Serahkan Bantuan PKH Inklusif kepada 284 Warga, Ini Pesan Bupati Gresik 

GRESIK,1minute.id – Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) Inklusif kembali digelontorkan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Gresik. Kali ini, PKH Inklusif, salah satu implementasi program Nawa Karsa, Gresik Seger (Sejahtera, Bahagia, Berdikari) diberikan kepada ratusan warga di Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga penerima PKH. Fandi Akhmad Yani menyatakan, penyaluran bantuan ini  untuk meringankan beban masyarakat, dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya, terutama untuk lansia dan difabel.

“Pemerintah Kabupaten Gresik melalui program-program yang dijalankan akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani yang didampingi Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh pada Kamis, 15 Desember 2022.

Ia berpesan kepada penerima PKH untuk menggunakan bantuan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik kebutuhan sehari-hari. Gunakan bantuan sesuai keperluan kebutuhan dan tidak dibelanjakan untuk hal yang tidak  penting. “Mudah-mudahan bantuan PKH ini memberikan manfaat dan terus berkelanjutan, “singkatnya.

Untuk diketahui, PKH Inklusif merupakan program duet Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah yang tertuang dalam Program Nawa Karsa, Gresik Seger. Program ini ditargetkan menyisir kelompok masyarakat rentan yakni lansia dan difabel yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), namun belum menerima bantuan apa pun.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh menambahkan, bantuan PKH Inklusif yang diserahkan kepada warga di Kecamatan Bungah sebanyak 284 orang penerima manfaat. Rinciannya, 233 lansia dan 51 difabel. Setiap penerima manfaat mendapatkan bantuan Rp 1,5 juta. “Boleh tetap di tabungan atau dicairkan secara langsung melalui Bank Jatim,” ujar Ummi. (yad)

Serahkan Bantuan PKH Inklusif kepada 284 Warga, Ini Pesan Bupati Gresik  Selengkapnya

Posbakum PN/PHI Gresik Raih Juara 1 dari Mahkamah Agung, Ini Inovasinya

GRESIK,1minute.id – Menjelang akhir tahun Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Pengadilan Negeri (PN) / Hubungan Industrial (PHI) Kelas 1A Gresik yang dikelola oleh YLBH Fajar Trilaksana mendapatkan kado istimewa dari Mahkamah Agung Republik Indonesia (MARI).

MA menetapkan Posbakum PN / PHI Kelas 1A Gresik sebagai juara pertama se-Indonesia 2022. Posbakum PN Gresik berhasil menyisihkan Posbakum di Pengadilan Negeri kelas 1A se-Indonesia berkat beberapa inovasi. Diantaranya, Posbakum PN Gresik Masuk Desa/Kelurahan yang memberikan penyuluhan hukum secara gratis ke masyarakat ;  Membuka konsultasi gratis melalui Zoom/Video Call WA ; Memberikan sosialisasi Posbakum secara Online melalui Media Sosial (Medsos) Instragam, Youtube dan Media Online (rubrik khusus Posbakum).

“Alhamdulilah Posbakum PN Gresik berhasil meraih juara I tingkat Nasional pada lomba Posbakum kategori Pengadilan Negeri kelas 1 A yang diselenggarakan olhe MA Rl,” ujar Ketua PN/PHI kelas 1A Gresik Agus Walujo Tjahjono kepada wartawan pada Kamis, 15 Desember 2022.

Masih menurutnya, piagam perhargaan juara I lomba Posbakum ini diserahkan lansung oleh Ketua MA RI, Prof. H.M. Syarifuddin yang didampingi wakil ketua MA Yudisial, Wakil ketua MA Non Yudisial, para ketua kamar MA RI, dan Dirjen Badilum di hotel Grand Inna Malioboro Yogyakarta pada Senin, 12 Desember 2022.

“Penghargaan ini akan menambah semangat bagi PN Gresik untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan yang prima kepada masyarakat dengan selalu berinovasi menggunakan Tehnologi Informasi untuk mewujudkan visi dan misi Pengadilan Negeri Gresik,” tegasnya.

Ditambahkannya, ucapan terimakasih disampaikan kepada YLBH Fajar Trilaksana yang telah menjalankan amanah sebagai pengelola Posbakum PN Gresik atas dedikasinya mengedepankan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum.

“Ucapan terimaksih juga kami sampaikan seluruh pegawai, staf maupun hakim yang telah bekerja secara optimal serta masyarakat yang menggunakan inovasi layanan posbakum sehingga kita mendapatkan juara pertama,” katanya.

