Dari Anggota Penyidik Korupsi, Kini Alifin Menjabat Kasi Pidsus Kejari Gresik 

GRESIK,1minute.id –  Alifin N Wanda kembali ngantor di Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. Bila sebelumnya ia pernah menjadi anggota penyidik sejumlah perkara korupsi di Kabupaten Gresik. Kali ini, Alifin dilantik sebagai Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik. 

Alifin menggantikan Dimas Adji Wibowo yang mendapat tugas baru sebagai Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Kota Probolinggo. Pelantikan dipimpin langsung oleh Kepala Kejari Gresik M.Hamdan S., di Kantor Kejaksaan Negeri Gresik di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Rabu,18 Mei 2022.

Acara sakral yang dihadiri para kepala seksi dan staf itu berlangsung khidmat. Kajari Gresik M.Hamdan S dalam sambutannya berpesan kepada Kasi Pidsus yang baru agar meneruskan dan mempertahankan kinerja yang lama dan dapat ditingkatkan menuju Kejaksaan yang profesional.

“Untuk Kasi Pidsus yang baru agar menjalankan kinerja sesuai dengan SOP dan segera bisa beradaptasi dengan lingkungan kerja di Kejari Gresik,”ujar Hamdan.
Lebih lanjut, ia menambahkan, menjalin hubungan dengan bidang lain sangat diperlukan untuk menjaga kekompakan dan saling mengisi dalam mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari. “Selamat buat kasi Pidsus yang baru, kami menunggu karya-karya terbaru anda. Mengingat anda adalah stok lama di Kejari Gresik,” tegasnya.

Data yang dihimpun 1minute.id, pada 2019 sejumlah perkara korupsi di Kabupaten Gresik sempat ditangani oleh Alifin. Saat itu, Alifin menjadi jaksa penyidik di Seksi Pidana Khusus Kejari Gresik. Alifin menjadi anggota tim penyidiknya. Perkara korupsi ikut ditangani diantaranya di Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik, pungutan dana kapitasi jasa pelayanan (Jaspel) kesehatan dari BPJS Kesehatan Kabupaten Gresik di Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik.

Kemudian, penyalagunaan anggaran di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik dan korupsi anggaran di Kecamatan Duduksampeyan. Hasilnya, pengadilan tindakan pidana korupsi (Tpikor) Surabaya di Sidoarjo menvonis terdakwa terbukti melakukan pidana korupsi.  (yad)

Dari Anggota Penyidik Korupsi, Kini Alifin Menjabat Kasi Pidsus Kejari Gresik  Selengkapnya

Pemkab Gresik Anggarkan Rp 100 Miliar untuk Gaji Ribuan Guru Penerima SK P3K


GRESIK,1minute.id – Ribuan guru anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gresik menggelar halalbihalal di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Rabu,18 Mei 2022. 
Halalbihalal yang dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua PGRI Gresik Arief Susanto, Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto bertemakan

“Kembali Fitri Mendidik Dengan Sepenuh Hati” itu menghadirkan pembicara tunggal  KH.Ahmad Rofi’i Mahfudz (Gus Eeng) dari Sidoarjo.  Menurut Gus Eeng, tujuan dari dunia pendidikan adalah untuk menjadikan generasi yang terbaik dengan sentuhan akhla. “Insya Allah generasi bangsa kita akan menjadi generasi yang berkualitas dan berakhlakul Karimah untuk mewujudkan kemajuan bangsa,”pesan Gus Eeng. 

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengajak seluruh jajaran pengurus, pengawas dan guru untuk meningkatkan mutu pendidikan. Sebab,  dalam mendidik anak tidak hanya dengan membaca ataupun menghitung.  “Namun dengan hati yang tulus dan ikhlas dalam mendidik mereka agar menjadi insan yang mulia, cerdas dan berkarakter,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah.

Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu kembali menegaskan sikap pemerintah untuk mensejahterakan tenaga pendidik di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. “Untuk guru-guru Insya Allah akan menjadi perhatian kami semua termasuk guru TK dan TPQ yang dengan tekun dan sabar akan diupayakan agar mereka dapat tersenyum bahagia,”imbuh mantan Kepala SMK Qomaruddin, Kecamatan Bungah itu. Ia berharap Guru bisa menjadi agen perubahan dengan meningkatkan kualitas dari masa ke masa. 

