SIG dan YDBA Kolaborasi Dukung Peningkatan PenggunaanP3DN Melalui Pembinaan UMKM

GRESIK,1minute.id – Dalam rangka mendukung program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menjalin kerjasama dengan Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA). Kerjasama dalam Pembinaan dan Fasilitasi Pemasaran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). 

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian yang dilakukan oleh Direktur Utama SIG Donny Arsal, Ketua Pengurus YDBA Sigit Prabowo Kumala dan Sekretaris Pengurus YDBA, Ida R. M. Sigalingging yang didampingi oleh Direktur Operasi SIG Yosviandri dan Advisor YDBA, Tonny Sumartono di Hotel Sheraton, Jakarta, pada Kamis, 7 Juli 2022.

Kerjasama ini meliputi pemberian pelatihan dan pendampingan kepada UMKM binaan YDBA agar mampu menghasilkan produk yang sesuai dengan standar quality, cost, delivery (QCD). Selain itu juga memberikan kesempatan UMKM menjadi rantai pasok perusahaan. Dalam hal ini SIG akan membeli produk UMKM Binaan YDBA berupa spare part guna mendukung kebutuhan operasional perusahaan.

Kerjasama ini sejalan dengan Instruksi Presiden (INPRES) No 2 tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi dalam rangka menyukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Harapannya dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang semakin tinggi, keberadaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hingga lembaga negara, mulai dari level daerah hingga pusat, dapat menjadi pasar yang kondusif dan ramah bagi produk-produk berkualitas hasil produksi UMKM dalam negeri.

Direktur Utama SIG Donny Arsal mengatakan, SIG sebagai BUMN akan selalu mendukung program yang dicanangkan oleh Pemerintah, terutama dalam mewujudkan kontribusi BUMN untuk Indonesia. Salah satunya yaitu ”Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia”, yang diwujudkan melalui program percepatan P3DN.

”Kolaborasi dengan YDBA kali ini merupakan salah satu bukti keseriusan SIG dalam melaksanaan inisiatif strategis terkait keberpihakan terhadap UMKM dan TKDN untuk substitusi kebutuhan impor, khususnya rantai pasok suku cadang (spare part),” kata Donny Arsal

Lebih lanjut Donny Arsal menyampaikan, YDBA sebagai salah satu Yayasan Astra yang fokus membina UMKM sejak 1980 akan menjembatani SIG untuk dapat menjadi ‘Ayah Angkat’ bagi para pelaku UMKM yang telah terverifikasi kualitas produk dan kredibilitas kinerjanya. Nantinya, UMKM-UMKM binaan ini akan dapat memproduksi sekaligus memasok produknya sesuai dengan kebutuhan operasional SIG.

Direktur Operasi SIG Yosviandri menambahkan, melalui kerjasama ini diharapkan mampu meningkatkan capaian TKDN pada komponen-komponen operasional SIG lewat pasokan produk yang handal secara teknis dan ekonomis, hasil buatan UMKM binaan YDBA, sesuai target operational excellence dan nilai TKDN spare part SIG Group. 

“Sekaligus, kolaborasi ini menjadi wujud implementasi dari kebijakan pemerintah, di mana industri akan dapat tumbuh dan berkembang hanya jika produknya digunakan, baik untuk mencapai skala ekonomi maupun untuk peningkatan kualitas produknya,”kata Yosviandri.

Sedangkan, Ketua Pengurus YDBA Sigit P. Kumala menyampaikan, sejalan dengan semangat YDBA 2022, yaitu Kolaborasi Tumbuh Bersama UMKM, YDBA terus berupaya berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendukung UMKM Naik Kelas, termasuk dengan SIG. 

Sigit berharap, melalui kolaborasi ini YDBA bersama SIG dapat membentuk tim kecil untuk mengawal pelaksanaan development komponen agar mencapai target QCD, melalui pelaksanaan dan evaluasi pelatihan serta pendampingan teknis yang dilakukan SIG, dan pelatihan serta pendampingan manajemen yang dilakukan YDBA.