Terpisah, Dirut YLBH Fajar Trilaksana yang diamanahi mengelola posbakum PN Gresik Fajar Yulianto mengatakan bahwa keberhasilan Posbakum PN Gresik menjadi juara I merupakan hasil kerja bersama serta dukungan penuh dari ketua PN Greisi dan seluruh staf dan hakim.

“Syukur Alhamdulilah kami ucapkan atas perhargaan sebagai peringkat I pengelolahan posbakum Pengadilan Negeri kelas 1A se- Indonesia. Kami selaku pengelola teknis sangat tersanjung dan sekaligus merasa bangga atas pencapaian ini. Kedepan, kami akan lebih optimal dalam pelayananan prima untuk mewujudkan bantuan hukum pada masyarakat,” tegas Fajar. (yad)

Posbakum PN/PHI Gresik Raih Juara 1 dari Mahkamah Agung, Ini Inovasinya Selengkapnya

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Ajak Pengunjung Nostalgia melalui Pameran Arsip Foto

GRESIK,1minute.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik menggelar pameran Arsip Foto di Iconmall Gresik. Sebanyak 50 foto lawas yang dipamerkan selama dua hari, mulai Rabu sampai Kamis, 14 – 15 Desember 2022.

Pameran arsip foto kali pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik seakan mengajak masyarakat bernostalgia di masa puluhan tahun silam itu. Sebab, arsip foto yang dipamerkan ada yang hasil jepretan 1996 sampai 1970-an. Ada full colour, banyak yang Black and White. 

Puluhan foto kenangan itu berasal dari sejumlah sekolah, komunitas dan dokumen milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik. Yakni, SMA Nahdlatul Ulama 1 Gresik ; SMA Muhammadiyah 1 Gresik ; SMA Semen Gresik- dulu bernama-SMA YWSG (Yayasan Warga Semen Gresik) ; SMP Negeri 4 Gresik dan SD Tratee Gresik. Serta, Yayasan Mataseger Gresik. 

Ratusan pengunjung yang datang secara mengalir itu selama dua hari itu seakan diajak mengenang jaman doeloe (jadoel). Ada arsip foto berupa model pakaian, rambut hingga bentuk sekolah zaman dulu. “Loh itu guru saya,” ujar Mariana, salah satu pengunjung pameran Arsip Foto itu pada Kamis, 15 Desember 2022. 

NOSTALGIA : Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman didampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Budi Raharjo mengamati Pameran Arsip Foto yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik di Iconmall Gresik pada Kamis, 15 Desember 2022. (Foto : istimewah)
(Foto Atas) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika sekolah di SDNU 1 Trate Gresik pada Juni 1997 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id).

Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mengapresiasi kegiatan pameran arsip foto yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik itu.  Sekda Washil berharap arsip foto terus dikembangkan dan berkelanjutan. “Bisa memanfaatkan GNI sebagai bagian kenangan. Tidak hanya arsip foto milik sekolah.  Juga, arsip foto milik masyarakat,” kata Sekda Washil saat menutup pameran Arsip Foto Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik pada Kamis, 15 Desember 2022.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Budi Raharjo mengatakan, pameran arsip foto ini bertujuan menyusun memori kolektif terhadap perjalanan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang relief Gresik sebagai bagian dari jalur rempah. ” (Gresik) sebagai Jalur rempah ini kami tidak memiliki arsip fotonya. Tapi, ceritanya ada. Kita mendokumentasikan cerita itu sebagai lembaga kearsipan daerah,” tegas Budi Raharjo.

Dalam pameran Arsip Foto ini, SD Nahdlatul Ulama 1 Trate Gresik memamerkan foto Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika sekolah bersama teman-temannya memakai seragam sekolah rompi hijau dan celana pendek warna putih serta memakai kopiyah hitam. Foto tersebut dijepret pada Juni 1997. (yad)

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Ajak Pengunjung Nostalgia melalui Pameran Arsip Foto Selengkapnya

Lansia Residivis Curanmor Diamankan Warga Desa Sekapuk

GRESIK,1minute.id – Waspada! Kawanan pencuri kendaraan bermotor (curanmor) berkeliaran di wilayah hukum Polres Gresik.  Di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, seorang lelaki ditangkap massa karena menggondol sepeda motor milik pekerja tambang pada Kamis, 15 Desember 2022. Pelaku berinisial M. Ia mengaku asal Lamongan. Kini, pelaku telah diserahkan perangkat desa Sekapuk kepada aparat kepolisian Sektor (Polsek) Ujungpangkah. 

