Pemkab Ajak Perusahaan Sinergi, Kolaborasi Penanganan Normalisasi Kali Lamong

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik mengajak perusahaan di Kecamatan Kebomas berkolaborasi dan sinergi dalam penanganan banjir Kali Lamong. Caranya,  perusahaan mengalokasikan corporate Social Responsibility (CSR) untuk normalisasi Kali Lamong melalui paguyuban pengusaha. 

Penuntasan penanganan banjir Kali Lamong yang sudah puluhan tahun menjadi prioritas Pemkab Gresik.  Pertemuan perwakilan pengusaha di Kecamatan Kebomas dihelat di sebuah hotel di Jalan Veteran, Gresik itu dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Camat Kebomas Miftachul Huda.

Washil Miftachul Rachman mengatakan pertemuan dengan perwakilan perusahaan ini bertujuan untuk mendorong perusahaan-perusahaan di wilayah Kecamatan Kebomas untuk membentuk paguyuban, serta mengajak perusahaan untuk mendukung program pemerintah daerah dalam bentuk CSR untuk penanganan banjir di Kali Lamong.

“Dengan jumlah perusahaan sebanyak 356 perusahaan yang berada di Kecamatan Kebomas, akan sangat membantu Kabupaten Gresik apabila kegiatan CSR-nya dilakukan dalam bentuk normalisasi aliran Kali Lamong yang melintasi Kecamatan Kebomas,”kata mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Gresik itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjelaskan banjir luapan Kali Lamong yang terjadi setiap tahunnya merupakan masalah yang belum teratasi. Kali Lamong sendiri merupakan sungai yang melintasi beberapa kecamatan di Kabupaten Gresik. Salah satunya adalah Kecamatan Kebomas yang mana dilewati Kali Lamong sepanjang kurang lebih  9 kilometer.

“Banjir Kali Lamong yang setiap tahun terjadi di Kabupaten Gresik ini menimbulkan banyak kerugian bagi masyarakat, mulai dari gagal panen hingga rusaknya infrastruktur. Kerugian yang besar ini membuat penanganan banjir Kali Lamong menjadi kebijakan prioritas Pemerintah Kabupaten Gresik, maka dari itu kami menawarkan agar dana CSR di perusahaan dapat difokuskan untuk penanganan banjir Kali Lamong, alih-alih digunakan untuk kegiatan sosial ketika banjir,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad itu.

Oleh karenanya, Gus Yani mengajak seluruh perusahaan yang berada di wilayah Kecamatan Kebomas untuk membuat satu Paguyuban yang menaungi perusahaan di wilayah Kecamatan Kebomas sebagai bentuk sinergitas dan kolaborasi untuk kemajuan Kabupaten Gresik.
“Kami melihat adanya peluang kebersamaan gotong royong antara perusahaan dan Pemerintah Daerah untuk mengatasi permasalahan di Kabupaten Gresik.

Dengan membentuk paguyuban, kami mendorong adanya gotong royong untuk mencapai tujuan tidak hanya sosial namun juga menjalin silaturahmi antar perusahaan di wilayah Kecamatan Kebomas serta paguyuban dapat langsung bersinergi dengan pemerintah,” tambah Bupati 36 tahun itu.

Sebelumnya, Pemkab Gresik Pemerintah telah melaksanakan penanganan banjir Kali Lamong di berbagai kecamatan dengan menggandeng perusahaan wilayah tersebut. Pembebasan lahan di wilayah Kecamatan Cerme telah direalisasikan serta normalisasi di beberapa titik telah dilaksanakan dengan menggandeng perusahaan lokal. Pemerintah Kabupaten Gresik sendiri juga telah memfokuskan APBD untuk penanganan Banjir.

Berbagai upaya dilakukan Pemkab Gresik  melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) maupun berkolaborasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo yang memiliki wewenang dalam penanganan Kali Lamong. Efek yang nyata dirasakan setelah adanya normalisasi tersebut adalah makin berkurangnya wilayah yang terdampak banjir dan durasi banjir yang semakin menurun sehingga banjir bisa lekas surut. (yad)

Pemkab Ajak Perusahaan Sinergi, Kolaborasi Penanganan Normalisasi Kali Lamong Selengkapnya

Sambut Proliga 2022, Tim Putri, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Diperkuat Dua Pemain Asing

GRESIK,1minute.id – Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Volleyball Team dilaunching pada Kamis, 30 Desember 2021. Kehadiran tim bola voli putri itu untuk menyambut kejuaraan bola voli paling bergengsi di Indonesia, Proliga 2022. 

