Wabup Ngantor di Desa, Sosialisasi Vaksinasi Anak 6-11 Tahun

GRESIK, 1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai ancang-ancang melakukan vaksinasi untuk Kelompok anak usia 6-11 tahun. Rencana itu diungkapkan oleh Wakil Bupati Aminatun Habibah ketika ngantor sehari di Desa  Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom pada Rabu, 15 Desember 2021.

Wabup mengatakan vaksinasi untuk kelompok anak dibawah 12 tahun bertujuan melindungi masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. “Panjenengan tidak usah khawatir, vaksinasi untuk anak-anak ini sudah melalui penilitian dari lembaga yang berkompeten, terbukti aman dan halal. Ini semua adalah bentuk ikhtiar kita untuk menghadapi pandemi Covid-19, apalagi terakhir kita tahu ada varian baru Covid-19 yang kita kenal dengan nama Omicron,” jelas Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

Vaksinasi Covid-19 menyasar anak-anak setelah vaksinasi kelompok umum melebihi target minimal 70 persen dan kelompok lansia 60 persen versi Badan Kesehatan Dunia (WHO). Untuk memberikan perlindungan dari serangan SAR-CoV-2, virus pembawa Covid-19 semua warga Kota Santri harus mendapatkan vaksinasi. 

“Karena kita ingin agar seluruh masyarakat mulai dari lansia hingga anak-anak dalam kondisi yang sehat. Oleh karenanya, ia berpesan agar wali murid untuk tidak ragu-ragu dan segera mengajak anak-anaknya menerima vaksin Covid-19 pada kesempatan pertama,”tegasnya.  

Ngantor sehari di Desa Kesamben Kulon ini, Wabup Aminatun Habibah didampingi Asisten Administrasi Umum Abu Hasan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Pemdes) Malahatul Fardah, Kepala Dinas Pendidikan S. Hariyanto serta Kepala Dinas Kepemudaan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Gresik Khusaini. 

Program ngantor di desa ini digagas oleh Bupati dan Wabup Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah untuk semakin dekat kepada masyarakat. Program ini juga untuk mengetahui mengetahui tentang hiruk pikuk masyarakat di desa. Program ini diawali di Pulau Bawean tepatnya di Desa Kumalasa, Kecamatan Sangkapura. 

Bu Min  menaruh perhatian untuk kondisi lingkungan yang ada di sekitar Balai Desa.  Menurutnya dengan adanya lingkungan yang indah dan nyaman akan memberikan efek positif dan membuat masyarakat juga merasa nyaman untuk berkegiatan di Balai Desa.

“Apalagi daerah Kesamben Kulon ini terkenal sebagai sentra tanaman hias, sehingga potensi tersebut harus di maksimalkan, bahkan bisa menjadi potensi unggulan daerah untuk di ekspor ke luar negeri,”tambah Wabup. (yad)

Wabup Ngantor di Desa, Sosialisasi Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Selengkapnya

Melawan, Pelaku Curanmor Dimassa

GRESIK,1minute.id – BayuSutiknonyaris kelenger dihajar warga Desa/Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Beruntung polisi cepat datang sehingga nyawa lelaki 51 tahun itu terselamatkan.

Kini lelaki asal Desa Tanah Merah Laok, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan itu menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Duduksampeyan. Bayu digebuki massa karena tepergok mencuri sepeda motor Honda Beat milik Zakiyatul Silviya Albas, 20 tahun, warga setempat.

Informasi yang dihimpun Selasa, 14 Desember 2021 sekitar pukul 16.00 Bayu Sutikno masuk halaman rumah korban Zakiyatul Silviya Albas, 20, warga Desa/Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Batu menggondol sepeda motor Honda Beat nomor polisi (Nopol) S 4172 LW.

Motor matik itu di parkir di teras rumah dengan di kunci stir. Dalam hitungan detik, kunci motor rusak. Tersangka Bayu Sutikno lalu menarik mundur ke luar halaman rumah korban. Nahas, saat itu korban Silviya memergokinya. Terjadi tarik menarik. Pelaku mengancam korban dan spontan berteriak maling. Teriakan korban Silviya itu bagai sebuah komando. 

