4 Kecamatan di Gresik Jadi Proyek Percontohan Nasional Kementerian ATR/BPN

GRESIK,1minute.id – Kabupaten Gresik menjadi pilot project nasional “Gresik Kabupaten Lengkap 2022”. Proyek nasional dari Kementerian Agraria Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). 

Menandai awal proyek percontohan itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Direktur Survei dan Pemetaan Tematik Kementerian ATR/BPN Yuli Mardiyono, Kabag TU Kakanwil BPN Provinsi Jawa Timur Ribut Hari Cahyono dan Kepala Kantor Pertanahan Gresik Asep Heri membuka rapat koordinasi (rakor) Pembuatan Peta Tematik Pertanahan dan Ruang (PTPR) di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 5 Juli 2022.

Ada empat kecamatan yakni Gresik, Kebomas, Kedamean dan Wringinanom yang menjadi proyek percontohan nasional itu. Sebanyak 153 ribu bidang tersebar di 72 Desa/Kelurahan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Gresik Kabupaten Lengkap 2022, salah satu upaya dalam percepatan mewujudkan reformasi agraria.”Hal ini patut kita apresiasi karena merupakan suatu bentuk loncatan, bahwasanya terkait legalitas administrasi tanah itu kita rasakan dulunya itu sangat susah,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan oleh ATR/BPN Gresik. “Sangat luar biasa, kita rasakan sendiri sekarang. Mudah-mudahan dengan beberapa langkah ini, kita bersama-sama, sinergitas dibangun, kolaborasi dilakukan, dengan satu tujuan yakni mempercepat dan mempermudah. Serta mitigasi agar jangan sampai kita meninggalkan sengketa tanah pada anak cucu kita di kemudian hari,”ujarnya.

Penetapan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sebagai indikator Gresik diyakini akan tumbuh berkembang. Maka potensi kerawanan terkait sengketa lahan harus kita cegah lewat mitigasi. Mitigasi tersebut, imbuhnya, diawali dengan perbaikan kualitas data pertanahan. Berikutnya dilakukan PTPR dan langkah terakhir adalah Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang sedang dilakukan.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Gresik Asep Heri menambahkan alokasi pilot project nasional pembuatan PTPR kali ini berpusat di 4 kecamatan dengan 72 desa/kelurahan didalamnya dengan total 153 ribu bidang.

“Dimulai pada 2019, kita mulai dengan gerakan bersama pemasangan tanda batas serentak. Selanjutnya, diperlukan PTPR karena ada 176 ribu bidang tanah yang belum diukur dan 151 ribu bidang tanah yang belum di sertifikat yang tersebar di 18 kecamatan dan 356 desa/kelurahan,”kata Asep Heri. 

“Atas dasar itu semua, kita mencoba sisi lain selain pelaksanaan PTSL, kita coba melalui PTPR. Salah satunya tujuannya adalah untuk pemetaan sebagai pelengkap PTSL, lokasi PTPR akan kita dorong peningkatan kualitas data di bidang pertanahan, selain itu lewat pembuatan PTPR kita juga ingin memotret potensi-potensi sengketa dan permasalahan terkait pertanahaan,”sambung Asep Heri.

Selepas pembukaan kegiatan dilanjutkan penyampaian materi oleh narasumber dari Kementerian ATR/BPN dan Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCK-PKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah, dan bimbingan teknik (Bintek) terkait PTPR kepada perwakilan desa dari 4 kecamatan. (yad)

4 Kecamatan di Gresik Jadi Proyek Percontohan Nasional Kementerian ATR/BPN Selengkapnya

Mencegah PMK Meluas Babinsa dan Petugas Gabungan di Driyorejo Perketat Perbatasan 

GRESIK,1minute.id – Hari Raya Idul Adha 1443 H kurang hitungan jari. Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan Idul Adha pada Ahad, 10 Juli 2022. Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Gresik belum berakhir.  

Untuk mencegah persebaran wabah PMK di wilayah hukum Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, petugas gabungan TNI-Polri memperketat penjaga setiap perbatasan Gresik. Diantaranya, dilakukan petugas gabungan dari TNI, Polri dan petugas UPT Dinas Pertanian (Dispertan) Driyorejo melakukan pemeriksaan setiap truk pengangkut hewan. Hewan kurban dari luar Gresik. Di perbatasan Driyorejo-Krian-Mojokerto.

