Kejari Siap Kolaborasi Memberantas Peredaran Rokok tanpa Cukai Di Gresik

GRESIK,1minute.id – Kepala Kejaksan Negeri (Kajari) Gresik Heru Winoto menyatakan peredaran rokok tanpa cukai merugikan negara. Kejaksaan Negeri Gresik siap berkolaborasi untuk memberantas peredaran rokok ilegal itu.

“Negara akan kehilangan miliaran rupiah atas cukai rokok jika peredaran rokok ilegal masih berlangsung. Untuk itu penegak hukum harus lebih intens melakukan operasi gabungan guna memberantas peredaran rokok ilegal,”tegas Heru Winoto kepada wartawan di kantornya pada Senin, 29 November 2021. 

Kajari Heru Winoto menambahkan, Bea Cukai Gresik sebagai ujung tombak pemberantasan rokok ilegal harus lebih intens dan berani melakukan operasi gabungan dengan mengandeng aparat penegak hukum (APH),  seperti Kejaksaan, Kepolisian dan TNI serta Pemerintah Daerah agar peredaran rokok ilegal dapat diberantas.

”Rutin melakukan kegiatan razia dan operasi lapangan sehingga tidak ada lagi ruang gerak para pengemplang pajak cukai tersebut,” tegasnya.

Komitmen Korp Adhyaksa untuk  pemberantasan peredaran rokok ilegal telah dibuktikan dengan melakukan penindakan kepada pelakunya. 

MUSNAHKAN BARANG BUKTI ROKOK ILEGAL: Kasi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Gresik Nono Mursito, Kasat Reskoba Polres Gresik AKP Irwan Tjatur Pambudi, Sekda Gresik Washil Miftachul Rachman, Kajari Gresik Heru Winoto , Humas Pengadilan Negeri Gresik Fatkhur Rochman dan Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto menyaksikan memusnahkan barang bukti rokok ilegal dari terpidana yang telah berkekuatan hukum di halaman Kejari Gresik pada 24 November 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Seperti diberitakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik memusnahkan 106.800 rokok tanpa cukai di halaman Kantor Korp Adhyaksa Gresik di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Graha Bunder Asri, Kecamatan Kebomas pada Rabu, 24 November 2021.

Ribuan batang rokok senilai Rp 97,18 juta itu dimusnahkan dengan cara dibakar dan digilas menggunakan stomewals. Rokok yang dimusnahkan itu berasal dari seorang terpidana. Tidak dijelaskan identitas terpidana perkara rokok ilegal itu.

Pemusnahan barang bukti rokok ilegal alias tanpa cukai karena telah mempunyai kekuatan hukum tetap itu dilakukan bersama-sama dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Washil Miftachul Rachman, Kepala BNNK Gresik AKBP Supriyanto, Kasi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Gresik Nono Mursito, serta Kasat Narkoba Polres Gresik AKP Irwan Tjatur Pambudi, Humas Pengadilan Negeri Gresik Fatkhur Rochman. 

Ada tiga tong tempat pembakaran. Prosesi pembakaran dilakukan bersama-sama dengan para undangan tersebut. Di tempat lainnya, seorang operator stomewals menggilas ribuan rokok itu. Setelah tergilas, rokok yang sudah gepeng itu lalu dimasukkan ke tempat pembakaran hingga menjadi abu. Abu rokok tersebut kemudian di pendam ke tanah. Pemusnahan rokok ilegal itu menegaskan komitmen aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan pemberantasan peredaran rokok tanpa cukai di pasaran. 

SOSIALISASI: Staf Bagian Komunikasi Pimpinan Pemkab Gresik Membagikan stiker kepada pedagang saat sosialisasi di Pendapa Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pasalnya, peredaran rokok tanpa cukai itu berpotensi merugikan keuangan negara. Selain itu, upaya perlindungan terhadap konsumen. Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto menegaskan, ribuan batang rokok itu dilakukan setelah memiliki kekuatan hukum tetap. ”Ada satu perkara yang telah diputus oleh Pengadilan Negeri Gresik,”kata Heru Winoto usai acara pemusnahan barang bukti dikantornya.

Rokok Ilegal itu kalau dinominalkan senilai Rp 97,18 juta. ”Kami siap bersinergi, berkolaborasi dengan semua pihak untuk mendukung pemberantasan peredaran rokok ilegal,”tegas Heru Winoto.