Grand launching tim baru Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia itu dilakukan oleh  Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo. 

Dwi Satriyo menyampaikan peluncuran tim baru ini merupakan upaya Petrokimia Gresik menjaga komitmen untuk terus berkontribusi pada bidang olahraga di Indonesia. Petrokimia Gresik tidak hanya berupaya menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi dan ramah lingkungan di sektor agroindustri, tapi juga ikut berperan bagi kemajuan olahraga di Indonesia.

Petrokimia Gresik sudah bertahun-tahun memiliki komitmen yang tinggi terhadap kemajuan olahraga di tanah air. Beberapa cabang olahraga binaan Petrokimia Gresik antara lain silat, voli, renang, dan senam. “Komitmen tersebut sudah dijawab dengan capaian prestasi yang membanggakan di tingkat regional dan nasional, bahkan internasional,” ujar Dwi Satriyo.

Pupuk Indonesia sebagai perusahaan induk Petrokimia Gresik juga memainkan peran penting dalam kehadiran Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Volleyball Team. Melalui produknya yaitu pupuk Phonska Plus, Pupuk Indonesia menjadi sponsor utama bagi Tim Voli PG pada kompetisi Proliga 2022.

Pupuk Phonska Plus merupakan pupuk majemuk NPK yang diperkaya dengan unsur Sulfur dan Zinc. Pupuk ini menjadi salah satu produk unggulan Pupuk Indonesia yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektifitas penggunaan pupuk serta meningkatkan jumlah maupun mutu hasil panen. “Semoga Phonska Plus dapat membawa atmosfer positif dan semangat bagi klub bola voli putri Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, sehingga dapat memperoleh hasil maksimal dalam Proliga 2022,”imbuh Dwi Satriyo.

Untuk mempersiapkan kompetisi Proliga 2022, Petrokimia Gresik bersama Pupuk Indonesia selaku sponsor utama, berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi Perkumpulan Bola Voli Petrokimia Gresik (PBVPG) yang merupakan organisasi induk Tim Voli PG, mulai dari penyediaan fasilitas lengkap untuk latihan dan memberikan bimbingan pelatihan intensif. 

Sementara itu, Ketua Umum PBVPG Koko Sudiro menjelaskan tim barunya ini akan dibimbing oleh Bung Ayub selaku Head Coach. Tim tersebut memiliki 17 pemain Proliga dan 5 pemain non Proliga. Dimana pemain Proliga akan diperkuat oleh dua pemain asing, yaitu Yuliya G dari Rusia dan Jennifer Alvarez dari Kuba.

Proliga merupakan kompetisi bola voli profesional tahunan di Indonesia yang kali pertamadilaksanakan pada 2002. Keikutsertaan Petrokimia Gresik pada 2022 mendatang merupakan yang ke-19 setelah absen satu kali pada 2020 dan 2021 ditiadakan karena pandemi Covid-19.

Pada 2022, Proliga akan digelar pada bulan Januari. Untuk itu tim voli dari berbagai daerah di Indonesia saat ini sedang dalam proses persiapan untuk bertanding, tak terkecuali dengan Tim Voli PG. Latihan secara intensif yang dilakukan setiap hari dan penguatan formasi pemain melalui penambahan pemain asing menjadi langkah persiapan yang diambil oleh Tim Voli PG sebelum bertanding di Proliga 2022.

Koko juga menambahkan, selain meresmikan tim baru yang akan dimatangkan untuk Proliga 2022, pada agenda ini juga diresmikan jersey tim dengan kombinasi warna hijau-kuning yang selaras dengan corporate color identity Petrokimia Gresik.

