SURABAYA,1minute.id – Mendekatkan layanan vaksin dengan kegiatan warga masyarakat yang cenderung sibuk, dengan membuka layanan vaksin di mal. Pengunjung mal antusias gelaran vaksin massal itu. Hal itu diungkap Koordinator nakes Puskesmas Ngagel Rejo, Surabaya Helga seusai vaksinasi di Royal Plaza di Jalan A Yani, Kel/ Kec Wonokromo pada Rabu, 9 Maret 2022.
“Bagi kami, tetap membuka layanan di Puskesmas, namun untuk lebih menyadarkan warga masyarakat terkait pentingnya kekebalan, kami melakukan sosialisasi dan sekaligus membuka layanan di Royal Plaza bersama dengan teman BIN,”terang Helga.
Dalam kesempatan tersebut, dipersiapkan jenis vaksin Sinovac sebanyak 150 dosis, dan jenis Pfizer sebanyak 50 dosis. Hadi salah seorang pengunjung Royal Plaza, begitu melihat ada layanan vaksin, bergegas ingin mendapat layanan.
“Saya dari luar Surabaya, beberapa bulan kemarin agak susah dalam mendapatkan layanan vaksin, karenan tuntutan lingkungan pekerjaan, dan selalu mobilitas tinggi, sehingga sangat perlu mendapat suntikan vaksin,”terang Hadi. (yad)
GRESIK,1minute.id – Ziarah makam Sunan Giri rangkaian HUT ke-48 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik terasa lebih sakral. Sebab, pengurus yayasan makam Waliyullah di Bukit Giri mengeluarkan keris dan sajadah bernilai historis tinggi. Keris dan Sajadah peninggalan wali sanga bergelar Prabu Satmata, Kepala Pemerintahan di Bukit Giri Kedaton.
BUKA KAIN PENUTUP NISAN : Pengurus Yayasan Sunan Giri membuka kain penutup nisan Makam Sunan Giri kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan rombongan pada Selasa, 8 Maret 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Bukan hanya, juri kunci makam Waliyullah, Sunan Giri itu juga membuka kain penutup nisan berwarna hitam yang bertuliskan warna keemasan berlafal arab serta nama Sunan Giri R.Paku Lahir 1443 Masehi dan Wafat 1506 Masehi. Dibalik penutup kain batu nisa terdapat lambang empat arah mata angin.
KERIS SUNAN GIRI : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memegang keris peninggalan Sunan Giri disaksikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, pengurus Yayasan Sunan Giri pada Selasa, 8 Maret 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Ziarah makam Waliyullah itu dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama KH Muchtar Djamil, tokoh Nahdlatul Ulama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail serta diikuti oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
CIUM SAJADAH : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mencium sajadah peninggalan Sunan Giri pada Selasa, 8 Maret 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Semua yang ikut berziarah ke Makam Sunan Giri itu mendapat kesempatan untuk mencium sajadah dan memegang keris bernilai historis yang tinggi peninggalan Sunan Giri itu.
DOA BERSAMA : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Forkopimda Gresik doa bersama di Makam Maulana Malik Ibrahim pada Selasa, 8 Maret 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
“Sajadah ini tetap wangi meski kami tidak berikan wewangian,”kata Ketua Yayasan Sunan Giri H.Izzudin Sodiq didampingi Pembina Yayasan Sunan Giri H. Umar Faisol Mashud di Makam Sunan Giri pada Selasa, 8 Maret 2022.
NGAJI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Forkopimda mengaji bersama di Makam K.R.T Poesponegoro, Bupati Gresik pertama pada Selasa, 8 Maret 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Nguri-uri budaya dilanjutkan ke Makam Sunan Prapen, Makam Maulana Malik Ibrahim dan Makam K.R.T. Poesponegoro. (yad)
GRESIK,1minute.id – Gresik Sholawat bergema di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin malam, 7 Maret 2022. Suasana Gresik pasca hujan terasa semakin sejuk dengan lantunan salawat bersama Pimpinan Majelis Ahbabul Musthofa Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf itu.
Selama dua jam syechermania mengumandangkan salawat Nabi Muhammad SAW. Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf membuka dengan lantunan Mabruuk Alfa Mabruuk atau Selamat Ulang Tahun kepada masyarakat Kota Gresik. Lantunan Mabruuk Alfa Mabruuk ini sedang viral di TikTok. Syechermania-sebutan-kumpulan komunitas pecinta Al Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf hafal.