Kepala Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik Abdul Halim dan Kapolsek Ujungpangkah AKP Mutlakin dikonfirmasi  1minute.id secara terpisah membenarkan penangkapan residivis curanmor itu.

“Iya tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIB, terduga pelaku curanmor kami amankan,” kata Kades Sekapuk Abdul Halim pada Kamis, 15 Desember 2022. “Pelaku membawa kunci T membawa kabur motor milik pekerja penambangan kapur,” ujarnya. Aksi tersebut diketahui massa. Sekitar 100 meter dari lokasi kejadian di pinggir jalan kabupaten pelaku ditangkap massa. “Pelaku sudah sepuh, kemudian kami bawa ke balai desa,” cerita Abdul Halim. 

Di balai desa, imbuhnya, terduga pelaku mengaku terus terang pernah di penjara karena melakukan aksi pencurian sepeda motor pada 1996. “Sekarang kambuh lagi,” ujarnya. Diduga pelaku yang identitas belum diketahu – karena tidak membawa KTP- telah merencanakan aksi dengan matang. Dia dari Lamongan mengendarai sepeda motor. Motor milik terduga itu lalu disembunyikan di sebuah tegalan atau kebun milik warga Sekapuk. 

Pelaku lalu berjalan mencari sasaran dan melihat ada sepeda motor warga yang di parkir di pinggir jalan kabupaten di Desa Sekapuk. “Pelaku sudah mengendarai motor korban lalu dikejar massa,” katanya. Barang bukti yang diamankan berupa sebuah kunci T, dan dua sepeda motor. “Satu unit motor milik korban dan satu unit motor milik terduga pelaku,” jelasnya. 

Kejadian percobaan pencurian sepeda motor itu, membuat warga desa setempat semakin waspada. Terpisah, Kapolsek Ujungpangkah AKP Mutlakin membenarkan pihaknya telah mengamankan terduga pelaku curanmor itu. “Ini masih kami coba kembangkan,” kata Mutlakin. (yad)

Lansia Residivis Curanmor Diamankan Warga Desa Sekapuk Selengkapnya

Optimaliasasi PAD, DPRD Gresik Ngebut Rampungkan Ranperda PDRD Gresik

 GRESIK1minute.id – Tahun anggaran kurang hitungan jari. Legislatif dan eksekutif  ngebut  menyelesaikan 6 rancangan peraturan daerah (Ranperda). Mereka optimistis ranperda itu rampung pada 2022. Diantaranya, rancangan peraturan daerah (Ranperda) Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).

Ranperda PDRD ini baru muncul awal Desember 2022. Usulan itu muncul paska “tsunami” anggaran di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik akibat pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat yang mencapai lebih kurang Rp 200 miliar. Pemkab Gresik dikabarkan sempat kelimpungan untuk membiayai belanja pemerintah.

Sehingga, legislatif dan eksekutif di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini sepakat membuat terobosan untuk mengoptimalisasi pundi-pundi pendapatan pemerintah. Dan, muncul usulan Ranperda PDRD Gresik menjelang akhir tahun anggaran 2022.

“Perda ini penting, karena masa depan kita, masa depan Gresik dalam rangka optimalisasi pendapatan untuk penguatan fiskal daerah,” kata Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir kepada awak media di kantor DPRD Gresik pada Rabu sore, 14 Desember 2022.

Qodir, begitu biasa disapa, didampingi oleh dua orang wakil ketua DPRD Gresik, Ahmad Nurhamim dan Mujib Riduan serta Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Gresik Mokh Najikh melanjutkan pengeprasan dana transfer dan lainnya harus menjadi momentum bagi DPRD Gresik dan Pemkab Gresik untuk melakukan optimalisasi pendapatan. 

“Saya optimistis ranperda bisa kelar. Mohon masukkan dari para jurnalis untuk menyempurnakan ranperda PDRD itu,” kata Qodir yang juga Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPRD Gresik itu. Pada tahun 2023, eksekutif dan legislatif menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) Gresik sebesar Rp 1,4 triliun. 

Pundi-pundi pendapatan asli daerah itu, imbuhnya, masih bisa ditingkatkan dengan adanya Perda PDRD nanti. Ia mencontohkan, retribusi uji kir kendaraan yang ditangani oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik. Selama ini, terang Ketua DPC PKB Gresik itu, Pemkab Gresik tidak menarik jasa retribusi pelayanan uji kir kendaraan alias gratis. Bila Perda PDRD Gresik telah rampung dan disahkan Dishub Gresik bisa memungut retribusi optimalisasi aset daerah dari pelaksanaan uji kir tersebut. “Sebab, mereka menggunakan aset pemerintah,” terangnya. 

