Bupati : Santri Indonesia Harus Siap Siaga Menyerahkan Jiwa dan Raga untuk Indonesia


GRESIK,1minute.id – Bupati Fandi Akhmad Yani memimpin upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 22 Oktober 2021. Dalam upacara HSN yang mengusung tema “Santri Siaga Jiwa Raga” ini pemimpin dan peserta upacara memakai baju muslim, sarung dan kopyah.

Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya, tema “Santri Siaga Jiwa Raga” merupakan suatu bentuk pernyataan sikap yang tegas, bahwa santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raganya untuk membela tanah air serta mempertahankan persatuan Indonesia. 

Siaga jiwa, imbuhnya, berarti santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah nilai dan ajaran Islam rahmatan lil alamin serta tradisi luhur bangsa Indonesia. Selain itu, tambahnya, dalam jiwa santri hari ini memiliki peran untuk tidak akan memberikan celah masuknya ancaman ideologi yang akan mengancam persatuan dan kesatuan negara republik Indonesia. 

HSN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Forkopimda dalam peringatan Hari Santri Nasional di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 22 Oktober 2021 (Foto: Humas Pemkab for 1minute.id)

“Siaga raga berarti badan tubuh dan tenaga buah karya santri di dedikasikan untuk Indonesia. Oleh karena itu santri tidak pernah lelah dan terus berkarya untuk Indonesia,” sambung GusYani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani menambahkan santri Indonesia mendapat kado menjelang Hari Santri Nasional, yaitu dengan ditekennya Perpres no 82/2021 tentang pendanaan penyelenggaraan pesantren.  Peraturan Presiden ini secara khusus mengatur mengenai dana abadi pesantren yang dialokasikan untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pendidikan pesantren. 

Diakhir sambutannya, Bupati Yani juga mengajak para Santri untuk mendoakan para pahlawan, terutama para ulama, kiai dan santri yang sahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama. Upacara dalam Peringatan HSN ini merupakan rangkaian dari acara peringatan HSN di Gresik. Upacara yang dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Forkopimda Kabupaten Gresik, serta diikuti oleh elemen Ormas keagamaan yang ada di Kabupaten Gresik. (yad)

Bupati : Santri Indonesia Harus Siap Siaga Menyerahkan Jiwa dan Raga untuk Indonesia Selengkapnya

Bersama Jaga Gresik, Kapolres Gresik Duduk Bareng dengan Para Pendekar Kota Santri

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik bergerak cepat menjaga kamtibmas Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik tetap kondusif. Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis duduk bersama dengan tiga pengurus perguruan oencak silat yang ada di Gresik pada Kamis malam, 21 Oktober 2021.

Alumnus Akpol 2002 ini duduk bersama anggota Pagar Nusa, IKSPI dan PSHT di Mustika Rasa, Kebomas. Turut mendampingi, Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar, Kasat Intelkam Polres Gresik AKP Nurdianto Eko Wartono dan PJU Polres Gresik.

Kapolres  Azis mengucapkan terima kasih kepada seluruh Ketua Perguruan pencak silat yang hadir. Dikarenakan pertemuan pada malam hari ini untuk kemaslahatan orang banyak. Bersama-sama menjaga Gresik. “Mari kita bersama sama untuk menciptakan keamanan dan kondusifitas di Kabupaten Gresik,”terang alumnus Akpol 2002 itu.

Diharapkan setiap permasalahan bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Namun apabila tidak bisa diselesaikan kekeluargaan akan kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku. Berusaha menangani setiap permasalahan secara profesional, serta memberikan manfaat bagi semua orang. 

“Dengan duduk bersama-sama menjaga kamtibmas di Gresik semoga tidak ada gesekan antar perguruan silat di Gresik,”harap mantan Kapolres Ponorogo itu.
Khusnul Khuluq dari Pagar Nusa mengatakan kesiapannya senantiasa menjadikan Kabupaten Gresik tetap aman dan kondusif. “Selaku yang dituakan di IPSI Gresik diamanahkan untuk menjaga dan meredam masa dibawah,”katanya.

Sukamto dari PSHT Gresik sepakat dengan penyampaian Kapolres dan Wakapolres Gresik bila kedapatan anggotanya bersalah untuk kooperatif dengan Kepolisian. “Bila terjadi permasalahan antar perguruan silat agar dihadirkan pengurus / sesepuh dari Perguruan tersebut,”kata dia. 