GRESIK BERSHOLAWAT: Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Forkopimda bersalawat sebagai ikhtiar batin mendoakan warga Gresik dijauhkan segala musibah dan pandemi Covid-19 berakhir di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin malam, 7 Maret 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Setelah lagu tersebut, Habib Syech juga mendoakan masyarakat Kabupaten Gresik aman dan sehat. Ia pun mengajak warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini untuk melakukan salawat sebagai ikhtiar agar pandemi Covid-19 segera sirna di bumi nusantara, Indonesia ini. “Tetap patuhi anjuran pemimpin untuk selalu memakai masker. Meski sudah di vaksinasi,” katanya.
Selama 2 jam bersalawat bersama Habib Syech telah mengobati kerinduan syechermania untuk bertemu dan bersalawat dengan Pimpinan Majelis Ahbabul Musthofa Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf. Sebelumnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, salah satu ikhtiar pemerintah untuk mendoakan warga Gresik yang berjumlah 1,3 juta jiwa untuk dijauhkan dari segela bentuk musibah.
SAPA SYECHERMANIA : Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah bersama Ketua Tim Penggerak PKK Gresik Nurul Haromaini Ali (kiri) dalam acara Gresik Bersholawat di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin malam, 7 Maret 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Bupati berusia 36 tahun itu menyebut pandemi Covid-19 memasuki tahun kedua belum berakhir. Wabah berawal dari Wuhan, Tiongkok itu sangat berdampak kepada semua warga Gresik. “Semoga pandemi cepat selesai,”katanya. Gresik Bersholawat ini digelar Pemkab Gresik sebagai rangkaian memperingati HUT ke-48 Kabupaten Gresik dan Hari Jadi ke-535 Kota Gresik. Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret. Sedangkan hari ulang tahun Kabupaten Gresik dirayakan setiap 27 Februari. (yad)
GRESIK,1minute.id – Terobosan baru bidang pelayanan diluncurkan oleh Agung Endro Dwi Setyo Utomo. Camat Gresik itu melaunching 10 bidang pelayanan hingga pukul 20.00. Pelayanan hingga malam hari itu diberlakukan mulai hari ini, Senin, 7 Maret 2022. Kado bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjalang Hari Jadi ke-535 Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret itu.
Sepuluh jenis pelayanan itu, adalah Dispensasi Nikah ; Rekomendasi Subsidi Listrik ; Administrasi pelayanan kependudukan (adminduk) ; Pelayanan PBB dan Pelayanan bantuan sosial (rekomendasi). Kemudian, Surat Keterangan Tidak Mampu ; Rekomendasi izin Keramaian ; dan Surat Pernyataan Ahli Waris. Berikutnya, Rekomendasi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) ; Penerbitan Izin Usaha Mikro ; serta Surat Keterangan Domisili Usaha.
“Semua pelayanan bila kelengkapan lengkap 15 menit sampai dengan 30 menit selesai,”ujar Camat Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo pada Senin, 7 Maret 2022. Pelayanan adminduk yang dilayani antara lain kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) , kartu keluarga (KK), Akta Kelahiran dan Perubahan status (pindah).
Agung mengatakan, terobosan baru dalam pelayanan ini untuk mempermudah kepada masyarakat. Sebab, hasil kajian yang dilakukan Kota Gresik ini padat penduduk. Ada sebanyak 81.494 jiwa. “Mayoritas mereka ada bekerja,”katanya. Sebelumnya pelayanan sampai pukul 20.00, pihaknya telah memperlakukan pelayanan tanpa jam istirahat kantor yakni pukul 12.00 WIB sampai 13.00 WIB. Pelayanan tanpa istirahat biasa digunakan masyarakat yang bekerja kantor atau pabrik untuk menguras keperluan.