Sigit juga menambahkan, kolaborasi ini diharapkan bisa menjadi pelopor bagi BUMN lainnya untuk melibatkan UMKM sebagai bagian dari rantai pasoknya. (yad)

SIG dan YDBA Kolaborasi Dukung Peningkatan PenggunaanP3DN Melalui Pembinaan UMKM Selengkapnya

Warga 4 Desa di Pantura Waspada Banjir Susulan Akibat Tanggul Waduk Desa Wotan Jebol

GRESIK,1minute.id – Banjir melanda empat desa di dua kecamatan yakni Panceng dan Sidayu, Kabupaten Gresik surut pada Kamis, 7 Juli 2022. Namun, warga empat yang terdampak air bah akibat tanggul jebol di Desa Wotan, Kecamatan Panceng tetap waspada. Sebab,  masih berpotensi hujan.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Surabaya cuaca Kabupaten Gresik tidak berpotensi hujan. Kondisi ini bisa menjadi angin segar bagi warga di empat desa yakni Desa Petung dan Wotan di Kecamatan Panceng. Serta Desa Sukorejo dan Gedangan di Kecamatan Sidayu. 

Di empat desa itu, ketinggian air antara 30 sampai 60 centimeter. Air bah akibat tanggul Desa Wotan jebol sepanjang 40 meter itu menggenangi infrastruktur jalan desa dan fasilitas lainnya. “Tadi pagi air sudah surut,”kata Camat Sidayu Muryadi pada Kamis, 7 Juli 2022.

Di ruas jalan poros desa (JPD) ketinggian air tersisa setinggi mata kaki orang dewasa. “Air cuma lewat saja,”imbuh Nuryadi. Untuk diketahui Rabu, 6 Juli 2022 sekitar pukul 04.30 atau Badal Subuh, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sidayu panik. Pasalnya, tiba-tiba air bah masuk desanya. Air bah itu akibat tanggul di Desa Wotan, Kecamatan Panceng jebol sepanjang 40 meter pada pukul 01.20.

Tanggul waduk jebol akibat intensitas curah hujan tinggi. Kejadian tersebut mengakibatkan rumah warga, sawah, dan jalan poros desa putus. Di Desa Sukorejo sebanyak 214 rumah warga, 73 ha sawah, dan jalan lingkungan sepanjang 607 m terendam air. Serta putusnya jalan poros desa sepanjang 200 meter. 

Sedangkan di Desa Gedangan sebanyak 97 rumah warga, 13 ha sawah, jalan lingkungan sepanjang 200m terendam air, serta putusnya jalan poros desa sepanjang 1,2 km.

Kondisi terarah dialami warga Desa Petung. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik air bah itu menggenangi 166 rumah, 3 musala, jalan lingkungan sepanjang 1,15 kilometer dengan ketinggian sir antara 20-50 centimeter. Kemudian, JPD sepanjang 1 kilometer dengan ketinggian air antara 20-40 cm dan sawah 300 ha. Sementara itu, di pusat tanggul waduk jebol di Desa Wotan, Kecamatan Panceng hanya menggenangi 10 ha sawah.

Untuk mencegah banjir meluas, BPBD Gresik bersama warga setempat memasang tanggul pengaman dari karung berisi pasir. (yad)

Warga 4 Desa di Pantura Waspada Banjir Susulan Akibat Tanggul Waduk Desa Wotan Jebol Selengkapnya

Pande Besi di Kota Gresik Semakin Langka, Milenial Memilih Bekerja di Pabrik

GRESIK,1minute.id – Wagino terlihat lebih santai pada Kamis, 7 Juli 2022. Sudah hampir 3 tahun ini. Pande besi berusia 62 tahun di Jalan Sunan Giri, Desa Kawisanyar, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik tidak banyak pesanan pembuatan alat pemotong hewan. Seperti Pisau, kapak, bendo hingga golok.

Sebelum pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) apalagi menjelang Hari Raya Idul Adha, bapak 4 anak kuwalahan menerima pesanan perkakas sembelih hewan. Namun, sejak tiga tahun terakhir, pesanan penyembelih hewan itu berkurang drastis. 