Warga Desa/Kecamatan Duduksampeyan yang mendengar teriak maling langsung mendatangi lokasi kejadian. Bayu Sutikno terkepung. Lelaki 51 tahun itu menjadi sansak hidup massa yang geram karena ulah tersangka itu. Kabar maling motor tertangkap terdengar anggota Polsek Duduksampeyan. Bayu Sutikno diamankan dengan kondisi bagian tubuh babak belur. 

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan pelaku melakukan perbuatan tersebut sudah direncanakan sebelumnya. Pelaku berangkat dari Tanah Merah Bangkalan Madura sendirian dengan naik Bus , kemudian langsung menuju ke Duduksampeyan. 
“Membawa alat berupa kunci T yang dipergunakan oleh pelaku dibuang , disekitar lokasi kejadian, sehingga masih dalam pencarian petugas,”terangnya. 

Pelaku melakukan pencurian sepeda motor di wilayah Duduksampeyan sudah tiga kali ini , yang pertama mendapatkan sepeda motor Honda Beat Hitam. Kedua mendapatkan sepeda motor Yamaha Mio warna Merah dan yang terakhir saat kejadian ini. “Kami jerat dengan pasal 363 Ayat (1) ke-5 KUHP,” tegasnya. (yad)

Melawan, Pelaku Curanmor Dimassa Selengkapnya

Dorong Dekranasda Berani Buat Event Naikkan UMKM Berdikari

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik Pengurus  Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Gresik pada Rabu,15 Desember 2021. Pelantikan digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik itu dihadiri oleh Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin.

Pelantikan pengurus Dekranasda yang diketuai oleh Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani ini berlangsung khidmat. Meriah karena diselingi peragaan busana dari paguyuban Cak dan Yuk Gresik serta kesenian Tari dengan protokol kesehatan.

Fandi Akhmad Yani mengawali sambutannya dengan berpantun Manuk glatik cucuk e biru, mari di.lantik ojo turu. Ia mengharapkan pasca pelantikan Pengurus Dekranasda Gresik periode 2021-2024 itu bisa semakin memajukan produk UMKM di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. 

OLEH-OLEH SUAMI : Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsin dan Ketua Dekranasda Gresik Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani memilih kopiah untuk suami mereka usai pelantikan pengurus Dekranasda Gresik pada Rabu, 15 Desember 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani optimistis Dekranasda Gresik bisa  semakin memajukan UMKM di Gresik.  “UMKM bergerak terus karena sinergi dengan Kantor Pengawasan Bea Cukai Gresik. Yakin optimistis Dekranasda baru bermanfaat,”tegasnya. 

Ia mendorong pengurus Dekranasda Gresik untuk berani berinovasi dan ekspansi ke luar Kabupaten Gresik untuk mempromosikan produk UMKM. “Pameran di mal-mal, membuat event Dekranasda karena jati diri menumbuhkan UMKM berdikari,”tegasnya. 

Sebab, banyak pelaku usaha, khususnya kerajinan masih kesulitan memasarkan hasil produk. “Itu tanggung jawab kita, bukan hanya Diskoperindag,”katanya.  Kondisi pandemi melandai menjadi momentum untuk melakukan percepatan pemulihan perekonomian. Mendorong UMKM terus bergerak dan naik kelas. 

Analisis Kementerian Kesehatan selama 6 bulan kedepan, perkembangan wabah SARS-CoV-2, virus pembawa Covid-19 masih bisa terkedali. “Mudahan di tahun baru seperti gini terus (Covid-19 terkedali). Alhamdulillah karena harapan masyarakat,”katanya.

Mengapa? Sebab, kecenderungan masyarakat merindukan keramaian. Ia mencontohkan event Gresik Bandeng Fest 2021 menghadirkan bintang tamu Chef Juna di Alun-alun Gresik.