Penjaga dilakukan di Simpang empat Legundi di Kecamatan Driyorejo pada Selasa, 5 Juli 2022. Kegiatan penyekatan dengan tujuan untuk memastikan tidak adanya truk yang akan masuk maupun keluar Gresik dengan membawa hewan ternak, dikarenakan kondisi Gresik masih tergolong zona merah penyakit PMK.

Dilokasi tersebut nampak Serda Sugeng, anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0817/01 Driyorejo saat mendampingi petugas Polsek Driyorejo yang dipimpin oleh Kompol Zunaedi dan lain ketika memberhentikan beberapa truk yang tertutup terpal, yang diindikasi akan mengirim hewan ternak masuk ke Gresik. Bagaimana hasilnya? Petugas gabungan lega. 

“Sejauh ini beberapa truk yang diberhentikan petugas dan dilakukan pengecekan tidak ada yang megirimkan hewan ternak misalnya, sapi, kambing maupun kerbau, jadi truk tersebut kami persilahkan untuk melanjutkan jalan,”kata Serda Sugeng pada Selasa, 5 Juli 2022.

“Tetapi kalau sampai ada yang mengangkut hewan ternak, akan kami pastikan kondisi kesehatan hewan ternak tersebut, dan sopir harus bisa menunjukkan surat kesehatan hewan yang dibawa minimal dari dokter hewan,”imbuhnya. 

Serda Sugeng menambahkan upaya penyekatan dilakukan agar tidak ada hewan ternak yang tepapar PMK masuk ke Kabupaten Gresik. Kasus hewan terpapar PMK di Gresik cukup tinggi dan tembus diangka 4.000 ekor. “Mayoritas semuanya adalah sapi, jadi kami ingin menekan penyebaran PMK agar tidak semakin larut dan peternak di Gresik dapat menjual hasil ternaknya dalam kondisi sehat dan tidak terpapar,”sambungnya. (yad)

Mencegah PMK Meluas Babinsa dan Petugas Gabungan di Driyorejo Perketat Perbatasan  Selengkapnya

Proyek Pelebaran Jembatan Tenger Dikerjakan Malam Hari, Lalu Lintas Lancar 

GRESIK,1minute.id – Proyek Pelebaran Jembatan Tenger, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik sudah mulai dikerjakan. Arus lalu di Jalan Deandles di Pantai Utara (Pantura) Gresik terlihat  lancar pada Senin, 4 Juli 2022. 

Proyek Pelebaran Jembatan Tenger itu dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali ini membutuhkan waktu selama 4 bulan. Dalam pengamatan wartawan 1minute.id meski bagian samping Selatan dan Utara Jembatan Tenger sudah dibongkar. Akan tetapi belum terlihat material berada di lokasi proyek. Jalan nasional jalur Deandles di Pantai utara Gresik itu masih tetap lancar. 

Karena badan jembatan tidak terimbas dari proyek pelebaran jembatan itu. Sehingga, kendaraan bisa berlalu lalang diatas jembatan. “Sejak awal bulan pekerjaan (pelebaran jembatan) sudah dimulai. Tapi, pekerjaan dilakukan malam hari,”ujar Rahmad, warga Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar pada Selasa, 5 Juli 2022.

Camat Manyar Zainul Arifin mengatakan estimasi pekerjaan pelebaran jembatan Tenger sekitar 4 bulan. “Paling lama butuh waktu 4 bulan,”katanya. (yad)

Proyek Pelebaran Jembatan Tenger Dikerjakan Malam Hari, Lalu Lintas Lancar  Selengkapnya

Penantian 30 Tahun Warga Kedanyang Mendapatkan Air Bersih Teralisasi, Air dari Umbulan Siap Minum

GRESIK,1minute.id – Penantian panjang ribuan warga Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik mendapatkan air bersih akhirnya bisa menjadi kenyataan. Penantian selama 30 tahun. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menggaratiskan pemasangan sambungan rumah tangga. Tahun ini, air bersih dari Perusahaan Daerah (Perumda) Giri Tirta mancur.