“Sampai hari ini baru empat panitia penyembelih hewan kurban yang kesini,”kata Wagino ditemui 1minute.id pada Kamis, 7 Juli 2022. Mereka, imbuhnya, tidak memesan gaman alias alat penyembelih hewan. “Mereka hanya servis gaman,”katanya. 

PANDE BESI : Wagino 62, pande besi di Jalan Sunan Giri, Desa Kawisanyar, Kecamatan Kebomas, Gresik di bengkel pande besi milik almarhum Moh Ihsan pada Kamis, 7 Juli 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Mayoritas gaman yang minta di servis berjenis golok. “Menajamkan ada juga perbaikan gagang golok,”katanya. Meski tidak seramai sebelum pandemi Covid-19. Wagino terlihat tidak risau. Ia masih semringah. “Sepi ramai tertawa saja. Sing penting awak waras (sehat),”katanya. 

Wagino, bapak 4 anak ini kelahiran Tuban, Jawa Timur. Ia lahir pada 10 Oktober 1960. Sejak 1974 Wagino menjadi pande besi di bengkel pande besi milik H.Moh Ihsan di Jalan Sunan Giri, Desa Kawisanyar, Kecamatan Kebomas, Gresik. Moh Ihsan meninggal pada 2021. Ihsan adalah keturunan keempat H. Abdullah yang menekuni pembuatan golok, bendo, kapak dan pisau. Sejak Moh Ihsan meninggal bengkel pande besi diteruskan oleh Wagino. 

“Karena tidak ada keturunan almarhum H Abdullah yang meneruskan,”katanya. Profesi pande besi ditinggalkan oleh anak-anak milenial. Mereka lebih memilih bekerja di pabrik. Kini, di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, profesi pande besi semakin langka. Bisa di hitung dengan jari. Wagino, diantaranya yang masih setia menekuni profesi yang membutuhkan keterampilan khusus itu. (yad)

Pande Besi di Kota Gresik Semakin Langka, Milenial Memilih Bekerja di Pabrik Selengkapnya

Tak Bisa Tunjukkan SKKH Truk Muatan Sapi Balik Kucing 

GRESIK,1minute.id – Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah kurang hitungan hari. Distribusi hewan kurban diprediksi semakin padat. Idul kurban di tengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Kabupaten Gresik salah satu daerah endemik PMK.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani telah menghimbau warga Gresik membeli hewan kurban dari para peternak yang ada di dalam Kabupaten Gresik. Tiga pilar di Kecamatan semakin memperketat penjaga di pos pengamanan (Pos Pam) PMK. 

Diantara dilakukan tiga pilar di Kecamatan Bungah. Petugas gabungan dari Kodim 0817/Gresik, Polres Gresik dan Dinas Pertanian Gresik harus memutar balik truk yang mengangkut hewan kurban. Sebab, sopir truk tidak bisa menunjukkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).

Danramil 0817/15 Bungah Kapten Cba Moh. Ridhon mengatakan, saat itu sekitar pukul 23.00. Ia melihat ada truk mengangkut sapi dari Lamongan. Ridhon yang Komandan Unit Intel Kodim 0817/Gresik merasa curiga. Ia bersama Polsek Bungah dan Dinas Pertanian Gresik kemudian menghentikan truk tersebut. 

“Karena sopir tidak bisa menunjukkan SKKH sehingga kami minta untuk balik,”ujar Ridhon pada Rabu malam, 6 Juli 2022. Tindakan tegas aparat dikarenakan Pemkab Gresik tidak memperbolehkan pengiriman hewan tanpa dilengkapi SKKH. “Tujuan untuk menekan penyebaran penyakit PMK pada hewan ternak yang sedang marak saat ini, karena Gresik saat ini posisi zona merah penyakit PMK,”katanya. 