Sementara itu, Ketua PGRI Gresik Arief Susanto menambahkan, forum yang dihadiri sekitar 1.500 sampai 2 ribu ini jarang terjadi. Keluarga  besar PGRI, imbuhnya, tiada henti mendoakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Wakil Bupati Gresik Bu Min untuk selalu diberikan kesehatan kemudahan dalam menjalankan tugas demi kemaslahatan masyarakat.

“Apa yang menjadi harapan Keluarga Besar PGRI akan mengawal Program Dunia Pendidikan sesuai apa yang diharapkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik,”ujar Arief yang juga Kepala SMK PGRI Gresik itu. Pasalnya, kata Arief, pemkab Gresik dalam menunjang kegiatan belajar mengajar sudah terbantu. Guru yang sudah diangkat melaluiPegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sebanyak 1.700 yang tersebar di beberapa sekolah baik dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA. Itu semua tidak lepas dari perjuangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik mudah-mudahan anggaran tunjangan untuk Guru dari P3K segera dialokasikan.” pintanya.

“Kami berharap dalam kegiatan apapun Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik sebagai kepanjangan tangan dari Bupati dan Wakil Bupati untuk tetap memperhatikan keluarga besar PGRI,”harap Arief Susanto. 

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto dalam sambutannya menyampaikan pihaknya terus bergerak dalam memajukan dunia pendidikan.  Diantaranya, sudah melaunching Pembelajaran Kurikulum Sejarah Lokal, Edukasi Wisata untuk melihat tempat sejarah di Kabupaten Gresik, CSR Peduli Pendidikan. “Dan Tahfidz Alquran program pembelajaran semua sekolah di Gresik wajib mengikuti ekstrakulikuler tahfidz,”terangnya. 

Selain itu, kepedulian terhadap Guru Tidak Tetap (GTT) yang dulunya tidak dapat di sertifikasi sekarang dirubah menjadi honor dan dapat sertifikasi. “Termasuk guru dari P3K yang sekarang sudah menerima SK tersebut sudah dianggarkan Rp 100 miliar untuk pembayaran Guru P3K,”terangnya. (yad)

Pemkab Gresik Anggarkan Rp 100 Miliar untuk Gaji Ribuan Guru Penerima SK P3K Selengkapnya

Kalau Tidak Ngantuk, Ya Rem Blong, Truk Kontainer Lindas Suzuki Ertiga

GRESIK,1minute.id – Kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban jiwa. Sebuah truk kontainer yang diduga mengalami rem blong melindas mobil Suzuki Ertiga di simpang 3 Raya Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Rabu, 18 Mei 2022. 

Akibat serudukan truk kontainer itu bodi mobil Suzuki Ertiga kelir merah itu rusak berat. Bodi minibus tidak terbentuk. Pengemudi Suzuki Ertiga bernama Sudiyono tergencet bodi mobil yang dikendarainya. Untuk mengevaluasi pensiunan guru berusia 60 tahun tinggal di Dusun Dukuh, Desa/Kecamatan Bungah itu butuh waktu 2 jam.

Menurut cerita Sekamto, 51, sekitar pukul 11.00 truk kontainer nomor polisi (nopol) L 9367 UX yang disopiri Suwarno, 44, warga Widang, Tuban melaju dari arah Raya Sidayu menuju ke Manyar, Gresik. Memasuki jalan menurun Raya Bungah tepatnya simpang 3 Raya Bungah, sopir truk kontainer tidak bisa mengendalikan laju kendaraan beratnya itu. Nahas di depan ada mobil Suzuki Ertiga nopol W 1743 CW.