“Dari situ, pelayanan satu hari saja belum tentu sampai ke kecamatan. Karena proses di Desa atau kelurahan. Karena itu, Kita membuka malam sehingga orang pulang kerja kita tetap bisa memberikan pelayanan,”tegas mantan Camat Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik itu. Agung berharap pelayanan di Kecamatan Gresik buka hingga jam 8 malam ini bisa membantu mempermudah masyarakat. “Kita berlakukan mulai hari ini (Senin),”tegasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik mematangkan rencana kurikulum muatan lokal (mulok). Kurikulum Mulok itu diantaranya tentang sejarah Kota Gresik. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S.Hariyanto saat Launching Heritage Gresik dan Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik di halaman SMP Darul Islam Gresik pada Sabtu, 5 Maret 2022.
Menurut Hariyanto, tahun ajaran baru 2022/2023 Dispendik Gresik akan memasukkan kurikulum muatan lokal (mulok) untuk pelajar jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama (SD-SMP). Kurikulum muatan lokal itu tentang sejarah Kota Lama Gresik. “Kurikulum muatan lokal ini untuk melestarikan budaya lokal,”kata Hariyanto. Melestarikan budaya lokal ini, imbuhnya, bertujuan agar generasi Z atau peserta didik bisa mengetahui sejarah tentang Gresik ini.
“Agar (generasi muda) tidak putus (kepaten obor tentang sejarah Gresik),”ujarnya. Selain menerapkan kurikulum muatan lokal, lanjutnya, Dispendik akan membuat kebijakan terkait eduwisata. “Khususnya eduwisata keberadaan Kota Lama dan tentunya menggairahkan ekonomi,”tegasnya. Hariyanto optimistis dua gagasan Dispendik Gresik itu akan mendapatkan dukungan dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.
Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut Kota Lama Gresik memiliki nilai historis yang luar biasa. Kawasan Gresik Kota Lama ini tidak dimiliki kabupaten/kota lainnya. Antara lain, Surabaya, Lamongan, Tuban dan Bojonegoro. Sebab, kawasan Kota Lama Gresik itu memiliki 4 budaya. Empat budaya itu adalah Arab, Pecinan, Kolonial Belanda dan Melayu (Jawa).”Semarang memiliki Kota Lama, tapi hanya 3 budaya,”kata Fandi Akhmad Yani.
Launching Gresik Heritage dan Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik menjadi inspirasi untuk kembali menghidupkan kenangan masa kejayaan Gresik sebagai Kota Bandar. Pusat perekonomian global pada eranya. Kejayaan itu belum banyak diketahui oleh masyarakat dan pelajar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. (yad)
GRESIK,1minute.id – Shafira Zifa Arrosyikha dan Maydi Nala Akmal Mirzaqi menyebut Pemkab Gresik berencana menggunakan seragam batik Desa Wedani, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Dua peserta Gresik Vlog Competition “Refleksi 1 Tahun Nawa Karsa Kepemimpinan Gus Yani dan Bu Min” di Kampus Universitas Muhammadiyah Gresik itu menyebut seragam batik untuk aparatur sipil negara (ASN) dimulai tahun ini.
Dalam vlog dua pelajaran SMA Muhammadiyah 8 Gresik itu memperlihatkan sejumlah ASN dari RSUD Ibnu Sina Gresik sedang melakukan penjajakan pembelian. Mereka mengaku memesan batik Wedani untuk Hari Jadi ke-535 Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret dan HUT ke-48 Kabupaten Gresik dirayakan setiap 27 Februari.
Mengapa tenun batik Desa Wedani ? Karena tenun batik di Desa Wedani ini sudah masuk pasar ekspor yakni Timur Tengah, Eropa dan Asia. Masih menurut Shafira dan Akmal, kain tenun di Desa Wedani ini memiliki nilai historis tinggi dan sudah ada sejak ratusan tahun silam. “Turun temurun sejak Maulana Malik Ibrahim,”katanya. Maulana Malik Ibrahim adalah Wali Sanga. Penyebar agama Islam di Pulau Jawa itu dimakamkan di Jalan Malik Ibrahim, Desa Gapurasukolilo, Kecamatan Gresik.
Malik Ibrahim yang juga Syahbandar Gresik Pertama itu wafat pada12 Rabiul Awal 882 hijriah atau 9 April 1419 Masehi. “95 persen warga Desa Wedani menekuni kerajinan tenun,”kata Shafira. Desa Wedani kemudian ditetapkan sebagai Desa Devisa, satu-satunya di Kabupaten Gresik.