ADIKARYA : Produk UMKM Gresik dalam fashion show usai Pelantikan Pengurus Dekranasda Gresik pada Rabu, 15 Desember 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Ketua Dekranasda Jawa Timur Arumi Bachsim mengatakan, Gresik memiliki potensi luar biasa. Banyak pengerajin tenun dan memiliki ciri khas sendiri-sendiri. “Baju Saya ini baju dari Desa Wedani,”kata Arumi.  Desa Wedani, Kecamatan Cerme adalah salah satu desa Devisa di Indonesia. Mayoritas masyarakat menekuni profesi tenun sarung. Sarung Wedani sudah merambah pasar ekspor tujuan Timur Tengah, Asia dan Eropa.

Ia sependapat dengan Bupati Fandi Akhmad Yani, UMKM butuh stimulasi, motivasi agar bergairah. “Kondisi ekonomi yang sedang lesu karena Covid-19 ini, butuh disemangatkan, digairahkan UMKM,”tegas istri Wagub Jawa Timur Emil Elestianto Dardak itu.
Usai acara, mereka keliling melihat produk UMKM yang sudah ekspor dan potensi ekspor. Produk mulai batik, sarung, songkok hingga mi produk rumahnya. (yad)

Dorong Dekranasda Berani Buat Event Naikkan UMKM Berdikari Selengkapnya

Pengurus GPMB Dilantik, Bupati Dorong Tercipta Perpustakaan Digital

GRESIK,1minute.id – Budaya literasi terus kembangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Caranya, sosialisasi peningkatan Budaya Baca dan Literasi semakin intensif dilakukan. Selain itu, Pemkab Gresik melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik membentuk Pengurus Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang mengukuhkan Pengurus GPMB periode 2021-2025 di Gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP) pada Selasa, 13 Desember 2021. Pengukuhan disaksikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman,  Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Ninik Asrukin, Ketua GPMB Pusat Tjahud Suprajogo,

Sekretaris GPMB Provinsi Jawa Timur Melkion Donald dan Ketua GPMB Gresik Kriswanto Aji. Bupati Fandi Akhmad Yani berharap masifnya penggunaan internet melalui gawai, cara-cara mengembangkan minat baca masyarakat diharapkan bisa berjalan seiring dengan perkembangan zaman. “Kita harus benar-benar berjuang dan fokus dalam usaha peningkatan minat baca masyarakat ini, Insya Allah saudara-saudara yang sudah dilantik hari ini adalah orang-orang yang hebat,”ujar Bupati Yani.

Adanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia memaksa perubahan  semua aspek. Perubahan harus diimbangi dengan inovasi. Semua organisasi perangkat daerah (OPD) agar membuat terobosan untuk menghadapi kendala yang ada. “Kepada Kadis Perpustakaan dan Kearsipan saya katakan harus punya terobosan untuk memudahkan masyarakat untuk mencari buku melalui perpustakaan digital misal. Sehingga masyarakat ini bisa mengakses lewat gawai,” katanya. 

Terakhir Bupati Yani menaruh harapan agar sinergi dengan GPMB Provinsi Jawa Timur yang sudah terjalin ini bisa terus terbangun, dan dengan dilantiknya kepengurusan GPMB ini bisa membawa progres yang bagus terhadap minat baca masyarakat Gresik. Karena warisan terbaik yang bisa kita berikan kepada anak cucu kita adalah kebiasaan gemar membaca.

Senada dengan Bupati Yani, Sekretaris Daerah  Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman dalam laporannya juga menegaskan bahwa tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk menumbuh kembangkan minat baca dan literasi pada satuan pendidikan dasar dan pendidikan khusus serta masyarakat khususnya di lingkungan Kabupaten Gresik.

Selain pengangkatan pengurus GPMB periode 2021 – 2025 dan pemberian materi oleh narasumber, dipamerkan juga berbagai hasil produk literasi berupa produk kerajinan dari Perpusdes yang berasal dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Gresik, tidak ketinggalan pula unit usaha hasil dari kolaborasi dengan PT. Smelting berupa kain batik serta pojok digital iGresik dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Gresik.(yad)

Pengurus GPMB Dilantik, Bupati Dorong Tercipta Perpustakaan Digital Selengkapnya

Wilhelmus, Terpidana Curanmor yang Kabur Dilaporkan Penganiayaan oleh Petugas Kejaksaan

GRESIK,1minute.id –  Terpidana curanmor Wilhelmus bakal lebih lama dibalik jeruji besi. Sebab, lelaki asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) berusia 38 tahun dilaporkan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik melakukan penganiayaan terhadap petugas kejaksaan. 