Masyarakat Desa Kedanyang menyambut suka cita. Mereka menggelar doa bersama di Balai Desa setempat pada Senin sore, 4 Juli 2022. Doa bersama itu menandai dimulainya sosialisasi pembangunan jaringan perpipaan air bersih dan sambungan rumah gratis itu dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “Apa yang dilakukan hari ini (Senin) merupakan suatu bentuk komitmen dari pemerintah Kabupaten Gresik kepada masyarakat,”ujarnya.

Sosialisaso pembangunan jaringan perpipaan air bersih dan sambungan rumah gratis di Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Dinas Cipta Karya dan Kawasan Permukiman (DCK-PKP) Gresik Ida Lailatussa’diyah serta Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik Kurnia Suryandi. 

Pembangunan jaringan perpipaan air bersih dengan total panjang 25,90 kilometer serta 4 ribu sambungan rumah gratis dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK). Biaya pemasangan sambungan rumah tangga normal Rp 1,7 juta gratis. Untuk warga Desa Kedanyang sebanyak 3.500 sambungan rumah tangga. Sisanya, 500 sambungan rumah untuk masyarakat lainnya. Air bersih berasal dari sumber air Umbulan. 

“Mudah-mudahan dengan pemerintah daerah yang menunjuk Perumda Giri Tirta selaku badan usaha milik daerah penyedia air bersih, tahun ini air bisa mancur di Desa Kedanyang, jadi apa yang diharapkan masyarakat Desa Kedanyang bisa benar-benar terealisasi,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Fandi Akhmad Yani melanjutkan, air bersih nantinya  bersumber dari Umbulan, Pasuruan yang memiliki kualitas baik. “Air yang bisa dinikmati masyarakat Kedanyang nantinya merupakan air dengan kualitas air minum, sehingga bisa langsung di minum,”imbuhnya. 

Kepala Desa Kedanyang Ahmad Mustofa tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Ia pun mengucapkan matur nuwun karena harapan, mimpi warga menikmati air bersih dari Giri Tirta Gresik teralisasi. “Hari ini saya turut merasa bersyukur sekali, karena setelah 30 tahun lamanya kita setiap hari khususnya di musim kemarau menanggung pengeluaran yang lebih dalam hal air bersih. Serapan air berkurang dan sumur-sumur mulai kering, jadi pembangunan jaringan perpipaan air bersih ini sangat kita perlukan,”terang Mustofa.

Sebagai pendukung ketersediaan air bersih, disamping pemasangan pembangunan jaringan perpipaan air bersih dan sambungan rumah gratis yang dimulai hari ini, Pemkab Gresik  juga mempersiapkan pembangunan reservoir Bunder. Reservoir ini akan menyuplai kebutuhan air bersih masyarakat Gresik utamanya di Kecamatan Kebomas dan Kecamatan Duduksampeyan. (yad)

Penantian 30 Tahun Warga Kedanyang Mendapatkan Air Bersih Teralisasi, Air dari Umbulan Siap Minum Selengkapnya

Dari Tempat Gym di Thailand, Hati Justin Tertambat Atlet Panjat Tebing Gresik 

GRESIK,1minute.id – Justin Lerschai Thamthong memutuskan untuk menjadi mualaf. Pemuda 39 tahun asal Thailand ini bakal meminang gadis pujaannya. Siapa gadis yang membuat hati pengusaha kebugaran atau gym tinggal di Thailand itu klepek-klepek

Gadis itu bernama Fitria Hartani. Ia adalah atlet panjat tebing. Anggota Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Gresik. Anak buah Abbas Rock di Gresik Kota Baru (GKB). Fitria, salah satu atlet andalan Gresik dan Nasional. Puluhan medali telah diraih. Nasional maupun internasional. Kali terakhir, Fitria Hartani bersama adiknya,Kharisma Ragil Rakasiswi dkk meraih 3 medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. 

Lalu bagaimana Justin Lerschai Thamthong bertemu dengan Fitria Hartani? “Saya bertemu di tempat kebugaran di Thailand,”kata Justin melalui penerjemah Mujiyono usai Syahadat di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Senin, 4 Juli 2022. Tempat kebugaran tempat latihan para atlet itu milik Justin. “Itu punya saya,”katanya. 

Dari pertemuan kali pertama, Justin merasa senang. Lalu jatuh hati.  Mereka berencana menyatakan janji suci. Menikah secara agama Islam dalam waktu dekat. “Insya Allah, kami menikah 18 Juli 2022,”katanya dengan wajah berbinar karena senang. 