“Kami optimistis dengan persiapan yang telah kami tempuh dan modal kuat yang kami miliki, yakni komposisi pemain, Head Coach berpengalaman serta dukungan dari pihak sponsor, tim baru ini akan mampu berprestasi di ajang Proliga 2022,”tutup Koko. (yad)

Sambut Proliga 2022, Tim Putri, Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia Diperkuat Dua Pemain Asing Selengkapnya

Masjid Kampus Universitas Qomaruddin, Mirza Ahmad Yani Di Bangun

GRESIK,1minute.id – MasjidMirza Ahmad Yani mulai dibangun pada Kamis, 30 Desember 2021. Peletakan batu pertama pembangunan masjid kampus Universitas Qomaruddin itu dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Sebelum agenda utama peletakan batu pertama pembangunan masjid kampus Universitas Qomaruddin dilakukan pembacaan Salawat bil Julus dan tahlil yang dipimpin oleh KH. Ali Murtadlo.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi dan mendukung adanya pembangunan masjid kampus Universitas Qomaruddin. Menurutnya, membangun rumah ibadah merupakan tanggung jawab bersama. Untuk itu, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi menyukseskan pembangunan masjid kampus Qomaruddin.

Gus Yani berharap setelah dibangunnya masjid diatas tanah berukuran 36×40 tersebut dapat dirawat dan menjadi pusat kegiatan keagamaan. “Masjid tidak hanya ikonik tetapi bermanfaat buat warga Bungah dan masyarakat yang melintas di area sini,”harap Gus Yani. 

“Mari sama-sama kita doakan kepada para panitia agar dalam pembangunan berjalan dengan baik dan lancar Mudah-mudahan masjid ini memberikan jariyah kita bersama dan semoga di ridhoi  Allah SWT,”imbuhnya. Sebelum mengakhiri sambutan, Gus Yani kembali mengingatkan kepada masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga dari paparan Covid-19.

Sebelumnya, Ketua panitia pembangunan masjid kampus Universitas Qomaruddin KH. Nawawi Sholih mengatakan masjid yang akan dibangun rencananya akan diberi nama masjid “Mirza Ahmad Yani”.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik yang telah mendukung pembangunan masjid ini, mudah-mudahan dengan dibangunnya masjid kampus Universitas Qomaruddin dapat bermanfaat untuk masyarakat dalam meningkatkan iman dan takwa kita kepada Allah SWT,”tutur KH.Nawawi Sholih yang juga merupakan pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin Bungah itu.

Peletakan batu pertama pembangunan masjid Mirza Ahmad Yani ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Anggota DPRD Gresik Noto Utomo, Asisten II Gunawan Setyadi, Asisten III Abu Hassan, Kadis Pendidikan Haryanto, Kadis KBPP dr. Ghozali serta Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat setempat. (yad)

Masjid Kampus Universitas Qomaruddin, Mirza Ahmad Yani Di Bangun Selengkapnya

Barongsai Ngamen di Trotoar Jalan Pahlawan

GRESIK,1minute.id- Wabah pandemi memaksa pekerja seni turun ke jalan. Mengamen. Tapi, ngamen yang dilakukan oleh lima pemuda mengaku asal Benowo, Surabaya ini berbeda. Mereka memainkan pertunjukan Barongsai. 

Tentu dengan kostum layaknya kesenian yang identik dengan etnis Tionghoa itu. Kostum Naga warna merah dengan alat penabuhnya.  Penampilan mereka ketika di trotoar Jalan Pahlawan depan Gedung Nasional Indonesia (GNI) menyita perhatian pengguna jalan maupun pemilik toko di sekitarnya. 

NGAMEN : Pekerja seni Barongsai ketika mengamen di trotoar Jalan Pahlawan depan Gedung Nasional Indonesia pada Kamis, 30 Desember 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Dua pemain Barongsai meliuk-meliuk, dua orang lagi pemain alat musik dan seorang lain membawa wadah berbentuk kubus terbuat dari plastik sebagai “stiker” menerima saweran pengguna jalan. “Kami dari Benowo, Surabaya,”katanya ketika ditemui di dekat Bangjo alias traffic light di Jalan Pahlawan, Gresik pada Kamis, 30 Desember 2021. 