Korban adalah David, yang tugas melakukan penjagaan terhadap tatanan di Kejari Gresik. David mengalami memar dibagian wajah setelah berusaha menangkap Wilhelmus yang kabur. Dalam duel satu lawan satu itu, David terkapar. Wilhelmus kabur.  Tim gabungan,  Intel Kejari Gresik bersama Satreskrim Polres Gresik menangkap kembali Wilhelmus di tempat kosnya di Jalan Kasuari, Surabaya pada Senin, 13 Desember 2021.

Selama hampir dua pekan Wilhelmus menjadi buronan.
Kasi Intel Kejari Gresik Deni Niswansyah, pihaknya  melaporkan Wilhelmus karena melakukan penganiayaan terhadap petugas Kejari Gresik. “Visum laporannya sudah kami laporkan ke Polres Gresik terkait penganiayaan. Sebab, sewaktu hendak ditangkap tersangka malah melawan sewaktu akan kabur,”ungkapnya.

Wilhelmus kabur beberapa menjelang majelis hakim Pengadilan Negeri Gresik membacakan putusan. Majelis hakim kemudian memutuskan terdakwa Wihelmus terbukti  dalam perkara curanmor. Majelis menjatuhkan hukuman selama 20 bulan  penjara. 

Wilhelmus bakal menghadapi perkara susulan yakni dugaan penganiayaan kepada petugas kejaksaan. Seperti diberitakan, tim gabungan, Intel Kejari Gresik dan Satreskrim Polres Gresik menggerebek tempat kos Wilhelmus di Jalan Kasuari, Surabaya pada Selasa, 13 Desember 2021. Selama 12 hari, Wilhelmus menjadi buronan petugas. Kabur ketika akan dititipkan ke tahanan Polsek Driyorejo.  Modusnya,  Wilhelmus pura-pura ke toilet untuk buang air besar. Petugas kejaksaan lalu membuka kunci borgol.  

Kesempatan itu digunakan Wilhelmus kabur. David, petugas kejaksaan memburunya. Sehingga terjadi duel satu lawan satu. David kelenger. Wilhelmus kabur. (yad)

Wilhelmus, Terpidana Curanmor yang Kabur Dilaporkan Penganiayaan oleh Petugas Kejaksaan Selengkapnya

Aplikasi Go Ploong Antarkan Gresik Meraih Smart City, Smart Environment

GRESIK,1minute.id – Aplikasi Go Ploong mendapatkan apresiasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).  Kementerian yang dipimpin oleh Jhony G.Plate itu menempatkan Kabupaten Gresik sebagai Smart City kategori Smart Environment. 

Penghargaan Smart Environment itu diberikan oleh Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos Informatika (Dirjen PPI) Ismail kepada Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di Jakarta pada Selasa, 14 Desember 2021.
Aplikasi Go Ploong , layanan kepada masyarakat berbasis android yang dikembangkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) terkait pelayanan limbah domestik masyarakat. Antara lain sedot tinja. 

Nama program adalah Quick Wins. Quick wins adalah suatu langkah inisiatif yang mudah dan cepat dicapai dalam waktu satu tahun yang mengawali pelaksanaan suatu program dalam reformasi birokrasi terutama berkaitan dengan pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah  mengapresiasi apa yang sudah menjadi inovasi, sehingga dinilai mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan konsep digital dan mudah. “Aplikasi itu sebagai upaya Pemkab yang bertekad menjadi kota smart city berbasis daring. Go Ploong adalah sebuah layanan untuk masyarakat yang berbasis aplikasi dan pertama di Indonesia,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah.