Seperti diberitakan Justin Lerschai Thamthong memutuskan untuk menjadi mualaf. Ia membaca ikrar dan Kalimat Syahadat dibimbing oleh KH A. Fathoni Abdussyukur di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Senin, 4 Juli 2022. Saksinya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, KH Hufaf Ibriy dan Ahmad Mujiyono Abidin.

Usai ritual Syahadat, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani memberikan bingkisan seperangkat alat Salat. Yakni, kopyah, sarung, baju muslim serta kitab suci Alquran. 

Bupati Gresik  Fandi Akhmad Yani usai menjadi saksi prosesi mualaf berpesan kepada Justin supaya benar-benar teguh dan ikhlas dalam keyakinan yang baru yaitu islam hingga sampai akhir hayat.

Ia mengatakan, dalam Islam tentunya sudah diwajibkan untuk menunaikan salat. Oleh karena itu sudah menjadi tanggungjawab secara bersama-sama mengajarkan ajaran agama sampai mendalaminya.

“Sepatutnya telah menjadi tanggungjawab kita bersama untuk membimbing dan mengajarkan saudara kita yang sudah menjadi mualaf ini hingga memahami tata cara beribadah sesuai syariat islam dan mengetahui apa saja yang dilarang dalam ajaran agama islam,”ujarnya. (yad)

Dari Tempat Gym di Thailand, Hati Justin Tertambat Atlet Panjat Tebing Gresik  Selengkapnya

Islam Menjadi Pilihan Justin, Bupati Gresik Jadi Saksi Ikrar dan Syahadat, Beri Hadiah Alquran 

GRESIK,1minute.id – Justin Lerschai Thamthong memutuskan untuk menjadi mualaf. Butuh waktu lama bagi pemuda 39 tahun asal Thailand itu memutuskan masuk Islam. Justin, pengusaha tempat kebugaran (gym) di tempat kelahiran di Thailand mengucapkan ikrar dan Kalimat Syahadat di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Senin, 4 Juli 2022.

Justin melakukan ikrar dan Kalimat Syahadat dengan  dibimbing oleh KH A. Fathoni Abdussyukur. Prosesi masuk Islam begitu khidmat. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, KH Hufaf Ibriy dan Ahmad Mujiyono Abidin sebagai saksinya. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani  memberikan bingkisan seperangkat alat Salat kepada Justin. Yakni, Alquran, sarung, kopyah dan baju muslim.

SAKSI SYAHADAT: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjadi saksi ikrar dan Kalimat Syahadat Justin Lerschai Thamthong 39. asal Thailand di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Senin, 4 Juli 2022 (Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Justin mengaku dirinya cukup lama mempelajari agama Islam. Justin sebelumnya memeluk agama Buddha. Selama beberapa tahun pemuda kelahiran 11 Juli 1983 itu tertarik belajar tentang Islam. Meski semua agama mengajarkan tentang kebaikan. Namun, bagi Justin, ajaran Islam menjadi pilihan hati nurani menjadi mualaf. Agama Islam, kata Justin, mengajarkan hal yang baik. Apakah kehidupan sosial yakni menghormati orang lebih tua. “Islam juga mengajak perdamaian,”katanya melalui penerjemah Mujiyono. 

Bupati Gresik  Fandi Akhmad Yani usai menjadi saksi prosesi mualaf berpesan kepada Justin supaya benar-benar teguh dan ikhlas dalam keyakinan yang baru yaitu islam hingga sampai akhir hayat.

Ia mengatakan, dalam Islam tentunya sudah diwajibkan untuk menunaikan salat. Oleh karena itu sudah menjadi tanggungjawab secara bersama-sama mengajarkan ajaran agama sampai mendalaminya.