Karena pertunjukan tidak resmi sehingga permainan mereka sepotong-potong karena lampu bangjo menunjukkan warna hijau.  Ia mengaku hampir dua tahun tidak bisa berekspresi akibat pandemi coronavirus disease 2019. Kegiatan kesenian dibatasi karena khawatir menimbulkan kerumunan.  Memasuki akhir tahun, trauma varian Delta dari India belum hilang, muncul varian baru, Omicron yang berasal dari Afrika Selatan itu. (yad)

Barongsai Ngamen di Trotoar Jalan Pahlawan Selengkapnya

Menteri Desa, PDTT Apresiasi Percepatan Pembangunan Desa di Kabupaten Gresik

GRESIK,1minute.id – Satu lagi penghargaan diraih Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Penghargaan di penghujung tahun itu berasal dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Kabupaten Gresik, salah satu Kabupaten/Kota di Jawa Timur yang sukses melakukan percepatan pembangunan desa pada 2021.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Mendes, PDTT Abdul Halim Iskandar di Gedung Negara Grahadi di Surabaya pada Rabu, 29 Desember 2021. Abdul Halim Iskandar dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi, karena meskipun bukan yang pertama dalam hal tidak ada lagi desa tertinggal dan sangat tertinggal, namun Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi besar yang kali kali mendapatkan penghargaan ini karena terdapat 29 kabupaten dan satu kota yang memperoleh penghargaan.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan pemerataan pembangunan di Jatim terus menunjukkan perkembangan yang positif. Tidak hanya di perkotaan, tapi juga di pedesaan. “Hal ini terbukti dengan semakin banyaknya desa dengan status Mandiri dan Maju serta nihilnya desa dengan status tertinggal dan sangat tertinggal di Jatim,”kata Khofifah dalam sambutannya. 

Sebagai informasi, dalam pemutakhiran data indeks desa mandiri (IDM) 2021 tercatat 3.269 desa di Indonesia dinyatakan sebagai desa mandiri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 697 desa atau 21,32 persen berada di Jatim. Pencapaian ini merupakan yang tertinggi di Indonesia dan selanjutnya disusul oleh Jawa Barat di peringkat kedua dengan total 586 desa mandiri serta di peringkat ketiga Jawa Tengah dengan total 199 desa mandiri.

Tidak hanya status desa mandiri yang tertinggi, desa dengan status maju di Jatim juga tercatat mendominasi secara nasional dengan total 3.283 desa. Angka ini diikuti oleh Jawa Tengah dengan total 2.295 desa maju dan Jawa Barat sebanyak 2.102 desa maju.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan keberhasilan meraih penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi dari berbagai pihak. “Penghargaan yang kita dapat hari ini merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah pusat terhadap kerja keras kita selama ini, dan tentunya ini tidak bisa lepas dari kolaborasi baik dari pemerintah daerah lewat Dinas PMD, camat, pemdes dan masyarakat,”ujar Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Malahatul Fardah.

Kabupaten Gresik mendapatkan penghargaan kategori pertama karena seluruh desanya memiliki status perkembangan desa berkembang, maju, dan mandiri. Selain Kabupaten Gresik, penghargaan juga diberikan kepada 29 dari 37 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Diantaranya adalah Kabupaten Tulungagung, Tuban, Trenggalek, Sumenep, dan  Situbondo.

Kemudian, Kabupaten Sidoarjo, Sampang, Probolinggo, serta Ponorogo. Berikut, Kabupaten Pasuruan, Pamekasan, Pacitan, Ngawi, Nganjuk, dan Mojokerto. 
Selanjutnya, Kabupaten Malang, Magetan, Madiun, Lumajang, Lamongan dan Kediri. Serta, Kabupaten Jombang, Jember, Bondowoso, Bojonegoro, Blitar, Banyuwangi, Bangkalan dan Kota Batu. (yad)

Menteri Desa, PDTT Apresiasi Percepatan Pembangunan Desa di Kabupaten Gresik Selengkapnya

Keponakan Terdakwa Akui Diminta Merestart Gawai Milik Janda Korban Pembunuh

GRESIK, 1minute.id – Sidang dugaan pembunuhan dengan terdakwa Abdullah Musyafak alias Pak Eko, 39, kembali digelar di Pengadilan Negeri Gresik pada Rabu, 29 Desember 2021. Sidang lanjutan pembunuhan janda bernama Erni Kristiana, warga Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, Gresik itu memasuki keterangan saksi. 

Saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gresik A.A.Ngurah Wirajaya diantaranya Habibur Rohman, keponakan terdakwa. Rohman dimintai kesaksian karena me-restrat gawai belakangan diketahui milik korban Erni Kristiana.

Dalam keterangan dihadapan majelis hakim diketuai Fitrah Dewi Nasution, saksi Rohman mengaku awalnya tidak mengetahui jika pamannya (terdakwa, Red) telah membunuh korban Erni Kristianah. Ia hanya diminta untuk me-restart sebuah handphone. Saksi baru ngeh ketika bibinya memberitahunya. Ia pun harus berurusan dengan polisi. 

“Iya saya didatangi 3 polisi untuk dimintai keterangan masalah hp itu,”kata Rohman dalam persidangan. Rohman mengaku tidak mengenal korban. Usai memberikan keterangan, saksi langsung meninggalkan ruang persidangan. Sidang ditunda pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi. “Memerintahkan terdakwa tetap berada dalam tahanan,”tegas ketua majelis hakim Fitra Dewi Nasution.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam  sidang  pembacaan surat dakwaan secara daring Jaksa Penuntut A.A Ngurah Wirajaya menyatakan dugaan  pembunuhan  yang dilakukan oleh terdakwa Musyafak alias Pak Eko dilakukan pada Rabu, 7 Juli 2021 sekitar pukul 23.00

Ketika ditemukan oleh tetangga korban janda satu anak berusia 36 tahun itu dalam kondisi sudah membusuk. Posisi korban dalam keadaan terlungkup di lantai sebelah tempat tidur. Pakaian yang digunakan korban tersikap sebagian sehingga memperlihatkan organ tubuh bagian bawah korban. Dari kaki sampai dengan bagian paha atas. Pada bagian kepala tertutupi selimut dan ketika dibuka ditemukan pada bagian kepala korban terdapat luka dan genangan darah pada lantai kamar.

Kematian korban akibat kekerasan tumpul pada kepala sisi belakang kanan yang menembus tulang atas kepala hingga selaput lunak pembungkus otak. 

Atas perbuatan yang dilakukan oleh terdakwaTerdakwa Pak Eko yang tinggal di Kecamatan Sukodono, Sidoarjo itu, jaksa penuntut menjerat dengan pasal 338 KUHP berbunyi  : Barang siapa dengan sengaja menghilangkan jiwa orang lain, dihukum, karena makar mati, dengan hukuman penjara selama-lamanya lima belas tahun. (yad)

Keponakan Terdakwa Akui Diminta Merestart Gawai Milik Janda Korban Pembunuh Selengkapnya

Pemkab Gresik Segera Menerapkan e-Parkir

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) segera memberlakukan parkir non tunai (cashless). Rencana penerapan parkir model anyar itu pada awal tahun depan, Januari 2022.

Pemkab Gresik melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik mulai melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau langsung proses ujicoba penerapan parkir non tunai atawa e-Parkir itu sepanjang area parkir di Kawasan Gresik Kota Baru (GKB) itu.

Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) mengatakan mekanisme pembayaran parkir dengan menggunakan scan barcode atau dengan aplikasi Qris (Quick Response Code Indonesian Standard). “Masyarakat yang sudah mempunyai aplikasi pembayaran dan berisi saldo, sudah langsung bisa melakukan pembayaran. Tetapi yang tidak memiliki saldo akan menggunakan handphone dari rekan jukir dulu,”kata Gus Yani. 

Ia menuturkan, pihaknya akan terus melalukan sosialisasi agar masyarakat mengetahui secara jelas mekanisme yang diterapkan. “Saya minta kepada Dishub dan Satpol PP untuk terus memantau di lapangan dan memberikan sosialisasi intens kepada para jukir dan masyarakat terkait mekanismenya,”tuturnya.