Seperti diketahui Smart Environment atau lingkungan pintar itu berarti lingkungan yang bisa memberikan kenyamanan, keberlanjutan sumber daya, lingkungan yang bersih tertata serta ruang terbuka hijau (RTH) yang representatif. 

Bu Min melanjutkan, torehan prestasi ini hendaknya dijadikan sebagai sebuah motivasi membangun karakter yang inovatif bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik. Disisi lain, penerapan inovasi juga harus diimbangi dengan kemajuan teknologi demi terciptanya Kabupaten Gresik yang smart city. 

Ia berharap, ke depan aplikasi ini benar-benar optimal dilaksanakan dan dibangun secara terencana dengan baik. “Alhamdulillah atas penghargaan ini. Mudah-mudahan bisa menjadi pemicu dan pemacu agar Go-Ploong lebih bisa dioptimalkan,”katanya. (yad)

Aplikasi Go Ploong Antarkan Gresik Meraih Smart City, Smart Environment Selengkapnya

GU Optimistis Bisa Tekuk Persedikab di Semifinal Liga 3 Jawa Timur, Besok

GRESIK,1minute.id – Gresik United bakal melakoni laga semifinal Liga 3 Jawa Timur di Stadion Gelora Deltras Sidoarjo pada Selasa besok, 14 Desember 2021. Lawan yang bakal dihadapi adalah Persedikab Kabupaten Kediri.

Pertandingan GU melawan Persedikab ini akan bertanding pukul 13.00. Di Laga krusial ini, Nur Samsi dkk menargetkan meraih poin penuh, 3 angka untuk bisa berlaga di final. Bukan persoalan mudah, sebab, Persedikab, cukup kuat di Liga 3 Regional Jawa Timur ini. Namun, tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu siap bertempur agar bisa masuk final kemudian promosi ke Liga 2. Mohon doanya Ultrasmania dan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Pelatih Gresik United Subangkit menyadari hal tersebut. Tapi, bukan berarti Persedikab tidak bisa dikalahkan. Dia sudah menyiapkan strategi untuk mengalahkan Persedikab besok siang. ”Anak-anak sudah berlatih setelah menang melawan Deltras. Kami sudah fokus lawan Persedikab, kami sudah siapkan semuanya,” terangnya.

Pria asal Pasuruan itu menambahkan Persedikab kualitasnya merata di semua posisi. Artinya, tidak ada 1 atau 2 pemain yang diwaspadai. ”Semua pemain harus kami waspadai. Anak-anak harus bermain tenang,” ungkapnya.

Subangkit menegaskan tetap menargetkan bisa masuk ke final. Dia juga sudah meminta anak asuhnya melupakan euforia kemenangan melawan Deltras dan fokus melawan Persedikab. ”Kami ingin jadi juara Liga 3 Jawa Timur lalu lanjut ke Liga 3 Nasional. InsyaAllah, dengan doa seluruh masyarakat Gresik, kami bisa naik kasta ke Liga 2,” paparnya. (yad)

GU Optimistis Bisa Tekuk Persedikab di Semifinal Liga 3 Jawa Timur, Besok Selengkapnya

Buronan Curanmor Kejaksaan Dibekuk, Petugas Hadiahi Timah Panas

GRESIK,1minute.id – Pelarian Wilhelmus berakhir. Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik menangkap kembali terpidana kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berusia 38 tahun itu dibekuk di Jalan Kasuari, Surabaya. 

Kini, lelaki asal Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT itu menjalani pemeriksaan intensif. Menurut Kasi Intel Kejari Gresik Deni Niswansa, terpidana 20 bulan kasus curanmor tertangkap kembali di Jalan Kasuari Surabaya.

Menurutnya tersangka Wilhelmus terpaksa dilumpuhkan kakinya dengan timah panas oleh petugas karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap. “Sebelum ditangkap, empat hari lalu keberadaan tersangka sudah diendus oleh petugas gabungan dari Kejari dan Polres Gresik. Tersangka Wilhelmus dilumpuhkan kakinya karena melawan petugas,”ujar Deni Niswansa didampingi Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Gresik Firdaus pada Senin, 13 Desember 2021.