Didik Permanto, Pengurus Cabang IKS.PI Kera Sakti mengatakan anggotanya terdapat anggota asli Gresik dan perantauan, untuk perihal pemantauan sudah dilakukan sesuai prosedur hingga tingkat ranting. “Pihak pengurus tidak letih untuk mengingatkan kepada jajaran bawah agar tidak terprovokasi dalam pergerakan esok,”ucapnya. 

Kesepakatan bersama menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) ini melegakan masyarakat Kota Santri. Untuk diketahui pada 20 Oktober 2021 sejumlah pemuda diduga dari salah satu perguruan pencak silat di Lamongan terlibat gesekan dengan massa di Kecamatan Karanggeneng, Lamongan. Akibatnya, tiga orang mengalami luka-luka. Korban luka yang dirawat di sejumlah rumah sakit itu, dua berasal dari Lamongan dan satu korban berasal dari Kabupaten Gresik.  (yad)

Bersama Jaga Gresik, Kapolres Gresik Duduk Bareng dengan Para Pendekar Kota Santri Selengkapnya

Peringati HSN, Wabup Ajak Santri jadi Pelopor Pencegahan Stunting

GRESIK,1minute.id – Semarak Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) ke-6 mulai terasa di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Diantaranya, seminar mengusung tema “Santri Gresik Pelopor Pencegahan Stunting untuk Generasi Penerus Bangsa yang Lebih Cerdas”.

Seminar digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas pada Kamis, 21 Oktober 2021. Seminar dibuka oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Menurut Aminatun Habibah, momentum peringatan HSN 2021 ini, para santri dapat menjadi sumber daya manusia yang bagus dan didukung oleh kesehatan yang baik. Serta, mendukung usaha pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik dalam menurunkan angka stunting.
Stunting dan gizi buruk merupakan masalah krusial yang dihadapi oleh Indonesia, khususnya Gresik yang saat ini menjadi salah satu lokus stunting.

Kasus stunting di  Gresik saat ini berada pada angka 27 persen. “Gresik merupakan salah satu kabupaten yang menjadi lokus stunting, sehingga perlu diadakan sosialisasi kepada masyarakat Gresik mengenai apa itu stunting dan bagaimana cara menghindarinya,”ujar Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

Hari Santri Nasional diperingati setiap 22 Oktober. Diperingati sejak 2015. Tahun ke-6 ini HSN mengusung tema Santri Siaga Jiwa Raga. Seminar diikuti 80 santri dari sepuluh pondok pesantren (Ponpes) di Gresik ini menghadirkan narasumber Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Kabupaten Gresik dr. Yeni Kurniawati ini dihadiri oleh Asisten 1 Sekretariat Daerah Gresik Abu Hassan, Plt Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusna serta Direktur Utama PT. Phapros Tbk Hadi Kardoko. 

Bu Min menambahkan peringatan HSN bentuk pengakuan para santri juga ikut berjuang dalam Kemerdekaan Indonesia. Di masa saat ini santri juga berjuang dalam bentuk mengangkat Indonesia ini agar menjadi negara yang bermartabat di mata dunia sebagai bentuk kecintaannya pada tanah air. “Insya Allah ini terus didengungkan di pondok pesantren kita, senantiasa kita mengaji selalu dikatakan Hubbul Wathon Minal Iman,”sambungnya. 

Sementara itu, Hadi Kardoko mengungkapkan stunting adalah problem krusial. Karenanya, pihaknya,  berkontribusi dengan memberikan edukasi dengan harapan program pencegahan stunting nasional bisa berjalan dengan baik. “Kami melihat Gresik sebagai Kota Santri, dimana santri bisa memberikan kontribusi dan pengaruh yang signifikan dalam program pencegahan stunting,”ujarnya. (yad)

Peringati HSN, Wabup Ajak Santri jadi Pelopor Pencegahan Stunting Selengkapnya

Bukti UMKM Berdaya Saing Global, Menkop UKM Lepas Ekspor Mangga Gresik ke Singapura

GRESIK,1minute.id – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki melepas ekspor  Buah Mangga asal Sidayu ke negara Singapura pada Kamis, 21 Oktober 2021. Ekspor ke-19 komoditas hasil pertanian maupun perikanan asal Kabupaten Gresik di masa pandemi Covid-19.