Sehari sebelumnya, tiga pilar di Kecamatan Driyorejo yang bertugas di Pos Pam PMK simpang empat Legundi, Driyorejo melakukan pemeriksaan sejumlah yang ditengarai mengakut hewan dari luar Gresik. Namun, petugas tidak menemukan adanya truk mengangkut hewan. (yad)

Tak Bisa Tunjukkan SKKH Truk Muatan Sapi Balik Kucing  Selengkapnya

Wabah PMK, Bupati Gresik Himbau Warga Beli Hewan Kurban di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menghimbau warga Gresik membeli hewan kurban dari para peternak yang ada di dalam Kabupaten Gresik. Pasalnya, Kabupaten Gresik masuk kategori wabah PMK dilarang untuk memasukkan dan mengeluarkan ternak.

Hal itu ditegaskan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menggelar rapat koordinasi (Rakor) Forkopimda Persiapan Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1443 H ditengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Hall Parkir Selatan Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 6 Juli 2022.

Rakor yang dilanjutkan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) Juru Sembelih Halal (Juleha) serta Panduan Ibadah kurban dalam kondisi Wabah PMK ini diikuti para kepala desa se-Kabupaten Gresik.

“Harapan Kami supaya masyarakat Kabupaten Gresik yang ingin berkurban untuk membeli hewan dari peternak di Gresik,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. Terkait mekanisme penyembelihan hewan kurban, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani-meminta pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) untuk mensosialisasikan kepada lembaga pendidikan, pengurus masjid maupun musala. 

“Rumah potong hewan di Gresik juga terbatas untuk itu tidak memungkinkan pemotongan hewan disaat Idul Adha dilakukan jadi satu ditempat tersebut, maka tugas DMI nanti mensosialisasikan kepada lembaga pendidikan, Masjid ataupun Musala untuk menjaga kedisiplinan dan kebersihan dari proses hingga pelaksanaan untuk mengantisipasi penyebaran PMK,”ujarnya. 

Menurut Gus Yani, ketersediaan daging di pasar berkurang dan mahal terkait adanya penyakit PMK pada hewan ternak yang menjadi kekhawatiran di tengah masyarakat. “Kasus PMK harus dihentikan dan bisa berhenti jika pemberian vaksinasi sudah tersebar secara masif,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Kabupaten Gresik mendapat alokasi sebanyak 30 botol atau sama dengan 3.000 dosis. Sementara vaksin PMK ini disuntikkan pada ternak sapi dalam kondisi sehat saja, baik sapi perah maupun sapi potong. Ternak yang sudah di vaksin tidak untuk segera dipotong atau dijual.

“Karena pelaksanaan vaksin adalah 3 kali. Vaksin kedua akan disuntikkan pada 4 minggu setelah vaksin pertama dan vaksin ketiga atau boosternya pada 6 bulan berikutnya,”sambungnya.

Kendalanya, imbuhnya, keterbatasan tim penyuntikan vaksinasi untuk itu Pemkab Gresik menggandeng Ikatan Alumni (IKA) Universitas Airlangga agar segera bisa menambah SDM untuk ikut membantu memberikan vaksinasi secara masif di Kabupaten Gresik.

“Mohon kerjasama untuk mengoptimalkan pemanfaatan vaksin tersebut dan Semoga pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan lancar dan aman, sehingga kejadian penyakit mulut dan kuku dapat semakin berkurang dan kita bisa menuju kembali menjadi Negara yang bebas PMK,”harapnya.

Sementara Prof. Suprapto Ma’at dari Pusat Veternasi Farma (Pusvetma) memberikan paparan terkait bagaimana cara meningkatkan imunitas pada hewan ternak yang sehat ataupun terpapar PMK. Prof Suprapto memberikan tutorial cara membuat ramuan untuk hewan ternak dari bahan alami Daun meniran melalui pemutaran video pendek.