Deni melanjutkan sewaktu akan ditangkap narapidana perkara curanmor itu bersembunyi ditempat kosnya. “Petugas langsung melakukan penggerebekan. Ia melawan,”tegas Deni. Saat ditanya kondisi petugas Kejari Gresik David yang duel dengan tersangka sewaktu kabur. Dijelaskan Deni, terakhir kondisinya semakin baik. Namun, pihaknya juga melaporkan Wilhelmus karena melakukan penganiayaan terhadap petugas Kejari Gresik.

“Visum laporannya sudah kami laporkan ke Polres Gresik terkait penganiayaan. Sebab, sewaktu hendak ditangkap tersangka malah melawan sewaktu akan kabur,”ungkapnya.

Sementara itu, Kasi Pidum Kejari Gresik Firdaus menyatakan tersangka Wilhelmus sebelum ditangkap berpindah-pindah lokasi untuk menghilangkan jejaknya. “Wilhelmus, residivis dengan kasus yang sama. Kali ini berulah lagi,”tegasnya. Lebih lanjut Firdaus mengatakan, mengenai adanya pasal tambahan karena menganiaya petugas. Hal ini sudah dilaporkan mengingat hasil visum-nya sudah keluar. “Hasil visum-nya petugas kami mengalami luka lebam hendak menangkap tersangka yang kabur,” pungkasnya.

Seperti diberitakan, Wihelmus, terdakwa kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kabur dari tahanan. Lelaki 38 tahun itu berhasil kabur setelah melumpuhkan petugas pengawal tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik. Menurut Kasi Intel Kejari Gresik Deni Niswansyah, terdakwa Wihelmus hendak dititipkan ke tahanan Polsek Driyorejo. Ketika dibawa ke Polsek Driyorejo tangan terdakwa asal Sikka Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) diborgol. Tiba Polsek Driyorejo sekitar magrib. (yad)

Buronan Curanmor Kejaksaan Dibekuk, Petugas Hadiahi Timah Panas Selengkapnya

GKL Banjir, Bupati dan Sekda Susur Drainase. Begini Kondisinya

GRESIK,1minute.id – Banjir di Kota Gresik menjadi perhatian Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Curah hujan yang tinggi membuat sejumlah kawasan di Gresik Kota Lama (GKL) terendam air. Air meluap hingga ke jalan raya hingga di rumah warga.

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman mendatangi lokasi pascabanjir di sejumlah tempat itu. Antara lain, Boozem Telogo Dendo atau Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) , kawasan perkampungan di Jalan Pahlawan hingga Jalan Samanhudi, Gresik-pusat perdagangan di GKL.

Bupati Fandi Akhmad Yani dan Sekda Gresik Washil-panggilan-Achmad Washil Miftachul Rachman melihat banyak tumpukan sampah. Mulai dari batang pohon, bantal hingga kasur kapuk berada di saluran air yang dangkal dan sebagai lagi dipenuhi tumbuhan tanaman.
Menurut Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, kondisi drainase saat ini sudah waktunya dilakukan pengerukan karena kondisinya yang dangkal.

“Saya dengar tadi bahwa sekitar lebih dari 20 tahun gorong-gorong ini tidak dikeruk. Maka tak heran setiap musim hujan dating dan saat intensitas hujan tinggi, tempat ini (jalan Samanhudi) pasti banjir,” kata Gus Yani pada Senin, 13 Desember 2021.

Gus Yani megatakan, tahun depan, 2022  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berencana melakukan pengerukan dan normalisasi di sepanjang drainase area Jalan Samanhudi untuk agar tidak ada lagi kejadian serupa seperti tahun-tahun seebelumnya. “Kalau ini terus dibiarkan, kasihan masyarakat. Ekonomi pasti tergangu. Kami Pemerintah Daerah berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan permasalahan yang ada,”katanya. 