Qodir berharap, nanti Perda PDRD Gresik itu bisa mendongkrak PAD Gresik. Syaratnya, eksekutif memiliki inovasi, strategi dan memanfaatkan digitalisasi. “Kami di DPRD Gresik optimistis target bisa terpenuhi. Sebab, selama ini target pajak atau retribusi yang terlampui masih dibawah potensi riil sesungguhnya,” tegasnya. (yad)

Optimaliasasi PAD, DPRD Gresik Ngebut Rampungkan Ranperda PDRD Gresik Selengkapnya

2023 : Pemkab Gresik Melanjutkan Pembangunan Islamic Center dan Mendirikan Rumah Sakit di Gresik Selatan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik akan membangun Rumah Sakit Gresik Sehati di Kecamatan Kedamean dan  melanjutkan proyek pembangunan Islamic Center di Kecamatan Balongpanggang. Pembangunan kedua proyek tersebut akan dilakukan tahun 2023. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan pemantauan di dua lokasi tersebut pada Rabu, 14 Desember 2023. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengajak Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Direktur Utama Rumah Sehat Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina Gresik dr Soni.

Serta, Asisten II Pemkab Gresik Edi Hadisiswoyo, Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kabupaten Gresik Imam Basuki, serta Camat Balongpanggang Muhammad Amri. 

Tujuannya, ketiga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut mengawal dua pekerjaan ini hingga tuntas dan sesuai rencana serta spesifikasi teknis yang telah direncanakan. Untuk diketahui Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang mulai dibangun pada 2019. Pembangunan dilakukan secara bertahap alias multiyears. Pandemi Covid-19, pembangunan berhenti. 

Gus Yani kali pertama mengunjungi proyek pembangunan Islamic Center yang berdiri di lahan seluas 5.700 meter persegi (m³) itu. 

Progres lanjutan pembangunan tahap pertama akan menyelesaikan bangunan masjid, gedung kajian Islam dan perpustakaan serta pavingisasi lokasi. Tahap berikutnya  menyelesaikan tempat untuk manasik haji, dan pembangunan sentra kuliner untuk UMKM. 

“Selain pusat kegiatan Islami, diharapkan kawasan Islamic Center ini nantinya menjadi tempat putaran ekonomi yang harus dimanfaatkan warga Balongpanggang,” ujarnya. Setelah mengunjungi Islamic Center, Gus Yani melanjutkan menuju lokasi rencana pembangunan RSUD Gresik Sehati.

Rumah sakit di Gresik Selatan ini berada di Desa Sidoraharjo, Kecamatan Kedamean.  Bupati Fandi Akhmad Yani berharap dukungan warga terhadap pembangunan RSUD Gresik Sehati yang rencananya akan dimulai di awal tahun 2023.

“RS Gresik Sehati akan menjadi rumah sakit kedua di Kabupaten Gresik, selain dari RSUD Ibnu Sina yang berada di tengah Kota Gresik. Dengan tujuan agar semakin mendekatkan layanan kesehatan untuk masyarakat,” katanya. 

Menurutnya, rumah sakit sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan, yang memiliki peran sangat penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Tidak hanya di bidang kesehatan, di semua bidang pelayanan publik. Kami berusaha mendekatkan dan memudahkan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Gresik,” imbuhnya. (yad)

2023 : Pemkab Gresik Melanjutkan Pembangunan Islamic Center dan Mendirikan Rumah Sakit di Gresik Selatan Selengkapnya

Husnul Aqib, Genapi 13 Kursi Fraksi PKB DPRD Gresik, Pengambilan Sumpah Janji Dipimpin Ketua DPRD Abdul Qodir 

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Pengambilan Sumpah atau Janji anggota pengganti antar waktu (PAW), yakni Husnul Aqib dari Fraksi PKB masa bakti 2019-2024.

Pelantikan Husnul Aqib menggenapi 13 kursi di Fraksi PKB DPRD Gresik yang ditinggalkan oleh Wafiroh Ma’sum yang wafat karena sakit pada September 2022. Prosesi Pengambilan Sumpah atau Janji anggota PAW yakni Husnul Aqib dilakukan oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir ini berlangsung khidmat. Bupati Gresik Fandi Akhmad hadir dalam rapat paripurna itu.