Sedangkan, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Gresik Zainal Abidin, pihaknya juga melaksanakan kerjasama penelitian dan survei secara acak. “Dari 240 masjid Alhamdulillah 84 persen masjid membeli hewan kurban dari daerah sendiri,”ungkap Zainal. (yad)

Wabah PMK, Bupati Gresik Himbau Warga Beli Hewan Kurban di Gresik  Selengkapnya

Nur Hudi Bersikukuh Video Ritual Pernikahan Manusia dengan Kambing untuk Konten 

GRESIK,1minute.id – Nur Hudi Didin Ariyanto memenuhi panggilan Badan Kehormatan (BK) DPRD Gresik pada Rabu, 6 Juli 2022. Politisi asal Fraksi Nasional Demokrat (NasDem) DPRD Gresik datang untuk dimintai ketarangan terkait dugaan keterlibatan ngundu mantu, manusia dengan kambing yang viral itu.

Perkawinan nyeleneh menggunakan syariat Islam itu dihelat di Pesanggrahan Keramat Ki Ageng di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pada Minggu, 5 Juni 2022. Pesanggrahan itu milik Nur Hudi.

Selama 4 jam, mulai pukul 11.00 WIB sampai 14.00 WIB Nur Hudi dimintai keterangan oleh BK DPRD Gresik. Sidang kode etik anggota DPRD Gresik itu dipimpin oleh Mujib Riduan, Koordinator juga Wakil Ketua DPRD Gresik. 

Nur Hudi dicecar sejumlah pertanyaan oleh anggota BK DPRD Gresik. Ia pun mengaku salah telah membuat kegaduhan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Namun, Nur Hudi bersikukuh ritual pernikahan nyeleneh antara manusia dengan kambing itu untuk keperluan konten medsos. 

Dalam sidang itu, BK DPRD Gresik memutar kembali video ritual pernikahan manusia dengan kambing itu. Dua video yang diputar menggunakan layar proyektor. 

Wakil Ketua BK Gresik Jamiyatul Mukaromah mengatakan, pemanggilan kepada Nur Hudi Didin Ariyanto karena adanya pengaduan dari masyarakat. Dalam sidang kode etik, kata legislator perempuan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gresik sempat meminta maaf kepada seluruh anggota DPRD Gresik maupun masyarakat Gresik. “Ia tadi juga menangis,”terang Mukaromah usai sidang BK DPRD Gresik pada Rabu, 6 Juli 2022.

Namun, imbuh Mukaromah, Nur Hudi menegaskan video ritual pernikahan manusia dengan kambing itu untuk keperluan konten. “Video itu untuk konten medsos,”tegasnya. Lalu langkah BK DPRD Gresik selanjutnya? Mukaromah mengatakan pihaknya memanggil sejumlah saksi lainnya. “Saksi ahli dan orang-orang yang sempat disebut oleh Nur Hudi,”katanya tanpa menyebut identitas saksi yang bakal dimintai kesaksiannya.

Sumber di BK DPRD Gresik menyebutkan saksi ahli nanti diantaranya dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik. Sedangkan, saksi lainnya adalah sutradara pernikahan manusia dengan kambing yakni Arif Syaifullah. 

Bagaimana tanggapan Nur Hudi Didin Ariyanto? Nur Hudi Didin Ariyanto ketika ditemui usai sidang BK DPRD Gresik enggan berkomentar. “Maaf, langsung ke BK saja,”katanya. 

Seperti diberitakan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik melalui Komisi Fatwa MUI Gresik menegaskan pernikahan manusia dengan kambing itu adalah penistaan agama. 

Keempat orang yang terlibat aktif dalam perkawinan tak lazim di Pesanggrahan Keramat Ki Ageng di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik dinyatakan keluar dari Islam. Murtad. Mereka harus bertaubat dan mengucapkan syahadat.

Keempat orang yang terlibat perkawinan itu, pemilik Pesanggrahan Nur Hudi Didin Ariyanto ; mempelai pria Syaiful Arif ; penghulu Kresna dan pembuat naskah Arif Syaifullah kemudian bertaubat dan mengucapkan syahadat. Pengucapan sahadat disaksikan oleh para tokoh agama dari empat organisasi keagamaan yakni MUI Gresik, PCNU Gresik, Muhammadiyah Gresik dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Gresik di Aula Kantor MUI Gresik dalam Kompleks Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Kamis, 9 Juni 2022.