“Sepatutnya telah menjadi tanggungjawab kita bersama untuk membimbing dan mengajarkan saudara kita yang sudah menjadi mualaf ini hingga memahami tata cara beribadah sesuai syariat islam dan mengetahui apa saja yang dilarang dalam ajaran agama islam,”ujarnya. (yad)

Islam Menjadi Pilihan Justin, Bupati Gresik Jadi Saksi Ikrar dan Syahadat, Beri Hadiah Alquran  Selengkapnya

Hari Ini, BK DPRD Gresik Meminta Keterangan Ketua BK Non Aktif, Lusa Giliran Nur Hudi, Viral Manusia Menikahi Kambing 

GRESIK,1minute.id – Proses sidang kode etik belum berakhir. Hari ini, Senin, 4 Juli 2022 Badan Kehormatan DPRD Gresik mengagendakan untuk meminta keterangan Muhammad Nasir, Ketua BK DPRD Gresik non aktif. Nasir, legislator dari Partai Nasional Demokrat DPRD Gresik diminta keterangan karena diduga ikut menghadiri perkawinan manusia dengan kambing di Pesanggrahan Keramat Ki Ageng di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik pada Minggu, 5 Juni 2022.

Koordinator BK DPRD Gresik Mujib Riduan mengatakan, pihak mengagendakan untuk memintai keterangan Muhammad Nasir pada Senin, 4 Juli 2022 pukul 12.00 WIB. “Nasir, kami minta keterangan karena disebut oleh pengadu ikut hadir dalam pernikahan manusia dengan kambing,”kata Mujib Riduan pada Senin, 4 Juli 2022. 

BK DPRD Gresik, imbuhnya, melakukan pemanggilan kepada Nasir untuk mendengarkan kesaksiannya. “Kami ingin mendengarkan kesaksiannya,”kata Mujib Riduan yang juga Wakil Ketua DPRD Gresik itu. Setelah mendengarkan keterangan saksi dari Ketua BK DPRD Gresik non-aktif, kata Mujib, BK akan meminta keterangan kepada teradu yakni Nur Hudi Didin Ariyanto. 

Nur Hudi adalah pemilik Pesanggrahan Keramat Ki Ageng, tempat “ngunduh mantu” perkawinan nyeleneh manusia dengan kambing itu. Surat permintaan keterangan telah dilayangkan kepada Nur Hudi Didin Ariyanto dengan tembusan Fraksi Nasdem DPRD Gresik. “Permintaan keterangan kepada Nur Hudi Didin Ariyanto kami agendakan pada Rabu,6 Juli 2022,”terang Mujib Riduan yang juga Ketua DPC PDI-P Gresik itu.

Sebelumnya, BK DPRD Gresik telah memintai keterangan pengadu dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Gresik itu. Pengadu telah dimintai keterangan pada Sabtu, 25 Juni 2022. Mujib menjelaskan sesuai tata tertib DPRD Gresik nomor 01/2019, BK DPRD Gresik memiliki batas waktu paling lambat 14 hari pengadu dimintai keterangan. Tahap berikutnya BK DPRD Gresik akan merumuskan hasil rekomendasinya. 

Seperti diberitakan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik melalui Komisi Fatwa MUI Gresik menegaskan pernikahan manusia dengan kambing itu adalah penistaan agama. 

Keempat orang yang terlibat aktif dalam perkawinan tak lazim di Pesanggrahan Keramat Ki Ageng di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik dinyatakan keluar dari Islam. Murtad. Mereka harus bertaubat dan mengucapkan syahadat.

Keempat orang yang terlibat perkawinan itu, pemilik Pesanggrahan Nur Hudi Didin Ariyanto ; mempelai pria Syaiful Arif ; penghulu Kresna dan pembuat naskah Arif Syaifullah kemudian bertaubat dan mengucapkan syahadat. Pengucapan sahadat disaksikan oleh para tokoh agama dari empat organisasi keagamaan yakni MUI Gresik, PCNU Gresik, Muhammadiyah Gresik dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Gresik di Aula Kantor MUI Gresik dalam Kompleks Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Kamis, 9 Juni 2022.

Polres Gresik melalui proses penyelidikan akhirnya menetapkan empat orang sebagai tersangka dugaan penistaan agama. Keempat tersangka itu adalah pemilik Pesanggrahan Keramat Ki Ageng berinisial N ; SA selaku pengantin, dan S selaku penghulu yang menikahkan. Ketiganya dikenai Pasal 156a KUHP tentang penistaan agama juncto Pasal 55 KUHP (turut serta). 