Kendaraan berat itu langsung melindas bodi mobil Suzuki Ertiga yang kendarai Sudiyono. Minibus terseret karena truk kontainer warna hijau terus melaju menabrak tiang telkom dan berhenti setelah menabrak sebuah toko.
Menurut saksi mata kejadian memilukan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Truk kontainer nomor polisi (Nopol) L 9367 UX melaju dari arah  Sidayu ke Manyar. Setelah melewati jalan tanjakan Raya Bungah kemudian jalan menurun. Nah, saat jalan menurun itu, diduga truk kontainer yang disopiri oleh 

“Kayaknya (sopir kontainer) kalau ngak ngantuk ya (rem) ngeblong. Tiba-tiba menabrak begitu saja,”ungkap Sekamto,51, petugas penyebrangan jalan di simpang 3 Raya Bungah itu kepada wartawan. Sopir Suzuki Ertiga meninggal di lokasi kejadian (TKP) akibat tertabrak truk kontainer dan tertimpa tiang telkom. Sementara sopir truk kontainer selamat dan telah dilarikan ke rumah sakit islam (RSI) Mabarrot NU Bungah. 

Hingga pukul 12.30, ketika berita ini ditulis petugas kepolisian dari Polsek Bungah bersama warga masih  melakukan proses evakuasi korban yang tergencet di dalam mobil. Cuaca hujan deras disertai banyaknya lilitan kabel di lokasi menjadi penghambat proses evakuasi. Kecelakaan itu mengakibatkan jalan Deandles di Pantai utara (Pantura) Kabupaten Gresik itu macet dua arah, yakni dari arah Sidayu tujuan Manyar dan sebaliknya. (yad)

Kalau Tidak Ngantuk, Ya Rem Blong, Truk Kontainer Lindas Suzuki Ertiga Selengkapnya

Pasutri Korban Laka Bus Pariwisata Ardiansyah Dimakamkan, Andik di TPU Katimoho, Istrinya di TPU Benowo

GRESIK,1minute.id – Suasana duka menyelimuti keluarga Andik Suyanto di Desa Katimoho, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik pada Selasa,17 Mei 2022. Andik bersama istrinya, Anita Agustina adalah s korban kecelakaan tunggal di ruas Tol Sumo KM 712 yang menawaskan 15 orang pada Senin, 16 Mei 2022 sekitar pukul 06.15 WIB itu. 

Kabar Andik dan istrinya, Anita Agustina itu membuat warga desa setempat seakan ikut merasakan duka. Puluhan warga setempat mengalir ke rumah duka untuk bertakziah. Diantaranya, Aipda Febriyanto. Febriyanto adalah Bhayangkara Pembina Keamanan dab Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Katimoho. Febriyanto tidak sendirian. Ia bersama Kepala Unit (Kanit) Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polsek Kedamean Aipda Eko Subandi.

“Kami Polres Gresik mengucapkan bela sungkawa kepada korban meninggal,”kataKapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Kedamean Iptu Dante Anam Irawanto pada Selasa,17 Mei 2022.

Diketahui Andik dan istrinya, Anita Agustina adalah dua dari 14 korban meninggal dalam kecelakaan maut di Ruas Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) KM 712 pada Senin,16 Mei 2022. Andik dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Katimoho. Sedangkan, Anita Agustina dimakamkan di TPU Benowo, Surabaya.  
Bus pariwisata Ardiansyah perjalanan pulang ke Benowo dari wisata di Gunung Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah menabrak rambu jalan atau variable message sign/VMS) di KM 712.400A Tol Sumo.

Sebanyak 14 penumpang meninggal dan puluhan penumpang lainnya mengalami luka berat dan ringan. Ade Firmansyah, diantaranya yang selamat dalam kecelakaan  bus pariwisata bernomor polisi (nopol) S 7322 UW itu.

Siapa Ade Firmansyah? Ia adalah sopir bus pariwisata Ardiansyah yang mengalami kecelakaan di Tol Sumo KM 712 pada Senin,16 Mei 2022. Kecelakaan tunggal pukul 16.15 WIB, itu mengakibatkan 14 penumpang meninggal.Sopir berusia 28 tahun itu asal Sememi, Kecamatan Benowo, Surabaya. Ade Firmansyah adalah sopir pengganti. Ade Firmansyah diduga mengantuk. Satlantas Polresta Mojokerto masih melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan maut itu. (yad)

Pasutri Korban Laka Bus Pariwisata Ardiansyah Dimakamkan, Andik di TPU Katimoho, Istrinya di TPU Benowo Selengkapnya