Heru kembali menegaskan komitmen Korp Adhyaksa untuk turut menciptakan masyarakat Gresik yang lebih baik. Menekan peredaran rokok tanpa cukai di pasaran. Pemberantasan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Tapi, harus dilakukan secara bersama-sama, berkolaborasi, bersinergi dengan Pemkab Gresik, Bea Cukai, Kepolisian, BNNK dan Pengadilan Negeri serta rumah tahanan (rutan) Gresik.  ”Kami siap berkoordinasi untuk melakukan pemberantasan rokok ilegal,”tegasnya. 

Sementara itu, tiga pilar yakni Bea Cukai Gresik, Kejaksaan Negeri Gresik dan Pemkab Gresik getol melakukan sosialisasi pemberantasan rokok ilegal kepada masyarakat. Sosialisasi dilakukan di daratan hingga kepulauan.  Tujuannya, masyarakat dan pedagang mengenali ciri-ciri rokok ilegal. Pedagang tidak menjual. Sedangkan, masyarakat tidak membeli rokok tanpa cukai tersebut.  (yad)

Kejari Siap Kolaborasi Memberantas Peredaran Rokok tanpa Cukai Di Gresik Selengkapnya

Bupati Dorong OPD untuk Berinovasi Ciptakan Arsip Digital


GRESIK,1minute.id – Arsip digital menjadi kebutuhan bagi organisasi perangkat daerah (OPD). Bentuk pelayanan yang akuntabel dan transparan kepada masyarakat. 

Bupati GresikFandi Akhmad Yani mengatakan, pengarsipan merupakan hal yang sangat penting namun sering dianggap sepele. “Laporan kearsipan menjadi kewajiban kita karena di masing-masing dinas harus memberikan pelayanan yang akuntabel dan transparan,” ujar Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya di acara Penyerahan Laporan Audit Kearsipan Internal kepada OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik 2021 di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 30 November 2021.

Bupati mengharapkan kearsipan terus berinovasi utamanya di era digital. “Kearsipan harus berinovasi menggunakan teknologi yang maju. Kalau  tidak beradaptasi dengan era digital ini kita akan tertinggal,”lanjut Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad. 

Penyerahan penghargaan kepada OPD itu, Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Asisten Administrasi Umum Abu Hassan, dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik Ninik Asrukin. Dalam kesempatan tersebut memberikan penghargaan kepada tiga OPD yang meraih nilai terbaik dalam hasil laporan audit kearsipan.

Pelaksanaan audit pengawasan kearsipan internal yang dilakukan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik meliputi pengawasan kearsipan terhadap 8 OPD dengan aspek penilaian antara lain, Pengelolaan Arsip Dinamis yang terdiri dari penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, dan penyusutan arsip, serta sumber daya kearsipan yang terdiri dari sumber daya manusia kearsipan dan sarana prasarana kearsipan

Berikut adalah nilai hasil pengawasan kearsipan internal terhadap OPD di Kabupaten Gresik. (1) Dinas Tenaga Kerja: 68,00 (2) Dinas Komunikasi dan Informatika: 64,00 (3) Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pembangunan Daerah: 63,00 (4) Badan Kepegawaian Daerah: 62, 50 (5) Badan Penanggulangan Bencana Daerah: 51,50 (6) Sekretariat DPRD: 51,00 (7) Dinas Pertanahan: 50,50 dan (8) Dinas Sosial: 48,00.

Sebelumnya, Asisten Administrasi Umum Setkab Gresik Abu Hassan melaporkan acara Penyerahan Laporan Audit Kearsipan diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan kearsipan dan mendorong perangkat daerah untuk menyelenggarakan kearsipan sesuai dengan prinsip, kaidah, dan standar kearsipan.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk apresiasi kepada organisasi perangkat daerah (OPD) yang telah melaksanakan tertib arsip di unit kerja masing-masing.
Kegiatan kearsipan di Kabupaten Gresik telah dilakukan pengawasan kearsipan eksternal yang diselenggarakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap Lembaga Kearsipan Daerah.  Kabupaten Gresik memperoleh nilai keseluruhan pada 2020 adalah 75,62 dengan predikat sangat baik. (yad)

Bupati Dorong OPD untuk Berinovasi Ciptakan Arsip Digital Selengkapnya

Mengakodasi Kebutuhan Masyarakat, DPRD Menyepakati R-APBD Gresik 2022 Rp 3,43 Triliun

GRESIK, 1minute.id – Badan Anggaran DPRD Gresik  sepakat menetapkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Gresik 2022 sebesar Rp 3,43 triliun. Hal itu terungkap dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Gresik pada Sabtu, 27 November 2021.