Gus Yani melanjutkan, penerapan e-Parkir di Gresik ini juga sebagai implementasi Kabupaten Gresik sebagai Kabupaten Smart City menuju pemerintahan yang good government. Disisi lain, Gus Yani optimistis bahwa penerapan e-Parkir ini juga akan terwujudnya tata kelola pemerintahan dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang transparan serta akuntabel. “Ini salah satu implementasi Gresik sebagai Kabupaten Smart City dengan diimbangi tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan juga transparan,”bebernya. 

Diharapkan masyarakat juga dapat mendukung penerapan e-Parkir ini. Adapun bagi pihak jukir yang kedapatan memungut uang parkir secara tunai, maka akan ada sanksi tegas, yakni pemutusan kontrak kerjasama bagi pengelola jukir yang bandel. (yad) 

Pemkab Gresik Segera Menerapkan e-Parkir Selengkapnya

Bupati Dorong Naik Kelas, 4 UMKM Kantongi Sertifikat Jaminan Keamanan Pangan

GRESIK, 1minute.id – Sebanyak empat UMKM dengan produk berbasis ikan di Kabupaten Gresik menerima sertifikat jaminan keamanan pangan. Empat jenis sertifikat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah itu adalah Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), sertifikat Instalasi Karantina Ikan (IKI) dan sertifikat Cara Karantina Ikan Yang Baik (CKIB) dari Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Pangan (BKIPM) Kementrian Kelautan dan Perikanan.

Penyerahan sertifikat keamanan pangan itu dilakukan di Ruang Ruang Putri Mijil area Pendopo Alun-alun Gresik pada Senin, 27 Desember 2021. Penyerahannya dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala BKPIM Surabaya II Hasim ;  Kasub Koordinator Tata Pelayanan BKIPM Surabaya II Ricat Pahlefi Hidayat, Kadis Koperindag Kabupaten Gresik Agus Budiono, Kadis Perikanan Choirul Anam, Bagian Kepabeanan Cukai II Gresik Hendra Cahyono, serta jajaran Camat wilayah terkait.

Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap sektor UMKM dalam perannya dalam usaha pemulihan ekonomi nasional. Hal ini terbukti dengan masih bertahannya sektor usaha UMKM dalam masa pandemi seperti saat ini.

“UMKM ini merupakan tulang punggung ekonomi nasional. Kemandirian yang telah dilakukan pelaku UMKM di tengah kemajuan teknologi dan kondisi pandemi merupakan suatu hal yang luar biasa apalagi bapak ibu bisa beradaptasi dengan keadaan,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.
Sebagai pemangku kebijakan, imbuhnya, Pemkab akan selalu mendukung UMKM dengan menjadi fasilitator yang bijak. “Salah satunya kita lakukan lewat Nawa Karsa yaitu 3 B (Bela, Beli, Bagi) produk UMKM,”katanya.

Kabupaten Gresik dibawah nahkoda Bupati Yani dan Bu Min mendorong UMKM untuk selalu berorientasi dan berani ekspor. Hal ini penting dalam usaha pemulihan ekonomi nasional lantaran ekspor merupakan salah satu komponen produk domestik bruto yang dapat mendorong pemulihan ekonomi nasional.

“Pemerintah Kabupaten Gresik berupaya dan telah menyiapkan berbagai program dalam menaikkan kelas UMKM, diantaranya fasilitasi pelatihan ekspor, pendampingan dan asistensi, perizinan, branding, sertifikasi halal dan lain-lain,” jelasnya.

Terkait kegiatan penyerahan sertifikat hari ini, Bupati Yani berpandangan bahwa hal tersebut merupakan suatu pencapaian keberhasilan kolaborasi pendampingan dengan beberapa OPD dan lembaga terkait, diantaranya Diskoperindag, Dinas Perikanan, Bea Cukai, BKIPM Surabaya II dan asosiasi UMKM. Sehingga penerbitan sertifikasi tersebut bisa rampung dengan waktu yang tidak lama dan proses yang tidak berbelit serta gratis tanpa dipungut biaya. 