Doa Bersama agar Pandemi Berakhir di Haul ke-555 Nyai Gede Pinatih, Ibu Angkat Sunan 

GRESIK,1minute.id – Peringatan Haul ke-555 Nyai Gede Pinatih digelar oleh pengurus Pesarean Makam Nyai Gede Pinatih beserta masyarakat Kelurahan Kebungson, Kecamatan Gresik. Haul ibu asuh Sunan Giri itu diisi dengan doa bersama dan santunan anak yatim itu dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Salah satu pengurus Pesarean Nyai Gede Pinatih Mohammad Tajudin saat mendampingi Gus Fachri Muchtar Djamil, anak dari almarhum KH Mochtar Jamil mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk meneladani jasa beliau dalam penyebaran agama Islam di Gresik

“Nyai Gede Pinatih adalah tokoh wanita Islam Gresik yang mempunyai peranan penting dalam sejarah perjalanan hidup Sunan Giri (Raden Paku) diketahui beliau adalah ibu angkat yang mengasuh dan membesarkan sekaligus mendidik Sunan Giri hingga dewasa,”ujar Tajuddin pada Minggu, 15 Mei 2022.

Ditambahkan Tajudin, kegiatan ini juga sebagai bentuk ikhtiar dalam mengetuk pintu langit, menggapai Rahman Rahim Allah SWT agar wabah Covid-19 di negeri ini dapat segera terselesaikan. “Acara ini digelar sehari saja dikarenakan masih dalam suasana pandemi Covid-19, sehingga kami memohon kepada Allah SWT semoga pandemi segera diangkat dari dunia agar kita bisa melakukan aktivitas seperti biasa,”katanya. 

Haul Nyai Gede Pinatih digelar pada Sabtu, 14 Mei 2022. Serangkaian acara digelar.  Diantaranya Khotmil Quran Bil Ghoib Wanita , Tahlil Umum Anak – anak dan TPQ. Tahlil Umum Dewasa Putra dan Wanita dan Hadrah Tradisional & Al – Banjari  serta Santunan Anak Yatim Piatu. Nyai Gede Pinatih atau Nyai Ageng Pinatih adalah ibu angkat Sunan Giri.

Nyai Ageng Pinatih adalah saudagar kaya raya ini diangkat sebagai Syahbandar Perempuan Pertama di Gresik antara 1458-1477. Nyai Ageng Pinatih dimakamkan di Jalan KH Kholil, Kelurahan Kebungson, Kecamatan Gresik.  Masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik memperingati Haul Nyai Ageng Pinatih setiap 12 Syawal. (yad)

Doa Bersama agar Pandemi Berakhir di Haul ke-555 Nyai Gede Pinatih, Ibu Angkat Sunan  Selengkapnya

Sopir Diduga Ngantuk, Bus Pariwisata Ardinsyah Menabrak Rambu Jalan Tol Sumo, 13 Penumpang Meninggal

MOJOKERTO,1minute.id – Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Sumo KM 712 arah Surabaya pada Senin pagi, 16 Mei 2022. Kecelakaan tunggal pada pukul 06.15 WIB, itu mengakibatkan 13 orang meninggal dunia. Korban meninggal itu adalah penumpang bus pariwisata Ardiansyah.

Informasi yang dihimpun bus pariwisata Ardiansyah perjalanan pulang dari berwisata Gunung Dieng, Wonosobo, Jateng. Bus bernomor polisi (nopol) S 7322 UW tujuan Surabaya. Bus pariwisata yang disopiri Ade Firmansyah, 29, itu mengangkut 25 penumpang tujuan Benowo, Surabaya. Bus melaju ke arah Surabaya. Memasuki Tol Sumo (Surabaya-Mojokerto) KM 712, bus pariwisata oleng ke kiri. Diduga sopir bus Ade Firmansyah tidak kuat menahan kantuk. 

Bus kemudian menabrak rambu lalu lintas atau variable message sign/VMS) di KM 712.400A Tol Sumo hingga ambruk. Akibat benturan itu bentuk moncong dengan rambu lalu lintas ditengarai sangat kencang hingga bodi bus pariwisata rusak parah. Bodi bus tidak terbentuk. Ringsek. Akibatnya, 13 penumpang meninggal dunia. Sedangkan, 12 penumpang lainnya luka-luka berat dan ringan.