Ada dua agenda dalam rapat paripurna yakni Penetapan Propemperda 2022 dan Penyampaian Laporan Hasil Badan Anggaran dan Pengambilan Keputusan Terhadap RAPBD 2022. Paripurna Penyampaian Laporan Hasil Badan Anggaran dan Pengambilan Keputusan Terhadap RAPBD 2022 dipimpin oleh Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. Paripurna sebelumnya dipimpin oleh Wakil Ketua Ahmad Nurhamim dan Nur Saidah.  

Much Abdul Qodir menyatakan, APBD merupakan kerangka kebijakan publik yang memuat hak dan kewajiban pemerintah daerah dan masyarakat. Yang tecermin dalam rencana pendapatan, belanja daerah, serta pembiayaan daerah. ”Sehingga penyusunannya sesuai dengan kebutuhan penyelenggaraan urusan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, taat pada peraturan perundang-undangan, tepat waktu, partisipatif, transparan, efektif, dan efisien,”ujar Abdul Qodir kepada wartawan.

Ia melanjutkan berbagai tahapan pembahasan sudah dilakukan dalam penyusunan R-APBD Gresik 2022. Mulai nota penjelasan, pandangan umum fraksi-fraksi di legislatif, hingga pembahasan melalui komisi komisi bersama organisasi perangkat daerah. Karena itu, para anggota DPRD Gresik pun menyepakati proyeksi pendapatan daerah sebesar Rp 3,439 triliun.

Jumlah tersebut naik Rp 62,146 miliar jika dibandingkan dalam rapat pembahasan sebelumnya. Dengan perincian, pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 1,215 triliun, pendapat transfer sebesar Rp 2,206 triliun, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 17,026 miliar. ”Jumlah tersebut merupakan hasil penyusunan bersama antara pihak legislatif dan Pemerintah Kabupaten Gresik,”kata Ketua DPC PKB Gresik itu.

Sementara itu,Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih atas komitmen penyelenggara pemerintahan daerah dan DPRD Gresik. Khususnya dalam membangun konsensus-konsensus atas berbagai permasalahan yang terjadi serta komitmen untuk melakukan perbaikan ke depan. ”Meskipun, setiap tahapan pembahasan tersebut tentu memunculkan dinamika-dinamika. Namun, sejatinya semuanya mengarah kepada terwujudnya kemajuan bagi Kabupaten Gresik,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani melalui daring itu.

Pihaknya menyambut baik, selaku penyelenggara pemerintah daerah, semakin dituntut untuk lebih transparan dan akuntabel dalam mengelola keuangan daerah. ”Transparans dan akuntabilitas merupakan pilar utama kredibilitas pengelolaan keuangan daerah yang telah dibangun selama ini,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. (yad)

Mengakodasi Kebutuhan Masyarakat, DPRD Menyepakati R-APBD Gresik 2022 Rp 3,43 Triliun Selengkapnya

Museum Virtual Masmundari Dirilis, Berkunjung ke Museum Tak Lagi Wajib Datang

GRESIK,1minute.id – Museum Masmundari resmi beroperasi pada Sabtu malam, 27 November 2021. Museum virtual sang maestro Damarkurung itu diresmikan secara hibrid oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Gedung Putri Mijil Pendapa Bupati Gresik.

Museum virtual kali pertama itu lahirnya di bidani oleh tiga perempuan yakni Hidayatun Nikmah, Ayuningtyas, dan Dewi Nastiti. Mereka tergabung dalam Yayasan Gang Sebelah. Yayasan itu berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek). 

“Museum Digital Masmundari ini merupakan sebuah inovasi yang luar biasa,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. Perilisan museum ini dihadiri oleh keluarga almarhumah Masmundari. Mulai anak, sampai cicit seniman lukis asal Kelurahan Tlogopojok, Kecamatan Gresik itu. Serta, puluhan seniman asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, politisi, akademisi hingga mahasiswa menjadi saksi lahir museum digital tersebut secara langsung. 