Polres Gresik melalui proses penyelidikan akhirnya menetapkan empat orang sebagai tersangka dugaan penistaan agama. Keempat tersangka itu adalah pemilik Pesanggrahan Keramat Ki Ageng berinisial N ; SA selaku pengantin, dan S selaku penghulu yang menikahkan. Ketiganya dikenai Pasal 156a KUHP tentang penistaan agama juncto Pasal 55 KUHP (turut serta). 

Dalam perkembangan hasil pemeriksaan penyidikan Satreskrim Polres Gresik tertanggal 5 Juli 2022 disebutkan tersangka pemilik Sanggar Cipta Alam sekaligus pemilik konten 

Arif Syaifullah ; pemilik Pesanggrahan Keramat Ki Ageng Nur Hudi Didin Ariyanto ; mempelai pria Syaiful Arif dan penghulu Sutrisno alias Kresna. Mereka dikenakan Pasal 45a ayat 2 UU ITE juncto Pasal 156a KUHP. “Jadi, ada 4 tersangka. Inisial N, SA, S, dan AS,”tegas Kapolres Gresik AKBP Muchamad Nur Azis di Mapolres Gresik pada Jumat, 1 Juli 2022. (yad)

Nur Hudi Bersikukuh Video Ritual Pernikahan Manusia dengan Kambing untuk Konten  Selengkapnya

Senggol Truk Tronton, Pengendara Honda Supra Meninggal 

GRESIK,1minute.id – Peristiwa memilukan terjadi di ruas Jalan Deandles, tepatnya di Jalan Raya Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Rabu, 6 Juli 2022.

Seorang pengendara motor Honda Supra nomor polisi (Nopol) W 6053 DT bernama Kaeni, 54, warga Desa Karangturi, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan menabrak truk tronton  nopol L 9211 UA yang dikemudikan Khoirul Anam, 50, warga Desa Talun,  Kecamatan Kemalang, Klaten, Jawa Tengah. 

Kecelakaan yang terjadi pada pukul 06.30 itu mengakibatkan Kaeni meninggal di lokasi kejadian. Yang memilukan…(maaf tidak bisa dijelaskan).

Informasi yang dihimpun kecelakaan lalu lintas terjadi pada saat pengendara sepeda motor Honda Supra  nopol W  6053 DT yang dikendarai Kaeni melaju dari arah Bungah menuju Manyar. Memasuki Jalan Raya Desa  Sukomulyo, Kaeni mendahului dari sisi sebelah kiri truk tronton nopol L 9211 UA yang dikemudikan Khoirul Anam yang melaju searah.

Diduga pengendara motor kurang memperhatikan arah depan serta kurang bisa jaga jarak aman. Akibatnya, benturan dengan truk tronton. Akibat dari kecelakaan Kaeni meninggal di TKP kemudian korban dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dimintakan Ver Jenazah.

Menurut Kasatlantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosi melalui Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Suharto, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi di lokasi kejadian, kecelakaan terjadi diduga akibat pengendara sepeda motor Honda Supra saat mendahului dari sisi sebelah kiri  kurang memperhatikan arah dan kurang hati-hati. “Pengendara motor terjatuh dan terbenturan truk tronton,”kata Ipda Suharto. (yad)

Senggol Truk Tronton, Pengendara Honda Supra Meninggal  Selengkapnya

Dishub Gresik Tertibkan Parkir Liar, Membandel Ban Kendaraan Digembosi

GRESIK,1minute.id – Dinas Perhubungan Gresik mulai gencar melakukan penertiban parkir liar pada Rabu, 6 Juli 2022. Sebanyak 57 anggota dikerahkan untuk melakukan penertiban parkir di pinggir jalan. Mereka terbagi dalam tiga pleton. Sasarannya adalah parkir pinggir jalan di kawasan tertib lalu lintas (KTL).