Kasatlantas Polresta Mojokerto, AKP Heru Sujio Budiono mengatakan bus pariwisata membawa rombangan wisatawan asal Benowo, Surabaya. Mereka perjalanam pulang dari Gunung Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. ” Bu hendak kembali ke Surabaya setibanya di lokasi mengalami laka tunggal,”kata AKP Heru Sujio Budiono dikutip dari inilahmojokerto.com

Korban laka tunggal dibawa ke lima rumah sakit di Sidoarjo, Mojokerto dan Gresik. Lima rumah sakit itu adalah Rumah Sakit Emma Kota Mojokerto, RS Citra Medika (Ciko), Tarik, Sidoarjo, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wahidin Sudiro Husodo serta RSUD RA Basuni Gedeg Mojokerto dan RS Petrokimia Gresik.

Untuk korban meninggal berjumlah 13 orang dibawa ke RSUD Wahidin Sudiro Husodo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kordinator rawat inap RSUD Wahidin Sudiro Husodo dr Alvin Humaidi mengatakan, 13 orang korban kecelakaan bus pariwisata sebanyak 4 orang yang identitasnya dapat diidentifikasi yakni, Titis Hermi, Ainur Rofiq, Edi Purnomo, dan Andik. Keempat orang tersebut beralamat di Jalan Benowo, Surabaya.

Sementara, 10 orang dirujuk ke RS Citra Medika yakni, Jefri Adi, Yati Nanik, Bayu, Adi, Adrian Maulana, Suudi, Sujono, Ade Firrmansyah, Saqila (4 tahun) dan satu orang meninggal dunia belum diketahui identitasnya.

Sedangkan korban yang dirujuk di RS Emma Kota Mojokerto berdasarkan Senkom Tol Sumo (Surabaya – Mojokerto) ada 4 orang yakni Muhammad Noval Al Habib, laki-laki usia 13 tahun, warga Benowo, Surabaya kondisinya diduga mengalami patah lengan kiri.

Sementara Mujiana, perempuan berusia 54 tahun, warga Benowo, Surabaya kondisinya sadar tapi belum bisa diajak komunikasi, diduga mengalami patah tulang di paha. Sedangkan Nur Ali, laki-laki usia 57 sampai 59 tahun, warga Benowo, Surabaya. kondisinya tidak sadarkan diri. Mujiana dan Nur Ali adalah sepasang suami istri. Anak laki-laki berusia sekitar 6 tahun, memakai kaos hitam dan celana olah raga hitam putih. Kondisinya cedera dan tidak sadarkan diri. (yad)

Sopir Diduga Ngantuk, Bus Pariwisata Ardinsyah Menabrak Rambu Jalan Tol Sumo, 13 Penumpang Meninggal Selengkapnya

Dimeriahkan Grup Gambus Putri Banyu Biru, Puncak Harlah ke-72 Fatayat Semarak

GRESIK,1minute.id – Grup Gambus Putri Banyu Biru meramaikan puncak Hari Lahir (Harlah) ke-72 Fatayat Nahdlatul Ulama di Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Harlah badan otonom (Banom) NU itu dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah , Anggota DPRD Jatim juga Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PCFNU) Gresik Ufiq Zuroida, serta  Ketua DPRD Gresik Much. Abdul Qodir.

Penampilan Grup Gambus Putri Banyu Biru yang sarat prestasi itu menambahkan semarak acara. Apalagi mereka membawakan dua lagu ciptaan mereka sendiri. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap Fatayat serta banom Nahdlatul Ulama lainnya bisa bersinergi dan kolaborasi sehingga bisa memberikan kontribusi kepada pemerintah desa setempat. 

“Sahabat Fatayat harus bisa berinovasi membaca peluang apa yang menjadi program Desa terlebih dapat membantu BUMDes dalam rangka menaikkan APBDes atau program lain yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,”pesan Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah dalam sambutannya pada Minggu, 15 Mei 2022.