Antara lain, perwakilan dari Kemendikbud Ristek Yeni Lasmawati, anggota DPRD Gresik Syaikhu Busiri,  Rekor Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Eko Budi Leksono, budayawan dan seniman Kris Aji, Nur Fakih, Oemar Zainuddin, dan Aris Dabul. Anak Masmundari diantaranya Rokayah.  Hadir secara virtual antara lain, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad melanjutkan,  masa pandemi Covid-19 membuat terus berinovasi dan cepat beradaptasi. Semua kalangan dari berbagai lapisan masyarakat harus dapat beradaptasi di era digitalisasi ini. “Yayasan Gang Sebelah sudah beradaptasi dengan kemajuan teknologi, terbukti dengan dihadirkannya Museum Digital Masmundari yang merupakan contoh kecil dari kemajuan teknologi,”tuturnya. 

Damarkurung karya Masmundari ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda (WBTB) oleh Kemendikbud pada 2017. Penetapan itu menunjukkan karya Damarkurung mirip lampion. Namun, Damarkurung berbentuk kubus. Lukisan Damarkurung oleh Masmundari berbentuk cerita. Dan, biasanya tentang kondisi sekitar. Tradisi pasar bandeng, atau orang mencari ikan di pelabuhan dan lainnya. Masmundari meninggal diusia 115 tahun. 

Pembina Yayasan Gang Sebelah Dewi Musdalifah mengatakan, sejarah Gresik tidak lepas dari kaum perempuan. Deretan panjang tokoh perempuan itu, diantaranya, Siti Fatimah binti Maemun ; Nyai Ageng Pinatih (ibunda angkat Sunan Giri) ; Waliyah Zaenab di Pulau Bawean dan Masmundari. 

“Ketiga perempuan muda (Hidayatun Nikmah, Ayuningtyas, dan Dewi Nastiti,Red) mencetuskan gagasan untuk mendokumentasikan karya Masmundari,  Yayasan Gang Sebelah meresponnya,”kata Dewi yang seorang penyair juga guru di SMA Muhammadiyah 1 Gresik itu.  Kini, Museum Masmundari telah lahir. Masyarakat bisa berselancar ke dalam museum virtual itu melalui saluran website. www.museummasmudari.com. Berkunjung ke museum tak lagi wajib datang (yad)

Museum Virtual Masmundari Dirilis, Berkunjung ke Museum Tak Lagi Wajib Datang Selengkapnya

Sebulan Pembangunan Smelter Terbesar di Dunia, Kini Mencapai 8 Persen

GRESIK,1minute.id – Pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integreted Industrial and Port Estate (JIIPE) di Manyar, Gresik terus dikebut. Progres proyek pabrik peleburan tembaga dan emas sejak dicanangkan pada 12 Oktober lalu oleh Presiden Joko Widodo itu, menunjukkan tren kemajuan.

”Saat ini progres pekerjaan sudah 8 persen,”kata VP Corporation Communication PT Freeport Indonesia Riza Pratama dalam Coffee Morning di AstonInn, Gresik Kota Baru (GKB) Gresik pada 26 November 2021.

Sebanyak 1.800 tiang panjang telah dibenamkan di lahan proyek yang dikerjakan oleh PT Chiyoda  International Indonesia (CII) itu. Pekerjaan saat ini berfokus pada pemadatan lahan smelter tersebut. Smelter ini bakal mengolah 1,7 juta ton konsetrat tembaga  dan 480 ribu ton logam tembaga per tahun. Selama pembangunan proyek smelter itu akan dibutuhkan 40 ribu tenaga kerja.

”Tapi, saat operasi nanti hanya bisa menyerap seribu tenaga kerja,”kata Riza. Karena pabrik pengolahan konsentrat menjadi tembaga menggunakan teknologi modern. ”Tenaga kerja yang dibutuhkan nantinya kualifikasi high skill,”imbuhnya.

Riza menyebut pembangunan smelter akan kurang menguntungkan bila pemerintah tidak mendorong terjadinya hilirisasi usaha. Pabrik pendukung itu,bisa pabrik mobil listrik, pabrik smartphone dan lainnya yang membutuhkan bahan baku tembaga.”Smelter Freeport ini ibaratnya menyediakan bahan dasarnya saja,”katanya.