Mulai Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Jalan Usman Sadar, Jl DR Soetomo, Jalan R A.Kartini hingga Kawasan religi Malik Ibrahim. Penertiban dimulai pukul 09.00. Selama 2 jam, petugas menyisir ruas jalan. Penertiban dilakukan secara persuasif. Diantaranya, di ruas Jalan Usman Sadar, Gresik.

Menurut Kasi Sarana Prasarana Perhubungan dan Perparkiran Dinas Perhubungan Gresik Su’udin mengatakan, penertiban parkir liar dilakukan di ruang milik jalan (Rumija) secara persuasif. “Tapi, tadi ada pemilik mobil yang parkir sembarangan. Karena pemilik tidak ada ban mobil kami gembosi,”kata Su’udin pada Rabu, 6 Juli 2022.

Penertiban parkir liar karena mereka telah melanggar rambu larangan parkir. Selain itu, penertiban parkir bertujuan mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD). “Karena itulah, parkir liar kita tertibkan agar mereka parkir di tempat yang telah disediakan,”kata mantan Kasub bag pemberitaan pada Bagian Humas dan Protokol-kini menjadi-Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Gresik itu.

Dalam pantauan wartawan 1minute.id di ruas Jalan Usman Sadar, puluhan petugas jalan kaki dari simpang lima Sukorame. Mereka menyisir kearah Jalan Gubernur Suryo, Gresik. Melihat petugas melakukan penertiban puluhan pemilik kendaraan roda dua maupun roda empat bergegas mengalihkan kendaraannya. “Tolong parkir di tempat yang tersedia,”kata seorang petugas dari Dishub Gresik. (yad)

Dishub Gresik Tertibkan Parkir Liar, Membandel Ban Kendaraan Digembosi Selengkapnya

4 Kecamatan di Gresik Jadi Proyek Percontohan Nasional Kementerian ATR/BPN

GRESIK,1minute.id – Kabupaten Gresik menjadi pilot project nasional “Gresik Kabupaten Lengkap 2022”. Proyek nasional dari Kementerian Agraria Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). 

Menandai awal proyek percontohan itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Direktur Survei dan Pemetaan Tematik Kementerian ATR/BPN Yuli Mardiyono, Kabag TU Kakanwil BPN Provinsi Jawa Timur Ribut Hari Cahyono dan Kepala Kantor Pertanahan Gresik Asep Heri membuka rapat koordinasi (rakor) Pembuatan Peta Tematik Pertanahan dan Ruang (PTPR) di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 5 Juli 2022.

Ada empat kecamatan yakni Gresik, Kebomas, Kedamean dan Wringinanom yang menjadi proyek percontohan nasional itu. Sebanyak 153 ribu bidang tersebar di 72 Desa/Kelurahan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Gresik Kabupaten Lengkap 2022, salah satu upaya dalam percepatan mewujudkan reformasi agraria.”Hal ini patut kita apresiasi karena merupakan suatu bentuk loncatan, bahwasanya terkait legalitas administrasi tanah itu kita rasakan dulunya itu sangat susah,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan oleh ATR/BPN Gresik. “Sangat luar biasa, kita rasakan sendiri sekarang. Mudah-mudahan dengan beberapa langkah ini, kita bersama-sama, sinergitas dibangun, kolaborasi dilakukan, dengan satu tujuan yakni mempercepat dan mempermudah. Serta mitigasi agar jangan sampai kita meninggalkan sengketa tanah pada anak cucu kita di kemudian hari,”ujarnya.

Penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai indikator Gresik diyakini akan tumbuh berkembang. Maka potensi kerawanan terkait sengketa lahan harus kita cegah lewat mitigasi. Mitigasi tersebut, imbuhnya, diawali dengan perbaikan kualitas data pertanahan. Berikutnya dilakukan PTPR dan langkah terakhir adalah Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang sedang dilakukan.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Gresik Asep Heri menambahkan alokasi pilot project nasional pembuatan PTPR kali ini berpusat di 4 kecamatan dengan 72 desa/kelurahan didalamnya dengan total 153 ribu bidang.