“Pelepasan produk hasil pertanian Buah Mangga Gresik ke Singapura merupakan suatu bukti bahwa UMKM semakin berdaya saing dan mampu menembus pasar internasional ditengah pandemi Covid-19,”puji Teten Masduki dalam Pelepasan Ekspor Mangga Hasil Produksi UMKM ke Singapura untuk menuju Gresik Maju dan Tangguh di Parkir Selatan Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 21 Oktober 2021.

Teten menambahkan bahwa ekspor hasil pertanian saat ini sangat kompetitif, sehingga memerlukan pengetahuan dan perbaikan menyeluruh termasuk diantaranya penanganan paskapanen sehingga produk pertanian mampu bersaing dengan produk dari negara lain. Ia juga menambahkan bahwa potensi ekspor buah tropis Indonesia sangat besar sekali, sehingga hal tersebut merupakan suatu potensi luar biasa yang belum maksimal digarap. 

Teten berpesan produk-produk pertanian tersebut di produksi, tentunya dengan tetap memperhatikan kesejahteraan para petani. “Kalau kita ingin pondasi ekonomi nasional ini berbasis ekonomi rakyat, maka kita perlu memperkuat daya saing produk UMKM termasuk kapasitas produksinya,”ujarnya. “Maka dari itu, di dalam struktur kepemilikan lahan petani-petani kecil perorangan yang rata-rata dibawah setengah hektar perlu dibenahi kelembagaannya,”tambahnya. 

Terkait masalah permodalan, Teten mengungkapkan bahwa ke depan porsi kredit perbankan untuk UMKM akan dinaikkan secara bertahap menjadi 30 persen lebih pada  2024. Saat ini angkanya baru 19,8 persen. Kedepan, Teten berharap adanya inisiatif untuk pemetaan potensi-potensi yang bisa dieskalasi, sehingga nantinya akan ditingkatkan daya saingnya dan pastinya pemerintah juga akan mendukung ekosistem-ekosistem yang terbentuk. 

Dalam kesempatan itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan ekspor komoditas pertanian sebagai upaya proses percepatan pemulihan ekonomi paskaPandemi Covid-19. Menurutnya, pandemi ini membawa efek percepatan digitalisasi sehingga mewarnai perilaku konsumsi masyarakat dari yang offline menjadi online. Oleh karena itu UMKM harus siap untuk berubah sesuai dengan tantangan kekinian, “Hal ini sesuai arahan Bapak Presiden melalui kementrian koperasi dan UKM agar UMKM naik kelas,”ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Tantangan baru yang dihadapi dunia UMKM saat ini tidak hanya terkait perkembangan teknologi, melainkan juga menyangkut mindset dalam sistem dan tata kelola. “Kita selalu menyampaikan kepada sahabat-sahabat pelaku UMKM agar jangan pernah takut, program kita dengan Bea Cukai berani ekspor terus kita dengungkan. UMKM hanya fokus terhadap produk unggulan,”imbuhnya. 

Selain itu, Ia  juga menginsruksikan kepada seluruh OPD untuk memberikan pelayanan dan pendampingan UMKM mulai dari legalitas sampai ekspor. Dalam waktu dekat ini, Pemkab Gresik akan meresmikan Poedak Galery di bekas terminal penumpang wisata religi Maulana Malik Ibrahim di Jalan Pahlawan, Gresik.  “Di tempat ini nantinya dilakukan pendampingan UMKM mulai legalitas hingga ekspor,”katanya. 

Acara pelepasan Pelepasan Ekspor Mangga hasil produk UMKM ini dihadiri juga oleh Anggota komite IV DPD RI Evi Zainal Abidin, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jatim I Padmoyo Tri Wikanto, Deputi Bidang Perkoperasian Ahmad Zabani, Deputi Bidang UMKM Hanung Harimba Rachman, Direktur Pengembangan Usaha LPDE Jarot Wahyu. Tampak hadir juga, Wakil Bupati Gresik Hj. Aminatun Habibah, Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budy, Ketua Tim Penggerak PKK Nurul Haromaini Ali Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. (yad)

Bukti UMKM Berdaya Saing Global, Menkop UKM Lepas Ekspor Mangga Gresik ke Singapura Selengkapnya

Peringati Hari Santri, Anggota Partai NasDem Gresik Ziarah Wali dan Nyantri ke Ponpes


GRESIK,1minute.id – PengurusDewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Gresik, Jawa Timur menggelar sejumlah kegiatan merayakan  peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 diperingati setiap 22 Oktober itu. Tahun ini, NasDem Gresik menggelar ziarah ke makam sembilan wali atau Wali Sanga, dan juga nyantri sehari yang dilaksanakan di pondok pesantren Ihya’ul Ulum, Kecamatan Dukun, Gresik. 