Empat UMKM yang menerima sertifikat keamanan pangan itu , Mansyur Farm Bawean dari Kecamatan Sangkapura menerima sertifikat IKI dan CKIB ; Mie Hokky dari Kecamatan Manyar ;  UD. Multi Sarana Niaga/Bandeng Mentari dari Kecamatan Gresik, dan UD. Family Food dari Kecamatan Driyorejo yang masing-masing menerima sertifikat HACCP. (yad)

Bupati Dorong Naik Kelas, 4 UMKM Kantongi Sertifikat Jaminan Keamanan Pangan Selengkapnya

Woooo! Sinergi BPN, Pemkab, DPRD Gresik Bisa Selesaikan 2.060 Sertifikat Selama 40 Hari


GRESIK, 1minute.id – Ribuan sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2021 dibagikan kepada warga Desa Kepatihan, Kecamatan Menganti, Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan secara simbolis kepada warga di Balai Desa setempat pada Kamis, 23 Desember 2021.

Fandi Akhmad Yani mengatakan PTSL adalah program strategis nasional yang diselenggarakan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). PTSL program terobosan dan akselerasi yang manfaat bagi masyarakat. Program ini tidak bisa diterwujud tanpa adanya sinergi dan dukungan dari seluruh pihak. Yakni, Pemkab, BPN maupun DPRD, serta tak lupa komitmen dari masyarakat melalui pemerintahan desa. 

“Dengan adanya sinergi dan dukungan dari pihak-pihak tersebut, Alhamdulillah PTSL di Desa Kepatihan ini bisa tercapai dalam waktu 40 hari,”ujar Fandi Akhmad Yani.  Di Desa Kepatihan ini mendapat alokasi 2.060 PTSL. Selama 40 hari, BPN Gresik bisa menuntaskan ribuan permohonan warga tersebut. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengungkapkan dirinya selalu menjalin komunikasi intens dengan Kepala BPN Gresik Asep Heri. Tujuannya, mencari strategi yang pas agar PTSL prosesnya bisa cepat.

“Bahkan kita melibatkan dunia pendidikan, kita bicara kepada Rektor Universitas Muhammadiyah agar KKN mahasiswa bisa diterjunkan untuk mendukung program PTSL di tingkat desa. Ini semua dalam rangka percepatan agar masyarakat bisa mendapatkan sertifikat,” terangnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati berpesan kepada masyarakat yang menerima sertifikat tanahnya agar bisa memanfaatkan dengan bijak. Yakni apabila memang diperlukan seyogyanya diutamakan untuk keperluan modal usaha, dan tentunya menghindari menggunakannya untuk membeli barang-barang yang konsumtif.

Sementara itu  Kepala BPN Gresik Asep Heri menambahkan Desa Kepatihan menjadi sebuah inspirator. Success story. Sebab, “hanya” butuh waktu 40 hari, sebanyak 2.060 sertifikat bisa kelar. Ia menjelaskan di Kecamatan Menganti ada tiga desa yang ditetapkan menjadi lokasi PTSL. Dari 3 desa tersebut ditargetkan sebanyak 4.600 sertifikat. Nah, separuhnya ada di Desa Kepatihan ini. sebanyak 2.060 sertifikat.

“Saya sangat bangga bisa bekerja sama dengan Desa Kepatihan, karena banyak sekali terobosan-terobosan yang bisa kita jadikan model pelaksanaan PTSL di Kabupaten Gresik,”katanya. Sebab, ada desa yang mampu menyelesaikan 1.050 sertifikat dalam 1,5 tahun. Asep Heri tidak menyebutkan desa yang dinilai lamban tersebut. “Desa Kepatihan 40 hari 2.060 sertifikat selesai. Ini sangat luar biasa, sehingga saya mengusulkan agar desa Kepatihan ini untuk diikutsertakan PTSL tahun depan, 2022,”tambahnya.