Menjelang Hari Jadi Kota Gresik, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama istri, Nurul Haromaini Ali kompak menggunakan baju batik hasil tenun Desa Wedani. Keduanya tampak serasi dan keren menggunakan setelan batik tersebut. “Dengan kualitas yang tidak diragukan tersebut, tidak ada lagi alasan untuk ragu-ragu dalam memilih produk UMKM sebagai produk favorit,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani.
Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad mengunjungi galeri dan tempat pengrajin kain Wedani. Disana ia menyapa dan mendengar aspirasi pengrajin untuk pengembangan lebih lanjut. Tak lupa, Gus Yani mengingatkan pentingnya menjaga kualitas produk untuk selalu maksimal, dan pesan tersebut tidak terbatas pada UMKM Desa Wedani saja. (yad)
GRESIK,1minute.id – SMP Daris semakin mbois. Keren!. Lembaga pendidikan awal berdiri bernama Perguruan Darul Islam-kini-Yayasan Darul Islam berdiri 1930 itu memiliki fasilitas nonton film. Daris Cinema. Gedung bioskop itu berada di lantai 2 sekolah berada di Jalan Setiabudi, Kecamatan/ Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu.
Gedung bioskop itu berkapasitas sekitar 48 seat itu diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 5 Maret 2022. SMP Darul Islam, adalah lembaga pendidikan satu-satunya di Kabupaten Gresik yang memiliki fasilitas ruang sinema yang sekelas gedung bioskop di mal itu. Wartawan 1minute.id sempat menikmati pemutaran perdana film di ruang sinema dirancang seperti gedung bioskop itu. Tempat duduk emput dan berundak. Layar lebar dengan sound system yang terasa nyaman di telinga seperti gedung bioskop berlaringan. Pemutaran filmnya menggunakan proyektor. Untuk penonton ada sejumlah persyaratan yang harus ditaati. Antara lain, tidak membawa makanan dan minuman, dan tidak boleh merekam.
Lalu, film apa yang diputar di Daris Cinema? Nah, film yang diputar adalah film edukasi atau dokumenter. Selain ruang sinema, SMP Daris juga dilengkapi dengan perpustakaan digital. “Mensinergikan Kebudayaan dan teknologi,”kata Kepala SMP Darul Islam (Daris) Gresik Sumarga Adhi Satria pada Sabtu, 5 Maret 2022.
CEKREK : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika memotret suasana Daris Cinema, gedung bioskop di SMP Darul Islam pada Sabtu, 5 Maret 2022 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Daris Cinema, kata Sumarga, akan mengangkat tema kesenian dan kebudayaan khususnya berada di Gresik Kota Lama. Gresik Kota Lama ini memiliki sejarah yang sangat tinggi. “Kita mengejar nusantara. Dan, internasional datang kesini,”kata Sumarga bertamsil.
Seperti di beritakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika melaunching Gresik Heritage dan Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik menyebut kawasan Gresik Kota Lama sangat istimewa. Tidak dimiliki oleh kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Sebab, Gresik Kota Lama ini memiliki 4 budaya yakni Arab, Pecinan, Kolonial Belanda dan Melayu (Jawa). Kampung Arab terdapat Makam Maulana Malik Ibrahim dan K.R.T.Poesponegoro. Kampung Pecinan terdapat Klenteng Kim Hin Kiong yang berdiri 1 Agustus 1153 Masehi.
Berikut, Jalan Basuki Rahmat, Raden Santri dan sekitarnya kawasan bangunan Kolonial Belanda dan terakhir Kampung Melayu (Jawa) terdapat di Kampung Kemasan di Jalan Nyai Ageng Arem-arem, Kelurahan Pekelingan, Kecamatan Gresik. “Semarang memiliki Kota Lama, tapi hanya memiliki 3 Budaya,”katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Gresik periode 2021-2024 resmi dilantik pada Jumat malam, 4 Maret 2022. Pelantikan digelar di salah satu hotel di Gresik Kota Baru (GKB). Pelantikan pengurus Himpunan Pengusaha Muda ini dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad, Direksi BUMD Gresik, serta sejumlah tokoh lain. Diantaranya, Ketua BPD Hipmi Jatim Rois Sunandar Maming.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pandemi Covid-19 yang sudah berjalan dua tahun meluluh-lantakan semua sektor, termasuk ekonomi. Seiring berjalan waktu dan kasusnya terus melandai, keberadaan pengusaha muda asal Gresik yang tergabung di dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) diharapkan bisa menjadi mesin penggerak di semua aspek.