Program nyantri sehari diikuti seluruh anggota DPD Partai NasDem Gresik, mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) termasuk anggota Garnita Malahayati turut berpartisipasi. Nyantri sehari ini bagian dari upaya partai NasDem Gresik yang dipimpin oleh Syaiful Anwar ini mendekatkan diri kepada para kiai dan sesepuh, sebagai bentuk ketaatan serta rasa hormat, sesuaiidengan jargon partai NasDem Gresik selama ini, yakni Manut Kyai.

Nyantri sehari diasuh langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Ihya’ul Ulum K.H Mahfudz Mas’um. Kiai Mahfudz mengapresiasi program Partai NasDem itu. Menurut Kiai Mahfudz, ide mendekatkan diri ke pondok pesantren harus didukung dan menjadi contoh semua kalangan. “Sangat mendukung, sangat hormat dan senang sekali atas usaha Partai NasDem untuk mendekatkan diri ke pondok pesantren dengan cara nyantri sehari,”ujar K.H Mahfudz dalam siaran pers yang diterima 1minute.id pada Rabu, 20 Oktober 2021.

Rais Syuriah Pengurus Cabang Nadhlatul Ulama (PCNU) Gresik itu berharap, semua lapisan masyarakat bisa semakin mendekat ke pondok pesantren, agar supaya bisa mengikuti jejak para kiai. Melalui upaya Partai NasDem nyatri sehari di pondok pesantren ini, Partai NasDem bisa dikenal dengan partai santri, “Semoga partai NasDem semakin dicintai rakyat, karena Gresik Kota Santri, wah ini (NasDem, Red) partainya santri,”ungkapnya.

Anggota partai yang bermarkas di Jalan Veteran, Gresik itu pun bangga dan senang bisa bertemu dengan tokoh Nahdlatul Ulama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. Sebelumnya, anggota partai juga melakukan ziarah ke Makam KH Robbach Ma’shum. Kiai Robbach adalah tokoh Nahdliyin yang juga Bupati Gresik dua periode 2000-2010. Kiai Robbach wafat pada 22 September 2020.

Untuk diketahui Hari Santri Nasional yang jatuh pada setiap  22 Oktober ini, memiliki makna tersendiri bagi Partai NasDem. Dimana di HSN ini sebagai momentum mengingatkan kembali jasa-jasa para kiai, ulama, dan juga para santri, termasuk yang sudah meninggal dunia.
“ini momentum kita, untuk bersama-sama mendoakan para pahlawan termasuk para ulama, dan jasa-jasanya bisa diteruskan generasi saat ini,”ujar Ketua DPD Partai NasDem Gresik Syaiful Anwar melalui sekretarisnya Ainul Fuad. 

Program nyantri sehari di ponpes ini, bagian dari menimbah ilmu agama kepada para kiai sepuh, dan senantiasa mengenang perjuangan santri dan juga kyai dalam ikut membawa kemajuan bagi bangsa Indonesia. “Sehingga kader-kader Nasdem dapat meneladaninya serta menjadi bagian dari santri di Gresik,” tambah Fuad.

Program nyantri sehari DPD Partai NasDem Gresik ini bagian dari rangkaian memperingati Hari Santri Nasional 2021, selain nyantri sehari, partai NasDem Gresik juga menggelar santripreneur se-Jawa Timur, ngaji kebangsaan bersama KH. Ahmad Muwaffiq, dan pembacaan salawat nariyah 4.444 kali, dan ditutup dengan tasyakuran puncak Hari Santri Nasional di Kantor DPD Partai NasDem Gresik. (yad)

Peringati Hari Santri, Anggota Partai NasDem Gresik Ziarah Wali dan Nyantri ke Ponpes Selengkapnya

Jantung Serasa Mau Copot, Cerita Plt Kadinkes Gresik yang Bantu Ibu Melahirkan Diatas Kapal

Plt Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusna menggendong bayi baru lahir diatas kapal EB 8E pada Rabu,20 Oktober 2021 (Foto : Rizal Kemas)

GRESIK,1minute.id – Suara tangis bayi pecah. Sejumlah penumpang kapal cepat, KM Express Bahari 8E dari Pulau Bawean tujuan Pelabuhan Gresik mengucapkan rasa syukur. “Alhamdulillah, Rul (Alfi Zairul, Red) anak mu lahir,”teriak seorang penumpang kapal cepat itu pada Rabu, 20 Oktober 2021. 