Investasi pembangunan smelter ini mencapai USD 4 miliar atau setara Rp 42 triliun. Mengapa di Gresik? Riza menyebut, Gresik sebagai lokasi pabrik smelter karena memiliki sejumlah keunggulan. Antara lain, limbah asam sulfat digunakan untuk bahan baku pembuatan pupuk. Limbah lainnya diserap untuk pabrik semen. 

”Selain itu, pasokan listrik di Jawa Timur masih cukup besar,”katanya. Smelter  dengan desain single line ini terbesar di dunia, karena mampu mengolah 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun.

Seperti diberitakan, perusahaan smelter terbesar PT Freeport Indonesia (PTFI) menempati lahan di JIIPE. Perusahaan smelter ini memiliki kapasitas 1,7 juta ton konsentrat per tahun serta 480 ribu ton logam tembaga serta fasilitas precious metal refinery (PMR). Perusahaan tersebut memiliki desain single line terbesar di dunia. Dari desain single line itu, PTFI mampu menghasilkan 600 ribu koper per tahun. (yad)

Sebulan Pembangunan Smelter Terbesar di Dunia, Kini Mencapai 8 Persen Selengkapnya

Gang Sebelah dan Mendikbudristek Rilis Museum Virtual Masmundari

GRESIK,1minute.id – Masmundari, maestro pelukis Damarkurung akan mempunyai museum di Gresik. Museum virtual. Museum maestro Damarkurung itu diciptakan oleh Yayasan Gang Sebelah berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek). 

Rencananya, museum Masmundari (virtual berbasis website) pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu akan dirilis di Ruang Putri Mijil Pendapa Bupati Gresik pada Sabtu lusa, 27 November 2021.
Perilisan museum virtual dilakukan secara hybrid dan dalam jaringan (daring) ini merupakan output dari program Fasilitasi Bidang Kebudayaan (FBK) Kemendikbud Ristek 2021 kategori dokumentasi karya/pengetahuan maestro.

Direktur Acara Perilisan Museum Masmundari Hidayatun Nikmah mengatakan, spirit dan jalan hidup Masmundari perlu diproyeksikan dan digaungkan. Salah satu caranya adalah dengan membuat Museum Masmundari berbentuk virtual.

Kenapa virtual? Seperti yang kita tahu saat ini sedang terjadi pandemi Covid-19, banyak museum buka tutup selama pandemi ini. “Jadi kami mencari solusi bagaimana agar manfaat museum dapat diakses tanpa hadir secara langsung di gedung. Jawabannya adalah museum virtual. Museum ini sendiri merupakan sebuah gagasan baru di Gresik,”ujar Ida-sapaan-Hidayatun Nikmah itu.

Ia menjamin, mengemas museum berbentuk virtual yang interaktif, agar dapat menjadi media pembelajaran yang menarik dan tidak membosankan. “Sekaligus menjadi media promosi di dunia digital untuk menarik kembali minat masyarakat akan museum, damar kurung, dan Masmundari,” terangnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, tidak banyak pelukis perempuan di Gresik apalagi yang bisa menjadi seorang maestro. Kenyataan bahwa Masmundari tetap bisa berkarya dan berdaya sampai di usianya, 101 tahun. Seolah menjadi representasi karakter seniman maupun perempuan yang tangguh, ulet, kuat, dan gigih.

“Melalui museum ini, teladan Masmundari sebagai seorang maestro dan perempuan yang tangguh akan dihadirkan, untuk terciptanya generasi baru yang lebih siap dan kuat menghadapi segala perubahan zaman. Generasi yang berkarya juga berdaya,” pungkasnya. (yad)

Gang Sebelah dan Mendikbudristek Rilis Museum Virtual Masmundari Selengkapnya

Wabup Targetkan Porprov VII Jatim, Gresik Masuk 5 Besar

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menargetkan atlet Gresik bisa masuk lima besar di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jatim 2022. Ajang multi-turnamen dihelat 2 tahun sekali itu, rencananya digelar di empat kota yakni, Jember, Lumajang, Bondowoso, dan Situbondo.

Target 5 besar itu diungkapkan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah ketika membuka rapat kerja (Raker) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Gresik di Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik pada Kamis, 25 November 2021.

“Gresik ini punya potensi untuk menyumbangkan atlet-atlet yang berprestasi, maka dalam rapat kerja ini Saya berharap bapak ibu bisa merencanakan secara jitu untuk apa saja yang bisa menjadikan atlet-atlet lebih berprestasi,”ujar Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah. 