Husnul Aqib menempati kursi di alat kelengkapan dewan yang ditinggalkan almarhumah Wafiroh Ma’sum yakni sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) dan Komisi III DPRD Gresik.  

Untuk diketahui pada pemilu legislatif (Pileg) 2019, Husnul Aqib memperoleh 6.772 suara di daerah pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Gresik meliputi Kecamatan Dukun, Panceng dan Ujungpangkah. Perolehan suara Husnul Aqib dibawah Wafiroh Ma’sum. (yad)

Husnul Aqib, Genapi 13 Kursi Fraksi PKB DPRD Gresik, Pengambilan Sumpah Janji Dipimpin Ketua DPRD Abdul Qodir  Selengkapnya

Serahkan 356 Motor Dinas untuk Operasional Kepala Desa dan Lurah, Begini Pesan Bupati Gresik 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menyerahkan 356 unit sepeda motor kepada Kepala desa dan lurah. Bupati Gresik Fandi Akhmad yang menyerahan secara langsung ratusan unit kendaraan roda dua merek Yamaha Nmax sebagai pengganti kendaraan operasional lawas, Suzuki Smash itu di halaman Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 13 Desember 2022.

Motor dinas kinyis-kinyis dengan status pinjam pakai itu  untuk meningkatkan kinerja para kepala desa dan lurah dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Sehingga bisa mendukung program pemerintah yang tertuang dalam Nawa Karsa. 

Pada 2023, sembilan program prioritas pasangan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, diantaranya, pembangunan infrastruktur. “Tentukan prioritas pembangunan infrastruktur. Padat karya, libatkan masyarakat. Dan, stop pembangunan yang bolak-balik,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad ketika memberikan sambutan di Bulan Panutan PBB 2022 di Aston Inn Gresik pada Selasa, 13 Desember 2022. 

Untuk motor yang lama tetap dijadikan untuk motor operasional di kantor balai desa masing-masing. Operasional desa siaga dan lainnya. Sebab, meski sudah terhitung lama, motor tersebut masih menjadi aset Pemkab Gresik. Semuanya bertujuan menunjang pelayanan kepada masyarakat. 

Selain itu, Gus Yani, berharap semua kades dan lurah harus melayani, melindungi dan terus berupaya menyejahterakan masyarakat desa dan kelurahan masing-masing, termasuk dalam mengalokasikan Dana Desa (DD). Dia berharap dana tersebut sebagian digunakan untuk mendukung program Pemkab Gresik dalam rangka pengentasan kemiskinan dan stunting. “Angka kemiskinan turun. Stunting turun. Harus di jaga,” pesannya. (yad)

Serahkan 356 Motor Dinas untuk Operasional Kepala Desa dan Lurah, Begini Pesan Bupati Gresik  Selengkapnya

Nizar Hanya Butuh Waktu 3 Hari untuk Bangun Istana Negara, Bupati Gresik Hadiahi Kursi Roda 

GRESIK,1minute.id – Muhammad Nizar Ruba’anut Thahiraty, salah satu penyandang disabilitas di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Ia penyandang tunagrahita dan tunadaksa. Anak pasangan Achmad Amaluddin dan Erma Suryani, berusia 25 tahun ini belum bisa membaca dan menulis. Akan tetapi, Nizar adalah remaja yang istimewa. Sebab, Ia memiliki kepekaan terhadap nada. Serta memiliki jiwa seni tinggi.

Ada puluhan album Islami yang telah diaransemen oleh Nizar dengan menggunakan keyboard. Puluhan lagu hasil aransemennya kemudian direkam dalam kepingan compact disk. Judulnya, antara lain ; “Doa Keluar Rumah ; Aku Punya Cita-cita ; dan Ucapkan Salam”. Kelebihan lainnya, Nizar, remaja disabilitas bisa mandiri. Bahkan, ia melakukan mobilitas menggunakan sepeda motor roda tiga yang telah dimodifikasi. 

Selain mengaransemen lagu Islami, Nizar juga pandai membuat berbagai miniatur berbahan utama kertas koran. Karya Nizar bersama orang tuanya, Achmad Amaluddin menjadi koleksi orang terkenal. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengoleksi miniatur masjid Madinah ; Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengoleksi miniatur kapal pinisi. “Awal 2021, kami rencana pameran di Jakarta. Tapi, pandemi Covid-19 keburu datang. Sehingga pameran gagal,”ujar Achmad Amaluddin ditemui di pameran Industri dan UMKM di Gressmall pada Selasa, 13 Desember 2022.