Sementara inisial AS  selaku pemilik konten Sanggar Cipta Alam TV, dikenakan Pasal 45a ayat 2 UU ITE juncto Pasal 156a KUHP. “Jadi, ada 4 tersangka. Inisial N, SA, S, dan AS,”tegas Kapolres Gresik AKBP Muchamad Nur Azis di Mapolres Gresik pada Jumat, 1 Juli 2022. (yad)

Hari Ini, BK DPRD Gresik Meminta Keterangan Ketua BK Non Aktif, Lusa Giliran Nur Hudi, Viral Manusia Menikahi Kambing  Selengkapnya

Rehabilitasi GNI, Kini Tunggu Pemenang Pekerjaan Interior, Lighting dan Soundsystem

 GRESIK,1minute.id – Penasaran bagaimana kondisi Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik. Gedung cagar budaya berlokasi di Jalan Pahlawan, Gresik sejak 2021 dilakukan revitalisasi. Pagar seng yang dipasang mengelilingi gedung membuat masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semakin penasaran. Sebab, yang bisa terlihat di luar warna tembok gedung yang sebelumnya menjadi tempat perhelatan pernikahan atau pagelaran seni budaya sudah tidak kusam lagi.

Tembok Gedung Nasional Indonesia (GNI) sudah terlihat bersih. Warnanya putih. Di bagian dalam gedung legendaris itu juga sudah terlihat lebih bagus. Sejak awal Januari hingga awal Juli 2022 sudah tidak terlihat aktivitas pekerjaan di dalam gedung berlokasi di Jalan Pahlawan, Gresik itu.

Tidak ada galeri yang dipilih atau galeri itu dihapus.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Achmad Hadi mengatakan, tahun ini rehabilitasi GNI masih dilanjutkan. “Saat ini tahap lelang,”ujar Hadi melalui pesan WhatsApp. Namun, ia menambahkan penanggungjawab rehabilitasi GNI ada di bidang Cipta Karya Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCK-PKP) Gresik.

Data dihimpun wartawan 1minute.id di LPSE Gresik rehabilitasi GNI Gresik 2021 pagu anggaran Rp 2.344.223.438,32. Tender pekerjaan diikuti 98 rekanan. CV Crenova membuka penawaran terendah Rp 1.600.000.621,88. Hasil evaluasi yang dilakukan oleh tim lelang disebut ….BAB XIII Petunjuk evaluasi kewajaran harga disebutkan Jika total harga hasil klarifikasi lebih besar dari total harga penawaran, maka harga dinyatakan tidak wajar dan penawaran dinyatakan gugur.

Sedangkan, penawaran terendah kedua adalah CV Hasan Sejati dengan penawaran Rp  1.637.448.264,69. Masih merujuk hasil evaluasi di laman LPSE, kontraktor berkantor di Jalan Raya Metatu, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik itu dianggap telah memenuhi persyaratan sehingga mendapatkan 2 bintang. Dan, menjadi pemenang tahap pertama. Lalu, siapa pemenang pekerjaan tahap kedua, 2022 ?

Terpisah, Kepala DCK-PKP Gresik Ida Lailatussa’diyah menambahkan rehabilitasi tetap dilanjutkan tahun ini. “Masih menunggu pemenang lelang,”kata Ida Lailatussa’diyah pada Senin, 4 Juli 2022. “Tahun ini, pekerjaan antara lain interior, lighting dan soundsystem,”tambahnya. 

Tahun ini, rehabilitasi gedung cagar budaya itu ditargetkan rampung. Informasi yang dihimpun, rehabilitasi tahap kedua, untuk penataan interiornya mulai dari penataan panggung, tempat duduk (kursi) penonton, pintu dan jendela serta cat untuk ruangan.

Kemudian untuk kursi yaitu dua baris kursi VIP koridor ke kanan dan kiri tengah serta kursi lipat ke belakang. Selain itu interior juga akan merubah pagar atau pintu GNI tersebut. Pagar GNI nantinya lebih asri karena ada pohonnya. (yad)

Rehabilitasi GNI, Kini Tunggu Pemenang Pekerjaan Interior, Lighting dan Soundsystem Selengkapnya

Pemkab Gresik Dorong UMKM Berani Ekspor, KBRI Jepang Komitmen Tingkatkan Nilai Ekspor Produk Indonesia 

GRESIK1minute.id – Atase Keuangan KBRI Tokyo, Jepang Sonny Surahman Ramly berkunjung ke pendapa rumah Dinas Bupati Gresik pada Sabtu, 2 Juli 2022. Dalam kunjungan ini, Sonny membawa rombongan pengusaha dari negeri Matahari Terbit itu.