Ia berharap Kabupaten Gresik bisa masuk ke dalam peringkat 5 besar agar bisa membawa nama harum Kabupaten Gresik di Provinsi Jawa Timur hingga di tingkat Nasional.  “Jangan tujuh besar, kemarin sudah tujuh besar kalau bisa nanti lima besar,”tegas Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. 

Raker dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Gresik A.H Sinaga,  Wakil Ketua II KONI Jawa Timur M. Nabil, dan Ketua KONI Gresik dr Anis Ambiyo Putri. Dalam raker itu, Wabup Aminatun Habibah secara simbolis menyerahkan reward kepada atlet peraih medali dan official di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI 2021 di Papua. 

Atlet prestasi itu adalah Maulana Rifky Yavianda, peraih medali emas nomor 200 meter gaya bebas dari cabang olahraga (Cabor) Renang ; Andri Bagus Sugiarto, mendapatkan medali Perak Cabor atletik 100 meter final putra T11 dan medali Perak 200 meter final T11. Kemudian, Nazia, merebut medali perunggu Cabor Renang 50 meter gaya dada putri LCM perorangan open putri S8, S9 dan medali perunggu renang 50 meter gaya punggung putri LCM perorangan open putri S9. 

Selain atlet prestasi, Wabup Aminatun Habibah memberikan reward kepada official cabor  bulutangkis yaitu Muhammad Nur Cahya, serta Koko Pambudi Leksono selaku official pendamping atlet berprestasi. 
“Penghargaan ini diberikan agar semua atlet yang sudah mendapatkan medali maupun yang belum, lebih termotivasi dan semangat untuk menjalani Porprov tahun depan,”kata Wabup Aminatun Habibah. 

Kadispora Gresik A.H. Sinaga menambahkan pemberian reward untuk atlet dan official ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah  lewat Dispora bersama dengan KONI. Harapannya senada dengan Wabup, bahwa dengan pemberian reward ini insan olahraga terutama dari Kabupaten Gresik memiliki motivasi lebih untuk berjuang di berbagai kancah olahraga yang ada. 

Untuk diketahui, seharusnya Porprov VII berlangsung pada 2021 di empat kota, yakni Jember, Lumajang, Bondowoso, dan Situbondo. Pandemi Covid-19 belum berakhir membuat jadwal berubah menjadi 2022. Selain perubahan tahun penyelenggaraan, KONI Jatim juga mengganti batasan usia atlet peserta Porprov VII nanti. Semula, atlet yang akan bertanding maksimal berusia 21 tahun. Dalam keputusan barunya, KONI Jatim mengubah regulasinya menjadi 22 tahun. (yad)

Wabup Targetkan Porprov VII Jatim, Gresik Masuk 5 Besar Selengkapnya

Terduga Pelaku Pembunuhan Istri dan Penganiayaan Anak Pilih Harakiri

GRESIK, 1minute.id – Zada Thalita masih tergolek di RSUD Ibnu Sina Gresik. Gadis 25 tahun itu mengalami luka parah karena penganiayaan. Anak bangsu dari dua bersaudara tinggal di Jalan Kelud, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo mengalami luka kepala dan dua pergelangan tangannya. Luka-luka itu diduga akibat sayatan benda tajam.

Sedangkan, ibunya bernama Triyana, 52 tahun, meninggal. Dua perempuan itu diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Terduga pelakunya adalah pria berinisial JS.Siapa JS itu ? Dia adalah suami Triyana. Ayah Thalita.

Nah, polisi sedang mengejar terduga tersebut. Sekitar pukul 17.00 tadi sore ada kabar seorang lelaki berinisial JS melakukan harakiri di perlintasan kereta api di Jombang. Lelaki itu beralamat di Jalan Kelud, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik.  Sama dengan alamat almahumah Triyana. Tubuh lelaki itu terpental setelah disambar kereta api dari Surabaya tujuan Pasar Senen, Jakarta.

Saat itu, sebelum Magrib KA dengan nomor loko 253 C melintasi KM 89 +570 di Desa Sembung, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang , JS menghadangnya. Tubuh lelaki itu langsung disambar KA cepat itu. Tubuhnya, terpental beberapa meter. JS meninggal di lokasi kejadian. “Iya, sebelum Magrib tadi,”kata sumber dikepolisian. 