ISTANA NEGARA: Nizar membutuhkan waktu 3 hari membuat Istana Negara dari kertas koran ini. Istana kertas ini ikut dipajang di Pemeran Industri dan UMKM yang digelar DPMPTSP Gresik di Gressmall pada Selasa, 13 Desember 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pameran selama 2 hari itu yang digagas oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Satu Atap (DPM-PTSP) ini di buka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 13 Desember 2022. Nizar Craft, salah satu UMKM yang ikut dalam pameran itu. Sedangkan, industri yang berpartisipasi, diantaranya,  PT Smelting dan Wilmar Nabati Indonesia. 

Achmad Amaluddin mengatakan, rencana pameran di Jakarta itu telah menyiapkan miniatur Istana Negara. “Kami hanya butuh waktu 3 hari untuk membuat Istana Negara itu,” terang Achmad Amaluddin. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyempatkan mengunjungi stan Nizar. Melihat Nizar, duduk di kursi roda butut, Bupati berusia 37 tahun ini menjanjikan memberikan kursi roda yang lebih baik. (yad)

Nizar Hanya Butuh Waktu 3 Hari untuk Bangun Istana Negara, Bupati Gresik Hadiahi Kursi Roda  Selengkapnya

Kinerja BPPKAD Gresik Kinclong, Target Pendapatan PBB 2022 Rp 140 Miliar, Realisasi Rp 147,7 Miliar 

GRESIK,1minute.id – Kinerja Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik di sektor pajak bumi dan bangunan (PBB) menunjukkan tren positif. Pendapatan terus meningkat sejak tiga tahun terakhir, 2020 sampai 2022.

Tahun ini, target pendapatan PBB sebesar Rp 140 miliar. Realisasi mencapai Rp 147,7 miliar atau 105,5 persen per 9 Desember 2022. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi pencapaian organisasi perangkat daerah (OPD) dibawah kendali A.M.Reza Pahlevi tersebut. 

“Saya mengapresiasi (capaian kinerja sektor PBB) baik kepala desa, kelurahan, kecamatan yang terus fokus dalam peningkatan pajak PBB,” kata Gus Yani-Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad usai acara kepada wartawan di Hotel Aston Inn Gresik pada Selasa, 13 Desember 2022. 

Sebanyak 142 desa telah lunas membayar PBB. Diantaranya, desa di Kecamatan Balongpanggang dan, Tambak, Pulau Bawean. Sedangkan, ratusan desa lainnya masih belum lunas PBB. Desa-desa yang belum lunas karena memang target terlalu tinggi. “Prinsipnya secara akumulatif peningkatan pendapatan dari PBB ini dari tahun sebelumnya,” terang Gus Yani. 

Bagaimana dengan sejumlah perusahaan yang belum membayar pajak selama bulan Panutan PBB ini. Gus Yani mengatakan, ada  beberapa perusahaan memang yang lunas PBB. “Ya ada yang memang belum,” katanya.  Penagihan tetap terus dilakukan oleh petugas. Gus Yani tidak menyebutkan nama perusahaan yang mokong belum melunasi PBB tersebut. 

Selain itu fokus pada perusahaan yang belum melunasi PBB, ujarnya, pihaknya juga melakukan penagihan kepada para pemilik tanah kaplingan. “Untuk kaplingan kita tingkatkan ya! Kadang-kadang pemiliknya bukan orang Gresik. Kita harus tetap fokus ke sana kesadaran untuk bayar pajak khususnya,” tegasnya. 

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman menjlentrehkan target dan realisasi PBB 2022. Washil mengungkapkan, target pendapatan sektor PBB sebesar Rp 140 miliar. Sedangkan, realisasi telah mencapai Rp 147,7 miliar per 9 Desember 2022. “Realisasi PBB mencapai 105,5 persen dari target,”kata Washil dalam sambutannya. 

Capaian kinerja positif itu bisa dilakukan oleh DPPKAD Gresik dengan melakukan berbagai ikhtiar. Diantaranya, melakukan penagihan langsung kepada wajib pajak (WP). Selain itu, berkolaborasi dengan desa, kelurahan dan kecamatan. “Dengan capaian itu, membuat kesadaran wajib pajak meningkat,” tegas mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP – kini menjadi- Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman/DCKPKP) itu. (yad)

Kinerja BPPKAD Gresik Kinclong, Target Pendapatan PBB 2022 Rp 140 Miliar, Realisasi Rp 147,7 Miliar  Selengkapnya