Pada kesempatan itu, Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu berharap Fatayat dan semua stakeholder lainnya memberikan support untuk mewujudkan program pemerintah. “Minal Aidin Wal Faizin Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Gresik  Mohon Maaf yang sebesar besarnya apabila program-program yang kami jalankan bersama bapak Bupati (Fandi Akhmad Yani, Red) belum terlaksana, semoga dapat terlaksana dan kami selesaikan hingga 2024,”katanya. 

Sementara itu, Ketua Fatayat NU Ranting Lowayu Nazila mengungkapkan sejumlah kegiatan telah dilakukan untuk menyemarakan Harlah ke-72 Fatayat NU di Desa Lowayu, Kecamatan Dukun ini. Antara lain, launching single lagu gambus yang dibawakan oleh Grup Gambus Putri Banyu Biru. “Dua lagu single itu ciptaan kami sendiri,”kata Nazila.

“Semoga kehadiran Grup Gambus Putri Banyu Biru ini mampu menghidupkan Fatayat NU Ranting Lowayu dan akan membumikan potensi Desa Lowayu,”katanya.  Untuk diketahui jumlah penduduk di Desa Lowayu berjumlah 8.600 jiwa. Mereka tersebar di 36 rukun tetangga (RT) dan 9 rukun warga (RW). Grup Gambus Putri Banyu Biru runner up Kabupaten Gresik. (yad)

Dimeriahkan Grup Gambus Putri Banyu Biru, Puncak Harlah ke-72 Fatayat Semarak Selengkapnya

Polisi Tahan Mantan Staf Keuangan yang Diduga Menggelapkan Uang Perusahaan Rp 0,5 Miliar

GRESIK,1minute.id- Polres Gresik mengamankan seorang perempuan berinisial LP. Perempuan 38 tahun itu diamankan karena diduga menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp 0,5 miliar. Ia mantan staf keuangan PT Adiprima Suraprinta. Kini, tersangka yang tinggal di Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik itu ditahan di rumah tahanan (Rutan) Polres Gresik. 

Kasat Reskrim Iptu Wahu Riski Syaputra melalui Kanit Pidana Ekonomi (Pidek) Polres Gresik Ipda Joshua Krisnawan mengatakan terlapor sudah kita amankan tetapkan jadi tersangka. “Tersangka usai ditetapkan tersangka dan langsung kita tahan,”katanya kepada wartawan pada Minggu, 15 Mei 2022. Tersangka berinisial LP dijerat dengan pasal 374 KUHP tentang penggelapan dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun.

Coporate legal PT Adiprima Suraprinta Bagus Setyo Herdiyanto membenarkan terlapor sudah diamankan di Polres Gresik. “Kita memberikan apresiasi Polres Gresik,”kata Bagus. Seperti diberitakan, manajemen pabrik kertas, PT Adiprima Suraprinta melaporkan staf bagian keuangan ke Polres Gresik. Terlapor berinisial LP, 38 tahun. Perempuan asal Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik itu diduga menggelapkan uang perusahaan sebesar Rp 554,5 juta. 

Perbuatan culas yang dilakukan terlapor berinisial LP itu diketahui Desember 2021. Saat itu, terlapor menjabat sebagai staf keuangan perusahaan berada di Jalan Raya Wringinanom Km-30, Desa Sumengko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Kronologis kejadiannya sekitar Desember 2021.

Pihaknya mendapat informasi dari Ahmad Burhan (saksi) yang juga merupakan karyawan keuangan bahwa PT Adripima Suraprinta mendapat tagihan dari sebuah perusahaan yang beralamat di Jalan Raya Surabaya – Mojokerto KM 31,2 Desa Kemangsen, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, ada kekurangan bayar.  

Manajemem PT Adiprima Suraprinta kemudian melakukan pengecekan dan klarifikasi. Terrnyata ada sejumlah uang yang tidak dibayarkan oleh terlapor berinisial LP yang saat itu menjabat sebagai karyawan keuangan PT Adiprima Suraprinta. “Ada tagihan yang belum dibayarkan oleh terlapor denga total sebesar Rp 554.590.136 juta,”ujar Bagus Setyo Herdiyanto, Coporate Legal PT Adiprima Suraprinta pada Jumat, 13 Mei 2022.