Kanitreskrim Polsek Driyorejo Ipda Suhari dikonfirmasi selulernya membenarkan bila lelaki yang menghadang kereta api itu berinisial JS. “Iya, korban tinggal di Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo,”kata Suhari pada Rabu malam.  Tapi,  Suhari belum bisa memastikan apakah JS, pelaku KDRT hingga istrinya, Triyana meninggal dan anaknya, Thalita luka-luka. “Apakah JS pelaku (pembunuhan dan penganiayaan) Saya belum bisa memastikan. Karena saksi korban belum bisa dimintai keterangan,”dalih Suhari. 

Akan tetapi, sumber dikepolisian menyebutkan JS adalah pelaku pembunuhan istri, dan menganiaya Thalita. Polisi lalu memburu JS ke Krian, Sidoarjo. Namun, JS berhasil lolos dan pergi menuju Jombang. Di Jombang itu, JS memilih jalan pintas mengakhiri hidupnya dengan cara tragis itu. Tewasnya, JS membuat hidup Thalita dalam sekejap menjadi yatim piatu.  

Plt Direktur RSUD Ibnu Sina Gresik dr Soni mengatakan, kondisi korban masih dilakukan perawatan. “Masih dalam penanganan di IGD dan pasien kondisinya stabil dan masih dikonsulkan ke dokter bedah untuk renacana tindak lanjut operasi,”kata dr Soni kepada wartawan. (yad)

Terduga Pelaku Pembunuhan Istri dan Penganiayaan Anak Pilih Harakiri Selengkapnya

Gresik Sabet Anugerah Layanan Investasi atas Penilaian Kinerja PTSP dan PPB 2021

GRESIK, 1minute.id – Satu lagi penghargaan diraih Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Penghargaan teranyar itu adalah Anugerah Layanan Investasi 2021 atas Penilaian Kinerja PTSP dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) 2021. Kabupaten Gresik meraih kategori terbaik. Penghargaan diserahkan oleh Presiden Joko Widodo di Ballroom Hotel Ritz-Carlton, Jakarta Selatan pada Rabu, 24 November 2021. 

Ketidakpastian global yang selama ini terjadi memiliki dampak besar bagi perekonomian negara. Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya realisasi investasi, karena investasi merupakan jangkar pemulihan ekonomi. Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan sekaligus membuka Rapat Koordinasi Nasional dan Anugerah Layanan Investasi 2021 di Ballroom Hotel Ritz-Carlton, Jakarta Selatan pada Rabu, 24 November 2021.

 ”Investasi menjadi jangkar pemulihan ekonomi karena kita kalau terlalu berfokus pada APBN, defisit kita ini, meskipun saya tahu Bu Menkeu ini sangat prudent, sangat hati-hati dalam mengelola APBN kita. Oleh sebab itu, yang di luar APBN ini harus digerakkan, kembali lagi, investasi,”kata Presiden Jokowi.

Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Kabupaten Gresik menjadi Kabupaten Terbaik dalam Anugerah Layanan Investasi 2021 atas Penilaian Kinerja PTSP dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) 2021.  

Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara meminta seluruh jajarannya untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh investor tanpa terkecuali. ”Dilayani saja belum tentu investor datang mau berinvestasi apalagi tidak dilayani dengan baik. Oleh sebab itu, pola-pola lama, hal-hal yang jadul semua harus mulai kita tinggalkan. Berikan pelayanan yang terbaik baik itu investor kecil, yang namanya usaha kecil itu juga investor, jangan keliru,”ujar mantan Gubernur DKI Jakarta ini.  

Presiden menuturkan bahwa kemudahan perizinan merupakan salah satu bentuk pelayanan pemerintah terhadap investor. Presiden menilai, kehadiran para investor sangat berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. ”Kalau investornya dari luar berarti membawa uang ke sini, artinya peredaran uang akan makin besar dan itu akan menimbulkan efek nanti ke daya beli masyarakat juga akan naik, konsumsi masyarakat akan naik, pertumbuhan ekonomi juga akan naik,”tutur mantan Wali Kota Solo itu.

Di samping itu, Presiden mengapresiasi pemerintah provinsi dan daerah yang telah mendapatkan penghargaan untuk investasi, baik realisasi investasi, maupun urusan perizinan. ”Saya senang tadi ada kementerian/lembaga, provinsi, kabupaten/kota, yang mendapatkan anugerah untuk investasi, baik realisasi investasi maupun urusan perizinan. Urusan pelayanan perizinan bagus, seperti tadi di Jawa Tengah, tapi realisasi investasi bagus di Jawa Barat,”katanya.