Alfi Zairul adalah suami Zaidatul Amanah, yang melahirkan bayi di dalam EB 8E. Siang itu, pasangan suami-istri asal Dusun Labuhan, Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean itu dalam perjalanan menuju Gresik. Zaida-sapaan-Zaidatul Amanah berkeinginan melahirkan anaknya di Gresik. Ia didampingi bidan Tutut, istri Lutfil Manar, Kepala UPT Dinas Perhubungan Bawean.

Plt Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusna menggendong bayi baru lahir kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi.dr Asluchul Alif yang berada di dalam kapal perjalanan dari Bawean ke Gresik pada Rabu, 20 Oktober 2021 ( foto : ist)

Sekitar pukul 11.45 atau tiga jam perjalanan menuju Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik perut Aida mulas-mulas. Dalam kapal itu, juga ada dr Mukhibatul Khusna, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik. Aida melahirkan anak dengan selamat. dr Khusna pun lega. “Serasa jantung mau copot,”ujar dr Khusna.  Mukhibatul Khusna mendampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan kunjungan kerja ke Pulau Bawean mulai Minggu-Rabu, 17-20 Oktober 2021. Nah, Rabu rombongan balik ke Gresik dengan menumpang KM Express Bahari 8-E. Berangkat pukul 09.20.

Alfi Zairul telah menyiapkan nama kelahiran buah hatinya itu. Bayi perempuan itu diberikan nama Rania Balqis. Proses melahirkan diatas kapal kejadian langka. Kurun waktu tiga tahun terakhir sekitar 3-4 kejadian atau setahun satu ibu melahirkan diatas kapal (Kemas rizal)

Jantung Serasa Mau Copot, Cerita Plt Kadinkes Gresik yang Bantu Ibu Melahirkan Diatas Kapal Selengkapnya

Inmendagri Tetapkan Gresik Masuk Level 2, Bupati Himbau Masyarakat Tetap Manut Prokes

DERMAGA SANGKAPURA: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Dermaga Sangkapura, Pulau Bawean pada Rabu, 20 Oktober 2021 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, 2, dan 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

Berdasarkan peraturan yang ditandatangani Tito pada Senin, 18 Oktober 2021 dan berlaku mulai 19 Oktober hingga 1 November tersebut, sudah tidak ada kabupaten (kab)/kota yang menerapkan PPKM Level 4. Sebanyak 64 kabupaten/kota menerapkan PPKM Level 3 ; 55 kabupaten/kota menerapkan Level 2, serta 9 kabupaten berada di Level 1.

Pada periode kali ini tidak ada kabupaten/kota yang mengalami pemburukan level. Adapun seluruh kab/kota di DKI Jakarta, Daerah Istimewa Jogyakarta (DIJ), dan Bali mengalami perbaikan dari Level 3 ke Level 2.

Daerah lain yang mengalami perbaikan dari Level 3 ke 2 di Jawa Timur adalah Kabupaten Gresik, Sidoarjo, Kabupaten Madiun, Kota Batu dan Kota Malang.  

Sedangkan daerah yang mengalami perbaikan dari Level 2 ke Level 1 di Jawa Timur adalah Kota Kediri dan Kota Pasuruan. Dan, dua daerah di Jatim yaitu Kota Surabaya dan Kota Mojokerto bahkan berhasil memperbaiki dari Level 3 ke Level 1.

Untuk daerah yang masih menerapkan Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Jawa Timur adalah Kabupaten Tulungagung ;  Kabupaten Trenggalek ;  Kabupaten Situbondo, Kabupaten Ponorogo ; Kabupaten Pacitan dan  Kabupaten Ngawi. Kemudian, Kabupaten Magetan ; Kabupaten Lumajang ; Kota Probolinggo ; serta Kabupaten Kediri. 