“Saya siap diganggu 24 jam oleh pengusaha muda Gresik asal berkarya dan bermanfaat. Apapun kesulitannya mari dicari solusinya,”ujarGus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani di sela-sela pelantikan BPC HIPMI Gresik periode 2021-2024 dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Sabtu, 5 Maret 2022.
Mantan Ketua DPRD Gresik itu mengatakan, di era seperti sekarang bisnis di sektor digital bisa menjadi referensi bagi kalangan milenial. Bahkan bisnis yang tidak jauh dari ponsel. Hal ini dikarenakan banyak sektor sudah bergeser ke digitalisasi. “Peluang ini jangan sampai terlewatkan HIPMI harus masuk disitu,” katanya.
Sementara itu, Ketua BPC HIPMI Gresik Dimas Setyo Wicaksono menuturkan, selama ini Kabupaten Gresik langganan mendapat penghargaan. Terakhir penghargaan dari Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal. Namun sebagai organisasi yang proinvestasi pihaknya merasa malu jika Hipmi belum bisa memberikan sumbangsih maupun kontribusi kepada daerah.
“Kita merasa kecil ibarat sebatang lidi apabila berdiri sendiri akan mudah dipatahkan. Untuk itu, kami berikrar keberadaan pengusaha muda akan semakin nyata dalam mendukung pemerintah daerah. Kami akan membuat investasi di Gresik semakin meroket kedepannya,” tuturnya. Ia menjelaskan anggota HIPMI Gresik bervariasi mulai dari pengusaha besi tua, transportasi, pengaduk kopi hingga pelaku usaha kotoran sapi. Dari semua bisnis tersebut, pengusaha muda Gresik siap nakal dalam beride dan radikal dalam berbisnis.
“Kami bakal aktif mendorong pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19 dengan berkolaborasi bersama Pemkab Gresik melalui sejumlah program pemulihan ekonomi,” paparnya. Sementara itu, Ketua HIPMI Jatim Rois Sunandar Maming berharap pengusaha muda tidak hanya fokus ke bisnisnya saja. Tapi, kalau bisa masuk menjadi eksekutif maupun legislatif supaya lebih mudah dalam mengambil kebijakan. “Sah-sah saja anggota HIPMI ikut berpolitik. Sebab kalau tidak ikut, tidak bisa mengambil kebijakan,”ungkapnya.
Dirinya juga berharap anggota HIPMI Gresik yang sudah dilantik lebih banyak mendorong produk UMKM. Pasalnya, sesuai regulasi dari pemerintah produk UMKM yang dimasukkan ke perusahaan BUMN wajib dibeli, dan ini merupakan peluang bagi pengusaha daerah. “Saya ucapkan selamat kepada anggota BPC Hipmi Gresik yang hari ini dilantik. Semoga bisa memberikan kontribusi pada daerah,” pungkasnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Launching Gresik Heritage dan Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik (KLG) terasa meriah pada Sabtu, 5 Maret 2022. Gelaran acara itu seperti nguri-uri budaya dan kesenian khas Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dipusatkan di halaman SMP Darul Islam (Daris) itu dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.
Para pencipta sejarah dan budaya Gresik tumplek blek di acara itu. Antara lain, Mat Kauli, seniman macapat, sejarawan Kota Lama Gresik (KLG) Oemar Zainuddin, keturunan Kanjeng Poesponegoro Askabul Kahfi, dan lainnya. Lahirnya komunitas anyar yang diketuai oleh Sumarga Adhi Satria ini menjadi sebuah harapan baru bagi masyarakat yang peduli terhadap budaya dan sejarah yang ada di KLG itu.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya mengutip ucapan Presiden Indonesia pertama, Soekarno “Bangsa yang besar adalah bangsa yang mengenal sejarah. Bangsa yang besar, bsngsa yang menghargai para pahlawannya”.
