaha asal Desa Sembayat, Kecamatan Manyar itu, mengaku bahwa hingga saat ini dirinya belum tahu letak tanahnya yang akan dilalui proyek tol KLBM. 

“Kalau pun ini untuk kepentingan umum pasti saya kasihkan. Tetapi sebagai warga negara yang dilindungi undang-undang, Saya sebagai pemilik tanah perlu tahu letak tanah saya yang akan dilalui proyek tol, sebab sampai saat ini kami belum diberitahu petanya,” ujarnya. 

Ia tidak mempermasalahkan besaran uang ganti rugi.  Namun, Kaji Ipung khawatir sebidang tanah yang dilalui proyek nasional tersebut berimbas tertutupnya akses masuk lahan seluas sekitar 15 hektar miliknya. 

“15 hektar milik saya yang besarnya mungkin senilai Rp 300 sampai Rp 400 miliar ditutup aksesnya, apakah mereka yang mengatasnamakan kepentingan umum berhak membangun atau bisa membangun sesuai perundang-undangan yang berlaku?,” tegasnya dengan nada bertanya. 

Dalam persidangan yang dipimpin majelis hakim Fathur Rahman itu, pihak pemohon dari Staf Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PUPR Wirahadi memberikan keterangan bahwa lahan-lahan yang dibebaskan untuk proyek tol KLBM sudah sesuai dengan penetapan lokasi Gubernur Jawa Timur. “Selain itu juga kami berpedoman putusan Mahkamah Agung, dan juga mengacu Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012,” terang dia. 

Mengenai lahan yang akan digunakan proyek tol, Wirahadi menuturkan bahwa para pemilik tanah bisa melayangkan surat secara resmi ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait akses jalan. “Para pemilik tanah bisa berkirim surat secara resmi ke PUPR terkait akses jalan, jadi kami masih menerima masukan dari masyarakat,” jelasnya. 

Pihaknya memastikan, proses pembebasan lahan antara pemilik sebidang tanah terdampak jalan tol dengan pihak-pihak terkait dilakukan dengan 2 mekanisme, yakni secara langsung dan melalui konsinyasi (penitipan bayar) ganti rugi dititipkan ke Pengadilan Negeri (PN) sesuai aturan yang berlaku. 

Sidang Konsinyasi akan dilanjutkan 14 hari ke depan dengan agenda jawaban dari termohon menerima atau menolak permohonan pemohon PUPR tersebut.  (yad)

Pemilik Tanah Keberatan, PN Gresik Gelar Sidang Konsinyasi Ganti Rugi Pembangunan Tol KLBM,  Seksi Manyar  Selengkapnya

Meninjau Lokasi Bencana Angin Lesus, Bupati Gresik : Semoga Bantuan Bisa Meringankan Beban Warga

GRESIK,1minute.id – Kabar bencana puting beliung menerjang ratusan warga di Desa Wedani dan Gedangkulut, Kecamatan Cerme sampai ke telinga Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Bupati Fandi Akhmad Yani langsung meninjau lokasi bencana alam pada Senin, 9 Januari 2023. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani juga menyerahkan bantuan uang tunai dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, sembako dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Gresik (BPBD) dan Palamg Merah Indonesia (PMI) Cabang Gresik. Serta, bantuan dari Real Estat Indonesia (REI). Penyerahan bantuan dari Pemkab Gresik yang diserahkan oleh Fandi Akhmad Yani pada Senin, 9 Januari 2023.

Gus Yani kali pertama mengunjungi warga di Desa Wedani. Di desa penghasil kerajinan tenun yang telah mendunia ini sebanyak 108 unit rumah yang terdampak angin lesus itu. Sebagai besar rumah warga yang rusak bagian atapnya. Sehingga, perlu perbaikan segera. 

Gus Yani bersama Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melanjutkan mendatangi warga Desa Gedangkulut. Data desa setempat terdapat 216 unit rumah yang mengalami kerusakan di sapu angin puting beliung yang terjadi pada Sabtu, 7 Januari 2023 itu.

Satu per satu,  Gus Yani menyapa warga terdampak bencana angin itu. Diantaranya, Nyonya Semi. Atap genteng rumah Semi berhamburan di sapu angin puting beliung. Perempuan yang tercatat sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) itu bisa melihat langit dari dalam rumahnya. Gus Yani memberikan semangat kepada Ny. Semi.

“Alhamdulillah hari ini kami dari Pemerintah Kabupaten Gresik bersama dan REI, bisa memberikan sedikit bantuan kepada masyarakat terdampak bencana puting beliung. Semoga lewat sinergi ini mampu meringankan beban masyarakat,” harap Gus Yani.

Selepas meninjau rumah warga terdampak, Bupati Yani berkoordinasi dengan Camat Cerme Umar Hasyim dan kepala desa untuk kesiapsiagaan dalam proses renovasi rumah warga. Harapannya, dengan sinergi yang apik antara Pemkab Gresik dengan TNI / Polri dan berbagai pihak bisa mempercepat pemulihan duka masyarakat.

Untuk diketahui, angin puting beliung menerjang ratusan rumah warga di Desa Wedani, Gedangkulut di Kecamatan Cerme. Serta, rumah warga di Desa Tebaloan, Kecamatan Duduksampeyan. Tidak ada korban jiwa dalam bencana angin lesus pada Sabtu petang, 7 Januari 2023. (yad)

Meninjau Lokasi Bencana Angin Lesus, Bupati Gresik : Semoga Bantuan Bisa Meringankan Beban Warga Selengkapnya