Selanjutnya, Kabupaten Bondowoso ; Kabupaten Blitar ; Kabupaten Tuban ; Kabupaten Sumenep ; Kab Sampang dan Kabupaten Probolinggo. Serta, Kabupaten Pasuruan ; Kabupaten Pamekasan ; Kabupaten Nganjuk ; Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang ;  Kabupaten Jember ; Kabupaten Bojonegoro dan Kabupaten Bangkalan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, perbaikan level  tersebut tidak boleh disikapi dengan euforia. “Tetap patuhi protokol kesehatan dan manut aturan pemerintah,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani disela meninjau Perang Melawan Pandemi di Desa Suwari, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean.  Perang Melawan Pandemi Covid-19 dengan vaksinasi jenis Sinopharm itu diprakarsai oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dan Kantor Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan Gresik. 

Selain, vaksinasi massal, Pemkab Gresik bersama Kadin Indonesia mengubah strategi vaksinasi kepada masyarakat dengan cara mobile. Jemput bola mendatangi rumah-rumah warga. Vaksinasi door to door itu, dengan sasaran lanjut usia (lansia) ; ibu hamil (Bumil) ; penyandang disabilitas dan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). 

Vaksinasi masif itu, digeber di 18 Kecamatan di Kabupaten Gresik.  Meski, Satgas Covid-19 Gresik telah mencapai pembentukan herd immunity secara umum diatas 70 persen. Sedangkan, vaksinasi lansia 45 persen. (yad)

Inmendagri Tetapkan Gresik Masuk Level 2, Bupati Himbau Masyarakat Tetap Manut Prokes Selengkapnya

Bupati Siapkan Stimulus untuk Pembangunan Tower Seluler Di Pulau Bawean

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyiapkan stimulus bagi operator seluler yang mau membangun Base Transceiver Station (BTS) telekomunikasi di Pulau Bawean. Stimulus ini untuk mempermudah komunikasi di pulau terluar Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. Sebab, jaringan telekomunikasi masih sangat minim di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani akan mendorong perusahaan telekomunikasi untuk memperbanyak Base Transceiver Station (BTS) telekomunikasi. Bahkan, Bupati Fandi Akhmad Yani akan memberikan kemudahan perizinan pembangunan tower telekomunikasi.

“Bahkan, kalau perlu izin pembangunan tower secara gratis,”tegasnya Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dihadapan jamaah masjid di Desa Gelam, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean pada Selasa,19 Oktober 2021.

Kehadiran Bupati di Desa Gelam adalah rangkaian kunjungan kerja dan menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Gus Yani menambahkan, kunjungan kerja kali kedua sejak dilantik sebagai Bupati Gresik pada Jumat, 26 Februari 2021 itu merasa prihatin. Sebab, jaringan telekomunikasi menghilang. “Begitu sampai disini, sinyal hilang,”katanya. 

Masa pandemi Covid-19 memasuki tahun kedua. Pembelajaran Tatap Muka (PTM) belum normal. Artinya,  pembelajaran peserta didik masih sering dilakukan secara virtual atau daring. “Saya tidak membayangkan bagaimana siswa belajar daring kalau sinyal seluler tidak ada,”katanya.

Untuk membangun tower seluler memang tidak semudah membalikkan tangan. Akan tetapi, mantan Ketua DPRD Gresik itu hakul yakin  bisa teralisasikan. “Karena tujuan dan niatan yang baik. Bisa direalisasikan,”tegasnya.  

Selain tower telekomunikasi, persoalan sampah di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean akan menjadi prioritas untuk diatasinya. Pihaknya, akan membangun dua Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST).Untuk di Kecamatan Tambak, TPST akan dibangun di Desa Diponggo. “Semua sampah di Kecamatan Tambak nanti diolah di Desa Diponggo,”tegasnya.

Sejumlah kegiatan dilakukan oleh Bupati Gresik dalam kunjungan kerja ke Pulau Bawean mulai Minggu, 17 Oktober 2021. Diantaranya, meluncurkan program Trus in Bawean, yakni pengurus administrasike pendudukan seperti pembuatan kartu keluarga, kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), akta kelahiran cukup dilakukan di Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean. Selain itu, melepas ekspor produk UMKM asal Pulau Bawean ke manca negara. Menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di sejumlah tempat. (yad)

Bupati Siapkan Stimulus untuk Pembangunan Tower Seluler Di Pulau Bawean Selengkapnya

Ini Bukti Kecintaan Warga Pulau Putri kepada Rasulullah, Maulid Nabi Khidmat dengan Berkat

GRESIK,1minute.id – Tradisi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pulau Bawean,  Gresik dimasa pandemi Covid-19 tetap khidmat pada Selasa, 19 Oktober 2021. Angkatan atau berkat yang dibawa mencapai hingga 1,5 meter. 