Maknanya apa dari kutipan tersebut, kata Fandi Akhmad Yani, kita harus belajar dari sejarah. Belajar tentang kejayaan masa lalu, juga bisa belajar tentang kehancuran. “Belajar sejarah bisa melihat kejayaan di masa lampau. Belajar pula bisa melihat kehancuran mudah-mudahan di Kabupaten Gresik, khusus lembaga pendidikan memberikan kurikulum yang mengenal sejarah lokal. Ini sangat luar biasa,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada sambutannya.
Bupati berusia 36 tahun ini, memberikan apresiasi dan akan mendukung Dinas Pendidikan membuat kurikulum sejarah muatan lokal Gresik. “Kami mendukung betul karena kita belajar sejarah kota Gresik faktanya Kota yang sangat tua, Kota Bandar tertua. Kota bandar terbesar di eranya,”kata Gus Yani.
Pelabuhan Gresik, imbuhnya, yang ada saat ini punya cerita kesuksesan luar biasa. Pusat perdagangan dari bangsa mana pun. India, Gujarat, China dan ini meninggalkan fakta.Banyak prasasti-prasasti kuno mulai dari Makam Nyai Fatimah binti Maimun, Makam para waliyullah, Maulana Malik Ibrahim, makan Sunan Giri
NGURI-URI BUDAYA: Seniman Macapat satu-satunya di Gresik, Mbah Mat Kauli, 77, bersama keturunan KRT Poesponegoro, Bupati Gresik pertama di launching Gresik Heritage dan Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik di halaman SMP Darul Islam pada Sabtu, 5 Maret 2022 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
“Bahkan di ada klenteng Kim HinKiong yang umurnya sudah ratusan tahun. Ini fakta yang masih ada prasastinya. Jadi, Gresik ini sangat luar biasa. Lokasi sangat setrategis, tentunya banyak sejarah yang harus kita lestarikan. Salah satunya ada tari tadi, Tari Masmundari,”ujarnya.
Keistimewaan Kota Gresik ini, jelas Gus Yani, tidak dimiliki oleh kabupaten/kota lainnya di Indonesia. Kota Surabaya, Lamongan, Tuban, Bojonegoro dan lainnya. Kota Gresik, imbuhnya, memiliki sejarah sangat kuat karena pertemuan 4 budaya yakni Arab, Pecinan, Kolonial Belanda dan Melayu (Jawa). “Bahkan, Semarang, Jawa Tengah yang memiliki kota tua, masih kurang lengkap di banding Kota Gresik. Semarang hanya memiliki 3 budaya,”katanya.
Karena sejarah yang kuat itu, pemerintah pusat memberikan hadiah bentuk pembangunan senilai Rp 50 miliar. “Anggaran itu digunakan untuk membetulkan irigasi yang sudah berpuluh-puluh tahun ngak menata irigasi, memperbaiki lampu dan sebagainya,”ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya Kota Lama Gresik Sumarga Adhi Satria mengungkapkan rasa syukur karena Launching dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kadispendik Gresik S. Harianto, Kepala Dinas Kebudayaan, Ekonomi Kreatif, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafparpora) Gresik Sutaji Rudi dan lainnya. “Hari ini begitu menggembirakan karena nguri-uri budaya mendapatkan respon positif,”katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dua Kepala Desa (Kades) hasil Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (Pilkades PAW) di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 4 Maret 2022.
Dua Kepala Desa itu adalah Kades Bungah, Kecamatan Bungah Subakir dan Kades Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan Ziadatul Akmal. Dalam pelantikan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta Asisten Pemerintahan dan Kesra Setkab Gresik juga Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Gresik Suyono.
Fandi Akhmad Yani meminta Kepala Desa yang baru saja dilantik diminta segera menjalankan tugas dengan baik, profesional, inovatif, kreatif, produktif, cepat berdaptasi dengan segala perkembangan yang ada dalam mengembangkan potensi desa. “Di situasi dan kondisi seperti Pandemi Covid-19 saat ini ditambah dengan kelangkaan minyak goreng, Kepala Desa sebagai leadership harus siap dalam pembangunan apapun serta harus menjaga kondusif desa,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.
Selain itu, Ia juga mengingatkan kepada kepala desa untuk sering ngelutus. “Disitulah akan paham akan masalah dan jangan pernah takut menyelesaikan persoalan yang ada, selamat dan sukses selamat bekerja semoga amanah bermanfaat di Masyarakat dalam menjalankan tugas,”tegasnya. (yad)