“Dimulai pada 2019, kita mulai dengan gerakan bersama pemasangan tanda batas serentak. Selanjutnya, diperlukan PTPR karena ada 176 ribu bidang tanah yang belum diukur dan 151 ribu bidang tanah yang belum di sertifikat yang tersebar di 18 kecamatan dan 356 desa/kelurahan,”kata Asep Heri. 

“Atas dasar itu semua, kita mencoba sisi lain selain pelaksanaan PTSL, kita coba melalui PTPR. Salah satunya tujuannya adalah untuk pemetaan sebagai pelengkap PTSL, lokasi PTPR akan kita dorong peningkatan kualitas data di bidang pertanahan, selain itu lewat pembuatan PTPR kita juga ingin memotret potensi-potensi sengketa dan permasalahan terkait pertanahaan,”sambung Asep Heri.

Selepas pembukaan kegiatan dilanjutkan penyampaian materi oleh narasumber dari Kementerian ATR/BPN dan Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCK-PKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah, dan bimbingan teknik (Bintek) terkait PTPR kepada perwakilan desa dari 4 kecamatan. (yad)

4 Kecamatan di Gresik Jadi Proyek Percontohan Nasional Kementerian ATR/BPN Selengkapnya

Mencegah PMK Meluas Babinsa dan Petugas Gabungan di Driyorejo Perketat Perbatasan 

GRESIK,1minute.id – Hari Raya Idul Adha 1443 H kurang hitungan jari. Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan Idul Adha pada Ahad, 10 Juli 2022. Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Gresik belum berakhir.  

Untuk mencegah persebaran wabah PMK di wilayah hukum Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, petugas gabungan TNI-Polri memperketat penjaga setiap perbatasan Gresik. Diantaranya, dilakukan petugas gabungan dari TNI, Polri dan petugas UPT Dinas Pertanian (Dispertan) Driyorejo melakukan pemeriksaan setiap truk pengangkut hewan. Hewan kurban dari luar Gresik. Di perbatasan Driyorejo-Krian-Mojokerto.

Penjaga dilakukan di Simpang empat Legundi di Kecamatan Driyorejo pada Selasa, 5 Juli 2022. Kegiatan penyekatan dengan tujuan untuk memastikan tidak adanya truk yang akan masuk maupun keluar Gresik dengan membawa hewan ternak, dikarenakan kondisi Gresik masih tergolong zona merah penyakit PMK.

Dilokasi tersebut nampak Serda Sugeng, anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0817/01 Driyorejo saat mendampingi petugas Polsek Driyorejo yang dipimpin oleh Kompol Zunaedi dan lain ketika memberhentikan beberapa truk yang tertutup terpal, yang diindikasi akan mengirim hewan ternak masuk ke Gresik. Bagaimana hasilnya? Petugas gabungan lega. 

“Sejauh ini beberapa truk yang diberhentikan petugas dan dilakukan pengecekan tidak ada yang megirimkan hewan ternak misalnya, sapi, kambing maupun kerbau, jadi truk tersebut kami persilahkan untuk melanjutkan jalan,”kata Serda Sugeng pada Selasa, 5 Juli 2022.

“Tetapi kalau sampai ada yang mengangkut hewan ternak, akan kami pastikan kondisi kesehatan hewan ternak tersebut, dan sopir harus bisa menunjukkan surat kesehatan hewan yang dibawa minimal dari dokter hewan,”imbuhnya. 

Serda Sugeng menambahkan upaya penyekatan dilakukan agar tidak ada hewan ternak yang tepapar PMK masuk ke Kabupaten Gresik. Kasus hewan terpapar PMK di Gresik cukup tinggi dan tembus diangka 4.000 ekor. “Mayoritas semuanya adalah sapi, jadi kami ingin menekan penyebaran PMK agar tidak semakin larut dan peternak di Gresik dapat menjual hasil ternaknya dalam kondisi sehat dan tidak terpapar,”sambungnya. (yad)

Mencegah PMK Meluas Babinsa dan Petugas Gabungan di Driyorejo Perketat Perbatasan  Selengkapnya