Kecintaan kepada Rasulullah dan tradisi turun temurun ratusan tahun membuat masyarakat di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean itu rela menghabiskan ratusan ribu hingga jutaan rupiah untuk menyiapkan berkat.

Isi berkat beraneka macam. Mulai jajanan khas Bawean seperti Dodol, Apem. Juga, makanan khas hingga uang pecahan kertas seribu, lima ribu, dan sepuluh ribu rupiah. Ada juga, uang kertas ringgit Malaysia. Saking berat dan tinggi berkat itu harus dibawa minimal dua orang menuju Musala, Langgar dan Masjid. 

“Ini tradisi yang sudah 200 tahunan. Saya generasi ketiga mencoba untuk terus mempertahankan tradisi masyarakat ini,”kata takmir Masjid Baitul Rahman Khusnul Hakim pada Selasa, 19 Oktober 2021. Tentang berkat yang megah, Khusnul Hakim mengatakan, berkat atau angkatan, Saya cari tidak ada literatur dari leluhur. Tapi, ini bukti masyarakat Bawean cinta kepada Rasulullah,”tegasnya. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyebut, budaya Maulid Nabi Muhammad di Pulau Bawean patut dilestarikan. Ke depan, pihaknya berencana akan mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menyaksikan budaya yang sudah berjalan ratusan tahun ini.

“Meski era digitalisasi, budaya angkatan berkat bisa dijadikan promosi wisata budaya selain wisata alam di Pulau Bawean,”ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad di Masjid Sa’adatuddarain di Desa Sawahmulya, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean. Di Masjid Jamik Sa’adatuddarain, takmir mencatat ada 140 angkatan. 

Sementara itu, Ali Masyhar menyatakan angkatan berkat ini dibagikan menurut nomor urut yang telah ditentukan oleh panitia Masjid Sa’adatuddarain. “Setiap tahun peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pulau Bawean sangat meriah, dan ini sangat pas karena dihadiri juga oleh Bupati Gresik,”katanya. (yad)

Ini Bukti Kecintaan Warga Pulau Putri kepada Rasulullah, Maulid Nabi Khidmat dengan Berkat Selengkapnya

Mitigasi Bencana, Bupati Gresik Kunjungi Stasiun BMKG Bawean

GRESIK,1minute.id – Sedia Payung Sebelum Hujan.  Pepatah itu sangat tepat ditujukan dalam kunjungan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ke Stasiun Metodologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Pulau Bawean pada Senin, 18 Oktober 2021. Kedatangan Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Asep Heri dan Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik disambut oleh Kepala BMKG Bawean Ari Widjajanto.

Fandi Akhmad Yani menyampaikan, kunjungan ke BMKG Bawean bertujuan untuk bersama-sama melakukan mitigasi bencana. Untuk memastikan cuaca ekstrem di Pulau Bawean mudah terdeteksi. Diharapkan dinas-dinas terkait segera melakukan koordinasi dengan BMKG Bawean. Baik di sektor perikanan,  pertanian hingga Dinas pekerjaan umum dan tata ruang (PUTR) mengantisipasi saat musim hujan, agar tidak terjadi banjir di Pulau Bawean. 

“BMKG menjadi satu komponen mitigasi bencana. Kami ingin memastikan cuaca ekstrem di pulau Bawean mudah-mudahan bisa terdeteksi. Dengan tujuan keselamatan warga di Pulau Bawean. Selain sinergi dengan dinas terkait, Sehingga kita tahu kapan akan ada bencana, curah hujan dan masa tanam, BMKG alat sudah lengkap Insya Allah sudah terukur,” ucapnya. 

Semantara Kepala Stasiun BMKG Bawean Ari Widjajanto menyebut, topografi wilayah Bawean sangat variatif. Sehingga potensi bencana sangat mungkin bisa terjadi. Salah satunya bencana banjir yang kerap terjadi di wilayah Pulau Putri-julukan-Pulau Bawean. “Potensi paling rawan ( Di Pulau Bawean) banjir. Seharusnya di Bawean tidak terjadi banjir. Karena wilayahnya dikelilingi laut dan pegunungan. Jadi air langsung keluar ke laut kalau memang lancar,”ungkapnya.(yad)

Mitigasi Bencana, Bupati Gresik Kunjungi Stasiun BMKG Bawean Selengkapnya