DANGKAL : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menunjukkan kondisi saluran drainase di Gresik Kota Lama yang dangkal dan dipenuhi tumbuhan karena puluhan tahun tidak ada normalisasi pada Senin, 13 Desember 2021 (Foto : Prokopim Gresik)

Gus Yani juga menghimbau kepada warga sekitar aliran drainase tidak membuang sampah ke selokan. “Percuma dong kita susah payah melakukan normalisasi tetapi kebiasaan masyarakat  membuang sampah masih sembarangan. Ini berakibat pada penumpukan sampah di saluran air. Seperti yang kita lihat barusan, petugas menemukan kasur dari dalam selokan. Ayo kita saling support, pemerintah yang melakukan perbaikan, masyarakat yang mendukung dan mensupport,” pintanya.

Sementara itu, Sekda Washil mengatakan, bahwa sejumlah bangunan liar diatas saluran juga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir. “Kami berharap agar dalam beberapa waktu mendatang untuk dilakukan penertiban bangunan liar diatas saluran air tersebut,” ujarnya.

Selain itu, kapasitas bozem yang ada di bawah Gedung Wahana Ekspresi Poseponegoro pada 2022 mendatang juga akan direncanakan untuk penambahan kapasitas. Kita akan lakukan pengerukan pada 2022. “Pak Bupati ingin agar masyarakat tak khawatir lagi apabila musim hujan tiba. Mudah-mudahan ini menjadi solusi yang terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya. (yad)

GKL Banjir, Bupati dan Sekda Susur Drainase. Begini Kondisinya Selengkapnya

PPP Gresik Targetkan 1 Dapil Minimal 1 Kursi

GRESIK, 1minute.id – Musyawarah Cabang (Muscab) IX DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Gresik berlangsung lancar dan khidmat pada Minggu, 12 Desember 2021. Muscab digelar di Hotel Aston Inn menyepakati memilih 7 orang sebagai tim formatur bertugas memilih ketua dan pengurus partai berlambang Kakbah itu. 

Muscab mengamanatkan kepada tim formatur yang diketuai oleh Salahudin, pengurus DPW PPP Jatim yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Jatim paling lama 20 hari untuk memilih dan menyusun kepengurusan DPC PPP Gresik periode 2021-2026.

Khoirul Huda, anggota tim formatur mengatakan, tim formatur sesegera mungkin memilih dan menyusun kepengurusan partai. Setelah tersusun kepengurusan DPC PPP Gresik akan dikolaborasikan dengan DPP dan DPW PPP Jatim. “Dan, siapa yang terpilih, SK bisa segera turun,”kata Huda yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Gresik itu. Huda berharap, pasca muscab menjadi momentum untuk menyatukan semua kader-kader partai berlambang Kakbah itu.

KHIDMAT: Suasana Muscab IX DPC PPP Gresik di Hotel Aston Inn pada Minggu, 12 Desember 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

“Harapan kami ini adalah awal persiapan menuju 2024,”kata mantan Sekretaris DPC PPP Gresik itu. Sebab, pemilihan legislatif (Pileg) kurang 2 tahun. Waktu sangat mepet. Huda berharap tidak ada kubu-kubuan dalam organisasi. Siapa wakil ketua sekretaris bendahara dan seterusnya itu nanti akan Kita kolaborasikan dengan DPW dan DPP. 

“Semuanya menjadi satu untuk bersama-sama membesarkan PPP,”harap Huda. Tentang target perolehan kursi di Pileg 2024, Huda optimistis PPP akan mendapatkan 8 kursi. “Setiap dapil minimal 1 kursi,”harapnya. Pada pileg 2019-2024, PPP Gresik mendapatkan 3 kursi di DPRD Gresik. 

Sebelumnya, Ketua tim formatur Salahudin menegaskan, ketua partai yang terpilih nanti harus kerja ekstrakeras. Sebab, harus membentuk kepengurusan di tingkat ranting. “Pengurus tingkat ranting ini nanti yang akan di SK-kan oleh DPC,”kata Salahudin. Terbentuknya kepengurusan tingkat ranting ini, nantinya sebagai modal partai pada pileg 2024. Muscab DPC PPP Gresik dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah itu. (yad)

PPP Gresik Targetkan 1 Dapil Minimal 1 Kursi Selengkapnya