Atas kejadian tersebut pihak melakukan pelaporan ke SPKT Polres Gresik dan di terima oleh Aiptu Riono. Dalam laporan itu, terlapor dijerat dengan pasal 374 KUHPidana. (yad)

Polisi Tahan Mantan Staf Keuangan yang Diduga Menggelapkan Uang Perusahaan Rp 0,5 Miliar Selengkapnya

Liburan Kerja, Gudang Rongsokan Di Kedamean Ludes Diamuk Bara Api 

GRESIK,1minute.id – Gudang barang bekas di Desa/Kecamatan Kedamean ludes di amuk si jago merah pada Minggu,15 Mei 2022. Tidak ada korban jiwa kejadian pada pukul 14.42 WIB. Kini, aparat kepolisian sedang melakukan penyelidikan penyebab terbakarnya gudang milik Manu tersebut. 

Informasi yang dihimpun, asap hitam pekat membumbung tinggi pada Minggu, 15 Mei 2022. Saat hitam itu terlihat hingga radius 2 kilometer. Sejumlah warga terlihat mulai panik karena asap hitam semakin tebal dan tinggi pada pukul 14.50 WIB. Asap itu menyeruak dari sebuah gudang barang rongsokan milik Manu. Barang rongsokan yang terbakar antara lain plastik sehingga menimbulkan asap hitam.

Siang itu, gudang barang rongsokan itu sedang tutup karena libur. Tiupan angin membuat api cepat membesar. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, pihaknya baru mendapatkan laporan pukul 14.40 WIB.

“Pelapor adalah warga setempat,”terang Sinaga dikonfirmasi 1minute.id pada Minggu, 15 Mei 2022. 
Selama 2 jam, delapan anggota dipimpin oleh Eka Prabagasta bersama TNI dan Polri bisa melokasir dan memadamkan si jago merah. “Ada satu unit pikap yang hangus. Kerugian ratusan juta,”tegas mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik itu. (yad)

Liburan Kerja, Gudang Rongsokan Di Kedamean Ludes Diamuk Bara Api  Selengkapnya

Ada Pelayanan Perizinan Gratis Di setiap CFD

GRESIK,1minute.id – Minggu Sehat kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik di sepanjang Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik pada Minggu, 15 Mei 2022. Gelaran tanpa asap kendaraan bermotor itu di mulai badal Subuh  dengan center point depan gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP). Minggu Sehat dengan istilah karennya, Car Free Day (CFD) itu di buka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Diawali kegiatan senam bareng masyarakat menyambut antusias kegiatan itu. Merekatumplek blek dan bebas beraktivitas tanpa terganggu oleh lalu lalang kendaraan bermotor. Para pedagang kaki lima (PKL) mendapatkan berkah dari kegiatan yang bakal menjadi agenda rutin hari Minggu itu.

Apalagi, Minggu Sehat kali pertama dengan mengambil tema “Sehat Jasmani, Sehat Ekonomi” pascavakum sejak 2019 itu ada pelayanan perizinan gratis dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Atap Terpadu (DPM-PTSP) Gresik bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Gresik. 

Kepala DPM-PTSP A.M. Reza Pahlevi mengatakan, pihaknya membuka layanan konsultasi pengurusan izin dasar dan izin berusaha sekaligus tata cara laporan kegiatan penanaman modal (LKPM). “Kami lakukan jemput bola melalui acara yang banyak mendatangkan masyarakat dan pelaku usaha dari UMKM sampai yang skala besar,”ujar Reza pada Minggu,15 Mei 2022.

Pelayanan perizinan dasar antara lain nomor induk berusaha (NIB). “UMKM yang belum memiliki NIB kita fasilitasi dan kita asistensi untuk memiliki NIB melalui pengenalan aplikasiOSS RBA (Online Single Submission Risk Based Approach ). Dan gratis dan hitungan menit sudah jadi,”terang mantan Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik ini. Reza menegaskan, pelayanan jemput bola akan dilakukan setiap minggunya di CFD nanti. “Kita akan berikan pelayanan setiap minggunya,”tegasnya. (yad)

Ada Pelayanan Perizinan Gratis Di setiap CFD Selengkapnya