Presiden juga mengingatkan bahwa investasi yang saat ini dibutuhkan oleh Indonesia adalah investasi barang jadi atau barang setengah jadi. Hal ini dilakukan supaya Indonesia mendapatkan nilai tambah yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi, pendapatan, dan daya beli masyarakat. ”Ekonomi kita yang sebelumnya berbasis bahan mentah dari sumber daya alam kita, ini akan satu per satu memang harus ada transisinya satu per satu akan kita stop, masuk ke setengah jadi, masuk ke barang jadi. Menjadi industri yang mendorong nilai tambah,”ucap Presiden.

Turut hadir mendampingi Presiden antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Selain itu, hadir sebagai penerima penghargaan antara lain Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif.

Terpisah, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Pemkab Gresik Reza Pahlevi mengatakan, Pemkab Gresik meraih juara pertama dalam Anugerah Layanan Investasi 2021 atas Penilaian Kinerja PTSP dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) 2021. (yad)

Gresik Sabet Anugerah Layanan Investasi atas Penilaian Kinerja PTSP dan PPB 2021 Selengkapnya

Geger Penghuni Rumah di Desa Bambe, Tewas dan Luka-luka, Siapa Pelaku ?

GRESIK, 1minute.id – Rumah sederhana di Jalan Kelud, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo itu tiba-tiba riuh. Warga setempat dan polisi tumplek-blek di dekat rumah berdinding tembok dengan cat warna putih pada Rabu, 24 November 2021 sekitar pukul 07.30. 

Mengapa mereka berada di rumah berlantai keramik warna putih itu? Sejumlah warga setempat bercerita ada pembunuhan. Ada dua korban yang tergeletak di dalam rumah yang dihuni pasangan suami-istri dan anak perempuannya. Dua korban itu adalah Triyana, 52 tahun dan anaknya, bernama Zada Thalita, 25 tahun.

Triyana, meninggal di dalam kamar tidur dengan darah mengering di bagian dahi dan belakang telinga kanan. Kepala bersandar di sebuah guling. Sedangkan, Thalita tidak jauh dari tempat ibundanya. Gadis 25 tahun mengalami luka-luka di bagian kepala dan pergelangan kedua tangannya terluka. Luka Thalita itu seperti tersayat benda tajam. Nyawa Thalita selamat. Ia kemudian dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mendapatkan pertolongan. 

Lalu, dimana suami Triyana? Polisi masih mencarinya. Informasi yang dihimpun suami Triyana keluar rumah sekitar pukul 04.30. Badal subuh itu, bapak dua anak, salah satunya bernama Zada Thalita itu pergi dengan naik motor. Motor itu kemudian dititipkan ke rumah satu satu keluarganya. “Setelah itu, ia naik ojek online,”ujar seorang warga setempat. 

Pergi kemana lelaki yang diduga alumnus RSJ Menur Surabaya itu. Polisi masih melakukan pencarian. Sementara itu, polisi masih terus menyelidiki penyebab serta terduga pelakunya. Polisi telah memasang police line (garis polisi) di rumah korban. Tim Automatic finger print identification system) Satreskrim Polres Gresik bersama anggota Polsek Driyorejo melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). 

Dalam olah TKP itu, anak buah Iptu Wahyu Rizki Saputro, Kasat Reskrim Polres Gresik mengamankan satu buah tabung elpiji melon dan sebuah gunting. Didua benda itu terdapat bercak darah. Dugaan kepolisian semakin kuat, korban Triyana yang meninggal karena penganiayaan. Pun, luka-luka yang dialami Thalita akibat benda tersebut. 

Kapolsek Driyorejo Kompol Zunaedi menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kami belum bisa memastikan penyebab korban meninggal dunia. Karena terduga pelaku masih kami lakukan pengejaran,”kata Zunaedi.

Kasat Reskrim Polres Gresik Iptu Wahyu Rizki Saputro menambahkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Identitas terduga pelaku sudah kami kantongi dan lakukan pengejaran. Yang pasti pelakunya orang dekat,”katanya kepada wartawan. (yad)

Geger Penghuni Rumah di Desa Bambe, Tewas dan Luka-luka, Siapa Pelaku ? Selengkapnya