Untuk diketahui, BPN Gresik mendapatkan kuota PTSL 2021 sebanyak 77 ribu peta bidang termasuk 58.800 sertifikat. Kabupaten Gresik juga melewati target yang diberikan KPK dalam hal sertifikasi aset pemerintah daerah. Dimana yang ditargetkan 500 sertifikat teralisasi 684 sertifikat atas nama Pemkab Gresik. Capaian itu, menempatkan Kabupaten Gresik di urutan pertama di Provinsi Jawa Timur. (yad)

Woooo! Sinergi BPN, Pemkab, DPRD Gresik Bisa Selesaikan 2.060 Sertifikat Selama 40 Hari Selengkapnya

Amankan Nataru, Cegah Persebaran Virus Omicron, Terjunkan Ratusan Personel Gabungan

GRESIK,1minute.id – Apel gelar pasukan pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru) digelar Polres Gresik di halaman Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 23 Desember 2021. Apel gelar pasukan bersandi Operasi Lilin Semeru 2021 ini dipimpin oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Fandi Akhmad Yani yang membacakan sambutan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan, apel gelar pasukan dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2021 dalam rangka pengamanan perayaan Nataru secara aspek personel maupun sarana prasarana, serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Polri dan Pemkab Gresik dan Mitra Kamtibmas Lainnya.

“Perayaan Natal dan Tahun Baru oleh masyarakat secara universal dirayakan melalui kegiatan ibadah dan perayaan pergantian tahun di tempat-tempat wisata tentunya akan terjadi peningkatan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, Kamseltibcar lantas, dan pelanggaran Protokol Kesehatan Covid 19,”terang Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Apel dihadiri oleh Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik AKBP Much Nur Azis ini diikuti jajaran Polres Gresik, Kodim 0817/Gresik, Denpom dan Subkogartap 0817/ Gresik, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka, Pemadam Kebakaran, Linmas, Senkom, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Polri memyelenggarakan Operasi Lilin Semeru 2021 selama 10 hari, mulai 24 Desember 2021- 2 Januari 2022. Gus Yani menambahkan selama pelaksanaan tetap dengan mengedepankan kegiatan Preemtif dan Preventif secara humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid 19. Sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan rasa aman dan nyaman

“Jangan sampai kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru menimbulkan klaster-klaster baru penyebaran Covid-19,”tegasnya. Dalam pelaksanaan pengamanan Nataru, Polri telah mempersiapkan 83.917 personel ; TNI sebanyak 15.842 personel, serta 55.086 personil instansi terkait lainnya. Personel tersebut akan ditempatkan pada 1.607 pos pengamanan untuk melaksanakan pengamanan terkait gangguan Kamtibmas dan Kamseltibcar Lantas, dan 675 pos pelayanan untuk melaksanakan pengamanan di pusat keramaian, pusat belanja, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan dll.

Gus Yani mengingatkan kepada personel yang terlibat pengaman Ops Lilin Semeru 2021 tidak boleh dianggap sebagai agenda rutin tahunan biasa sehingga menjadikan kita cenderung under estimate dan kurang waspada terhadap setiap dinamika perkembangan masyarakat, apalagi dimasa Pandemi Covid 19 saat ini.
Laksanakan penegakan hukum secara profesional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Mantapkan kerja sama, sinergi, dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan operasi. 
“Tetaplah menjadi teladan bagi keluarga, rekan, dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih,”paparnya. 

Berdasarkan mapping kerawanan yang telah dilakukan, ada beberapa prediksi gangguan kamtibmas yang harus kita antisipasi, antara lain ancaman terorisme dan radikalisme, ancaman sabotase, penyalahgunaan narkoba, pesta miras, aksi perusakan fasilitas umum, aksi kriminalitas seperti curat, curas, curanmor, tawuran antar kelompok pemuda atau antar kampung, balap liar, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas, maupun ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari musim penghujan.

Usai Apel, Forkopimda bersama undangan lainnya, antara lain Ketua MUI Gresik KH. M. Mansoer Shodiq, Ketua FKUB Gresik KH Afif Maksum dan PJU Polres Gresik melakukan pemantauan Pos Pengamanan di Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Sementara itu, jumlah personel pengamanan Operasi Lilin Semeru 2021 di wilayah hukum, Polri menerjunkan 150 personel; TNI 15 personel dan instansi terkait sebanyak 87 personel.  (yad)

Amankan Nataru, Cegah Persebaran Virus Omicron, Terjunkan Ratusan Personel Gabungan Selengkapnya