Kedatangan Atase Keuangan KBRI Tokyo Jepang untuk menandatangani MoU ekspor produk UMKM ke Jepang. Yakni, Koperasi Kriya Giri Sejahtera asal Desa Domas, Kecamatan Menganti dengan buyer dari Jepang. Rombongan pengusaha dari Jepang itu diterima oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.  Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Gresik Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani dan Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budi Kismulyanto. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan  Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk selalu mendorong UMKM khususnya bagi masyarakat Gresik. “Kolaborasi yang salah satunya dalam program Berani Ekspor, akan terus kita lakukan. Kita tidak pernah lelah dalam memberikan perhatian kita terhadap pelaku UMKM. Mudah-mudahan apa yang kita bangun menjadi sebuah ekosistem percepatan perbaikan ekonomi,”kata Fandi Akhmad Yani. 

Bupati Yani juga menjelaskan potensi yang dimiliki Kabupaten Gresik, dimana salah satunya adalah Kabupaten Gresik memiliki suatu kawasan ekonomi khusus yang terintegrasi dengan sebuah pelabuhan internasional dalam pengiriman logistik via laut yang bisa melakukan pengiriman antarnegara

Sementara itu. Besar RI untuk Jepang dan Federasi Micronesia Heri Akhmadi melalui Atase Keuangan KBRI Tokyo menyampaikan bahwa KBRI Tokyo berkomitmen untuk meningkatkan nilai ekspor produk Indonesia ke Jepang. Terutama produk UMKM. Mengingat sumber daya bahan baku dan pekerja UMKM adalah murni pembedayaan sumber daya dalam negeri, sehingga dapat memberikan kontribusi yang besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional. (yad)

Pemkab Gresik Dorong UMKM Berani Ekspor, KBRI Jepang Komitmen Tingkatkan Nilai Ekspor Produk Indonesia  Selengkapnya

Kodim 0817/Gresik Kerahkan Babinsa, Pantau dan Sosialisasi untuk Antisipasi Penyebaran PMK di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Komando Distrik Militer (Kodim) 0817/Gresik mengerahkan anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk ikut melakukan pemantauan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Gresik. Selain memantau ternak, anggota Babinsa juga melakukan sosialisasi kepada para peternak untuk menjaga kebersihan kandang. Tujuan, mencegah terjadinya penyebaran PMK. 

Serda Abu Amar, diantaranya. Babinsa Koramil 0817/17 Kecamatan Kebomas menyambangi peternakan milik Imam di Dusun Jetak, Desa Klangonan, Kecamatan Kebomas pada Sabtu, 2 Juli 2022. Imam memiliki 2 ekor sapi dan 150 ekor kambing. Kondisi hewan ternak milik Imam terlihat sehat. Kandang juga bersih.

Serda Abu Amar tetap menghimbau agar peternak selalu menjaga kebersihan kandang dan memberikan pakan ternak yang bergizi, sehingga bebas dari penyakit. Terutama penyakit mulut dan kuku.

“Walaupun kondisi hewan dan kandang selalu bersih kami tetap ingatkan para peternak, apabila mendapati hewan ternaknya bergejala PMK,”kata Serda Abu Amar. Ia menyebut gejala PMK pada hewan diantaranya demam, stres dan nafsu makan menuru. Serta liur berlebihan. “Bila ada gejala itu, segera melaporkan ke petugas agar segera mendapat penanganan ,”ujarnya.

Sementara itu, peternak Imam mengatakan, wabah PMK yang belum berkesudahan membuat ekstra hati-hati melakukan perawatan ternak. Selain memberikan makanan yang sehat. Kebersihan kandang juga mendapatkan perhatian. “Mulai dengan memberikan makanan yang sehat, kebersihan kandang serta kami juga berikan vitamin, karena kami sudah mengetahui dari berbagai berita bahwa Gresik sudah banyak hewan yang terpapar penyakit PMK, jadi kami mengantisipasinya dengan baik,”katanya. (yad)

Kodim 0817/Gresik Kerahkan Babinsa, Pantau dan Sosialisasi untuk Antisipasi Penyebaran PMK di Gresik  Selengkapnya